[OS] My Sweet Honeymoon (Sequel FF – Sister’s of Mirror)

( OS ) – MY SWEET HONEYMOON

(Sequel FF – Sister’s of Mirror)

Judul              : My Sweet HoneyMoon

Author            : Ulanchoi HyoYoon / @Lovelyulan

Type               : OS – One Shoot / Special part

Genre             : Romance, Comedy,General

Ratting           : PG + 17

Main Cast      : Im YoonA (SNSD), Choi Siwon (SUJU)

Other Cast     : Taeyeon(SNSD),Sulli(Fx),Yunho(Tvqx),Minho (SHINee), Sooyoung(SNSD)

 

 

Note     : Annyeonghaseyo?? Wahh..Reader udah pada nyengir-nyegir sendiri tuh, soalnya aku nongol lagi plus bawain FF special Honeymoon-nya YoonWon..#iyakan?😀 Hahaha..pada penasaran kan kira2 ff na ada NC na atau gak? Udah dibilang aku gak bisa bikin FF NC atau lebih khsususnya gak sanggup😀 hihi.. lagian doyan banget sama FF Nc? Yang  min-17thn gak boleh baca tauu..hehehe, tapi tenang FF aku aman dari NC 21 Cuma ceritanya di buat sangat Sweet dan romantic.. #alahh X) dan aku juga akan buat FF baru tuh Sequel juga judulnya “ELECTRIC SHOCK” jadi silakan mengikuti cerita ff ku yang kurang bagus itu  dari awal lagi ya😀

Udah ah bawelnya.. selamat membaca semua, aku harap FF ini tidak mengecewakan🙂 JANGAN LUPA buat SELALU COMMENTAR apapun isinya dapat menjadi penyemangat dan koreksi buat saya… Kamsahamnida!!!

 

~ ~  MY SWEET HONEYMOON ~~

 

 

Hari ini adalah Hari Kesepuluh pasangan YoonA dan Siwon menikah, Semenjak mereka menikah sepuluh hari yang lalu. Siwon langsung disibukan dengan tugas-tugas dari perkerjaannya sebagai intelligent Negara, yaitu untuk menangani kasus-kasus berat didalam negaranya. Dan hal itu pula yang membuat pasangan pengantin baru ini terpaksa menunda Honeymoon mereka sampai siwon benar-benar selesai dari tanggung jawabnya.

Tapi mula besok siwon memutuskan nuntuk mengambil hak cuti selama lima hari, ia ingin masa-masa pernikahannya tidak sia-sia begitu saja. Dan tentu juga karena ia ingin membahagiakan yoona. istri yang sangat ia cintai.

Yoona yang sedang berada di dapur sedang membuat hot chocolate langsung tersenyum senang begitu melihat Siwon yang baru pulang kerja langsung berjalan menghampirinya didapur diikuti seekor anjing lucu peliharaan siwon, yaitu Moppy.

“Kau sudah pulang?” Tanya yoona sambil mengaduk-aduk coklat hangat didalam cangkir.

Siwon tidak langsung menjawab tapi ia langsung menghampiri yoona dan menatap sang istri dengan serius. “Sudah.. kau rindu denganku? Selama dua hari inikan aku tidak dirumah.”

YoonA menolehkan wajahnya menatap siwon. “Hemm..sepertinya aku tidak merindukanmu..” jawab Yoona.

Mata siwon langsung terbelalak lebar. “jjinja? Ahh…padahal aku sangat-sangat-sangat merindukanmu selama bertugas, tapi kerinduanku tak terbalas.” Keluh siwon dengan wajah tak bersemangat.

Yoona tersenyum kecil. “Aigoo…manis sekali tingkah suamiku ini!” ucap yoona lalu mengecup pipi kanan siwon dengan lembut.

Siwon terkekeh karena senang mendapat satu kecupan manis dari istrinya. Ia langsung meraih wajah yoona dan mengecup bibir imut yoona berkali-kali, heem… kira-kira  lima kali kecupan mesrah.

“Ahh.. Oppa!!!” Rengek yoona, karena siwon memperlakukannya seperti boneka saja.

“Saranghae!!” ucap siwon setelah berhenti memberikan yoona kecupan bertubi-tubi.

“Nado Saranghae!” sahut yoona sambil tersenyum senang, bahkan wajahnya sampai bersemu merah karena malu.

“Ah…Jaemi bu-in” Siwon menarik yoona kedalam pelukakannya.mendekapnya dengan sangat erat.

Wajar siwon bersikap sangat mesrah dan manja terhadap yoona. pasalnya karena ia sibuk bertugas dan harus menginap di kawasan tempat ia menangani kasus selama dua hari membuatnya benar-benar merindukan Yoona.

Yoona melepaskan diri dari dalam pelukan Siwon. Dan menampilkan Expresi jijik yang dibuat-buat.

“Wae?? “ tanya Siwon heran.

“Oppa.. kau bau!! Kau kan belum mandi,seenaknya saja memelukku yang sudah mandi”

“Jeongmal?” lalu siwon mengendus-endus aroma tubuhnya sendiri, yang dibilang yoona bau. “Ah.. hanya sedikit saja baunya..besok pagi saja mandinya, ini sudah malam.”

“Anieo~ oppa harus mandi. Kalau tidak mandi tidak boleh tidur dengan aku. Tidur saja dengan Moppy!” tegas yoona sambil menunjuk Moppy yang tiduran tepat di samping yoona dan siwon berdiri.

Siwon menoleh kesal menatap Moppy. “Ok.. aku akan mandi!”

“Anak pintar…” canda Yoona sambil mengacak-acak rambut siwon. Siwon hanya mencibir Yoona.

“Karena kau telah menurut apa kataku.. ini kuberikan kau coklat hangat. Dan aku akan menyiapkan air hangat untuk kau mandi.” Yoona menyodorkan cangkir berisi coklat hangat. Dan siwon menerimanya dengan senang hati.

“Gomawo, yoebeo..!!” ucap siwon sambil memamerkan giginya.

Yoona langsung meninggalkan siwon menuju kamar mandi untuk menyalakan mesin pemanas airnya. Dan mengisi bath-up dengan setengah air dingin.

 

~****~

 

Siwon masuk kekamar tidurnya, ia baru saja selesai mandi, sekarang walau ia hanya memakai piayama dengan motif kepala beruang berwana biru, tapi penampilannya lebih segar dari pada tadi.

Yoona yang sedang duduk diatas kasur sambil membaca majalah mengintip sedikit kearah siwon begitu terdengar suara pintu terbuka. Yoona terkekeh melihat suaminya yang berbadan besar itu sekarang mengenakan piyama couple dengan motif sangat lucu dan kekanak-kanakan.

Siwon yang mengetahui gelagat yoona yang sedang meledeknya langsung menghampiri yoona dan berdiri sambil berkacang pinggang dihadapan Yoona.

“Yaa!!! Choi YoonA!! kenapa kau tertawa seperti itu?”

Yoona langsung buru-buru berpura-pura melanjutkan membaca majalahnya. “Siapa yang tertawa? Aku sedang membaca majalah.”

“Ahh.. jangan berpura-pura. Kau tadi mentertawaikukan? Apa aku terlihat sangat lucu?”

Yoona menutup majalahnya dan meletakan diatas meja lampu tidur. Ia segera mengalihkan perhatiannya ke Siwon. “Sangat manis dan tampan.” Jawab yoona lagi-lagi sambil menahan ketawanya.

Siwon mendengus kesal. “Kau ini, kenapa membelikan ku piyama seperti ini? Inikan piyama yang cocok dipakai untuk anak SD!”

“Mwo? Kata siapa? Mana ada anak SD sebesar tubuhmu, ada-ada saja” jawab yoona dengan wajah meledek siwon.

“Tapi kepala-kepala beruang ini sangat menjijikan!” keluh siwon sambil menatap jijik piyamannya.

Yoona Tertawa. Benar-benar tertawa lepas akhirnya. “ Hahahhaha.. benar ini sangat konyol dan lucu. Lihat kau dan aku? Piyama kita sama, ini adalah piyama couple yang dibelikan oleh eommamu. Tiga hari yang lalu saat aku menemaninya belanja di mall.”

“Jeongmal? Astaga! Wanita tua itu…selalu memperlakukan aku seenaknya!” siwonpun meringis kesal.

“Sudahlah.. maksud eomma-kan baik..” nasehat yoona.

Siwon naik ke atas kasur sambil cemberut. Yoona yang melihat siwon cemberut segera  menghibur siwon. Ia meletakan kepalanya dibahu siwon.

“Bagaimana perkerjaanmu? Sudah beres semuanya?” Tanya YoonA membuka tofik pembicaraan baru.

Siwon mengangkat lengan kirinya lalu memeluk bahu YoonA. “Sudah, sudah selesai dan sesuai rencana.”

“Wahh.. Hebat!!” seru yoona sambil bertepuk tangan kecil.

Siwon tersenyum akhirnya melihat istrinya bertingkah seperti itu. siwon sangat tahu YoonA basa-basi seperti ini hanya untuk menghiburnya.

“YoonA-ah??” panggil siwon sambil membelai-belai rambut panjang Yoona.

“Ne?”

“Apa kita perlu bulan madu?” Tanya siwon to the point.

Yoona mengangkat kepalanya sedikit agar ia bisa melihat wajah siwon. “Kenapa bertanya seperti itu? kalau aku terserah kau saja, jangan terlalu dipaksakan jika belum ada waktu.” Jawab yoona pelan. Sebenarnya ia pengen banget bulan madu. Karena selama seminggu ini iya benar-benar belum melakukan hal apapun yang special bersama siwon. Lalu Sulli minho selalu menanyakan dengan jail bagaiman malam pertamanya. Padahal Seminggu ini siwon selalu pulang malam jalan pagi dan lalu malah dua hari tidak pulang. Menyebalkan,dia merasa di anggurkan begitu saja.

“Benarkah terserah aku? He-em.. aku sih selalu sibuk, jika kau tak memaksa.” Sahut siwon.

YoonA terdiam memikirkan ucapan siwon. Tapi dalam hatinya jadi kesal sendiri, kenapa siwon tidak peka sekali dengan dirinya. Jelas-jelas pasti semua wanita yang baru menikah tidak mau bernasip seperti dia. tapi siwon malah menanyakan hal seperti itu, jelas-jelas yoona malu jika ia harus terang-terangan butuh malam pertamanya dan bulan madu yang romantic.

Siwon tersenyum melihat expresi wajah istrinya. Lalu ia mencondongkan tubuhnya desikit untuk membuka laci meja lampu tidur. Dan mengambil selembar amplop warna putih. Lalu ia berikan ke Yoona.

“Apa ini?” Tanya yoona bingung.

“Buka saja.”

Maka dengan penasaran YoonA merobek pinggiran amplop tersebut. Dan mengeluarkan isi dari amplop tersebut. Yoona melongo melihat tiga lembar kertas.

Yoona mengambil dua lembar kertas dan membacanya dengan saksama. “Tiket pesawat?? Ke Australia??” Tanya YoonA tidak yakin.

Lalu ia membuka kertas  satu lagi berukuran HVS. Dan membaca seluruh tulisan yang ada disitu. “Kau mengambil cuti lima hari untuk… Emmm.. bulan madu?” Tanya yoona lagi untuk memastikan.

Siwon hanya memanggutkan kepala bertanda pertanyaan yoona benar semua. Seketika langsung saja senyum Yoona keluar dengan senang hati. Ini benar-benar kejutan.

“Jeongmal? Hah.. akhirnya!!” ucap Yoona dengan terlewat gembira.

Siwon tersenyum senang melihat istrinya gembira. “Kau mau?” Tanya siwon.

“Mauu…” jawab yoona dengan yakin.

“Astaga.. sepertinya kau sudah tidak sabar sekali..” ledek siwon.

Yoona langsung menutup mulutnya. Dan wajahnya langsung merah padam kerena malu diledek siwon. Sedangkan siwon makin senang memandangnya dengan wajah menggoda.

“Ahh.. sudah oppa! Jangn melihatku seperti itu, aku malu..” rengek yoona sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.

Siwon meraih tangan yoona agar yoona tidak  menutup mukanya lagi. Siwon mendorong bahu yoona  sehingga membuat yoona dalam posisi tiduran diatas kasur.lalu siwon mengambil posisi diatas tubuh yoona. jantung yoona benar-benar dibuat tidak karuan. Siwon mendekatkan wajahnya kewajah yoona. ia mulai menciumi kening yoona, mencium pipi yoona, telinga yoona, hidung yoona dan lalu ia mulai mencium bibir yoona dengan lembut. Ia mengulum bibir yoona dengan lembut. Yoona memejamkan matanya menikmati setiap kehangatan yang diberikan siwon terhadapnya. Tangan siwon tidak tinggal diam. Tanganya menelusuri dengan halus bagian-bagian tubuh yoona. sehingga memberikan sensasi tersendiri untuk yoona. lama siwon mencium bibir yoona dan bermain-main dengan tubuh yoona. ia akhirnya melepas ciumannya dan menidurkan dirinya disamping Yoona.

Yoona membuka matanya dan melihat siwon yang sudah memejamkan matanya. “Oppa?” panggil yoona.

“Heemm?” sahut siwon seperti leguhan.

“He-em.. kau.. emm..” yoona tampak ragu dengan kata-kata yang akan ia tanyakan.

“Main-mainnya sudah dulu, aku capek dan sangat mengantuk.. kita lanjutkan ditempat tujuan saja.” Jawab siwon tanpa membuka matanya.

Yoona tersenyum malu. Lalu ikut memejamkan matanya dan memeluk perut siwon. Siwon menaruh kepala yoona dilengan besarnya dan mencium puncak kepala yoona. dan mereka mulai benar-benar terlelap dalam kantuk.

 

~***~

 

Pagi ini Siwon dan Yoona akan melakukan perjalanan bulan madu mereka ke Melburne Australia. Sebenarnya Siwon ingin mangajak yoona bermulan madu di Amerika tepatnya di  tempat dimana dulu menjadi saksi pertemuan mereka, tapi sayangnya yoona masih dalam masa hukuman yang membuatnya tidak boleh datang ke Amerika selama Lima tahun setelah masa pembebasan dirinya.

Di pintu kepergian Nampak rame dengan keluarga dari pihak  pasangan siwon dan yoona yang ikut mengantar mereka kebandara. Disana terlihat ada, Eomma Siwon, Taeyeon. Sulli,Minho, dan Bibi.

“YoonA.. pokoknya jika kau ingin tidur tolong pakai daster yang aku belikan waktu itu. aku sudah menaruhnya dikoper ditumpukan pakaianmu.” Seru eomma siwon pada Yoona.

Yoona melongo. “Ah.. eomma, itu sangat sexy.. lagian aku sudah membawa piyama sendiri.” Keluh YoonA.

“Piyamamu sudah eomma ganti dengan daster itu. hanya dua daster dan kau harus memakainya. Agar malam pertamamu tidak gagal! Aku ingin sekali punya cucu dan dipanggil nenek oleh cucuku.” Cetus eomma siwon dengan sangat bawel.

Yoona terdiam wajahnya langsung lesuh. “Ne.. baiklah.”

“Disana kau harus jaga diri, disana Negara asing. Kau harus selalu ada disamping siwon, mengerti?” tambah Taeyeon memberi saran.

“Ne.. mengerti eomma!” sahut Yoona.

“Jangan telat makan. Dan selamat menikmati liburan kalian!” tambah bibi yang sejak tadi mendengarkan ibu dan ibu mertua Yoona yang menasehati Yoona.

“Tenang bi. Masalah itu kau tak perlu khawatir.. hehhe” canda Yoona.

Tiba-tiba Sulli yang sejak tadi hanya menjadi pendengar setia tiba-tiba merangkul yoona dan membisikan sesuatu. “Selamat honeymoon. Pokoknya aku ingin punya keponankan yang lucu. Jadi kuharap kau mengabulkannya eonni!”

“Kau ini..” Yoona menjitak kepala Sulli pelan.

“Ah…pokoknya harus..!!” rengek Sulli.

“Ahh.. Kenapa aku yang akan bulan madu, tapi kalian semua yang repot?” keluh Yoona.

Siwon sejak tadi hanya berbicara pada minho yang tempatnya sedikit jauh dari kerumunan para wanita-wanita. Makanya ia tidak tahu apa yang para wanita itu bicarakan pada Yoona, tapi melihat glagat yoona dari jauh nampaknya mereka senang sekali membuat yoona malu karena terus-terusan digoda.

Siwon mengampiri yoona dan membuat semua wanita itu terdiam dari ucapan-ucapan mereka tadi.

“Lima menit lagi. Sepertinya kami harus masuk.” Ucap siwon.

“Baiklah.. tolong jaga Yoona baik-baik dan buatkan eomma cucu..” lagi-lagi eomma siwon berpesan hal yang sama dan membuat siwon jenuh mendengarnya.

“Iya.. eomma!” sahut siwon sedikit kesal.

“Maaf semuanya aku akan segera pergi..” pamit yoona dengan ramah.

Siwon merangkul yoona dan membimbing yoona untuk masuk kedalam bandara. Yoona melambaikan tangannya kearah keluarganya yang juga melambaikan tangan kearahnya dan berteriak-teriak “Hati-hati” “selamat jalan” dan “semoga sukses!” huft benar-benar pesan-pesan yang berlebihan.

 

~***~

 

Siwon merangkul Yoona menuju kamar hotel yang telah ia pesan untuk dua malam. Sedangkan dua koper berukuran sedang berisikan pakaian mereka sudah dibawa oleh Hotel Maids menuju kamar meraka yang berada di lantai duabelas.

“Apakah biaya hotel ini sangat mahal?” Tanya Yoona heran. Karena dari pertama ia masuk dalam hotel ini, ia selalu terkagum-kagun melihat arsitektur bangunan hotel ini yang antic tapi terkesan mewah dan juga pelayanannya yang sangat baik dan ramah.

“Heemm.. entahlah..” jawab siwon dengan santai.

“Selalu seperti itu, kau tidak pernah mau terlihat lemah dihadapanku.” Keluh yoona.

Siwon hanya nyegir.

Akhirnya evalator yang mereka gunakan untuk sampai ke lantai 12 pun berhenti, dan membuka pintu secara otomatis. Yoona dan siwon keluar dan menuju kamar mereka. Dengan nomor 2407. Baru yoona akan memasukan card kelubang pintu, tapi dengan segerah siwon menahan tangan yoona.

“Waeyo?”

“Tunggu sebentar” siwon mengambil card pembuka pintu dan menutup mata yoona dengan sapu tangan yang telah ia siapkan didalam saku celana.

“Kenapa harus nutup mata? Apa ada kejutan?”

“Iya kejutan… dan semoga kau suka!” jawab siwon.

Yoona akhirnya diam dan hanya mengikuti permainan dari Siwon.

Siwon membuka pintu kamar hotel dan menonton yoona masuk kedalam hotel yang lampunya menyala otomatis jika pintu dibuka. Lalu siwon terus menuntun yoona sampai ke pinggir super bed.

Siwon akhirnya melepas penutup mata yoona dengan perlahan. “Sekarang buka matamu!”

Dengan perlahan Yoona membuka matanya dan betapa terkejutnya ia melihat pemandangan didepan matanya saat ini. Ini benar-benar kejutan yang sangat manis.

Dilantai dipinggir pinggir kasur lilin mangkuk berwarna pink mengelilingi yoona berdiri membentuk seperti love. Lalu di atas superbed berwarna putih banyak taburan kelopak bunga-bunga mawar putih dan merah memenuhi superbed tersebut dan ditengah tengahnya dibentuk huruf dari bunga matari bertuliskan I❤ U . Mata yoona sampai berkaca-kaca ini benar-benar bagus dan indah.

“Kau suka?” Tanya siwon.

Yoona memanggutkan kepalanya “ Suka..”

“Ahh..ahh.. kita harus ambil selca ini, ini adalah ide dadakan ku bersama Minho disela-sela kesibukan kerjaku.” Siwon mengelurkan kamera digitalnya didalam tas kecil yang ia selempangkan sejak tadi.

Ia merangkul pundak YoonA  menempelkan kepalanya kekepala yoona lalu mengambil foto mereka dengan background superbed penuh bunga.

Yoona Melangkahi barisan lilin-lilin mangkuk itu menuju jendela besar yang tertutup gorden. Yoona membuka Gorden berwarna klasik dihadapannya. Dan terpampanglah jendela kaca besar yang dapat dibuka sehingga ia bisa berdiri kebalkon hotel tersebut. Yoona mendorong kaca besar itu dan betapa terkagumnya ia melihat pemandangan didepan matanya.

Terpampang jelas suasana disore hari hamparan sungai Yarra yang sangat luas didepan matanya. Apalagi saat ini sedang musim gugur, maka dedaunan sedang berwarna orens dan coklat berjatuhan dengan alami. Dan juga bangunan-bangunan rumah mewah dikawasan South Yarra sangat terlihat jelas dan membuat pemandangan makin indah dan romantic.

Siwon menghampiri Yoona yang sedang mengagumi kecantikan pemandangan didepan matanya. Ia memeluk Yoona dari belakang tangannya mendekap perut langsing yoona. dagunya ia letakan dipundak yoona.

“Indah sekali kan?” Tanya siwon.

“Ia sangat indah.. baru kali ini aku melihat kota secantik ini.” Jawab yoona masih terkagum-kagum.

“Tapi kalau aku baru kali ini lihat wanita secantik kau. “ Gombal siwon.

Yoona tertawa kecil sambil menyubit lengan siwon. “Kau ini..”

Siwon tidak mengeluh kesakitan karena dicubit yoona tapi ia malah tersenyum senang karena sudah berhasil menggoda Yoona.

“Kau lelah?” Tanya siwon. Ia takut yoona kelelahan karena lima jam menuju perjalanan dari Korea ke Australia.

“Tidak terlalu. Setelah sampai sini rasanya aku senang sekali.” Jawab yoona.

“Aku benar-benar tidak menyangka, akhirnya aku menikah dengan orang yang aku cintai.” Ucap siwon sambil mengecup pipi kanan yoona dengan lembut.

“Aku juga benar-benar tidak menyangka. Bahwa bertemu denganmu adalah titik terang dari jalan hidupku. Dan kau sukses membuatku jatuh hati.”

Siwon mempererat pelukannya dipinggang yoona. “Apa jadinya jika aku menikah dengan Sulli? Dia itu terlalu kekanak-kanakan.”

Yoona menolehkan wajahnya ke wajah siwon yang ada dibahunya. “Dia itu adik aku.. kalau bukan karena dia kita tidak akan menikah. Kau tahu sikap ia merelakanmu itu bagiku sangat bijaksana dan dewasa.”

“Kau benar. .. kalau bukan karena dia mungkin kita tidak dapat menikah. Oh, iya sekarang Yunho sudah mempunyai penggantimu ya?” tiba-tiba siwon mengalihkan pembicaraan.

“Iya.. dia bilang ia kan berusaha mencintai wanita yang telah mencintainya dengan tulus.  Wanita itu namanya Sooyoung, dia berkerja dikantor Yunho oppa sebagai sekretaris pribadi Yunho oppa. “ jelas Yoona.

“Kenapa kau bisa tau?” Tanya Siwon heran.

“Kau terlalu sibuk berkerja makanya aku pergi bertemu dengan siapa saja. Lalu Yunho oppa mengenalkanku pada Sooyoung eonni.”

“jadi seperti itu? apakah selama aku  sibuk bertugas. Kau kesepihan?”

“iya.. aku sangat kesepihan bayangkan saja dirumah aku hanya ditemani si Moppy?”

“Hahhaha.. anjing itu! Moppy adalah makcomblang kita, iyakan? Hah.. semoga Sulli dapat menjaganya dengan baik selama kita tak ada.”

Siwon melepaskan pelukannya. Dan memutar tubuh yoona menghadapnya. “Lebih baik kau mandi. Nanti malam aku akan mengajakmu jalan-jalan kepinggir sungai.”

“Jeongmal?”

“Ne..”

“Baiklah aku akan segera mandi.” Yoona berseru dengan gembira. Sebelum ia berjalan masuk menuju kamar mandi ia menyempatkan diri mengecup bibir siwon.

“Kecupan pertama untuk rasa kangenku”

Lalu ia mencium lagi bibir siwon.

“Kecupan kedua adalah ucapan terimakasih untuk kejutan yang telah kau berikan.”

Dan sekali lagi Yoona mencium bibir siwon.

“Dan ini untuk ucapan terimakasih karena akan mengajakku jalan-jalan malam ini.”

Siwon tersenyum senang diperlakukan seperti itu oleh Yoona. lalu yoona berjalan masuk kedalam kamar meninggalkan siwon yang masih berdiri di balkon sambil cengar-cengir sendiri.

“Dasar wanita itu.” ucap siwon sambil mengelus-elus bibirnya yang bekas dicium yoona. “Hah.. aku bisa gila kalau seperti ini. Benar-benar menggoda.” Siwon menggelang-gelengkan kepalanya sendiri.

 

~***~

 

Siwon menarik lengan  kanan yoona lalu memasukan kedalam saku mantelnya. Cuaca malam di Australia di musim gugur memang cukup dingin. Yoona dan siwon bahkan sampai melilitkan syal dilehernya.

Mereka terus berjalan di aspal-aspal minggir sungai. Sambil menikmati suasana malam di Yarra yang sangat indah. Lampu-lampu taman yang dililitkan di batang-batang pohon menyala warna-warni sehingga membuat kesan romantic ditempat itu.

Siwon menuntun Yoona menuju Barbeque Spot didekat sungai Yarra. Di Australia BBQ adalah makanan wajib mereka, hampir disetiap penjuru kota di Australia terdapat Barbeque spot dan restoran-restoran yang menjual BBQ. Berbeque spot ini adalah BBQ yang dijual dipinggir-pinggir jalan dengan pemanggang BBQ tradional. Lalu kita juga bisa memilih sendiri daging sapi atau domba segar dan ukuran sesuai kebutuhan kita lalu meminta dipanggangkan atau memanggang sendiri. Itu semua sesuai selera kita. Dan daging-daging yang akan dijadikan BBQ disini terkenal dengan kelembutan dagingnya dan rasanya yang khas.

“Excuse me Madam, We want as Much as 1kg BBQ Beef..” Ucap siwon pada salah satu pedagang BBQ disitu.

“Well sir, You want to cooking Yourself?” Tanya madam pemilik panggangan.

“No, I think, I will not cook. So please you make to me BBQ, and We’ll wait served..” ucap siwon bahwa ia tidak akan memanggang sendiri dan meminta simadam itu yang membuatkan BBQ untuknya.

“Oke.. please waiting..” ucap madam itu dan mulai memilihkan daging sapi segar untuk pesanan siwon.

Siwon mengajak Yoona duduk dibangku taman yang disediakan disana ia mengambil dua bangku dan satu meja ditengah-tengahnya.

Begitu mereka duduk penjual minuman di pinggir jalan langsung menghampiri mereka. Menawarkan orderan.

“Good evening sir and sis? You want a drink?”

“Oh Drink? Yeah, I want to drink. Please,Make our two juss Strawberry.” Ucap yoona pada pelayan itu.

“Just it? Oke.. thank you.” Lalu pelayan itupun pergi untuk membuatkan juss pesanan yoona.

“Kenapa kau tak memesankan ku coffe expresso saja untuk ku? “ Tanya siwon pegitu pelayan penjual minuman pergi dari hadapan mereka.

“Hemm.. tidak akan! Jika terlalu sering meminum expresso, itu tidak terlalu baik untuk kesehatannmu oppa.” Jelas yoona.

“Ah.. baiklah..” siwon Nampak nurut dengan nasehat Yoona.

Hanya butuh waktu 20 menit akhirnya BBQ mereka sampai dimeja beserta juss trawberry. Wangi asap hangat yang mengepul dari daging BBQ langsung menarik nafsu makan yoona.

“Heemm.. harus sekali, membuat  sangat lapar!!” dengan segera yoona meraih garpu dan pisau.

“Tunggu dulu..!” tiba-tiba siwon menahan yoona yang sudah siap-siap akan memotong-motong bbq tersebut dan melahapnya.

Siwon bangun dari bangkunya dan memakaikan serbet di leher Yoona. setelah itu dia memakai sendiri dilehernya. Dan kembali duduk dibangkunya. Siwon juga mengambil piring BBQ tersebut dan memotong kecil-kecil daging BBQ tersebut.

“Silakan menikmati tuan putri..” siwon menyodorkan piring BBQ tersebut kedapan YoonA.

YoonA tersenyum malu, karena sikap siwon yang memperlakukannya dengan sangat istimewah. Dengan malu-malu ia menusuk potonga kecil daging itu dengan garpu lalu memasukan kedalam mulutnya.

“Heemm..enak sekali..!!” puji yoona begitu digigitan pertama.

Siwonpun kahirnya mencoba memakan BBQ tersebut dan manggut-manggutkan kepalanya bertanda ia setujuh kalau BBQ ini sangat enak. Akhirnya mereka berdua melahap BBQ tersebut  sambil sesekali diselingi meminup juss strawberry yang sangat segar.

“Ahh.. kenyang!!” seru yoona sambil menepuk-nepuk perutnya. Dan itu mebuat siwon tertawa kecil.

“Kau ini!”

“Sudah selesai makan, kita akan kemana lagi?” Tanya Yoona.

“Heemm kemana ya? Kau ingin kita kepasar malam dikawasan boure Street walk ?” Tawar Siwon.

Yoona terdiam seperti sedang menimbang-nimbang. “Apakah jauh dari sini?”

“Hemm..kira-kira hanya satu jam.” Jawab siwon.

“Hemm..baiklah…” jawab yoona seraya tersenyum senang.

Baru saja mereka meninggalkan uang tip di atas meja dan berdiri berniat meninggalkan meja itu dan ingin menuju ketempat tujuan mereka. tiba-tiba saja, Ada seorang wanita dengan senyum merekah  berjalan menghampiri siwon dan Yoona tapi tatapan matanya tertuju pada siwon.

“Ouh.. You are choi siwon, aren’t? Do you still Remember me?” seru wanita itu sambil menatap Siwon, tanpa memperdulikan ada yoona disamping Siwon.

Siwon dan Yoona Nampak bingung dengan siapa wanita itu. tapi wanita itu seakan mengenali siwon.

“Oh..My God..You Seem to forget me? I’m BoA..Your senior High school friend in Japan.” Ucap gadis itu berusaha membuat siwon untuk mengingatnya.

Siwon terbelalak dan sepertinya ia mengenali BoA temanya waktu SMA dulu di Jepang. “Oh.. Kwon BoA ? Yess.. I still remember you. Long time no see, heem,How are you?”

“I’m Fine, and you?”

“I’m so Good. What are you doing here?” Tanya siwon dengan antusias.

“Heem.. I was Five years living in Yarra,and You, what are you doing?” Tanya BoA balik.

Yoona sudah mulai tidak nyaman melihat keakraban Siwon dan BoA, dan melupakan dirinya seakan-akan ia tidak ada.

“Oh.. I’m a Honeymoon with my wife.” Ucap siwon sambil meraih tangan yoona.

Tampak jelas terlihat keterkejutan di wajah BoA mendengar jawaban dari siwon. Dan dengan segera ia menatap yoona yang berdiri disebelah siwon. Dengan terpaksa BoA memberikan senyum dan menyapa YoonA.

“Hi..I’m BoA.. Nice to meet you.”

“Hemm.. Nice to meet you too.” Sahut yoona dengan tersenyum kikuk.

“Her name is YoonA.” siwon mencoba memperkenalkan Yoona pada BoA.

“Oh.. YoonA?I’m sorry, I think you’re not Merried..” ucap BoA sedikit terdengar kecewa.

“I’m Sorry. I didn’t give you our wedding invitations..” ucap siwon.

“oh.. No problem..eh,How long will you stay here?if longer, then come to my home.” Ucap BoA.

“Only two days..and I will consider.”

Lalu BoA terdiam, siwon terdiam, dan apalagi yoona, memang dia sudah terdiam sejak tadi karena seakan-akan kasat mata dihadapan mereka dan itu membuat yoona badmod.

“Oke.. Siwon and YoonA..I’ll go.. See you again!” akhirnya BoA berpamitan untuk pergi deluan dan setalah siwon mempersilakan maka BoA segera berjalan kearah tadi ia datang dan pergi meninggalan yoona dan siwon.

“Dia tadi temen sekalas  waktu SMA salama tiga tahun, dia sangat baik dan pandai bergaul. Dia juga berbakat dalam menyanyi dan menari. Dan dia selalu memanangkan lomba dengan katagori penyanyi atau penari terbaik saat SMA. Tapi setelah lulus SMA aku balik kekorea dan dia tetap stay di jepang. Makanya kami tidak pernah bertemu, aku bahkan sampai lupa dengannya seperti tadi. Benar-benar teman yang buruk.” Celoteh siwon panjang lebar memberitahu status dia dan BoA dimasa lalu tanpa mengetahui kalau yang mendengar ceritanya itu sangat tidak tertarik untuk mendengar apalagi mengetahuinya.

“Sudah selesai?” sela yoona.

“Hah?” siwon menatap wajah yoona yang Nampak bosan dan marah. Lalu ia tersenyum, siwon mengerti pasti Yoona bad mood kerena tadi ia bertemu dengan BoA.

“Apa kau cemburu?” goda siwon sambil merangkul yoona.

Yoona menurunkan tangan siwon dari bahunya. “Untuk apa? Sudahlah aku lelah..” lalu yoona berjalan meninggalkan Siwon menuju jalan kearah hotel.

“Ya!! Apa kita tidak jadi kepasar malam?” teriak siwon sambil melangkahkan kakinya mengejar yooan yang sudah berjalan cepat meninggalkannya.

“Aku sudah tidak tertarik!” ketus yoona tanpa menoleh.

“Ah.ahh.. baikalah aku minta maaf atas kejadian tadi.. aku menyesal!” siwon menahan tangan yoona menghentikan langkah kaki yoona.

“Ayolah ini bulan madu kita,, jangan sampai kacau hanya karna masalah kecil. Aku tidak pernah menyukainya. Dan aku sudah pernah bilang bahwa cinta pertama dan terakhirku hanyalah kau seorang YoonA.” jelas siwon sambil menatap wajah yoona dengan memelas.

Yoona masih terdiam dan membuang pandangannya kearah lain. Sebanarnya ia tidak terlalu cemburu dengan kehadiran BoA yang tiba-tiba tapi ia hanya bosan saja melihat siwon mencuekinya seperti tadi.

Siwonpun akhirnya berlutut di bawah kaki Yoona. dan memegang kedua tangan Yoona seraya memohona ampun dari YoonA. “Jeongmal Mianhae!! Aku benar-benar menyesal.. YoonA tolong jangan bersikap seperti ini. Aku tidak sanggup jika kau mencueki ku. Ku mohon maafkan aku. AKU CINTA KAMU YoonA!!”

Orang-orang yang ada disekitar pinggir sungai Yurra mulai memperhatikan sepasang suami istri tersebut dan mulai berbisik-bisik tentang yoona dan siwon dan tak sedikit yang tersenyum penuha arti atas sikap siwon ke yoona yang mereka tonton. Hanya saja nampaknya mereka tidak mengerti dengan apa yang siwon ucapkan karena siwon berbicara dengan bahasa Korea.

Mengetahui orang-orang disekitar mereka mulai memperhatikan. Maka siwon tidak kehabisan akal begitu saja untuk mendapatkan maaf dari yoona.

“Everybody… let’s see here!! She is my wife..!” teriak siwon menarik perhatian lebih dengan orang-orang disekitar situ. “She was angry with me because a misunderstanding…I love her so much..!!”

Yoona celingak-celinguk melihat keadaan sekitar yang sudah terpusat kepada ia dan siwon. Sedangkan siwon masih tenang berlutut sambil memegang kedua tangan yoona.

“Tolong maafkan dia miss, dia lelaki yang hebat!” seru seorang wanita bule ditujukan untuk Yoona lalu yang lain ikit—ikutan bersorak hal yang sama untuk meminta yoona memaafkan siwon.

“Oppa..” rengek Yoona akhirnya sambil memandang bingung kesiwon.

“Mianhae?” ucap siwon. Meminta maaf lagi.

Akhirnya karena sudah tidak tahan menjadi tontonan orang banyak dan kasian juga melihat siwon  merelakan harga dirinya seperti ini yoona pun akhirnya memaafkan siwon. “Iya aku maafkan!”

“Sungguh?”

“Iya.. bangunlah. Jangan seperti ini!”

Siwon akhirnya bisa tersenyum tenang dan segera berdiri  dan memeluk Yoona. sontak tiba-tiba mereka yang menonton adegan bak sebuah drama percintaan masa kini memberikan tepuk tangan ikut bahagia atas yoona dan siwon yang telah berbaikan.

Siwon dan yoona melepas pelukan meraka siwon menggaruk-garuk tengkuknya yang tidak gatal kerena grogi. Siwon menundukan kepalanya dan berkata terima kasih berkali-kali dengan malu dan akhirnya mengajak yoona lari dari tempat itu.

 

~***~

 

“Kau benar-benar gila oppa!ahhahahaha” ledek yoona begitu ia sampai di dalam Hotel.

“Sudah jangan dibahas lagi. Aku benar-benar malu” ucap siwon sambil menutup matanya dengan bantal yang ada disofa.

“Tapi aku benar tidak menyangka bahwa kau akan melalukan itu di muka umum. Amazing!!” Yoona yang duduk di samping siwon terus saja mengungkit-ungkin kejadian tadi.

“Sudah aku tidak mau dengar…” siwon melempar bantalnya ke panguan yoona lalu dengan sikap malu ia berlari naik keatas kasur,

“Ya… oppa kau belum mengganti pakaianmu!” teriak yoona memberitahu.

Siwon telengkup dan menutupi wajahnya.

“Ah.. kau ini, seperti anak kecil saja..!” Yoona akhirnya ikut beranjak dari sofa dan membuka lemari untuk berganti pakaiannya.

Lalu saat ia membuka lemari dan memilih pakaian untuk tidur benar saja ternyata pakaian piyamanya sudah diganti semua dengan daster type ‘YouCanSee’ oleh eomma siwon. Yoona mengambil satu helai daster berwarna pink dengan bahan tipis itu lalu memandanginya dengan ngeri.

“Ah? Haruskah aku memakai ini?” Tanya yoona dalam hatinya.

Setelah menimbang-nimbang cukup lama dan siwon tidak mengetahuinya ia pun memutuskan kekamar mandi dan mengganti pakaiannya dengan daster kramat itu.

Tak lama yoona kembali keluar dari kamar mandi. Sudah mengenakan daster berbahan tipis sehingga dapat menerawang dengan jelas pakaian dalam yoona. daster itu juga berbentuk dada rendah dan tingginya seatas lutut. Benar-benar tidak nyaman dikenakan.

Yoona menyilangkan kedua tanganya didepan dadanya. Lalu ia berjalan menuju kasur untuk segera menutupi tubuhnya dengan selimut. Tapi baru saja ia menyentuh selimut dan ingin naik keatas kasur tiba-tiba siwon memutar posisi tidurnya dan menghadap ke Yoona. dan reflex membuat Yoona menjerit kaget.

“AAaaaAAhhhh…Aaahhh…!!! Yoona melepas selimutnya dan kembali menutupi bagian dadanya dengan kedua lengannya.

Siwon Nampak terkesima dengan apa yang dikenakan yoona saat ini. Dia bahkan tidak menghiraukan terian panjang yoona.

“Oppa!! Tutup matamu!!!” perintah yoona. dia benar-benar malu.

Siwon akhirnya sadar dari kekagetannya melihat yoona memakai pakaian seseksi itu.

“Oppa!! Jangan memandangiku seperti itu! cepat tutup matamu dan berbalik!”

Bukannya mematuhi perintah yoona siwon malah mendudukan dirinya menghadap yoona. lalu menatap yoona dari ujung kepala sampai ujung kaki. Dan pandanganya berhenti pada tangan yoona yang menutupi dadanya. Bagi siwon itu sangat menggangu.

Siwon tersenyum nakal. Lalu ia tertawa terbahak-bahak melihat yoona seperti itu. “hahahah..hahha.. ini Im yoona istriku?? Hahahha… kenapa kau seperti itu??” Tanya siwon sambil tak dapat menahan tawanya.

Yoona langsung cemberut melihat reaksi siwon seperti itu.” oppa!! Hentikan tawamu!!”

“Hhahah.. kapan kau mempunyai pakaian sexy itu?” Tanya siwon tidak menyangka. Yoona memberikan kejutan seperti ini padanya.

“Bukan aku tapi eomma mu!!” sahut Yoona kesal. “Dia menukar semua piyama ku dengan pakaian seperti ini, menyebalkan!!!”

Siwon menggeleng-gelengkan kepalanya tidak percaya. Ternyata ini ulah eommanya sendiri.

Siwon bangkit dari tempat tidurnya dan menghampiri yoona. ia menyentuh lengan yoona dan memeluk yoona dari belakang., siwon juga menurunkan tangan yoona  yang sejak tadi menutupi dadanya ia memeluk tubuh yoona dengan sangat erat.

“Kau manis seperti ini..percayalah…” bisik siwon ditelinga yoona.

Siwon menyibak kedepan helai rambut yoona yang menutupi lehernya. Tangannya menyentuh bahu yoona dengan lembut dan mulai menciumi leher yoona yang jenjang. Dengan perlahan-lahan siwon memberikan kecupan-kecupan hangat pada leher Yoona. yoona bergidik geli diperlakukan seperti itu oleh siwon. Tapi siwon semakin menjadi-jadi menyecup memberi kiss mark pada leher yoona. lalu ia memutar tubuh yoona  menghadap dirinya. Kini ciuman siwon berpindah tempat kedada yoona yang terbuka. Lalu memberikan kiss mark juga disitu. Yoona masih terdiam dia masih belum tahu harus melakukan apa. Dia hanya membiarkan  siwon mempermainkan tubuhnya seperti itu.

Siwon merabah-rabah..kaki jenjang yoona yang terbuka. Menelusuri tiap jengkal permukaan kulit halus yoona lalu sampai dimana tangannya memasuki daster yoona dan merabah-rabah paha mulus Yoona sedangkan mulutnya sibuk memberi ciuman mesrah pada yoona. tanganya terus bermain didalam daster yoona sampai-sampai daster yoona terkesibak keatas. Siwon menyentuh permukaan kulit perut YoonA Dan  membuat yoona kegelian. Siwon terus merabah bagain dada yoona yang paling sensitive yang masih tertutup Bra. Merabahnya dengan sentuhan-sentuhan halus. Lalu siwon membuka pengait pada bra tersebut dan mulai merabah lagi dengan leluasa buah dada yoona. Yoona benar-baner dibuat merinding dengan perlakuan siwon.

“Oppa..ahh..” ucap Yoona dengan suara lemah.

Siwon mendorong tubuh yoona dan menidurkan yoona diatas kasur. Menindih tubuh yoona diatasnya. Lalu mulai kembali menciumi bibir yoona lagi. Lama mereka berciuman. Siwon melepas T-shirt yang ia kenakan, sehingga kini ia telanjang dada. Yoona kini mulai mengerti apa yang harus ia lakukan sekarang, dengan berani ia meletakan tangannya diperut six pack siwon lalu merabah-rabah perut siwon yang kekar itu lalu berpindah kedada siwon. Siwon menahan tubuhnya dengan kedua tangannya membiarkan yoona kini merangsangnya. Lalu mereka berhenti sebentar. Siwon membuka celana jeansnya yang sudah mulai mengganggu kegiatannya. Dan kini siwon hanya mengenakan celana dalam. Lalu siwon juga membuka daster tipis yoona dan membiarkan yoona juga hanya memakai celana dalam. Dan  siwon menindih tubuh yoona dan menarik selimut menutupi tubuh mereka. Lalu siwon mulai menciumi kembali dada yoona dan melanjutkan kembali permulaan dari kegiatan malam pertama mereka yang sudah tertunda cukup lama.

(Author Skip beat ah.. hahaha *Lambai-lamabai ke kamera” Author sudah tidak sanggup. Wkwkwkw😀 )

 

~***~

 

Yoona membuka matanya karena sinar matahari yang masuk kedalam kamar hotel lewat celah-celah jendela yang tidak tertutup gorden. Yoona merenggangkan tubuhnya kekiri sedikit tapi rasanya tubuhnya sakit semua. Ia menoleh kekanan dan mendapati siwon masih tertidur wajahnya menghadap yoona. Yoona mengintip kedalam selimut ternyata mereka masih sama-sama belum mengenakan pakaian sehelaipun. Yoona tersenyum menatap wajah siwon. Ia meletakan jarinya. Diatas kening siwon dan menatap siwon dengan kagum. Lalu yoona menjelajahi lekuk bentuh wajah siwon dengan jemarinya.

Yoona menelusuri kening, alis, mata pipi hidung siwon dengan jemarinya yang lentiknya. Lalu tanganya menyentuh bibir siwon. Dia tersenyum sendiri mengingat apa yang telah mereka lalukan semalam. Tapi tiba-tiba siwon menggigit jari telunjuk yoona yang ada di bibirnya.

“Auhh..” jerit yoona langsung menarik jarinya. Ia berteriak bukan karena sakit, tapi karena terkejut.

Siwon membuka matanya dan menatap yoona. “Apa yang sedang kau lakukan?”

“Hah?aku? heemm…” jawab yoona ragu-ragu.

“Hah.. kau ini!” siwon mengecup kening yoona.

“Oppa kenapa tubuhku sakit semua ya?” Tanya yoona.

“Hemm.. kenapa ya? Karena semalam kau bermain dengan sangat agresif!” jawab siwon dan sukses mebuat muka yoona memerah karena malu.

“Yoona.. Kamsahamnida!” ucap siwon.

“Untuk apa?”

“Untuk semuanya!” lalu siwon memeluk tubuh yoona.

“Apa kita akan punya anak?” Tanya yoona polos.

“Entahlah.. jika malam ini tidak berhasil.. kita bisa mencobanya lagi setelah dikorea. Bagaimana?” goda siwon sambil menatap yoona.

“Oppa!!” yoona memukul dada siwon. Tapi setelah itu dia dan siwon tertawa bersamaan.

 

~***~

 

Dua tahun kemudian…

 

“Yahh!!! Yoebeo.. kemarilah. Aku tidak bisa memakaikan diapers untuk Siyoon.dia tidak bisa diam menendang-nendangkan kakinya.” Teriak siwon kualahan selalu gagal memakaikan  diapers untuk anaknya yang baru berusia satu tahun empat bulan.

“Tunggu sebentar aku sedang memakai dress.” Seru yoona dari dalam kamar mandi.

Taklama akhirnya ia keluar dari dalam kamar mandi.

Siwon menatap yoona dengan wajah memelas. Yoona mencibir siwon yang menurutnya tidak punya keahlian untuk mengurus anak.

“kau ini… masa seperti ini saja tidak bisa!” Yoona mendorong tubuh siwon agar menjauh sedikit darinya. Lalu yoona mulai beraksi memakaikan diapaers untuk putrinya.

“Choi Siyoon Hee.. yang lucu dan manis. Pakai ini dulu ya? Biar kamu gak pipis sembarangan. Hari ini kita akan menghandiri pernikahan Yunho ajjussi..maka kamu harus tampil cantik.” Siwon berbicara dengan siyoon putrinya seolah-olah bayi itu mengerti apa yang diucapkannya. Tapi lucunya Siyoon terus tertawa renyah mendengar setiap celotehan dari bibir yoona.

Tak butuh waktu lama akhirnya Yoona berhasil memakaikan diapers siyoon. Lalu ia mengangkat tubuh siyoon dari atas kasur dan menggendongnya.

“Ah… anak eomma yang pintar!!” seru yoona sambil menciumi pipi Siyoon.

Siwon hanya tersenyum-senyum malu karena merasa dirinya payah dalam mengurus anak sendiri,.

“Siyoon sama appa dulu ya? Eomma harus dandan dulu. Nanti setelah eomma selesai kata akan pergi..” Yoona memberikan Siyoon ke pelukan siwon dan membiarkan siwon menggendongnya.

“ajak dia keluar agar tidak menangis.” Ucap yoona.

“Baiklah… jangan lama-lama ya!” pesan siwon. Lalu ia menggendong putrinya keluar dari kamar.

 

Semenjak malam pertama mereka yang sukses  dua tahun lalu. Akhirnya merekapun berhasil mempunyai seorang putri cantik yang mereka berikan nama Choi Siyoon Hee. Dan semenjak kelahiran Siyoon siwon memutuskan untuk berhenti menjadi intel Negara. Karena ia ingin memberikan perhatian lebih untuk keluarga kecilnya. Lalu sekarang siwon berkerja diperusahan milik keluarganya menangani anak perusahaan dikawasan Seoul.

Lalu dengan kehadiran Siyoon juga. Keluarga besar yoona dan siwon juga makin harmonis. Hampir setiap hari walau ia ditinggal siwon berkerja. Tapi selalu ada Taeyeon, kangin minho dan sulli yang datang mengunjunginya. Lalu ibu dan ayah mertuanya. Serta tak ketinggalan ayah dan appa angkatnya yaitu paman dan bibi pemilik kedai yang baik hati.

Sulli sekarang sudah mempunyai kekasih. Namanya Kim Myung Soo dan mereka sepertinya saling mencintai. Lalu Minho juga sudah punya kekasih namanya Soo na eun. Kalau minho tidak jatuh cinta pada Na eun yang ia temui saat masa ospek dikampus maka bisa dipastikan Minho masih mencintai Sulli. Walaupun ia tahu cintanya itu terlarang.

Lalu akhirnya hari ini Yunho memutuskan untuk menikah dengan pilihannya yaitu Sooyoung. Sekretaris yang mencintai yunho dengan tulus. Setelah Yunho kehilangan Yoona akhirnya Yunho menyadari bahwa selama ini ada seorang gadis yang selalu memperhatikannya dan selalu ada untuknya dan bahkan mencintainya dengan tulus.

He-em.. rasanya semua berjalan dengan sangat baik. Dan semua kembali dengan semestinya. Dan semua menemukan jalan bahagaianya masing-masing. Hidup ini memang penuh rencana tapi sebanyak apapun berencana tanpa restu Tuhan maka rencana-recana itu tidak akan menjadi apapun. Dan setiap Manusia sudah mempunyai garis jodoh dan kebahagian masing-masing dalam hidupnya. Dan bukankah itu adalah sangat indah??. Yakinlah bahawa suatu saat kita juga akan menemukan Jodoh dan kebahagian tersendiri dalam hidup kita kelak.🙂

 

 

~ THE END ~

 

Huft akhirnya selesai juga neh FF dalam waktu dua hari desela-sela mengerjakan tugas kuliah yang kian menumpuk.. ehhehe. Oh, iya tadi teks percakapan bahasa inggrisnya semoga kalian mengerti ya?? Wkwk… aku ketularan dosen aku nih. Masa setiap jam kuliah dia selama DELAPAN JAM dalam semingu aku harus berkomunikasi dengan bahasa inggris sih? Don’t speak bahasa. Kalo ketauan bicara pake bahasa Indonesia 4x maka tidak boleh masuk selama 2x pertemuan *menjengkelkan* tapi kalau tidak seperti itu masiswanya tidak akan pernah mau serius belajar bahasa inggris yang sangat penting bgt didunia global ini..*Cieilehh”😀

Hemm.. gimana puas ga dengan lanjutan FF sister of mirror ini? Semoga suka dan puas ya.. dan kali ini ceritanya benar-benar TAMAT  tidak aka nada penambahan cerita apapun.. tapi kau lagi coba buat FF laen.. jadi seilakan menunggu karya lainku dengan sangat sabar yaa??🙂 Jangan lupa komentar yang selama ini jadi pembaca diam-diam KOMENTAR YA!!!*ngancem* wkwkkw!! See you again!!!

Tinggalkan komentar

135 Komentar

  1. Sangat puas gak nyangka ke bahagian Yoona akhirnya di balas jg meskipun bertahun2 dia hidup dlm lembah hitam akhirnya semua org begitu mencintainya,
    author daebak bgt buat FF seperti ini, aku telat buka FF ini. Tapi sumpah ini FF keren bgt lo apalagi inspirasinya sangat bgs bgt

    Balas
  2. Omg sweet abiss

    Balas
  3. Benar2 sweet ^_^

    Balas
  4. choi dong gun

     /  November 11, 2014

    keren min tpi itu y ko d potong :3

    Balas
  5. utycoyumy

     /  Desember 10, 2014

    so sweet full yoonwon..

    Balas
  6. tiffany

     /  Desember 21, 2014

    Speechless… Dr awal sampe akhir sukses membuat gila…senyum senyum sendiri…daebak…

    Balas
  7. bla

     /  Desember 30, 2014

    If yo want to talk in english you suppose remember about the grammar ma’am thank you…

    Balas
  8. HanA

     /  Februari 8, 2015

    Akhirx selesai jg crt ini.

    Balas
  9. Hulda Maknae

     /  Februari 26, 2015

    So swettt….akhir yg bahagia…semua dapat pasangan… yeay happy ending

    Balas
  10. lucu juga bayangin siwon pake piyama dengan motif beruang gitu,,,wkwkwkwk akhirnya yoonwon bulan madu juga dan punya anak yang lucu😀

    Balas
  11. paris

     /  November 18, 2015

    Happy ending
    Yoona sama siwon bahagia juga akhirnyaaa sweet banget lgi mereka

    Balas
  12. sityaak

     /  Desember 31, 2015

    Nice
    Bagus bgt

    Balas
  13. rinie l

     /  Februari 9, 2016

    TOP dah….ditunggu karya2 yoonwon lainnya ….fighting

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: