[Songfic] Nan Geunyoye Gyote Pin Hebaragi

[Songfic] Nan Geunyoye Gyote Pin Hebaragi

(Aku adalah bunga matahari yang bermekaran di sisinya)

Title                  : Nan Geunyoye Gyote Pin Hebaragi

Author              : Retno / Loveyoonwon 4ever (email : retnosinicegirl@yahoo.co.id )

Main Cast        : Choi Siwon (Super Junior)

Im Yoona (SNSD)

Other Cast       : Oh Sehun (EXO-K) ~ Choi Sehun

Park Chanyeol (EXO author lpa Chanyeol EXO apa? K apa M?)

Lee Taemin

Kim Jongin

Nickhun

Genre               : Romance, Angst, General

Rating               : General

Type                : Songfic

Author Notes   : Annyeong uniteds smuaxa…. Aku bawa Songfic lho?! Ada yang tau Songfic? Songfic adalah cerita yang dituliskan dari lagu. Jadi setiap 1-2 kalimat dari lirik lagu, dibuat adegan cerita. (Sumber : http://readfanfiction.wordpress.com) Udah tau kan sekarang apa yang dimaksud dengan Songfic (^_^)!!! Ff ini terinspirasi dari lagunya Super Junior – Sunflower katanya sih lagu init uh maknanya seperti hai orang yang sedang jatuh cinta bagaikan bunga matahari yang bermekaran. Jarang banget kan ff Yoonwon ada castnya Sehun dan Chanyeol (member EXO), aku cumin pingin bikin yang ada castnya Sehun. FF ini murni pemikiran author tidak plagiat dan juga jangan memplagiat karya aku dan DON’T BASH, N’ Don’t SIDERS. Jadi langsung aja dech Happy reading!!! Semua yang ada di FF ini POV nya Siwon.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Annyeong namaku Choi Siwon aku seorang mahasiswa di Inha University. Aku ada di jurusan fisika. Aku mempunyai seorang adik laki-laki namanya Choi Sehun dia sekarang baru pulang dari Jepang aku sudah berjanji akan menjemputnya di bandara hari ini, tapi apa boleh buat aku sudah telat 1 jam, pasti Sehun marah sekali padaku. Aku buru-buru keluar dari kampus dan berjalan dengan terburu-buru.

BRAKK…

Aku tidak sengaja menabrak seorang yeoja hingga buku-bukunya jatuh aku pun segera membantunya untuk merapikan bukunya yang jatuh dimana-mana karena ulahku.

“Mianhae jeongmal mianhae, apa kau tidak apa-apa?” tanyaku pada yeoja itu, dia masih sibuk membereskan buku-bukunya, aku pun juga. Saat di buku terakhir aku tidak sengaja memegang tangannya yang juga akan mengambil buku itu. Dia menatap wajahku dan aku melihat matanya sungguh indah dia sungguh cantik bagai angel.

“Ah gwaenchana biar aku saja yang membereskan” ucapnya setelah sadar

“Eh mianhae telah menabrakmu ini bukumu, maaf aku harus pergi Annyeong” ujarku ketika teringat bahwa aku janji menjemput Sehun.

Aku segera menuju parkiran dan melajukan mobilku dengan kecepatan di atas rata-rata membelah kota Seoul yang tidak terlalu padat ini.

At Airport

Mana Sehun apa dia sudah pulang, aku sampai lelah berkeliling pintu kedatangan Tokyo – Seoul. Aku sudah menanyakan pada receptionis katanya semua penumpang sudah keluar. Tapi mana dia AHA! (ada lampu dikepala Siwon) kenapa tidak berpikir untuk menelfonnya dari tadi yah Siwon Baboya! Aku pun segera mencari kontak Sehun dan menekan tombol hijau.

Tuut…Tuut…tuuut….

“OMO HYUUUNG KEENAAAPPAAA KAU LAMA SEKALI MENJEMPUTKU AKU HAMPER LUMUTAN TAU MENUNGGUMU SELAMA SATU JAM APA KAU TAHU HA?” teriaknya dari sebrang telfon yang memekakan telinga (Siwon jauhin telfon dari telinganya)

“Sehun-ah bisakah kau tidak usah teriak-teriak aku sudah tahu mianhae tadi ada kelas tambahan ternyata jadi jangan marah padaku”

“Tetap saja hyung kau sudah membuatku membuang waktuku hingga aku hamper lumutan gini?”

“Sudah sekarang kau dimana aku sudah setengah jam menuggu kau yang tak kunjung muncul?”

“Aku sekarang sudah di rumah tadi aku sudah menelpon Chanyeol untuk menjemputku karena kau lama sekali”

“Huh dasar adik tidak tau diuntung kau hyung sudah mau meluangkan waktu untuk menjemputmu ternyata kau malah pulang bersama Chanyeol yasudah kenapa tidak telpon dari tadi untuk memberitahu??”

“Biar saja biar hyung tahu rasanya menunggu hehe bye” klik telpon diputus secara sepihak oleh Sehun dasar adik menyebalkan.

Aku pun beranjak pulang untuk istirahat di rumah.

At 00.00 KST

Hadeuh kenapa susah tidur terus ya aku terus saja teringat bayangan yeoja tadi siang dia benar-benar membuatku jatuh hati padanya. Aku dengarkan mp3 sajalah nanti juga tertidur sendiri.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Dengerin yah lagunya SJ-Sunflower yang di kurungin itu artinya di Indonesia dan koreanya yang tebel.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Mori jom sso chimchakhage dabsubhage santteuthage Yeah

Du boreneun chokchokhan Lotion gamgakjogin Fashion japji model biseut-hage

Geunyoga saneun gil gonno golmok mujakjong chajagagi jone

[Tatalah rambutmu dengan cool, simple, dan rapi

(memakai) Lotion pelembab di kedua pipi, Fashion yang sensual, seperti model majalah

Sebelum menemukan sisi jalan dimana dia tinggal]

Aku hari ini akan berangkat ke kampus seperti biasa tapi ada yang aneh aku tiba-tiba ingin menata rambutku agar terlihat cool, simple, dan rapi tak lupa memakai Lotion pelembab di kedua pipiku, dan tentunya memakai Fashion yang sensual seperti seorang artis aku hari ini ingin bertemu dengannya lagi dan berkenalan dengannya mencari tahu siapa dia sebenarnya aku sudah jatuh cinta pada pandangan pertama.

Hwiparam bulmyo hana dul set (gorogane) nan oneuldo geunyeol yoksim ne

Sarojamneun bop ajik moreujiman (Yeah) nalmada geunyol hyanghan ne mam jonhari

Nan geunyoye gyote pin hebaragi (hebaragi 2x)

Kotnore Hum (hebaragi 2x)

[Aku bersiul satu, dua, tiga (aku berjalan), aku hari ini menginginkannya (aku) belum tahu cara menawan (hatinya) tetapi (Yeah), setiap hari (aku) mengirimkan hatiku padanya

Aku adalah bunga matahari yang bermekaran di sisinya (bunga matahari 2x)

(aku) bersenandung Hum (bunga matahari 2x)]

Aku sedang berjalan sambil bersiul menghitung langkahku “Hana, dul, set…” aku berpikir bagaimana ya agar aku bisa menawan hatinya? Tetapi aku akan berusaha mendekatinya setiap waktu jika kami memang berjodoh pasti kita akan bertemu terus kan?

Aku memasuki kelasku dan duduk dibangkuku yang terletak paling depan. Beberapapa saat teman-temanku berhamburan duduk itu tandanya ada dosen akan masuk, aku pun merapikan dudukku bersiap menyambut dosennya. Dan saat dosen baru masuk….

DEG…

Ternyata dosen itu yeoja yang ku tabrak omona berapa yah umurnya apa dia sudah punya pacar? Tanyaku dalam hati.

“Selamat Pagi semuanya” sapanya ramah pada semua murid

“Selamat Pagi sem” balas semua mahasiswa tak terkecuali aku

Dia memandangku sejenak aku hanya memberikan senyum terbaikku

DAG….DIG..DUG…DEG…

Dia membalas senyumku tiba-tiba jantungku bekerja abnormal OMONA kenapa ini? Aku mencobba menenangkan diri dengan memegang dadaku, karena rasnya jantungku ingin lompat dari tempatnya.

“Anak-anak perkenalkan nama saya Im Yoona umur saya 22 tahun mungkin saya masih muda tapi jangan salah ya saya jadi dosen karena saya pintar dan dahulu saya masuk kelas akselerasi sejak SD saya lompat kelas berkali-kali jadi kalau ada yang umurnya lebih tua tolong hormati saya walaupun umur saya lebih muda dari kalian sudah sekarang adalah pertemuan pertama. Saya ingin kalian memperkenalkan diri kalian masing-masing tetapi tetap di bangku kalian yah dimulai dari depan pojok kanan”

Kurang satu orang lagi diriku OMO kenapa hatiku deg-degan gini yah aduh…

“Hey… kamu siapa nama kamu kenapa melamun hai sadarlah”

Eh… aku baru sadar aku dari tadi melamunkan perasaanku hingga dosen Im menggoyang-goyangkan tubuhku karena aku tak kunjung memperkenalkan diri.

“Eh… Choneun Choi Siwon Imnida” kataku memperkenalkan diri pada dosen Im sambil tersenyum

“Wah kau memiliki dimple ya senyummu manis… sekali” puji dosen Im

“Ah… bisa saja sem, aku kan jadi malu” ucapku dengan malu-malu

“Hahaha” mereka semua menertawaiku

Lalu selanjutnya pun berjalan lancar. Selama pelajaran berlangsung aku terus memperhatikannya bukan pelajaran yang ia berikan aku sangat senang memandanginya.

Saat istirahat aku melihat Dosen Im keluar dari perpustakaan sambil membawa buku banyak hingga wajahnya tak terlihat. Aku berniat membantunya.

“Dosen Im biar saya bantu sepertinya anda kesulitan?”

“Baiklah Siwon-ssi gomawo” ujarnya sambil menyerahkan setengah tumpukan itu kepadaku. Aku terus membantu Dosen Im setiap hari. Aku bagaikan bunga matahari yang bermekaran di sisinya.

Sarangi ssakteuneun sori geunyo oneun gil ppuryonochi Yeah

Naneun geunyo molle Ah!

Mulkkeuromi bone

Yogikkaji jogeumman do wa jwo naraneun saram geu nune boyo jil su itge Yeah

[(aku) menaburkan suara dari kuncup cinta di tempat dia berjalan

Aku tidak diketahui olehnya Ah! (aku) memandangnya lekat-lekat

Mendekatlah sampai tempat ini (agar) dia dapat melihat diriku dengan kedua matanya]

Kurasa aku mulai mencintainya, setiap hari aku mengikutinya saat pulang untuk memastikan ia baik-baik saja. Tapi saat suatu hari aku mengikutinya ponselku berbunyi aku segera merejectnya dan mematikannya “OMO Siwon Baboya kenapa ponselmu tak kau matikan” rutukku dalam hati. Aku kembali mengikutinya tapi dalam sekejap dia menoleh kepadaku. Aku sangat shock dibuatnya sampai-sampai aku belum sempat bersembunyi. Dia mulai mendekat dan sangat dekat. Dia berdiri di hadapanku. Aku hanya memandangi wajahnya lekat-lekat. Tanpa kusadari aku mencium bibirnya lembut. Sepertinya dia terkejut atas perlakuanku tapi juga tidak berontak malah dia membuka mulutnya dan kami berperang lidah. Lama kami dalam posisi seperti ini sampai aku melepaskan ciuman kami.

“Dosen Im mianhaeyo” aku meminta maaf atas apa yang aku perbuat padanya

“Gwaenchanayo Siwon Oppa aku… tidak keberatan” katanya sambil tersenyum malu

OMO dia memanggilku dengan sebutan apa tadi ? Oppa?

“Eh maaf Dosen Im anda memanggil saya Oppa?”

“Iya supaya kita lebih akrab panggil saja aku Yoona”

“Eh Iya dosen Im mm…maksudku Yoona sekali lagi mianhae atas kelancangan saya”

“Iya tak apa aku juga salah. Oh ya kenapa kamu tadi ada disini?”

“Eh… eh se…sebenar…nya…”

GIRL’S GENERATION MAKE YOU FEEL……

Ucapanku terputus karena bunyi hp Yoona.

“Sebentar ya oppa aku mengangkat telfon dulu”

“Ne baiklah” aku pun mengelus dadaku lega setelah Yoona pergi mengangkat telfon

“Oppa sepertinya aku masih ada urusan ibuku sedang sakit jadi aku harus pergi dulu annyeong”

CHU~~ OMO mimpi apa aku semalam pipiku dicium Yoona.Aku sangat senang apa dia punya perasaan yang sama ya denganku.

“HU… HU… YES… YES….” Kataku kegirangan

Aku segera pulang menuju rumah sambil bersiul-siul. Walaupun dia tidak tahu bahwa aku selalu mengikutinya saat pulang karena aku khawatir terjadi sesuatu dengannya.

Geunyoga neryoanjanne (neryoanjanne) ne sarange jongi ullyonne (jongi ullyonne)

Bogo tto bwado nomu yeppeun saram (geunyo pume ganeun) nan geunyo pume ganeun gireul chajeuri (Yeah)

Nan geunyoga gakkwojun (geunyo ttemunepin)  hebaragi (hebaragi 2x)

Gaseumi solle Hum (haebaragi 2x)

[Dia jatuh terduduk (jatuh terduduk), membunyikan lonceng cintaku (membunyikan lonceng)

Jika terus di lihat, dia adalah orang yang cantik (aku pergi kepelukannya),

Aku mencari cara ke pelukannya

Aku adalah bunga matahari yang tumbuh untuknya (mekar karena dirinya) (bunga matahari 2x)

Hatiku bergetar Hum – (bunga matahari 2x)]

Hari ini ada segerombolan anak baru. Dan hari ini jamnya dosen Im atau Yoona. Sepertinya anak baru itu tidak baik. Mereka seenaknya mengambil tempat duduk teman-temanku. Dosen Im pun masuk.

“Annyeong haseo”

“Annyeong sem” sapa semua mahasiswa/i kecuali anak baru itu mereka sedang mengeluarkan smirknya mereka pasti punya rencana untuk mengerjai Yoona aku harus waspada.

“Emm… sepertinya ada anak baru ayo perkenalkan diri kalian di depan”

“Baiklah dosen cantik…” kata salah satu dari mereka

“Nama gue Kim Jongin kalian bisa panggil gue Jongin” kata salah seorang dari mereka yang menggoda Yoona tadi.

“Choneun Lee Taemin Imnida” ucap yang satu lagi yang ini kelihatan sopan sekali

“Hey Girl’s My Name Is Nichkun” ujar yang terakhir dengan narsis ia menunjukkan senyumnya ke teman-temanku, dasar namja-namja aneh yang satu baik, satu nakal, satu lagi narsis.

“Yasudah silahkan duduk kembali”

Pelajaran pun kembali berjalan kulihat Jongin tidak memerhatikan pelajaran dia malah asyik memainkan Ipadnya sedangkan Nickhun dia asyik tebar pesona dengan teman-teman yeoja.

“Jongin apa jawabnya?” tiba-tiba Dosen Im menyuruh Jongin menjawab

“Molla..” katanya yang masih focus pada Ipadnya

“KIM JONGIINN…. CEPAT KAU BERSIHKAN KAMAR MANDI…..!!!!”

“Mwo namja sekeren aku membersihkan kamar mandi? andwae”

“Cepat atau aku jewer kau”

“Iya iya Im Yoona aku akan membersihkan kamar mandi tetapi lihat saja nanti” kata Jongin tidak sopan hanya memanggil dengan sebutan Im Yoona dan berlalu dari hadapan kami.

“Nickhun hentikan aktifitasmu atau kau mau seperti Jongin?”

“Baiklah”

Saat pulang sekolah seperti biasa aku mengikuti Yoona. Aku melihat dia dihadang oleh Kim Jongin dan membawanya ke gang sempit. Aku segera mengikutinya, Jongin mencium bibir Yoona dengan paksa dan Yoona maenamparnya. Setelah itu Yoona pun di tampar oleh Jongin hingga ia jatuh terduduk di tanah. Rasanya amarahku langsung memuncak dia telah membunyikan lonceng cintaku melihatnya sakit aku juga merasa sakit dia ingin menampar Yoona lagi tapi….

BUGG…

Dengan segera aku memukul pipinya hingga bibirnya mengeluarkan darah segar.

“Hey jangan ikut campur ini urusanku dan kau bukannya namja yang di kelas yang selalu melihat Im Yoona kan?”

“Ini sudah menjadi urusanku apapun yang berhubungan dengannya adalah urusanku karena dia adalah YEOJACHINGUKU” rasanya hanya kata itu yang keluar dari mulutku aku tidak tahu kenapa aku bisa berkata bahwa ia adalah yeojachinguku tapi aku sangat mencintainya.

“Oh kalian berpacaran tapi sayang dia jadi milikku sekarang” kami pun bertarung tapi akhirnya dia kalah dan terkapar di tanah.

“Oppa….” Lirih Yoona

“Yoong…” balsku lirih, dia langsung menghambur ke pelukanku… dan menangis

“Oppa aku takut…”

“Tenanglah yoong oppa akan selalu menjagamu yoong aku ada disini, karena aku adalah bunga matahari yang tumbuh untukmu dan mekar karnamu Saranghae Im Yoona” aku mencoba mengelus punggungnya agar ia tenang

“Na…nado Saranghae Siwon Oppa” aku berlutut di hadapannya dan memegang tangannya

“Yoong maukah kau menjadi yeojachinguku?”

“Ne oppa aku mau” ujarnya malu dan aku segera memeluknya

“Saranghae…”

“Nado saranghae”

“Sudah ayo kita pulang oppa akan mengantarmu yoong”

Aku menuntunnya berjalan menuju rumahnya.

Naye hyanggeut-hame dagasodorok tteron dalbit soge bami sedorok

Hangsang na yogi so isso geunyoga nal ban-giro momchudorok

[agar (ia) mendekat karena keharumanku, terkadang sepanjang malam di dalam sinar bulan

Aku selalu berdiri di sini, agar ia berhenti untuk menyambutku]

Setiap hari aku selalu menjemputnya, hari ini dia ada kursus memasak setiap malam agak sore aku menunggunya di jalan menuju rumahnya aku selalu berdiri di sini agar ia berhenti, hanya untuk menyambutku dan berjalan-jalan denganku menuju rumahnya… aku sangat mengkhawatirkannya aku akan selalu menemaninya.

Hwiparam bulmyo hana dul set (deulkiji anke) nan oneuldo geunyeol yoksim ne (sarojapgo sipo)

Sarojamneun bop ajik moreujiman nalmada geunyol hyanghan ne mam jonhari

Nan geunyoge gyote pin hebaragi

[Aku bersiul satu, dua, tiga (aku berjalan), aku hari ini menginginkannya (ingin menarik hatinya) (aku) belum tahu cara menarik (hatinya) tetapi, setiap hari (aku) mengirimkan hatiku padanya

Aku adalah bunga matahari yang bermekaran di sisinya]

Aku berjalan menuju kantin dengan bersiul dengan menghitung langkahku “Hana… dul…set” aku ingin memberikan sesuatu yang menawan hatinya di hari ulang tahunnya besok. Aku menemukannya aku akan memberikan sebuah kalung dan boneka rilakuma untuknya. Aku membelinya dan segera pulang tak sabar ingin menemuinya besok.

Geunyoga neryoanjanne (neryoanjanne) ne sarange jongi ullyonne (jongi ullyonne)

Bogo tto bwado nomu yeppeun saram (geunyo pume ganeun) nan geunyo pume ganeun gireul chajeuri (Yeah)

Nan geunyoga gakkwojun (geunyo ttemunepin)  hebaragi (hebaragi 2x)

Gaseumi solle Hum (haebaragi 2x)

[Dia jatuh terduduk, membunyikan lonceng cintaku

Jika terus di lihat, dia adalah orang yang cantik,

Aku mencari cara ke pelukannya

Aku adalah bunga matahari yang tumbuh untuknya (bunga matahari 2x)

 (bunga matahari 2x) laralara Hum-]

Hari ini pun tiba aku berjalan dan tak sengaja menabraknya, dia jatuh terduduk membunyikan lonceng cintaku DAG DIG DUG itulah yang kurasakan saat ini aku terus memandang wajahnya jika di lihat dia orang yang caantiik sekali.

“Yoong maaf oppa tak sengaja, ini untukmu saengil chukka hamnida” aku memberikan hadiah itu padanya dia tersenyum

“Gomawo oppa” dan kami berpelukan dan kami berjalan menuju taman kampus untuk merayakannya berdua…

END…

Gimana gejekah?? Bingung??? Jelek??? Maaf ya kalau bingung yang udah baca tolong RCL ya annyeong maaf ya untuk FF MLOFYF ya agak telat mungkin chapternya ga jd end author dpt ide lgi keke dtunggu ya ffxa bye… ^^ To Admin Gee : Big thanks to you…

Tinggalkan komentar

62 Komentar

  1. Hahaayy keren ❤ Romantis yaa

    Balas
  2. melani

     /  April 3, 2016

    Keren tapi kecepeten ceritanya..

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: