[FF] Electric Shock (Chapter 4)

ELECTRIC SHOCK…!!!

( EPISODE . 04 )

 

Warning!! : FF ini adalah hasil tulisan dan pemikiran Author UlanChoi  ( Twitter acc : @Lovelyulan) ini hanya sebuah cerita belaka, pemeran disini adalah Kpop Idol, cerita ini mengandung usur seperti Drama Korea, jika ada kesamaan cerita, itu hanya terinspirasi selebihnya murni pemikiran sendiri. Don’t COPAS! And Don’t Silent Readers!!

 

 

Judul                : Electric Shock…!!!

Type                 : Sequel FF / Part

Episode             : Ke Empat

Author             : Ulanchoi Hyoyoon / Twitter : @Lovelyulan

Genre               : Romance,comedy,Drama

Ratting             : PG – 17   

Main Cast        :

–                                                                           Im YoonA SNSD  ~  Kim Yoon Ah

–                                                                           Choi Siwon SUJU  ~  Choi Siwon

–                                                                           Tiffany SNSD   ~  Tiffany Hwang

–                                                                           Gong Yoo  ~  Kang Gong Yoo

–                                                                           Krystal Jung F(x)  ~  Jung Soo Jung

–                                                                           Kim Hyoyeon SNSD  ~  Kim Hyo Yeon

Other Cast          :

–                                                                           Lee Hyuk Jae SUJU  ~  Lee Eunhyuk

–                                                                           Cho Kyuhyun SUJU  ~  Cho Kyuhyun

–                                                                           Kim Jong Woon SUJU  ~  Kim Yesung

–                                                                           Go Hara  Kara  ~  Goo Hara

–                                                                           Junsu 2PM  ~  Kim Junsu

–                                                                           Lee Hongki FT.Island  ~ Lee Hongki

Sound Track    :

–                                                                           Electric Shock by F(x)

–                                                                           Someday By Super Junior

–                                                                           SunFlower By SNSD

 

 

***  ELECTRICK SHOCK  ***

 

~Cletek~

Begitu mendengar suara pintu apertementnya seperti ada yang buka, Siwon segera beranjak dari tempat tidurnyanya, setelah sejak tadi ia frustasi dengan pemikiran dan perasaannya sendiri. Ia sudah dapat menebak jika yang membuka pintu itu pasti YoonAh. karena satu-satunya orang yang tahu  kode pintu apertementnya Ya YoonAh. Siwon belari membuka pintu kamarnya untuk segera menyambut kedatangan YoonAh. Tapi betapa terkejut Siwon begitu ia melihat ternyata YoonAh tidak datang sendiri melainkan bersama Gong Yoo!. Siwon langsung menghentikan langkahnya dan memasang wajah masam. Pasalnya orang itulah yang menjadi penyebab ia mengkhawatirkan perasaannya terhadap YoonAh.

“Haii.. Ku dengar dari YoonAh, kau sedang Sakit?” Ucap Gong Yoo sambil melepas alas kakinya. Siwon tak menanggapinya. “Jadi Sebagai ketua yang baik, aku memutuskan untuk menjengukmu.” Sambung Gong Yoo. Melempar senyum ke Siwon yang hanya bermuka masam.

“Oh.. iya Ceo Gong juga membelikan mu apel segar!” Sahut YoonAh sambil menunjukan kantong plastic berisi apel merah segar.

Siwon menatap wajah YoonAh penuh amarah.

Gong Yoo berjalan menghampiri Siwon lalu memegang kening Siwon dan langsung ditepis oleh Siwon. “Sudah tidak terlalu panas. Kau akan segera sembuh!”

“Apanya yang akan segera sembuh? Aku masih sakit! Sangat sakit! Bahkan besok aku tidak mau shooting!!” Semprot Siwon dengan ucapannya yang membara.

“Ah.. kau sudah memulai keegoisannmu lagi. Tetap lanjutkan jadwalmu besok! Aku tidak mau tahu!” tegas Gong Yoo sambil berkacak pinggang dan menatap tajam mata Siwon seperti mengancam.

“Tidak akan!! Tidak mau!! Aku bilang aku sedang sakit, aku butuh istirahat!!” teriak Siwon balas menatap Gong Yoo.

~Pletak~

Gong Yoo menjitak kepala Siwon. Dan Siwonpun meringis kesakitan. “Kau ini Bocah tengik! Mana ada orang sakit berteriak-teriak seperti itu?heemm.. atau kau sakit jiwa?”

YoonAh yang sejak tadi menjadi penonton setia perkelahian kecil antara Ceo dan Artis asuhannya, hanya dapat tertawa kecil melihat Siwon yang di omeli Gong Yoo dan terlihat sangat kekanak-kanakan.

Siwon tidak membalas dengan ucapan apa—apa lagi. Ia berjalan ke sofa TV dan duduk disana lalu menyalakan acara televisi kartun comedy Larva. Diamana di TV itu menayangkan dua ekor Larva atau ulat yang hidup di dalam selokan. Larva tersebut ada larva besar dan larva kecil, mereka sedang berebutan si Larva wanita dengan cara yang sangat konyol.

“Cihh.. si otak burung itu! tontonannya sangat kekanak-kanakan.” Cetus YoonAh. Menyindir Siwon yang sedang tertawa-tawa sendiri melihat tingkah si tokoh kartun konyol tersebut.

Siwon tidak mempedulikan ucapan YoonAh. Ia sudah terlanjur kesal. Kenapa YoonAh harus kembali keapertemenya mengajak Gong Yoo segala? Keterlaluan.

“Heem… YoonAh ssi, bagaimanapun aku sangat  beterima kasih denganmu karena hari ini kau telah menemaniku makan dan menghiburku. Kau ternyata benar-benar gadis yang periang dan menyenangkan.” Ucap Gong Yoo memuji YoonA. saat mereka sedang duduk berhadapan di meja makan. Dan YoonAh sedang mengupas kulit apel untuk Siwon.

“He-em.. Pak ketua bisa saja..” Ucap YoonAh malu-malu.

“Kelak jika kau sedang tidak ada jadwal seperti hari ini atau kau sedang bosan, bolehkah aku mengajakmu jalan dan makan lagi?” Tanya Gong Yoo.

“Heem… tentu saja boleh, aku juga senang jalan dan berbicara dengan bapak.” Sahut YoonAh.

“Ah… kan sudah ku bilang kau panggil aku Gong Yoo oppa saja. Jika kau terus memanggilku dengan ucapan seformal itu, aku takut terlihat sangat tua.” Elak Gong Yoo.

“Ah..Mianhae, aku lupa.. baiklah mulai sekarang aku harus memanggil dengan sebutan Gong Yoo oppa? Gong Yoo oppa?hehehe.. eottoke?”

“Hee..Kyyeoppta!!” sahut Gong Yoo. Dan mereka tertawa bersama.

Di antara tawa mereka, ternyata ada seseorang yang tidak senang dengan kebersamaan mereka. Yaitu Siwon. Dia ternyata diam-diam mengupingi pembicaraan YoonAh dan Gong Yoo dan itu justru membuatnya emosi dan tidak senang.

“Dasar laki-laki pemodus! Bisa-bisanya dia itu!” cetus siwon dalam hati menjelek-jelekan tingkah Gong Yoo yang seperti Playboy menurutnya.

YoonAh beranjak dari meja makan membawa tiga buah apel yang sudah dikupas dan diletakan diatas piring. Ia duduk disamping Siwon dan menunjukan piring berisi apel itu dihadapan wajah Siwon. “Ambillah dan makan.” Ucap YoonAh.

Siwon menoleh dan menatap Wajah YoonAh tapi justru mata mereka saling bertemu pandang. Dan itu membuat siwon langsung salah Tingkah. Ia segera mengambil satu buah apel dan menggigitnya juga mengalihkan pandanganya dari YoonAh kembali ke televisi, hatinya benar-benar makin susah di control dalam keadaan seperti ini. Jantungnya berdegup lebih kencang dari biasanya.

“Bisakah kita menonton acara yang lain?” Tanya YoonAh. Lalu mengambil remote Tv dan bermaksud menukar chanelnya. Tapi siwon segera menyentuh tangan YoonAh dan menahannya.

“Jangan!!” jerit siwon spontan.

“Ah.. acara kartun bodoh itu hanya akan membuat otak burungmu itu makin bodoh tau!!” ucap YoonAh kesal.

Tangan Siwon masih memegang tangan YoonAh tanpa keduanya sadari. Dan mereka malah asik berdebat selanjutnya.

“Dan kau mau nonton acara tingkat internasionalpun! Nama kau tetep YoonBabo! Si YoonAh bodoh!” ucap Siwon membalas perkataan YoonAh.

“Kau ini memang menyebalkan!” erang YoonA kesal.

“Heii kalian… Apa ini yang selalu kalian lakukan? Sejak kecil sampai sebesar ini masih saja senang berdebat?” ucapan Gong Yoo yang nimbrung dan duduk di sebelah YoonAh, mengakhiri perdebatan YoonAh dan Siwon. Tapi Siwon masih menggengam tangan YoonAh yang menggenggam remote.

“Mwo??” kaget Siwon sambil mengangkat kedua tangannya dan otomatis tangan kanan yoonAh ikut terangkat juga.

“Yaa!! Lepaskan tanganku!” teriak YoonAh. Dan Siwon buru-buru melepas tangan YoonAh dengan perasaan malu.

Gong Yoo hanya tersenyum melihat tingkah Siwon sekarang.

“Ya..Hyung! bagaimana kau tahu aku dan Yoonbabo ini sudah kenal sejak lama?” Tanya Siwon mengintrogasi.

“Heemm.. hanya melihat di CV milik YoonAh ternyata ia satu sekolah yang sama denganmu waktu SMP. Dan ku pikir pasti kau mengenalnya. Karena aku yakin YoonAh waktu di SMP sangatlah terkenal, bukan? Diakan gadis yang cantik dan manis.” Ucap Gong Yoo ngarang.

“Apanya yang manis dan Cantik? Gadis Tomboy menyebalkan seperti dia? hahaha..lagi pula kau lihat dari sisi mananya kalau ia cantik?” ucap Siwon malah menjurus menjelek-jelekan YoonAh.

“Lihat ini!” siwon menunjuk kening YoonAh. “Keningnya Lebar seperti lapangan bola!” YoonAh langsung memandang Siwon kesal. “Lalu matanya besar! Bodynya? Ahh..dia hanya sebuah papan yang datar!”

“Yaa!!! Apa kau bilang! Sembarangan kau ya!!!” teriak YoonAh marah-marah tidak terima siwon mendeskripsikan dirinya seburuk itu! YoonAh memukuli tubuh siwon dengan tanganya berkali-kali lalu bahkan saking kesalnya ia sampai berdiri dan menendangi kaki Siwon dan terus memukulnya.

“YAA!!! Hyung tolong aku! Kau lihat sekarang!! Dimana manisnya dia ini? Dia adalah wanita Liar!!!” jerit Siwon ditengah-tengah dirinya di bully YoonAh.

Gong Yoo berdiri dan menarik tangan YoonAh. Memberhentikan aksi YoonAh tadi. YoonAh langsung bermuka masam dan duduk kembali di sofa samping siwon.

“aduuhh kakiku. Tubuhku..aduuhh.. semuanya terasa sakit sekali! Bagaimana ini? Ini adalah aset-aset  pentingku! Yahh.. YoonBABO! Asal kau tau semua yang ada ditubuhku ini di ansuransikan tau! Seenaknya saja memukulku seperti tadi!” cerocos Siwon sambil meringis. Tapi YoonAh tidak memperdulikannya sama sekali.

“Ah.. kalian ini!” keluh Gong Yoo sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. “Baiklah kalau bgitu aku kembali ke kantor lagi, sebentar lagi ada pertemuan.”

“Iya benar Hyung sebaiknya kau kembali kekantor saja!” ucap Siwon ditengan ringisannya.

“Kau mengusirku?” Tanya Gong Yoo. Siwon hanya terdiam. “Hemm.. YoonAh. Tolong jaga Siwon ya, dan janganlah kau perlakukannya seperti tadi. Kecuali ia mulai menantangmu, maka saya sangat mengijinkan.” Ucap Goo Yoo.

“Heem.. baiklah oppa. Apa perlu aku antar oppa keparkiran?” tawar YoonAh.

“Tidak perlu, aku bisa sendiri. Dam tolong usahakan ia tetap menjalankan aktivitas sesuai agendanya besok. Baiklah aku pergi!” ucap Gong Yoo dan berjalan memakai sepatunya kembali YoonAh sudah membukakan pintu untuk Gong Yoo.

“Terima kasih!” ucap YoonAh dan Gong Yoo bersamaan. Lalu mereka akhirnya tertawa bersama.

“Baiklah sampai Ketemu lagi YoonAh ssi.” Ucap Gong Yoo dan melangkahkan kakinya meninggalkan apertement Siwon.

YoonAh menutup pintu dan menghampiri Siwon kembali.

“Jadi besok kau harus tetep Shooting drama dan pembuatan CF minuman.” Ucap YoonAh memberitahu agenda Siwon besok.

“Tidak mau!! Aku masih flu dan sekarang tubuhku sakit-sakit semua karena ulahmu. Aku tidak akan berkerja besok!” tegas siwon dengan pendiriannya yang egois.

“Aku tidak peduli. Besok aku akan menyeretmu kelokasi Shooting seperti anjing! Kau mau?” ucap YoonAh.

Siwon membetulkan posisi duduknya dan kini menghadap YoonAh, lagi-lagi jantungnya berdegup kencang. Dan Wajah YoonAh sangat berbinar-binar dipandangannya.

“Arggghhh!!!” Siwon berteriak histeris dengan keanehan yang ia rasakan, ia berteriak sambil mengumpatkan wajahnya pada senderan Soffa.

YoonAh Terlihat sedikit bingung dan panik. “Kau kenapa? Ada apa?” Tanya YoonAh khawatir. Takut siwon mempunyai kelaian penyakit.

“Jangan dekat-dekat aku. Ku mohon jangan dekat dekat aku saat ini. Jantungku sakit sangat sakkit!” ucap Siwon tanpa memandang YoonAh.

“Apa kau punya penyakit jantung? Kau sungguh, itu sangat sakit sekarang?” YoonAh menarik-narik tangan Siwon. Agar ia dapat melihat wajah dan kondisi Siwon dengan baik.

Siwon tak dapat membendung lagi apa yang ia rasakan dalam dirinya saat ini. Ia hanya perlu kepastian atas tebakannya sendiri. Begitu YoonAh duduk disampingnya sambil terus menarik-narik tubuh Siwon. Untuk membujuknya, tiba-tiba saja siwon memutar tubuhnya menghadap YoonAh dan meraih YoonAh kedalam dekapannya, Siwon memeluk tubuh YoonAh dengan sangat erat.

“Ya!!! Apa yang kau lakukan!! Heii otak burung lepaskan aku!!!” YoonAh merontak-rontak didalam pelukan Siwon. Tapi siwon tidak peduli ia masih memeluk YoonAh dengan erat dan menenangkan dirinya sendiri.

Ajaibnya begitu ia berhasil memeluk tubuh YoonAh. Ada sensasi berbeda yang ia rasakan. Yaitu rasa degupan di jantungnya berkurang dan lagipula memeluk yoonah seperti itu rasanya sangat nyaman bagi Siwon.

“Jangan seperti itu! aku hanya ingin memelukmu sebentar. Tubuhmu sangat hangat. Tubuhmu seperti ibuku. Hangat dan nyaman.” Ucap Siwon kali ini jujur dengan apa yang ia rasakan.

YoonAh akhirnya tidak berusaha berontak lagi di dalam pelukan Siwon. “Tapi aku  ini bukan ibu tau!”

“Ibu ku sudah meninggal sejak aku kelas enam SD! Aku tidak pernah merasakan kehangat pelukannya lagi. Kau enak masih punya ibu. Pasti ibu mu sangat menyayangimu dan selalu memelukmu dan menciummu dengan penuh kasih sayang.” Ucap Siwon dengan suara yang terdengar parau.

YoonAh terdiam. Entah kenapa ucapan siwon membuat matanya panas dan langsung berkaca-kaca. Siwon tidak tahu bahkan YoonAh kini tidak mempunyai kedua orang tua, dan lima tahun ini pula YoonAh hidup dalam kedinginan tanpa kasih sayang orang tua dan tanpa kehangatan didalam keluarga. Dan ia menyadari. Kini ia merindukan hal itu.

Siwon melonggarkan pelukannya dan YoonAh buru-buru menahan air matanya yang hampir keluar. “Maafkan aku jika selama ini aku sering menyebalkan dan membuatmu marah. Aku seperti itu karena aku senang mencari perhatian terhadap siapapun. Ayahku. Semenjak ibuku meninggal ia tidak peduli lagi denganku. Dia hanya mementingkan perusahaannya dan karena dialah juga aku jadi seperti sekarang ini. Aku hanya ingin ayahku tahu bahwa aku ini masih ada dan bukan pajangan yang bisa seenaknya ia letakan dimana sesuka-hatinya.”

YoonAh tak dapat berkomentar apapun tapi ia mengerti maksud ucapan Siwon. Ternyata selama ini Siwon hanya seorang anak yang kesepihan dan butuh perhatian. YoonAh membalas pelukan Siwon dan menepuk-nepuk bahu Siwon. Seperti memberikan kekuatan kecil untuk Siwon.

“Tenanglah.. tetaplah menjadi kau yang seperti ini, janganlah kau rapuh!” Ucap YoonAh. Akhirnya.

“Kau tau, aku juga sama denganmu. Aku sekarang tidak punya kedua orang tua dan tidak ada tempat untukku mencari perhatian dan kasih sayang. Tapi aku kuatkan menjalaninya semua? Dan bahkan orang lain tidak banyak yang tau tentang kesusahankukan?” ucap YoonAh dalam hati.

Siwon melepaskan pelukannya. Dan dia memegang bahu YoonAh dan kini ia berani menatap mata YoonAh dalam-dalam meski didalam dadanya masih ada yang bergejolak.

“Gomawo!!” ucap Siwon dengan tulus.

YoonAh hanya tersenyum salah tingkah dan melepas tangan siwon dari bahunya. “Hah.. sudahlah. Aku jadi aneh melihatmu seperti ini.”

“Tapi kau janji tidak akan memberi tahukan pada siapapun?” pinta Siwon.

YoonAh memanggutkan kepalanya.

“Besok jadi kau harus tetep semangat shotting ya!!” ucap YoonAh.

“Ah..kenapa kau membahas itu lagi?” elak siwon tidak suka.

“Ah.. kau payah! Mana Siwon yang kuat? Dan tunjukan pada Ayahmu yang tidak mempedulikanmu itu, bahwa putranya sangat hebat walau tanpa ayahnya!” ucap YoonAh memberi motivasi.

“Ya..ya.. baiklah!! Aku kalah!” ucap Siwon akhirnya lalu mereka tersenyum bersama. “Tapi kau menginap disini ya?”

“Mwo? Tidak mau.. aku harus pulang. Akukan punya tempat tinggal!” ucap YoonAh.

“Ahh.. aku tidak berani sendirian.” Rayu siwon.

“Kemarin-kemarin juga kau sendirian!” elak YoonAh.

“Tapi semenjak ada kau aku jadi penakut.”

“Heh? Alasan macam apa itu? Tidak pokoknya aku akan kembali besok!”

“Yaa!! Sudah sana pulang! Aku tidak peduli, jangan salahkan aku jika besok aku tidak mau shoting apapun!” tegas Siwon lalu dengan muka cemberut masuk kedalam kamarnya meninggalkan YoonAh.

“Aku akan menyeret kau!!!Dasar pria ANEH!!!” Teriak YoonAh di depan pintu kamar siwon. “Baiklah aku PULANG!!”

YoonAh berjalan tanpa memperdulikan siwon yang sedang mengambek. Ia tetap berjalan keluar menuju ke rumah kontrakannya. Karena sudah dari kemarin ia belum pulang dan bertemu Soo Jung sang adik.

 

~***~

 

Besokan Harinya…

 

“Bisa tidak jalannya cepat sedikit?” keluh YoonAh yang berjalan didepan Siwon sambil membawa dua potong pakaian Siwon untuk Shooting hari ini. Tapi Siwon dengan santainya berjalan pelan membuat jarak yang cukup jauh dibelakang YoonAh.

“Aku sudah bilang tidak mau Shooting kau tetap memaksa!!!” Cetus Siwon dan menghentikan langkahnya lalu memutar arah jalannya tidak mengikuti YoonAh.

YoonAh memutar kepalanya kebelakang dan mendapati Siwon berjalan memunggunginya. “Ya!! Bocah itu!!” erang YoonAh kesal. Ia pun berlari mengejar siwon.

“Ya!!! Choi Siwon!! Kau jangan seperti itu. nanti aku yang di marahi Ceo Gong!” teriak YoonAh sambil berlari.

“Dia tidak akan marah padamu!” jawab Siwon.

YoonAh tetap berlari dan begitu jaraknya dengan Siwon sudah tinggal beberapa centimeter, YoonAh pun menarik pakaian Siwon dengan sekuat tenaga agar siwon menghentikan langkahnya.

“Yaaa!!! Apa yang kau lakukan?!!” protes Siwon dan berusaha melepaskan diri.

“Ayoo Kembali!! Shootingnya sebentar lagi dimulai!!!”

“Kalau aku tidak mau ya aku tidak mau!! Kau ini bodoh atau apa?” ucap Siwon dengan intonasi yang meninggi.

YoonAh tercenga. Pasalnya semalam Siwon terlihat begitu rapuh dihadapannya, dan dia pikir siwon sudah meminta maaf itu sungguh ia sudah akan berubah, ternyata tidak dia tetap sama, yaitu si Otak burung yang keras kepala dan menyebalkan!.

“Kau mau Shooting atau meladeni wartawan?”

“Maksudmu?”

“Disini banyak wartawan, aku akan berteriak bahwa kau sangat jahat dan buruk!! Biar kau ditanyai bertubi-tubi oleh mereka!” ancam YoonAh dengan wajah yang serius.

“Kau mengancamku?” Tanya Siwon.

YoonAh memanggutkan kepalanya dengan pasti.

Siwon menatap YoonAh.

“Aku serius!!” ucap YoonAh sambil menunjukan wajah meledeknya.

“Aaaiiisshh…!!!” Siwon pun akhirnya merasa frustasi terus melawan YoonAh sejak tadi pagi. Ia mengacak-acak Rambutnya sendiri dan meninggalkan YoonAh menuju lokasi Shooting. Ia pun akhirnya menyerah.

YoonAh tersenyum senang dan penuh kemenangan. Dia pun berjalan mengikuti siwon dari belakang tubuh lelaki itu.

“Nahh.. gitu donk! Kau kan jadi terlihat lebih manis kalau penurut seperti ini!” ucap YoonAh begitu ia berdiri di samping Siwon.

Siwon menoleh kewajah YoonAh. “Aku manis? Hahha.. kau orang yang kesekian yang bilang itu padaku!” ucap Siwon sambil menyentuh kepala YoonAh dengan jari.

“Ciihh.. sebenarnya aku hanya memujimu secara  berbohong tadi!” ucap  YoonAh pelan.

“Apa? Kau bilang apa?” Tanya Siwon.

“Tidak.. bukan apa-apa!”

Siwon mencibir  YoonAh. Dia dengar apa yang yoonAh ucapkan tadi kok.

“Heh..YoonBabo!!” panggil Siwon.

“Namaku Kim Yoon Ah!” protes YoonAh.

“Ahh.. apalah namamu aku lebih suka memanggilmu YoonBabo!” cetus Siwon. “Usai Shooting kita makan malam diluar saja ya.. sekalian kesuper market belanja kebutuhan untuk di Apertement.”

“Heeemm.. Oke, tidak masalah!”

“Ah..bagus.. !!” ucap Siwon gembira sambil memamerkan senyum manisnya ke YoonAh.

Tanpa mereka sadari Dari jarak yang tidak cukup jauh dari tempat mereka berbincang sambil berjalan, Tiffany rupanya memantau dengan perasaan kesal menatap YoonAh dan Siwon. Tiffany menangkap senyuman Siwon yang tidak biasa saat tadi ia berbicara dengan YoonAh. Dan YoonAh juga Nampaknya sudah berani mengambil jarak dekat dengan Siwon seakan-akan mereka memang sudah lama kenal dan berhubungan sangat baik.

“Ini tidak bisa dibiarkan!!!” ucap Tiffany dengan perasaan penuh dendam terhadap YoonAh.

 

~***~

 

YoonAh lagi-lagi seperti biasa disaat ia sedang menunggu Siwon yang sedang sibuk Shooting ia selalu duduk sendiri ditemani buku sketsanya dan tentu pencil untuk menggambarnya. YoonAh senang sekali menggambar seseorang dan juga pakaian yang menurut ia bagus. Bakat menggambarnya ini sudah ada sejak ia kecil keturunan dari Ibunya yang seorang pelukis, ya walau karya ibunya tidak terlalu dikenal banyak orang tapi penghasilan dari karya lukisnya sudah berkerja sama dengan beberapa perusahaan design ternama di korea selatan. Lagi pula YoonAh juga mahasiswi lulusan design disainer.

Saat ini YoonAh sedang menggambar wajah seseorang yang berada tidak jauh dari pandangannya. Seseorang wanita dan pria yang sedang beradu acting saat ini. Yaitu Tiffany dan Siwon dia menggambar wajah mereka lalu memikirkan kira-kira pakaian apa yang cocok untuk dikenakan oleh objek gambarnya.

“Heeii.. apa yang sedang kau lakukan?”

Tiba-tiba saja Lee hongki sudah duduk disebelah YoonAh sambil mengamati apa yang sedang digambar YoonAh.

YoonAh tersenyum malu lalu menutup bukunya. “Bukan ap-apa.. heem.. Sejak kapan kau disini?”

“Bukankah tadi gambar Siwon dan Tiffany?” Rupanya Hongki masih penasaran dengan apa yang digambar YoonAh tadi.

“Hehehe..Iya aku sedang iseng saja, aku suka menggambar jadi itu yang aku lakukan disaat sedang bosan.” Jawab YoonAh.

“Oh.. seperti itu, tapi sekilas aku lihat hasil gambarmu sangat bagus.” Puji Hongki.

“Jeongmal? Hahha.. Aku tidak pernah berpikir seperti itu.”

“Yahh..terkadang seseorang memang senang merendahkan dirinya sendiri.”

YoonAh hanya tersenyum malu.

Hongki mengambil sesuatu didalam tas kecil miliknya dan mengeluarkan sebuah permen lollipop chupa chup rasa strawberry. “Mau ini?” tawar Hongki pada YoonAh.

YoonAh mengambil permen tersebut tanpa sungkan sungkan. “Gomawo..!”

YoonAh membuka bungkusannya lalu setelah terbuka ia pun langsung memasukan lollipop itu kemulutnya dan mengulumnya. Hongki meliriknya dan jadi tertawa kecil melihat tingkah YoonAh yang seperti anak kecil sedang menikmati permen kesukaannya. Dan Setidaknya didalam hati Lee hongki dia merasa senang karena tidak salah memberi sesuatu untuk YoonAh.

“bagaimana setelah dua minggu berkerja dengan Siwon ssi?” Tanya Hongki. Membuka pembicaraan kembali.

YoonAh melepas Lolipopnya dan menjawab pertanyaan Hongki. “Tidak ada yang istimewah. Hampir setiap hari kami bertengkar. Dia itu sangat egois, susah untuk dikendalikan.”

Hongki tertawa kecil. “Kau adalah Asisten kelimanya yang bicara seperti itu.Tapi perusahaan selalu menekan berita tentang sikap negative Siwon.”

“Benar… makanya dia tatap tenang bersikap seenaknya pada orang lain. Seharusnya sekali-kali media tahu bahwa Siwon itu orangnya sangat Egois, biar dia tahu rasa!” ucap YoonAh dengan berapi-api.

“Hahhaha..sepertinya kau mempunyai dendam tersendiri?”

“Hahaha..bukan dendam hanya saja. Aku ingin ia merasakan itu.”

“Berapa usiamu sekarang?” Hongki membuat tofik  pembicaraan baru, dan melupakan pembicaraan pemulanya tentang Siwon.

“Dua puluh lima tahun.” Jawab YoonAh lalu melanjutkan mengulum lolipopnya kembali.

“Hanya beda tiga tahun dariku ya? Aku dua puluh delapan tahun.”

“Dan berarti aku memang seharusnya memanggilmu dengan sebutan Oppa??”

“Terdengar manis jika kau yang mengucapkan itu..hehhe.”

“Apa kau sedang merayuku?” tebak YoonAh.

“Jika kau mau aku rayu, maka aku akan mengeluarkan jurus rayuan mautku!” ucap Hongki yang semakin tertarik berbicara dengan YoonAh. Kesannya YoonAh ia sangat baik hati, manis dan pandai berbicara dan menengal situasi dalam berbicara sehingga siapapun yang berbicara dengannya akan merasa nyaman.

“Ah..tidak-tidak.. aku masih ingin hidup.hahha” canda YoonAh.

“Kau ini!” Hongki menepuk bahu YoonAh. “Heii..YoonAh-ah.. kau suka makan apa?” lagi-lagi hongki memulai pembicaraan baru agar lebih tau tentang YoonAh.

“Aku?Heem.. aku suka semua jenis masakan. Karena aku sebenarnya suka sekali makan.” Jawab YoonAh.

“Tapi kenapa tubuhmu seperti mengatakan sebaliknya?”

“Hah.. kebetulan memang tahun ini aku terlalu berkerja keras dan aku melupakan hobi makan ku.”

“Bagus! Kalau gitu kapan-kapan aku akan mengajakmu kekedai masakan korea milik orang tuaku. Kau boleh makan sepuasnya.” Ucap Hongki.

“Kau yakin? Jika kau mengizinkan seperti itu. Jangan salahkan aku jika keluargamu akan mengalami kebangkrutan mendadak!” jawab YoonAh bercanda.

“Hahaha.. jika itu sampai terjadi aku tidak akan membiarkan kau mengulanginya lagi.”

Mereka pun tertawa sambil membayangkan pembicaraan mereka tadi.

“Aku sudah selasai!!”ucap Siwon dengan suara ketus ketika begitu saja ia muncul secara tiba-tiba di hadapan YoonAh dan Hongki Yang sedang asik tertawa.

YoonAh dan Hongki langsung menghentikan tawa mereka.

“Oh.. sudah selesai?” YoonAh mengeluarkan handuk kecil dan air mineral dari dalam tas selempangnya. Dan ia berikan air itu pada Siwon.

Dia pun berdiri dan melampirkan handuk kecil itu di leher Siwon.

“Apa yang sedang kalian bicarakan. Kelihatannya asik sekali.” Tanya siwon Nampak tidak suka.

“Bukan apa-apa. Kau tidak perlu tahu.” Jawab YoonAh, dan sukses YoonAh mendapatkan tatapan tajam dari mata Siwon.

“Baiklah YoonAh. Kapan-kapan kau harus ikut ya? Dan aku harus menemui Tiffany. Sampai ketemu lagi.” Hongki bangkit dari duduknya dan berjalan pergi meninggalkan YoonAh dan Siwon.

“Dia akan mengajakmu kemana?” lagi-lagi Siwon bertanya dan ingin tahu.

“Heemm.. mengajak makan.” jawabYoonAh singkat.

“Sebaiknya kita segera kita pulang!”

“kau deluan saja kemobil aku akan merapikan barang-barangmu dulu dan meminta jadwal shooting berikutnya keproduser.”

“Baiklah.. “ Siwon hanya menjawab singkat langsung berjalan meninggalkan YoonAh menuju mobilnya yang terpakir di tempat tersembunyi dan aman agar wartawan tidak mengintainya.

 

Selepas Siwon berjalan meninggalkan YoonAh. YoonAh langsung ke Produser meminta agenda Shooting Siwon berikutnya. Selesai menyesuaikan agenda siwon dengan agenda lainnya pada Produser YoonAh segera mengambil tas khusus pakaian Siwon.

YoonAh pun meninggalkan Tempat itu. Tapi secara tiba-tiba Tiffany yang sedang berjalan sambil meminum Coke dengan sengaja menabrakan dirinya ke YoonAh dan menumpahkan seluruh isi Coke tersebut mengenai pakaian YoonAh.

“Aiisshh..” keluh YoonAh sedikit kesal karena pakaiannya jadi basah dan bernoda berwarna biru.

“Ooppss.. Sorry,Aku tidak sengaja.” Ucap Tiffany dengan nada bicaranya yang angkuh.

YoonAh memandang Tiffany dengan tatapan tidak Suka.”Ku kira kau sengaja melakukan ini.”

Tiffany membelalakan matanya dan balik memandang YoonAh dengan tatapan sinisnya. “Apa kau bilang? Aku sengaja? Heii.. aku tidak akan menyia-nyiakan minumanku untuk bajumu yang gembel itu!” ucap Tiffany dengan intonasi tinggi.

“Oh, benarkah? Baiklah.. tolong minggir kau menghalangi jalanku.” Ucap YoonAh datar dan tanpa memandang Tiffany.

Tiffany merasa YoonAh sudah melecehkannya dengan sikapnya yang terang-terangan menantangnya. Dengan emosi yang memuncak ia mengangkat botol cokenya  yang masih berisi seperempat ia layangkan ke wajah YoonAh sehingga cairan coke itu membasahi wajah YoonAh.

“Rasakan itu! Baru menjadi Asisten Siwon oppa saja sudah belagu!”

YoonAh terdiam menahan emosinya. Ia membersihkan cairan diwajahnya dengan telapak tangan kanannya.

Tempat itu memang agak sepi jadi tidak banyak yang peduli tentang konflik kecil yang terjadi antara YoonAh dan Tiffany.

“Apa ada lagi yang ingin kau lakukan padaku?” Tanya YoonAh menantang.

Tiffany tersenyum kecut. “Hah? Kau menantangku? Kau yakin?” ucap Tiffany sambil mencengkrang bahu YoonAh. “Aku ingin kau berhenti dari perkerjaanmu!!” ucap Tiffany dengan tegas.

YoonAh menepis tangan Tiffany dari  bahunya.”jika aku belum dipecat aku tidak akan pernah berhenti!” ucap YoonAh dengan Yakin.

“Kauu!!!” hampir saja Tiffany akan melayangkan tamparannya ke pipi mulus YoonAh, jika saat itu Hongki tidak muncul. Untungnya Hongki datang tepat waktu dan menahan tangan Tiffany. Dan mata YoonAh terpejam saat itu seperti menunggu tamparan itu mengenai pipinya.

“Apa yang akan kau lakukan?” bentak Hongki.

YoonAh membuka matanya dan mendapati Tiffany yang sedang dimarahi Hongki.

“Kenapa? Ini bukan urusanmu! Kau tidak perlu ikut campur!!” jerit Tiffany dengan kesal.

“Kau bilang aku tidak perlu ikut campur? Kau ini bagaimana, jika ada paparazzi yang merekam kejadian tadi tamatlah riwayatmu. Kau sedang naik daun jagalah sikapmu pada orang lain.” Jelas Lee hongki memberi nasehat pada Tiffany yang Nampak tidak peduli dengan apa yang diucapkannya.

“Kenapa kau membelanya? Hah.. gadis tengik ini, benar-benar perampas!!!” ucap Tiffany ketus lalu berjalan dengan angkuh meninggalkan Hongki dan YoonAh.

Hongki menggeleng-gelengkan kepalanya melihat artis asuhannya bersikap sangat arogan. Tapi setelah itu ia segera beralih ke YoonAh dan memastikan keadaannya.

“Kau tidak apa-apa?” Tanya Hongki Nampak khawatir.

“Emm..tidak, hongki oppa, Gomawo!” ucap YoonAh dengan tulus. Ia merasa sikap Hongki tadi telah menolongnya.

“hemm.. pakaianmu basah. Apa kau membawa baju ganti?”

“Heemm..tidak, tapi ini tidak masalah kok. Kau tidak perlu mengkhawatirkanku.” Ucap YoonAh lalu tersenyum.

“Begitukah. Hemm, memangnya kau ada masalah apa dengan Tiffany?”

“Aku? Aku juga tidak tau. Dari awal ia memang tidak menyukai kehadiranku sepertinya.”

“benarkah? Hah..dia memang seperti itu.” Ucap Hongki.

“Heem,, oppa, baiklah aku harus segera pergi. Siwon sudah menunggu sejak tadi.”

“Oh.. iya silakan.”

YoonAh pun berjalan meninggalkan Hongki, langkahnya ia percepat ia tidak mau sampai di semprot juga oleh siwon kerena terlalu lama. Hongki memandangi punggung YoonAh yang semakin  menjauh meninggalkannya. Dan Setelah YoonAh tidak Nampak dipenglihatannya ia segera pergi juga menyusul Tiffany.

 

YoonAh membuka pintu kemudi ternyata sudah ada siwon yang duduk disitu dan memejamkan matanya. Ia menyentuh bahu Siwon membangunkan Siwon. Siwon membuka matanya dan melihat YoonAh berdiri didepan pintu mobil.

“Kenapa lama sekali?” Tanya Siwon sambil mengucek matanya.

“Ada sedikit masalah. Kau pindahlah biar aku yang mengemudi.”

“Ah.. tidak aku saja yang mengemudi!” ucap Siwon, lalu tidak sengaja matanya memandang kaos mutih YoonAh dan jaket pink yang dikenakan YoonAh basah dan ada noda berwarna biru.

“pakaianmu kenapa basah?”

“Oh.. ini, tadi tidak sengaja Tiffany menumpahkan ini dipakaianku karena aku berjalan tidak hati-hati.” Jawab YoonAh berbohong.

“Benarkah? Sebanyak itu yang tertumpah bahkan wajah dan rambutmu terkena?”

“Ah.. itu.. heemm ya, dia sangat kaget jadi botolnya melompat kewajahku lalu jatuh ke pakaianku. Sudahlah ini bukan apa-apa.” YoonAh Nampak tidak tertarik untuk membahasnya dan memberi tahu kejadian yang sebenarnya.

“Ganti pakaianmu dulu!”

“Aku tidak membawanya!”

“Pakailah kaosku dulu kalau begitu di kabin belakang! Cepat kita masih harus makan malam dan ke Supermarketkan?” bentak siwon yang melihat YoonAh masih berdiri disampingnya.

Tanpa membantah, YoonAh segera menjalankan perintah siwon untuk berganti pakaian di belakang mobil, tetapnya didalam kabin mobil van tersebut di temapat penyimpanan perlengkapan shooting Siwon.

YoonAh membuka pintu depan disebelah pengemudi. Mukanya cemberut dan duduk disebelah siwon.

“Ada apa?” Tanya Siwon.

“Ada apa? Kenapa kaosmu seperti daster semua?”” protes YoonAh.

Siwon memandangi tubuh YoonAh yang kurus terbalut kaos Bola MU warna merah. Kaos itu Nampak menyelimuti tubuhnya yang kecil. Dan itu sukses membuat YoonAh sangat lucu. Dan Siwonpun mentertawainya.

“Hahaha..memangnya aku tidak menyimpan kaos lain?”

“Tidak ada! Hanya ini dan yang lain lebih besar!” kutus YoonAh.

“Hahaha..kau terlihat seperti orang-orangan sawah!!”

YoonAh terdiam dan menatap siwon dengan kesal. Begitu siwon mengetahui yoona kesal kerena ditertawainya diapun diam dan hanya Manahan tawa. Lalu menyalakan mesin mobilnya dan menjalankan mobilnya.

“Apa kita tetap akan makan dan kesupermarket?” Tanya YoonAh.

“Tentu, apa ada masalah?”

“Sangat masalah!!!!” teriak YoonAh, yang kesal dengan kebodohan siwon yang jelas-jelas YoonAh tidak mungkin makan malam dengannya memakai pakaian seperti ini.

“Hahahah!!!” Tawa Siwon kembali pecah mengisi keheningan didalam mobil. Dan YoonAh hanya menutup telinganya dengan kedua telapak tangannya.

 

~***~

 

Akhirnya Siwon mengajak YoonAh ke Mall didekat Lokasi  shooting tadi dan membelikan pakaian untuk YoonAh. Siwon memilihkan pakaian dress lengan pajang berwarna merah marun selutut dan shall, karena sekarang sudah masuk musim dingin. Dan YoonAh juga sudah membersihkan wajahnya yang lengket kerena coke di toilet. Dan sekarang penampilan YoonAh sudah normal kembali.

“Tidak terlalu buruk!” komentar Siwon, begitu ia keluar dari toko pakaian.

“Gomawo.. nanti gantinya kau potong saja gaji pertamaku.” Ucap YoonAh.

“Hemm..itu masalah gampang.” Jawab siwon. Padahal ia tentu tidak akan memotong gaji yoona karena pakaian itu. Ia memang sengaja membelikannya untuk YoonAh.

Mereka berdua masuk kedalam sebuah restoran kelas menengah keatas yang berada didalam mall itu. Mereka langsung disambut hangat oleh pelayan restoran. Apalagi mereka sangat mengenali Siwon sebagai hallyu idol. Maka mereka memberika siwon pelayanan yang sedikit berbeda. Tapi ketika pelayan mengarahkan tempat duduk untuk YoonWon. Tiba-tiba ada seseorang yang memanggil Yoonah dari meja makan di pojok ruangan.

“YoonAh…!!!YoonAh-ahh~~!!”

YoonAh memutar kepala  mencari Sumber Suara yang sangat ia kenali. Dan begitu matanya menangkap Hyoyeon dan Eunhyuk yang duduk di meja pojok lalu melambaikan tangan mereka ke YoonAh. YoonAh langsung tersenyum dan menarik lengan Siwon.

“Ayoo.. kita gabung dengan mereka saja!” ucap YoonAh.

“Kalian ada disini juga?” Tanya YoonAh pada HyoHyuk. Lalu ia segera duduk disamping Hyoyeon.dan Siwon masih berdiri dengan sikap risih.

“Heii..Siwon ssi duduklah!” ajak Eunhyuk dengan sikap Ramah.

Tapi Siwon hanya meliriknya dan tidak juga duduk.

“Wah.. nampaknya Siwon ssi tidak Suka, bertemu kami disini ya? YoonAh kau pindah duduk saja!” ucap Hyoyeon yang merasa tidak enak hati melihat sikap Siwon yang dingin. Ia takut nanti YoonAh yang menjadi pelampiasnya lagi.

“Duduklah.. makan bersama bukankah lebih asyik?” YoonAh menarik lengan siwon dan menyuruh siwon duduk disebelahnya.

“Ayolah.. kau bilang tadi kau sangat lapar. Maka cepat duduk dan pesan makanannya. Sepasang kekasih ini sahabatku!” ucap YoonAh.

Siwon dengan pesaraan mau tidak mau akhirnya duduk juga mengikuti apa kata YoonAh. YoonAh tersenyum pada Siwon dan Siwon malah membalasnya dengan cibiran.

Sambil menunggu pesanan mereka dating suasana jadi Nampak canggung karena Siwon yang masih dingin dan belum mencair dalam suasana dimeja makan.

“ternyata aslinya Siwon ssi sangat tampan ya?” ucap Hyoyeon basa-basi.

“Heh.. tapi tetap tampanan aku kan?” canda Eunhyuk pada Hyoyeon.

“Jelas kau adalah yang terbaik.heheh”

YoonAh hanya tersenyum mendengar Goyonan pasangan HyoHyuk.

Siwon masih terdiam.

Tak lama makanan datang dan mereka mulai untuk makan. YoonAh mengambil steak milik siwon dan memotong-potongkan daging sapi itu untuk siwon.  Dan Siwon malah mengambil pasta YoonAh dan mencampurkan bumbu pada pasta itu.

“Cobalah.. pasti kau suka rasanya!” ucap Siwon menyuruh YoonAh mencobanya.

Dan YoonAh juga memberikan daging yang sudah ia potong-potong pada siwon. Lalu dengan kompak mereka mulai makan dan siwon memberika sedikit danging steaknya ke piring pasta YoonAh. Dan YoonAh memakannya dan menikmati makanan tersebut.

HyoHyuk Nampak aneh melihat tingakah mereka berdua. Lalu Eunhyuk mendekatkan tubuhnya ke Hyoyeon dan membisikan sesuatu. “Hei.. kau bilang mereka itu selalu bertengkar. Tapi dilihat seperti ini kenapa mereka jadi lebih baik dari pada yang berpacaran??”

Hyoyeon balas berbisik.” Iya.. aku juga tidak tau, jangan-jangan mereka memang sudah berubah.”

YoonAh menghentikan makannya dan memandang Hyohyuk.”Kalian tidak memakannya?”

“Oh,, iya kami akan makan..” jawab Hyoyeon kaku.

Ditengah-tengah acara makan Eunhyuk tiba-tiba membuka pembicaraan. “Jika aku perhatikan kalian Nampak mirip satu sama lain. Kata jaman kuno, jika dua orang yang berbeda lawan jenis mempunyai kemiripan maka mereka akan jodoh dimasa depan!”

“Uhukk..Uhukk..uhukk..”

Siwon yang sedang meminum jus apelnya sampai tersendak dan membuatnya terbatuk-batuk menanggapi ucapan Eunhyuk tadi.

“Ah.. Mianhae.. minahae!!” ucap Eunhyuk mencoba memberikan tisu pada Siwon. Untuk membersihkan percikan Jus apel tersebut.

YoonAh meraih tisu tersebut dan membantu siwon mengandalikan rasa tersendaknya. “Aduh.. kenapa bisa seperti ini?” lalu YoonAh memberikan Siwon air putih dan setelah itu rasa tersendak Siwon berakhir dan menyebabkan wajah siwon jadi memerah.

Siwon segera berdiri dari temapat duduknya dengan perasaan marah “Ayoo makan kita sudah selasai. Kita pergi !” ucap Siwon ditujukan untuk YoonAh. Belum YoonAh sempat menjawab Siwon sudah meninggalkan Uang diatas meja dan berjalan keluar restoran tersebut.

Yoonah Menatap bingung ke Hyohyuk.”Hah?bagaimana ini?”. Lalu buru-buru ia juga keluar restoran mencari Siwon.

“Oppa!! Kau bodoh sekali! kau membuat Siwon marah!!!” omel Hyoyeon begiu YoonAh dan Siwon telah pergi.

“Aku tidak tahu jika perkataanku membuatnya tersendak seperti tadi.”

“Ah,, pasti YoonAh akan dimarahi olehnya, kau lihat wajah memelas YoonAh tadi?”

“Heii. Tapi aku menangkap Sesuatu dari kejadian tadi. “

“Apa yag kau tangkap memangnya?”

“Siwon sepertinya menyukai YoonAh!”

“MWO??” Hyoyeon tampak terkejut dengan kesimpulan Eunhyuk.

“Saat aku membicarakan kemiripan mereka tadi, Siwon diam-diam menyimaknya sembari minum dan saat ku bilang mereka jodoh. Dia langsung kaget dan tersendak. Tapi ia tidak marah marah wajahnya memerah! Iya aku yakin dia menyukai YoonAh.”

Hyoyeon terdiam mendengar diagnosa Kekasihnya yang cukup membuatnya jadi berpikiran hal yang sama dengan eunhyuk. “Kau benar!! Kau lihat cara mereka memulai makan?!” ucap Hyoyeon dengan gembira. “Benar Siwon menyukai YoonAh!!ahhahha..!!!” lalu sepasang kekasih itu tertawa dan mengundang perhatian pengunjung lainnya. Dan dengan segera mereka terdiam dan tak bicara apapunlagi.

 

~***~

 

Mereka sudah sampai di basement apertement YoonAh. Ternyata usai mereka makan lalu belanja di super market mereka segera pulang dan diperjalanan YoonAh tertidur karena kelelahan. Tanpa sepengetahuan YoonAh ternyata siwon mengantarkannya ke arpertement yang dulu pernah YoonAh bilang ke Siwon bahwa ia tinggal di apertement pinggir kota seoul bersama adiknya. Tapi itu bohong dan siwon menganggapnya sungguhan.

Siwon membukakan safebelth YoonAh dan menatap lekat-lekat wajah YoonAh yang tertidur pulas di mobil. Siwon mulai merasakan perasaan aneh lagi didalam hatinya, jantungnya mulai berdegup kencang. Ia mendekatkan bibirnya ke pipi YoonAh dan mengecupnya.

“Astaga!” Siwon menjauhkan wajahnya dan menutupnya dengan telapak tangannya, berusaha mengendalikan debaran-debaran dalam dirinya.

YoonAh mengulet dan perlahan membuka matanya. “Oh, kita sudah sampai ya?” Tanya YoonAh pada Siwon yang Nampak gugup.

“Iya.” Jawab Siwon singkat.

YoonAh membuka  pintu mobil dan Nampak terkejut melihat tempat basement yang Nampak asing baginya. “Kita dimana?” Tanya YoonAh bingung.

“LOh ini kan basement apertementmu!”

YoonAh terdiam lalu ia menepuk keningnya dan kini ia sudah tahu dimana ia berada sekarang.

“Oh..iya kau benar, aku sedikit mengigau sepertinya. Ya sudah ya aku masuk dulu..” YoonAh keluar dari dalam mobil siwon dan berjalan menuju pintu masuk untuk para memilik rumah di apertement tersebut. Tapi ia tak sungguh masuk ia hanya bersembunyi dibalik dinding menungju mobil siwon pergi dari tempat ini.

Siwon memandang di depannya dan sudah tak terlihat YoonAh dengan segera ia menjalankan lagi mobilnya kelua dari basement.

“Huft Syukurlah!!” ucap YoonAh dengan tenang. Dia pun juga segerah keluar adari basement apertement tersebut menuju jalan pulang rumahnya yang hanya beda tiga blok dari Apertement ini.

 

“Cepat kau bangun!! Kau ini bodoh atau tuli!!” teriak seorang Ajjuma pada Soo jung yang Nampak mabuk sedang duduk di depan rumah kontrakannya yang kecil.

“Mana kakak mu itu? Apa dia tidak tahu setiap malam adiknya pulang diantar lelaki dalam keadaan mabuk?” teriak ajjuma yang lainnya itu lagi.

Soo Jung nampaknya dalam pengaruh alcohol yang banyak sehingga ia hanya tertawa saja dan tak peduli empat bibi itu sedang memakinya.

“Ya!! Apa kau dan kakakmu sama berkerja sebagai wanita penghibur juga?” ajjuma itu menarik-narik rambut Soo jung dengan perasaan kesal kerena soo jung hanya tertawa tidak jelas.

YoonAh dengan rasa lelah menuju rumahnya melewati anak tangga untuk sampai kerumahnya dan betapa terkejut dirinya melihat adiknya dikerumuni empat orang ajjuma yang berteriak teriak dan bahkan menarik rambut adiknya.

“Ajjuma..tolong hentikan!  Jangan sakiti adikku!” yoona segera berlari dan meneroboss masuk memeluk Soo jung untuk melindunginya.

“Awas kau!! Jangan peluk aku! Aku benci kau!! Pergi kau!!” soo jung terus berteriak-teriak sambil menjambak rambut YoonAh yang melindunginya dari pukulan para ajjuma.

“Kalian pergilah dari rumahku!” ucap Si pemilik rumah yang disewakan pada YoonAh.

Ke empat ajjuma itu sudah tidak bertindak amarkis pada Soo jung, tapi YoonAh masih memeluk Soo Jung yang tetap merontak –rontak dipelukan YoonAh.

“Kenapa? Aku selalu membayar sewa tepat waktu kan?” Tanya YoonAh tidak mengerti.

“Iya memang tapi , tolonglah tinggalakn rumah ini sekarang juga sebelum tetangga yang lain mengusirmu dengan paksa.” Ucap bibi itu lagi.

“Memangnya apa salah kami? Kami tinggal disini juga sudah hampir dua tahun kan? Kukiran kalian sudah seperti keluargaku.”

“Kami tidak Sudih bertetangga apalagi berkeluarga dengan wanita penghibur!!!” ucap Bibi satunya lagi sambil memukul bahu Soo jung.

YoonAh terdiam. Dia sungguh tidak mengerti maksud perkataan bibi-bibi ini.

“Kau lihat ini!!!” seorang bibi melemparkan sebuah majalah ke wajah YoonAh. YoonAh melepas pelukannya pada Soo Jung.

Betapa terkejutnya ia mendapati wajah Soo Jung ada di halaman majalah lelaki dewasa dengan pose yang sangat sexual. Air mata YoonAh akhirnya jatuh juga. Ia memandang tidak percaya kearah adiknya.

“Apa ini? Apa ini kau? Benar ini kau!!! Jawab Aku Soo Jung-ah!!!” YoonAh kita juga berteriak-teriak sambil menunjukan gambar Soo jung dalam majalah itu.

“Iya!! Itu aku!! Kenapa? Kau tak suka?!!!” soo jung balik berteriak pada YoonAh.

YoonAh menjatuhkan majalah lelaki dewasa itu dan menangis tersendu-sendu mendapati kenyataan bahwa selama ini adiknya berkerja sebagai poto model majalah lelaki dewasa, dan ia sama sekali tidak mencurigai apalagi mengetahuinya.

“Aku taku uang sewa yang kau berikan padaku adalah uang haram!! Jadi pergilah!!: ucap bibi pemilik rumah pada YoonAh.

“Kami juga takut Soo Jung akan menggoda anak lelaki dan suami kami!” ucap bibi yang lainnya.

YoonAh hanya menangis sejadi-jadinya hatinya sangat sakit diperlakukan seperti ini. Soo Jung hanya memandang kosong kearah YoonAh yang menangis sambil menekuk lututnya.

“Kau memang adik yang tidak tahu diri!!! Kakakmu berkerja sebagai kuli serabutan.. tapi kau malah berkerja seperti itu! Kau kan masih tujuh belas tahun!!!”omel bibi yang lain dan menendang Soo Jung dengan hina.

“Ayoo kita bereskan pakaiannya.” Ajak bibi pemilik rumah kepada ketiga temannya. Mereka lalu masuk kedalam rumah dan mengemasi semua pakaian soo jung dan YoonAh kedalam koper serta barang-barang milik mereka berdua kecuali memang barang-barang yang besar.

Setelah mereka selesai mereka melemparkan tas tangan dan satu koper ke arah YoonAh dan Soo Jung. “Pergilah dari sini cari tempat yang jauh. Atau cari tempat yang bebas yang cocok untuk perkerjaan hina kalian sebagai wanita penghibur.”

YoonAh bangun dari keterpurukaanya menangisi nasibnya dan adiknya. Ia menarik lengan Soo Jung agar berdiri juga. “Ayoo kita pergi!”

YoonAh melampirkan tasnya dibahu lalu tangan kirinya menyeret koper dan tangan kanannya menuntun lengan Soo jung.

“Lepaskan tanganku!” ketus Soo Jung.

“Ayo kita cari tempat untuk tinggal sementara ini. Kau pasti lelah, kau perlu istirahat dan tidur!” ucap YoonAh dan masih terus berjalan menuntun Soo Jung tanpa peduli teriakan soo jung yang meminta tangannya dilepaskan.

Soo Jung menarik lengannya sendiri dan mendorong tubuh YoonAh sampai terjatuh dijalan.

“Aku lelah tinggal bersama kau! Jangan cari aku!! Hiduplah sesukamu! Dan kau tak perlu berkerja keras hanya untukku! Aku sudah punya jalan sendiri!!” teriak soo jung sambil menatap tajam YoonAh yang terduduk dijalan dengan mata berkaca-kaca. Lalu ia berlari meniggalkan YoonAh. Dan saat ada taksi yang melintas ia segera memberhentikannya dan hilang pergi bersama taksi tersebut.

“Soo Jung-ah!!! Soo Jung-ah!!!”” teriak YoonAh sambil menangis tersendu-sendu di jalan. Ia menarik kopernya dan tasnya lalu berlari berusaha mengerjar taksi Soo jung yang sudah sangat jauh meninggalkannya.

“Son Jung-Ah…Jeongmal Mianhae!!” ucap YoonAh dengan suara seraknya.

Ia berhenti di halte bus dan begitu ada bus lewat ia segera masuk dan pergi bersama bus itu. Ia terus saja menangis tanpa henti saat didalam bus, ia tidak mempedulikan lagi penumpang lainnya memperhatikannya yang terlihat sangat rapuh dan kacau.

 

~***~

 

Siwon memutar kembali mobilnya karah apertement dimana tadi ia menurunkan YoonAh. Karena ia baru menyadari ponsel YoonAh tertinggal didalam mobilnya. Ia berniat ingin mengembalikannya pada YoonAh. Karena pasti ponsel itu sangat penting dan pasti yoonAh sedang kebingunngan mencarinya.

Siwon melangkahkan kakinya menuju hall depan apertement tersebut dan menanyakan pada Reseptionist  di lantai berapa YoonAh tinggal di apertement tersebut.

“Maaf, tuan di data pemilik Rumah di apertement ini tidak ada yang bernama ‘Kim Yoon Ah’ “

“Kau yakin? Aku baru saja mengantarnya disini?”

“Benar tuan, aku sudah mengeceknya tiga kali. Dan tidak ada, kim Yoon Ah berusia 25 tahun. Hemm.. tapi akhir-akhir ini kami mendapat banyak kasus seseorang mengaku-ngaku mempunyai rumah di apertement ini.” Ucap Reseptionist tersebut,

Siwon terdiam. Dia yakin receptionist ini tidak berbohong. Karena yoonah bukanlah orang penting yang perlu identitasnya dirahasiakan. Tapi lalu apakah benar YoonAh yang berbohong padanya.

“Oke terimakasih atas bantuannya.”

Siwon dengan perasaan bingung keluar meninggalkan apertement tersebut.

“Dia berbohong, lalu dimana ia tinggal sebenarnya?”

Siwon belum menjalankan mobilnya. Dia malah memeriksa ponsel YoonAh dan membuka bagian media photo-photo milik YoonAh.

Siwon mendapati banyak foto  narsis YoonAh dan seseorang anak remaja yang mirip dengannya. Lalu foto YoonAh dan seorang bibi yang sangat mirip juga dengannya dan sebuah foto keluarga yang tertulis dibawahnya ‘Apakah kebahagian ini akan kembali?”

Siwon menyerngitkan keningnya tidak mengerti apa maksud YoonAh mengedit foto itu dengan kata-kata aneh? Lalu siwon mebuka lagi. Dan mendapati YoonAh yang berfoto bersama para pelayan restoran dan memakai seragam pelayan, lalu foto ia sedang mengangkat peti ikan, foto ia bersama teman-temannya saat berkerja di pom bensin.

“Apakah selama ini ia juga melakukan perkerjaan seperti ini?” Tanya siwon heran melihat foto-foto di handphone YoonAh.

Lalu siwon mengeluarkan media photo tersebut dan beralih membuaka dua pesan masuk yang belum sempat di baca oleh YoonAh. Dan siwon malah membacanya.

 

From : Hyoyeon friend

YoonAh maafkan kami, tadi makan malam mu dengan siwon jadi kacau. Heii YoonAh, kau tau menurutku dan eunhyuk ,Siwon itu menyukaimu!!!haha.. pasti kau terkejut membaca ini kan?

 

Siwon mamanyunkan mulutnya dan buru-buru mendelete pesan dari Hyoyeon tersebut. Jangan sampai YoonAh mengetahuinya.

Lalu ia membuka pesan lain yang belum dibaca.

From :  Ceo Gong

Kau sedang dimana? Aku kerumah kontrakanmu tapi  tidak ada orang, dan aku dimarahi oleh seorang bibi, mereka mengataiku hidung belang yang mencari Soo Jung adik mu. Apa maksudnya? Jika kau membacanya segera balas.

 

Siwon makin tidak mengerti setelah dia membaca sms dari Gong Yoo. Ternyata benar YoonAh membohonginya , sedangkan pada Ceo gong ia bersikap jujur. Dan kini siwon tau yoonah memang tidak tinggal di apertement tadi, tapi ia tinggal di rumah kontrakan yang entah dimana letaknya.

Siwon juga mendelete pesan dari Gong Yoo. Lalu ia menyimpan ponsel YoonAh pada saku celananya dan pergi menjalankan mobilnya. Sepertinya siwon mulai tertarik mencari tahu kehidupan yoona. Dan kenapa ia harus berbohong segala padanya.aneh sekali.

 

~***~

 

TO BE CONTINUE…. THE NEXT EPISODE ~ SEE YOU ^_^

 

Note : Heii.. akhirnya ff episode empatnya selesai juga. Tapi biasanya aku asal nulis selesai pasti part berikutnya sudah setengah jadi, tapi kali ini part 5 na belum jadi, aku lagi males nulis ;D huaheheh… gimana ceritanya sedikit rumit ya? Yaa itu Cuma sedikit taktik aku aja sih biar ceritanya bener-bener kaya lagi nonton DraKor..*EfekSakingInginnyaYONWONmainDrama korea bareng* gimana dengan YoonWon moment yang saya sajikan di part ini? Semoga tidak mengkecewakan. Dan yang kesel sama sikap Soo Jung aka Krystal atau Tiffany maafkanlah mereka😀 Ini hanya sebuah FF karangan saya –,-V peace..!! Jangan lupa komentarnya tentang ff ini… See You!!!

Tinggalkan komentar

132 Komentar

  1. Ya ampuunn knp Soojung jhat skali sm Yoona, tdk tw kh dy bhwa Yoona sgt mnyayanginya ??

    Akhirnya Siwon Oppa tw jg klo Yoona itu bhong ttg tmpt tgglnya, Oppa km hrs tw dan membtu yoona !!

    Balas
  2. yeona

     /  Maret 23, 2014

    Kasihan yoona onni
    Gmna kelanjutannya?

    Balas
  3. nina

     /  Mei 2, 2014

    kasian yoona….
    lnjut bc lgi ah…

    Balas
  4. simoppa

     /  Juni 5, 2014

    whoaaaa makin seru ceritanya lanjut ya thorrr

    Balas
  5. bingung mau komen disetiap chapter nya, keren bgt ni ff. daebaaakkk😀

    Balas
  6. Kasihan sekali Yoona ya
    tega bgt adk nya, ka2k nya mati2an cari uang malah adiknya jadi wanita penghibur. Merasa hidupnya tak mensyukuri,
    sepertinya wonppa mulai tertarik dgn kehidupan Yoona
    benar2 seru ni ceritanya
    semua jln ceritanya pas bgt dan gk ada yg kurang sedikit pun

    Balas
  7. Dwi Sivi Fatmawati

     /  Januari 8, 2015

    huh kasian banget yoona eonni dituduh gtu sma soo jung, pdahal yoona eonni syang banget sma dia.. semoga aja wonpa bsa ngerubah kehidupan mereka … amin

    Balas
  8. sdhifakhri

     /  Maret 23, 2015

    Soojung kenapa jahat bgt sama yoona , sampe” yoona dituduh yg engga” sama bibi” itu. Hyoyuk udah tau tuh kalo siwon suka sama yoona, hehe.

    Balas
  9. Zhahra

     /  April 6, 2015

    Kasihan banget yoona unni…
    Soojung gag tau balas budi..yoona unni udah kerja keras tpi dia malah jdi model majalah dewasa…astaga…

    Balas
  10. Lucu sekali yoona mrp org2an sawah wkt pki bj wonpa.ngebayanginnya aja bkn aku senyun2 sendr

    Balas
  11. ria

     /  Oktober 17, 2015

    Kasihan yoona, udah kerja banting tulang demi adiknya tp adiknya mlh jahat

    Balas
  12. melani

     /  Desember 9, 2015

    Akhirnya siwon tau kalo yoona bohong n dia kelihatan bgt kalo udah mulai suka sama yoona.. kasihan yoona dia udah kerja keras eh malah adiknya jd model majalah dewasa.. moga stlh siwon tau hidupnya yoona yg skrg dia bisa bantuin yoona..

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: