[FF] Electric Shock (Chapter 5)

ELECTRIC SHOCK…!!!

( EPISODE . 05 )

 

Warning!! : FF ini adalah hasil tulisan dan pemikiran Author UlanChoi  ( Twitter acc : @Lovelyulan) ini hanya sebuah cerita belaka, pemeran disini adalah Kpop Idol, cerita ini mengandung usur seperti Drama Korea, jika ada kesamaan cerita, itu hanya terinspirasi selebihnya murni pemikiran sendiri. Don’t COPAS! And Don’t Silent Readers!!

 

 

Judul                : Electric Shock…!!!

Type                 : Sequel FF / Part

Episode             : Ke Lima

Author             : Ulanchoi Hyoyoon / Twitter : @Lovelyulan

Genre               : Romance,comedy,Drama

Ratting             : PG – 17   

Main Cast        :

–          Im YoonA SNSD  ~  Kim Yoon Ah

–          Choi Siwon SUJU  ~  Choi Siwon

–          Tiffany SNSD   ~  Tiffany Hwang

–          Gong Yoo  ~  Kang Gong Yoo

–          Krystal Jung F(x)  ~  Jung Soo Jung

–          Kim Hyoyeon SNSD  ~  Kim Hyo Yeon

Other Cast          :

–          Lee Hyuk Jae SUJU  ~  Lee Eunhyuk

–          Cho Kyuhyun SUJU  ~  Cho Kyuhyun

–          Kim Jong Woon SUJU  ~  Kim Yesung

–          Go Hara  Kara  ~  Goo Hara

–          Junsu 2PM  ~  Kim Junsu

–          Lee Hongki FT.Island  ~ Lee Hongki

Sound Track    :

–          Electric Shock by F(x)

–          Someday By Super Junior

–          SunFlower By SNSD

 

 

***  ELECTRICK SHOCK  ***

 

YoonAh menyeka sisa air matanya. Ia yakin keadaan mukanya kini sangat kacau jika ia menatap dirinya pada cermin. Ia mensandarkan kepalanya di kursi bus yang ia tumpangi. Untungnya bus ini cukup sepi sehingga ia sempat tidak peduli telah menangis hebat tadi. Dia benar-benar tidak habis pikir dengan apa yang ia alami tadi. Sehingga di tidak tahu kini harus pergi kemana karena tidak mungkin dalam waktu semalam ia mendapatkan rumah kontrakan yang cocok. Dan dia masih memikirkan keadaan Soo jung sang adik yang melarikan diri entah kemana, yang tersisa ada kekacauan dan luka yang ia tores dihari YoonAh.

“Hyo yeon!!” pekik YoonAh begitu mengingat kemungkinan ia bisa saja menginap di rumah Hyoyeon sahabat terbaiknya itu untuk beberapa hari ini sampai ia menemukan rumah baru dengan harga sewa ekonomis tentunya.

“Aku harus menelponnya!aku tidak mungkin tiba-tiba datang dalam keadaan kacau seperti ini kan?  Dan sekarang sudah pukul satu pagi.”

YoonAh merogoh saku mantelnya dan mencari benda kecil serba guna kesayanggan. Yaitu ponselnya. Tapi nihil. Di kedua sisinya tidak terdapat ponsel yang ia cari. Kini ia mengutuki dirinya sendiri yang sudah malang juga dengan bodohnya melupakan sebenarnya dimana ponselnya itu berada, jatuh atau dicuri orang? Entahlah ia benar-benar tidak menyadari hal itu.

“Ije eojjeojyo? Aku harus kemana sekarang?” keluh YoonAh dan bibirnya mulai berkerut.

Tiba-tiba muncul wajah siwon dalam pikirannya. “Tidak! Aku tidak akan tinggal di Apertementnya itu.  Apalagi ia baru saja mengantarku ke apartement bohonganku.”

“Eotteohgehaeya?”

YoonAh mengalihkan pandangannya ke jendela bus yang berembun karena cuaca yang dingin. Mungkin cuaca disini sudah memasuki -6⁰C. bahkan dibus yang dipakaikan penghangat ini masih terasa dingin. YoonAh menatap satu persatu penumpang yang turun di pemberhentian terakhir bus ini. Ia mau tidak mau akhirnya ikut turun di terminal kota dan tidak tau tujuannya setelah ini apa dan kemana?.

YoonAh kerepotan menarik kopernya di jalan beraspal dan ditangan yang lainnya lagi menenteng tas kecil. Ia memandang sekitarnya dan pikirannya berhenti pada papan petunjuk dahadapannya. Ia tersenyum legah dan segera mempercepat jalannya menuju tempat yang mungkin bisa ia singgahi sampai besok siang.

Terlihat YoonAh yang sedang merayu bibi pemilik Jimbilbang atau tempat pemandian air hangat dan Spa.

“Imo-ya.. aku hanya semalam saja kok disini, jadi aku boleh membawa masuk semua barangku ini kan?” Tanya YoonAh pada bibi yang jaga dibagian pembayaran dan pemberian paket khusus selama berada disini.

“Kau ini memangnya kabur dari rumah hah, singga bawaanmu sebanyak ini?” Tanya bibi itu sambil memandang heran ke koper dan tas tenteng milik YoonAh.

“lebih tepatnya aku diusir imo..” sahut YoonAh dengan wajah memelas.

“Eommeo..Jeongmal? ah, baiklah letakan itu didalam sini agar aman.” Tawar bibi itu akhirnya.

YoonAh tersenyum senang dan segera menyerahkan tas kopernya pada bibi itu untuk disimpan di loker besar yang aman.

“Ini !” bibi itu juga menyerahkan paket khusus untuk yoonAh yaitu pakaian spa berwarna pink dan dua handuk kecil serta kunci loker untuk meletakan sepatu dan pakaiannya ,lalu menggantinya dengan sandal khusus yang telah disediakan.

“Jeongmal Gomawo imo-ya!!” ucap YoonAh sambil membukukan tubuh 90⁰ bibi itu hanya membalasnya dengan anggukan kecil.

YoonAh segera membawa semua itu dan bersiap untuk menceburkan diri keair hangat yang beraroma terahpi. Semoga saja penatnya bisa sedikit hilang dan pikirannya dapat jernih kembali. Dan yang terpenting ia ingin benar-benar terbangun dari mimpi buruknya ini!

 

~***~

 

“Eommeo!!” pekik Siwon terkejut  mendapati YoonAh yang tertidur disofa depan TV miliknya begitu ia baru saja keluar dari kamar tidurnya.

“Kyaa!!YoonBabo!” Siwon menendang nendang pelan kaki YoonAh. Gadis itu segera menggerakan tubuhnya dan membuka matanya perlahan.

“Apa aku ketiduran?” Tanya YoonA bingung. “Sudah jam berapa ini?”

“Kau ini tidur sambil berjalan ya? Sejak kapan kau tidur disini?” Siwon malah balik bertanya pada YoonAh.

YoonAh terdiam sesaat dan dia memetikan ibu jari dan jari tengahnya sehingga menimbulakn bunyi. “Aku ingat! Tadi aku datang kesini jam tujuh! Aku tidak melihat agenda hari ini sebelum kesini. Dan sesampainya disini kau malah punya agenda jam satu siang nanti. Terpaksa, aku nunggu disofa dan tidak bermaksud membangunkanmu. Dan akupun mungkin tertidur.” Jelas YoonAh panjang lebar.

Siwon hanya memperhatikan wajah YoonAh Nampak ada yang aneh dengan YoonAh pagi ini. Matanya terlihat Nampak membengkak. Apa ia habis menangis. Lalu karena apa?. Pikir siwon dalam hatinya. Tapi melihat YoonAh seperti ini, ia jadi ingat kejadian semalam. Soal Apertement yoonah itu. Tapi ia mengurungkan niatnya untuk bertanya soal itu sekarang.

“Ini sudah jam sepuluh! Kau tidak membuatkanku makanan apapun?” Tanya siwon dengan nada sinisnya.

“Kau ingin makan apa?” ucap YoonAh.

Dan lagi. Suara YoonAh terdengar aneh hari ini. Ia seperti orang yang sedang radang tenggorokan. Apa ia sedang sakit? Tebak siwon lagi dengan apa yang lihat hari ini pada diri YoonAh.

“Buatkan aku Bimbab!” seru Siwon.

“Baiklah!” YoonAh berjalan dengan lesuh menuju dapur siwon tanpa membalas ucapan mengeluhkan terhadap Siwon kali ini.

YoonAh baru saja mengambil  nasi di rice cooker. Tapi ia memberhentikannya  begitu mendengar nada Tone ponsel yang sangat akrab di telinganya yaitu reff lagu Noel – I miss U. itu tone ponselnya. YoonAh langsung mencari sumber suara itu. Siwon yang baru menyadari ada suara tersebut  segera beranjak ke kamarnya dan YoonAh mengikutinya. Siwon meraih ponsel YoonAh yang ia letakan diatas meja komputernya.

“Itukan ponselku!” pekik YoonAh terkejut.

“Memang!” sahut Siwon santai.

YoonAh mendekat kesiwon sambil memicingkan matanya. “Kenapa bisa ada di kau?” selidik YoonAh.

“Ketinggalan semalam di jok mobilku.”

“Benarkah? Kembalikan!” YoonAh mencoba merebut ponselnya yang masih berbunyi tone yang sama sejak tadi dan mendadak tone lagu Noel itu berakhir. YoonAh mencoba mengambilnya tapi siwon mengumpatkannya di belakang badannya. Dan sukses membuat wajah YoonAh menubruk dada siwon yang kekar yang hanya terbalut kaos putih polos.

Bodohnya ia yang memulai permainan konyol ini. Malah justru hatinya kini bergejolak kembali. Hatinya seperti tersengat setruman listrik. Entah kenapa sentuhan-sentuhan dan tatapan dari YoonAh memberikan banyak sensansi tersendiri terhadapnya.

YoonAh masih mencoba merebut ponselnya dan sampai menarik narik lengan besar Siwon yang menyembunyikan ponselnya. “Kembalikan Otak burung!”

Siwonpun akhirnya menyerah dan mengembalikan ponsel  YoonAh dengan cengirannya yang gugup. “Nih! Lagi pula ada apa sih di ponsel itu? Aku tidak berniat ingin tahu!” Bohong! Siwon berbohong lagi-lagi. Nyatanya semalam ia mengutak-atik hampir semua folder yang ada didalam ponsel YoonAh. Dan ia malah bilang tidak ingin tahu. Keterlaluan. Jika YoonAh tahu pasti ia sudah habis diterkam YoonAh .

YoonAh menatap layar ponsel bermerek Samsung itu. Layar itu gelap. YoonAh menyentuh-nyentuh layar LEDnya dan tidak berubah masih gelap. Ia menekan tobol tengah ponsel itu dan masih. Sama. YoonAh mengerang kesal. “ponselku Lowbat!!!” teriak YoonAh kesal.

“Lalu?” Tanya siwon dengan polosnya.

“Isshh..Aku harus menelpon seseorang pagi ini! Tapi karena ponselnya mati aku tidak dapat menelponnya. Ini semua karena mu!” jawab YoonAh dengan berambisi seperti ingin menjitak kepalaburung siwon itu!

“Kenapa jadi aku yang disalahkan? Sini biar aku charger! Merek ponsel kita sama jadi kau tak perlu sepanik itu babo!” ucap Siwon sambil menyentil dahi YoonAh.

“Auww!!” jerit YoonAh kesakitan. “Ya!! Kenapa kau menyeltil keningku?”

“Kerana keningmu itu seperti lahan Golf!sehingga aku bernapsu untuk menyentilnya!” jawab Siwon asal.

YoonAh mencibir kesal. Lalu mencoba meredap emosinya. Dia tidak boleh terbawa suasana. Ia tidak terpancing oleh siwon yang memang menyebalkan dan selalu membuat modnya kian memburuk.

“ini tolong isi baterainya!” YoonAh menyerahkan Ponselnya pada Siwon. “Aku ingin melanjutkan membuat bimbab lagi.”

Siwon meraih ponsel YoonAh. Dan YoonAh segera berjalan keluar kamar Siwon. Siwon tersenyum pernuh arti begitu YoonAh keluar dari kamarnya. Setidaknya ia benar-benar tidak curiga padanya yang telah melihat-lihat isi pada ponsel YoonAh.

Dan sedikit demi sedikit Siwon jadi tahu seperti apa YoonAh selama sepuluh tahun tidak betemu, seperti apa adik YoonAh itu. Yang ternyata sangat mirip dengannya. Lalu ia  jadi tahu bahwa yoonAh dan wanita  bernama Hyoyeon yang kemarin di restorant itu benar-benar telah berteman lama dan cukup baik dari Selca mereka berdua yang menjamur didalam folder photo.dan YoonAh ternyata hobi memfoto pakaian di mall atau di pasar secara diam-diam,entah untuk apa itu,siwon tidak tahu. Lalu Siwon juga sudah tahu dimana saja YoonAh telah berkeja selama ini. Dan itu semua diluar dugaan Siwon, kenapa YoonAh bisa berkeja ditempat-tempat seperti itu?. Dan bagi Siwon YoonAh masih menyimpan yang lainnya yang tidak ia temukan diponsel itu. Tapi siwon cukup heran dengan yoona. Note yoona di ponsel itu sangat puitis dan menyayat hati. Berbeda dengan pribadinya saat berhadapan dengan siwon. Tapi itulah yang makin membuat Siwon penasaran dengan YoonAh selain dari Hatinya yang memang suka bertindak berlebihan jika sedang berhadapan dengan YoonAh.

 

 

~***~

 

YoonAh  dan Siwon berjalan beriringan menuju gedung stasion TV SBS, hari ini Siwon akan melakukan rekaman untuk  ditayangkan minggu depan bersama Member SKY dan Tiffany juga para guest lainnya yang di undang dalam rekaman kali ini.

“YoonAh-ssi!!YoonAh ssi!!”

YooonAh langsung menolehkan kepalanya kesumber suara yang ada dibelakangnya. YoonAh mengangkat sebelah alisnya melihat Kyuhyun yang berlari-lari kecil sambil melambaikan tangan dan membuat senyuman ceria di cuaca siang yang dingin. Siwon bergidik geli melihat tingkah Rekannya yang kelewat ceria seperti sekarang karena hanya melihat YoonAh?.

Di belakang Kyuhyun , ada Yesung,Hara dan Junsu yang berjalan santai dan memberikan lambaian tangan juga pada YoonAh dan Siwon.

“Annyeong YoonAh ssi?!” Ucap Kyuhyun begitu ia berdiri dihadapan YoonAh.

Siwon memicingkan matanya menatap tajam Kyuhyun yang berubah pecicilan setiap kali bertemu YoonAh.

“Annyeong Kyuhyun ssi.” Balas YoonAh dengan senyum manisnya tentunya. “Sepertinya Kamu senang sekali hari ini? Ada apa?”

Kyuhyun mengeluarkan sesuau dari saku mantelnya. Dan ternyata itu sebuah PSP miliknya.”Coba YoonAh. Kau liat ini! Aku berhasil mencapai level tersulit Golden Level YoonAh!! Hauahah.. aku telah mencobanya berkali-kali!dan semalam aku berhasil!” ucap Kyuhyun dengan Semangat sambil menunjukan yang ia maksud pada layar PSPnya.

YoonAh membelalakan matanya tak percaya. Tapi akhirnya ia memuji Kyuhyun juga “Wau!Dangsin Meosjyeo! GaemGyu Hebat!!!” seru YoonAh sambil bertepuk tangan.

Siwon memutar bola matanya melihat dua orang aneh ini.

“Tadi kau bilang apa? Gaem? GeamGyu?” Tanya Kyuhyun agak bingung.

“Iya GaemGyu si Master of Game!! Keren kan?” Jelas YoonAh.

“Wau!! Neomu meosjyeoyo! Panggil aku dengan sebutan itu mulai sekarang!” seru Kyuhyun pada YoonAh.

“Sippo!!” sahut YoonAh dan mengengir lebar.

“Ayo kita masuk kedalam!” Kyuhyun merangkul bahu YoonAh dan membimbingnya jalan meninggalkan yang lain.

Siwon  bergidik kesal melihat Kyuhyun yang seenaknya seperti itu. “Kya!!Dangsindeul!” teriak siwon pada YoonAh dan Kyuhyun yang berjalan meninggalkannya.

“Waeyeo?” Tanya Kyuhyun memutar kepalanya ke Siwon.

Siwon menghampiri mereka.

“Assistenmu Hara Nuna! Dia Assistenku! Sana kau pergi!”

Kyuhyun memamerkan senyum evil handalannya dalam meledek orang. “lalu apa salahnya?”

Siwon terdiam tak dapat menjawab Pertanyaan Kyuhyun. Ia mengerutkan bibirnya. “Heem.. ya sudahlah!”

“Ya sudah apanya?” pancing Kyuhyun.

“Ya sudah kau jalan berdua deluan sana!” ucap Siwon ketus.

“Hhahaha..Ok! Kajja!!” Kyuhyun merangkul bahu YoonAh lagi dan mereka berjalan masuk ruang artis khusus Kang Management.

Tepat saat Kyuhyun meraih gagang pintu, pintu malah terbuka dengan sendirinya. Ternyata ada Lee hongki yang membukanya. Hongki membelalakan matanya mendapati YoonAh yang dirangkul Kyuhyun.

“Annyeonghaseyo Hongki oppa?” sapa YoonAh sambil menundukan kepalanya.

“Annyeong YoonAh-ssi!” balas Hongki yang tersadar dari sikap terperanjatnya. Dan ia mulai menatap YoonAh lekat-lekat  dan merasakan sesuatu yang hangat dihatinya mendesir.

“Hyung!! Hyung!” Seru Kyuhyun  membuat Hongki salah tingkah.

“Waeyo?” Tanya Hongki.

“Aku berhasil melampaui Golden Level!! Hahha.. aku senang sekali!” Seru Kyuhyun.

“Jeongmal? Wow!! Bagaimana bisa? Kau harus mengajariku nanti!” Seru Hongki sama antusiasnya.

“YoonAh menjulukiku GaemGyu Kyuhyun master of Game!! Keren sekali kan?” pamer Kyuhyun.

Hongki langsung memandang YoonAh dan YoonAh hanya memanggutkan kepalanya.

“Ya..yaya.. terkadang YoonAh ssi bisa berlebihan juga!” ledek Hongki bercanda.

“Ya..Hyong!!” Kyuhyun menjerit kesal dan membuat YoonAh dan Hongki mentertawainya bersamaan.

Siwon lagi-lagi merasa gerah melihat YoonAh begitu akrab dengan yang lainnya. Tidak Sengaja tatapan mata Siwon dan Hongki bertemu. Dan Siwon langsung balas menatapnya dengan galak. Dan Hongki malas tersenyum aneh padanya. Entahlah apa yang ada didalam pikiran mereka masing-masing. Apa ini ada hubungannya dengan YoonAh.

“Shooting akan di mulai lima belas menit lagi.tolong siap-siap!!” Seru Seorang Crew yang seperti kerepotan sendiri mengecek satu persatu kamar artis yang ada disana.

“Oh Siwon ssi dan yang lainnya sudah siap?” Tanya crew wanita itu begitu melihat Siwon.

“Iya sebenatar lagi.” Jawab Siwon singkat.

“Baiklah!” lalu crew itu pergi dan mengecek yang lainnya.

“Ayoo –ayoo.. cepat rapi dan make-up!!” seru Hara mengingatkan.

“Ne!!” Seru yang lainnya.

YoonAh meletakan tas pakaian milik siwon diMeja dekat Tiifany sedang duduk sambil memainkan I-padnya. YoonAh meliriknya sedikit. Ternyata Tiffany sedang membaca mention dari para fansnya di Twitter.

Tiffany sadar ada seseornag yang berdiri disampingnya. Lantas ia mengalihkan pandangannya. Dan ia terkejut ternyata orang itu adalah YoonAh. YoonAh menatapnya datar. Tiffany langsung membalasnya dengan tatapan malas dan tak bersahabat seolah-olah tiffany tidak perlu kehadiran YoonAh di dunia ini.

Tiffany menyimpan I-padnya di dalam tas miliknya yang sangat mahal itu. Ia beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri siwon yang sedang memakai jas hitamnya yang ia padukan dengan kemeja warna putih yang kancing atasnya dibuka tiga kancing.

“Keren sekali penampilan oppa hari ini!” puji Tiffany sambil mergelayutan manja di lengan Siwon.

YoonAh memperhatikan sikap tiffany kepada Siwon. YoonAh menggelengkan kepalanya melihat tingkah Tiffany. Siwon menoleh ke YoonAh dan mendapati gadis itu sedang memperhatikannya bersama tiffany. Siwon meringai nakal dan bermaksud menggoda YoonAh.

Ia meraih kepala Tiffany dan mengusapnya dengan lembut.”Benarkah? kau juga sangat cantik hari ini!”

“Ah.. aku punya ide!” tIffany meraih ponselnya di dalam blezernya. “Kita Selca ya, memomentkan penampilan kita hari ini.”

“baiklah!” Siwon langsung mengambil posisi dan memasang senyum menatap kamera ponsel Tiffany. Dan tiffany yang mengambil gambar mereka berdua.

“Wah.. hasilnya bagus sekali! Gomawo!” seru Tiffany riang memperhatikan foto ia dan Siwon yang baru saja tadi berhasil ia abadikan.

YoonAh mencibir kesal melihat dua manusia keras kepala itu. Bagi YoonAh Tiffany dan Siwon adalah pribadi yang sama. Sama-sama menyebalkan dan selalu membuatnya kesal. Dan sikapnya sama-sama arogan.

“Kajja…kajja.. kita keruang On-Air sekarang!” seru Junsu mengingatkan personil SKY dan Tiffany.

Tiffany menggandeng tangan Siwon lagi. “Ayoo oppa!”

Siwon melepas tangan Tiffany. “Aku akan masuk barenga Yesung hyong dan Kyuhyun.” Ucap Siwon.

Tiffany melepasnya dan mengerutkan bibirnya. “Baiklah. Aku deluan!” ia pun berjalan dengan sikapnya merajuk.

“YoonAh ssi ayoo keluar ruangan ini akan di kunci. Kita ikut keruang on air duduk di kursi penonton.” Ajak Hara.

“Ne!” sahut YoonAh dan lekas menghampiri Hara. Dan Junsu segera mengkunci ruangan itu agar barang-barang didalam aman.

Hongki ternyata masih disana menunggui YoonAh. Hara berjalan deluan bersama Junsu. Hongki lansung tidak membuang kesempatan untuk mendekati YoonAh.

“Pagi ini kau terlihat sedikit pucat. Apa kau kurang tidur?” Ucap Hongki begitu saja.

YoonAh menoleh dan tanganya memegang kedua pipinya. “Benarkah? Hah.. iya aku memang kurang tidur.”

“Matamu  juga sedikit bengkak. Tapi matamu tetap indah kok.” Hongki tersenyum dan YoonAh membalas tersenyum.

“Lihat senyumu manis sekali kan!”

“Oppa!!” YoonAh memukul lengan Hongki.

“Aku tidak berbohong!”

YoonAh hanya terkikik malu. Dan tidak berkata apapun lagi.

YoonaAh duduk di antara hara dan hongki.  Di kursi paling depan dekat penonton yang notabene adalah ‘Guleum’ Atau berarti Awan, nama untuk penggemar SKY. Dan sisanya adalah penggemar yang lainnya. Siwon memandang YoonAh yang masih saja mendengarkan Hongki berbicara. Tapi siwon tidak tahu apa yang diucapkan Hongki pada YoonAh. Siwon telah menangkap dan menilai sesuatu yang lain dimata Hongki. Dia tahu betul kalau Hongki menyukai yoonAh sepertinya.

Disaat Siwon sibuk memperhatikan YoonAh dan hongki music opening strong heart dimulai dan  menyadarkan Siwon untuk focus ke acara shootingnya.

“Baiklah kira kira-kira siapa yang akan memulai bircerita terlebih dahulu?” Tanya Leeteuk. Pada Lee seung gi pather MC nya di Strong heart *ceritanya gitu, ini Strong heart versi Author ya 😛 *

“Kyuhyun ssi. Menulis apa yang sedang ia rasakan seperti ‘Aku benar-benar merasa senang! Panggil aku GaemGyu!’ apa maksudnya?” Tanya Lee Seung gi ingin tahu.

Kyuhyun tertawa-tawa tidak jelas. Dan ia mengeluarkan PSPnya dan di ujukan pada kamera yang merekam dirinya. “Ini benda kecil yang berharga ini adalah maksudku. Aku sangat menyukai bermain games hingga kadang lupa waktu. Dan semalam aku baru saja mencapai level Tersulit dalam game dunia yang sedang aku mainkan. Aku mencapai golden level. Ini menakjubkan. Lalu ada seseorang yang hari ini menambah semangatku bertambah. Ia menjuliku dengan Sebutan GaemGyu. Aku bertanya padanya apa artinya? Lalu ia bilang aku ini master of game! Dan aku senang sekali!”

“Lalu siapa orang itu? Dia wanita atau pria?” Tanya Leeteuk memancing dan ingin tahu.

Kyuhyun tersenyum penuh makna. “Apa aku perlu menyebutkannya disini? Dia wanita!” ucap Kyuhyun yang sukses mebuat para Geuleum berteriak histeris mendengar pengakuan Kyuhyun.

Siwon langsung memandangnya sinis, jelas ia tahu sekali siapa wanita yang di maksud Kyuhyun itu! Ia mengalihkan pandanganya ke kursi penonton, ia ingin tahu bagaimana reaksi YoonAh tapi mendapati YoonAh yang terlihat sedang melamun, dan tidak menatap ke panggung,tatapannya kosong dan hongki di sebelahnya juga sedang memperhatikan YoonAh dengan tatapan aneh. YoonAh memang sedikit aneh hari ini.

“Tapi aku tidak akan menyakiti para gadisku yang setia menungguku dasana!” ucap Kyuhyun sambil menunjuk fansnya yang makin berteriak histeris.

“Kau pandai membuat para wanita histeris!” komentar Leeteuk.

“Lalu Yesung menulis. ‘aku memprediksi akan terjadi kekacauan di sekitarku.’ Kekacauan seperti apa yang kau maksud. Kau ada masalah keluarga atau dengan kekasihmu? Wahh.. kami benar-benar ingin tahu!” kini Lee seung gi memancing yesung untuk bercerita.

“aku tidak akan menceritakan secara detail. Aku hanya merasa kemunculan seseorang wanita disekitarku membuat orang-orang disekitarku nantinya akan bersitegang. Tapi aku tidak akan menyalahkan siapapun jika itu sampai terjadi, tapi aku sangat takut itu terjadi. Hanya itu saja.” Jelas Yesung seperti membuat tekateki.

Siwon, Kyuhyun,Tiffany dan tamu yang lain langsung memusatkan perhatiannya ke Yesung yang hanya duduk Diam sambil mengangkat kaki.

“Kenapa kau tenang saja sedangkan yang lain sedang mengharapkan penjelasan darimu!” Seru Leeteuk tak sabar.

“Apa yang harus ku jelaskan lagi?” Tanya Yesung dengan santainya.

“Eomeona!! Mari kau tanyakan bintang tamu lain. Percuma kalian menunggunya, dia memang seperti itu. Aku sudah cukup mengenalnya!” seru Kyuhyun terhadap kamera dan membuat expresi seolah-olah ia sudah frustasi hidup bersama Yesung.

“Benar mari kita tinggalkan!!” seru Siwon mendukung Kyuhyun.

“Hhahahhaa” Ucapan Kyuhyun dan Siwon sukses membuat para penonton tertawa termasuk para assistant artis yang stand by di kursi penonton. Kecuali YoonAh. Yang memang sejak tadi asik melamun.

“Oke kita lanjutkan!!” Seru Lee sung gi dengan Muka Serius lalu ia tertawa setelahnya. Membuat bintang tamu dan penonton kembali tertawa. Tapi Yesung tetap tenang dan tidak menunjukan reaksi apapun.

Leeteuk mengedarkan  pandangannya kepapan-papan penuh tulisan dengan curahan para bintang tamu.

“Hemm.. Aku merasakan ada sesuatu yang aneh dengan perasaanku!” ucap Leeteuk.

“Siapa itu?” Tanya Lee seung gi sambil menatap satu persatu papan.

Sedangkan seorang pria yang duduk paling depan yang merasa bahwa dirinyalah yang sedang disinggung hanya tersenyum malu sambil menutup mulutnya.

“Ahh..Aku Tahu!! Aku tahu siapa orangnya!!” seru Kyuhyun bersemangat. “Siwon ssi!!” Tunjuk Kyuhyun ke siwon yang masih senyum-senyum malu. Sedangkan semua orang sudah terpusat ke Siwon dan Kamera sudah menzoom wajah Siwon yang tersipu.

“Apa yang kau rasakan memangnya?” Tanya Lee Seung gi.

Siwon membetulkan posisi duduknya dan mengendalikan expresi wajahnya menjadi seperti biasa-biasa saja.

“Aku hanya merasa sedikit aneh dalam diriku setiap aku bersentuhan atau bertatapan langsung dengannya.” Ucap Siwon santai. Diam-diam matanya melirik kearah yoonAh duduk. YoonAh kini sedang sibuk dengan ponselnya.

Siwon melanjutkan pembicaraanya kembali “Aku tidak tahu ada apa denganku, ada yang bisa jelaskan kenapa jadi seperti ini?”

“Kau Jatuh Cinta!” seru Leeteuk sambil tersenyum menggoda.

“Mwo?! Jatuh Cinta? Tidak mungkin!” elak siwon sambil mengibaskan tanganya dan menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Memangnya siapa wanita itu? Dia artis juga?” Tanya Lee seung Gi.

“Hemm.. aku masih tidak yakin dengan perasaan aneh ini, maka aku tidak akan beritahukan ini sekarang!” tandas Siwon dan balas tersenyum menggoda sehingga penontoh sedikit berseru kecewa dan dibuat penasaran juga oleh Siwon.

“Dia memang menyebalkan!” seru Kyuhyun lagi-lagi ikut berkomentar.

“Kya!! Kenapa kau jadi banyak bicara disini?” seru Leeteuk berpura-pura memarahi Kyuhyun.

“Baiklah.. aku diam sekarang, silakan lanjutkan!” ucap Kyuhyun dan sukses membuat penonton lagi-lagi tertawa karena ulahnya.

“Lalu Tifanny membuat tulisan yang hampir sama dengan Siwon ssi!” Seru Lee seng gi gembira. “ Apakah ini! Apakah Tiffany orangnya?” seru Lee Seung gi tak percaya.

“Tiffany ssi menulis ‘Aku senang sekali! Perasaanku jadi sedikit aneh.Siwon oppa Gomawo!” Baca Leeteuk dan semua penonton langsung berteriak histeris.

Siwon dan para bintang tamu yang lainnya melongo. Sedangkan Tiffany hanya tersenyum sajan memamerkan eyes smilenya.

“Ada apa ini?” seru Leeteuk. “ Kau menulis kata yang sama dengan Siwon. Kenapa kau terlihat senang sekali.”

“Tentu aku sangat senang! Hari ini Siwon oppa bilang aku sangat cantik! Dan kami sebelum shooting kami melakukan selca bersama! Coba lihat ini!” Tiffany mengeluarkan ponselnya dan menunjukan foto selca ia bersama dengan Siwon yang dilakukan diruangan tadi.

Siwon lagi-lagi melengo. Ia tidak percaya Tiffany berani mengubar itu didepan umum dan di acara talkshow besar seperti ini. Siwon langsung berwajah lesuh. Ia sudah yakin pasti setelah ini ia dan Tiffany menjadi bahan pembicaraan media dan mereka akan di ikuti oleh media sepanjang hari!. Siwon membuang mukanya kerarah bangku penonton. Ia terkejut melihat kursi YoonAh sudah kosong. Kemana YoonAh pergi dan kapan ia beranjak dari sana?.

“Huah.. sepertinya hubungan kalian dekat sekali?” Tanya Leeteuk.

“Iya.. kami berdua berhubungan sangat baik kami sudah seperti  oppa, dongsaeng. Dan apalagi sekarang kami masih sibuk dalam pembuatan drama terbaru kami maka tentu hubungan kami sangat dekat.” Tutur Fanny. Dan membuat ia di suraki teriakan iri dari fans-fans Siwon di kursi penonton.

Tiffany tersenyum senang dan melirik Siwon yang sama sekali tidak memperhatikannya, tapi tiffany mengikuti tatapan Siwon. Siwon menatap kursi kosong disamping Hara dan Hongki. Kini Tiffany tahu siapa orang yang sedang dipikirkan Siwon. Yaitu tentu YoonAh. Wajah Tiifany langsung  berubah mendung dan pikirannya mulai melayang apalagi yang harus ia lakukan agar YoonAh segera dipecat dan tidak ada diantara mereka lagi.

 

~***~

 

Ternyata YoonAh tidak ada di tempat duduknya ia sedang di toilet melakukan panggilan telepon kepada Hyoyeon sahabatnya. Karena sejak tadi ia mengirimi pesan untuk Hyoyeon respon dari Hyoyeon sedikit lama sehingga ia memutuskan untuk menelepon Hyoyeon saja. Dia benar-benar sangat butuh bantuan sahabatnya satu-satunya saat ini. Bukan yang lain.

“Hyo-ah!!” ucap YoonAh begitu Hyoyeon menerima panggilannya.

“Kau serius dengan pesan-pesan yang tadi kau kirim kan? Lalu jika kau diusir oleh pemilik rumah, semalam kau tidur dimana bersama Soo Jung?” seru Hyoyeon yang terdengar sangat khawatir pada YoonAh.

YoonAh menggigit bibir bawahnya mendengar pertanyaan bertubi-tubi dari Hyoyeon. “Aku tidur di Sauna. Dan Soo jung.. dia, dia kabur…” Ucap YoonAh dan akhirnya air matanya kembali jatuh kerena mengingat ia  tidak tahu  dimana adiknya sekarang.

“MWO?!! Kau tidak sedang bercanda?” Tanya Hyoyeon tak percaya.

YoonAh terisak dan menggelengkan kepalanya. “Aku serius. Kami diusir dan dan saat aku ingin mengajaknya pergi dia kabur meninggalkan aku! Aku benar-benar takut ia kenapa-kebapa Hyo,a ku tidak tahu keadaanya hyo-ah! Aku ini kakak yang buruk!! Kakak yang membuat adiknya menderita!” YoonAh terus bercerita dalam keadaan terisak.

“Bukan kau Yoong!  Bukan kau! Tapi Soo Jung! Soo Jung adik yang buruk! Dia tidak seharusnya bersikapa seperti itu! Dan sebenarnya apa masalahnya?” Suara Hyoyeon disebrang telepon Nampak tidak sabar dan sedikit kesal.

“Soo Jung dia..dia menjadi..Hiks..Dia menjadi Model majalah Pria Dewasa, Hyo~ah..” ucap YoonAh dan tubuhnya langsung terjatuh terduduk dilantai toilet.dan dia kembali merasakan sakit didadanya sama seperti semalam.

“Mwoya?? Apa kau bilang? Dia..?” Suara hyoyeon mengecil tak percaya. “Dia melakukan itu?Astaga!!!” jerit Hyoyeon Nampak ikut khawatir dengan adik kaka itu.

“Sejak kapan? Apa kau tak pernah mencurigainya?” Tanya Hyoyeon.

“Aku tidak tahu! Aku tidak tahu Hyo-ah!! Aku kakak yang bodoh dan terlalu lengah dengan kehidupan adikkku sendiri!! Dia butuh uang banyak Hyo-ah! Terakhir ia meminta aku membelikan I-Pad seperti teman-temannya, kamera intastax tapi aku tak membelikannya Hyo.. dia membenciku Hyo!!” cerita YoonAh lagi dan terus menumpahkan air matanya.

“Kau sekarang dimana?” Tanya Hyoyeon dengan suara lembutnya.

“Aku di SBS.”

“Sudah hentikan tangisanmu. Nanti jika ada yang melihat bagaimana? Baiklah kau untuk sementara waktu, sampai soo jung kembali tinggalah bersamaku. Aku tidak keberatan. Dimana kaumenitipkan tas pakaianmu?”

YoonAh meghapus air matanya dengan tissue toilet. Dan mencoba menghentikan tangisannya. “Aku titipkan di tempat sauna. Aku pulang malam. Nanti aku datang sendiri saja kerumahmu. Kau tak perlu menjemput.” Ucap YoonAh.

“Baiklah. Sekarang tengangkan dirimu dulu! YoonAh aku disini selalu akan menolongmu!”

“Gomawo!! Jeongmal Gomawo Hyo-ah!!”

~tut.~

Mereka memutuskan percakapan mereka. YoonAh membuka pintu toilet, ia berdiri di cermin besar  yang tertempel di dinding, mata nya menjadi bengakak. Pipinya jadi merah. YoonAh merapikan tatanan rambutnya sedikit. Ia memaksakan dirinya tersenyum didepan cermin. Setelah itu dia keluar dari toilet dan ketempat tadi. Ia tidak tahu shooting sudah berjalan sampai mana, dan kapan akan selesai?

Tepat saat YoonAh ingin masuk lagi kedalam studio. Hongki keluar dan berhadapan dengannya. Hongki menatap wajah YoonAh lekat-lekat. YoonAh tersenyum kecil. “Ada apa?” Tanya YoonAh berusaha menyembunyikan perasaan sedih dan dukanya.

“Kau dari mana lama sekali?” Tanya Hongki Nampak cemas.

“Aku dari Toilet.”

“Selama itu? Wajahmu pucat sekali. Kau sakit?”

YoonAh menggelengkan kepalanya. “Tidak, hanya saja sistem pencernaanku sedang bermasalah jadi  seperti ini.” Bohong YoonAh.

“Oh..tapi kau benar baik-baik saja? Jika kau sakit kau bisa minta izin dengan siwon.”

“Tidak oppa!! Aku baik-baik saja!” seru YoonAh dengan suaranya yang terdengar serak.

“Dia bilang dia tidak apa-apa! Jadi kau tidak usah mengkhawatirkannya!” seru siwon ketus yang tiba-tiba sudah muncul di antara mereka. YoonAh menjijitkan kakitanya dan mengintip kedalam terlihat sangar gaduh didalam. Ternyata rupanya acara sudah selesai.

“Apa sudah selesai acaranya?” Tanya YoonAh.

“Iya..aku kita pulang!” Siwon menarik lengan YoonAh dan membawanya pergi dari situ.

Hongki yang terdiam sejak kemunculan Siwon hanya menatap sedih kepergian YoonAh yang ditarik paksa oleh Siwon. Hongki merasa Siwon sudah mulai keterlaluan melakukan YoonAh, Hongki juga yakin kalau yoona jadi tidak sehat dan aneh hari ini pasti karena tertekan harus mengurusi actor belagu seperti Siwon.

 

“Lepaskan tanganku!” jerit YoonAh.

Siwon langsung melepaskan tangannya yang menggenggam pergelangan tangan YoonAh sejak keluar dari Studio tadi.

“Auh.. Tanganku! Kau terlalu kencang menggengamnya!” omel YoonAh. Sambil menunjukan lengannya yang sedikit memerah.

“Cepat ambil perlengkapan kita pulang saja!” perintah Siwon tidak peduli omelan YoonAh.

“Ne!” YoonAh masuk kedalam Ruang artis yang didalam sudah ada Junsu dan Yesung.

“Hemm..Sudah mau pulang? Apa Siwon ada jadwal lagi?” Tanya Junsu.

“Sebenarnya tidak. Tapi kami memang harus pulang deluan. Sampai jumpa Junsu oppa,Yesung oppa!” YoonAh menundukan kepalanya pamitan dengan dua lelaki itu lalu segera keluar menemui Siwon.

“Ayoo..Cepat Wartawan sedang mencariku!!!” Seru Siwon lagi menarik lengan YoonAh. Dan YoonAh hanya pasrah saja.

“Itu dia Siwon ssi!!” Seorang wartawan melihat siwon yang sedang berlari menuntun YoonAh langsung ikut berlari dan mengambil beberapa Foto ia dan YoonAh dari belakang.

“Siwon ssi tunggu sebentar!” Teriak wartawan yang lain.

“Kenapa  Kau dikejar-kejar kau salah apa?” Tanya YoonAh polos.

“Astaga! Itu memang perkerjaan mereka!” Jelas siwon. “Ayoo.. kenapa larimu jadi lambat sekali!”

Tiba-tiba seorang wartawan yang lain muncul tepat dihadapan Siwon. Siwon dan YoonAh dibuatnya terkejut. Siwon langsung melepaskan tangan yoonAh dari genggamannya.

“Mian, siwon ssi.. ini Asisten baru mu?” Tanya wartawan wanita dan ditemanai cameramen.

“Iya, dia Assiten baruku!” jawab siwon singkat lalu sambil berjalan dan wartawan itu membuntuti. YoonAh hanya memandang aneh.

“Lalu apa kau terlibat cinta lokasi dengan Tiffany ssi? Nampaknya kalian semakin dekat saja.”

“Mwo? Tidak..bukan begitu! Itukan penilaian kalian sendiri.”

“Tapi nampaknya Kalian  sama-sama seperti saling menyukaikan?”

“Maaf permisi aku sedang sibuk.” Sela Siwon dan tidak berniat untuk menjawab pertanyaan tersebut.

YoonAh hanya diam saja. YoonAh benar tidak ahli menjadi Assiten. Seharusnya disaat seperti ini ia melindungi Siwon dan mengajak siwon lari untuk menghindari pertanyaan para wartawan.

Siwon menatap YoonAh dengan tatapan apa-yang-sedang-kau-lakukan-hanya-diam-saja. YoonAh malah menggeleng-gelengkan kepalanya. Dan sukses membuat Siwon kesal.

Siwon terus diam tak berbicara apapun dan jalan meninggalkan Para wartawan yang semakin banyak. YoonAh tetap setia membuntutinya. Sampai akhirnya mereka tiba di mobil Van. YoonAh langsung membukakan pintu untuk Siwon dan ia juga segera masuk kedalam mobil dan menjalankan mobil tanpa mempedulikan wartawan yang menggedor-gedor kaca van milik Siwon.

Siwon menghembuskan nafas beratnya. “Huhf…YoonAh!! Apa yang kau lakukan tadi? Seharusnya kau melindungiku! Bukan menontonku seperti tadi!”

YoonAh menolehkan wajahnya ke Siwon sesasaat lalu kembali focus  ke jalanan. “Kau ini bagaimana? Aku ini wanita, sedangkan wartawan tadi kebanyakan pria! Lalu aku harus berbuat apa?”

Siwon mendengus kesal. “ Hah.. ini dia kesalahan Gong Yoo Hyong Lagi-lagi salah memilihkan orang !”

“Lagi pula, aku juga tidak mengira akan mengurus kau! Lebih baik aku jadi baby sister saja!”

“Apa?? Hauahah..Aku lebih tidak yakin itu!” Ledek Siwon.

“isshh!! Kau memang benar-benar menyebalkan!!” YoonAh, melepas Stir nya dan memulai memukuli Siwon.

“Ya!!ya!! Lihat jalannya! Lihat jalannya! Aku tidak mau mati konyol didalam mobil bersama dengan orang sepertimu!!” Teriak Siwon berusaha mengembalikan lagi kesadaran YoonAh yang tiba-tiba menghujani Siwon dengan Pukulan.

“Oemeoo!!” Teriak YoonAh terkejut dan langsung mengendalikan stir pengemudi mobilnya lagi dengan wajah merah karena panic.

“Aku juga tidak mau mati bersama orang sepertimu!!” ketus YoonAh setelah itu.

“Yayaya.. apapalah itu aku tidak peduli!” ucap Siwon lalu langsung memalingkan wajahnya ke jendela melihat jalanan dimalam hari yang gelap dan hanya beberapa kendaraan saja yang lewat bergantiian.

 

~***~

 

Setelah mengantar Siwon Pulang ke apertementnya, YoonAh segera pergi langsung menuju tempat sauna dimana ia menitip koper dan tasnya. Malam ini ia sudah janji akan kerumah Hyoyeon dan menumpang sementara waktu dirumah Hyoyeon.

YoonAh merenung didalam Bus sepanjang jalan mobil itu akan membawanya jalan perumahan rumah Hyoyeon. Pikirannya kembali sendu lagi saat ia mengingat Soo Jung yang sudah 18 jam berpisah dengannya dan tidak memberikan kabar apapun padanya. Ia benar-benar khawatir akan keadaan adiknya yang juga satu-satunya keluarga yang tersisa.

YoonAh melangkahkan kakinya menelusiri jalanan perumahan mewah. Ia sebanarnya sedikit ragu untuk tinggal bersama Hyoyeon, karena ia takut merepotkan sahabatnya. Tapi mau gimana lagi karena ia benar-benar tidak tau harus kemana dan dimana.

Tanpa YoonAh sadari sejak tadi sebenarnya ia sudah diikuti oleh sebuah mobil van berwarna hitam, didalam mobil itu ada siwon yang terus memperhatikannya dan mengerutkan keningnya karena ia Nampak bingung dengan apa yang dilakukan YoonAh. Sejak YoonAh pergi dari apertementnya tanpa masuk kedalam seperti biasanya, Siwon sudah dapat menangkap sikap YoonAh yang terlihat terburu-buru dan lagi pula sejak tadi siwon heran dengan sikap YoonAh yang aneh.

Siwon melihat YoonAh mendorong-dorong koper dan membawa tas tangan sejak tadi hanya sendiri, dan Sekarang YoonAh malah berjalan ke perumahan mewah. Sebenarnya YoonAh mau apa jalan malam-malam sendirian membawa tas besar seperti itu. Seperti orang yang diusir saja.pikir siwon.

Siwon memberhentikan mobilnya di badan jalan begitu melihat YoonAh berhenti didepan sebuah rumah dengan design classic ala eropa.

“Rumah siapa? Mau apa dia?”

Tak lama Setelah YoonAh menekan tombol rumah. Keluarlah Seorang wanita yang langsung berlari dan memeluk YoonAh dengan erat. Siwon menajamkan penglihatannya. Dan ia Nampak mengenali siapa wanita itu.

“Hyo..emm, siapa ya? Wanita yang direstorant itu!” seru Siwon terkejut.

Lalu siwon memperhatikan kedua wanita itu. Terlihat Hyoyeon seperti menangis dan terus memeluk YoonAh. Siwon tidak dapat memastikan apa yoonAh menangis atau tidak karena YoonAh memunggunginya.

“Ayo masuklah.kau harus istirahat. Aku pasti akan membantu Mencari Soo jung. Tenanglah kau tidak perlu sedih.” Ucap Hyoyeon sambil merangkul YoonAh dan mengajaknya masuk kedalam rumah.

Siwon terus menatap pintu pagar yang sudah kembali tertutup. Siwon yakin kini YoonAh sedang dalam masalah tapi ia tidak tahu masalah apa yang sedang dihadapi oleh YoonAh saat ini.

 

~***~

 

Tiga Hari kemudian…

 

Siwon yang sedang mengemudi menuju lokasi shooting Nampak tidak focus. Dia lagi-lagi melirik ke YoonAh yang hanya diam tak bersuara. Sejak tiga hari lalu yoonah jadi tidak banyak bicara dan tidak banyak membantah siwon. Siwon jadi merasa kehilangan YoonAh yang sebenarnya, yang terlihat bodoh dan selalu memarahinya.

Siwon memanyunkan bibirnya, otaknya sedang berpikir keras apa yang akan ia lakukan. Ia melirik ke Casio di tanganya. Satu jam lagi untuk adegan dimulai. Dia mengeluarkan ponselnya dan meng-sms seseorang. Bahwa hari ini dia meminta maaf dengan sangat tidak dapat melakukan shooting. Dia berjanji akan menggantinya besok. Setelah itu ia segera  melepas baterai ponselnya,mematikan ponselnya. Dengan senyum yang mengembang diwajahnya ia membelokan mobilnya kekiri, dan membuat YoonAh menoleh kepadanya.

“Mau kemana kita?”

Siwon balas memandang ke YoonAh. “Aku membatalkan Shooting!” pancing Siwon, ia ingin tahu bagaimana reaksi YoonAh.

“Kau Gila! Ayoo kita harus kembali kelokasi!” seru YoonAh, terlihat tidak senang.

Siwon tersenyum kecil “Selama pembuatan drama ini aku belum pernah membuat ,masalah jadi biarkan sekali saja aku membuat masalah!” jawab Siwon dengan entengnya.

YoonAh membelalakan matanya baru kali ini ia bertemu orang yang memang hidupnya selalu mencari dan membuat masalah, tanpa memikirkan orang lain disekitarnya. Nampaknya percuma bagi YoonAh, dia mau berbicara apapun saat ini dan siwon yang sedang memegang kendali setiran mobilnya, seperti  sebuah angin lalu saja.

“Lalu kau akan membawa ku kemana? Jika tidak jadi Shooting lebih baik kita pulang saja!”

Siwon menoleh dan menatap wajah YoonAh yang sedikit cemberut sedang menatapnya juga. “Tidak kita tidak akan pulang, sayang sekali kita sudah keluar tapi tidak dimanfaatkan. Kita jalan-jalan saja gimana? Hari ini aku akan menjadi orang biasa untuk menghiburmu!” ucap Siwon.

“Mwo?” YoonAh Nampak tidak percaya. “Apa maksudmu?”

Siwon mengalihkan pandanganya kembali kejalan. Hatinya mulai berdesir tak karuan saat ia berbicara seperti tadi.”Em..emm.. aku, hemm..aku lihat akhir-akhir ini kau Nampak murung, apa kau ada masalah? Aku yakin jika aku menyuruhmu bercerita padaku kau tidak akan mau, karena kau tidak percaya kepadaku. Tapi aku merasa kau benar-benar aneh. Kau tidak berisik dan pembantah seperti biasanya.” Ujar Siwon.

“Baguskan jika aku seperti ini, seharusnya kau senang!” jawab YoonAh ketus.

“Astaga! kasar sekali kau ini! Aku ini kan bermaksud baik padamu!”

YoonAh terdiam, ia menggigit bibir bawahnya. Sebenarnya ia juga ingin berbagi kesusahannya, seperti dulu siwon sudah bercerita soal kehidupannya yang ditinggal sang ibu, tapi YoonAh merasa tidak enak karena ia sudah terlanjur membohongi Siwon kalau ia baik-baik saja.

“Ya.. sudah aku mau pulang saja.” Ucap YoonAh dengan suara lemahnya.

“Tidak sebentar lagi kita akan sampai sungai Han. Kita main-main disana ya?” tawar Siwon.

“Aku sedang malas melindungimu jika ada fans yang histeris saat melihatmu nanti” tolak YoonAh.

“Aku bawa penyamaran tenang saja!” siwon tetap saja pada pendiriannya.

YoonAh hanya terdiam, ia menolehkan wajahnya ke Siwon, dan disana ia melihat Siwon yang tersenyum tulus untuknya, bukan siwon yang sering meledeknya dan memarahinya dengan kata-kata kasarnya. YoonAh memanggutkan kepalanya. Ia rasa tidak ada salahnya menerima tawaran langkah  ini. Toh memang sekarang modnya juga sedang tidak baik.

“Bagus!! Ayoo kita bersenang senang!!” Seru siwon gembira sampai mengangkat sebelah tangannya dari stir.

 

Suasana Sore yang dingin karena salju sudah mulai turun dari semalam. Maka Nampak tidak terlalu banyak orang yang mau menikmati suasana sore yang indah di Hangang yang dingin ini, ya hanya ada beberapa saja, diantaranya dua orang bodoh yang memakai mantel tebal. Yaitu Siwon dan  YoonAh. Siwon memakai Hoodie yang dilapisi mantel tebal, kepalanya ditutup oleh pucung Hoodie dan matanya mengenakan kacamata hitam yang mualai berembun, YoonAh juga memakai Hoodie dialapisi mantel,  dan telinganya ditutup dengan penutup teliangan bermotip kepada beruang yang lucu.

YoonAh sedang asik menikmati ice cream yang tadi saat dijalan meminta paksa pada Siwon untuk dibelikan. Siwon hanya memandangnya sambil tersenyum, melihat tingkah aneh YoonAh. Mana ada cewe normal yang memakan ice cream dengan nikmat di pinggir sungai dalam cuaca dingin minus 3⁰celcius.

“Kenapa kau hanya melihatku saja?” tiba-tiba YoonAh berucap sehingga mengejutkan Siwon.

“Tidak, aku hanya heran saja dengan mu. Cuaca sedang dingin seharusnya kau meminum kopi hangat bukan memakan ice cream.”

“Suasana hatiku sedang panas. Jadi aku butuh yang dingin-dingin.” Sahut YoonAh asal.

Siwon membuat smirk di senyumnya. “Panas karena apa? Karena setiap hari aku dibuntuti wartawan yang menanyai hubunganku dengan Tiffany?”

YoonAh menoleh ke siwon dan memutar bola matanya. “Hah..?tidak salah? Untuk apa aku memikirkan itu sehingga hatiku jadi panas, yang benar saja. Kalau masalah itu aku hanya lelah saja menjawab pertanyaan yang sama dari wartawan dengan jawaban yang sama yang kau dan ceo Gong ajarkan padaku!”

“Kau memang wanita yang aneh!”

“Benar! Aku aneh! Lagi pula sepertinya Tiffany memang menyukaimu!”

“Kalau aku tidak menyukainya bagaimana?”

“Tentu dia akan patah hati. Hahaha.. aku tidak bisa membayangkan jika tiffany nanti akan menangis karena patahati olehmu, make-upnya yang tebal dan mascaranya yang juga tebal it akan luntur dan mebuat wajahnya akan menjadi lucu..ahahhaha” YoonAh tertawa lebar membayangkan ucapannya sendiri. Siwon hanya terpana meilihat tawa YoonAh yang senang saat mengejek orang lain. “Lagi pula apa bagusnya dirimu dibandingkan ceo Gong, menurutku Ce Gong lebih baik darimu!”

~pletak~

“Auhh-,-“ Siwon menjitak kepala YoonAh.

“Mana ada orang yang terang-terangan membandingan orang lain didepan muka orang yang sedang kau bandingkan!” omel siwon. “Kau perlu bukti kalau aku jauh lebih segala-galanya dari Gong Yoo Hyong itu?”

“Tidak perlu aku tidak tertarik denganmu!” ucap YoonAh sambil menggelengkan kepalanya dan berjalan meninggalkan Siwon.

“Kyaa!! Kau ini!” siwon mengikuti YoonAh yang berjalan dengan cepat.

~brukk~

Tubuh siwon menabrak tubuh YoonAh dari belakang karena YoonAh mendadak menghentikan langkahnya.

“Ada apa?” Tanya Siwon.

YoonAh mencolek bahu Siwon, lalu menujukan jarinya kearah yang ia maksud. “Lihat kesana! Itu bukankah bodyguard Kang Management?”

“Benar!”

“Apa kau mematikan ponselmu?” Tanya YoonAh.

“Iya..”

“Bodoh! Aku juga meninggalkan ponselku di rumah Hyo!” ucap YoonAh. Dan siwon dapat menangkap kalau YoonAh memang benar tinggal dirumah sahabatnya yang bernama Hyo Itu. Tapi siwon membiarkan saja.

“Lalu?” Tanya siwon.

“Kau ini jelas-jelas mereka sedang mencari kita! Bisa jadi sutradara melapor pada ceo gong bahwa kau tidak kelokasi shooting! Dan saat ia menghungungi kita hape kita sama-sama tidak aktif jadi ia curiga pada kita!” jelas YoonAh.

“Kalau begitu!!” ujar siwon, lalu menarik lengan YoonAh “Kita harus lari dan bersembunyi…!!” jerit Siwon diikuti jeritan YoonAh dan mereka berlari menuju mobil mereka. Tapi sayangnya sudah ada bodyguard lain yang sudah menyita mobil itu.

“Sepertinya ini seru! Ayoo kita jalan-jalan saja!”  ucap Siwon lalu kembali mengajak YoonAh berlari mengindari bodyguard-bodyguard kiriman Ceo Gong.

 

Lalu disinilah sekarang mereka berada. Mereka masuk kedalam restoran Ramyun yang terletak di pinggir aliran sunyai kecil Cheonggyecheon. YoonAh sudah nikmatinya menyeruput ramyun yang jamur pedas yang masih panas didalam mangkuk. Siwon juga melakukan hal yang sama. Cuaca diluar sudah semakin dingin karena langit sudah akan gelap berganti malam. Mereka Nampak tidak peduli dan terus menikmati ramyun panas saat ini.

“sebenarnya aku sudah lama ingin menanyakan ini..” ucap Siwon.

“Bertanya apa?”

“Sebenarnya kau tinggal dimana? Aku pernah ke apertementmu dan mereka bilang kau tidak tinggal disana.”

“Uhukk—uhuuukk..” YoonAh langsung tersendak saat mendengar ucapan Siwon. Dan buru-bur meminum air dihadapannya.

“Kau sedang membohongikukan. Apa saja yang kau sembunnyikan dariku?” Siwon terus mengintrogasi YoonAh. Ia pikir ini memang saat yang tepat untuk memaksa YoonAh jujur tentang dirinya.

YoonAh terdiam dan tidak melanjutkan makannya lagi. Ia mendadak merasa kenyang sekarang. Ia mencoba menatap mata siwon. Ternyata siwon sedang menatapnya dengan serius. YoonAh terdiam dan terus berpikir keras. Apa yang harus ia katakan? Apa ia harus berbicara jujur sekarang? Ia memang belum siap tapi jika ia harus berbohong lagi, maka makin sulit untuknya nanti.

“Heemm.. Aku sebenarnya..kedua orang tuaku sudah meninggal!” ujar YoonAh cepat.

Siwon menatap kaget ke YoonAh, Apa yang tadi baru ia dengar dari mulut YoonAh?. Dan mereka kini saling terdiam. Dan YoonAh masih berpikir apakah ia perlu melanjutkan perkataannya lagi?. Dan membiarkan Siwon juga perlu mengetahui sebenarnya keadaannya. Tapi sebenarnya jiak siwon tidak tahu atau tidak seharusnya itu bukan masalah buatnya. Tapi entah kenapa hati memperintahkannya untuk memberitahu Siwon. Dan Siapa tahu siwon akan menolongnya. YoonAh memandang Siwon yang masih memandangnya. Dan YoonAh memutuskan akan jujur dan menceritakan semuanya. Masalah siwon akan menganggapnya apa, itu masalah belakangan.

 

~TO BE CONTINUE…~

 

Note : Horee Akhirnya part.5 na selesai.. pada kepo tuh 😛 hehehe.. yaudah janga lupa RLCnya ya!! Sampai nanti di part.6 ^_^” *TumbenAuthorGakCurCol* 😀

Iklan
Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

126 Komentar

  1. rahayu

     /  Januari 9, 2015

    yeee mereka jalan2 berdua

    mga aja mereka jadian hahaha
    tiffany patah hati dech
    yoon ah mw jujur2an nie ye…

    Balas
  2. sdhifakhri

     /  Maret 23, 2015

    Penasaran, yoona bakal jujur sama siwon.

    Balas
  3. Zhahra

     /  April 6, 2015

    Kasihan banget yoona unni…
    Kenapa gag tinggal sma wonpa aja…pasti assyik deh..
    Wonpa ajak yoona unni tinggal bersama ne…

    Balas
  4. ria

     /  Oktober 17, 2015

    Fanny ish, nyebelin bgt..
    Orng g suka kok dipaksa

    Balas
  5. melani

     /  Desember 9, 2015

    Ahh akhirnya yoona mau jujur juga sama keadaan hidupnya ke siwon..

    Balas
  6. melani

     /  Desember 9, 2015

    Ahh akhirnya yoona mau jujur juga sama keadaan hidupnya ke siwon..
    yoonwon cepet” jadian aja n gak berantem” lagi.

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: