[OS] Regret

~(oneshoot) ‘REGRET’~

+

+

‘REGRET’ fanfiction by WINDY fitri

Main cast IM YOONA  and  CHOI SIWON

Cast CHO KYUHYUN SUPER JUNIOR’S MEMBER’S

Genre SAD ANGST and ROMANCE

Rating pg-17

+

+

BAGSOUND

Taeyeon if

Taeyeon I love you

Super junior daydream

Cho kyuhyun inoo (edge of rain)

 

Disclaimer

,YOONA,SIWON , dan yang lainnya bukan milik saya. Saya hanya meminjam nama, dan penggambaran fisik dari mereka. Jika ada kesamaan karakter atau cerita, itu semua hanya kebetulan karena fanfic ini benar-benar murni dari hasil pemikiran saya.

+

+

 

apakah cinta akan berujung??
apakah ini kenangan dalam hati yang menyakitkan??
‘aku kembali ke hati mu’
tak bisakah kau menagkap air mata ku??
‘cinta ku aku mencintai mu, aku mencintaimu’

tak bisa kah kau menangkap air mata ku??
cinta ku jangan melupakannnya.. dan jangan menghapusnya ..
‘cinta kita’
bisakah kau melihat air mata ku??, setiap hari merindukanmu,setiap hari pula aku dalam kerinduan begitulah hari berlalu.
‘kau dimana??’
maaf maaf kan aku…
aku tidak bisa melupakanmu, cinta ku kembali lah pada ku jangan tinggalkan aku.

ku mohon..
tetaplah disisiku…

(translate taeyeon I love you)

 

 

 

 

 

 

hari demi hari kulewati tanpa mu,menangis jika teringat akan kebodohan ku dan tersenyum kecut jika teringat kenangan manis yang akan selalu melekat di memory otak ku.
sungguh. demi tuhan ingin sekali ku putar kembali waktu agar aku bisa memperbaiki kesalahan ku. ‘mungkin kah itu?’
membiarkan mu pergi tanpa harus pedulikan aku.’bodoh kah aku’ .sungguh aku tak bermaksud mengatakan ‘hal itu’.
andai kau tau mungkin benar,secara lisan aku berkata seperti itu,tapi tidak disini, di dalam hati ku,menangis dan menjerit tak ingin kau pergi dari ku
‘percayakah kau itu’.
memory otak ku kembali berputar,bak sebuah film dukumentar yang kini tengah di mainkan. sebuah kejadian yang membuat kau pergi meninggalkan ku,karna permintaan ku yang sangat bodoh.

“seoul,south korean.
october 25th 2012”

sepasang kekasih tengah duduk berdua di sebuah bangku taman yang terletak di kawasan gangnam.
wanita itu menyandarkan kepalanya di bahu kekasihnya.sedangkan sang pria ia menggenggam tangan gadisnya erat.

sadari tadi hanyalah ‘kesunyian’ yang melanda keduanya,mereka seakan kalut akan suasana,yang ada hanyalah suara gemercik air yang di timbulkan dari air mancur.
choi siwon dan im yoona mereka masih terdiam.

yoona masih menyandarkan kepalanya di bahu siwon.pandangan matanya kosong seperti terlihat bahwa kini ‘kegalauan’ sedang melanda dirinya.

” siwon apa kau mencintai ku” sebuah pertanyaan singkat yang terlontar dari bibir manis yoona.
siwon tersenyum,mendengar pertanyaan gadisnya yang sudah mengisi hatinya selama 7 tahun lamanya.

” tentu saja aku mencintai mu yoong”

“kalau begitu bawa aku pergi bersama mu sekarang juga”.

siwon tak mengerti dengan pertanyaan gadisnya ‘membawanya pergi ‘

“maksud mu??” tanya siwon.

yoona menegak kan kepalanya dan tak lagi bersandar di bahu siwon,ia menundukan kepalanya sejenak

dan sedetik kemudian ia kembali mendongkakan kepalanya,terlihat di kedua bola matanya bahwa kini ia sedang menahan tangis.

“aku di jodohkan..” siwon tergelak, ‘di jodohkan’ omong kosong macam apa itu.

” yoong kau bercanda?” siwon bertanya berharap bahwa semua yang di katakan yoona adalah ‘ bohong’

yoona menggeleng lemah,kini air mata sadari tadi ia bendung kini meluncur sekitika.

” aku serius hikss hikss,siwon kumohon bawa aku pergi bersama mu hiks hiks ku mohon ”

siwon menarik yoona ke dalam dekapannya,membiarkan gadisnya menagis di dalam pelukannya.

” aku tidak mau siwon,hiks hiks aku tidak mau menikah dengan pria lain,selain dirimu hikss hiks a..aku mencintaimu siwon” Ucap yoona di tengah isakan tangisnya

‘bingung’ kini kebingungan telah merajai pria bermarga choi itu, disatu sisi ia mencintai gadisnya,tapi disisi lain ia seperti orang egois,membawa yoona pergi sama saja menghancurkan keluarganya. tapi jika ia merelakan gadis nya dengan pria lain,sungguh. ia tak tau harus berkata apa.

siwon melepaskan dekapannya dan ia pun menatap dua bola mata indah milik yoona,siwon menhapus air mata yang ada di sudut mata yoona dengan ke dua ibu jarinya.

” yoong aku mencintai mu,tapi aku tidak bisa membawa mu pergi,mianhae jongmal mianhae”.
” kenapa? hiks hiks”
“karna jika aku membawa mu pergi,aku pasti akan melukai keluarga mu yoong”
” tapi kau akan menyakiti hati ku hiks hiks”.siwon terdiam sejenak.
“semudah itu kah kau melepaskan ku pergi..” siwon masih terdiam.

” siwon,apa kau ingat? kita selalu membayangkan jika kelak nanti kita akan menikah dan memiliki dua orang anak,tapi nyatanya ?sekarang kau malah mengubur semua impian itu”

“mianhae,belajar lah untuk mencintainya.dan mulai lah kehidupan baru mu dengannya” ucap siwon.
yoona menggeleng kini air matanya,kembali menagalir deras, ia tak percaya bahwa kekasihnya mengatakan hal seperti itu.

” tidak aku tidak bisa,hiks hiks”

” maafkan aku yoong aku tidak bisa membawa mu pergi,pergilah yoong aku yakin pria itu adalah pria yang pantas untuk menjadi pendamping mu,” yoona tetap menggeleng.siwon meraih tangan yoona dan meletakanya di dadanya.

” yoong walau pun kau bersamanya tap!  hati mu,akan selalu disini yoong,di dalam raga ku,karna selamanya hati ku hanya untuk mu.” yoona terdiam.

” maaf kan aku yoong”

yoona mengeluarkan sebuah benda yang ada di dalam tasnya. sebuah benda kotat tipis yang berwarna biru dan tertera nama ‘ im yoona and cho kyuhyun’.

siwon meraih undangan itu,hatinya seakan di sayat,oleh ribuan pisau tajam ketika melihat nama yang tertera di undangan tersebut

im yoona and cho kyuhyun

ia berharap bukan nama ‘cho kyuhyun’ yang tertera melainkan dirinya ‘ choi siwon’.

“ku harap 2 minggu lagi kau bisa datang siwon”siwon mengagguk lemah.
“pasti yoong, aku akan datang di hari bahagia mu untuk terakhir kalinya” . yoona bangkit dari duduknya. Tanpa menoleh ke arah siwon. “aku pergi,selamat tinggal siwon”. yoona pun melangkah,dalam hatinya ia merasa berat,meninggalkan kekasihnya.
ia kembali menangis,walau kini siwon tak mengetahuinya.

yoona telah pergi,kini hanya dirinyalah yang tersisa, siwon berdiri memegang dadanya,air mata pun kini sudah membasahi wajahnya.

” AAAAAAAAAA”
blugg

ia tertunduk di atas rerumputan hijau. berlutut tepatnya. uluh hatinya seakan tertohok. seluruh badanya lemas,dan air mata yang ia pertahan kan pun runtuh bagaimana tidak,kekasih nya akan menikah dengan seorang pria dan tentu bukan dirinya. dan lebih parahnya ia merelakanya begitu saja. sungguh hal yang sangat bodoh.

jderrrrrrrrrr……
suara halilintar terdengar begitu keras dan di iringi tetesan tetasan air langit pun mulai berjatuhan. hujan.banyak orang yang berlalu lalang mereka berlari kesana kemari hanya untuk sekedar berteduh.tapi tidak dengan seorang namja yang kini masih bertahan dengan posisinya berlutut. namja itu choi siwon ia menangiss..

jdarrrrrrr….

siwon tak peduli sederas apa pun hujan dan berapa juta tetesan air yang mengguyurnya. ia tak peduli bahwa kini seluruh tubuhnya basah,karna kini. dalam pikiran hanya ada satu orang. ‘im yoona’
‘yoong. mianhae jongmal mianhaeyo aku telah membohongi perasaan ku sendiri,saranghae yoong’ lirihnya choi siwon

 

‘for me you are the half of my life, without you I’m like an undead meaningless.”

 

seoul,south korean.
october 25th 2012

sebuah mobil melaju cepat di tengah jalan kota seoul, di dalam terdapat sepasang pria dan wanita.sadari tadi hanyalah ‘kebisuan’ yang melanda suasana.sang pria pokus dengan stir mobilnya tapi tak henti hentinya senyuman menghiasi wajah tampannya.sedangkan wanita yang berada di sampingnya hanya terdiam memandang ke luar jendela seakan tak peduli pada sosok pria yang satu bulan ini menemani harinya.suami tepatnya.

im yoona.

taukah kau kini aku ‘merindukanmu’,merindukan sosok mu,belayan tangan mu dan semua yang ada pada diri mu.
kenangan kenangan indah bersama mu begitu sulit untuk ku lupakan sekali pun ku coba untuk melupakanya,tapi apa ada kau terlalu berarti bagi ku.
selalu ku ingat dimana kau meminta ku untuk menjadi bagian dari kehidupan mu,menjadi pendamping mu sampai nanti maut datang.tapi masih pantaskah aku mengharapkan mu?? bahkan mencintai mu?

Karna aku telah bersamanya ‘berdosakah aku’.

Flashback

” siwon tolong foto aku ” rengek yoona.

” tunggu sebentar yoong ada yang ingin aku bicarakan”


” baiklah aku akan berbicara dengan mu tapi sebelum itu kau foto aku dulu” pinta yoona, siwon kembali mendesah.
“aisss keras kepala. baiklah.” siwon meraih kamera.
” baiklah senyummm…”
clikkkk.

” ahkkk othoke,sini aku mau lihat” riangnya seraya ingin menarik kamera itu,tapi dengan cepat siwon segera menjauhkanya.

” ahh siwon aku ingin melihatnya,kemarikan..”

“ya ya ya.. kau sudah janji padaku kalau aku sudah mem foto mu kan mau berbicara pada ku eoh “…
” aisss baiklahh wae? ” cetus yoona.

siwon tersenyum dan tak di sangka ia malah berlutut di hadapan yoona, sontak yoona pun membulatkan kedua matanya.

” siwon bangunlahh ” desis yoona. siwon menggeleng.
” im yoona mau kah kau menikah dengan ku,menjadi bagian dari hidup ku dan menjadi ibu untuk anak anak ku. im yoona sekali lagi woud you merry me..” pinta siwon.

” apa kau sedang melamar ku ” spontan mendengar itu siwon mendesah

.bagaimana tidak.ia sudah mengumpulkan seluruh keberaniannya untuk mengatakan ‘itu’. tapi apa?. ia maah bertanya dan itu adalah ‘hal bodoh’
“kau pikir aku sedang menari di depan mu eoh” kesalnya. menatap sinis ke arah yoona.yoona terkekeh melihatnya,karna kini ia telah berhasil membuat kekasihnya kesal.
“aku kan hanya bercanda,heuh begitu saja marah “cibir yoona.
“jadi…..” tanya siwon.
“jadi apa ??” tanya yoona dengan wajah polosnya yang membuat siwon kembali mendengus sebal.
“berhentilah bersikaf bodoh seperti itu yoong..” keluh siwon. yoona kembali tertawa di buatnya..
“hmmm..tidakk.’’jawaban singkat yang membuat siwon tergelak.
“mwo.. kau bercanda” yoona menggeleng,dan kembali  melanjutkan kata katanya.
” aku tidak mungkin menolak mu ”
“benarkah? ” tanya siwon (tersenyum). yoona mengagguk mantap.
” sudah ku duga ”
“maksud mu..?”

siwon berdiri,dan kini ia berdiri tepat di hadapan gadisnya.im yoona tepatnya. ” sudah ku duga kau tidak mungkin menolak ku ” terkekeh ..

” mwo,percaya diri sekali kau ” cetus yoona.
siwon merogoh saku jas nya,dan kini terlihatlah sebuah kotak kecil berwarna merah,lantas siwon pun membuka kotak tersebut dan kini terpampanglah sebuah cicin berlian yang tentu sangat sangat indah.

yoona membulatkan kedua matanya takjub,kedua tangannya menutup mulutnya,seperti tak percaya. mimpi?
tidak. ini kenyataan.

siwon tersenyum dan meraih tangan yoona,di pasangkannya cincin tersebut di jari manis yoona.
“saranghae yoong” ucap siwon tulus.
“nado…”
siwon memeluk yoona dan mencuim kening yoona cukup lama.
” tataplah berada di sampingku yoong” desis siwon,mendengar itu yoonamenaggukan kepalanya

yoona yang mendengarnya pun tersenyum manis,bahkan sangat manis.
” pasti “.

++

jalan takdir memang tak sejalan dengan apa yang kita pikirkan dan kita impikan.

++
‘siwon’ desis yoona yang masih setia memandang keluar jendela mobil,entah ada apa dengan dirinya yang pasti ia sepeti merasakan sakit,bukan halnya sakit biasa yang terjadi pada setiap orang.  im yoona ia menangis mengeluarkan tetesan tetesan air yang kini membanjiri kedua pipinya.menyedihkan
++.

Cho kyuhyun

bahagia. hanya itu yang selalu menggambarkan betapa bahagianya diri ku.

mungkin orang bilang aku adalah pria aneh.pria aneh yang jatuh hati pada seorang wanita hanya karna satu kali pertemuan yang di dasari oleh sebuah perjodohan.

tunggu, perjodohan?
jika di ingat aku begitu lucu,dulu sebelum aku bertemu dengan gadis itu aku sempat menolak perjodohan yang di tawarkan ayah ku,tapi setelah bertemu denganya?
aku malah terpesona denganya dan menerima perjodohan itu dan meminta ayah ku untuk segera menikahkan ku dengan yoona.

 

ohh tuhan sunggu betapa bodohnya diri ku .

tapi biarlah aku tak peduli,toh semua aku yang merasakan,tak peduli dengan semuanya karna kini bagi ku hanya ada satu kebahagiaan ‘im yoona ,im yoona dan im yoona’

‘siwon’ samar samar ku dengar ia bergumam, tunggu.
‘siwon’ nama itu lagi,akhh tidak mungkin aku hanya salah dengar. cho kyuhyun lupakan.
“yeobo gwencahana?” tanya ku ‘hening’ tak ada jawaban dari mulut nya,kulirik ia yang berada di samping ku .
“yeoboo” panggil ku seraya mengelus puncak kepalanya, ia seperti tersadar dan menoleh ke arah ku.
“ah ne oppa” ku hela nafas ku,selalu saja begitu,memanggil ku dengan sebutan ‘oppa’ sudah bearapa kali aku melarangnya memanggil ku dengan panggian it,memanggil ku dengan sebutan ‘oppa’tapi sepertinya ia selalu melupakannya.

tunggu apa itu?.ia menangis
“yoong kau menangis” tanya ku,reflek dengan cepat ia langsung mengusap air matanya.
“annia hanya saja aku mera gatal pada kedua mata ku” ia tersenyum.

‘senyuman macam apa itu? kenapa begitu menyakit kan.’

“eouh begitu besok cek lah ke dokter aku takut terjadi apa apa dengan mu “kembali ku usap puncak kepalanya.
‘sampai kapan aku hanya memiliki ragamu tidak dengan hati mu.”

“OPPA AWAASSS”ia berteriak,dengan reflex ku tolehkan kepalaku kedepan kaca mobil .terlihat seorang namja berdiri di ujung sana dan memejamkan kedua matanya.bodoh laki laki itu bodoh.
ku coba untuk menginjak rem mobil.
ckkkkitttt.
jdarrrr.

terlambat.
+++

CHOI SIWON
“siwon aku mencintaimu”
” aku juga,bahkan sangat sangat mencintaimu .

kata kata itu kenapa selalu tergiang.im yoona,kenapa begitu sulit menghapus bayangan mu? andai ini dunia ku mungkin dengan mudah aku kembali ke masa lalu, dimana kau masih bersama ku.
‘penyesalan’. kenapa? kenapa aku sangat bodoh? membiarkan perjodohan itu terjadi dan membiarkan aku dan kau tersakiti,aku memang bodoh,pria yang sangat bodoh.

tuhan. Jika memang kau memberikan ku 1 permintaan,makan aku akan meminta pada mu ubahlah dunia ku menjadi lebih indah,bersamanya im yoona gadis yang ku cintai.
+++

seorang pria berjalan gontai menyusuri jalan kota seoul,matanya menyiratkan bahwa kini sedang merasakan sakit.

ia menyebrang jalan tak peduli beberapa mobil yang melintas dan peduli banyaknya cacian yang di dapatnya.ia tak peduli dan akan pernah peduli.

di ujung sana sebuah mobi sport melaju dengan cepat,pria itu masih berjalan gontai,ia melirik ke arah mobil yang ada di hadapanya ,ia berbalik menutup matanya dan tersenyum nanar.
‘saranghae yoong’

tinnnn…..
jbreddddd….

terlambat.

Kini mobil itu telah berhasil mengahatam pria itu. Pria itu berguling di aspal di sertai banyaknya ceceran darah.

ckitttt…

mobil itu berhenti secara tiba tiba dan menimbulkan suara decitan dan membuat keduanya hampir terbentur.

” yoong gwenchana??” tanya kyuhyun. tapi yang di tanya hanya diam memandang lurus dengan nafas yang tersengal..

” OPPA AWASSS”
kejadian itu kembali terlintas,sosok itu. Ia mengenal persis sosok itu. Sosok yang sangat ia rindukan.

” yoong gwenchana??” yoona masih tak bergeming pikirannya kacau. Tetesan air mata kini telah jatuh d kedua pelupuk matanya.ia menggelengkan kepalanya seperti menepis perasaan itu.
” siwon. Tidak.. Ini tidak mungkin”

clekkk

dengan cepat yoona membuka pintu mobil. ia membalikan badannya,nafasnya tercekat. ia merasa seakan akan dirinya sedang di hantam oleh ribuan balok yang menghujam seluruh tubuhnya.

antara percaya dan tidak. karna kini matanya menangkap sosok pria terbaring dengan banyaknya darah yang membanjiri jalan aspal.

choi siwon. tersenyum getir menatap gadis yang slama ini ia rindukan im yoona.

 

yoona menutup mulutnya seakan tak percaya,ia menggelean kepalanya seolah bahwa apa yang ada di hadapannya hanyalah ‘mimpi’,tapi faktanya semua adalah nyata choi siwon terkapar lemah di aspal.

” tidakk ini tidak mungkin.. CHOI SIWONN” ia berteriak berlari ke arah siwon dengan linangan air mata.

yoona menatap nanar sosok namja yang ada di hadapannya. Ia menyandarkan kepala pria itu di paha nya,ia tak peduli dengan banyaknya darah yang kini sudah mengenai pakaiannya.

“siwon,kumohon jangan tinggalkan aku..hiks hikss”

tangan siwon terangkat,mengusap air mata yoona dengan tanganya yang lemah.

“ohokk..ohookk (mengeluarkan darah). Yoong, a..aku memang pria..bo..dohh.. Aa..aku ti..tidak bisa ohok ohok.. Mempertahan kan mu..dan cin..ta kita.maaf.. Maafkan aku yoong. Sa…ranghae” perlahan siwon menutup kedua matanya.
“siwon.. Siwon.. Siwon.. Kumohon buka mata mu..choi siwon akumencintaimu,ku mohon buka mata mu..CHOI..SIWONNN”

Jdarrrrrr…

suara itu begitu menakutkan,suara halilintar yang seketika itu di iringi dengan tetesan tetesan air langit. hujan.

ini seperti menandakan bahwa kini langit ikut menangis,menangisi betapa mirisnya takdir cinta antara im yoona dan choi siwon . menyakitkan.

‘aku tak percaya dan semua ini,sekarang apa yang harus ku lakukan??
menyalahkan takdir?
apakah itu yang harus ku lakukan?
menyalahkan takdir dan mengutuknya karna telah mempertemukan kami dengan cara seperti ini ..

‘tuhan. apa salah ku??’

seorang pria berdiri belakang yoona,kini ia telah mengerti dan bahkan sangat mengerti.

‘kenapa yoona sering memanggilnya oppa dan tak pernah memanggilnya yeobo,sekali pun pria itu melarangnya,tapi  gadis itu tetap melupakannya.dan ketika menginginkan dirinya. (yoona)  gadis itu selalu menolaknya dengan alasan ‘lelah’  dan kini ia tau apa itu sebab nya

 ‘karana wanita itu tidak mencintainya’

 

“ maaf.. maaf kan aku yoong….”

 

Bluggg……

 

Kyuhyun tertunduk di aspal, linangan air mata pun kini sudah membanjiri wajahnya, kini ia tak tau apa yang harus ia lakukan,.

Ia menyesal  dan sangat menyesal..

 

 

‘sebuah kisah  cinta mungkin tak akan selalu berakhir dengan kebahagiaan. Menyakitkan’

 

End…

 

Annyoghaseoo  * tebar menyan ..

Hehe aku comeback, ada yang kangen sama karya ku????

Hahay pd, aku kembali dengan ff one shoot kedua ku, untuk oneshot last love, mianhae ancur heeheh

Tapi kayanya yang ini ancur juga *garuk garuk

 

Oia reeders hari ini aku ulang tahunnnnnnnnn … horee..*plakk

Hehehe abaikan.

 

Reeders yang baik. Rcl ya,please *puppy eyes.

 

To admin gee: makasihhh *hug

 

byeeeeeee

 

 

Tinggalkan komentar

74 Komentar

  1. bikin sequelnya dong!! buat Siwon ga mati trs Kyu ngerelain YoonWon buat bersatu ne^^ ditunggu sequelnya~

    Balas
  2. bagus ceritanya
    ditunggu cerita selanjutnya

    Balas
  3. Yaaahh sad ending😦
    Kasian banget, cinta mereka tidak bersatu😦
    Aaahhh ><

    Balas
  4. Q ga maksud ma critanya… Tp bgus

    Balas
  5. ayu dian pratiwi

     /  Februari 4, 2014

    Ya sad ending

    Balas
  6. Sad end,,
    Andweeeee:’-(

    Balas
  7. Srie_Wonnie407

     /  Februari 23, 2014

    Huwaaa. ..sad end ,,?
    Andwee Siwon Oppa don’t leave Yoona!!

    Balas
  8. Dwi.Syw

     /  April 24, 2014

    miriiss bngd ;( kisah cintanya Yoonwon ;( hikss , , Wonpa ;( peke pergi sgala lgi

    Balas
  9. YW 4Ever

     /  Juni 7, 2014

    Hiks…. Menyedihkan

    Balas
  10. ada sequel nya kah?

    Balas
  11. Andwae
    hiks hikss hikss
    kenpa harus sad ending
    kasian yoonwon tdak bersatu T.T
    eonni bkin sequelx

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: