[FF] Between My Dream and My Love (Chapter 4)

Tittle: Between My Dream and My Love (Chapter 4)

Author: Choi Mutie OeziL (Twitter: @Muthy92Mutii)

Type: Freelance, Chapter

Genre: Romance, Comedy, Music

Main Cast:

@ Im Yoona “SNSD”

@ Choi Siwon “SUJU”

Other Cast:

@ Super Generation, etc

***

Author Notes: Annyeong……. Para Penghuni Zona YoonWonited Kingdom, apa kabar? Mudah-mudahan semuanya sehat wal’afiat aja kan? Aminn… Hehehe… btw chapter 4nya udah hadir nie,,, oh yah Gomawo buat yang udah ninggalin jejak kalian kemaren… abis baca nie ff jgn lupa RCLnya yeh? Ayo dong good readers tolong koment kalian di aspirasikan demi pasangan kebanggaan kita “YoonWon”…^^!! Ya udah HAPPY READING….^^!!

***

 

Dengan cepat Yoona menghapus sisa-sisa tangisnya ketika hendak masuk ke rumahnya, matanya pun melirik jam tangan berwarna creamnya itu ternyata sang waktu telah menunjukkan jalannya tepat pukul 11 malam waktu Korea Selatan. Saat masuk ruang tamu ia melihat Seohyun yang dengan penuh kesungguhan sedang memainkan jemari tangannya menelusuri badan piano berwarna pink itu.

Yoona pun berjalan mendekati adik yeojanya yang nampaknya masih belum menyadari keberadaan Yoona sedari tadi. “Hyunniee…. Kau kenapa terus meladeni piano favoritmu ini, kenapa belum tidur, ini sudah jam berapa?”, Tanya Yoona yang berada di belakang sang adik. Seketika sang adik pun meneloh dengan seulas senyum yang terpancar dari wajah ayunya.

“Eonnie.. kau sudah pulang?”, tanyanya balik sambil memeluk sang kakak.

“Yaa! Kau kenapa? Apa kau masih mengingat sahabat-sahabatmu di Kampus, sudahlah Hyunnie jangan begini terus, eonnie mohon..!”, terkanya sambil melepaskan pelukan sang adik yang tingginya sedikit lebih darinya.

“Aniyo eonnie, sudah lama aku tak bermain piano, makanya ingin saja”, jawabnya sambil memegang kedua pergelangan tangan Yoona dan mereka pun tertawa kecil.

“Ya sudah, kau pergilah tidur, eonnie juga mau masuk ke kamar dulu…”, ucap Yoona sambil berjalan kerah kamarnya meninggalkan Seohyun yang masih menatapnya aneh.

“Dasar aneh kau ini eonnie, tadi jelas-jelas masih menangis namun sekarang pura-pura tegar dihadapanku, eonnie.. aku tahu masalahmu eon… hiks…hikss…”, gumam Seohyun mulai menangis tanpa mengalihkan pandangan matanya di balik pintu kamar Yoona.

***

 

POV of Yoona

Hidup ini memang tidak selalu indah, langit juga tak selalu cerah, setiap malam juga tak selamanya di hiasi aneka bintang yang cantik ketika berkedip menyalurkan cahayanya ke muka bumi ini, air laut juga begitu kadang tenang, namun kadang juga bergelombang dahsyat..

Semua itu sama denganku apa yang kuinginkan tak selamanya ku dapatkan, aku tak mendapatkan apa yang kuinginkan dan kucita-citakan selama ini. Sebentar lagi aku akan meninggalkan orang-orang yang begitu berarti dalam hidupku, meninggalkan sejumlah kenangan yang sudah terlanjur terlukis manis dan abadi dihatiku ini.

“Eonnie.. eon… cepatlah bangun eon… kau di panggil Appa!”, teriakan Seohyun ketika mengetuk pintu kamarku benar-benar membuatku shock, huh dasar adik menyebalkan.

“Ne… aku akan segera turun..”, jawabku masih dengan suara parau.

Segera kulangkahkan kakiku menuju kamar mandi dan membasuh wajahku dengan air dan juga kedua sudut mataku ini yang sedikit membengkak lantaran banyak mengeluarkan tangis ketika menemui namja pujaanku yang tak membalas cintaku selama ini. Aku pun segera turun ke ruang sarapan, disana Seohyun, eomma dan Appa sedang menantiku untuk sarapan bersama.

“Mianhae Appa, eomma, Hyunnie. Aku agak lama..”, ucapku ketika sampai dan terduduk di kursi makanku yang sudah hampir 8 bulan ini tak kutempati.

“ini punyamu Yoong”, kata Eomma sambil menyerahkan sepiring makanan padaku. Kulihat ia masih sama seperti dulu, selalu melayani aku dan Seohyun seperti ini, namun ku lihat dibalik senyuman itu tersimpan luka dan kesedihan yang mendalam menyelimuti pikirannya. Aku hanya tersenyum sambil mengucapkan terima kasih pada sosok wanita yang paling ku sayang ini.

“Yoong, setelah ini kau harus ikut Appa ne…”, ujar Appa yang tiba-tiba membuatku kaget.

“Hmm… kemana Appa?”, tanyaku penasaran

“Sudahlah.. kau juga nantinya akan tahu..”, balas Appa yang semakin membuat rasa penasaranku semakin bergerilya.

Setelah selesai sarapan aku dan Appa langsung menuju mobil dan segera melaju meninggalkan rumahku yang sekarang ini hanya tinggal Eomma, Seohyun dan beberapa pelayan rumah yang masih setia menjaga Eommaku setelah Hyunjoong oppa meninggal.

Kurang lebih 20 menit lamanya di dalam mobil bersama Appa kini kulihat appa memberhentikan mobilnya yang kini membuatku kaget dan jantungan. Yah.. yang membuatku kaget adalah Appa memberhentikan mobil kami tepat di halaman kantor TOP Entertaimnent yang merupakan sebuah agensi Musik ternama di Korea Selatan.

“Ap..appa..”, ucapku terputus ketika Appa menyuruhku untuk tidak membuka mulutku.

“kau tak perlu menjelaskannya Yoong, selama di Swiss Appa juga sudah di beritahu oleh oppamu tentang karier musikmu sebagai k-pop idol yang sedang naik daun dan mendunia, appa juga tahu kalau kau menyamar sebagai namja. Awalnya Appa marah sekali dan segera mau balik ke Korea, namun Hyunjoong meminta Appa untuk tidak melakukannya..”, penjelasan Appaku benar-benar membuatku jantungan dan aku pun kembali mengeluarkan cairan kristal-kristal bening ini dari kedua sudut mataku walau masih memeluk appa tanpa menanggapi kalimatnya barusan.

“Mian.. mianhae appa, jeongmal mianhae, aku ini memang gila dan babo..”, hanya kalimat itulah yang bisa ku lontarkan kepada Appaku.

“Lalu apa maksud semua ini Appa? Kenapa Appa membawaku kesini? Ku mohon biarkan aku yang menyelesaikannya sendiri, sebelum lusa nanti kita berangkat ke Swiss..”, pintaku pada Appa, namun sayang appa tidak menyetujuinya.

“tenanglah Yoong, hari ini juga appa akan menyelesaikan semuanya, kajja…”, kata Appa sambil menuntunku keluar dari mobil.

 

End POV of Yoona

***

 

Di sebuah gedung nan mewah bertingkat lima itu tampak seorang pria berumur 50-an sedang menggandeng tangan sang anak untuk tidak membuatnya gugup ketika berhadapan dengan menajemen artis dan pimpinan pihak TOP entertaiment yang selama ini telah membesarkan nama putrinya itu.

“Annyeong Shinwoo sajangnim..”, sapa Tn. Im ketika bertemu dengan pimpinan TOP di ruangannya face to face.

“Annyeong juga Im Minhoo.. lama tak bertemu teman”, balas sang pimpinan TOP pada Tn. Im yang sontak membuat Yoona kaget memandang dua orang pria seumuran yang kini tengah berpelukan tepat di depan matanya.

“Apa maksud semua ini appa.. sungguh aku tak mengerti?”, gumam Yoona sambil menggigit bibir bawahnya sembari mendengar beberapa percakapan samar antara sang Ayah dan sang Pimpinan TOP.

Hati Yoona bergejolak dan gelisah ketika memandang appanya yang kini sedang berbicara dengan santainya pada sang pimpinan agensinya. Ia begitu penasaran menunggu selesainya percakapan empat mata dua mulut yang melibatkan kedua orang di hadapannya yang kini tengah berada tepat di depan matanya.

“Yaa! teman.. siapa yeoja cantik ini? Dan kenapa ia bisa berada diruanganku sekarang?”, Tanya sang pimpinan sambil menunjuk Yoona. tn. Im yang mendengarnya hanya tertawa pelan.

“Ne sajangnim..aku..ak”, ucap Yoona ketakutan disertai wajah gelisahnya.

“Kau Im Yoona kan? Ahjussi benar-benar tak menyangka kau sudah sebesar ini, dulu waktu kau masik kecil dan pindah ke Swiss Ahjussi yang mengantar Appa-Eommamu, kau dan mendiang Oppamu ke Incheon Airport, apa kau lupa?”, ujar pimpinan Lee yang semakin membuat Yoona tak bisa berkata apa-apa, ia hanya diam sambil menunggu appanya membuka mulut.

“Benar Yoong, mianhae.. appa tak memberitahumu sebelumnya kalau pimpinan Lee ini adalah teman kuliahnya appa dulu di Oxoford, Inggris. hanya saja kami mengambil fakultas yang berbeda”, jelas Ayah Yoona.

“Benar Yoona, kau ini, kenapa nakal sekali menyamar jadi namja, padahal kau cantik Yoona-ah. Kau itu mirip sekali dengan ibumu waktu mudah dulu”, pungkas pimpinan Lee sambil menatap wajah Yoona yang saat ini memakai Dress biru tua berlengan pendek dan panjang 5 cm di bawah lutut dipadu dengan high heels hitam 7 cm dan tas berwarna senada dan tak ketinggalan wig hitam sebahunya yang dibiarkan terurai membuatnya tampil seratus persen menjadi seorang yeoja. Yoona pun berlari kecil ke pimpinan Lee dan segera memeluknya.

“Mianhae ahjussi, aku telah membohongimu.. aku tahu aku salah dan babo sekali telah melakukan semua ini, kau boleh menghukumku ahjussi..”,Yoona yang masih memeluk pimpinan Lee pun mulai mengeluarkan semua kartu kebohongannya selama ini.

 

Akhirnya terjadilah fase penjelasan siapa Im Yoonwon sebenarnya kepada pimpinan Lee yang tidak lain adalah teman karibnya appa Yoona sendiri, pimpinan Lee juga mengucapkan turut berduka atas meninggalnya Hyunjoong sang oppa Yoona dan turut bersedih atas perubahan kondisi psikologis ibu Yoona yang menurun. Yoona juga meminta maaf atas semua sikapnya selama ini pada sang pimpinan dan semua orang yang terklaim sebagai bagian dari TOP family. Yoona juga telah habis membatalkan kontraknya dengan pihak TOP yang langsung di lakukannya di ruang pimpinan Lee. Kata pimpinan Lee selama Yoona tergabung dengan The Boys juga banyak penghasilan yang pihak TOP terima sebagai Devisa mereka atas kerja keras Yoona dan member The Boys lain. Akhirnya masalah Yoona pun selesai dengan pimpinan TOP. Kini yang masih membuatnya takut adalah bagaimana menjelaskannya nanti pada Siwon dan member The Boys lainnya.

“Yoona, kau tak usah takut, masalah para manajer ahjussi akan membicarakannya dengan mereka, ahjussi juga akan meminta Leeteuk untuk menjelaskannya pada member The Boys lainnya dan juga publik”, ungkap pimpinan Lee ketika Yoona dan sang appa meminta pamit untuk pulang.

“Shinwoo… gomawo kau sudah membantu kami, maafkan putriku telah membuatmu susah..”, ucap Tn. Im memegang pundak sang pimpinan.

“ahjussi Lee.. mianhae..jeongmal mianhae.. gara-gara aku semuanya jadi serumit ini”, tunduk Yoona sambil meminta maaf.

“Aisshh.. anak ini, sudahlah kau tak usah menyalahkan dirimu seperti ini, kami juga bangga pernah memilikimu, kau sudah bekerja keras, kami tak akan melupakanmu”, puji sang pimpian TOP sambil mengacak wig Yoona.

“Oh yah.. kalau kau sudah berangkat ke Swiss beritahu ahjussi ne Yoong?”, ujar sang pimpinan.

“Pasti ahjussi.. aku sayang padamu, juga tak akan melupakanmu..”, jawab Yoona kembali memeluk pimpinannya itu.

 

Masalah yang dianggap Yoona bagaikan masalah besar pun sudah terselesaikan, kini ia dan appanya sudah meninggalkan gedung TOP untuk segera menuju ke lokasi makam Hyunjoong.

***

@ The Boys Dorm

 

“Yaa! Hyung kau kenapa? Kenapa kau murung begitu? Apakah malam ini tak ada bintang yang terang makanya kau begini?”, kata Kyuhyun memancing Siwon untuk berbicara, namun Siwon tak mengubrisnya malah semakin mengeluarkan air matanya.

“Hyung.. hyung, kau kenapa? Tolong jangan membuatku khawatir hyung”.Tanya Kyuhyun sambil melihat wajah Siwon.

“Ya.. ya.. ada adegan apa ini? Oh tidak Seorang Choi Siwon menangis?, apakah ini karena..” karena…”,

“Karena apa Lee Hyukjae?”, sambung Yesung melanjutkan perkataan Eunhyuk yang masih menggantung sambil berjalan ke taman tempat WonKyu sedang duduk.

Siwon pun menjelaskan perihal perasaannya yang sebenarnya pada Kyuhyun, dan Kyuhyun pun mengerti kenapa dan apa sebabnya Siwon menangis.

“Tenanglah hyung, kalau kau jodoh dengan Yoona pun pasti dia akan kembali padamu..”, bujuk Kyuhyun sambil mengambil tissue dan menyerahkannya pada Siwon agar mengelap matanya yang terus mengeluarkan cairan bening.

“AKU TAK SEMPAT MENGATAKANNYA KYU, DIA SUDAH PERGI.. SUDAH PERGI!!”, kali ini Siwon yang tadinya mendengar nasehat Kyuhyun pun berdiri dan berteriak frustasi yang sekejap membuat Yesung, Eunhyuk dan Kyuhyun jantungan hebat.

“Choi Siwon..”, panggil Donghae yang tiba-tiba muncul. Siwon pun meneloh ke sumber suara.

“Ne… waeyo”, jawab Siwon datar tanpa melihat Donghae.

“Mau minum denganku? Tapi jangan disini, bagaimana kalau kita keluar mencari angin segar”, pinta Donghae sambil memasang mantel hitamnya ke tubuhnya.

“Baik..”, angguk Siwon yang tanpa disetujui Donghae langsung mengambil kunci mobilnya di samping TV dan berjalan ke mobil disusul Donghae dengan menggunakan mobilnya sendiri.

“Ada apa ini sebenarnya Kyu..?”, Tanya Eunhyuk yang masih menatap kepergian WonHae dari hadapan mereka.

“Entahlah hyung, aku tak tahu..”, jawab Kyuhyun yang membuat Eunhyuk kesal.

“Tidak tahu..tidak tahu.. menyebalkan kau Cho Kyuhyun”, balas Eunhyuk frustasi sambil mengacak rambutnya. Sedangkan Yesung pun juga ikut meninggalkan Eunhyuk yang berdiri penasaran sendirian.

***

 

@ Café

 

Kini Siwon dan Donghae telah sampai di sebuah café yang mereka tuju. Mereka berdua terlihat masih membiarkan suasana hening mengintai keduanya. Kemudian tanpa aba-aba dari Siwon Donghae kini telah menuangkan segelas wine ke dalam gelas minum Siwon.

“Gomawo”, ucap Siwon Singkat.

“Apa kau mencintai Im Yoonwon.. maksudku Im Yoona?”, Tanya Donghae to the point yang reflex membuat Siwon heran dan mengangkat sebelah alisnya.

“Apa maksudmu? Aku tak mengerti”, jawab Siwon pura-pura. Donghae hanya tersenyum tipis walau beberapa detik kemudian kembali ke ekspresi seriusnya lagi.

“Kau bodoh sekali Choi Siwon… kenapa menyukainya bahkan mencintainya tapi kau tak punya keberanian yang kokoh untuk mengatakannya??”, sindir Donghae yang membuat Siwon mulai geram menatap manik matanya.

“Lalu kau… kenapa tak mengatakannya…?”, Tanya Siwon lagi tanpa menjawab inti pertanyaan teman seperjuangannya itu.

“Hari ini hari senin, dan itu artinya lusa tepatnya hari rabu Yoona sudah berangkat ke Swiss.. dan aku tahu… aku akan mengatakan padanya___Saranghae…”, tutur Donghae yang kini mendapat tatapan nanar dari Siwon.

“Baiklah… jadi hanya untuk mengatakan itu kau mengajakku kemari,,, baiklah kalau begitu aku ucapkan selamat padamu Lee Donghae, semoga saja kau bisa mendapatkan cintamu dari Yoona”, teriak Siwon yang mulai berdiri dari kursinya.

“Tunggu!!”, Ucap Donghae yang membuat Siwon menghentikan langkah kakinya.

“ada apa lagi”, tanyanya malas.

“Aku akan merebut Im Yoona darimu Tuan Choi”, tanpa menjawab penuturan Donghae, Siwon langsung segera berjalan meninggalkan café. Sedangkan Donghae hanya memandang punggung Siwon yang telah perlahan-lahan menghilang dari hadapannya.

“Arrggghhhh!!!!”, teriak Donghae frustasi sambil terus meneguk winenya yang kalau dihitung tanpa ia sadari ia sudah meminum empat botol hanya dalam hitungan beberapa menit saja.

***

 

“Berani-beraninya dia mengataiku seperti itu, tidak.. aku tak akan membiarkan dia merebutmu dariku Yoona, hari ini juga aku akan mengatakan perasaanku yang sebenarnya padamu”, kesal Siwon sambil memukul stir mobil tepat saat ia sampai di Dorm.

 

Dengan langkah yang gontai Siwon pun memasuki The Boys Dorm, ia tak menyahut Leeteuk yang menegurnya ketika terduduk di ruang makan.

“Ku mohon jangan banyak bertanya dulu Hyung, aku sedang pusing”, pinta Siwon sambil menundukkan kepalanya di atas meja.

“Siwon..”, lirih Leeteuk pelan.

“Nee”, balas Siwon Singkat.

“Tadi pimpinan menyuruhku ke Kantor, disana kami sudah membicarakan banyak hal mengenai masalah karier kita ke depan, juga tentang Yoonwon, ternyata apa yang kau bilang itu benar. Aku merasa sangat bersalah karena telah menuduh Yoonwon yang tidak-tidak, dunia ini memang benar-benar aneh..”, ujar Leeteuk yang membuat Siwon mendongakkan kepalanya memandang Leeteuk.

“Jadi… kau tak perlu khawatir, setelah kepergian Yoonwon ke Swiss maka aku akan mengadakan jumpa pers untuk menjelaskan semuanya ke pubik nanti tanpa harus mengatakan kepada mereka siapa Yoonwon sebenarnya”, lanjut Leeteuk yang kini membuat Siwon memeluknya.

“Gomawo Hyung, kau memang yang terbaik..”, puji Siwon sambil tersenyum.

“Ya! Sudah kuduga Yoonwon itu dari awal tinggal disini gerak-geriknya sangat mencurigakan, awal dia bertemu denganku juga dia sangat ketakutan, pokoknya semua hal yang ada pada dirinya membuatku mencurigainya, tapi sayang aku bukanlah orang pertama yang mengetahuinya melainkan kau Siwon..”, Semprot Eunhyuk yang membuat semua member tertawa, kecuali Donghae yang baru datang lebih memilih masuk kamar duluan.

“Tapi aku rindu sekali dengan Yoonwon, kalau dia sudah tak disini lagi maka siapa yang akan ku jahili dan kumarahi..”, ucap Eunhyuk yang sudah mulai sedih kalah mengingat kenangannya bersama Yoona.

“Begitulah Yoona, dia benar-benar gadis yang unik, menjadi namja pun aura yeojanya tak hilang sedikitpun. Aku selalu membentaknya, selalu memarahinya, selalu memerintahnya malakukan ini itu, aku juga suka mempermainkan perasaannya. tapi dia tak pernah mengelak dan membantah.. dia benar-benar membuatku tak tenang, namun sayangnya dia sudah tak bersama dengan kita lagi…”, tutur Siwon yang kali ini membuat semua member memperhatikan setiap kata yang keluar dari mulutnya dengan saksama.

Siwon pun mengakui dihadapan semua member The Boys, Leeteuk, Yesung, Eunhyuk, dan Kyuhyun kalau sebenarnya orang yang disukai Yoonwon ialah dirinya yang membuat Yoona mau untuk berpura-pura menjadi seorang namja.

“Kau beruntung hyung… dicintai oleh yeoja seperti dia, ah…aku juga tak tahu kenapa tidak bisa memarahinya”, ucap Kyuhyun yang tadinya membisu.

“Aku juga seperti itu..sungguh”, tambah Eunhyuk asal.

“Hmm… tapi aku bangga padanya, karena dia bisa melakukan semuanya dengan baik, aku juga baru tahu Siwon kalau masalah di Jepang itu ternyata kau yang mengurusnya”, ujar Leeteuk mengingat-ngingat kejadian yang menimpa Yoona waktu syuting CF di Jepang.

“Tapi kau curang Mr. Simba, kau tak memberitahu kami yang sebenarnya jebal..”, kata Yesung pura-pura marah.

“Mianhae..jeongmal mianhaeyo. Aku takut jika kalian tahu kalian akan bertindak sewenang-wenang pada gadis pujaanku”, jelas Siwon dengan nada bercanda. Namun tanpa mereka sadari Donghae masih terus memperhatikan setiap percakapan mereka sedari tadi.

“Aku akan merebutnya darimu Mr. Choi..”, gumamnya licik.

 

@ Yoona Car’s…

Hari ini merupakan hari yang sangat dinantikan oleh Yoona, betapa tidak inilah hari terakhirnya bertemu dengan para member The Boys sebelum besok paginya ia berangkat ke Swiss. Sejak dari rumah ia sudah menyiapkan mentalnya sebaik mungkin untuk bertemu dengan para mantan hyungnya itu, sekarang ia harus memanggil mereka dengan sebutan oppa. Bukan hyung lagi.

“Yoong, semangat! Fighting! Kau pasti bisa melakukannya Deer”, ucap Tiffany dan Jessica menguatkan Yoona sebelum ia turun dari mobil yang diparkirkan di sebuah sudut jalan yang jaraknya beberapa meter sebelum sampai ke dorm The Boys.

“Gomawo… kalian berdua sudah mengantarku”, kata Yoona sebelum keluar dari mobil.

“Oh yah.. palli.. kami akan menunggumu disini Yoong”, balas Jessica dan Tiffany.

“Ne.. aku pergi.. do’akan aku semoga semuanya lancar dan dapat terselesaikan hari ini juga”, harap Yoona dan segera keluar meninggalkan SicaFany.

***

Ketika sampai di taman Yoona belum juga masuk ke dorm The Boys. Ia merasa sangat asing dengan dorm yang pernah menjadi tempat tinggalnya dulu, dan disini pula ia mendapat berbagai kenangan manis yang pastinya tak dilupakannya begitu saja. Ia mengelilingi taman dorm yang Nampak sangat rapi dihiasi berbagai tanaman hijau kecil itu. Namun tak mau berlama-lama ia pun berinisiatif untuk segera masuk ke dalam dorm The Boys.

“Annyeonghas…..”, sapaan Yoona menggantung ketika melihat Eunhyuk yang kini tengah berteriak histeris ketika melihat kedatangan dirinya.

“Hyung…hyung.. Yoonwon datang”, lanjut Eunhyuk berteriak yang membuat seisi dorm heboh total.

“Ya! Ada ap”, pertanyaan Kyuhyun terhenti ketika melihat Yoonwon yang seutuhnya telah menjadi seorang yeoja.

“Kau..kau…”, kata Yesung terbata-bata sambil memandang Yoona dari ujung kepala hingga ujung kaki.

“Yoonwon… aniyo.. maksudku Yoona duduklah dulu”, pinta Leeteuk sambil mempersilahkan mantan maknae mereka itu untuk duduk.

Dan… untuk beberapa saat mereka terdiam.

“sebelum aku menjelaskan semuanya, aku harap kalian tidak kaget mendengarku memanggil kalian dengan sebutan oppa, bukan lagi hyung”, kata Yoona basa-basi ketika membuka tema pembicaraan.

“Kau tak perlu menjelaskan semuanya Yoona, kami sudah tahu”, ungkap Leeteuk to the point.

“Benarkah? Mianhae aku telah membohongi kalian selama ini, aku tahu kalian pasti sangatlah membenci yeoja sepertiku yang rela menyamar menjadi seorang namja hanya demi mewujudkan perasaanku saja yang bodoh ini demi seseorang, aku akan terima dengan ikhlas jika kalian semua mau membenciku, tak lagi mengenalku atau bila perlu cacilah aku sepuas hati kalian..”, tutur Yoona dengan nada pelan hingga membuat semua member diam serentak.

“Siwon oppa… maafkan aku oppa, Leeteuk oppa, Yesung oppa, Eunhyuk oppa, Donghae oppa dan Kyuhyun oppa… mianhae.. Jeongmal mianhae..”, lanjut Yoona hingga tangisnya pecah.

“Ya! Kau ini kenapa menangis? Apa kami semua sedang memarahimu”, ucap Leeteuk yang kini duduk disamping Yoona untuk menenangkannya.

“Siwon oppa mana?”, Tanya Yoona disela-sela isakan tangisnya.

“tadi ayahnya menelepon, jadi dia sedang ke rumahnya Yoona”, jawab Kyuhyun.

“oh.. begitukah”, ucap Yoona kecewa saat mengetahui Siwon tak berada di dorm.

“Yoona.. kumohon jangan pergi tinggalkan kami, kami pasti akan menjagamu, kalau kau pergi aku akan membencimu Yoona-ah”, pinta Eunhyuk penuh harap.

“Mianhae oppa, aku tak bisa lagi berada dalam jurang kebohongan ini, semakin aku terjebak didalamnya maka orang lain juga akan semakin tahu, aku juga sudah menjelaskan semuanya pada pimpinan. beruntungnya pimpinan adalah orang terdekat ayahku jadi masalahnya jadi tak serumit ini, gomawo semuanya telah menjagaku dan menerimaku apa adanya. Aku tak akan pernah melupakan kalian semua. Leeteuk oppa ku doakan semoga kau tetap sabar dan kuat dalam memimpin The Boys, Yesung oppa kau selalu mengajariku menyanyi dengan baik, teruslah menciptakan lantunan lagu-lagu yang indah oppa, Eunhyuk oppa dan Donghae oppa aku sangat yakin kalau kalian berdua pasti akan terus mengembangkan kemampuan menari kalian dengan baik, dan.. Kyuhyun oppa… kau akan kembali jadi maknae THE BOYS yang sesungguhnya, terima kasih juga kau selalu menghiburku dengan games unikmu itu, oh yah satu lagi bagiku THE BOYS adalah yang terbaik diantara semua boyband yang ada di negeri ini, bahkan dunia. Sampai kapan pun kalian akan selalu dihatiku, aku juga akan selalu merindukan kalian..”, ucap Yoona yang terus mengeluarkan air mata kesedihannya.

Member The Boys pun semuanya terharu mendengar ucapan Yoona barusan, mereka baru sadar kalau Yoona memang orang yang sangat baik, dan tidak ada salahnya juga jika ia diterima dengan baik di kalangan TOP family. Walaupun ia seorang yeoja namun kemampuan dance dan suaranya juga bisa dibilang melebihi apa yang ditargetkan ketika awal bergabung dengan The Boys.

“Yoona.. apa boleh aku meminta satu hal padamu”, ujar Leeteuk yang tiba-tiba membuat semuanya menatapnya.

“Ne… apa itu oppa”, jawab Yoona tersenyum.

“Malam ini kau harus konser dengan kami, yah.. anggaplah ini sebagai konser perpisahan kita sebelum kau bubar dari boyband ini…”, jelas Leeteuk dan Yoona hanya mengangguk paham.

Hati Yoona pun senang karena semua member telah menerima keputusannya dengan baik dan juga telah mengerti perihal penyamarannya selama ini. Ia langsung pamit dari satu persatu member The Boys, namun sebelum ia pergi ia meminta izin Leeteuk dulu untuk pergi melihat kamar yang pernah ditempatinya (kamar Siwon).

“Huh… kamar ini, mengapa melihatnya aku jadi tak bisa menahan air mata ini”, kata Yoona ketika masuk menelusuri setiap lekukan bekas kamarnya itu.

Yoona tertawa kecil melihat boneka dan selimut bermotif lumba-lumba yang diberikan Siwon untuknya, ia pun mendekati kedua benda penuh kenangan itu sambil memeluknya beberapa detik dan kembali meletakkannya di tempat semula.

“Aku bukan Im Yoonwon lagi, jadi aku tak punya hak untuk memakai jasa kalian menemaniku tidur”, ungkap Yoona berbicara pada kedua benda mati dihadapannya.

“Selamat tinggal kamarku…aku akan selalu mengingatmu”, kata Yoona sambil mengunci kembali kamar Siwon.

“Oh yah oppadeul, aku pergi…sampai jumpa di konser nanti malam”, teriak Yoona sambil berlari keluar dorm, member yang lain pun melihatnya aneh namun saat mengejarnya ia sudah berlalu dengan menggunakan mobilnya yang tadinya dikawal oleh SicaFany.

“Huh… sunyi sekali rasanya tak ada Yoonwon disini, tak ada kehebohan dan keributan lagi.. tak seru..”, gumam Kyuhyun ketika masuk kembali ke dorm.

***

“Yoong.. bagaimana? Apa kata Siwon oppa dan yang lainnnya?”, Tanya Tiffany yang masih fokus menyetir. Yoona tak menjawab malah semakin menangis.

“Yoong, kau taka apa-apa kan?”, sambung Jessica.

“Aku tak kuat Sica, Fany, mereka terlalu baik untukku, walaupun tidak sampai setahun dengan mereka tapi mereka juga sama berartinya bagiku sama seperti kalian, aku sudah mengecewakan dan menyusahkan mereka…”, curhat Yoona.

“Yoong, jangan menyalahkan dirimu sendiri Yoong, yang terpenting kan mereka telah mengetahui semuanya dan telah menerima keputusanmu kan?”, pungkas Tiffany.

“Ya sudah Yoong, sampai di rumah kau istrirahat dulu, supaya sebentar malam kau bisa konser dengan baik”, nasehat Jessica.

“Ne…”, jawab Yoona rapuh.

***

 

Waktu konser pada malam hari pun tiba, kali ini seperti biasa Yoona masih tetap berpenampilan seperti saat ia menjadi Yoonwon beberapa hari yang lalu. Konser yang akan diselenggarakan pun diberi tajuk “Last Concert for the maknae Yoonwon”. Yoona sangat terharu melihat para penggemar The Boys yang dengan cerianya melempar aneka balon udara berbentuk hati dengan tulisan “We love you forever Yoonwon and The Boys”.

“Hyung, kau yang melakukan ini semuanya?”, Tanya Yoona pada Leeteuk yang duduk disebelah kirinya ketika akan jumpa pers.

“Kau sudah siap?”, Tanya Siwon singkat ketika ia baru datang dan mengambil tempat tepat disebelah kanan Yoona.

“Oppa..”. lirih Yoona lembut dan kemudian tersenyum.

“Ini kali terakhirnya aku duduk bersama kalian oppadeul dalam ajang resmi seperti ini”, gumam Yoona dalam hati.

Beberapa wartawan datang menghampiri The Boys untuk menanyakan persiapan mereka menjelang konser. Satu persatu member pun menjawab pertanyaan wartawan yang sedikit menjebak para member, meski begitu mereka dapat menghadangnya dengan alasan-alasan yang dapat diterima oleh para wartawan. Saatnya giliran Yoona yang menjadi sasaran pertanyaan.

Yoonwon-ssi apa yang membuat anda mengakhiri karier anda sekarang ini, mengingat anda baru saja genap setahun bergabung dengan The Boys, bukankah tinggal setahun lagi sembari menunggu Heechul-ssi usai WAMIL dulu?”, Tanya wartawan pria yang memakai kacamata.

Ku rasa…”, ucapan Yoona terpotong ketika Siwon memegang pundaknya memberikan isyarat kalau dia yang bakal menjawab pertanyaan itu.

Kurasa dia mempunyai alasan khusus untuk melakukan ini, dan itu juga menyangkut masalah pribadinya”, jawab Siwon dengan tenangnya, Yoona hanya memandangnya heran

Lalu apakah anda tidak menyesal meninggalkan The Boys dan TOP yang telah membesarkan namamu?”. Tanya Wartawan perempuan berbadan agak gemuk.

aku sangat mencintai The Boys dan TOP, bergabung dengan mereka membuatku lebih banyak tahu apa itu arti sebuah kehidupan dan pengorbanan. Jadi sampai kapanpun aku tak akan melupakan mereka semua”, jawab Yoona berusaha tenang.

Baiklah.. kurasa kami harus segera menggelar konser ini secepatnya, kasihan para penonton yang sudah menunggu”, ucap Leeteuk mengalihkan pikiran para wartawan yang sepertinya masih mau bertanya banyak hal mengenai Yoona.

“Kajja Yoonwon..”, perintah Siwon sambil menarik tangan Yoona dari kerumunan wartawan yang tadinya mengelilingi meja tempat mereka melangsungkan jumpa pers.

 

Great Konser ini pun digelar, satu persatu lagu The Boys dibawakan dengan baik oleh para anggotanya, hampir 3 jam mereka tampil diatas stage tak membuat mereka jenuh, malah semakin bersemangat untuk membawakan lagu-lagu mereka yang lagi trend di tangga lagu k-pop maupun tangga lagu di beberapa Negara Asia lain seperti Jepang, China, Hongkong, Singapura, Thailand, Indonesia, Filiphina, Malaysia dan Negara lainnya.

“Baiklah… bagaimana The Boyschingu (sebutan untuk nama fans The Boys) apakah kalian merasa puas dengan penampilan para idola kalian ini?”, Tanya sang MC.

“Neee…”, suara serempak puluhan ribu penonton pun terdengar jelas di kedua telinga para member The Boys.

“Baiklah.. kalau begitu aku akan memberikan bonus penampilan solo dari masing-masing member…”, ujar sang MC yang seketika membuat satu stage heboh dengan teriakan para penggemar The Boys.

“Baiklah… ini dia…”, arahan sang MC kepada member yang akan tampil duluan.

Rupanya yang tampil perdana adalah duet dancer antara Eunhyuk dan Donghae, setelah itu disusul Leeteuk dan Yoona yang membawakan lagu “Together” ciptaan Yoona, disusul Kyuhyun dan Yesung yang membawakan lagu ballad “Don’t forget me” yang saat mendengar lagu ini membuat Yoona sedih memaknai tiap liriknya.

Hanya tinggal Siwon yang belum melakukan penampilan solonya. Sang MC pun meminta Siwon untuk segera maju di depan stage, tak lama kemudian Siwon pun maju sedetik kemudian menghela nafasnya sebelum menyanyi.

“Baiklah The Boyschingu, ku rasa sudah lama aku tak menyanyi sendirian seperti ini, tapi aku akan melakukannya sekarang juga. Lagu ini aku khususkan buat seseorang yang akan pergi jauh meninggalkanku dan entah kapan ia kembali. Dia begitu bodoh, tak memberiku kesempatan untuk mengatakan yang sebenarnya. Tapi kurasa ia akan mengerti bila mendengar lagu ini nanti”, ungkap Siwon yang sudah siap untuk menyanyi. Seketika alat musik pun dimainkan dan Siwon pun bernyanyi.

 

Cham mothan sarami najyo

Apeun geudael motbwatjyo

Dwineutge gedael alyo wae nan

Haruharu geudael ango algo

Saratjiman

Mami manhi jichyeonnayo

Han bal dagagamyeon deo

Datyeonganeun uri

Na sorieoshi uljyo

Na nunchieobsi utjyo

Geudae dwieseo kajima kajima

Geu mareul samkyeonaejyo

Cham geudaen areumdapjyo

Cham geudael sarnghaetjyo

Na jasineobshi dorawa dorawa

Mameuro oechjyo

Cham urin darmji motaejyo

Seoro sangcheoman jwotjo

Dwineutge huhoe hajyo wae nan

Haruharu geudael damgo damgo

Saratjiman

Miwojiwo beoryeonnayo

Han bal dagagamyeon deo

Meoreojineun uri

Na sorieobshi uljyo

Na nunchieobshi dwiseo

geudae dwieseo kajima kajima

geu maraeul samkyeonaejyo

nawa hamkke haetdeon sigan

geu naldeuri sarangi

matdamyeon

jebal kajima kajima kajima kajima

dorawa dorawa

cham geudaen areumdapjyo

cham geudael saranghaetjyo

ichyeojindan geon geojitmal

geojitmal

geojitmarineyo

jebal kajima kajima

dorawa dorawa

 

(judul lagu ini adalah Worthless aka Motnatjyo yang dinyanyiin Siwon oppa waktu main di Oh My Lady!, yang udah pernah nonton Oh My Lady! pasti tahu dong.. sumpah lagunya sedih banget apalagi bagian kajima kajima kajima yang artinya jangan pergi, jangan pergi, jangan pergi)..:*!!

 

“Kamsahamnida”, ucap Siwon usai membawakan lagunya

“buat seseorang aku cuma mau bilang Saranghae… tetaplah disini, jangan tinggalkan aku”, lanjut Siwon sebelum berlalu dari atas panggung.

“Wah… hebat, siapakah yeoja yang beruntung itu?”, terka sang MC ketika masuk kembali diatas panggung.

“Siwon…Siwon…Siwon……I Love You!!!”, teriak para penonton histeris usai mendengar dan menyaksikan lagu yang baru saja dibawakan oleh Siwon

 

Usai sudah konser The Boys malam ini, dan itu artinya konser tadi merupakan yang terakhir kalinya buat seorang Im Yoona aka Im Yoonwon. Lagi-lagi ia mengeluarkan cairan bening itu dari kedua mata indahnya. Terharu dan bahkan sangat sedih mengingat semua kenangan manis malam ini.

“Maukah kau ikut denganku”, bisik Donghae ke telinga Yoona, ia hanya mengangguk sebagai jawaban. Namun kini Siwon terus mengikuti gerak-gerik mereka yang masuk ke dalam sebuah restoran Jepang yang letaknya tak cukup jauh dari tempat konser tadi.

“Mau pesan apa”, Tanya Donghae ketika mereka sudah duduk di meja makan.

“apa saja oppa”, jawab Yoona tanpa ekspresi.

“Tunggu, kenapa sepi sekali oppa?”, lanjut Yoona bertanya.

“Aku memang sengaja membuat semua ini untukmu Yoona, apa kau belum mengerti juga?”, kata Donghae seraya memegang pergelangan tangan Yoona.

“Ya! Oppa kau kenapa”, Tanya Yoona pura-pura tak terjadi apa-apa.

“Aku…aku.. menyukaimu”, ungkap Donghae jujur.

“haha.. kau ini oppa.. bicara apa”, ledek Yoona di sela-sela makannya.

“Aku serius Yoona, ku mohon jangan pergi dan jadilah yeojachinguku”, lanjut Donghae yang membuat Yoona menghentikan kegiatan makannya sejenak.

“aku juga menyukaimu… tapi hanya sebagai seorang oppa, kau selalu baik padaku dan perhatian sekali seperti mendiang oppaku, mianhae aku tak bisa menerimamu oppa”, jelas Yoona langsung tanpa basa-basi.

‘Oh.. begitu rupanya.. baiklah lanjutkan saja makanmu..”, ucap Donghae yang masih tersenyum kecewa.

Aktivitas makan keduanya tanpa disadari telah dibuntuti oleh Siwon yang sedari tadi menguping pembicaraan mereka di sebuah sudut restoran itu, yang mana siwon berdiri hanya terpaut hampir 3 meter dari YoonHae.

“Aku tak menyangka kau akan menyerangku dengan cara seperti ini Lee Donghae.. untungnya Yoona tak menerimamu”, batin Siwon. Segera ia mengirim sebuah pesan singkat kepada Yoona.

To: My Lovely Yoong

^^Aku menunggumu di depan taman fantasi sekarang, cepat datang.. kalau tidak datang kau lihat saja akibatnya^^

Setelah itu ia menekan tombol send dan pesan pun terkirim.

“Huh… menyebalkan.. selalu saja memerintahku seenaknya”, jengkel Yoona setelah membaca pesan dari Siwon.

“Pergilah… dia menunggumu.. cepat”, kata Donghae memberikan semangat pada Yoona.

“Ne oppa… gomawo untuk makan malammu malam ini”, ujar Yoona sambil membungkukkan badannya.

Donghae hanya menatap nanar punggung mungil Yoona yang telah berlalu dari hadapannya.

“Seandainya saja kau, aku, dan Siwon tak pernah bertemu mungkin kita bertiga takkan sakit hati seperti ini”, gumam Donghae sambil menangis pelan.

***

 

@ Taman Fantasi…

“Yoona… kesini”, teriak Siwon melambaikan tangannya agar Yoona mau berjalan ke arahnya. Tak beberapa lama Yoona pun sampai tepat di hadapan Siwon.

“Ya! Choi Siwon, wae? Jangan bilang kau ingin membuatku menangis lagi di tempat ini”, tebak Yoona dengan wajah yang datar.

“Aisshh.. kau ini, aku akan memberikan ini padamu”, ucap Siwon sambil menyerahkan sebuket bunga mawar merah segar di hadapan Yoona.

“Aissh.. sudahlah Choi Siwon, aku sudah malas dengan sandiwaramu itu..”, timpal Yoona. Namun ia kaget ketika merasakan Siwon yang sudah memeluk dirinya. Awalnya ia merontak namun sayang tenaga dan tubuh Siwon terlalu besar untuk ia hadang.

“biarkan seperti ini Yoong..”, pinta Siwon.

“Ya! Apa kau salah makan sesuatu?, sudahlah lepaskan aku, aku mau pulang.. besok aku harus segera berangkat”, protes Yoona. akhirnya mereka berdua pun melepaskan pelukan mereka itu.

“Aku pergi”, pamit Yoona langsung melangkah dari hadapan Siwon.

“Im Yoona…”, teriak Siwon yang membuat Yoona menghentikan langkahnya.

“Waeyo?”, tanyanya balik.

“Saranghae… jeongmal saranghaeyo Im Yoona”, mendengar ungkapan perasaan Siwon yang sebenarnya membuat dunia Yoona seakan berhenti, bahkan untuk melangkah  pun kedepan ia tak kuat lagi. Ia terduduk lemah dilantai sambil menatap Siwon yang berjalan semakin dekat ke tempatnya.

“Berdirilah…”, ucap Siwon seraya membantu tubuh Yoona untuk berdiri.

“Siwon oppa… apa yang kau katakan tadi itu benar? Ataukah kau hanya ingin mempermainkan perasaanku lagi”, Tanya Yoona tak percaya.

“Baiklah… kalau begitu pejamkan matamu sejenak dan fokuskan pikiranmu hanya pada Tuhan, kau dan aku, jika kau melihat wajahku maka apa yang kukatakan tadi itu benar…”, ujar Siwon meminta Yoona untuk melakukan perintahnya.

Kemudian Yoona pun melakukannya. Dan beberapa saat kemudian membuka kembali matanya.

“Bagaimana?”, Tanya Siwon.

“Ne.. oppa… bisakah kau ulangi lagi”!!, pinta Yoona antusias.

“Saranghae… I Love You Im Yoona..”, ungkap Siwon tulus, dan kemudian membawa Yoona kedalam dekapannya.

“Gomawo oppa… tapi.. mianhae.. aku harus pergi”, titah Yoona kala melepaskan pelukan Siwon. Menangis… yah… hanya tangisan yang bisa keluar dari mata keduanya.

“Kajima…kajima..kajima…”, Siwon pun menghentikan tangan Yoona yang hendak pergi meninggalkannya. Seketika Siwon entah apa yang terjadi Siwon pun tergelatak di lantai dan tidak sadarkan diri dan tentu saja membuat Yoona panik.

“Ya! Oppa.. kumohon bangunlah”, mohon Yoona sambil meletakkan kepala Siwon di kedua pahanya.

“Dasar bodoh kalau kau begini bagaimana aku bisa pergi dengan tenang”, gumam Yoona sambil menangis. Dan kemudian mengambil ponselnya untuk menelepon member The Boys yang lainnya supaya datang menjemput Siwon.

Beberapa saat kemudian mobil van The Boys pun tiba ditempat kejadian dan dengan segera mereka memopong tubuh Siwon ke dalam mobil.

“Ya apa kau tak ikut? Siwon sepertinya kelelahan karena sedari tadi menyiapkan konser ini untukmu..”, jelas Leeteuk serius.

“Benarkah..? mianhaeyo oppa.. aku lagi-lagi menyusahkan Siwon oppa”, tangis Yoona kembali pecah kala mendengar penjelasan Leeteuk.

“Ya sudah kajja… ikutlah ke dorm, setelah itu aku akan mengantarmu ke rumahmu”,ujar Leeteuk.

“Aniyo.. kalian pulang saja oppa.. member yang lain pasti khawatir, oh yah.. sampaikan salamku pada mereka semua, aku sayang kalian oppa..”, ucap Yoona sambil memeluk Leeteuk.

“Jangan menangis gadis cantik…”, rayu Leeteuk sambil mengelus pelan punggung Yoona.

“Kenapa pelukan ini mirip sekali dengan Hyunjoong oppa…”!!. Gumam Yoona pelan.

“Sampai kapanpun kau akan selalu ada dalam hati kami, kami juga mencintaimu Yoona-ah”, bujuk Leeteuk sembari naik ke mobil van The Boys.

Yoona pun memandang mobil yang sering ditumpanginya itu kini telah berlalu meninggalkannya.

“Aku juga mencintaimu Choi Siwon. saranghae.. jeongmal saranghae”, ucap Yoona sambil mengambil bunga yang ia terima dari Siwon tadi. Ia semakin sedih karena malam ini adalah malam terakhirnya berada di Korea.

***

@ Incheon International Airport

Di Airport terlihat Yoona, Seohyun, Ny. Im dan Tn Im sedang berpelukan bersama sahabat-sahabat Yoona. Mereka seakan tak rela untuk meninggalkan Korea. Tiga puluh menit lagi pesawat tujuan Seoul ke Bern (Swiss) akan segera berangkat.

“Yoong, kami akan merindukanmu..”, ucap Yuri masih dalam keadaan terisak.

“Jaga dirimu Yoong, ahjumma, ahjussi dan Hyunnie juga”, nasehat Taeyeon.

“Yoong”, lirih Tiffany. Beda halnya dengan Jessica dan Hyoyeon yang masih terisak dalam pelukan Yoona.

“Ya! Aku titip rumahku, Siwon oppa, The Boys dan seringlah berziarah ke makam oppaku chingudeul”, ujar Yoona melepaskan pelukan HyoSica.

“Pasti Yoong, kau tak usah khawatir soal itu”, jawab HyoSica kompak.

“Eonnie… kajja cepatlah, sedikit lagi pesawatnya sudah berangkat”, Seohyun pun memperingati eonnienya itu.

“Ne..”, angguk Yoona.

“Aku pergi… sampai jumpa. jika ada waktu aku akan mengunjungi kalian lagi… aku sayang kalian”, kata-kata terakhir Yoona membuat wajah teman-temannya dibanjiri air mata.

“Yoooong!!!”, teriak seorang namja tinggi nan tampan yang tergesa-gesa sambil berlari mengikuti Yoona, namun sayang pintu menuju landasan pesawatnya telah di kunci oleh petugas.

“Tega kau Yoona, pergi tak mengucapkan apa-apa padaku”, kecewanya sambil menatap pesawat yang ditumpangi Yoona. Kini pesawat itu terbang kian tinggi meninggalkan wilayah udara negeri gingseng itu.

 

####T B C###

Gimana readersku say.. pada masih galau yah…?? oh yah.. chapter 5nya author akan buat banyak moment yang tak terduga ketika readers membacanya nanti.. jangan lupa RCLnya yah? Author janji sepulang dari Makassar untuk ngikut seminar nanti chapter 5nya udah jadi…J bye..bye united kingdom!!! “Admin Gee thanks very much and big hug for you dear”…J!!! (Back hug, sistaaa ^^)

 

 

 

Iklan
Tinggalkan komentar

87 Komentar

  1. LoveYoonWon 4ever

     /  November 21, 2012

    author ga bza brkta2 lgi dech DAEBAKKKK bgt…. oh ya pnzrn bgt ma moment2 yg tk trduga itu dech dtnggu next chapterxa ya!!!

    Balas
  2. Semoga siwon tetap nunggu yoona kembali. Yoonwon harus bersatu. Chapter 5 ditunggu.

    Balas
  3. sari

     /  November 22, 2012

    makin ser thor, makin penasaran aja
    next chapternya jgn lama2

    Balas
  4. yaaaah knpa yoona pergii…
    bikin galau jja…

    pokok’a daebak dech buat authornya…
    jngan lama” yaah… next,, next

    Balas
  5. ifha

     /  November 27, 2012

    Annyeong, aku readers baru disini…
    aku seneng bangt bsa nemui ff yoonwoon disini..

    Balas
  6. ifha

     /  November 27, 2012

    Annyeong…
    Bgus crita_x, cpt d lnjutin ea thor…
    dah pnasarn ma lnjutn_x…

    Balas
  7. kezia

     /  November 29, 2012

    Keren banget ff nya..
    Lanjutkan thor..
    Gomawo 🙂

    Balas
  8. Cinta Im

     /  November 29, 2012

    Lanjut thor..
    Chapter 6 sceptx dwonk!
    daebakk dech kalo tntang YoonWon.

    Balas
  9. Cinta Im

     /  November 29, 2012

    sory thor, maksudku chapter 5, bkan 6! hehehe

    Balas
  10. kana

     /  Desember 5, 2012

    part 5x update secptx yach cingu N ditunggu yoonwon momentx

    Balas
  11. Seru,,bercampur galau dan pnasaran,,lanjutt

    Balas
  12. E_sparkyu

     /  Januari 1, 2013

    huwaaaa bikin q galau n nyesek
    aduh siwon oppa pasti nyesek bgt #poorsiwonoppa
    cepet kembali yh yoona unnie
    ok lanjjjuuttt

    Balas
  13. Farah Maulida

     /  Januari 5, 2013

    yoona unnie cepet kembali yahh,..!!!
    haduhh,. sedih banget jadinya,.

    .keep writing thor,..

    Balas
  14. Elma

     /  Januari 16, 2013

    haduhh… sumpah part ini bikin gw nagis thorr…

    Balas
  15. VynnaELF

     /  Januari 19, 2013

    Lanjut

    Balas
  16. Kim Lily

     /  Februari 1, 2013

    Makin penasaran az cingu,knp yoona masih tetap pergi,trus nasibny siwon gmana?

    Balas
  17. aat yoonwon

     /  Juli 30, 2013

    Kasihan wonppa

    Balas
  18. Nyesek eonn bacanyaa :'(… Huwa.. Knp yoongie unnie tega ninngalin won-ppa?

    Balas
  19. ayu dian pratiwi

     /  Februari 17, 2014

    Keren

    Balas
  20. Baru saja mengatakan perasaannya eh wonppa malah di tinggal Yoona pergi ke Swiss bersama keluarganya, benar2 menyedihkan

    Balas
  21. Baru saja mengatakan perasaannya eh wonppa malah di tinggal Yoona bersama keluarganya, benar2 menyedihkan

    Balas
  22. Choi Han Ki

     /  Oktober 28, 2014

    Untung aja pemilik TOP itu teman deket appa yoona jadi gampang menyelesaikan masalahnya… 😀 siwon oppa bener2 romantis menyiapkan konser buat yoona… Ahh benarkan yoona benar2 pergi ke swiss…

    Balas
  23. Nyesekk. Oh God!!
    Kenapa Yoong eon pergi? :((
    Semoga Yoonwon dapat bertemu kembali. Aamiin 🙂

    Balas
  24. Mg jh yw dprtmkan dlain wkt…

    Balas
  25. Susi

     /  Mei 9, 2015

    Khawatir banget pas donghae bilang kalo dia juga suka dan ingin merebut yoona dari siwon..
    Untung aja dia ga jadi orang jahat dan licik karna terlalu menginginkan yoona,
    Karna kalo sampe gitu paati itu bakalan ngancurin hubungan nya dengan siwon..

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: