[OS] I Love You, Choi Songsaenim!

Tittle: I Love You, Choi Songsaenim!

Type: One Shoot

Author: Choi Mutie (Twitter: @Muthy92Mutii)

Genre: Romance, School, Comedy, Family

Main Cast:-Choi Siwon “SuJu”

-Im Yoona “SNSD”

Other Cast:-Donghae “SuJu” as Im Donghae

-Hangeng “Ex. SuJu” as Choi Hangeng

-Yesung “SuJu” as Im Jongwon

-Kyuhyun “SuJu”

-Jessica “SNSD”

-Tiffany “SNSD”

-Yuri “SNSD”

-Seohyun “SNSD”

-Choi Family

-Im Family

 

———————————————————————————————————————

 

Annyeonghaseo Chingudeul… Author nongol lagi nih bawain FF baru, tapi Cuma OS aja… padahal “Beetwen My dream and My Love” baru nyampe chapter 2 doang,, tapi tenang aja… dijamin ga akan lama kok chapter berikutnya… segala sesuatu dalam FF ini hanya bersifat fiktif belaka….jadi kalo ada kesamaan itu hanya kebetulan…!!! Jadi Don’t bashing, don’t Plagiator and don’t forget RCLnya yaaa??? hehe… ya udah..happy reading aja yo…^*^

 

 

 

 

(Author POV)

 

Im Yoona adalah seorang gadis yang kuliah di University of Chung Ahn, umurnya 21 tahun dan merupakan mahasiswi Fakultas Kedokteran di salah satu universitas ternama di Negeri Ginseng itu. Ia merupakan anak bungsu dari Pemilik Perusahaan Im Family Group yang merupakan perusahaan terbesar kedua di Korea Selatan setelah Perusahaan Choi Hyundai Group. Keluarganya terdiri dari Appa, Eomma, oppa yang pertama bernama Im Jongwon (27 tahun) atau biasa disapa Yesung, dan oppa keduanya yakni Im Donghae (25 tahun) atau yang biasa disapa Donghae. Dari kecil dia terkenal sebagai gadis yang tomboy karena ia jarang bergaul dengan teman-teman yeojanya, begitupun juga dirumah ia suka sekali main robot-robotan atau perang-perangan bersama kedua kakak lelakinya. Namun seiring berjalannya waktu ketika ia mulai beranjak dewasa ia berubah drastis menjadi gadis yang feminim semenjak ia bersahabat dengan teman-temannya yaitu Jessica, Tiffany, Yuri dan Seohyun.

 

“Yoong…bangunlah chagi..ini sudah siang, apa kau tak berangkat kuliah..?”. Panggil seorang wanita paruh baya nan cantik kepada anak yeoja semata wayangnya itu, yah..siapa lagi kalau bukan Ny. Im, ibu dari Yoona sendiri. Namun sepertinya anaknya yang masih tidur pulas itu masih enggan untuk membuka kedua bola matanya.

 

“Eomma…apakah Yoona belum bangun?”. Tanya Donghae yang tiba-tiba muncul di depan pintu kamar Yoona dan bertanya kepada eommanya.

 

“ah..entahlah Hae-ah…cobalah kau bangunkan dulu adikmu itu, eomma ke depan dulu merapikan barang-barang appamu ne”. pinta Ny. Im sambil menyuruh putra keduanya itu untuk membangunkan anak bungsunya, dan putranya itu hanya mengangguk setuju. Ny. Im pun segera berlalu dari hadapan Donghae.

 

“Yaak…Im Yoona bangun…bangun…kalau kau tak bangun aku pergi sendiri ke kantor, dan takkan mengantarmu ke kampus…..”. omel Donghae sambil berteriak demi membangunkan adiknya itu. Dan rupanya teriakannya itu berhasil karena Yoona langsung segera membuka matanya.

 

“Aisssh….oppa…kau tak usah berteriak, telingaku nanti tuli. Tau tidak…?”. Protes yoona yang tak terima atas teriakan Donghae padanya sembari berjalan menuju kamar mandi miliknya. Donghae pun tersenyum sambil keluar dari kamar Yoona.

 

 

@Seoul International Airpot

 

Kerumunan orang yang ada di Bandara tak membuat seorang namja tinggi nan tampan itu untuk memuta-mutar kedua matanya untuk mencari sosok orang yang sudah sangat ia rindukan. Namja itu adalah Choi Siwon (25 tahun). Ia baru saja balik dari USA usai menamatkan pendidikan Kedokterannya Di Harvard University, USA. Sampai akhirnya ia mendekati seorang namja yang sudah sangat tak asing lagi baginya.

 

“Maaf hyung…apakah kau mencari seseorang….?”. tanyanya pada seorang namja yang hampir sama tinggi dengannya itu, ketika namja itu menoleh ke Siwon ia langsung berpelukan dengan adiknya itu. Namja itu tak lain dan tak bukan adalah Choi Hangeng (27 tahun), kakak lelaki Siwon satu-satunya.

 

“Wonnie…bagaimana kabarmu saeng-ah…”?. Tanya Hangeng dengan penuh suka cita untuk menyambut adiknya yang tampan itu.

 

“Baik…hyung,, kau Sendiri, eomma dan appa bagaimana…?”. Tanya Siwon balik pada Hyungnya itu.

 

“Baikk…Appa, Eomma, kami semua baik-baik saja, ya sudah, kajja kita pulang dulu, dirumah saja kita bercerita ne…?”. pintanya pada Siwon, dan Siwon pun mengangguk mantap sambil melangkah ke arah parkiran Mobil di bandara untuk segera pulang ke rumah.

 

“Yaak..hyung, apakah kau tak sibuk hingga punya waktu untuk menjemputku…?”. Tanya Siwon ketika mereka sudah di dalam mobil dan siap-siap untuk pergi meninggalkan airpot.

 

“Huh…kau ini, sibuk yah sibuk, namun karena sudah 3 tahun ini kita tak bertemu jadi ku minta appa untuk menggantikanku meeting supaya aku bisa menjemputmu pabo…”. Jawabnya penuh canda kepada Siwon. Dan mereka berdua hanya tertawa sambil menjahili satu sama lain.

 

@Yoona’s Class

 

“Yaakhhh……Im Yooonaaa…kenapa kau selalu terlambat….?”. teriakan Dosen Kim cukup membuat Yoona dan seisi kelas kaget bukan main. Sedangkan Yoona hanya menghela nafasnya tatkala mendengar teriakan maut dari salah satu Dosen kedokterannya itu.

 

“Mianhaeyoo….Dosen Kim,, tadi Mobilku mogok jadi…”. Belum sempat Yoona menyelesaikan kata-katanya ia sudah diprotes oleh dosennya dengan kata-kata yang cukup memekikkan telinga.

 

“Ah…sudahlah aku tak mau mendengar alasan tak masuk akalmu itu gadis tengik, pokoknya minggu depan jika kau terlambat, aku takkan mengizinkanmu mengikuti mata kuliahku ini, dan satu lagi aku akan melaporkanmu pada Appamu, kau mengerti..”. tambah Dosen Kim dengan nada Culas. Sedangkan Yoona hanya tersenyum licik menaggapi Dosen yang selalu beradu mulut dengannya hanya karena masalah disiplin waktu itu.

 

“Yakkh…Yoongie..kau ini, sudah kukatakan kalau jam kuliahnya dosen Kim kau tak boleh terlambat lagi, tapi kenapa selalu kau ulangi…”. Bisik Seohyun ke telinga Yoona.

 

“Ah sudahlah Seo…lupakan saja ne.. jangan kau mengungkitnya lagi…”. Bisikan Yoona balik ke Seohyun.

 

@Kantin

 

“Im Yoona…. Seo Joohyun… kemarilah cepat….”. teriak Yuri dari Kejauhan ketika melihat YoonSeo mau berjalan ke arahnya. Dan merekapun tersenyum sambil mempercepat langkahnya ke tempat duduk Yuri.

 

“Yaak…kenapa kau teriak-teriak seperti orang gila Kwon Yuri, seperti baru pernah melihat kami saja….”. ucap Yoona ketika sampai di meja makan.

 

“Apa kau bilang? dasar babo,.. itu tandanya aku sayang kalian tau, mana ada sahabat sepertiku yang mau memanggil kalian dari jarak jauh…”. bantah Yuri tak terima mendengar perkataaan Yoona barusan.

 

“Yaak…Kwon Yuri, apa maksudmu hah? Jadi kau ingin membandingkan dirimu dengan kamikah?”. Protes SicaFany yang tiba-tiba muncul mengagetkan YulYoonSeo. Merekapun hanya tertawa melihat tingkah Yuri yang diintrogasi oleh SicaFany

 

“Aisshh…..aniyo…yeojadeul babo…tentu saja aku tak pernah membandingknan kalian satu sama lain, karena aku sayang kalian semua…!!”. Kata Yuri memberikan penjelasan kepada yang lainnya, dan merekapun tertawa renyah melihat tingkah aneh Yuri yang tak biasanya.

 

“Ada yang ingin ku katakan pada kalian…”. Kata Jessica tiba-tiba, dan sontak Yoona dan lainnya menoleh cepat memandangnya.

 

“Waeyo….? ada apa…?. Tanya yang lainnya bersamaan.

 

“Begini, tadi waktu aku melewati ruangan para dosen, aku tak sengaja mendengar percakapan rektor dan beberapa petinggi fakultas kalau minggu depan nanti akan kedatangan Dosen Kedokteran yang baru di fakultasmu Yoong, dia lulusan dari Harvard, Amerika….”. papar Jessica memberikan penjelasan, dan seketika mereka pun menatap diam satu sama lain.

 

“Wah…benarkah? Dosen Namja atau Yeoja….”. Yuri yang tadinya tak komentar pun berbicara.

 

“Yakk….Kwon Yuri babo…lalu kalau dosen namja kenapa? Apa kau akan jatuh cinta padanya…?”. timpal Yoona yang sepertinya malas membahas dosen yang mereka pun belum tau siapa orangnya.

 

“Kenapa tidak Yoong. Kau lihat saja nanti, tapi tenang saja Yoong, hatiku hanya untuk Yesung oppa, oppamu yang paling tampan itu….”. kata Yuri balik untuk merayu Yoona yang sudah mulai emosi, karena memang Yoona lah yang memperkenalkan Yuri & Yesung hingga mereka bisa pacaran.

 

“hehe…kau tenang Yul, jangan ambil di hati. Aku hanya bercanda, ya sudah…kajja…lanjutkan makannya…”. Bujuk Yoona balik, dan seketika mereka semua tertawa di kantin mewah Kampus mereka nan rapi itu.

 

@Siwon Home (Choi’s Family)

 

“Wonnie…. Anakku….!!”. pekik Ny. Choi ketika melihat putra bungsunya itu menarik barang-barangnya dari depan pintu utama. Seketika Siwon pun berlari memeluk eommanya itu, dan Hangeng hanya menonton sambil tersenyum senang ketika melihat adegan rindu yang dipertontonkan duet ala Siwon dan eomma mereka.

 

“Eomma… apa kau baik-baik saja…”. Siwon pun bertanya ketika melepaskan pelukan ibunya. Ibunya pun mengangguk dan balik lagi memeluk Siwon.

 

“Yakk…Wonnie,, eomma…kalian melupakan aku…”. Teriak Hangeng yang pura-pura marah, dan sontak Siwon dan eomma pun mengakhiri adegan kerinduan mereka.

 

“Ya sudah Wonnie,,kau istirahat dulu, eomma akan menyuruh Ahjumma Hwang untuk menyiapkan makan siang kita, supaya kita makan bersama ne… eomma juga akan menelpon appa kalian berdua supaya segera pulang…”. Kata Ny. Choi memberikan penjelasan kepada Siwon, Siwon pun tersenyum sambil berjalan ke lantai 2 dimana kamarnya berada sambil diikuti hyungnya itu dari belakang

@Yoona Home (Im’s Family)

 

“Yoong, Hae, Jongwon-ah…… kemarilah…kita bicara dulu di ruang keluarga bersama appa, beliau sudah menuggu dari tadi…”. Tiba-tiba Ny. Im menghampiri ketiga anaknya yang sedang menonton di ruang TV itu agar mereka segera merapat di ruang keluarga, karena katanya ada rapat penting keluarga Im yang harus di ikuti oleh seluruh anggota keluarga.

 

“Nee eomma…baiklah…kami mengerti…!!”. Jawab Yoona dan kedua oppanya sambil berjalan ke ruang keluarga. Sesampainya disana mereka pun duduk di sofa khusus yang telah tersedia.

 

“Jadi begini ketiga anakku, appa sebenarnya mau membicarakan ini dari jauh hari, namun karena mengingat usia kalian yang belum dewasa, maka appa hanya bisa mengurungkan niat itu…”. Ungkap Tn. Im membuka topik pembicaraan mereka. Mereka pun hanya diam sambil menunggu kata-kata Kepala Keluarga mereka yang selanjutnya.

 

“Waeyo appa…ayolah…appa…cepat katakan…”. Tanya Yoona dengan nada penasaran, Ny, Im yang melihatnya pun meminta Yoona untuk jangan banyak bertanya dulu.

 

“Baiklah…Yoong, kau akan di Nikahkan….”.Tn. Im pun lanjut berbicara, dan reflex Yoona, Donghae dan Yesung kaget berjamaah mendengar hal itu. Beda halnya dengan Ny. Im yang hanya diam, karena sepertinya dirinya sudah tau akan hal ini lebih duluan.

 

“MWOOORAGO….Appa…Eomma…Yesung oppa, Hae oppa… ada apa ini sebenarnya, apakah kalian sedang berlelucon? Hahaha….apa ini, sungguh aku tak mengerti, MENIKAH? Menikah dengan siapakah Appa-Eomma…? kenapa harus aku yang duluan menikah, sementara kedua oppaku ini belumlah menikah dan studiku juga belumlah selesai….”. Tanya Yoona tak percaya dengan apa yang didengar dari mulut appanya itu, sampai ia pun akhirnya menangis.

 

“Tenanglah Yoong, dengarkan dulu penjelasan appa…”. Kata Donghae sambil menahan tangan Yoona yang hendak berdiri dari hadapan para anggota keluarganya itu. Dan Yoona pun terduduk kembali di samping Donghae & Yesung.

Akhirnya Tn. Im pun akhirnya menberikan penjelasan perihal rencana pernikahan Yoona, yang rupanya Yoona memang sudah di jodohkan sedari kecil untuk menikah dengan putra rekan bisnis appanya yang nerupakan pemilik perusahaan terbesar di Korea Selatan. Orang itu adalah Choi Siwon, putra bungsu dan sekaligus pewaris sah kedua dari tahta perusahaan Choi Hyundai Group itu. Yoona pun hanya bisa pasrah menerima perjodohan itu, karena ia berjanji bahwa ia tak mau lagi membantah apa pun perintah dan keputusan dari kedua orang tuanya itu semenjak beberapa tahun lalu gara-gara dirinya kabur dari rumah sehingga efeknya hampir membuat orang tuanya kecelakaan hanya karena mencarinya. Sedangkan kedua kakaknya hanya menatapnya dengan penuh kasih sayang sambil mengelus punggungnya yang sedang tertidur pasrah di pangkuan ibunya itu.

 

>>>>>

 

Sedangkan di rumah keluarga Choi pun telah membicarakan hal yang serupa seperti di rumah kelurga Im. Namun Siwon menanggapinya dengan penuh suka cita, karena memang ia sudah sangat ingin untuk segera menikah dan punya anak. Dan tentu saja hal itu membuat Appa, Eomma dan Hyungnya itu bahagia mendengar jawaban Siwon.

 

 

3 Bulan Kemudian……….

 

Setelah berbagai acara yang telah dilewati oleh YoonWon untuk masa pendekatann mereka, akhirnya mereka pun sekarang resmi menjadi pasangan suami-istri yang sah yang disaksikan oleh keluarga besar kedua belah pihak dan kerabat-kerabat dekat mereka. Siwon yang sudah melakukan banyak cara untuk meluluhkan hati Yoona, baik yang dilakukannya di Rumah keluarga kedua belah pihak, di Kampus, maupun di rumah mereka pun tak ada satu pun yang berhasil untuk membuat Yoona jatuh hati padanya. bukan karena Yoona membencinya, namun Yoona hanya belum bisa menerima kenyataan bahwa ia telah menikah, dan harus hidup mandiri dari keluarga tercintanya yang sangat ia rindukan, namun Siwon terus sabar dan berusaha keras untuk menghadapi sikap Yoona yang kadang mencuekinya, kekanak-kanakan, maupun kadang-kadang membuatnya sakit hati karena seolah Yoona tak pernah menganggapnya sebagai seorang suami, apalagi Yoona memintanya agar tak boleh tidur seranjang dengan alasan Yoona masih belum menyelesaikan studinya, jadi ia belum siap untuk mempunyai anak.

 

“Ah….Yoong, bagaimana tidurmu, apa nyenyak? Oh yah…tugasmu semalam sudah ketuntaskan karena kulihat kau sudah tertidur jadi sekalian saja kuselesaikan sambil menyelesaikan materi kuliah kita besok…”. Kata Siwon meredam keheningan yang terjadi ketika mereka sedang sarapan. Sementara Yoona yang mendengarnya hanya diam tak membalas satu kata pun.

“Oh yah…hari ini kita berdua ke kampus bersama saja, bagaimana….?”. lanjut Siwon sambil berharap Yoona mau berbicara padanya.

 

“Tak usah..aku berangkat sendiri saja, Oh yah…karena hari ini kau yang memberikan kuliah jam pertama jadi bagaimana kalau aku izin terlambat dulu, aku mau ke rumahku dulu….”. kata Yoona yang diam-diam mau membalas perkataan Siwon.

 

“Oh…boleh Yoong…silahkan tak masalah buatku…”. Jawab Siwon pasrah. Mendengar jawaban Siwon, Yoona tak butuh waktu lama, ia pun segera menagambil tas ransel birunya sambil berjalan, namun tiba-tiba ia menoleh ke arah Siwon yang juga mau berjalan ke arah pintu rumah mereka nan elit itu.

 

“Siwon oppa…mulai sekarang aku akan berusaha untuk menjadi istri yang baik untukmu, tapi mianhaeyo…aku tak bisa mencintaimu….”. Tutur Yoona yang tiba-tiba membuat Siwon kaget buka main mendengar penuturannya.

 

“Oh…begitukah…baiklah…tak apa, menjadi istri yang baik saja sudah cukup bagiku, aku akan terus menunggumu Im Yoona, sampai kau membuka pintu hatimu untukku…”. Ucap Siwon penuh kelembutan, walaupun sebenarnya ia sangat sedih dan kecewa mendengar perkataan Yoona barusan. Dan mereka pun berjalan terpisah menuju mobil masing-masing.

 

 

@Yoona Class

 

“Annyeonghaeseo anak-anak…”. Sapa Siwon kepada anak-anak didiknya, dan mereka pun membalas sapaan selamat pagi dari Dosen termuda dan tampan di Kampus mereka itu dengan senyum reka.

“Baiklah…sebelum kita memulai lanjutan materi kuliah kita minggu lalu, maka aku akan mengevaluasi beberapa hal mengenai anatomi tubuh manusia dulu…”. Ucap Siwon kepada para mahasiswa/i yang sekelas dengan Yoona, Istrinya.

 

“Dosen Choi, mana Yoona…?”. Tanya Seohyun hingga membuat Siwon yang tadinya sedang fokus membaca buku pun menoleh.

 

“Yoona? Oh…dia lagi ke Rumah Eommanya, waeyo Seohyun-ah…?”. Jawab Siwon seadanya. Dan Seohyun pun mengerti paham.

 

1 Jam kemudian…………….

 

“Baiklah…aku rasa proses perkuliahan kita sampai disini dulu, aku ada urusan menadadak, jadi hari ini tidak maksimal memberikan kalian kuliah, mianhaeyo….”. ucap Siwon yang meminta maaf untuk mengakhiri proses perkuliahannya dengan cepat. Dan anak-anak didiknya pun mengerti.

 

Siwon sepertinya punya alasan mengapa hari ini ia mengakhiri jadwal kuliahnya dengan cepat, karena sedari tadi ia Nampak gelisah menuggu Yoona yang tidak hadir pada kuliah hari ini. Ia khawatir dan ia pun meminta maaf kepada para mahasiswanya mengapa ia lebih cepat mengakhiri rangkain jadwal mengajarnya hari ini.

 

“Dosen Choi, ada apa? mengapa hari ini pulang begitu ceapat..?. Tanya Dosen Kim yang tiba-tiba saja muncul di samping Siwon ketika Siwon hendak membuka pintu mobil di Parkiran.

 

“Begini…dosen Kim, istriku sakit…jadi aku harus pulang cepat supaya bisa menjaganya…mian…aku tak bisa lama…”. Jawab Siwon yang langsung masuk ke dalam mobil dan segera berlalu, sedangkan dosen Kim masih bingung dengan apa yang diucapkan Siwon barusan.

 

“Oh…jadi Im Yoona, si Yeoja tengik itu sakit, tapi kenapa aku jarang sekali melihatnya dan guru Choi berangkat ke Sekolah bersama yah….”. gumam dosen Kim berbicara sendiri, dan akhirnya ia pun masuk juga ke ruangan para Dosen.

 

>>>>>

Yoona yang sedang berada di kamarya Nampak gelisah, ia sepertinya mulai memikirkan suaminya Choi Siwon. Ia merasa sangat bersalah karena selama ini ia Nampak begitu mencueki Siwon dan tak menganggapnya sedikit pun sebagai seorang Suami. Tak berapa lama kemudian ia keluar dari kamarnya berwarna biru aquatik itu, dan menhampiri eommanya yang sedang menata hidangan makan siang ditemani Park Ahjumma.

 

“Yoong, mengapa kau belum juga berangkat kuliah…?”. Tanya Ny. Im ketika Yoona sudah berada tepat di hadapannya. Yoona tak menjawab dan malah tersenyum.

 

“Aniyoo eomma….aku hanya…”. Kata Yoona terpotong ketika ia dan eommanya mendengar suara bel rumah berbunyi. Akhirnya eommanya pun menyuruhnya untuk membukakan pintu, karena mungkin saja yang pulang adalah Appanya, Yesung atau Donghae.

 

Betapa terkejutnya Yoona melihat sosok orang yang berdiri tepat dihadapannya. Orang itu hanya melebarkan senyumnya ketika Yoona membukakan pintu, yah…orang itu adalah Choi Siwon, suami sekaligus salah satu Dosen Yoona, sedangkan Yoona hanya terpana ketika memandang wajah Siwon yang tampan dan penuh senyum itu.

 

“Yakk…Yoong, apakah kau tak mempersilahkan aku masuk…?”. Tanya Siwon yang sukses membuat Yoona sadar dari lamunannya. Dan Yoona pun salah tingkah dibuatnya.

 

“Ah..ne…silahkan masuk oppa…”. Jawab Yoona cepat, seketika ia langsung berlari ke kamrnya karena sepertinya baru kali ini ia merasakan atmosfer yang berbeda ketika bersama Siwon. Sedangkan Siwon yang baru datang pun menghampiri ibu mertuanya yang sedang sibuk di dapur.

 

“Annyeong eomma… annyeong Park Ahjumma..”. Sapa Siwon santun pada ibu mertuanya dan Park Ahjumma.

 

“Oh…menantuku…apa kabar juga? Apa kau mau menjemput Yoona?”. Balas Ny. Im tersenyum.

 

“Ne…eomma, aku mau menjemputnya, karena jujur aku khawatir sekali padanya, hari ini tak satu pun mata kuliah yang dia ikuti..?”. ucap Siwon memberikan penjelasan pada ibu mertuanya itu.

 

“Oh…begitukah…”.  Ibu mertuanya pun mengerti.

 

“Siwon-ah..”. panggil Ny. Im pelan.

 

“Begini Siwon, eomma mohon kau tetap sabar dalam menghadapi Yoona, ia memang kadang-kadang bandel dan tak mau mendengarkan apa kata orang, dan juga dia masih belum bisa menghapus sifat kekanak-kanakannya itu, tapi kau tak usah khawatir Siwon-ah…sebenarnya dia gadis yang baik dan hatinya tidak jahat. Jadi eomma meminta padamu untuk tetap besabar. Eomma sangat yakin sekali jika suatu saat nanti sikap dewasamu itu akan membuat Yoona luluh..bisakan Siwon..?”. ungkap Ny. Im memberikan nasehat dan penjelasan perihal anak yeojanya itu pada menantunya.

 

“eomma..jangan khawatir, aku juga tak masalah jika Yoona belum bisa menerima dan menganggapku sebagai suaminya. Dan hal ini pula sudah pernah kami bicarakan sebelumnya…”. Ucap Siwon sambil menatap ibu mertuanya.

 

“gomawo Siwon-ah…kau memang anak baik, dan betapa beruntungnya kami punya menantu sepertimu…”. Ujar Ny. Im sambil tertawa.

 

“Kalau begitu aku pamit dulu eomma…oh yah bisakah aku membawa pulang Yoona sekarang…”. Pinta Siwon pada ibu mertuanya. Ny Im pun mengangguk dan Siwon pun berjalan ke arah kamar Yoona dan mengetuk pintu kamarnya.

 

“Ne..oppa..Waegurae?”. Tanya Yoona memasang tampang gengsi ketika membukakan pintu kepada suaminya itu.

 

“hehe…mian Yoong, kalau aku mengganggumu…oh yah…maukah kau pulang ke rumah denganku, tadi di Kampus aku sudah meminta Izin pada dosenmu yang memberikan mata kuliah berikut kalau kau sakit, jadi tak sempat masuk…”. Ucap Siwon lembut.

 

(Author POV end)

>>>>>

 

Yoona POV

 

Ya Tuhan…ada apa ini, kenapa tiba-tiba jantungku jadi berpacu hebat seperti ini. Apakah aku sudah mulai menerima pria ini dalam hatiku? Oh…Tuhan bantulah aku menemukan kebenarannya. Wajahnya, senyumannya, matanya, lesung pipitnya, kebaikannya, perhatiannya dan tutur katanya yang lembut mebuatku gila kala memikirkannya. Tidak…mulai sekarang kau harus menerimanya Yoona, sadarlah dia adalah jodohmu yang dikirimkan Tuhan padamu Yoona, kau tak boleh melepaskannya dan tak boleh menyakitinya!

 

Ingat Yoona, ketika kau menyakitinya bukan hanya dia saja yang tersakiti. Tapi orang-orang terdekatmu juga.

 

“Aku terus berperang dengan hatiku ini….dan aku berjanji Siwon oppa, aku akan mejadi istri yang baik dan penuh pengabdian padamu oppa…maafkan aku telah menyakitimu selama ini, aku memang babo..”. gumamku dalam hati.

 

Akhirnya aku pun menuruti permintaanya, dan menggenggam mesra tangannya, aku yakin ia pasti kaget dan heran melihat perubahan drastis akan sikapku ini. Dan semua ini akan aku jelaskan nanti ketika sampai di rumah kami nanti. Tak berapa lama kami pun pamit kapada eommaku, eomma menahan kami agar makan siang dulu bersamanya, namun kami menolaknya dengan lembut, eomma hanya pasrah dan tak memaksa keputusan kami. Selanjutnya aku dan Siwon oppa berjalan ke mobilnya untuk siap-siap pulang ke rumah impian kami.

 

Yoona POV end

>>>>>

 

Yoona dan Siwon telah sampai ke rumah mereka, mereka pun di sambut oleh beberapa pelayan rumah dengan senyuman. Setelah sampai mereka pum berpisah, karena memang mereka tidur di kamar yang berbeda. Karena salah satu permintaan Yoona ketika menikah dengan Siwon adalah Siwon tak boleh seranjang dengannya, karena Yoona belum siap untuk punya anak sampai ia lulus kuliah nanti. Beberapa jam kemudian Yoona pun menghampiri Siwon yang sedang siap untuk melakukan observasi terbaru demi menyiapkan materi kuliah besok hari di Laboratorium mini yang berhadapan tepat di ruang keluarga mereka.

 

“Siwon oppa…”. Panggil Yoona lembut, seketika Siwon pun menghentikan aktifitasnya dan meneloh ke arah Yoona.

 

“Ne… Yoong, Waeyo…?. Jawab Siwon lembut.

 

“Sebenarnya ada sesuatu yang ingin ku katakan padamu oppa…”. Ucap Yoona.

 

“Benarkah? Apakah itu Yoong..”. Tanya Siwon penasaran.

 

“Aku akan mengatakannya oppa…tapi bagaimana kalau kita membicarakannya di taman saja, bagaimana kau setuju..?. pinta Yoona Penuh harap, Siwon pun mengannguk dan mereka pun berjalan ke arah taman yang di tumbuhi aneka bunga berwarna cantik itu.

 

Senja di Sore hari tak membuat sepasang suami istri ini memulai percakapan mereka. Terpaan pepohonan rindang yang terbentang di depan, dan belakang rumah membuat mereka nyaman untuk duduk bersama walaupun belum satu pun di antara mereka yang memulai percakapan mereka. Mereka hanya saling memandang disertai senyuman kecil yang timbul dari bibir merah keduanya.

 

“Oppa…”. Lirih Yoona membuka percakapan yang sedari tadi dipikirkannya.

“Ne…”. balas Siwon singkat.

 

“Apa selama ini kau kesal dan marah denganku…?”. Tanya Yoona antusias, seketika Siwon pun menggeser posisi duduknya tepat di hadapan Yoona dan langsung menatap serius wajah Yoona.

 

“Kau.. ini.. bicara apa? Mana ada seorang suami yang baik kesal pada istrinya..”. jawab
Siwon sambil mengacak pelan rambut Yoona yang terurai. Seketika Yoona pun tak dapat lagi memendam air matanya, ia rupanya sudah tak kuat lagi mengungkapkan perasaannya yang sebenarnya pada Siwon, akhirnya ia pun langsung memeluk Siwon dan tentu saja hal itu membuat Siwon kaget bukan main.

 

“Yoong, ada apa denganmu…apa terjadi sesuatu padamu…?”. tanya Siwon khawatir sambil memberanikan diri mencium puncak kepala istrinya itu. Beberapa menit kemudian Yoona pun melepaskan pelukannya.

 

“Oppa…mianhae…jeongmal mianhaeyo…selama ini aku sudah berbuat dosa padamu oppa, juga keluragaku, aku membohongi kalian semua kalau kehidupan rumah tangga kita baik-baik saja, padahal nyatanya tidak begitu, aku sadar kalau kau orang yang baik oppa, mencintaiku setulus hati dan sabar dalam menghadapi keegoisanku setelah kita menikah tiga bulan yang lalu, aku tak pernah menganggapmu ada, tak peduli padamu, selalu mengacuhkanmu dan…….”. penjelasan Yoona terhenti karena Siwon telah mengunci mulutnya dengan mendaratkan sebuah ciuman tepat di bibir merah mudah Yoona, Yoona pun membalasnya ciuman lembut nan tulus dari suaminya itu. Siwon semakin memperdalam ciumannya dengan menarik tubuh yoona agar jarak mereka semakin dekat.

 

Sang mentari yang telah menenggelamkan dirinya tak membuat dua insan sekaligus suami-istri yang masih melanjutkan adegan mesra mereka itu. Mereka terus saling melumat seolah ciuman indah itu mencerminkan perasaan mereka berdua yang selama ini terpendam. Dan sebuah kursi kayu hitam di taman rumah mereka itulah yang menjadi saksinya.

 

>>>>>

 

Siwon POV

 

Betapa bahaginya aku setelah mendengar penuturan istriku yang sebenarnya. Oh Tuhan…aku tak akan pernah melupakan moment indah ini Tuhan, ternyata pengorbanan dan kesabaranku selama ini tidak sia-sia. Ternyata istriku dia-diam telah jatuh hati juga padaku. Aku berjanji Tuhan..tak akan membuatnya menangis dan akan selalu menjaga dan melindunginya sampai hari tua menghampiri kami.

 

“Jangan menangis lagi Yoong, kita mulai semuanya dari awal..”. ucapku sambil menhapus air matanya dari kedua pipi mulusnya. Ia hanya mengangguk dan kembali memelukku. Aku hanya mengelus pelan punggungnya dan mencium aroma wangi yang terpancar dari rambut indahnya.

 

“Sarangahae Choi Songsaenim…”. Yoona pun mengeluarkan kalimat indah dari bibirnya yang selama ini ku nantikan. Aku semakin mempererat pelukanku padanya.

 

“Nado..saranghaeyo My Sweet Deer…”. Aku membalasnya dengan penuh suka cita. Akhirnya kami saling menatap beberapa saat setelah mengakhiri pelukan kami.

 

“Oppa…kau harus berjanji untuk tidak akan pernah membuatku menangis, dan selalu ada di sampingku ne…”. ungkapnya sambil mengancungkan jari kelingkingnya di hadapanku, dan aku pun memberikan jari kelingkingku agara menyatukannya dengan Yoona sebagai ikrar cinta kami untuk sehidup semati. Setelah itu aku pun menggendongnya masuk ke dalam rumah masa depan kami.

 

Siwon POV end

 

>>>>>

 

Sebulan Kemudian……….

 

Kini Yoona dan Siwon semakin mesra untuk memulai kehidupan mereka sebagai sepasang Suami istri yang saling mencintai. Mereka juga baru saja menikmati masa bulan madu mereka di Bali (Indonesia) tiga hari yang lalu, hal ini mereka lakukan mengingat bulan madu mereka yang belum terlaksana karena tingkah Yoona dulu yang belum bisa menerima Siwon sebagai suaminya. Kemana-mana mereka selalu bersama, kecuali di Kampus status mereka tetaplah sebagai Seorang Dosen dan mahasiswi. Mereka juga sepakat untuk bersikap professional dan tidak mencampur adukkan masalah pribadi dengan masalah kampus.

 

“Yoong….kenapa akhir-akhir ini kau gembira sekali, dosen Choi juga apa jangan-jangan…?”. Tanya Seohyun yang duduk tepat di belakang Yoona.

 

“Yakkhh Choi Yoona…kenapa kau tak menjawab pertanyaanku….”. teriak Seohyun jengkel. Yoona pun akhirnya memutar posisi duduknya agar berhadapan dengan teman sekelas dan terdekatnya itu.

 

“Kau mau tau….baiklah….akan ku ceritakan…begini Seo, aku dan Siwon oppa sudah tidur seranjang dan kami sekarang makin dekat layaknya….”. belum sempat Yoona menyelesaikan kata-katanya Seohyun sudah berteriak kencang tepat di telinganya, dan tentu saja itu membuat Yoona kaget.

 

“Yakkh….Seo Joohyun… aduh…kenapa teriak-teriak, nanti kalau ada orang yang dengar bagaimana Seo…”. Kata Yoona menghentikan teriakan monster yang keluar dari mulut Seohyun.

 

“Yakkh…jadi kau dan dosen Choi sudah MELAKUKANNYA…..!!!!”. Tanya Seohyun polos. Dan sontak membuat Yoona membelalakkan matanya.

 

“Yakkh….Seo…kenapa otakmu jadi berpikiran yadong begini? Makanya jangan terlalu dekat dengan pacarmu Cho Kyuhyun Si Evil itu…aisshhh….kau ini…”. Kesal Yoona sambil menjitak kepala Seohyun. Dan Seohyun pun hanya pasrah menahan rasa sakit.

 

“Yakkh….Im Yoona alias Choi Yoona, kenapa kau menjitak kepala pacarku hah? Dan juga kenapa kau melarangnya untuk bergaul denganku….”. Protes Kyuhyun yang tiba-tiba muncul di hadapan YoonSeo.

 

“Hehe…aku hanya bercanda Kyu…”. Ucap Yoona yang masih menahan tawanya.

 

“Kyu oppa…kenapa kau datang? Memangnya kau tak kuliah hari ini yah oppa…?”. Tanya Seohyun sambil berjalan ke depan Kyuhyun yang berdiri tepat di hadapan Yoona.

 

“Tidak Seo…hari ini dosen Song tak hadir karena lagi berangkat ke luar Negeri, jadi kami hanya menandatangani daftar hadir saja….”. ujar Kyuhyun memberikan penjelasan.

 

“Oh…begitukah…yah sudah oppa…aku dan Yoona ke laboratorium dulu, kami mau praktek otopsi…”. Ucap Seohyun meminta izin pada pacarnya yang berkulit putih susu itu.

 

Kemudian Yoona dan Seohyun pun meninggalkan Kyuhyun yang masih berada di kelas mereka. Sesampainya di ruang praktek, mereka pun mengambil peralatan dan bahan-bahan praktek yang telah tersedia dan mengerjakannya sesuai dengan petunjuk Dosen yang mengajarkan mata kuliah ini. Tak berapa lama kemudian Siwon dan dosen Kim pun memasuki ruangan praktek.

 

Dosen Kim yang sedang membaca satu persatu nama mahasiswa/I, sedangkan Siwon sedang mengontrol jalannya praktek Otopsi yang dilakukan oleh para anak didiknya, akhirnya ia sampai tepat di samping Seohyun dan Yoona yang sedang berkonsentrasi membaca petunjuk pun kaget dengan kadatangannya.

 

‘’Kalian berdua..kerjakan dengan baik ne… supaya nilainya juga memuaskan…”. kata Siwon pada YoonSeo, setelah itu ia terus berjalan mengontrol yang lainnya.

 

“Im Yoona………..”. panggil dosen Kim menyebutkan nama Yoona pada daftar hadir, namun Yoona sepertinya tak mendengar.

 

“CHOI YOONA!!,, ISTRINYA GURU CHOI SIWON!!!”. Akhirnya Yoona pun kaget mendengar dosen Kim meneriaki namanya.

 

“Ne…aku hadir….”. sahut Yoona sambil menyapu dadanya.

 

“Yoong, kenapa saat dosen Kim memanaggil namamu kau tak dengar hingga memanggil istrinya dosen Choi baru kau dengar….”. Tanya Seohyun yang masih fokus.

 

“Sumpah Seo..sungguh aku tak mendengarnya….”. jawab Yoona jujur.

 

“Ehmmm…bilang saja Yoong jika kau memang sengaja ingin di panggil seperti itu…”. Kata Seohyun menggoda Yoona. Yoona hanya tertawa sambil gelang-gelang kepala.

 

Lama berada di ruang praktek untuk menuntaskan tugas mereka yang akhirnya mereka pun dapat menyelesaikannya begitu membuat YoonSeo kelelahan. Mereka pun segera menuju kantin untuk mencari minum sekaligus bertemu dengan chingudeul mereka yakni Jessica,Tiffany dan Yuri. Ketiganya merupakan mahasiswa jurusan Seni, Jessica dan Tiffany spesialis Vokal dan Akting, sementara Yuri spesialis Ballet.

 

>>>>>

 

@YoonWon Home

Walaupun lelah dan letih waktu perkuliahan tadi di Kampus tak membuat Yoona melupakan kewajibannya sebagai seorang istri untuk melayani suaminya sendiri. Yoona pun menghampiri Siwon yang sedang menonton TV di temani secangkir Kopi Espresso plus waffle kesukaan Siwon, dan Siwon pun menyambutnya dengan senyuman hangatnya.

 

“Yoong, apakah kau sudah lama kenal dengan Tiffany….”. Tanya Siwon memulai pembicaraan.

 

“Oh…maksud oppa Fany? Dia tema karibku dari zaman SMA oppa…Waeyo…?”. Jawab Yoona.

 

“Ani…kata Hangeng Hyung, kemarin ia menemukan KTP seorang yeoja yang bernama Stephanie Hwang di taman Fantasy, tapi ia tak tau rumahnya jadi tak bisa mengembalikannya. Jadi ku katakan biar aku atau kau saja yang ke rumahku mengambilnya…”. Tutur siwon panjang lebar dan mendapat persetujuan dari istri tercintanya.

 

@Kamar YoonWon

 

Tak terasa hari sudah larut malam, kini YoonWon telah berada di kamar mereka untuk tidur. Yoona yang sepertinya masih malu-malu lebih memilih tidur membelakangi Siwon. Siwon yang melihatnya hanya gelang-gelang kepala dan hanya tersenyum menggemaskan melihat tingkah lucu istrinya. Sampai akhirnya sebuah ide jahil melintasi otaknya untuk menjahili istrinya.

 

“Yakkh Choi Yoona, kenapa kau? Apa aku akan memakanmu hingga posisi tidurmu seperti itu..?”. Tanya Siwon sambil memegang pundak Yoona yang masih membelakanginya.

 

“Ah….Aniyo oppa…aku…aku..hanya belum siap melakukannya oppa…tapi aku janji setelah lulus kuliah nanti aku akan memberikan semua milikku padamu oppa….”. jawab Yoona cepat dan terbata-bata. Sementara Siwon yang mendengarnya terus tertawa pelan mendengar ucapan Yoona, akhirnya Yoona pun terbalik dan Siwon pun langsung memeluk pinggangnya sambil terus menatap nakal Yoona.

 

“Aisshh…kenapa Istri sekaligus mahasiswiku ini polos sekali? Aku benar-benar tak tahan dengan ini, tapi bukankah kita sudah pernah melakukannya waktu  bulan madu…?”. Ucap Siwon dengan tujuan memperingati Yoona kalau mereka sudah pernah melakukan kewajiban mereka sebagai sepasang suami istri yang baru menikah (Readers ngerti kan maksudnya?…..hehe…:*), mendengar hal itu Yoona langsung membulatkan matanya dan segera bangun dari tempat tidur.

 

“Yakkh….Choi Siwon kenapa kau mengungkitnya lagi? Padahal aku sudah melupakannya….ah…sudahlah lupakan….”. ucap Yoona malu, yang tanpa sadar raut wajahnya sekarang berubah merah seperti tomat.

 

Dan………………Chuuu~~~~

Mendengar penuturan Yoona, Siwon pun langsung membekap mulut istrinya itu dengan bibirnya sambil menarik selimut agar menutupi tubuh keduanya.

 

>>>>>

 

Hari libur merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh Siwon dan Yoona, karena hari itu merupakan hari dimana mereka harus mengunjungi rumah orang tua mereka. Dan hari ini merupakan jadwal kunjungan mereka ke orang tua Siwon, karena minggu lalu mereka sudah berkunjung ke rumah Yoona. Kedatangan mereka tentu saja di sambut hangat oleh kelurga Siwon. Baik appa, eomma maupun hyung Siwon.

 

“Annyeonghaseoo eomma, appa, hyung/oppa….mian kami baru bisa mrngunjungi kalian…”. Sapa YoonWon berjamaah sambil membungkukkan badan mereka untuk memberi hormat kepada keluarga Siwon yang sedang duduk di ruang tamu.

 

“Aissh…kalian ini, tak apa…yang penting kalian sudah datang…”. Kata Ny. Choi menyambut anak dan menantunya itu sambil mempersilahkan mereka duduk.

 

“Kami senang sekali hubungan kalian kian hari makin membaik saja, tidak seperti awal pernikahan kalian… semoga kalin cepat mempunyai momongan….”. tambah Tn. Choi yang langsung membuat YoonWon kaget bersamaan.

 

“Yakkh…kalian berdua ini kenapa….yang di katakan Appa benar kan Wonnie…orang yang sudah menikah harus secepatnya punya anak…dan aku juga sudah tidak sabar dipanggil ahjussi..”. kata Hangeng menggoda YoonWon. Sedangkan Yoona hanya mencubit lengan Siwon yang membuat mereka semua tertawa melihat ekspresi gugup Yoona.

 

“Pokoknya kalian tenang saja, tinggal satu semester lagi Yoona sudah Menamatkan kuliahnya..dan setelah itu kami segera memenuhi keinginan kalian ne….”. jelas Siwon yang di sertai anggukan paham dari sanak keluraganya. Yoona hanya tersenyum sambil menikmati minuman yang disajikan oleh pelayan rumah suaminya itu. Setelah itu mereka pun saling bercerita banyak dan sesekali bercanda ria satu sama lain.

 

>>>>>

 

@Kantin Kampus…….

 

“Yoong….hyungnya dosen Choi rupanya tampan juga dan juga berkarisma…”. Ucap Tiffany yang langsung membuat Yoona kaget kala mendengarnya.

 

“Maksudmu Hangeng oppa? Dia memang tampan, dan juga baik… memangnya kau bertemu dengannya dimana..?”. Tanya Yoona.

 

“Yakkh…babo…apa kau lupa? Bukankah kau yang waktu itu menyuruhku menemuinya di rumah dosen Choi untuk mengambil KTPku yang hilang itu kan?”. Kesal Tiffany memperingati Yoona.

“Hehehe…mian Fany..aku lupa!”. Balas Yoona yang masih tertawa dan menggoda Tiffany.

 

“Oh yah….kenapa Sica, Yuri dan Seo tidak ikut ke kesini…?”. Tanya Yoona.

 

“Sica sedang pulang mengambil bukunya yang tertinggal di rumah, Yuri sedang latihan, sedangkan Seohyun sedang mengantar Kyuhyun si Evil itu ke perpustakaan…”. Jelas Tiffany, Yoona yang mendengarnya hanya membentuk huruf o dimulutnya tanda mengerti.

 

“Uhek…uhek…uhek…”. Yoona yang tadinya sedang asyik tertawa dengan Tiffany pun merasa sesuatu yang aneh terjadi di perutnya. Ia sepertinya mau muntah-muntah, dan tentu saja hal itu membuat Tiffany khawatir.

 

“Yoong, kau tidak apa-apa? Apa kau sakit..?”. Tanya Tiifany yang langsung berdiri mengelus punggung Yoona. Sedangkan Yoona hanya mengatakan bahwa ia hanya masuk angin. Namun ketika ia dan Tiffany mau melangkah dari kantin Yoona langsung terjatuh pingsan dan hal itu membuat Tiffany dan mahasiswa/I lainnya semuanya menghampiri Yoona termasuk Kyuhyun dan Seohyun yang baru saja muncul.

 

“Fany…biar aku saja yang menggendongnya ke klinik kampus…”. Pinta Kyuhyun.

 

“Yakkh…oppa…biar aku saja yang menelepon dosen Choi mengantarkan Yoona, kasihan dia kan punya suami jadi biar suaminya saja yang membawanya…”. Nasehat Seohyun. Tak berapa lama kemudian Siwon pun tiba dengan langkah yang sangat panik ketika melihat Yoona yang tertidur pingsan di pangkuan Tiffany.

 

“Kamsahamnida Fany, Kyu dan Seo sudah menjaga Yoona untuk sementara waktu…”. Ucap Siwon sambil mengangkat tubuh mungil Yoona dari pangkuan Tiffany.

 

“Ne…dosen Choi, alangkah baiknya kita bawa Yoona ke rumah sakit saja, kami juga ingin tau apa yang sebenarnya terjadi padanya…”. tutur Seohyun yang sudah hampir menangis melihat keadaan sahabat sekaligus teman sekelasnya itu.

 

“baiklah…kalian boleh ikut aku ke rumah sakit…”. Siwon pun setuju sambil berlari menuju tempat parkir dan mereka pun meninggalkan Kampus.

 

@Seoul Hospital

 

Siwon, Kyuhyun, Tiffany dan Seohyun sedang menunggu Laporan dokter yang sedang memeriksa keadaan Yoona. Mereka semua Nampak gelisah, apalagi Siwon, ia terus diam sambil berdoa walaupun ia rupanya sangat khawatir dengan keadaan Yoona sekarang ini, akhirnya ia pun menelepon keluarganya dan keluarga Yoona untuk segera ke rumah sakit menjenguk keadaan istrinya. Tak beberapa lama keluarga YoonWon pun datang, Ny. Im dan Ny. Choi berlari ke arah Siwon sambil menangis, mereka takut terjadi sesuatu dengan anak dan menantu kesayangan mereka. Sedangkan Tn. Choi, Tn. Im, Hangeng, Donghae dan Yesung hanya duduk diam disertai wajah Khawatir.

 

“Wonnie…Yoona kita tak apa-apa kan? Kenapa bisa terjadi hal seperti ini padanya..?”. Tanya Ny. Choi dan Ny. Im bersamaan walau mereka masih dalam keadaan terisak tangis yang pelan.

 

“Tenanglah eomma-eommaku…jangan panik…tenang saja…dia tak apa, mungkin hanya masuk angin, kata Tiffany tadi waktu mengobrol dengan Yoona di kantin kampus ia tiba-tiba pingsan…”. Ucap Siwon memberikan penjelasan.

 

Akhirnya dokter yang memeriksa Yoona pun keluar, dan betapa terkejutnya mereka semua yang melihat dokter keluar ruang rawat Yoona dengan penuh senyuman, tentu saja hal itu membuat Siwon dan yang lainnya saling menatap bingung satu sama lain. Siwon yang penasaran pun memilih mendekati Dokter dan menanyakan keadaan istri tercintanya.

 

“Selamat Tn. Choi muda…istri anda sekarang sedang mengandung 1 bulan, ia sepertinya sangat kelelahan jadi kekebalan tubuhnya saat ini menurun, jadi kusarankan kau harus lebih memperhatikan dia…”. Ungkap sang dokter yang seketika membuat Siwon dan yang lainnya tersenyum senang. Dan mereka semua pun masuk ke dalam ruang rawat Yoona untuk melihat keadaanya.

 

“Yoong….adik kecilku…kami tak menyangka sebentar lagi kau akan menjadi seorang ibu, sebenarnya aku tak rela kau punya anak duluan dariku…”. Canda Yesung membuka pembicaraan dengan adik Yeoja semata wayangnya itu, mereka pun tertawa melihat ekspresi Yesung yang pura-pura memarahi Yoona.

 

“Yakkh…Hyung, seharusnya kau bangga adik kecil kita berdua ini akan menjadi ibu di usianya yang masih sangat muda..”. Protes Donghae supaya menghibur Yoona.

 

“Oppa….jangan menggangguku terus….perutku sakit…kasihan keponakan kalian ini…”. Ucap Yoona masih tertawa.

 

“Yeobo…kau tak apa? Aku khawatir sekali…”. Siwon yang tadinya diam pun akhirnya berbicara dan memeluk Yoona yang masih dalam keadaan berbaring.

 

“Aku tak apa oppa……terima kasih sudah mau menjadikanku seorang ibu…”. Balas Yoona mengeratkan pelukan suaminya.

 

“Yakhh…kalian berdua….tahan dulu kemesraan kalian, disini masih ada kami…”. Ucap Donghae yang berhasil membuyarkan pelukan YoonWon.

 

“Oppa….kau ini…makanya…kau cepat katakan perasaanmu pada Jessica…jangan lama dipendam supaya kalian juga cepat menikah ketika kami semua lulus kuliah nanti…”. Ujar Yoona yang membuat Donghae diam karena kedoknya telah diketahui oleh kelurga sendiri.

 

“Benarkah Yoong, wah…berarti Yuri dan Jessica adalah calon kakak iparmu…”. Teriak Tiffany yang membuat semuanya kaget. Namun kata-katanya terhenti ketika Hangeng menatapnya.

Semuanya Gembira tatkala mengetahui Yoona telah mengandung satu bulan, bagi keluarga kedua belah pihak nantinya mau anak laki-laki atau perempuan sama saja. Keluarga YoonWon pun berpesan supaya Siwon harus menjaga dan memperhatikan Yoona dengan baik selama ia hamil dan tentu saja Siwon akan melaksanakan semua nasehat itu. Apalagi ini anak pertama mereka, walaupun jenis kelaminnya belum kelihatan tapi mereka sangat bahagia, apalagi Siwon yang tak henti-hentinya nencium dan mengelus perut Yoona yang masih rata.

 

>>>>>

 

Hari-hari berlalu begitu cepat, kini perut Yoona semakin membuncit….usia kandungannya kini telah mencapai 7 bulan. Ia rela cuti semester terakhir kuliahnya agar bisa fokus untuk kehamilannya. Apalagi beberapa waktu yang lalu saat ia dan Siwon ke rumah sakit untuk test USG dan ternyata ia sedang mengandung bayi kembar. Dan tentu saja kehamilannya berbeda dari orang yang hanya mengandung satu bayi dalam perutnya. Fase kehamilan Yoona ini sangat menguji batin Siwon, betapa tidak…selama masa Ngidam Siwon tak bisa tidur seranjang dengannya, karena Yoona meminta ibunya dan ibu mertuanya untuk selalu menemaninya tidur…sedangkan Siwon tidur di ruang keluarga. Dan walaupun seperti itu, Siwon sangat memahaminya karena ia juga seorang dokter jadi ia tau liku-liku kehamilan seorang wanita, jadi ia harus sabar dalam menghadapinya.

 

“Wonnie….eomma harap kau harus bersabar dengan keadaan Yoona sekarang ini, dia menjauhimu itu bukan keinginannya tapi keinginan si kembar yang ada dalam perutnya..”. nasehat Ny. Choi yang sekarang ini tinggal serumah dengan Ny. Im untuk mengurus Siwon dan Yoona.

 

“Ne…Eomma…tak apa…memang begitu wanita hamil kadang-kadang maunya banyak sekali, apalagi calon bayi kami bukan hanya seorang tapi kembar kan eomma…jadi biarlah seperti ini dulu…”. Kata Siwon paham. Yoona yang sedang mendengar perkataan Siwon dan ibunya pun merasa sedih dan akhirnya menangis karena ia merasa sudah membuat suaminya itu kecewa. Ia hanya bisa memandang Siwon yang sedang bersiap-siap untuk ke kampus melakukan rutinitasnya sebagai seorang pengajar.

 

“Chagi…kalian berdua cepatlah lahir….kasihan appa kalian begitu menderita karena untuk sementara ia tak bisa dekat dengan eomma…”. Ucap Yoona pelan sambil mengelus perutnya.

>>>>>

 

@Campus…..

 

“Hiks…hiks…aku rindu sekali dengan Yoona..”. curhat Yuri sambil menangis di samping Jessica, Tiffany dan Seohyun.

 

“Sudahlah Yul….jangan menangis lagi…bukankah kemarin kita baru saja ke rumahnya..kenapa kau terus sedih…”. Bujuk Jessica.

 

“Iya Yul…sudahlah…bagaimana kalau pulang kuliah kita ke rumah Yoong lagi…”. Ucap Seohyun mencoba untuk merayu Yuri yang masih menangis.

 

“Yul…kau jangan sedih terus…Yoona hanya hamil, tinggal 2 bulan lagi dia melahirkan..jadi kita bisa bebas lagi dengannya…!!”. Tiffany juga membujuk Yuri sambil memeluknya.

 

“Baiklah….tapi Yoong bilang kalau usai melahirkan ia akan fokus ke bayi kembarnya dulu, sampai mereka 2 atau 3 tahun baru ia mulai bekerja, apa kalian lupa tinggal beberapa hari lagi kita lulus dari kampus ini, sedangkan Yoong masih harus menyelesaikan satu semesternya yang masih tertinggal…”. Jelas yuri yang mulai meredahkan tangisnya.

 

“Aishh..kau ini…tenang saja, masalah itu dosen Choi akan mengurusnya, lagi pula penaggung jawab bagian kedokteran kan suaminya sendiri… benar begitu Seo?”. Ujar Jessica.

 

“Ne…Sica-ah…kata Dosen Choi hal itu tak usah kita khawatirkan ia juga sudah berbicara pada pimpinan Universitas dan fakultas, dan mereka juga sudah setuju…”. Seohyun membenarkan apa yang dikatakan Jessica sehingga membuat Yuri tersenyum lega.

 

>>>>>

“Dosen Choi…”. Sapa Dosen Kim ketika berpapasan dengan Siwon di depan kelas YoonSeo.

 

“Ne..dosen Kim…ada yang bisa kubantu…”. Sahut Siwon.

 

“Ah…aniyo dosen Choi…oh yah..Chukkae atas kehamilan Yoona, aku tak menyangka ia akan menjadi seorang ibu mendahuluiku, padahal ku lihat ia masih seperti anak-anak…semoga kalian berdua bahagia…”. Ucap dosen Kim.

 

“Ne…Dosen Kim…gomawo…semoga kau juga cepat menikah dan punya anak…”. Balas Siwon dengan senyuman.

 

Sesampainya di kelas Siwon pun memberikan materi kuliah dengan baik walaupun tak ada sosok Yoona yang menghiasi pandangannya ketika memberikan kuliah beberapa bulan ini. Namun ia bukanlah tipe orang yang cengeng, ia tetap melakukan rutinitasnya seprofesionalime mungkin. Setiap hari ia selalu berangkat pagi untuk melakukan tugasnya sebagai seorang dosen kedokteran yang mana jatah mengajarnya tepat di kelas istrinya Im Yoona. Ia juga sangat senang melihat reaksi kampus yang dari awal begitu hangat menerima kehadirannya, pernikahannya dengan Yoona sampai kehamilan Yoona pun dimengerti oleh semua civitas kampus. Kursi yang ditempati Yoona di depan Seohyun pun ia suka sekali menatapnya sembari membayangkan Yoona yang sedang duduk mengikuti kuliah darinya.

 

>>>>>

 

2 bulan Kemudian……………….

 

Seorang pria tampan tampan nan tinggi Nampak dengan setia dan terus menahan pergelangan tangan tangan istrinya yang saat ini sedang berjuang untuk melahirkan dua orang bayi sekaligus. Sosok pria itu adalah Choi Siwon yang dengan setia mendampingi istrinya Im Yoona yang sedang menahan sakit antara hidup dan mati untuk melahirkan anak kembar mereka yang sebentar nanti akan lahir. Awalnya ia mau istrinya melahirkan secara cesar supaya jangan membuang tenaga, namun istrinya tetap bersikeras supaya melahirkan secara normal saja, asalkan selama proses persalinan ia terus mendampinginya.

Akhirnya…. 2 jam kemudian…terdengar sudah tangisan dua orang bayi sekaligus di dalam rumah sakit itu, tepatnya pada ruang bersalin VIP yang ditempati Yoona. Siwon pun lega dan bersyukur sekali karena prosesnya berjalan dengan lancar dan keadaan Yoona pun tetap stabil. Siwon pun meminta izin kepada dokter untuk memanggil sanak keluarganya dan teman-teman istrinya menjenguk keadaan Yoona yang masih lemas pasca melahirkan.

 

“Yoong, Siwon oppa…chukkae atas kelahiran bayi kembar kalian… mereka benar-benar lucu sekali dan benar-benar mirip kalian berdua…semoga kelak jadi anak yang baik, pintar dan berbakti pada kedua orang tuanya…”. Ucap Yuri memberikan ucapan selamat pada YoonWon.

 

“Tn. Dan Ny. Choi muda….selamat yah…bayi kembar kalian satu namja dan satu yeoja…”. Jelas dokter Jung sambil menunjuk bayi YoonWon yang sedang menggigit jari mereka di dalam box bayi masing-masing.

 

“Ya Tuhan…terima kasih telah memberikan kami cucu kembar yang manis dan lucu sekali..”. kata Tn. Choi dan Tn. Im kompak. Sedangkan Ny. Choi dan Ny. Im sedang menuju box bayi untuk mengambil anak kembar YoonWon.

 

“Wonnie…mau kau berikan nama apa buat kedua bayi kembarmu ini…?”. Tanya Hangeng.

 

“Aku sudah memikirkannya dari jauh hari, dan karena kalian disini semuanya akan kuberitahu nama mereka berdua, bayi kembar namja ku namai Choi Siyoon sedangkan bayi kembar yeoja ku namai Choi Wona… bagaimana…?”. Ucap Siwon memberikan penjelasan perihal nama dua malaikat kembarnya yang baru lahir itu.

 

“Wah…nama yang indah…”. Kagum Yuri yang sedang menggandeng tangan Yesung.

 

“Yul, Sica, Fany, Seo, Kyu…mianhae aku tak sempat datang ke acara kelulusan kalian di kampus….”. ucap Yoona meminta maaf pada chingudeulnya.

 

“Yaa ampun Yoong, kau tak usah memikirkannya…kami juga mengerti keadaanmu waktu itu…”. Balas Kyuhyun mewakili yang lainnya.

 

“Oh yah Yoong, boleh kan kami datang ke rumahmu kapan saja untuk bermain dengan si kembar nanti…”. Ujar Seohyun.

 

“Kau…ini…tentu saja…mereka kan keponakan kalian…kenapa tidak…”. Yoona pun menyetujui permintaan Seohyun.

 

Lama berada di rumah sakit akhirnya Tiffany, Yuri, Seohyun dan Kyuhyun pun pamit pulang karena hari sudah malam. Sedangkan di rumah sakit yang masih tersisa hanyalah keluarga YoonWon. Mereka terus menemani Yoona hingga Yoona pulih dari lemasnya, karena kata dokter Jung, Yoona baru diperbolehkan pulang besok. Siwon hanya memandang Yoona yang begitu sayang dan terus memberikan ASI pertamanya untuk kedua buah hati mereka. Siwon juga sangat bahagia karena tak disangka kedua malaikat kembarnya lahir ditanggal yang sama dengan tanggal lahirnya yaitu tanggal 7 APRIL, Yoona yang mengetahuinya mengangapnya sebagai sebuah keajaiban yang luar biasa.

 

>>>>>

 

“Terima kasih Yeobo kau telah memberiku dua orang malaikat kecil yang begitu lucu dan menggemaskan ini… aku tak menyangka hari berlalu begitu cepat, rasanya baru kemarin mereka lahir dan sekarang sudah berusia 6 mulai dan sudah bisa merangkak, mereka begitu lincah dan cekatan sepertimu yeobo”. Gumam Siwon.

 

“Yeobo…gomawo…kau sudah mengurus administrasi semester terakhir dan kelulusanku kemarin..”. ucap Yoona sambil memeluk Siwon dari belakang ketika Siwon mau menidurkan Wona di box bayinya.

 

“Ne…Yeobo….sama-sama…gomawo juga kau sudah memberiku dua orang malaikat kita ini….saranghae..”. balas Siwon sehabis menaruh Wona dan langsung balik memeluk istrinya itu. Namun tanpa mereka sadari Siyoon dan Wona sedang menonton kedua orang tua mereka yang sedang berpelukan sambil tertawa kecil seolah mengerti apa yang dilakukan kedua oarng tua mereka.

 

“Yah…chagi..ternyata kalian berdua pura-pura tidur…”. Kata YoonWon kompak lalu berjalan ke dua box bayi untuk mengambil kedua bayi kembar itu. Yoona mengambil Siyoon (Bayi laki-laki) dan Siwon mengambil Wona (Bayi perempuan) sambil menyanyikan lagu tiga ekor beruang (Lagu yang pernah dinyanyiin Rain & Song Hyekyo waktu main di Full House) untuk membujuk Siyoon dan Wona tidur, seperti mengerti dengan apa yang dilakukan kedua orang tuanya, akhirnya kedua bayi mungil ini tertidur juga, begitu pun juga appa dan eomma mereka juga segera tidur.

 

YoonWon rupanya sengaja memilih untuk satu kamar dengan bayi kembar mereka, alasannya supaya mereka lebih mudah mengontrol mereka di malam hari bila mereka menangis, Yoona juga tidak harus pindah kamar ketika hendak menyusui mereka berdua. Setelah kelahiran mereka Yoona memang memilih untuk memberikan ASI eksklusif untuk kedua bayinya hingga mereka berumur 1 tahun, dan Siwon juga sangat menyetujuinya.

 

Dan….mereka juga bahagia karena teman-teman Yoona telah ,mendapatkan pendamping mereka masing, Jessica yang telah menikah dengan Donghae yang kini sedang bulan madu di Amerika, Tiffany yang telah bertunangan dengan Hangeng yang merupakan hyung Siwon, Yuri yang juga telah menikah dengan Yesung, sedangkan Seohyun dan Kyuhyun baru akan bertunangan seminggu kemudian. Yoona juga tidak mau terburu-buru untuk bekerja, untuk sementara waktu ia hanya ingin menjadi ibu rumah tangga yang baik untuk mengurusi suaminya dan kedua bayi kembarnya, dan hal ini sangat dinikmati olehnya.

 

“Yeobo….Gomawo sudah merawat bayi kita dengan baik, semoga kebahagiaan ini tak akan berakhir selamanya…”. Ucap Siwon memegang kedua pipi Yoona.

 

“Ne…Yeobo…apapun akan ku lakukan untukmu dan kedua malaikat kecil kita…aku tak menyangka telah menjadi seorang ibu seperti sekarang ini dan telah dianugerahi dua malaikat kecil ini…aku benar-benar bahagia yeobo..”. kata Yoona disertai air mata yang langsung di hapus oleh Siwon.

 

“Jangan menangis Yeobo…coba kau lihat mereka tertidur begitu damainya, mereka juga pasti senang terlahir dari seorang ibu yang hebat dan baik sepertimu…”. Bujuk Siwon sambil menunjuk Siyoon dan Wona yang sedang tertidur di box bayi mereka.

 

“Ne…Yeobo…Saranghae Choi Songsaenim…aku berjanji akan menjadi istri yang baik untukmu, menjaga dan mencintaimu dan kedua bayi kembar kita hingga maut memisahkan…”. Kata Yoona sambil menatap Siwon sangat dalam.

 

“Nado..Saranghaeyo Choi Yoona…jadilah matahari disaat aku kedinginan yeobo dan jadilah hujan disaat panas melandaku dan anak-anak kita ne…”. kata-kata yang keluar dari mulut Siwon membuat Yoona tak dapat lagi menyembunyikan rasa harunya. Ia langsung mencium lembut bibir suaminya itu, dan suaminya itu pun membalas ciumannya itu dengan sangat lembut sampai akhirnya suara tangisan dua orang bayi membuat mereka harus mengakhiri ciuman mereka. Mereka pun langsung menggendong tubuh mungil si kembar untuk tidur di ranjang mereka yang luas dan besar itu dengan menidurkan Siyoon dan Wona diantara mereka berdua. Dan mereka pun tertidur bersama….

 

###############

 

<<<THE END>>>

 

Wohai…..,,,,,,gimana readers…??? jangan lupa lagu wajib pas selesai baca RCLnya jangan lupa ye??? Special Thanks for Gee yang udah nge-publish FF gajeku ini yah…sukses terus Gee… (GEE: big hug dear…) salam united buat all readers…(^.^)!!!

Tinggalkan komentar

135 Komentar

  1. nyannyan

     /  Oktober 6, 2014

    bagus chigu 😀 critanya lengkapp bget puass bacanya 😄 biasanya tiap bc ff os rt2 akhirnya gantung jadi meringis2 minta sequel hehe tp ini gak.. Tetep smnagt chigu dlm brkarya fighting 😄

    Balas
  2. choi han ki

     /  Oktober 10, 2014

    Pengen tau cara apa aja yg dipakai siwon buat ngedeketin yoona pas baru di jodohin 😀 akhirnya bahagia mereka walaupun diawal yoona nya cuek sama siwon

    Balas
  3. Akhirnya yoona mmbuka htinya bwt siwon dan brkat ksbaran siwon mka lhirlh si twin baby haha

    Balas
  4. keren lucu juga

    Balas
  5. Dwi Sivi Fatmawati

     /  Desember 23, 2014

    huaah so sweet banget nih yoonwon,, apalagi wonpa yg sbar nya minta ampun.. pengen deh dapet cowok yg kyak gtu.. #jadicurhat
    eonni pinter deh buatnya gk ada konlik yg besar,, tpi banyak yg romantis wkwkwkwk
    buat sequel ya eon,, ditunggu jga karyamu yg lainnya

    Balas
  6. Hulda Audry

     /  Januari 6, 2015

    Akhhh so sweet…
    Hai aku readers baru…..chukae yoonwon udah married and punya baby…

    Balas
  7. rizka amiliyal

     /  Januari 16, 2015

    kerek , pengennya yoonwon real

    Balas
  8. So sweet ^*^..KERENN

    Balas
  9. konflik disini ngga teelalu menonjol ya .jadi rada krg.trus jg sdkit kecepetan. mnurut aku sh baiknyabdibikin lbh dari1 chapter

    Balas
  10. Seru ceritax eonni

    Balas
  11. So sweet ceritanya
    pada akhirnya Yoona membuka hatinya untuk mencintai wonppa
    dan di karunia bayi kembar lgi
    btw tmn2 Yoona lucu2 ya
    persahabatan mereka benar2 akrab

    Balas
  12. ayhu

     /  Juni 25, 2015

    Syukurlah Yoona bisa nerima Siwon sebagai suaminya.
    Dan mereka mendapatkan bayi kembar yg lucu.

    Balas
  13. Kerenn.
    Kkk

    Balas
  14. melani

     /  Agustus 13, 2016

    Romantis bgt.. siwon juga sabar bgt ngadepin yoona yg dulunya cuek bgt sama dia apalagi pas yoona hamil dia gak bisa deket” sama yoona.. di tunggu ff yg lainnya..

    Balas
  15. Anyeong aku new reader , ijin baca ffnya yah. Suka suka sama jalan ceritanya. andai bukan os tapi chapter pasti seru ngebayangin siwon dan yoona sebagai dosen dan mahasiswi. Keep writing

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: