[FF] Electric Shock…!!! (Chapter 2)

ELECTRIC SHOCK…!!!

( EPISODE . 02 )

Warning!! : FF ini adalah hasil tulisan dan pemikiran Author UlanChoi  ( Twitter acc : @Lovelyulan) ini hanya sebuah cerita belaka, pemeran disini adalah Kpop Idol, cerita ini mengandung usur seperti Drama Korea, jika ada kesamaan cerita, itu hanya terinspirasi selebihnya murni pemikiran sendiri. Don’t COPAS! And Don’t Silent Readers!!

 

 

Judul                : Electric Shock…!!!

Type                 : Sequel FF / Part

Episode             : Ke Dua

Author             : Ulanchoi Hyoyoon / Twitter : @Lovelyulan

Genre               : Romance,comedy,Drama

Ratting             : PG – 17   

Main Cast        :

–          Im YoonA SNSD  ~  Kim Yoon Ah

–          Choi Siwon SUJU  ~  Choi Siwon

–          Tiffany SNSD   ~  Tiffany Hwang

–          Gong Yoo  ~  Kang Gong Yoo

–          Krystal Jung F(x)  ~  Jung Soo Jung

–          Kim Hyoyeon SNSD  ~  Kim Hyo Yeon

Other Cast          :

–          Lee Hyuk Jae SUJU  ~  Lee Eunhyuk

–          Cho Kyuhyun SUJU  ~  Cho Kyuhyun

–          Kim Jong Woon SUJU  ~  Kim Yesung

–          Go Hara  Kara  ~  Goo Hara

–          Junsu 2PM  ~  Kim Junsu

–          Lee Hongki FT.Island  ~ Lee Hongki

Sound Track    :

–          Electric Shock by F(x)

–          Someday By Super Junior

–          SunFlower By SNSD

 

***ELECTRIC SHOCK…!!!***

 

Siwon keluar dari kamarnya sambil mengucek-ngucek matanya yang masih mengantuk tapi jam walker sudah dengan biadab membangunkannya dari alam mimpinya. Penciuman siwon yang jitu mulai mencium aroma harum masakan dari arah dapurnya dan ini adalah bau yang sangat ia suka. Dengan segera rasa kantuk dimatanya hilang, siwon melangkahkan kakinya menuju dapur dan betapa terkejut dia begitu melihat meja makan YoonAh sudah duduk manis dikursi meja makan yang sudah tersedia, segelas kopi expresso dan dua potong sandwich diatas piring.

“Selamat pagi.. duduklah waktunya sarapan!!” ucap YoonAh berusaha bersikap ramah pada siwon. Walau kenyataannya ia terpaksa.

Siwon dengan expresi wajah tidak percaya pun berjalan menghampiri YoonAh dan duduk berhadapan dengan YoonAh.

“Bagaimana bisa?” Tanya siwon heran.

“Ceo Gong yang memberitahuku. Jika kau ada jadwal pagi kau wajib sarapan ini agar kau tidak mengamuk dilokasi shooting!” Jelas YoonAh.

Siwon menyipitkan matanya memandang sinis ke YoonAh. “Mengamuk? Ciihh.. memangnya dia pikir aku apa?”

“Bukankah itu benar? Sudahlah makan, satu jam lagi kita harus ke Kang Management setelah itu SKY ada pemotretan majalah Bazzar.” Jelas YoonAh lagi sambil melihat catatan dibuku agenda kecil miliknya.

Siwon hanya diam, dengan perasaan gengsi ia mengambil sepotong sandwich dan mengalihkan wajahnya dari hadapan YoonAh. Dan menggigit sedikit Sandwich itu. siwon mengunyahnya dan dia terdiam. Lalu menggigit lagi dan mengunyah lagi seterusnya sampai satu potong sandwich itu habis ia lahap. YoonAh hanya memperhatikan siwon dengan pandangan jijik. Lalu ia mengambil cangkir berisi expresso dan mengesap setengah isinya. Dan lagi-lagi ia tidak berkomentar apapun tentang masakan dan expresso buatan YoonAh pagi ini.

“Ini kau yang buat sendiri?” Tanya siwon sambil berdiri.

“Tentu!” jawab YoonAh dengan bangga.

“Pantas saja rasanya tidak lezat.”

Yoona meringis kesal. “ Kalau tidak enak jangan dihabiskan seperti itu!”

“Itu karena aku lapar. Lain kali bikin yang lezat agar aku nafsu makan!” ketus siwon sambil berlalu masuk kedalam kamar mandi.

“Lain kali akan aku buatkan dengan campuran racun!!!” Teriak YoonAh dengan perasaan kesal.

YoonAh menarik napas perlahan-lahan lalu menghembuskannya kembali sambil mengusap dadanya “Sabar.. YoonAh..Sabar..”

“YoonBabo!!” Teriak siwon dari dalam kamar mandi. YoonAh mendengarnya hanya saja ia malas menjawabnya. “YoonBabo!! Kau dengar aku? YoonBabo!!” Siwon terus berteriak-teriak dari dalam kamar mandi.

“Ne!!!Waeyo?” YoonAh menyahut dan mendekat kepintu kamar mandi.

“Siapkan pakaian yang harus aku kenakan lengkap dengan sepatunya juga!” sahut siwon.

“heemm arra!!”

YoonAh pun langsung berjalan meuju lemari pakaian besar yang terletak di dekat ruang televisi. YoonAh membuka lemari tersebut dan ternganga kaget melihat baju-baju dari brand ternama koleksian siwon yang banyak sekali. Dari jas, kemeja, kaos, celana panjang formal, jeans dan lain-lain. Lalau dibawahnya berjejer rapi kardus-kardus sepatu dan sandal dari brand terkenal juga.

“Kenapa banyak sekali?wooww..” Yoona mengecek satu persatu pakaian yang akan ia pilihkan untuk siwon. “Acara hari ini tidak formal. Heemm.. aku pilih ini saja.” YoonaAh mengambil kaos polos berwarna hitam dengan kerah V dan celana Jeans panjang, lalu jaket kulit berwarna coklat, kacamata hitam dan sepatu kets putih coklat. Semuanya ia bawa dan ia letakan diatas kasur siwon.

Saat ia meletakan pakaian tersebut tiba-tiba YoonAh melihat pergelangan tangan kanannya sendiri. “Hah??Braceletku? dimana?” Ia baru menyadari bahwa ia kehilangan braceletnya.

Dengan segera Yoona Mengangkat kembali pakaian siwon dan mencarinya. Tapi tidak ada, lalu ia menelusuri lantai dengan teliti sampai berjongkok segala tapi juga tidak ada. Dia keluar dan mencari bracelet tersebut ditempat pagi ini ia berkeliaran di rumah Siwon.

“Aiishh.. jatuh dimana? Hilang dimana? Apakah dijalanan?” dengan panik ia mencari didekat lemari pakaian siwon sambil nungging-nungging.

Siwon baru saja selesai mandi. Dia keluar dari kamar mandi menganakan baju handuk. Melihat YoonAh yang sedang nungging-nungging didekat lemari pakaiannya jadi membuatnya penasaran apa yang sedang dilakukan YoonAh sebenarnya.

“Heh..Yoonbabo apa yang kau lakukan!”

Suara siwon mengejutkan YoonAh. Dengan buru-buru ia berusaha berdiri tegak tapi sial kepalanya kejedut pegangan lemari.

~DUUGG…!!~

“Auuh!!” jerit YoonAh yang merasa kepalanya sakit.

Begitu melihat YoonAh terjedut siwon langsung terbelalak kaget dan ingin tertawa.

YoonAh mengusap-usap kepalanya yang sakit. “Bajumu aku sudah siapakan diatas kasur.”

“Kau sedang apa tadi?” rupanya siwon masih ingin tahu apa yang dilakukan YoonAh tadi.

“Emm.. itu aku sedang mencari braceletku.” Jawab YoonAh masih memegangi kepalanya yang sakit.

“Bracelet?” Tanya Siwon.

“Iya..Bracelet aku tidak tahu itu hilang dimana? Aku sudah cari sepertinya jatuh dijalan atau dirumah.” Jawab YoonAh dengan wajah kecewa.

“Memangnya bracelet itu penting untukmu?”

“Heemm.. tidak juga sih. Tapi.. emm,,Lupakan sajalah! Lagi pula untuk apa kau ingin tau?” Tiba-tiba YoonAh naik emosi lagi.

“Dasar gadis pemarah! Aku Tanya baik-baik! Ya sudah jika tidak penting biarkan saja benda itu hilang!” jawab siwon dengan nada marah dan meninggalkan YoonAh masuk kedalam kamar.

“Sebenarnya itu sangat penting…” jawab YoonAh pelan setelah siwon tidak dapat mendengar suaranya.

Siwon berdiri dibalik pintu kamarnya.dan dia berpikir sejenak tentang bracelet yang ia temukan semalam. Berarti itu memang punya YoonAh dan ia sangat tahu bracelet itu. tapi mendengar YoonAh bilang Bracelet itu tidak penting ia jadi ingin mengambil bracelet itu dan tidak mengembalikannya pada YoonAh.

 

~***~

 

“Hyung..!!” Seru siwon yang begitu tiba di Kantor Kang Management melihat Yesung yang berjalan bersama kyuhyun dan Asistennya.

Yesung yang dipanggil tapi Kyuhyun dan Asistennya yaitu Go Hara ikut menoleh kebelakang dan mendapati Siwon serta Asisten barunya yang kerepotan membawa tas milik siwon.

“Ya! Kau!! “ Seru Yesung sambil menepuk-nepuk bahu siwon. Lalu ia memusatkan perhatiannya kepada YoonAh. “ini Asisten pribadimu yang baru?” Tanya Yesung.

Siwon hanya memanggutkan kepalanya.

“Haii..” sapa Yesung disertain senyum ramahnya. YoonAh pun membalasnya dengan senyuman dan bungkukan badan.

“Wahh..wahh.. jadi ini!cantik sekali! Siapa namamu?” tiba-tiba Kyuhyun nimbrung dan menarik lengan YoonAh untuk berjabat tangan dengannya.

“YoonAh Imnida..” Jawab YoonAh dengan perasaan malu.apalagi Kyuhyun menjabat tangannya dengan sangat erat sampai tubuhnya saja sedikit tertarik kedepan.

“Aku Cho Kyuhyun. Pria terimut di SKY. Kau harus tahu itu.” jelas Kyuhyun dengan gaya narsisnya.

YoonAh hanya tersenyum-senyum kikuk.

“Yahh..Kyu!!lepaskan tanganya kau membuat YoonAh takut!” omel Yesung sambil menepuk tangan Kyuhyun. Akhirnya dengan terpaksa Kyuhyun melepas jabatan tanganya dan hanya tersenyum-senyum pada YoonAh. Asistennya Sendiri Goo Hara sampai menggeleng-geleng kepala melihat tingkah Kyuhyun seperti tadi.

YoonAh menatapa Hara dan Hara juga menatap YoonAh lalu mereka bertukar senyum dan saling menundukan badan member hormat.

“Aiishh..Sudah-sudah, ayo kita masuk!” siwon merangkul Kyuhyun dan Yesung lalu menyeret mereka agar jalan segera.

Kyuhyun menolehkan kepalanya kebelakang melihat hara dan YoonAh yang berjalan bersama mengikuti mereka. “Hara Nuna, tolong mintakan aku nomor ponsel YoonAh ssi!!”

“Kau akan menyesal jika mendapat nomornya” ucap siwon.

“Memangnya kenapa? Kau cemburu? Heii.. artis itu tidak boleh pacaran sama asistenya jadi biarkan buat aku saja ya?” ucap Kyuhyun asal.

~Pletak~

Alhasil Kyuhyun mendapat dua jitakan sekaligus dari Siwon dan Yesung.

“Bukan aku cemburu, tapi asal kalian tahu! Wanita itu sangat menyeramkan! Dia sangat galak! Kata-katanya kasar. Kau jangan tertipu dari penampilan luarnya saja.” Kata siwon dengan nada suara menakut-nakuti.

“Kau serius? Hah.. mungkin dia hanya bersikap tegas kepadamu saja. Buktinya tadi dia sangat manis sekali.” Ucap Kyuhyun tidak yakin.

“Yang jelas kalian enak.. punya asisten wanita! Sedangkan aku harus bersama Junsu? Astaga! Aku ingin ganti asisten saja!”

“Jangan!!!” teriak Kyuhyun

“Kenapa?”

“Junsu itu orangnya asik jadi biarkan saja. Nanti jika tidak ada junsu. Siapa yang mau menemani aku tanding main PS lagi dong?”

“Dasar kau ini!!” omel Yesung.

 

Sementara ketiga pria itu bicara sambil berjalan menuju ruang ceo Gong YoonAh dan Hara juga berbincang-bincang.

“Jadi semudah itu yah kau diterima kerja disini. Wah.. aneh sekali” seru Hara begitu mendengar cerita singkat YoonAh saat kemarin ia tiba-tiba datang interview dan hanya ditanyai beberapa bertanyaan dan lalu ia diterima kerja sebagai Asisten pribadi Siwon.

“Iya.. aku sebenarnya juga merasa aneh sih.. tapi aku memang sangat butuh pekerjaan jadi aku tidak ambil pusinglah.. oh.. iya Hara eonni aku mohon bimbingannya ya..”

“Hahaha.. baik-baik aku akan membimbingmu, jika ada kesulitan jangan ragu-ragu bertanya pada aku dan Junsu oppa.”

“Junsu oppa?”

“Hahh… kau ingat lelaki yang kemarin didalam lift bersama ku?”

YoonAh memanggutkan kepalanya.

“Itu Junsu oppa, Assiten pribadi Yesung ssi. Sekarang dia sedang mengurus adiknya yang akan bersekolah dijepang jadi ia menyerahkan jadwal yesung padaku juga hari ini.”

“Oh.. seperti itu ya.. wah, senangnya semoga aku juga bisa berteman baik dengan kalian.” Jawab YoonAh. Dengan ramah.

“Ohh..iya YoonAh ssi..bagaimana mengurus siwon? Apa sulit?” Tanya Hara ingin tahu.

“Heem.. tidak juga, hanya saja dia sedikit menyebalkan..”

“Hah..?? menyebalkan? Hahha..”

“Dia itu hanya besar badan saja tapi sikapnya  seperti balita!”

“Hhahah.. kau bisa saja YoonAh ssi!! Semoga kau bertahan dengannya dan ku harap kau Asisten terakhirnya.”

“Semoga,,”

Lalu YoonAh menunjukan wajah memelasnya setelah itu dia tertawa.dan Hara juga ikut tertawa. Dalam hati hara ia berkata kali ini sepertinya Ceo gong dan rekomendasi dari Eunhyuk tepat memilih YoonAh.

Mereka semua berhenti didepan pintu ruang kerja Ceo Gong menunggu Ceo gong keluar. Siwon Kyuhyun dan Yesung masih asyik bersendau gurau dan bercanda-canda. Sedangkan Hara sedang sibuk dengan I-padnya dan YoonAh hanya berdiri sambil memeluk tas bahu milik siwon. Ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan saat ini.

Sampai tiba-tiba Seseorang datang dan menabrak bahunya sampai YoonAh yang sedang berdiri sambil melamun jadi terjatuh dalam posisi duduk.

~Brukk..~

Semua mata langsung tertuju pada YoonAh  yang terjatuh dan menjadi sumber suara. Siwon Kyuhyun, Yesung dan Hara Nampak kaget. Lalu sipenabrak hanya menoleh menatap YoonAh yang kesakitan dan sambil berusaha bangun sendiri. Tapi dengan segera Hara membantunya.

“I’m Sorry, aku tidak sengaja. Ku rasa kau baik-baik saja.” Ucap Gadis cantik bertubuh sexy dan mempunyai mata yang indah.

“Tiffany ssi..kau jika jalan hati-hati.” Ucap Hara menasehati.

“What? Heemm.. ku rasa aku sudah jalan dengan benar hanya saja ia berdiri ditengah jalan.” Ucap tiffany dengan nada suara yang dibuat manja. Lalu ia berlalu dari hara dan YoonAh tanpa peduli.

“Haii.. Siwon oppa, Yesung oppa and Kyuhyun oppa!!” ucap Tiffany dengan gaya centilnya dan menghampiri ketiga pria itu. “Hari ini senang sekali bisa melakukan pemotretan majalah bersama.”

Baik siwon yesung atau kyuhyun tidak ada yang menanggapi pembicaraan Tiffany.

“Siwon oppa.. kau sudah sarapan? Aku bawa Roti Sandwich loh..”ucap tiffany sambil bergelayutan dilengan siwon.

“Aku sudah sarapan itu Fanny-ah..” jawab siwon dengan malas-malasan.

“Ahh.. sayang sekali padahal aku membuatnya sendiri sebelum kesini.”

“Mana mungkin paling juga kau beli dijalan.” Sahut Kyuhyun asal tanpa memandang Tiffany.

“Yaa!! Kyu oppa! Kau ini memang menyebalkan!” teriak Tiffany tidak terima.

“Ahh.. Kau juga sama menyebalkannya Fanny ssi!” balas Kyu lagi.

Tiffany menatap kesal ke Kyu lalu dia seolah-olah tidak mau meladeni Kyuhyun lagi. Kini Tiffany memandang Siwon kembali. “Siwon Oppa, ku dengan dari Hongki oppa. Kau sudah memiliki Asisten baru lagi ya?”

“He-em..”

“Siapa orangnya?”

“Itu orang yang kau tabrak. Namanya YoonAh ssi dia sangat manis dan cantik bukan?” ucap Kyuhyun sambil memandang remeh Tiffany.

Tiffany menoleh ke YoonAh dan menatap YoonAh, ia memandangi YoonAh dari ujung kepala sampai ujung kaki dan lalu pandangannya jadi tidak Suka pada YoonAh. “Oh..dia orangnya.”

YoonAh. Menatap kesal ke Tiffany ia merasa telah diremehkan mentah-mentah oleh Tiffany.

 

Lalu saat suasana menjadi sediit kaku, akhirnya Ceo Gong keluar  dari dalam ruanganya.

“Maaf nenunggu lama.. tadi aku haru menangani kontrak untuk shooting drama terbaru siwon dan Tiffany.” Ucap Ceo Gong.

“What? Drama baru aku dan Siwon oppa? Apa kau main bersama kali ini?” tany Tiffany antusias sambil beralis menggandeng lengan ceo gong.

“Dasar pencari perhatian” bisik Hara ke YoonAh. Dia memang tidak suka dengan tingkah Tiffany yang menurutnya sangat manja, sombong dan menyebalkan suka mencari perhatian orang lain.

“Benar! Dan setelah pemotretan Fanny dan Siwon kesini lagi ya..?”

“Siap pak!!” jawab Tiffany dengan riang. Ceo Gong hanya menyambutnya dengan senyum dan Membelai-belai kepala Tiffany.

“Ohh.. iya YoonAh ssi…” Ceo Gong menolehkan wajahnya kearah YoonAh. Yang dari tadi berdiri disamping Hara.

“Ne..” sahut YoonAh.

“Bagaimana? Kau belum mengalami kesulitan apapun kan? Hemm pokoknya kau harus segera lapor padaku.jika ada masalah apapun.”

Siwon melirik ke YoonAh dan Gong Yoo bergantian.

“tidak pak semua masih berjalan baik-baik saja.” Jawab YoonAh.

“Apa yang kalian maksud adalah aku?” sahut siwon dengan wajah sinis khas dirinya yang dinilai banyak orang kantor dengan kata arrogant.

“Apa kau tersinggung? “ Tanya Gong Yoo sengaja memancing emosi Siwon.

“Yaa!! Kau!! lihat saja sebentar lagi gadis itu juga akan mengajukan surat pengunduran diri!!” ucap siwo sedikit berteriak.

“Aku akan mempertahankannya!” sahut Ceo Gong dengan sangat tegas.

Tiffany terdiam meliha Gong yoon dan Siwon yang berdebat karena wanita baru yang masuk kedalam lingkupnya kini yaitu YoonAh. Tiffany memandang sinin ke YoonAh dia sepertinya mulai tidak suka dengan kemunculan YoonAh.

“Sudahlah cepat pergi ke studio bazzar aku sibuk!”

“Semangat berkerja oppa!!” seru Tiffany sambil menunjukan kepalan tangannya untuk Gong Yoo.

Gong Yoo hanya tersenyum pada Tiffany.

Mereka semuapun berjalan bersama menuju bastment diamana mobil mereka terpakir.

“Siwon oppa!! Aku numpang dimobilmu ya?” begitu hara kyuhyun dan yesung mencar diparkiran Tiffany membuntuti siwon dan YoonAh yang berjalan bersama menuju Van milik siwon.

“Memangnya kau tidak bawa mobil? Lee Hongki asistenmu kemana?” jawab siwon tanpa memandang Tiffany dan terus berjalan disamping YoonAh yang menenteng tas siwon sejak tadi.

“Heemm.. Hong ki oppa sedang pergi , dia tadi hanya mengantarku, aku malas menyetir sendiri. Kau kan ada YoonAh yang membawa mobil jadi aku numpang ya?”

Siwon terdiam sesaat lalu memandang Tiffany dan tiffany dengan segera memberika eyes smile andalannya.

“Baiklah.. cepat ambil tasmu!!”

“Gomawo oppa!!” Tiffany lalu beralih pada YoonAh. “Tolong ambilkan tasku ya didalam mobil itu.” tiffany menunjuk mobil jaguar silver miliknya.dan membuka konci otomatis dengan tobol dikunsi mobil.

YoonAh hanya diam dan tidak bergerak.

“Ambilkan tas Fanny, kami nunggu didalam mobil.” Perintah siwon dan langsung masuk kedalam van diikuti Tiffany.

YoonAh memandang kesal tapi akhirnya ia harus berjalan mengambil tas dimobil Tiffany yang berada 1 blok disebelah mobil siwon.

“Arrgghh!!! Mereka berdua benar-benar penindas dan menyebalkan!!!” gerutu YoonAh sambil berjalan menghentak-hentakan kakinya dengan kencang karena kesal.

 

~***~

 

“Eonni kau dimana? Kenapa akhir –akhir ini kau jarang dirumah dan dirumah selalu tidak ada makanan!” gerutu Soojung berteriak-teriak dibalik ponsel.

YoonAh menjauhkan sedikit ponselnya dari telinganya karena suara cempreng soojung sedikit membuat telinganya sakit.

“Maafkan eonni.. sekarang eonni tidak bisa pulang dan masak, eonni sedang berkerja. Kau makan ramyun intants saja ada dibox.”

“Kemarin Ramyun! Sekarang Ramyun! Aku bosan tau!!” omel Soojung.

“Heem.. dibalik bantalku ada uang duaribu won. Pakailah untuk beli makan diluar. Eonni pulang malam hari ini.”

“Baiklah kalau begitu!”

Soojung mematikan panggilannya dan YoonAh langsung menunduk lemas. Sambil memandangi ponselnya.

“Soo Jung-ah.. bisakah kau menjadi adikku yang lembut seperti dulu?” ucap YoonAh pelan pada ponselnya seakan-akan soojung mendengar ucapan hatinya yang tidak bisa ia sampaikan langsung pada Soojung.

Dari jarak 100meter Siwon yang sedang duduk bersama Yesung dan Kyuhyun selagi istirahat pemotretan ternyata diam-diam memperhatikan YoonAh yang sedang menelpon dan ia juga bisa menangkapa wajah sedih yoonah saat menerima telepon dan setelah menutup telepon. Siwon jadi bertanya-tanya sebenarnya YoonAh menerima telepon dari siapa? Sehingga ia terlihat sedih dan banyak beban?.

“Siwon!! Dimana YoonAh?” tiba-tiba Kyuhyun mengejutkannya dan siwon langsung berpura-pura kelilipan seseuatu dan mengucak-ucak matanya.

“Apa kau Tanya siapa?” Tanya siwon kembali.

“YoonAh.. dia kemana? Kenapa hara nuna hanya sendirian disana?”

“Aku tidak kau! memangnya aku siapanya sehingga peduli sedang apa dan dimana dia?” jawab siwon ketus lalu berdiri dan meninggalkan Kyuhyun dan yesung.

“Aneh sekali. Dasar! Kalau aku jadi dia, aku pasti sudah mengangkrabkan diri dengan YoonAh ssi!” ucap Kyuhyun.

“Benar aku setujuh!” sambung Yesung. “Siwon memang harga dirinya sangat tinggi.”

“Ayoo dua kali lagi pemotretannya!!” seru sang pengarah gaya. Dengan segera siwon yesung, Tiffany dan Kyuhyun berkumpul lagi untuk melakukan pemoteretan.

~***~

“Bawakan ini!!!” Siwon lagi-lagi bersikap seenaknya.

Dia meletakan tiga paper bag ukuran besar dipangkuan YoonAh yang sedang duduk sendiri di bangku taman sambil menunggu siwon selesai pemotretan. Hara basu saja pergi bersama Yesung dan Kyuhyun.

“Apa ini?” Tanya YoonAh Nampak bingung dengan paper bag dipangkuannya itu.

“Hadiah dari Fans… Bawakan kemobil!” jawab siwon ketus.

“Ciihh..Tidak bisakah kau menyuruh-nyuruhku dengan memakai kata ‘Tolong’ ?” kata YoonAh dan menekankan kata ‘Tolong’ pada ucapannya.

“Tidak Bisa!” jawab siwon sambil memandang YoonAh dengan tatapan galaknya.

YoonAh langsung meringis kesal.

“Siwon oppa! Ayoo kita jalan!” Tiba-tiba Tiffany datang dan langsung menggandeng tangan Siwon dengan manja.

Siwon langsung menepisnya perlahan “disini banyak paparazzi nanti mereka membuat news yang bukan-bukan tentang kita.” Tegur siwon.

Tiffany langsung cemberut. “Biarkan saja.. kan kalau begitu kita juga bisa nambah kepopuleritasan.”

“Menambah kepopuleritasan dengan seperti itu? hah..aneh sekali” tiba-tiba YoonAh ikut nimbrung dalam pembicaraan.

“Heii..kau!! tidak usah ikut campur ya! Kau hanya Asisten Siwon oppa! Pembantu!!pembantu siwon oppa!!” teriak Tiffany tidak suka sambil menunjuk-nunjuk wajah YoonAh.

Siwon hanya diam saja melilah aksi dua wanita didepannya.

YoonAh hanya diam dan membuang muka dengan malas.

Tiffany makin naik darah diperlakukan seperti itu. tapi ia sadar disini memang masih banyak wartawan ia harus bisa mengontrol emosinya. Dia tidak boleh terpancing. Bisa-bisa ia akan mendapat image buruk. Dan predikatnya sebagai Beuty princess akan ternodai.

“Em.. Siwon oppa, banyak dapat bingkisan dari Fans ya? Wah.. senangnya?” Tanya Tiffany mengalihkan pembicaraan. “Aku juga dapat, tapi hanya sampai satu paper bag”

Siwon melangkahkan kakinya menuju mobil Vandan Tiffany mengikutinya.

YoonAh masih berdiri dibelakang memandang kesal punggung Siwon dan Tiffany.

“Dasar Artis dan Aktor bermuka dua!!” ketus YoonAh.

Akhirnya dengan langkah lebar-lebar YoonAh menyusul Siwon dan Tiffany yang sudah jalan deluanan.

 

YoonAh melepas Safebelt-nya tapi masih duduk manis di jok pengemudi. Ia melirikan mata ke kaca yang ada iatas kepalanya dan melihat Tiffany yang tertidur dipundak siwon yang juga tertidur selama perjalanan pulang.

YoonAh menyeringai nakal berniat mengerjai dua orang menyebalkan yang sedang tidur tersebut.

YoonAh mengangkat tangnya Tinggi-tinggi dan… ~TIIINNN…!!!TIIINNNN!!! TTTIITIIIINNN….!!!~ dengan sangat penuh tenaga ia menekan plakson sampai tiga kali dan membuat Tiffany dan siwon kaget dan terbangun dari tidurnya.

“Ommmoo..!!!” Kaget Tiffany sambil memegangi dadanya.

“YA!!! APA YANG KAU KLAKUKAN!” Teriak Siwon memarahi YoonAh.

“Sudah sampai!” jawab YoonAh dengan santainya. Dan membuka pintu mobil lalu turun dari Mobil.

“Wanita itu benar-benar gila dan menyebalkan!” erang Tiffany.

“Kau benar!” sahut siwon lalu ikut keluar dari dalam mobil dan Tiffany juga.

Yoona bersender pada mobil sambil memasukan tanganya disaku jaketnya. Siwon meliriknya dengan pandangan kesal. Tiffany masih sibuk berkaca pada kaca mobil merapikan rambutnya yang berantakan karena tertidur tadi.

“Tiffanny-ahh!!”

Teriak seorang pria sambil berlari-lari menghampiri Tiffany.

“Oh..Hongki oppa? Kenapa baru Tiba?” Tanya Tiffany.

“Hahh.. akhirnya urusan Ayahku selesai juga” jawab Lee hongki Assiten Tiffany dan sedikit mengembangkan senyumnya pada Tiffany tapi tIffany hanya memandangnya dengan tatapan jijik.

“Hanya saja aku kasian denganmu oppa! Jika tidak kau sudah aku pecat!” ucap Tiffany lalu berjalan pergi deluanan. Wajah Lee hongki langsung berubah murung dan menunduk.

“Kau Asisten yang hebat mohon bimbingannya!” YoonAh menyentuh bahu Hongki begitu Hongki menoleh ke YoonAh, YoonAh langsung menundukan kepala member hormat serta memberikan senyum hangatnya.

“Kau? Emm.. Asisten baru Siwon ssi?” Tanya Lee hongki sedikit ragu.

“Iya..Kenalkan namaku YoonAh imnida” YoonAh mengulurkan Tangannya dan Hongki segera membalasnya dan mengembangkan senyum hangatnya juga.

Siwon terlihat tidak suka dengan pemandangan dihadapannya. Siwon menarik pucung jaket YoonAh sampai Tubuh mungil YoonAh ikut tertarik.

“Yaa!! Apa yang kau lakukan?!” omel YoonAh yang terus ditarik seperti anak anjing oleh siwon.

“Cepat! Aku harus menemui Ceo Gong!” jawab siwon dengan ketus.

“Tapi lepaskan tanganmu dari jaketku!!kau pikir aku ini apa?!!” omel YoonAh sambil sedikit berteriak-teriak di lorong lobi.

Begitu ingin memasuki Evalator siwon baru melepaskan tanganya dari pucung jaket YoonAh.

YoonAh langsung memandang kesal ke Siwon sambil merapikan jaketnya yang sedikit berantakan.

~***~

 

Suasana Gelap dimalam hari YoonAh berjalan Sendiri menuju rumah kontrakannya. Suasa angin malam ini sedikit lebih dingin dari kemarin-kemarin. Mungkin sudah akan masuk bulan November sehingga musim salju akan segera tiba. YoonAh mengeratkan tangannya yang masuk disaku jaketnya. Wajahnya jadi sedikit memerah karena cangin dingin.

YoonAh membelokan langkahnya, tapi langkahnya berhenti begitu saja begitu melihat sebuah mobil mewah berhenti di gang rumahnya dan dari mobil itu keluar Soo Jung dengan seorang lelaki yang terlihat seusia dengan YoonAh. YoonAh mengamati baik-baik yang sedang dilakukan oleh adiknya. Dia melirik jam yang melingkar dipergelangan tangan kananya. Sudah pukul 12.00 malam tapi Soo Jung baru pulang dan bersama lelaki. Dan nampaknya lelaki itu sudah akrab dengan soo jung terlihat dari cara mereka berbicara dan tersenyum. Tapi tiba-tiba YoonAh dibuat shock dengan pemandangan didepannya. Ketika lelaki itu memanjukan tubunya memegang tangan Soo jung lalu mencium bibir Soo Jung dan Soo Jung membalasnya.

Mulut YoonAh terbuka lebar karena terlalu kaget melihat sang adik berciuman dipinggir jalan bersama lelaki yang ia tidak kenal. Emosi YoonAh benar-benar mulai menaik melihat adegan tersebut. Tapi ia mencoba menahannya. Setelah Soo jung dan lelaki itu selesai berciuman. Lelaki itu melambaikan tangan dan pergi dengan mobil mewahnya. Dan terlihat wajah senang diwajah Soo jung. Dan soo jung segera menghilang di gang dan masuk kedalam rumah.

YoonAh segera mempercepat langkahnya dan ikut masuk kedalam rumah. Soo jung sedang membuka pakaiannya tapi YoonAh langsung menghampiranya dan menahan tanganya.

“Siapa lelaki itu?” Tanya YoonAh To the point.

Soo jung memandang sinis kakaknya. “Siapa?”

“Kau tidak perlu berbohong, aku sudah tahu dan melihatnya sendiri, siapa dia?!” Tanya YoonAh dan sekarang suaranya sedikit meninggi.

“Eonni  tidak usah tahu siapa dia.. yang penting aku bahagia dengan orang yang aku cintai.” Ucap Soo jung lalu melanjutkan membuka dress selututnya. Dan menggantinya dengan baju tidur.

“Aku ini kakakmu dan aku berhak tau!” cetus YoonAh.

Soo jung tidak menanggapi ia malah menggelar kasur dan membaringkan tubuhnya dan menutup tubuhnya dengan selimut.

“Aku hanya mengkhatirkanmu, didunia ini hanya kau satu-satunya kenapa aku bertahan. Bisakah kau menganggap bahka aku ada?” ucap YoonAh dengan segenap amarahnya dan air matanya menetes perlahan.

“Aku lelah hidup seperti ini eonni.. dan penyebab eomma dan appa meninggal adalah kau!!” Soo jung membuka selimutnya dan duduk berhadapan dengan YoonAh.

YoonAh terdiam dan memandang sedih penuh air mata pada Soo jung.

“Andai saja hari itu kau tidak bawel meminta Appa dan Eomma segera pulang dan mebawakan oleh-oleh abalone dari pulau jeju.. pasti mereka gak akan kecelekaan pada hari itu! mereka pulang karena kau yang manja dan merengek!” ucap Soo Jung penuh amarah.

“Anio.. itu bukan salahku.. anio!! Anio!!” jerit YoonAh. Karena sakit hatinya karena selama lima tahun ini sikap soo jung berubah total menajadi cuek dan kasar padanya kerena Soo jung menuduk kecelakan itu terjadi karena YoonAh kakaknya.

“Sudah telat jika kau menyesalinya mereka sudah tidak ada!!!” Soo jung berteriak dan dengan perasaan emosi ia beranjang dari duduknya dan segera keluar rumah dengan membanting pintu kencang-kencang.

YoonAh semakin menjadi menagis sampai-sampai tubuhnya jatuh kekasur dan masih menangis.

Sudah jam tiga pagi, dan YoonAh sudah tenang dari tangisan dan luapan hatinya yang sakit. Ia tersadar ternyata Soojung belum kembali. Ia bangun dan berjalan keluar rumah. Suasa diluar sangat dingin dan sepi. Ia mengambil hanphone didalam saku celananya dan mencoba menghubungi nomor soo jung. Tapi nihil nomor soo jung tidak aktif. YoonAh melangkahkan kakinya kejalan dan mencari Soo jung.

“Soo Jung-ah..Soo Jung-ah!!!” panggil YoonAh.

Tidak terdengar suara apapun selain suaranya sendiri, suara angin dan aungan anjing peliharaan dimalam hari.

YoonAh terus berjalan menelusuri jalan mencari Soo jung dan terus mencari walau tubuhnya sudah menggigil hebat. Dan sampai akhirnya matahari pagi memunculkan dirinya. YoonAh akhirnya melangkahkan kakinya kembali kerumahnya.

YoonAh membuka pintu rumahnya dan berjalan lesuh kearah tempat tidurnya dan betapa terkejut dan legah hatinya melihat Soo jung sudah tertidur dikasurnya. Ia tersenyum kecil dan menghampiri soo jung.

“Anak nakal! Anak manja! Kemana saja kau aku mencarimu!” ucap YoonAh pelan takut mengganggu tidur sang adik. Ia melirik jam ditangannya sudah pukul lima pagi. Ia membetulkan selimut ditubuh Soo jung, dan ikut membaringkan tubunya disamping Soo jung lalu ikut tertidur bersama Soo jung.

 

~***~

 

YoonAh berlari-lari menuju apertement Siwon dengan penampilannya yang kacau siang ini. Dia kesiangan dan lupa bahwa pagi ini jam delapan siwon ada jadwal di lokasi shooting perdanya di daerah incheon. Tapi dia baru bangun jam 9 pagi dan sekarang pukul sepuluh kurang lima belas menit ia belari-lari menuju apertement siwon. Dengan tidak sabaran ia menunggu pintu lift terbuka. Tapi lama sekali dan melihat tulisan diatas pintu L.12 YoonAh tidak sabar akhirnya ia berlari menaiki tangga darurat. Dia takut siwon belum bangun dan belum sarapan. Dan siwon bisa kena sanksi atas kecerobohanya.

YoonAh memencet Tombol sandi pintu apertement Siwon dan terbuka ia masuk segera.dan mencari sosok siwon.

“Siwon ssi…Siwon ssi!!” panggil YoonAh.

Ia membuka pintu kamar Siwon. Kamar itu sangat berantakan berbagai pakaian berjajar diatas kasur dan suasana kamar sepi. YoonAh keluar dari kamar sambil membawa baju yang berantakan lalu merapikannya embali didalam lemari. Ia tahu pasti siwon telat bangun dan terburu-buru kelokasi shooting sehingga pusing memilih pakaian dan akhirnya semua ia keluarkan dan tak sempat merapikannya kembali.

YoonAh menyempatan kedapur dan membuatkan sandwich kesuakaan siwon lalu ia tata dengan cantik didalam kotak makan.

“Semoga kau tidak marah padaku!” ucap YoonAh lalu segera keluar dari apertement siwon dan menuju lokasi shooting siwon di Incheon.

 

“Siwon oppa, kenapa tadi kau terlambat satu jam datang kesini?” Tanya Tiffany sambil mengerahkan sebotol air mineral.

Siwon mengambilnya “Gomawo” lalu segera membuka tutup botolnya dan meminumnya.

“Ini semua karena asisten yang tidak becus mengurusiku. Lihat saja sudah jam duabelas tapi dia belum mengabariku atau meminta maaf padaku tentang kelalaiannya.” Jelas siwon dengan wajah kesal.

“Aku sudah mengira kalau dia orang yang seperti itu. dan namapaknya ia orang yang senang membantah perintah,” ucap Tiffany lalu duduk disamping siwon.

Dari kejauan YoonAh berlari-lari sambil mencari-cari siwon dan dia langsung tersenyum menemui sosok siwon yang sedang duduk dikursi bersama Tiffany. Dia berjalan pelan sambil mengatur napas menghampiri siwon dan Tiffany.

“Siwon ssi..Jeongmal Mianhae…” ucap YoonAh sambil meundukan kepalanya.

Siwon menatapnya dengan pandangan marah. “Kemana saja kau?!” cetus siwon.

“Maaf aku.. emm aku kesiangan, maaf.. lain kali tidak akan seperti itu lagi.” Jawab YoonAh sedikit memohon.

“Kau baru berkerja bersamaku lima hari tapi sudah melakukan kesalahan yang fatal. Karena mu aku jadi telat 1 jam kelokasi shooting pertamaku! “ Omel siwon sambil berdiri berhadapan dengan YoonAh.

YoonAh terdiam dalam hatinya ia kesal benget dengan siwon yang seenaknya mengomelinya.

“Kau tau telat shooting satu jam itu disaat shooting pertama dapat membuat image tidak disiplin bagi si akror kau paham!!” ikur Tiffany mengomeli YoonAh.

“Maaf lain kali aku tidak..”

“Aku tidak perlu melihat kau seperti itu!” potong siwon. “Pergi kau..aku bisa sendiri untuk hari ini! Kau membuat mod ku buruk!” usir siwon dengan tatapan galaknya.

YoonAh tidak menyerah. Ia mengeluarkan kotak makan dan menunjukannya pada siwon. “Tadi aku meyempatkan membuatkan sandwich kesukaanmu sebelum kesini.”

Siwon mengangkat sebelah alisnya dan menatap datar ke Sandwich yang ada didalam kotak makan yang terbuka.

Dengan expressi kesal siwon menepis tanganya dan membuat kota makan itu terbang dari tangan YoonAh dan terjatuh ketanah dan semua empat potong sandwich buatannya tergeletak ditanah. YoonAh mengerang kesal dan menatap tajam kesiwon.

“Dasar kau tidak tau diri menyebalkan!!!” teriak YoonAh gentian memarahi siwon.

“Otak burung!!kuda liar!!!” omel YoonAh sambil memungut kotak makan miliknya yang sedikit kotor, lalu ia memungut sandwichnya dan ternyata sandwich itu sudah kotor tidak layak dimakan.

“Letakan itu!” tiba-tiba Lee hongki sudah berjongkok disamping yoonAh. YoonAh segerah melepas sandwichnya. “Sandwich itu terlihat enak.. lain kali kau mau buatkan untukku?” Tanya Lee hongki.

YoonAh tersenyum “ kau mau? Baik.. lain kali aku akan buatkan yang special untung Hongki oppa” mereka berdua bangun berdriri bersamaan.

Siwon menatap kesal kearah Hongki dan YoonAh. Tiffany menatap tida suka kemereka berdua.

“Ayoo opa kita sudah waktunya shooting lagi. Bairkan saya mereka berdua.” Tiffany menggandenga lengan siwon.” Mereka terlihat cocok. Sama-sama menyebalkan dan berstatus asisten!”

YoonAh dan siwon sepat bertukar pandang YoonAh menadang siwon dengan pandangan ‘Aku tidak akan menyerah choi siwon! Kau memang keterlaluan tapi aku tidak bisa terima diperlakukan seperti itu!’

Sedangkan siwon memandang YoonAh dengan pandangan ‘Dasar kau wanita aneh menyebalkan! Apa lagi yang harus aku lakukan terhadapmu?’

Lalu akhirnya siwon dan Tiffany pergi untuk melanjutkan agedan berikutnya dan YoonAh masih berdiri bersama Lee Hongki.

“Heii..” lee hongki menyentuh pundak YoonAh menyadarkan YoonAh dari lamunannya.

“Eh.. mian” jawab YoonAh malu-malu.

“Duduklah.” Ajak Hongki yang telah duduk deluan.

YoonAh pun akhirnya ikut duduk ditempat tadi siwon dan Tiffany duduk.

“Kenapa kau bisa telat? Kau telah membangunkan anak singa.” Ucap Hongki sambil tersenyum.

“Heem.. aku sedikit ada masalah dirumah segingga telat. Dan benar anak singa itu bangun dan mengaung.. tapi aku tidak takut sama sekali.” Ucap YoonAh lalu melirik siwon yang sedang melakukan adegan berkenalan dengan Tiffany.

“Baguslah kalau seperti itu.” sahut hongki.” Perkerjaan seperti ini memang harus membutuhkan kedisiplinan, kejujuran, dan terpenting kesabaran. Memang kau harus lebih beradaptasi dahulu. Tapi gaji yang di tawarkan cukup lumayankan?”

“Setidaknya dapat membawar sewa rumah empat bulan..hehehe” canda YoonAh.

Hongki hanya ikut tertawa. “kau benar YoonAh ssi.”

Dari tempat yang sejajar ada sepasang mata yang ternyata diam-diam memperhatikan mereka dengan pandangan tidak suka. Dan terlihat sedikit marah.

“Siwon ssi terima kasih atas Shooting hari ini.. besok bertemu lagi disore hari.” Sutradara menepuk bahu siwon yang sedang berdiri melamun memandang dua orang yang terlihat asik berbicara tidak jauh dari hadapannya.

“Oh.. iya sama-sama..” ucap siwon lalu berjabatan tangan dengan sang sutradara.

 

~***~

 

“Siwon ssi..” panggil YoonAh yang kerepotan membawa tumpukan pakaian siwon untuk shooting besok yang akan dititipkan di kantor Kang management.

“He-em..” sahut siwon tanpa menoleh atau memberhentikan langkahnya.

“nanti balik kerumahnya kau yang menyetir ya.. aku lelah sekali, seperinya aku masuk angin.” Ucap YoonAh berusaha  menjajari langkahnya dengan siwon.

“Apa?? Kau menyuruhku? Keterlaluan sekali sudah telat dan membuat kekacauan sekarang malah memintaku pulang menyetir sendiri. Tidak mau! Tidak bisa!”  sahut siwon masih terus berjalan menuju ruangnya.

“Ohh..YoonAh..” panggil sesorang yang kebetulan keluar dari dalam ruangan HRD.

YoonAh menoleh dan memberhentikan langkahnya “Oh.. Eunhyuk oppa! Annyeonghaseyo?” ucap YoonAh memberi salam.

“Annyeong..YoonAh.. banyak sekali bawaanmu?punya Siwon semuakah?” Tanya Eunhyuk sambil memandang takjub.

“Iya..” senyum YoonAh.

“Mari aku bantu bawakan.” Tawar Eunhyuk yang memang tidak sedang sibuk dan tidak membawa apapun.

Siwon memberhentikan langkahnya begitu menyadari YoonAh sudah tidak membuntutinya lagi. Siwon berhenti berjalan dan menoleh kebelang, tatapanya langsung aneh melihat YoonAh berbicara dengan salah satu staff HRD.

“YoonAh..bisa cepat sedikit jalannya!!” teriak Siwon.

YoonAh menoleh dan menatap kesal ke Siwon. Lalu beralih lagi ke Eunhyuk.

“Oppa.. ini adalah perbuatanmu dan Hyo!!” ucap YoonAh. Lalu segera berjalan meninggalkan Eunhyuk yang membelalakan matanya kaget dengan ucapan YoonAh.

“Yahh.. kami hanya membantumu YoonAh..!!” teriak Eunhyuk lalu diakhinya cengengesan darinya.

YoonAh berjalan lesu mengikuti langkah Siwon. Entah kenapa kepalanya terasa pusing sekali. Dan tubunya terasa dingin sejak tadi. Padahal matahari diluar tadi cukup terik.

“YoonAh.. kau baik-baik saja? “ Tanya Ceo Gong yang ada didalam Lift yang sama dengan Siwon dan YoonAh masuki.

“Iya.. aku baik-baik saja..” jawab YoonAh dengan senyuman khasnya.

Siwon hanya terdiam sambil bersandar pada kaca lift dan menyilangkan tanganya didada. Tapi matanya melirik Ke YoonAh dan Ceo gong.

“Tapi kau Nampak pucat?”

“benarkah?” Tanya YoonAh. “ Tapi aku baik-baik saja.”

“Baguslah jika seperti itu, Siwon ssi.. kau tidak membawa pakaianmu setenganya?” tegur Ceo gong.

“Tidak apa-apa pak.” Sahut YoonAh.

Siwon melirik dengan sinis ke YoonAh dalam hatinya YoonAh hanya berpura-pura bersikap manis. Tapi kenapa pada dirinya YoonAh tidak bisa bersikap manis?.

Pintu lift pun terbuka mereka bertiga melangkahkan kaki keluar lift dan tiba-tiba YoonAh pingsan tubuhnya jatuh begitu saja kelantai membuat Gong Yoo dan Siwon panik dan khawatir. Pakaian siwonpun jatuh menimpah tubuh YoonAh.

“YoonAh ssi!!!” Seru Siwon dan Goong Yoo bersamaan.

Lalu mereka bertukar pandangan. Dengan segera Gong Yoo bertindak. Ia mengambil semua pakaian siwon dan menyerahkan pada Siwon. Lalu mengangkat tubuh YoonAh menggendonnya.

“Aku akan membawanya keruang kesehatan. Kau bereskan dulu pakaianmu.” Perintas Gong Yoo. Dan segera berjalan meninggalkan siwon yang masih terdiam ditempatnya memandang Gong Yoo yang pergi menggendong tubuh YoonAh.

Tiffany melihat adegan itu rupanya. Ia mencengkram tangannya tidak senang.ia kesal melihat expresi panic siwon dan Gong yoo begitu YoonAh pingsan. Dan apalagi Gong Yoo sangat sigap memperlakukan YoonAh. Lalu siwon yang terlihat tidak rela YoonAh di gendong Gong Yoo. Walau dengan masih tatapannya yang dingin dan datar.

“Kau mencari masalah Kim YoonAh!!” ucap Tiffany penuh dendam lalu pergi meninggalkan tempat itu.

 

~***~

 

Siwon berusaha berkonsentrasi dengan stir pengemudinya dan jalanan didepannya. YoonAh duduk disebelah siwon sibuk memijit-mijit keningnya yang masih sedikit pusing. Siwon melirik sedikit keyoona lalu mengalihkan lagi pandangannya ke jalan.

“Kenapa kau tidak bilang padaku kalau kau sakit? Kalau seperti ini aku yang jadi ditegur oleh Ceo Gong..” ucap siwon tanpa memandang YoonAh.

YoonAh menghadap kesiwon dengan tatapan meringis kesal. “Bagaimana aku mau bilang? Tadi saja kau selalu memarahiku dan tidak mau mendengar alasanku dasar otak burung!”

“Yaa!! YoonbABO!!” Siwon terpancing dan mengadap ke YoonAh. “Dasar gadis seperti mu memang pantas dikasari!”

“Yaa!! Otak burung fokuslah ke jalan! Aku tidak mau sampai kecelakaan dalam keadaan bersamamu!!” runtuk YoonAh.

“Apalagi aku!! Itu akan menjadi News terburuk selama perjalanan karirku!” siwonpu membuang mukanya dan menghadap kejalanan.

“Dasar!!” cibir YoonAh. Kepalanya ia putar kearah jalanan disampingnya  memandang pemandangan jalanan disampingnya.

Siwon meliri YoonAh lagi, lalu tersenyum puas dibibirnya tanpa sepengetahuan YoonAh.

“kuantarkan kau sekalian ke apertementmu ya” Tanya siwon.

YoonAh langsung kaget dan membetulkan posisinya. “Hah? Apa? Mengantarkan? Tidak usah aku bisa pulang sendiri naik taxi.” Tolak YoonAh segerah.

“Heem.. kau seharusnya bersyukur kali ini aku berbaik hati padamu!”

“Heemm.. tapi sungguh aku bisa sendiri.” YoonAh tetap menolaknya. Bagaimanpun siwon tidak boleh tau kau dia tidak tinggal di apertement itu.

“Heemm baikalah.. niat baikku sudah tertutup rapat!” jawab siwon dengan muka marah.

“Tidak apa-apa kau memang ditakdirnya menjadi lelaki evil!! Hehehe..” canda YoonAh.

Siwon mentoyol kepala YoonAh “Apa kau bilang? Dasar babo!!”

YoonAh memanyunkan bibirnya dan melirik siwon. Lalu ia bernyanyi lagu Gangnam style milik PSY ajjussi dengan suaranya yang pas-pasan dan tanganya bergaya menarik tali kuda. Untuk menghibur dirinya sendiri.

“ Areumdawo sarangseureowo keurae neo hey keurae baro neo hey..!! Areumdawo sarangseungrewo keurae neo hey keyrae baro neo hey..!!”

“Ya!! Ya!! Hentikan!! Suaramu jelek sekali! Telingaku sakit!!” runtuk siwon sambil menggeleng-gelengkan kepalanya mendengar YoonAh bernyanyi dengan gaya dorky-nya.

“Ah.. benarkah? Ayoo kita lanjutkan!! Chingeumbu-teo kai dekkaji kabol-kka.. Oppa Gang gangnamseutay…!!!Kang-namseutay!! Oppa gang nam seutay..Eh…Sexy ladi.. opp…oppa…oppa gangnam style!!”

“Ya!! YoonBabo hentikan!!”

Tapi yoonAh malah terus menyanyi dan tidak memperdulikan siwon yang sudah marah marah memintanya berhenti bernyanyi. Siwon memberhentikan mobilnya dipinggir jalan dan membekap mulut yoonah dengan kedua tangannya. Sekarang yoonah malah menjerit-jerit sambil tertawa terbahak-bahak. Siwon masih terus membekapnya.

“Tidak lucu ini tidak Lucu yoonbabo!” omel siwon posisinya tanpa sadar tanganya memeluk tubuh yoona dan satunya membekap mulut YoonAh dan YoonAh terus meronta-ronta. Dan mereka malah berdebat berdua. Tentang suara YoonAh. Kata siwon suara YoonAh seperti kaleng rombeng. Sedangkan kata YoonAh suara siwon juga jelek! Dan itu memnuat siwon tambah marah.dan melanjutkan perkelahian mereka kembali.

 

~***~

 

The next Episode SEE YOU..!!!

 

Note : Aku kejar tayang ney ngelarin episode keduanya. Hehehe.. soalnya biasa masih sibuk sendiri dengan kuliah 🙂 dan ini aku sengaja diposting lebih cepat soalnya senin aku udah UTS Jadi kemungkinan tidak sempat menulis FF mau fokus for UTS.. tapi kalo ada waktu luang pasti nulis kok jadi sabar aja nunggu episode 3nya 10-15 hari lagi dari ff ini diterbitin yaa.. 🙂 silakan berikan komentar tentang FF ini.. apapun saya terima dengan lapang dada.. 😀 Gomawo!!!

Tinggalkan komentar

146 Komentar

  1. Mulai seru tpi jga mulai ada acaman perang dari tiffany…
    .semangat yoona eonni

    Balas
  2. agatharia

     /  Agustus 10, 2013

    mulai seru nih..konfliknya jg udh mulai muncul dr fany onnie..

    Balas
  3. Permana

     /  Agustus 14, 2013

    Wah…ksian yoona di salahkn ma adex.ndk nyadar pa adex ma perjuangan yoona…

    Balas
  4. Hyeri

     /  Agustus 17, 2013

    Tiffany minta dicekek *dibaka fanytastic*
    Daebak thor, ff’a rada kocak

    Balas
  5. lala

     /  Agustus 18, 2013

    ihh.. Ternyata mereka aslinya mesrah bgt.. Lanjuut..

    Balas
  6. Akhyla YoonWonited

     /  September 2, 2013

    Yoona eonni HWAITING !!!! 😀

    Balas
  7. Anita harahap

     /  Oktober 22, 2013

    Soojung kok gitu sm yoona eonni??
    Apa dy gk tw apa yg sudah yoona eonni lakukan utkny…?

    Balas
  8. Kkkkkk….:^) Dasar Tom & Jery nih YoonWon !!!

    Hti2 loh bnci itu bda tpis sm cnta !!

    Tiffany pnya rncna jhat apa tuh ??

    Balas
  9. yeona

     /  Maret 23, 2014

    Ahh,asik bnget ceritanya
    Sampai tertawa sendiri…
    Haahah

    Balas
  10. Kasihan yoona..:(
    Next..
    ᵗʰᵃᶰᵏ ᵧₒᵤ ⌣̈ author..

    Balas
  11. hanna lee

     /  April 15, 2014

    Hahahaha gtau knp setiap baca ff yoonwontu selalu bikin senyum2 sendiii, ternyata yoona jd primadona ya hoho goodjob oenn keren ceritanya haha

    Balas
  12. nina

     /  Mei 2, 2014

    semakinn seru….perang berlanjut,,,
    lanjut

    Balas
  13. simoppa

     /  Juni 5, 2014

    ahaahahahah siwon oppa lucu bgt ..lanjut thor

    Balas
  14. Hahaha……… Sepertinya gk ada habis2nya mereka bertengkar ya, lalu kapan damainya. Chingu FF mu benar2 daebak

    Balas
  15. raraputri19

     /  September 9, 2014

    kayak tom and jerry 😀

    Balas
  16. Dwi Sivi Fatmawati

     /  Januari 8, 2015

    haya lucu banget mereka berdua, kerjaannya ribut terus,, kpan tuh cinta di hatinya mulai muncul???
    udh pnsaran banget..

    Balas
  17. rahayu

     /  Januari 9, 2015

    hahaha yoon ah lucu

    tiffany kok kyknya jht bgt ya??

    Balas
  18. Novi

     /  Februari 17, 2015

    Kasian yoona di musuhin sama soojung…
    Mudah2an yoona bs kuat ngadepin siwon..
    Fighting yoona!!!!
    Kekeke

    Balas
  19. sdhifakhri

     /  Maret 23, 2015

    Lucu bgt, siwon dan yoona kaya tom and jerry ribut trus, gak pernah akur.

    Balas
  20. Zhahra

     /  April 6, 2015

    Ish merka lucu banget siiih…
    Wonpa jangan marah” trus donkz…kasihan yoona unni…
    Sayangi dia…cintai dia..he..he..he..

    Balas
  21. Lucu mrk

    Balas
  22. Aish… .makim seru aja ni ceritanya smpe skt perutku bacanya
    ff mu benar2 keren author
    serasa nyata ketika mnghayati ff ini
    ada aja bagian yg lucu dlm tiap ceritanya

    Balas
  23. ria

     /  Oktober 17, 2015

    Sll aza berantem,
    Ati2 lho benci beda tipis dg cinta
    Hahahahaha

    Balas
  24. melani

     /  Desember 9, 2015

    Haha jd pengen ketawa waktu bacanya n gak bisa bayangin mereka berantem ķayak tom n jerry.. wah kayaknya siwon udah mulai suka sama yoona tuh..
    Makin penasaran ma ceritanya n makik seru..

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: