[FF] Electric Shock…!!! (Chapter 3)

ELECTRIC SHOCK…!!!

( EPISODE . 03 )

Warning!! : FF ini adalah hasil tulisan dan pemikiran Author UlanChoi  ( Twitter acc : @Lovelyulan) ini hanya sebuah cerita belaka, pemeran disini adalah Kpop Idol, cerita ini mengandung usur seperti Drama Korea, jika ada kesamaan cerita, itu hanya terinspirasi selebihnya murni pemikiran sendiri. Don’t COPAS! And Don’t Silent Readers!!

 

 

Judul                : Electric Shock…!!!

Type                 : Sequel FF / Part

Episode             : Ke Tiga

Author             : Ulanchoi Hyoyoon / Twitter : @Lovelyulan

Genre               : Romance,comedy,Drama

Ratting             : PG – 17   

Main Cast        :

–          Im YoonA SNSD  ~  Kim Yoon Ah

–          Choi Siwon SUJU  ~  Choi Siwon

–          Tiffany SNSD   ~  Tiffany Hwang

–          Gong Yoo  ~  Kang Gong Yoo

–          Krystal Jung F(x)  ~  Jung Soo Jung

–          Kim Hyoyeon SNSD  ~  Kim Hyo Yeon

Other Cast          :

–          Lee Hyuk Jae SUJU  ~  Lee Eunhyuk

–          Cho Kyuhyun SUJU  ~  Cho Kyuhyun

–          Kim Jong Woon SUJU  ~  Kim Yesung

–          Go Hara  Kara  ~  Goo Hara

–          Junsu 2PM  ~  Kim Junsu

–          Lee Hongki FT.Island  ~ Lee Hongki

Sound Track    :

–          Electric Shock by F(x)

–          Someday By Super Junior

–          SunFlower By SNSD

 

***  ELECTRICK SHOCK  ***

 

Hari ini adalah hari ke duabelas YoonAh berkerja sebagai Asisten pribadi Siwon. Memang cukup melelahkan mengatur waktu, menemani dan menangani segala keperluan sang Aktor dan juga penyanyi satu itu yang memang sedang naik daun.

YoonAh tertawa riang mendengar cerita  malam minggu Hyoyeon bersama Eunhyuk. Pagi ini Hyoyeon sengaja menjemput YoonAh ingin mengantarkan sahabatnya itu ke Apertement Siwon,

“Dan kau harus tau bagaimana lucunya wajah Eunhyuk oppa, saat dia harus membayar bill makan kami, tapi dompetnya tertinggal saat itu.” Seru Hyoyeon bercerita sambil fokus menyetir mobilnya.

“Lalu siapa yang akhirnya membayar?” Tanya YoonAh penasaran.

“Ya.. Aku YoonAh.. ini adalah kesekian kalinya dia kelupaan membawa Uang saat makan bersamaku. Kadang ia terlalu gengsi harus mengakui bahwa ia sedang tidak punya uang. Padahal aku bisa memaklumi itu.”

“Hahahaha..Dasar Eunhyuk oppa, dan bagian terlucu dari ceritamu saat Eunhyuk oppa memakai kaos terbalik, kenapa ia bisa ceroboh seperti itu?”

“Entahlah.. aku saja tidak mengerti..ck..ck.ck..”

Mobil Hyo menepi ke pinggir jalan didepan Apertement mewah dikawasan Seoul, YoonAh membuka Sefebeltnya dan merepikan ikatan rambutnya.

“Terima kasih atas Tumpangannya. Sukses ya buat rapat hari ini?!” Seru YoonAh tersenyum member semangat untuk Hyoyeon yang akan menangani rapat hari ini menggantikan posisi sang ayah yang sedang sakit mendadak sejak dua hari lalu.

“Aku gugup sekali, tapi aku yakin aku pasti bisa!!” Ucap Hyoyeon yakin dan membalas senyum semangat dari sahabatnya.

“Oh.. iya ini jatah Sandwich untukmu” YoonAh mengeluarkan kotak makan kecil dari dalam tasnya dan memberikan pada Hyoyeon.

“Gomawo, pasti ini sangat enak..” Hyoyeon membuka tutup kotak makan tersebut dan mencium aromo dari sandwich  tersebut.

“Iya.. dan semoga mereka semua juga suka.”

YoonAh membuka Pintu mobil Hyoyeon dan keluar. YoonAh berdiri sambil melambaikan tangan sampai mobil Hyoyeon berlalu dari hadapannya.

 

YoonAh membuka pintu Apertement Siwon, Sepi. Tidak ada siapapun. YoonAh melangkah masuk  menuju kamar tidur Siwon. Tapi sebelumnya ia meletkan kotak makan besar yang sejak tadi ia bawa diatas meja depan televisi.

~Cletek~

Pintu kamar Siwon berhasil YoonAh buka, ternyata tidak dikunci. YoonAh memanyunkan bibir melihat ada gundukan dikasur yang tertutupi oleh selimut tebal.

“Pasti dia masih tidur! Dasar..!!”

YoonAh tersenyum jail sambil memetikan suara dengan jarinya. Ia meringai jail sambil berjalan mengahampiri kasur Siwon. YoonAh menundukan Tubuhnya sedikit memegang ujung selimut Siwon dengan kedua tanganya. Dalam hitungan ketiga YoonAh menarik selimut Siwon dengan cepat dan kasar.

“Aaaarrrrgghhhh…Aaaahhh…!!!!” Teriak YoonAh sekencang-kencangnya begitu membuka selimut Siwon. Dan buru-buru pula ia menutup matanya dengan telapak tanganya.

Siwon yang sedang tertidur nyenyak jadi terbangun karena teriakan YoonAh yang sangat melengking itu. Dengan terpaksa Siwon membuka matanya dan mendapati YoonAh yang berdiri disamping tempat tidurnya sambil menutup mata dan napasnya tersenggal-senggal karena teriak seperti tadi.

Ia menatap bingung YoonAh. Lalu menatap dirinya sendiri yang masih terbaring di ranjang dia memegang dadanya dan terduduk dikasur tapi begitu ia sadar bahwa ia sedang kelanjang dada dan hanya mengenakan celana boxer bermotif Ultraman membuat Siwon ikut menjerit sambil buru-buru menarik kembali selimutnya yang tadi ditarik YoonAh.

“Aaaaaaaaarrrrrggggghhhhh…..!!!!”

“Ya!!! YoonBabo! Apa yang kau lakukan dikamarku?” Omel siwon sambil menunjuk-tunjuk wajah YoonAh.

YoonAh membuat sedikit celah pada jarinya sehingga pandangannya dapat mengintip Siwon.

“Kenapa kau tidur seperti itu?” maksdud YoonA kenapa Siwon tidur tanpa mengenakan baju?.

“Aisshh..!! Kau melihatnya? Kau melihat tubuhku yang bagus ini?” Ucap Siwon sambil menggeleng-gelengkan kepalanya tidak percaya.

“Ahh..Aku tidak sengaja.. lagi pula kenapa kau tidur dengan keadaan seperti itu?”

“Ahh.. Aku semalam susah tidur jadi harus tidur dengan membuka baju.” Jelas Siwon masih menutupi tubuhnya dengan selimut.

“Hah? Aneh sekali…” Ucap YoonAh bergidik Geli.

Entah kenapa Siwon seperti sadar dan kembali kejatidirinya yang sebelumnya ya itu yang hobi berteriak dan memarahi YoonAh.

“Apa kau bilang?! Dasar Kau! lagi pulang kenapa kau ada disini?!” cecar Siwon dengan tatapan galaknya.

“Membangunkan Beruang liar!!” jawab YoonAh ketus.

~Plukk~

Siwon melempar bantal bulu angsanya tepat kewajah YoonAh.

“Keluar kau dari kamarku!! KELUAR!!!” Usir Siwon.

YoonAh balas melempar bantal kesiwon. “Iya!! Otak burung!”

YoonAh pun berjalan keluar kamar Siwon dan menghilang dibalik pintu. Tapi kemudian dia memunculkan kepalanya dipintu kamar. “Cepat Mandi! Ini sudah pukul Sembilan! Kita akan Ke kantor!!” seru YoonAh lalu menghilang lagi.

Siwon memandang pintu kamarnya yang tertutup. “Astaga apa yang baru saja aku lakukan??” Tanya siwon sambil mengacak-acak rambutnya sendiri dengan gaya frustasi. Dan berguling-guling diatas kasur.

 

~***~

 

YoonAh dan Siwon berdiri bendampingan didalam Evalator gedung Kang Management. YoonAh mengkembung-kempeskan pipinya berkali kali untuk menghilangi suasana kaku didalam evalator bersama Siwon yang sejak tadi sibuk dengan I-padnya.

Tapi sesibuknya Siwon memainkan I-padnya, sebenarnya ia masih menyempatkan diri melirik YoonAh disampingnya dan matanya menangkap benda yang sejak tadi ditenteng YoonAh.

“Apa itu?” Tanya siwon tanpa menoleh dari I-padnya.

“Huh? Kau bicara padaku?” Sahut YoonAh.

Siwon akhirnya menghadapkan wajahnya menatap wajah YoonAh. “ Memangnya disini ada siapa lagi selain kau, YoonBabo!” cetus Siwon.

YoonAh meringis kesal. “Sarapan Pagimu!”

“Sarapan Pagiku? Akukan sudah makan. Maksudmu Sandwich?”

“Benar!”

“Untuk apa?”

“Untuk dibagikan kepada orang kantor.”

“Mwo? Dibagikan orang kantor?” Siwon mengulangi perkataan YoonAh.

“Iya.. kenapa kau banyak Tanya sekali sih!” ketus YoonAh.

Siwon meringis kesal menatap YoonAh. Tepat saat itu pintu Evalator terbuka lebar. YoonAh berjalan keluar-siwon juga. Dan akhirnya tubuh mereka beradu didepan pintu evalator yang tidak terlalu besar.

“Kyyaa!!! Minggir!” Omel YoonAh mendorong tubuh siwon sampai mendempet kepintu evaluator. Dan tubuh kecil YoonAh berhasil lolos dan keluar dari sana.

“Dasar! Gadis menyebalkan!!” erang siwon dan berjalan dibelakang YoonAh mengikutinya sampai kedalam satu ruangan besar yang berisi semua Asisten artis untuk membuat laporan hasil kegiatan artis yang mereka tangani.

“Annyeonghaseyo?!” Seru YoonAh begitu ia membuka pintu.

“Oh.. YoonAh ssi..Annyeonghaseyo!!” koar orang-orang yang ada didalam ruangan itu.

“Wahh..YoonAh ssi kau bawa apa itu?” Seru Junsu yang tadi sedang sibuk berbicara dengan Hara.

“Ini aku membuatkan sedikit Sandwich untuk kalian.” Jawab YoonAh sambil mengangkat kotak makan besar yang ia bawa.

“Wahh!! Assik makan-makan!!!” seru seorang Asisten berbadan gemuk dengan riang.

“Yaa..Shindong Hyung, jika urusan makan kau selalu semangat!” ledek Hongki yang tiba-tiba muncul dari balik pembatas meja kerjanya.

“Oh.. Hongki oppa.. ini Sandwich buatanku, dulu kau ingin mencobanyakan? Ini aku buatkan, tapi maaf jika tidak enak ya?” Seru YoonAh sambil berjalan menghampiri Hongki yang berdiri di pinggir meja kerja YoonAh.

YoonAh meletakan kotak makannya dan membuka tutupnya orang-orang langsung mengerubuninya membuat setengah lingkaran kecil disisi YoonAh.

Siwon yang sejak tadi masih berdiri didepan pintu hanya menatap kesal kearah orang-orang yang kini mengerubuni YoonAh.

“Wahh.. enak sekali sandwich ini!! Apa setiap pagi Siwon ssi makan ini? Beruntung sekali!” ucap Junsu sambil memberi senyum menggoda kepada siwon yang hanya cemberut sambil duduk di kursi kerja YoonAh dan memandang jijik orang-orang yang sedang melahap Sandwich buatan YoonAh.

“YoonAh.. terimakasih ya, padahal waktu itu aku hanya bercada. Tapi kau malah menanggapinya dengan serius.” Ucap Hongki malu-malu.

“Tidak apa-apa, ini anggap saya hadiah perayaan dua belas hari aku berkerja disini.hehehe” ucap YoonAh sambil tersenyum ramah.

“YoonAh memang terbaik! Aku iri denganmu.” Ucap Hara sambil membelai bahu YoonAh.

Siwon tetap bertahan pada posisinya yaitu diam tapi memandang kesal, jijik dan sinis ke orang-orang disekitarnya.

“Hee-em.. Ayeonghaseyo..!!” tiba-tiba Ceo Gong Yoo masuk kedalam ruangan itu dan membuat semua orang terkejut dan bergegas nenundukan kepalan mereka dan membalas salam dari Ceo mereka dan Buru-buru kembali kemeja kerja mereka masing-masing.

“Apa yang sedang kalian lakukan tadi?” Tanya Gong ingin tahu.

YoonAh tersenyum malu dan menunjukan sisa satu potong Sandwich buatannya. “Ini pak hari ini aku membuat Sedikit Sandwich. Hanya tinggal satu, kau ingin memcobanya?” tawar YoonAh.

Gong Yoo Menatap setiap karyawannya yang hampir semuanya sedang mengunyah bersembunyi-bunyi lalu Gong Yoo tersenyum ramah pada Karyawannya.

“He-em seperti semua menikmatinya? Pasti enak, aku ingin mencobanya kalau begitu.” Gong Yoo menghampiri YoonAh dan meminta Sandwich pada YoonAh.

YoonAh mengambilkan Sandwich dengan tanganya yang dilapisi tisu makan, lalu mengulurkannya ke Gong Yoo, tapi tanpa diduga-duga Gong Yoo mernarik tangan kanan YoonAh dan membimbing tangan YoonAh untuk menyuapinya sepotong sandwich didepan para Karyawannya.

Semua menatap mereka dengan pandangan takjub dan terlebih pada Siwon dan Hongki yang terlihat Nampak shock dan bahkan mulut mereka sampai terbuka lebar dan mata mereka melebar. Tapi buru-buru siwon membuat sikapnya kembali biasa seperti dirinya yang tadi cuek dan sinis.

Wajah YoonAh langsung bersemu merah Ceo Gong memperlakukannya seperti itu, dia benar-benar malu, apalagi sampai sekarang Gong Yoo masih menggenggam tangan YoonAh dan melahap Sandwich YoonAh.

“Heemm..Ini lezat sekali, enak..”  Komentar Gong Yoo sambil mengunyah gigitan terakhirnya.

“Gomawo..” jawab YoonAh pelan.

Gong Yoo melepas tangan YoonAh. Dan beralih kesemua tatapan karyawannya yang menonton adegan tadi.

“Ada apa?” Tanya Gong Yoo.

“Ah..tidak pak..” jawab serempak karyawannya dan semua kembali berpura-pura sibuk pada perkerjaan mereka yang tadi sempat tertunda.

Hongki masih berdiri sendiri disitu menatap tidak Suka ke Ceo Gong secara terang-terangan.

“Emm..Hongki ssi, apa hari ini Tiffany ada jadwal?” Tanya Gong Yoo kepada Hongki yang sejak tadi memandangnya dan YoonAh bergantiian.

“Ada nanti malam di Radio Star.” Jawab Hongki pelan lalu segera pergi ke tempat meja kerjanya.

Gong Yoo Hanya memanggut-manggutkan kepalanya saja.

“Lalu kau Siwon ssi ada jadwal apa hari ini?” Tanya Gong Yoo Sambil menatap siwon yang sedang membuat coret-coretan di kertas pada meja kerja YoonAh.

Siwon mengangkat kepalanya menatap Gong Yoo dengan tatapan malas. “Anio, tanyakan saja pada Asistenku itu!”

YoonAh melirik siwon. Tapi dia langsung beralih lagi ke Gong Yoo. “Sore ini Siwon harus menghadiri peluncuran model busana di ground Lotte park bersama SKY dan malamnya siwon harus melakukan take shooting.”

“Oh.. seperti itu, baguslah.. kau mendampinginya?” Tanya Gong Yoo.

“Tentu dia mendampingiku!” jawab Siwon ketus.

Gong Yoo tersenyum meledek tingkah Siwon. “ baiklah.. Oh iya YoonAh ssi, besok jika kau tidak sibuk datanglah keruanganku jam sebelas pagi, ada yang ingin kubicarakan.”

“Iya.. sepertinya tidak.. baiklah pak.” Jawab YoonAh.

“Oke semuanya selamat berkerja!!” Seru Gong Yoo selalu bersikap semangat dan ramah pada Karyawannya.

“Baik boss!!” jawab Karyawannya serempak.

Gong yoo pun tersenyum lagi dan akhirnya berjalan keluar ruangan itu.

Suasana jadi sedikit aneh semua tersenyum aneh pada YoonAh.

“Wahh.. senangnya dapat perhatian lebih dari Gong Yoo Ceo..” sindir salah satu rekan kerjanya.

“Ah.. apa? Kalian jangan membuat gossip yang bukan-bukan, aku bukan selebritis.” Elak YoonAh dengan malu dan berjalan kemejanya ingin duduk dikursi tapi ada Siwon yang duduk disana,

“Apa?” Tanya siwon.

“Awas aku ingin duduk!”

Siwon menggelengkan kepalanya lalu meletakkan kepalanya diatas meja.

“Siwon ssi!!!” YoonAh menepuk-nepuk bahu Siwon.

Siwon mengangkat kepalanya lalu menatap YoonAh. “Ah.. gerah sekali aku disini!!!” ucap siwon lalu berdiri dan berlalu dari hadapan YoonAh dan keluar dari rungan itu juga.

“Kenapa dia?aneh sekali.” Tanya YoonAh bingung. Tapi setelah itu dia tidak pedulikan lagi soal siwon, seterah siwon mau kemana dan mau melakukan apapun!.

 

~***~

 

Siwon berdiri dibalkon Kantor lantai Delapan sambil menikmati air soda dingin dalam kaleng berwarna hijau. Pandanganya menatap asal kearah depan. Pikirannya entah kenapa jadi sedikit kacau dan aneh, apalagi perasaannya. Perasaanya benar-benar susah diartikan saat ini.

Siwon memejamkan matanya merasakan belaian angin siang menerpa pipinya. Tapi tiba-tiba muncul wajah YoonAh yang sedang tersenyum lebar kepadanya lalu kini berganti dengan YoonAh yang memeletkan lidahnya lalu menatap dengan galak.

“Hahh!!” Seru Siwon terkejut dengan bayangan dipikirannya sendiri. Yang dia tidak mengerti kenapa YoonAh yang muncul.

“Astaga!! Kenapa dia? kenapa bisa dia? “ Siwon memukul-Mukul pelan kepalanya sendiri.

Siwon terdiam lagi kini ia sandarkan tubuhnya bada dinding pembantas antar balkon. Dia menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya.

Dan tiba-tiba bayangannya terbawa sepuluh tahun yang lalu saat masa-masa ia dan YoonAh SMP. Entah kenapa ia jadi mengingat kembali moment tersebut.

 

FLASHBACK…

 

“Ya, Siwon apa yang kau ingin lakukan lagi?” Tanya Jaejoong teman satu Kelompok dengan Siwon.

Siwon tidak menjawab ia masih sibuk mengempesi ban sepeda berwarna biru yang terpakir dengan sepeda-sepeda siswa-siswi lainnya disekolah itu.

“Kau benar-benar tidak pernah bosan menjaili YoonAh itu?” Tanya lagi teman siwon yang satu lagi bernama Kangta.

“Hah..Beres!” Siwon tersenyum puas melihat hasil karyanya yaitu membuat ban sepda YoonAh kempes dua-duanya.

“Anehnya wanita bernama YoonAh itu juga tidak pernah menyerah melawan kita.” Sambung teman siwon bernama Minho.

“Hahah.. biar tahu rasa dia harus pulang sambil mendorong sepeda!” ucap siwon lalu mengajak temannya pergi.

“Siwon kau pernah tahu tidak, bahwa benci itu bisa berubah menjadi cinta? Kau akan jatuh cinta pada YoonAh!” ucap Jaejoong disaat mereka berjalan menuju taman sekolah.

“Mwo?? Mana mungkin? Kau ini bodoh atau apa? Aku mana suka dengan gadis kurus, tomboy dan heemm..berjidat lebar seperti dia?” elek siwon tidak terima ucapan Jaejoong.

“Hahaah.. tapi jika apa yang jaejoong bilang itu benar bagaimana? Hah?” tantang Minho.

Siwon terdiam lalu berjalan lebih cepat meninggalkan ketiga temannya itu. “Aku tidak mau membahasnya!!” teriak siwon sambil melambaikan tangannya.

Tiba-Tiba siswa siswi berlari-lari mendahului mereka. Dan membuat Siwon bingung dengan sikap mereka. Siwon membalik badannya memandang ketiga temannya yang juga Nampak bingung.

“Ada apa?” Tanya siwon.

“Molla..” jawab ketiga temannya kompak.

Tapi begitu ada Satu orang lagi yang berlari dengan wajah penasaran, segera siwon menjaga langkahnya.

“Ada apa?kenapa mereka semua berlari-lari?” Tanya siwon penasaran.

“Itu!!! YoonChun Sunbae! YoonChun Sunbae menyatakan cintanya pada YoonAh!!” ucap orang itu penuh dengan semangat.

Siwon terdiam, entah kenapa rasanya ada yang aneh memasuki dadanya, sehingga rasanya dadanya menjadi sesak.

Orang yang memberi penjelasan tadipun pergi begitu saja. Ketiga teman siwon menghampirinya.

“YoonChun?” Tanya Kangta.”HEemm..!!!Yoonchun anak kelas Taekwondo? Yang berwajah manis dan pendiam itu? yang mewakili sekolah kita menjadi juara fisika sekorea dan juara kedua dalam turnamen Taewondo Nasional?” beber Kangta dengan apa yang ia ketahui.

“Astaga!! Ternyata orang yang menyukai Musuhmu itu dia! hebat sekali YoonAh dapat membuat YoonChun menyukainya dan bahkan Yoonchun berani mengatakannya di depan banyak orang? Luar biasa!!” ucap Jaejoong sambil senyum-senyum tidak jelas.

“Tunggu apa lagi kita harus melihatnya juga!!” ucap Minho lalu berlari diikuti kangta dan Jaejoong.

Sedangkan siwon masih terdiam ditempat tapi entah kenapa langkahnya bergerak juga ketempat dimana menjadi kerumunan saat itu. tapi siwon melihat ada ember nganggur di pinngir pohon dibawah keran. Siwon tersenyum jail dan mengambil ember itu yang sudah ia isi air. Dan berjalan kelantai dua.

Siwon mengamati dari lantai dua apa yang sedang dilakukan Yoonchun dihadapan YoonAh.

“YoonAh.. sejak kau gabung di kelas Taekwondo aku sudah mulai menyukaimu.” Ucap Yoonchun dan semua orang meledekinya dengan berbawagai sukarakan dan sebagian ada yang berteriak iri dengan YoonAh.

“YoonAh.. mau kah kamu menjadi…”

~BuuUUuuurr…~

Siwon menyiram Tubuh YoonAh menjadi basah Kuyup.

YoonAh mengeram kesal lalu mendongakkan kepalanya keatas dengan perasaan marah. Begitu ia tahu siapa pelakunya perasaanya makin marah dan menjadi-jadi.

“SIWON!!!! AAAaarrrgghhhh!!!! OTAK BURUNG!!!!”

Teriak YoonAh dengan sekuat oktaf suaranya dan membuat Yoonchun memandangnya aneh, dan acara pemebakanpun gagal total!

Siwon tertawa penuh kemenangan dari lantai dua sedangkan YoonAh yang basah kuyup dan yoonchun yang hanya terdiam tidak dapat melakukan apapun akhirnya berlari kesal menghampiri siwon diatas. Siwon buru-buru bersembunyi dari incaran YoonAh.

“Siwon!!! Siwon Otak Burung!! Keluar kau!! dasar menyebalkan!!!” teriak YoonAh kesal.

Siwon bersembunyi didalam kelas dan menahan ketawanya kerena sudah berhasil menggagalkan moment Yoonchun dan YoonAh. Serta ia berhasil membuat YoonAh kesal padanya. Itu entah kenapa membuat hati Siwon lebih tenang dan nyaman!. Dan rasanya ia ingin selalu seperti itu dengan YoonAh. Aneh  memang, Siwon juga menyadarinya, tapi inilah yang dapat ia lakukan.

 

Flashback END

 

~***~

 

“Ya!! Rupanya kau disini?!”

Suara Kyuhyun yang datang tiba-tiba dan menepuk pundak Siwon telah menyadarkan Siwon dari lamunan ingatannya dimasa lalu.

Siwon menoleh dan memandang risih ke Kyuhyun. “Ada apa?” tanyanya lalu kembali memandang kelangit biru.

“Ada apa?” Kyuhyun mengulangi perkataan siwon dengan mengejek. “Hah..Kau ini? Ayoo kita berangkat ke Lotte park!”

Siwon meremas kaleng bekas air sodanya lalu melempar ketempat sampah. “He-em.. iya-iya aku sudah tau..”

Lalu Siwon segera berjalan meninggalkan Kyuhyun. Kyuhyun menatap aneh kepergian siwon dan sambil berpikir. “Ada apa dengannya? Aneh sekali?”

 

YoonA duduk sendiri dikursi dibawah permainan kereta gantung di Lotte park. Ia Nampak serius mengoreskan pencil ke kertas ukuran 4A yang ternyata memang selalu ia bawa kemana-mana. Ia memandang sebentar ke kerumunan orang-orang di depannya rupanya mereka sedang mengkerumuni SKY yang baru saja turun panggung usai membawakan dua lagu Hitz milik mereka.

Terlihat disana Hara melambaikan tangan padanya, memberi Isyarat pada YoonAh, Hara menunjuk-nunjuk kearah letak Backstage yang telah disediakan panitia acara. YoonAh mengerti maksud Hara ia segera berlari kecil Ke Backstage dan berjaga-jaga disana, dan tak lama SKY tiba dan YoonAh langsung menyuruh mereka masuk.

“YoonAh..!!!” Seru Kyuhyun gembira sambil memamerkan senyum maut handalannya.

Siwon mengelap keringatnya yang bercucuran dengan handuk yang telah disediakan.

Kyuhyun duduk disamping Siwon lalu tidak sengaja ia mendapati tas YoonAh disampingnya dan diatasnya ada kertas A4 yang sudah dikeliping menarik perhatian Kyuhyun. Lalu ia mengambilnya. YoonAh tidak tahu kerena ia sibuk merapikan barang-barang Siwon. Kyuhyun membukanya dan melihatnya ternyata itu adalah gambar-gambar pakaian. Dan ada gambar wajah orang juga tapi Kyuhyun tidak mengenalinya.

“kau pandai menggambar ya?ini terlihat seperti design pakaian?” Tanya Kyuhyun sambil terus memperhatikan gambaran YoonAh.

YoonAh segera menoleh dan mendapati Kyuhyun yang sedang membuka-buka buku miliknya tanpa izin.

“Ya.. Kyuhyun ssi!!” YoonAh langsung menghampiri Kyuhyun dan ingin merebut buku sketsa miliknya. “Kembalikan..”

Kyunhyun tersenyum evil dan menyembunyikannya di belakang tubuhnya.

“Aku lihat sebentar lagi.” Elak Kyuhyun.

Siwon memperhatikan tingkah Kyuhyun dan YoonAh. YoonAh terus merengek dan mencoba merebut buku sketsanya.

“Tidak boleh..kembalikan.,kumohon!!” YoonAh terus berusaha merebut tapi Kyuhyun semakin menjadi-jadi mengerjainnya.

Siwon tiba-tiba berdiri lalu Kyuhyun meleparnya Ke siwon dan siwon begitu mendapatkannya ia membukanya dan melihat gambar-gambar pakaian yang dibuat YoonAh dan wajah-wajah keluarganya.

“Ini tidak Lucu!” omel YoonAh dan berhasil  merampasnya dari tangan Siwon.

YoonAh menekuk wajahnya dan duduk disebelah Yesung yang sejak tadi hanya menjadi penonton setia.

“Jeongmal Mianhae!!!” rayu Kyuhyun sambil berlutut dihadapan YoonAh.

YoonAh mencibir Kyuhyun. “Kau ini!! Sudah sana jangan ganggu aku.” Ucap YoonAh.

Kyuhyun tertawa kecil lalu ikut duduk dibelah YoonAh. “eh, itu tadi gambar buatan mu sendiri? Kau ingin menjadi perancang busana kah?”

YoonAh terdiam. “Iya.. tapi, aku masih perlu belajar lagi.” Jawab YoonAh pelan.

“Waahh!! Kau sudah pernah mempersentasikan rancangan mu ke brand-brand pakaian ?”

YoonAh menggeleng. “aku belum berani.. sudahlah itu hanya hobbyku saja.” YoonAh menghindari pembicaraan lebih lanjut dan keluardari tenda backstage.

“Kau tidak boleh seperti itu terhadap wanita!” Nasehat Yesung kepada Kyuhyun.

“Aku hanya bercanda Hyung!” bela Kyuhyun.

“Tapi itu mengganggu privasi YoonAh, tidak baik..”

“Baiklah aku mengaku salah.” Akui Kyuhyun akhirnya.

Siwon hanya berdiri saja sejak tadi rasanya begitu ia melihat sketsa gambar orang tua YoonAh, entah kenapa ada sesuatu yang menjanggal dipikirannya tapi sulit diingat dan ditemukan. Siwon menggeleng-gelengkan kepalanya berusaha menghilangkan pikiran aneh yang muncul tiba-tiba, lalu menyusul YoonAh yang sudah keluar membawa perlengkapan Siwon. Karena selanjutnya mereka harus kelokasi shooting.

 

~***~

 

 

Suasana malam ini sangat dingin karena salju pertama dimusim dingin di akhir oktober sudah mulai turun lebih awal. YoonAh turun dari mobil Siwon dan membukakan pintu untuk siwon. Yang sedang tertidur nyenyak di kursi belakang.

“Heiii..Otak burung, bangun sudah sampai!!” seru YoonAh sambil berkacak pinggang. Tapi Siwon tak juga bangun. Mungkin siwon sangat kelelahan karena melakukan shooting hari ini dengan adegan hujan-hujan disaat salju turun. Dan itu diulang sampai dua kali dan ditambah scane tambahan yang harus ia lakukan tadi.

YoonAh mencondongkan sedikit tubuhnya kedalam mobil dan menepuk-nepuk bahu Siwon. “Siwon ssi!!! Bangun sudah sampai!!” teriak YoonAh sekali lagi.

Akhirnya kali ini Siwon bergerak dan bangun. Ia membuka matanya dan menatap ke YoonAh dengan pandangan sayup.

“Kau!! Berisik sekali, tidak bisakah kau sehari saja tidak berteriak teriak dihadapanku?” Tanya siwon dengan suaranya yang terdengar serak.

“Kau juga selalu berteriak-teriak dihadapanku..” keluh YoonAh.

“Minggir!” Siwon menyuruh YoonAh menjauh dari pintu mobilnya. Ia berjalan keluar dari mobilnya.

Sejak keluar dari Evalator Langkah kaki Siwon entah kenapa jadi lemas dan membuat jalannya sempoyongan seperti orang mabuk. YoonAh yang mengikutinya dari belakang sejak tadi hanya memperhatikannya dan berpikir apakah siwon sakit?.

~Blukkk~

“Siwon!!!”  Teriak YoonA spontan begitu saja ketika Tubuh Siwon jatuh kelantai, siwon dia pingsan. YoonA segera berlari menghampiranya dan berjongkok memastikan sendiri keadaan Siwon.

Ia memegang kening Siwon, ternyata sangat panas. Tapi telapak tangannya dingin, YoonAh sudah mengerti gejala seperti ini adalah Flu mendadak disaat musim dingin tiba. Dan itu bisa terjadi pada siapapun. YoonAh mencoba mendirikan siwon, dengan sekuat tenaga ia memapah tubuh besar siwon masuk kedalam Apartementnya.

“Ahh..Kenapa kau berat sekali!” keluh YoonAh sambil terus memapah tubuh Siwon masuk kedalam kamar, dengan segera ia membanting tubuh siwon keatas kasur milik Siwon.

“Haah.. Apa yang harus aku lakukan sekarang?” YoonA Nampak bingung. Apa yang harus ia lakukan?

Jika menelpon dokter kemungkinan besar berita bahwa siwon sakit pasti akan langsung tersebar, dan itu dilarang oleh Ceo Gong, lalu jika ia yang merawatnya sendiri, ia bisa saja sih, tapi andai saja bukan Siwon orangnya.

Tanpa pikir panjang akhrinya YoonAh keluar kamar siwon menuju dapur mencari air dingin dan jeruk lemon. Setelah ketemu ia masuk lagi kekamar siwon dan meletakan semua itu di atas meja dekat lampu tidur.

YoonAh sekali lagi Nampak ragu, hal ini sering ia lakukan saat dulu Soo Jung sakit flu, tapi jika sekarang ia terapkan ke Siwon rasanya sangat aneh. Dan dia tidak sanggup.

YoonA memejamkan matanya, ia mencoba membuka jaket hitam tebal yang dikenakan Siwon. Tapi karena sulit membuka jaket tanpa melihat akhirnya YoonAh membuka matanya dan membuka jaket siwon, kini Siwon hanya mengenakan kaos oblong lengan panjang warna putih. YoonAh mencari akal agar siwon sadar terlebih dahulu.

“Napas buatan? Ah..tidak-tidak..” YoonA menggeleng-gelengkan kepalanya.

Ia mencari akal lagi. Dan akhirnya ia mengoleskan parfume miliknya ke jarinya sendiri dan mendekatkan kehidung Siwon. “Ayoo bangunlah..” YoonA menepuk-nepuk dada Siwon.

Tapi Siwon tak juga bangun dari Pingsannya.

Terpaksa karena lama sekali ia berusaha membangunkan Siwon, Akhirnya ia mendekatkan mulutnya kemulut Siwon dalam hatinya berkata “Ini Hanya Nafas buatan,tidak lebih, hanya untuk menolong.”

YoonA semakin mendekatkan mulutnya kemulut siwon, tiba-tiba Siwon sada! Ia melengguh mengeluarkan Suara paraunya. Buru-buru YoonA menjauhkan kembali kepalanya dan ia jadi panik sendiri, ia mengibas-ngibaskan tangan didepan wajahnya karena grogi.

“Eeemmuummm…”

Terdengar lagi suara leguhan siwon tapi matanya masih terpejam. YoonA melirik Siwon dan mengibas-kibaskan tangannya di depan muka siwon, ternyata Siwon tertidur,

Ia kembali mengengecek suhu tubuh siwon, ternyata tubuh Siwon masih panas dan demam. YoonA memasukan handuk kecil ke bak berisi air dingin dan memerasnya lalu di letakan dikening Siwon. Ia mengangkat kaos Siwon sampai kedada dengan perlahan dan perasaan ragu. Apalagi ketika terlihat perut siwon yang sangat kekar itu.

“Ah…Ayoo YoonA..” iya mencoba menenangkan dirinya sendiri dan membuang jauh-jauh pikirannya yang tidak-tidak.

Ia mengambil perasan jeruk lemon yang tadi sudah ia buat, lalu ia lumuri ke perut siwon dengan rapi. Cari ini ampuh untuk menetralkan suhu tubuh yang panas disaat cuaca dingin. Setelah selesai ia buru-buru menutup kembali pakaian Siwon dan menutupi tubuh Siwon dengan selimut. Ia berjalan mengambil kursi kecil yang ada dipinggi meja rias, lalu ia dempetkan disamping kasur Siwon. Ia menunggu kompresan pada dahi siwon mongering sedikit. Lalu mengopresnya lagi.

“Dasar merepotkan! Badan saja besar, tapi lemah! Dasar otak burung!” cibir YoonA dengan muka lucu yang mengejek Siwon yang tidak tahu apa-apa dan hanya tertidur dengan nyenyak.

YoonA melirik jam di tangannya “Hah? Sudah jam 2 pagi?  Astaga..” dia mencari ponselnya di sakunya dan menekan nomor ponsel Soo Jung.

Lama menunggu nada paggilan, tapi Soojung tak urung menerima teleponnya, dan disaat ia memanggil ulang ia hanya mendapat mailbox.

“Soo Jung-ah, hari ini eonni tidak pulang, kau bisa dirumah sendirian? Kau sudah tidur atau belum? Eonni akan pulang besok, aku saying padamu.” Yoona meninggalkan Pesan singkat untuk Soojung.

Jam terus berjalan lama-kelamaan mata YoonA mencapai batas volt akhir sehingga ia merasa sangat mengantuk dan butuh tidur. Ia berkali-kali menjatuhkan kepalanya, tapi ia tahan dan memperbaiki lagi posisi duduknya. Dan sampai akhirnya ia benar-benar ngantuk dan tertidur kepalanya jatuh tepat di kasur siwon di samping lengan Siwon.

 

~***~

 

Pagi ini Tiffany berkali-kali menghubungi ponsel Siwon tapi tidak mendapat jawaban apapun, nomor yang ia hubungi tidak sama sekali menerima panggilannya. Ia menatap jam dinding didekatnya.

“Sudah jam delapan apa ia belum bangun?” keluh Tiffany jadi kesal sendiri. Ia duduk dan di sofa ruangan Ceo Gong dengan perasaan gusar. Pasalnya hari ini ia juga libur Shooting ia ingin mengajak  Siwon jalan. Atau sekedar main di Apertement Siwon. Tapi Tiffany sangat tau jika ia main ke Apertement Siwon tanpa izin maka ia akan di usir langsung oleh Siwon yang mod-nya susah dipahami.

~Cletek~

Gong Yoo membuka pintu dan masuk kedalam ruangannya ia tersenyum mendapati Tiffany sudah duduk di ruangannya pagi-pagi seperti ini tapi wajahnya menampakan kalau ia sedang kesal.

“Kenapa kau? Pagi-pagi wajahmu sudah seperti itu?” Tanya GongYoo. Lalu duduk berhadapan dengan Tiffany.

Hubungan Gong Yoo dan Tiffany memang sangat dekat bukannya hanya sekedar Ceo dan artisnya tapi Gong Yoo sudah menganggap Tiffany sebagai adik spritualnya.

“Aku kesal Siwon oppa tidak menerima panggilanku!” keluh Tiffany mengadu pada Gong Yoo.

“Mungkin dia masih tidur, kemarin seharian jadwalnya cukup padat, maklumin sajalah.” Jelas Gong Yoo.

“Tapi aku Bete hari ini. Hari aku tidak ada jadwal.. heeh..oppa,mau temani aku Jalan-jalan tidak? Aku ingin hee-emm ke taman Hiburan..” pinta  Tiffany.

“Mwo?? Tidak bisa, bisa-bisa media membuat berita yang tidak-tidak tentang kau dan aku lagi. Lagi pula aku ada janji dengan YoonA jam 11 nanti.”

Begitu mendengar penolakan dari Gong Yoo, apalagi ia membawa nama-nama YoonA,Wah Tiffany berubah menjadi semakin kesal.

“YoonA?? Ahh.. kenapa harus dia? Memangnya kau ada apa dengannya?” Tanya Tiffany ingin tahu.

“Yaa ada urusan kerja tentunya! Sudah ya.. lebih baik kau istirahat saja dirumah. Simpan energimu atau kau luluran saja merawat tubuh.. akan aku berikan uangnya.mau tidak?” tawar Gong Yoo.

“Tidak!! Aku sedang tidak Mod!” teriak Tiffany Gusar. Ia meraih tas nya dan berjalan meninggalkan Gong Yoo Keluar dari ruanganya.

“Heeii..kau jangan marah padaku ya?!” teriak Gong Yoo. Tapi Tiffany tidak peduli ia tetap berjalan keluar dengan perasaan kesal.

“YoonA-YoonA-YoonAh….!! Apa istimewahnya gadis kurus itu? Tidak Siwon,Asisten Hongki dan Gong Yoo Oppa mulai menyebutkan nama YoonA jika berbicara denganku!! Aku benci gadis Pencari perhatiian seperti dirinya!!!” keluh Tiffany sambil berjalan dengan gusar menuju Bastment.

~***~

 

Sinar Matahari pagi yang masuk melalui celah-celas kaca jendela membuat mata Siwon terbuka dari tidurnya yang nyenyak. Ia mengulet sedikit karena tubuhnya terasa sedikit kaku. Tapi betapa terkejut dirinya begitu menghadap kiri ia menemukan YoonA yang tertidur dalam posisi duduk dan kepalanya diatas kasurnya. Siwon Nampak bingung, kenapa Yoona ada dikamarnya? Lalu ia memegang keningnya yang berat dan ternyata ada handuk kering menempel dikeningnya dan juga tubuhnya jadi bau lemon.

Siwon berpikir sejenak apa yang terjadi semalam. Ia akhirnya menemui ingatannya ternyata semalam ia jatuh pingsan dan ia tidak tahu sama sekali kalau YoonAh merawatnya. Ia melihat bak kecil berisi air dan perasan jeruk lemon. Benar YoonA merawatnya semalaman dan sampai tertidur dalam posisi itu karena menunggunya sadar.

Siwon menjulurkan lengannya menyentuh kepala YoonAh. Ia tersenyum penuh makna saat tangannya diam-diam membelai helai-helai rambut YoonAh.

“Sebenarnya kau sangat manis. Hanya saja kau..heemm..Apa ya?” pikie siwon. Lalu ia tertawa geli sendiri.ia bangun dan duduk diatas kasurnya. Siwon berniat ingin menutupi tubuh YoonA dengan Jaketnya tapi saying niatnya gagal karena YoonA sudah mengulet,tanda ia sudah bangun dari tidurnya.

Dengan tergesah-gesah Siwon membaringkan Tubuhnya lagi dan menempelkan kembali handuk bekas kompresannya tadi kekeningnya seperti semula dan ia berpura-pura tidur.

YoonA membuka matanya dan merenggangkan tubuhnya yang pegal Karena ia telah tidur dalam posisi seperti tadi. YoonA melihat Siwon yang masih tertidur. Ia mengangkat handuk kompresannya dan menyentuh kening Siwon. “Sudah mendingan.” Ucap YoonA.

Siwon membuka matanya dan berpura-pura terkejut mendapati YoonA yang sedang memandangnya dan itu juga spontan membuat YoonAh terkejut.

“Mwo??!! Kau?? Sedang apa kau!!” teriak Siwon

“Aissh membuat orang kaget saja!” runtuh YoonAh.

“Ya.. aku bertanya padamu kenapa kau ada dikamarku?kau?? kau tidur dikamarku tanpa sepengetahuanku? Hah, benarkah?” cecar siwon dengan aktingnya yang bodoh.

“Aku tidak sengaj tertidur! Aku semalam hanya menolongmu saja, tubuh mu panas dan demam.” Jelas YoonAh.

“Heemm..? benarkah? Kau mengkhawatirkan aku ya?” ledek Siwon.

“Siapa Yang mengkhawatirkanmu dasar otak burung!” YoonA mencibir kesal dan segera memberekan bekas kompresan dan bak berisi air sisa kompresan.

“Begitu saja marah! Kau tambah jelek jika marah! Dasar YoonBabo!!” balas Siwon  mencibir YoonAh.

“Bangunlah dan hirup udara pagi di balkon luar. Aku akan membuatkan Bubur agar kau dapat minum obat flu.” Ucap YoonAh lalu berlalu keluar kamar Siwon.

Siwon tersenyum-senyum sendiri dan Segera mengikuti apa yang diperintahkan oleh YoonAh padanya. Ia segerah berjalan keluar menuju balkon Apertementya.

Siwon merenung setibanya didepan balkon.

Aneh sekali, kenapa hati ku merasakan hal yang sangat aneh pagi ini, aku merasa banyak bunga tumbuh di hatiku begitu melihat YoonAh tertidur saat aku bangun. Astaga perasaan apa ini? Apa aku menyukainya? Ah.. tidak-tidak Setelah sepuluh tahun aku masih tidak yakin dengan perasaan yang membuat dadaku sesak seperti ini. Apa yang harus aku lakukan?

Siwon memejamkan matanya dan membuang jauh-jauh pikiran dan perasaan aneh saat ini yang mengganggu dirinya.

“Otak burung!! Buburnya sudah jadi!!” terdengar teriakan YoonAh dari dalam.

Siwon dengan langkah kaki yang ragu akhirnya masuk kedalam lagi dan menghampiri YoonAh,

Ia duduk dimeja makan berhadapan dengan YoonAh.

“Makanlah mumpung masih hangat!” perintah YoonAh.

Siwon mendekatkan mangkuk berisi bubur dengan irisan wotel dan jamur. Lalu ia mengarahkan sesuap bubur kemulutnya dan merasakan rasa bubur buatan YoonAh. Dalam hatinya bubur buatan YoonAh sangat enak.

“Isi kulkas hampir habis. Kau bisa memberikanku uang? Aku akan membelanjakannya nanti, seusai aku menemui Ceo Gong.”

Siwon langsung memberhetikan makannya dan memandang YoonAh “Bertemu C eo Gong untuk apa?”

“Tidak Tahu, kemarin kan kau dengar sendiri dia yang memintaku menemuinya jam sebelas.” Jawab YoonAh.

“Aiish..Masa kau tega meninggalkan aku yang sedang sakit seperti ini?” rengek Siwon.

“Kau sudah sehat! Dan bukankah seharusnya kau senang aku tidak mengganggumu?”

Siwon terdiam lagi-lagi ia salah bicara.

“Ya Sudah pergi saja sana!! Aku tidak peduli, kau pergi yang lama juga aku tidak peduli!! Tapi jika aku kenapa-kenapa aku akan menuntutmu!!”

“Mwo?? Kau mengancamku!?” jerit YoonAh.

“Iya!!” ketus Siwon.

“Ciiihh kekanak-kanakan sekali kau!” YoonA mengalihkan pandangannya ke jam dinding diruangan itu. “Hah? Sudah jam 10.. astaga!!”

YoonA berdiri tergesah-gesah mencari tasnya dan mantelnya yang ia letakan dikamar siwon semalam. Setalah mengambil barang miliknya ia keluar lagi dari kamar Siwon dan bersiap keluar dari Apertement Siwon.

“Kau benar-benar mau pergi?” Tanya Siwon.

“Iya…!! Oh iya mana uangnya buat beli isi kulkas?” tagih YoonAh menghampiri Siwon lagi.

“Tidak Ada! Nanti saja pergi membelinya dengaku! Itu kulkaku aku yang berhak menentukan apa saja yang harus dibeli!”

“Oh..baiklah! ya sudah aku pergi dulu, aku ingin mandi dirumah dulu.”

“Setelah bertemu denga Gong Yoo hyung, kau kemari lagi. Kau harus mengecek keadaanku!Mengerti!” ucap Siwon dengan nada marah.

“Iya..iya!! bawel sekeli kau!!”

YoonAh akhirnya memakai sepatunya dan berjalan keluar apertement Siwon. Meninggalkan Siwon yang entah kenapa menjadi sangat gusar melihat kepergian YoonAh yang seakan tidak memperdulikannya dan malah memilih mementingkan bertemu dengan Gong Yoo dan meninggalkannya begitu saja tanpa perasaan takut ataupun bersalah.

 

~***~

 

YoonAh berjalan tergesa-gesa begitu sampai didepan gedung Kang management. Ia merapikan rambutnya yang sepunggung yang ia biarkan tergerai. Ia berjalan tergesah-gesah menuju evaluator yang akan membawanya kelantai 6 dimana ruangan Gong Yoo terletak. Ia berlari sedikit ketika Evalator hampir tertutup. Tapi seseorang di Evalator yang melihat kedatangan YoonA langsung menahan tombol penutup evalator.

“Gomawo Hongki oppa!” ucap YoonAh begitu ia berhasil masuk kedalam evalator tersebut.

“Sepertinya kau sangat terburu-buru sekali, ada apa?” Tanya Hongki.

“Aku janji bertemu dengan Ceo Gong jam Sebelas tapi aku sekarang telat setengah jam..hehehe..” jawab YoonAh diiringin ringaian tawa malunya.

“Heemm…Seperti itu. Hari ini sama ya  tidak ada jadwal kerja apapun?” basa-basi Hoongki.

“Benar. Tapi Siwon sedang flu. Jadi aku harus merawatnya. Ia kan hanya tinggal sendiri di aperement.”

“YoonAh ssi sangat perhatian ya..”

Pintu Evalatorpun terbuka tepat ketika sampai di lantai 6. YoonAh segara siapa keluar evalator.

“Aku deluannya Oppa. Sampai ketemu lagi.” Pamit YoonAh dan meninggalkan Lee Hongki yang seakan tidak rela ditinggalkan YoonAh begitu saja. Dan Pintu evalatorpun tertutup otomatis, padahal ia belum puas memandang YoonAh hari ini. Sepertinya ia memiliki perasaan yang berbeda untuk YoonAh.

~~

Tepat saat YoonAh ingin membuka gagang pintu, tapi pintu ruangan Gong Yoo sudah terbuka lebih dahulu, dan nampaklah YoonAh dan Gong Yoo yang Nampak terkejut dengan kedahiran masing-masing.

“Maaf aku telah..” Ucap YoonA langsung menundukan kepala.

Gong Yoo tersenyum manis dan langsung mendorong tubuh YoonAh agar ia berjalan disampingnya.

“Ku pikir kau tidak akan dating, aku baru saja ingin keluar cari makan.. kau sudah makan?” ucap Gong Yoo seperti biasa dengan sikapnya yang ramah dan easy going terhadap siapapun.

“Heem… Sudah.” Jawab YoonAh sungkan.

Tapi entah kenapa justru perutnya tidak bisa diajak berbohong untuk saat ini. Perut yoonAh berbunyi mengeluarkan suara jeritan kecil dari dalam perutnya.

Gong Yoo tertawa kecil. “ Kau bohong padaku rupanya! Baguslah kalau gitu ayo kita makan. Aku yang akan mentraktirmu! Tidak boleh menolak!” ucapan Gong Yoo tidak dapat diganggu gugat.

YoonA hanya tersenyum malu, karena perutnya yang terlalu jujur kalau ia memang sangat laparnya. Pasalnya sejak pulang semalam ia belum makan apapun sampai sekarang. Dan itu karena Siwon.

~~

“Kau mau pesan apa?” Tawar Gong Yoo begitu mereka duduk disebuah restoran mewah dikawasan Myeongddong.

“Heemm.. aku makanan apapun aku suka, aku seterah bapak saja.” Ucap YoonAh bermaksud rendah hati.

“Kau suka pasta?” Tanya Gong Yoo.

YoonAh memanggutkan kepalanya, Jelas saja YoonAh suka. Sejak kecil makanan favoritnya selain masakan  korea buatan ibunya adalah masakan Italia. Ia suka semua masakan dari Italia terutama pasta dan pizza. Dan kali ini Gong Yoo tidak salah menawarkannya itu.

“Baikalah, kami pesan Pasta Spesial dua, lalu minumnya jus jeruk satu dan..kau..”

“Jus strawberry satu.” Sahut YoonAh. Kepada waitters.

“Baik tunggu sepuluh menit pesanan akan disajikan.” Ucap waitter wanita itu dengan sangat ramah.

“Mari kita buka pembicaraan. Jadi kau itu teman kekasihnya Eunhyuk?” Tanya Gong Yoo.

“Benar.. aku dan Hyoyeon sudah bersahabatan selama delapan tahun. Dan mereka telah berpacaran selama lima tahun.” Jawab YoonAh antusias.

“Oh..seperti  itu, iya Eunhyuk merekomendasikanmu kepadaku dari usul kekasihnya itu. Katanya Kau dulu adek kelas yang selalu melawan Siwon ya?”

“Mwo??!!” Seru YoonAh terkejut.

“Hehehe.. Maaf, mungkin itu menajadi salah satu alasan terkuat saya memilih kamu untuk menjadi assisten Siwon. Ku pikir jika denganmu dia akan melunak. Karena kau tentu berani menantangnya kan?”

“Pasti bapak mengetahuinya dari eunhyuk yang dikasih tahu oleh hyoyeon kekasihnya. Dasa mereka itu!” keluh YoonAh kesal.

“Kau tidak perlu marah. Ku pikir itu memang bagus. Kau wanita yang unik YoonAh ssi. Dan sekarang Aku melihat sedikit perubahan dari Siwon dan ini sudah dua minggu kau berkerja dengannyakan? Tapi baik-baik saja bukan? Baik kau maupun siwon tidak ada yang mengeluh kepadaku. Aku sangat senang.”

YoonAh, terdiam dia jadi berpikir betapa menyebalkannya sikap siwon terhdapanya. Tapi akhirnya YoonAh tau juga, kenapa ia bisa diterima kerja dengan mudah di Kang management. Jadi itu asalan terkuatnya. Aneh sekali.

 

~***~

Siwon Mundar mandir tidak jelas didalam kamarnya. Ia Nampak gelisah memikirkan YoonAh yang sedang bertemu kang Gong Yoo. Ia juga memegang ponselnya berniat menelpon YoonAh. Tapi selalu ia urungkan niatnya.

“Aiiisshh!!! Kenapa denganku? Kenapa aku hari ini!! Biarkan dia pergi dengan siapapun! Apa urusannya denganmu! Bodoh!!” Siwon memarahi dirinya sendiri begitu ia berhenti didepan cermin,

Tapi tiba-tibaYoonAh muncul dicerminya sambil bertulak pinggang dan meyeringai meledek Siwon.

“Haii Otak Burung!! Hahaha.. Kau suka ya denganku? Kenapa kau terus memikirkanku? Aku sedang jalan bersama Gong Yoo oppa!! Ah.. senangnya!!”

Tuiingg…

Siwon tersadar dari halusinasinya dan bayangan YoonAh pun hilang dari cermin.

“Ah… Apa itu tadi??? Arrgghh TIDAK..!!! TIDAKK!! AKU TIDAK MUNGKIN MENYUKAINYA!!”  Teriak Siwon frustasi gara-gara pikiranya sendiri.

Ia mengacak-acak rambutnya sendiri dan kepala mulai pusing gara-gara pikiran aneh tentang Perasaanya terhadap YoonAh yang membebaninya. Masalahnya ia benar-benar tidak tau tentang perasaannya itu. Ia memang suka atau tidak dengan YoonAh ia tidak dapat memabaca setruman-setruman yang muncul di hatinya. Yang membuat sengatan-sengatan aneh.dan membuatnya shock sendiri memikirkannya.

Siwon membuka laci dan mengambil kotak perhiasannya. Dan mengambil bracelet milik YoonAh yang tempo hari ia temukan, ia memandangi bracelet itu. “Apa kau sudah tidak mencari ini? Kau tidak mempedulikannya lagi?” Tanya Siwon.

Lalu ia memanyunkan bibirnya dan meletakan kembali bracelet itu kedalam kotak  perhiasan. Ia mentelengkupkan kepalanya diatas meja. Rasanya ia benar-benar bingung. Apa yang harus ia lakukan terhadap YoonAh. Yang sekarang mulai kembali masuk kehidupnya dan mengganggu dari setiap dirinya yang kosong.

 

~***~

 

THE NEXT EPISODE….. ^_^

 

Note : Hallo!!!!cepetkan aku ngepost lanjutannya? Hehe.. soalnya besok UTSnya libur jadi aku isi modem buat OL sepuasnya besok.. gimana ceritanya makin seru gak? Atau biasa aja?? Tolong kasih komentar,kritik dan saran ya.. semoga part.4 cepat aku publish juga..🙂 dan baca juga FF OS galau buatan saya judulnya “A Sweet story” special Leeteuk yang sedang wamil :’) I always  missing You oppa!!! See You next episode this FF *LambaiTangan*

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

132 Komentar

  1. lala

     /  Agustus 18, 2013

    siwon gengsi bgt deehhh…

    Balas
  2. Akhyla YoonWonited

     /  September 2, 2013

    Hohoho… Cieee… Siwon udh mulai suka nih ma yoona ???

    Balas
  3. ADUUHH tuh kan apa q blang siwon Oppa mlai ska tuh sm Yoona….
    hahahhahahha…..kira2 klo prsaan yoona kek gmn ya ??

    Balas
  4. yeona

     /  Maret 23, 2014

    Wahh,jadi semakin penasaran🙂

    Balas
  5. nina

     /  Mei 2, 2014

    siwon udh mulai jatuh cinta sm yoona…
    ehmmmm ehmmmm….

    Balas
  6. Masih saja bertengkar
    tapi lucu ya
    eh ada yg aneh ni dgn wonppa
    dia mulai jatuh cinta ni sama Yoona, sangat seru ya. Hahaha………

    Balas
  7. Dwi Sivi Fatmawati

     /  Januari 8, 2015

    fiuh kasiannya wonpa demam,,, tpi malah jadinya demam cinta hehe
    yg sbar ya

    Balas
  8. rahayu

     /  Januari 9, 2015

    siwon suka sma yoon ah
    hahaha siwon galau

    Balas
  9. sdhifakhri

     /  Maret 23, 2015

    Siwon udah mulai suka sama yoona, haha.

    Balas
  10. Benih2 cinta di hati Wonppa mulai tumbuh ni, cie..cie.. ada yg lagi galau
    Wonppa uring2n sendiri jdinya
    terbahak2 aku bacanya
    ceritanya benar2 unsur komedi ya

    Balas
  11. ria

     /  Oktober 17, 2015

    Ada yg galau nih,,

    Balas
  12. melani

     /  Desember 9, 2015

    Kenapa siwon gak jujur aja sama perasaannya ke yoona drpd uring”an n cemburu ngelihat yoona sama cowok lain.. ahh makin pemasaran sama ceritanya..

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: