[FF] Pieces of My Love (Chapter 5)

PIECES OF MY LOVE_5

Author             : Syari ( Shandysyari@yahoo.co.id )

Genre              : Sad, family (padahal dalam ceritanya belum jadi sebuah keluarga)

Main cast         : Im Yoon ah   →  Yoona

Choi Siwon   →  Siwon

                         Lauren            →  Im Thie ara / Choi Thie ara ( anak yoonwon ) panggilannya ARA (gak tau nie author suka banget sama nama Tiara)

Cast lain          : SUPER GENERATION COUPLE ( Leethuk*Taeyon, Donghae*Jessica, Kyuhyun*Seohyun, Yesung*Yuri, Heechul*Tiffany, Enhyuk*Hyoyeon, Sungmin*Sunny, Reywook*Sooyoung )

Im Seolung ( Ayah Yoona )

Im Min Young aslinya Park min young ( Kakak Yoona )

Lee Min hoo ( suami min young )

Keluarga CHOI ( dari keluarha Choi siwon )

Park Nari ( Ajhuma yang menolong yoona )

Park Shindong ( suami Park nari )

Suzy ( teman yoona )

>>>

‘ekhh kau sudah pulang yoona’, Tanya eomma yoona tiba-tiba dari arah dapur.

‘emhh eomma,ne eomma,eomma juga sudah pulang’

‘ne yoona tadi di kedai rame,jadi tadi siang sudah habis’, terang eomma yoona.

‘syukurlah, aku ke kamar dulu eomma,tiara tidur’

‘omo…cucu eomma dari tadi tidur,ya sudah bawa dia ke kamar,mungkin dia kelelahan’.

‘ne eomma’

Yoona membaringkan tiara ke tempat tidur.saat dia ingin mengganti baju terdengar suara pintu di ketuk.

Tok tok tok.

‘eomma ada tamu,bisakah eomma membuka pintu, nanggung eomma aku sedang ganti baju’, teriak yoona dari dari kamar.

‘ne….’, sahut eommanya.

Pintu pun di buka,eomma yoona kaget ternyata yang dating siwon dan ada 3 orang lagi yang tidak eomma yoona kenal.

‘ekhhh…untuk apa kau kesini lagi, membuat yoona menderita lagi, pergi kau dari sini, aku tidak mau melihat anakku menangis lagi, lebih baik kau pergi’, usir eomma yoona.

‘sebentar ajhuma, perbolehkan kami bertemu dengan yoona dan menjelaskan maksud kedatangan kami kemari’, mohon siwon.

‘tidak akan, pergi kau !!!’

‘ajhuma tolonglah, apakah ajhuma ingin membuat yoona menderita?’

‘mwo menderita? Yang membuatnya menderita itu kau !’.

‘ekhmm (siwon menghela nafasnya mencoba menyabarkan dirinya), iya ajhuma aku mengaku salah, tapi setidaknya bantulah aku memperbaikinya’

‘maksudmu?’

‘ekhhh perkenalkan ini Tuan Im seolung ayahnya yoona, dan ini Im Min young kakaknya yoona, dan ini suaminya Lee min ho’, jelas siwon memperkenalkan keluarga yoona.

‘emmm……maksudmu?’

‘ne ajhuma, mereka keluarga yoona, bolehkah kami bertemu dengan yoona?’

‘emmmm…n n ne,silahkan masuk’, ucap eomma yoona ragu.

Yoona POV

Setelah mengganti bajuku,aku memutuskan berbaring di ranjang menemani tiara yang sudah ada di alam mimpinya.seketika aku ingin menutup mataku suara pintu kamarku diketuk seseorang yang tak lain eommaku.

Tok tok tok

‘yoona…kau di dalam’

‘ne eomma…sebentar’.

Aku pun langsung bangun membuka pintu kamarku.

‘ne eomma, ada apa?’

‘yoona ada tamu untukmu’

‘siapa eomma???’

‘emhhh…..’

‘siapa eomma, katakana saja’

‘itu…. S s si…’

‘maksud eomma siwon?’

‘ne’

‘choi siwon eomma’

‘ne yoona, kamu yang sabar ya, temuilah dia yoona, selesaikan masalah kalian’

‘ani,aku tidak mau bertemu dengannya eomma,suruh dia pergi eomma,jebal’

‘yoona, eomma sudah mengusirnya, tapi dia kekeh tidak mau, cobalah temui…. dia tidak sendiri’

‘maksud eomma?’

‘dia bersama orang yang berharga dalam hidupmu’

‘apa yang eomma katakana, maksud eomma siapa?’

‘kalau kau penasaran,kajja kita kesana’, ajak eommaku.

Aku dan eomma pun berjalan menuju ruang tamu, tinggal beberapa langkah lagi aku dan eomma sampai. Tapi langkah kakiku terhenti karena tak percaya apa yang sedang aku lihat, yaaa aku melihat keluargaku duduk bersama siwon . aku merindukan mu appa,eonni dan kau juga oppa. Tak terasa air mataku sudah mengalir di pipiku.

Eonni yang kala itu sudah tahu kehadiranku langsung beranjak dari kursinya menghampiriku.

‘yoong….eonni sangat merindukanmu yoong’, peluk eonniku di iringi isak tangisnya, aku pun hanya diam karena masih kaget.

‘yoong…yoong kau tidak apa-apa?’tanya eonni melihatku tanpa ekspresi.

Seketika aku tersadar.

‘emhh…eonni aku merindukanmu eonni,sangat sangat merindukanmu’, aku langsung memeluk erat eonniku.

‘nado yoong,eonni juga sangat merindukanmu’.balas unnie ku mempererat pelukannya.

Aku rindu akan pelukannya,ciuman kasih sayangnya, cerewetnya apabila aku belum bangun dari tidur ku.

Setelah aku melepaskan rinduku pada unnieku, mataku beralih ke tempat seseorang laki-laki tua yang sedang menatapku, yahh dia appaku. Appa aku merindukanmu ma’afkan aku telah mengecawakanmu.

Dengan langkah sedikit ragu, aku menghampiri tempat appaku duduk.semakin dekat dan dekat sampai akhirnya aku berada di depannya.entah kenapa kakiku terasa lemas dan akhirnya aku jatuh terduduk di depan appaku.

‘appa….’

‘…..’, tidak ada jawaban dari appaku,aku pun mengulanginya,mungkin appa masih terkejut dengan semua ini sama halnya denganku.

‘appa….’

‘………’, appa tetap tidak menjawabku. Apakah appa masih marah?sebenci inikah appa kepadaku?.tanyaku dalam hati

Sampai akhirnya ku beranikan diri memegang tangannya yang sedari tadi tertangkup di depannya.

‘appa,mianhe ………jeongmal mianhe appa,aku jadi anak durhaka appa,mianhe…hiks hiks hiks,appa mianhe’. Isakku di sepan appa.

Setelah beberapa saat hanya hening yang ada di ruangan ini,akhirnya appa membuka mulutnya.

‘yoong…..’, aku terkejut appa memanggilku.

‘ne appa…’

‘Im yoon ah anak appa?’tanyanya.

‘ne appa, ini Im yoon ah anak appa?’

Seketika appa langsung memelukku dan aku tak percaya appaku menangis.

‘yoong appa merindukanmu, sangat sangat merindukanmu’

‘ne apa,nado…aku juga sangattttttttt merindukan appa’.kataku melepaskan pelukankanku dan memberikan senyuman ke appa.

‘appa,mianhe…aku tidak patuh padamu selama ini, aku mengecewakan appa, mianhe appa, appa maukan mema’afkanku?’,tanyaku beranjak duduk di samping appa.

‘ne appa akan mema’afkanmu,asalakn kau mau memberikan ayah untuk cucu appa’

‘maksud appa?’

‘menikahlah yoong,appa tidak mau cucu oppa besar tanpa seorang appa,seperti kau yang besar tanpa kasih sayang seorang ibu’.

‘ne appa aku juga tahu, tapi apa mungkin ada seorang laki-laki yang mau menikah dengan seorang janda beranak, itu susah appa’,terangku.

‘mwo janda????kau belum menikah yoong mana mungkin disebut janda,kau tetap saja lucu yoong,haaahahaha…….’.kata min ho oppa.

‘ekhh oppa, aku merindukanmu’, kataku beranjak dari dudukku dan memeluk min ho oppa.

‘yakk apa yang kau lakukan yoong,aku tidak mau di peluk-peluk janda ‘. Candanya.

‘aish oppa,keadaan seperti ini kau masih saja menyebalkan’.kesalku

‘yahhh, jangan marah yoong,oppa Cuma bercanda’.kata min ho oppa,sambil memelukku.

‘ne oppa,aku tahu…’

‘dan kau juga bukan janda, kau kan belum menikah,dan maksud appa memberikan ayah untuk anakmu adakah kau harus menikah yoong,setelah itu ayah akan mema’afkanmu’

‘mwo???menikah…apa tidak ada yang lain appa?’

Tuan Im menggeleng.

‘tapi appa,menikah bukanlah hal yang gampang seperti membalikkan telapak tangan’.

‘kita tahu yoong’, ssahut min ho oppa.

‘terus apa yang harus aku lakukan?’

‘yak babo, ya menikahlah’,teriak min ho oppa dengan menjitak kepalaku.

‘auuu,sakit oppa…ya aku tahu,tapi menikah dengan siapa,menikah denganmu oppa???.kataku sambil membuat puppy eyesku.

‘yak apa yang kau katakan yoong,dia suamiku,kalau kau berani akan ku bunuh kau’, marah unnieku

‘ne unnie, aku bercanda,mana mungkin aku menikah dengan min ho oppa,aku juga tidak mau,hehehe’

‘tapi appa walaupun aku tidak mempunyai suami aku bisa menjaga anakku sendiri appa’.

‘tidak yoong ,kau harus menikah,turuti lah perkataan appa kali ini, menikahlah dengan appanya anakmu’, terang appa.

‘maksud appa?’

‘menikahlah dengan siwon’.

DEG ! aku sadar kalau dari tadi disini ada siwon oppa.aku pun menatapnya dan siwon oppa juga menatapku dengan memberikan sebuah senyuman kecil.

 

‘appa, mianhe appa…kalau ini permintaan appa,aku tidak bisa’. Kataku menundukkan kepalaku.

Suasana kembali hening.sampai siwon oppa bicara.

 

Siwon POV

‘yoong…..’, panggilku

‘…………….’, tidak ada jawaban darinya.

Aku pun menghampirinya dan duduk si kursi sebelahnya.yoona mendongakkan kepalanya. Aku kira dia akan menatapkan,tapi perkiraanku salah dia sedikit memalingkan wajahnya ke depan ,dan dapat aku lihat yoona menangis.

 

‘yoong,mianhe telah membuatmu seperti ini, mungkin kata ma’af tidak cukup bagimu, hanya itu yang bisa aku ucapkan sekarang ini, tapi untuk selanjutnya ijinkan lah aku menebus kesalahanku selama ini yoong,aku mohon,menikahlah denganku kita rawat anak kita bersama-sama’

‘………….’,masih tidak ada jawaban darinya.

‘terimalah yoong, apa kamu appa tidak mema’afkanmu’.kata min young unnie membantuku.

‘hahhhh..unnie di bayar berapa oleh anak konglomerat ini sehingga unnie membelanya’.teriak yoona.

‘apa yang kau katakan yoong’.

‘kau tahu unnie, appa yang dia katakan saat aku memberitahu kalau aku mengandung anaknya,dia mengatakan kalau aku mencoba memanfaatkannya demi kehidupanku dan keluarga kita naik derajat,unnie tidak tahu kan?’

‘unnie sudah tahu yoong,siwon sudah membicarakan semuanya’

‘yoong bisakah kita bicara berdua’.kataku yang di ikuti perginya keluarga yoona dan ajhuma pergi kedalam rumah.

 

Yoona POV

Aku masih sakit jika mengingat semua tentang siwon oppa.aku hanya bisa diam, aku tidak mau menjawab pertanyaannya.

Sampai akhirnya siwon oppa berbicara.

‘yoong bisakah kita bicara berdua’.katanya yang di ikuti perginya keluargaku dan eomma pergi kedalam rumah.dan mengarah kedalam kamarku.

‘yoong….aku tahu kau membenciku, tapi apakah kamu tidak kasihan kepada appamu juga tiara yang tumbuh tanpa seorang ayah’.katanya.

‘……………..’. aku hanya bisa diam.

‘yoong kumohon bicara lah dan terima aku’

‘…………..’,hahhh enak saja dia bilang terima aku.

‘IM YOON AH,AKU BERTANYA……!’, kurasa dia mulai kesal tapi aku tetap diam.

‘aku tidak mau,PUAS kau?’ kataku kesal, siwon oppa langsung menunduk sambil meremas rambutnya setelah mendengar jawabanku.

‘yoong aku mohon,aku berjanji akan menuruti semua perkataanmu nantinya, apabila perlu kita buat perjanjian’.

Apa yang dia bilang menuruti perkataanku, aku tidak percaya setelah apa yang dulakukan padaku dulu.

‘kita membuat perjanjian hitam diatas putih,apabila aku tidak menuruti perkataanmu akan akan membayar denda mungkin 10.000.000.000 (dalam rupiah) atau aku di penjara seumur hidupku ataupun dihukum mati’.

‘hahhh sebesar itu kau pun bisa membayarnya bila kau mau,aku tidak akan percaya lagi denganmu choi siwon’.

‘aku tidak akan bisa yoona,tapi hanya satu yang tidak bisa aku penuhi nantinya’.

‘maksudmu’.

‘aku tidak bisa memberikanmu hidup yang layak ataupun mewah’.

Aku hanya bisa mengerutkan keningku, karena aku tidak tahu apa yang dia bicarakan.

Tiba-tiba appa keluar dari kamarku dengan membawa tiara di gendongannya. Entah kapan tiara bangun aku tidak tahu, biasanya tiara bangun tidur langsung menagis jika tidak ada aku di sampingnya.

‘maksud siwon,dia sudah pergi dari keluarganya yoona,alias di usir ketika dia meminta kepada keluarganya untuk menikah denganmu, dia melakukan ini untukmu dan cucu appa yang cantik ini’.kata appa sambil mengerak-gerakkan tangan tiara.

Aku melihat tiara tersenyum jadi tidak tega apabila dia besar nanti diejek teman-temannya seperti aku waktu kecil di ejek teman-temanku karena tidak mempunyai ibu.

‘ne aku akan menikah dengannya appa…’,kataku lirih,tapi masih bisa di dengar oleh semuanya.

Seketika siwon oppa langsung memelukku,aku kaget atas perlakuannya.

‘yakkk………apa yang kau lakukan choi siwon,aku mau menikah denganmu karena anakku dan perjanjian tetap perjanjian,nanti aku yang akan membuat perjanjiannya’.kataku sambil melepaskan pelukannya.

‘ne yoong, mian….tapi dia juga anakku’

‘ne,tidak usah di bahas lagi’.

‘oh iya yoong,siapa nama keponakanku ini?’ tanya unnie.

‘namanya….’,kata-kataku terpotong oleh siwon.

‘Choi Thie ara panggilannya tiara’, katanya semangat.

Aku pun kaget,kenapa dia seenaknya mengganti marga anakku begitu saja.

‘cihh apa yang kau katakan siwon-ssi,seenaknya kau mengganti nama marga anakku’.kataku tak terima.

‘tapi yoong,dia juga anakku,sudah seharusnya dia mengikuti marga namaku’.katanya halus.

‘ne aku tahu,tapi kau tidak mau anakku memakai nama margamu siwon-ssi’

‘ne yoong,terserah kau yoong, tapi bisakah kau tidak memanggilku seperti itu dengan embel-embel –ssi?’

‘………….’.aku hanya diam.

‘yang dikatakan siwon benar yoong,nama tiara harus mengikuti nama marga ayahnya,jika ayahnya masih hidup’.kata appaku menjelaskan.

‘ne appa,tapi aku…’

‘tidak ada tapi-tapian,sekarang nama cucu appa Choi Thie ara’,kata appa menekan nama anakku.

Aku melihat siwon oppa tersenyum,melambangkan kemenangannya. Aku semakin benci jika melihat dia tersenyum seperti itu. ‘Awas saja kau choi siwon, lihat saja nanti’,runtukku.

 

Author POV

Suasana jadi hening, dan hanya ada suara tawa appa dan juga tiara yang masih bermain.

‘omoooo sudah jam 8 malam’, kata eomma yoona yang berhasil membuat semua orang kaget.

‘kenapa eomma?’, Tanya yoona heran.

‘tidak apa-apa yoong, tidak terasa sudah jam 8 malam,dan kita belum makan malam

, ayo kita makan malam dulu’. Ajak eomma yoona.

‘tapi ini sudah malam ajhuma,lebih baik kita pulang’.tolak min young.

‘mwo???pulang???aniyo unnie,tinggallah disini sesaat,aku masih merindukan kalian,menginaplah disini dulu,boleh kan eomma?’

‘ne yoona,boleh,disini juga masih ada satu kamar kosong,biar nanti yang menempati appa dan oppa yoona,dan unnie yoona bisa tidur denganku, karena suamiku sedang pergi kerumah ibunya’.terang eomma yoona.

‘bagaimana appa?’, Tanya min young.

‘ne,boleh juga’, kata appa yoona setuju.

‘sepertinya kalian melupakan sesuatu’, kata min ho tiba-tiba.

‘ne,apa itu oppa?’ jawab min young.

‘kalau aku tidur dengan appa, kau dengan ajhuma, lalu siwon sama siapa’.

‘tentu saja sama yoona’,kata appa.

Yoona dan siwon saling melihat.

‘ani,aniyo appa….lagipula dia bisa kembali ke villa donghae bersama teman-teman,dia kan mengerjakan tugas kuliahnya’.tolak yoona.

‘tapi sekarang aku sudah tidak kuliah yoong,aku berhenti dulu,kau tahu aku sudah di usir dari keluargaku kan,jadi untuk sementara aku tidak melanjutkan kuliahku’.terang siwon.

‘itu masalahmu bukan masalahku’.kata yoona ketus.

‘sudah-sudah apa yang kalian ributkan, hanya masalah tidur kalian bertengkar,dan siwon tetap tidur denganmu dan juga tiara yoong’, kata appa yoona.

‘tapi appa…’

‘tapi apa???toh nantinya kalian akan tidur bersama terus kan?sekalian mempererat hubungan kalian yang renggang’.

‘ya sudah lebih baik kita makan,dan kamu yoona,yang dikatakan appamu benar, kajja kita ke ruang makan’, ajak eomma yoona.

 

Ruang makan

Semuanya sudah ada di ruang makan dan memakan masakan eomma yoona yang sudah dari tadi sore sudah di masak,tinggal menghangatkan saja.semuanya makan kecuali yoona,dia merasa sudah kenyang karena tadi sore sudah makan bersama seo dan yuri.yoona memilih menyuapi appanya, karena appa yoona tidak mau melepaskan tiara dari gendongannya.

‘ehem ehem…’. Dehem min ho disela-sela makannya.

‘kau kenapa oppa, minumlah’.kata min young khawatir.

‘ani,aku tidak apa-apa chagi, yoong kenapa kau menyuapi appa,appa kan bisa makan sendiri,melihat kau menyuapi appa ada yang cemburu melihatnya’.goda min ho ke yoona.

‘maksud oppa apa?’,Tanya min young bingung.

‘itu…’kata min ho sambil menunjuk siwon dengan sendoknya.

Yoona yang sudah tahu arah min ho kemana hanya bisa mendengus.

‘aishh kau tetap saja menyebalkan lee min ho,kenapa unnieku bisa jatuh cinta padamu aku heran’.

Siwon yang merasa dibicarakan pun malu.

‘aish hyung ………apa yang kau bicarakan’,malu siwon.

‘owgh iya kapan hari pernikahannya yoong’. Tanya appa yoona ke yoona.

‘molla,aku tidak tahu, Tanya saja yang mau menikah’.jawab yoona datar.

‘memangnya kau tidak mau menikah yoong?’canda min ho yang berhasil mendapat tatapan tajam dari yoona.

‘aishh kau senang sekali menggoda adikmu min ho,sudahlah jangan menggodanya lagi’, tutur appa yoona.

‘ne appa’, kata min ho melanjutkan makannya.

‘bagaimana siwon,kapan pernikahannya dilaksanakan’.tanya appa

‘emhhh,bagaimana kalu 3 hari lagi ajhusi’.

‘mwo??? 3 hari lagi,anio………….. kenapa cepat sekali’. Tolak yoona.

‘ne, aku setuju’kata appa yoona.

‘appa..?’rengek yoona.

‘apa?????sudahlah yoong, tadi apa bertanya padamu kau menyuruh bertanya pada siwon’.

‘ne ne ne appa’.jawab yoona menyerah.

Tak terasa mereka sudah selesai makan.

 

Kamar Yoona

Semuanya pun memutuskan istirahat. Yoona sudah ada di kamarnya. Dengan ragu siwon mendekati ranjang.tapi saat siwon ingin merebahkan tubuhnya di ranjang yoona menghentikannya.

‘eittsss,kau mau appa siwon-ssi?’

‘tidur lah yoong’.

‘ani,kau tidak boleh tidur disini,tidur dibawah’.

‘wae?’.

‘emhh……aku mau menyusui tiara’.

‘lalu….tenanglah yoong aku tidak akan meminta ASI seperti yang tiara lakukan sebelem tidur’.

‘ani…bukan begitu’.

‘lalu apa?’.

‘sudahlah,aku tidak mau bertengkar denganmu,kau tidur dibawah setelah tiara tidur kita buat perjanjiannya’.

‘ne’.jawab siwon pasrah.

Tinggalkan komentar

95 Komentar

  1. Zahra Safa!

     /  Januari 16, 2014

    asekk… Thieara punya appa.. Wonppa kok mendadak jadi gentleman sih? #nyanyibrengPSY

    Balas
  2. any

     /  April 23, 2014

    Choi siwon terimalah nasibmu,,dicuekin sama yoona..

    Balas
  3. Rhiiyoonah

     /  Mei 4, 2014

    Yang sabar dlu aj yaa..wonppa..

    Balas
  4. Ya yoona kau memang hebat,dan kuat hahaha rasakan kau siwon yoona akan balas dendam tp lucu juga am kel yoona. Gmana lanjutannya ya yoona bakal bikin perjanjian ap nih buat siwon

    Balas
  5. Hulda Nited

     /  April 24, 2015

    Ouhhh sabar wonie…next

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: