[FF] The Right Woman For Me (Chapter 4)

[FF] The Right Woman For Me (Chapter 4)

Title : The Right Woman For Me

Type : Sequel

Author : Choi Hyun Mi/@Nita_Rahayu22

Main Cast :

  • Choi Siwon (Super Junior)
  • Im Yoon Ah (SNSD)

Other Cast :

  • Cho Kyuhyun (Super Junior)
  • Tiffany Hwang (SNSD)
  • Song Jieun (Secret)
  • Shin Min Ah/Choi Min Ah

Genre: Romance , Sad, Family

Rating : PG 15+

 

******

Haru e hanbeon man neol saenggakhae do isangeun andwae akkyeo dul geoya”

“Aku memikirkan mu setiap saat, aku tidak bisa berbuat banyak, aku akan menjaga mu”

A-Day (Sungmin Part)

 

Author POV

Suasan dingin begitu terasa di ruang tengah apartement Yoona, 4 nyawa yang berada di apartement yang cukup besar itu tak sama sekali mengeluarkan suara. Begitu sunyi dan hanya dentingan jarum jam yang terdengar begitu jelas.

“Ummmmmm…….” Gadis kecil yang berada di gendongan Kyuhyun bergumam saat mainan yang di pegangnnya jatuh kelantai yang membuat suasana sedikit mencair.Dengan sigap Kyuhyun berjongkok untuk mengambil mainan Yoon Mi yang terjatuh ke lantai.

“Yoon Mi untung saja tidak rusak mainan mu” ujar Kyuhyun lalu memberikan mainan itu kembali pada Yoon Mi yang memandang Kyuhyun dengan wajah polosnya.Siwon yang dari tadi duduk di sofa terus memperhatikan gerak-gerik Kyuhyun dan gadis kecil yang di gendongnya.Sementara Yoona sangat terlihat canggung dan terlihat bingung harus memulai pembicaraan dari mana.

“Dokter Im sepertinya aku mengganggu istirahat anda” ujar Siwon yang membuat Yoona menoleh menatapnya.

“Anio Tuan Choi…anda tidak mengganggu saya” entah apa yang ada di pikiran Yoona sehingga hanya kata-kata itu yang terucap dari bibirnya.

“Geunyeoga dolaoneyo mianhadago haneyo iksukhaetdeon geuriun geu songilro eorumanjyeoyo”

Nada panggilan yang bersumber dari ponsel milik Kyuhyun terdengar yang membuat Yoona dan Siwon mengalihkan pandangan ke arahnya. Kyuhyun segera merogoh saku celananya lalu menekan tombol berwarna hijau..

“Yeoboseo…”

“Dokter Cho…………”

“Nugu………….”

“…………….”

“De..de arraseo..arasseo…aku segera kesana sekarang”

Kyuhyun segera memutus sambungan telponnya.

“Yoona aku harus segera ke rumah sakit, pasien yang tadi kecelakaan sekarang kritis aku harus segera mananganinya” ujar Kyuhyun terlihat panik lalu menyerahkan Yoon Mi pada Yoona.

“Jinjja, yah sudah hati-hati di jalan Oppa” ucap Yoona lalu bangkit berdiri sambil mendekap Yoon Mi dalam gendongannya.

“Kalau begitu aku pergi dulu, Siwon-ssi” Kyuhyun menoleh kearah Siwon yang dari tadi memperhatikan gerak-geriknya, seketika Siwon terkejut karena namanya di panggil.“Ne” jawab Siwon singkat.

“Aku permisi dulu” ucap Kyuhyun tersenyum ramah pada Siwon. Siwon menganggukan kepalanya lalu membalas senyuman Kyuhyun “Ne, hati-hati di jalan”

Kyuhyun sudah pergi dari apartement Yoona, kini tinggal menyisakan Siwon dan Yoona yang masih sama-sama terdiam dalam pikiran masing-masing. Pikiran Siwon di isi oleh pertanyaan siapa laki-laki bernama Kyuhyun itu dan apa hubungannya dengan wanita yang kini duduk di depannya sambil mengendong seorang bayi perempuan.

“Dokter Im” suara pelan Siwon membuat Yoona menolehkan kepala ke arahnya.

“Ne, waeyo Tuan Choi?” jawab Yoona memandang Siwon heran.

“Apa dia suami mu?” entah mempunyai keberanian dari mana sehingga akhirnya pertanyaan itu meluncur dari bibir Siwon tanpa terkontrol.Yoona tertegun menatap Siwon mendengar pertanyaan itu.

“Bukan” jawab Yoona lalu tersenyum pada Siwon. Jawaban singkat itu membuat hati Siwon sedikit lega mendengarnya, tapi pikiran Siwon masih bertanya-tanya kalau dia bukan suaminya lalu siapa sebenarnya Im Yoona?.

“Benarkah?” tanya Siwon kini keberaniannya sudah mulai terkumpul.

“Iya dia adalah temanku, kita juga bekerja di rumah sakit yang sama” jawab Yoona mencoba menjelaskan pada Siwon. Namun, jawaban dari Yoona tidak membuat Siwon puas, justru Siwon semakin bingun.

“Lalu, apa benar bayi cantik ini adalah putri anda?” tanya Siwon memastikan Yoona hanya tersenyum tipis lalu menganggukan kepalanya pelan”Ne, ini anak ku. Lee Yoon Mi” jawab Yoona lugas. Sontak Siwon terdiam mendengarnya saat Yoona menyebutkan Lee Yoon Mi,nama yang sama dengan apa yang Tiffany katakan padanya.

“Lee? Apa itu marga ayahnya?” tanya Siwon sedikit ragu.

“Ne, Lee adalah marga suami ku?” jawab Yoona yang entah kenapa membuat hati Siwon rasanya bagaikan di pukul ribuan tangan begitu sakit.Siwon berusaha tersenyum meskipun yang keluar hanyalah sebuah senyum kegetiran dan terkesan di paksakan.

“Ohhh Dokter Im, ini sudah malam kalau begitu aku pulang dulu. Oh yah, maaf mungkin besok anda harus memeriksa kondisi ibu ku. Maaf sudah mengganggu mu” ucap Siwon cepat lalu beranjak dari duduknya.Siwon terlihat ingin menyembunyikan kekecewaannya dari Yoona, dia berusaha bersikap seperti biasanya.

“Tuan Choi…” panggil Yoona saat Siwon akan pergi dari apartementnya.

“Ne…” jawab Siwon membelakangi Yoona.Yoona melihat nanar punggung namja berparas tampan itu dengan rasa bersalah “Hati-hati di jalan” akhirnya kata itu yang meluncur dari bibir mungilnya.Siwon tersenyum getir lalu menganggukan kepalanya cepat dan tak berapa lama mulai melangkahkan kakinya meninggalkan Yoona.

Yoona menyadari ini bukanlah Siwon yang di kenalnya, tapi dia tak bisa berbuat banyak dia hanya bisa memandang punggung Siwon yang perlahan mulai menghilang dari pandanganya.

“Kenapa aku melihat gurat kekecewaan dari wajahnya, apa diakecewa karena statusku?” gumam Yoona pelan lalu membalikan tubuhnya masuk ke dalam apartementnya dan menutup pintu.

**

Siwon merebahkan tubuhnya di ranjang, di pejamkan matanya lalu menarik nafas dalam-dalam dan mengeluarkan dengan sedikit kasar.Kembali dia membuka matanya lalu memandang langit-langit kamarnya “Im Yoona, benarkah kau sudah menikah?Lalu siapa suami mu kalau bukan Dokter Cho?”Siwon bergumam, itulah pertanyaan yang dari tadi terus berputar-purar dalam otaknya.Ingin dia tanyakan hal tersebut pada Yoona. Tapi, apa daya Siwon tak mempunyai keberaniaan untuk menanyakan hal yang termasuk pribadi tersebut.

“Tuan muda makan malamnya sudah siap” ujar Hong ahjjuma saat membuka pintu kamar Siwon.Siwon bangkit dari tidurannya “Iya bi tunggu sebentar” jawab Siwon ramah tak berapa lama Hong ahjjuma pun kembali menutup pintu kamar Siwon.

Siwon menyantap makan malamnya tak berselera, dia hanya mengaduk-ngaduk sup jamur kesukaannya tanpa memakannya sedikit pun, Hong ahjjuma yang melihat tingkah Siwon yang tak biasanya segera menghampirinya “Tuan muda, apa masakannya tidak enak?” tanya Hong ahjjuma lalu duduk berhadapan dengan Siwon. “Ahh bi, anio hanya saja aku tidak berselera makan” jawab Siwon dengan senyum kikunya.“Apa ada masalah?” terka Hong ahjjuma yang membuat Siwon meletakan sendok yang di pegangnya.

“Ahh tidak bi, mungkin aku terlalu lelah bekerja sehingga selera makan ku hilang.Kalau begitu bibi istirahat saja biar aku yang bereskan makanan ini” ujar Siwon lalu bangkit dari duduknya dan segera membereskan makanan yang di masak Hong ahjjuma.Hong ahjjuma hanya bisa melihat gelegat majikannya ini yang tak seperti biasanya. “Tuan muda, biar saya saja sebaiknya anda istirahat” ucap Hong ahjjuma saat Siwon akan mencuci piring.

Sejenak Siwon berpikir lalu tersenyum mengiyakan “Baiklah bi, setelah cuci piring bibi juga harus istirahat ya” ucap Siwon lalu kembali ke kamarnya dengan langkah berat.Hong ahjjuma melihat punggung majikannya itu dengan segudang pertanyaan “Apa dia sedang punya suatu masalah?” gumam Hong ahjjuma lalu mulai mencuci piring.

**

Tiffany berjalan dengan langkah pastinya menuju apartement Siwon, penampilannya kali ini sedikit berbeda dari biasanya dia terlihat lebih sexy dengan balutan kemeja putih yang di lapisi blazer berwarna hitam serta rok mini yang sedikit di atas lutut.

Tiffany menekan bel di sebelah kiri pintu untuk memanggil sang penghuni apartement. Tak butuh waktu lama untuk menunggu karena si penghuni apartement sudah membuka pintunya.

“Fany…” seru Siwon yang sedikit kaget dengan kedatangan Tiffany yang secara tiba-tiba. Wanita berambut coklat itu tersenyum manis kepada Siwon sambil menunjukan eyes smileynya.

“Kau mau berangkat kerja?” tanya Tiffany masih dengan senyum khasnya.

“Ne, apa kita mau berangkat bersama?” tanya Siwon yang langsung membuat hati Fany berbuang-bunga mendapat ajakan itu. “Tentu saja kita berangkat bersama”

“Oke, tapi tunggu dulu aku ambil tas di dalam” jawab Siwon lalu segera mengambil tas kerjanya yang tertinggal.

“Yes…”Tiffany bersorak pelan sambil mengempalkan tangannya karena rencananya akhirnya berhasil.

“Ayo kita berangkat sekarang” ajak Siwon lalu menutup pintu apartementnya.Tiffany tersenyum lalu mengikuti langkah Siwon dari belakang.

Siwon berjalan menuju basement tempat mobilnya terparkir, Tiffany segera mensejajarkan supaya berjalan beriringan dengan Siwon.Siwon mengambil kunci mobil dari dalam saku celananya lalu menekan tombol kunci otomatis.

“Masuklah” perintah Siwon pada Fany.

Tiffany sedikit berdecak kesal karena Siwon tak membukakan pintu untuknya tapi malah menyuruhnya masuk dan membuka pintu sendiri.Dengan berat Tiffany membuka pintu mobil lalu masuk kedalam mobil hitam tersebut, tak berapa lama Siwon pun ikut masuk dan duduk di kursi kemudi.Selang beberapa menit mobil hitam keluaran terbaru itu pun sudah meninggalkan basement.

**

Yoona baru saja keluar dari ruangan operasi masih dengan masker yang menutupi sebagai wajahnya. Keluarga pasien yang sedang menunggu di luar langsung menghampiri Yoona “Dokter bagaimana ke adaan suami saya?”tanya istri dari pasien yang Yoona tangani. Yoona membuka maskernya secara perlahan lalu menatap nanar wajah wanita itu.

“Dokter bagaimana ke adaan suami saya?” tanya wanita itu kali ini dengan nada suara yang lebih keras.

“Saya sudah berusaha, tapi….” Yoona tak dapat melanjutkan lagi kata-katanya karena air matanya sudah mulai terjatuh, dia bisa merasakan kesedihan yang wanita ini rasakan.

“Tapiapa Dokter, tapi apa?’ kini wanita itu sudah menangis sambil memegang bahu Yoona meminta jawaban.

“Suami anda sudah pergi” jawab Yoona pelan lalu menundukan kepalanya menahan air matanya yang kembali jatuh.Sontak wanita itu histeris menangis mendengar penuturan dari Yoona.

“Suami ku jangan tinggalkan aku…suami…ku….” isakan tangis wanita itu semakin jelas terdengar. Yoona tak kuasa menahan air matanya dia segera pergi meninggalkan waniat itu serta beberapa anggota keluarganya yang sudah menangis .

Yoona masuk ke ruangannya lalu segera menghapus air matanya, Yoona bisa merasakan kesedihan yang di alami wanita tersebut pasalnya Yoona juga pernah kehilangan suaminya beberapa bulan silam.

“Ya ampun kenapa aku bisa lupa, aku harus ke rumah Tuan Choi” ucap Yoona lalu segera bangkit dari duduknya dan segera menghapus sisa-sisa air matanya.

Yoona keluar dari ruangannya sambil menenteng tasnya yang berisi perlengkapan untuk memeriksa kondisi Ny Choi. Tanpa Yoona sadari ternyata sepasang mata dari tadi mengawasinya sejak Yoona menangis di depan ruangan operasi.

“Ternyata kau sangat mencintainya, kapan kau akan bangkit dari keterpurukan ini Yoona” lirih Kyuhyun pelan sambil menatap punggung Yoona yang semakin lama semakin tidak terlihat dari pandangannya.

**

Tiffany masuk ke ruangan Siwon dengan hati-hati dan sebuah senyum tertarik dari kedua sudut bibirnya saat melihat laki-laki yang sudah membuatnya jatuh cinta itu sedang membereskan berkas-berkasnya “Tepat sekali aku datang kemari” gumam Fany dalam hati.

“Tiffany, sedang apa kau di sana ayo kemari” seru Siwon lalu tersenyum manis yang sukses membuat Tiffany terpesona dengan senyumannya. “Ahh ne” jawab Tiffany berusah menutupi rasa bahagianya.

“Apa kau sudah makan siang?” tanya Siwon sambil melonggarkan ikatan dasinya.

“Belum, apa kau sudah makan siang?” tanya Tiffany balik.

“Belum, bagaimana kalau kita makan siang bersama?” tanya Siwon yang langsung mendapat anggukan kepala dari Tiffany. “Ya sudah ayo” lanjut Siwon lalu melangkahkan kakinya keluar dari ruangannya “Yess kau berhasil lagi Fany, perlahan tapi pasti Siwon sudah masuk dalam perangkap ku” gumam Tiffany senang lalu segera menyusul Siwon yang sudah keluar.

**

Dengan lahap Siwon menyantap makan siangnya, sementara wanita yang duduk berhadapan dengannya hanya bisa menatap kagum dirinya. “Kau tidak makan Fany?” tanya Siwon lalu memandang bola mata Fany. “Ah ne….iya aku makan” jawab Fany kiku karena Siwon memandangnya seperti itu.

“Eummm, Siwon apa kau sudah memastikan tentang status Dokter Im Yoona?” tanya Fany tiba-tiba. Sontak Siwon menghentikan makannya dan segera manaruh sendok di piringnya. Tiffany tersenyum dalam hati melihat ekspresi wajah Siwon yang berubah saat mendengar nama Im Yoona.

“Iya, dia memang sudah mempunyai anak” jawab Siwon singkat lalu kembali melahap makanannya.

Sebuah senyum kemenangan tertarik dari kedua sudut bibir Fany “Benar kan apa kata ku, Dokter Im itu sudah punya anak. Euhh padalah usianya masih muda” lanjut Tiffany lalu menyeruput orange justnya.

“Iya, tapi aku kagum padanya” jawab Siwon yang hampir membuat Tiffany tersedak.

“Kagum, maksud mu?” tanya Fany yang tak terima Yoona mendapat pujian dari Siwon.

“Iya aku kagum padanya, seorang wanita yang baru berusia 23 tahun sudah menikah dan mempunyai seorang anak. Kau tahu Fany mengurus seorang anak itu sangat repot sekali apalagi masih bayi, aku yakin Dokter Yoona pasti mengorbankan masa-masa mudanya yang begitu indah, bukan begitu?” ujar Siwon panjang lebar yang membuat telinga Fany panas mendengar pujian itu.

“Iya kau benar, menikah di usia muda tidak mengenakan karena masa muda harus terabaikan” sambung Tiffany dengan senyum acuhnya.

“Apa-apaan ini, kenapa Siwon jadi membelanya.Menyebalkan” runtuk Tiffany dalam hati sambil memandang Siwon kesal.

**

Tiffany membanting tasnya kasar ke meja kerjanya sambil menghembuskan nafas kesal “Akhh telinga ku panas mendengar pujian itu, kenapa wanita seperti dia bisa mendapat pujian dari Siwon” ucap Tiffany kesal lalu duduk di kursi kerjanya.

“Aku harus cari tahu siapa Im Yoona” gumam Tiffany lalu mengambil ponselnya.Tiffany menekan menu kontak untuk menghubungi seseorang.

“Bisa kita bertemu….”

“Dimana?”

“Di cafe biasa sore ini jam 4, jangan sampai terlambat”

“Arraseo, aku pasti datang tepat waktu”

Klik..Tiffany memutus sambungan secara sepihak.“Tiffany tenanglah, Siwon pasti akan menjadi milik mu” ucapnya yakin.

**

Siwon menaiki satu persatu anaktangga  menuju kamar ibunya, kali ini dia memutuskan untuk pulang ke rumahnya dan berniat untuk melihat kondisi ibunya. Saat Siwon sudah sampai di ujung tangga, dia menghentikan langkah kakinya saat melihat kakaknya sedang berbincang-bincang dengan Yoona.Siwon melihat kedua wanita itu dengan seksama.

“Siwonie, kau sudah pulang kerja?” seru Min Ah saat melihat adik laki-lakinya yang tengah berdiri. Siwon tak menghiraukan pertanyaan kakaknya itu tapi dia malah memalingkan pandangannya ke arah lain yaitu kepada Yoona yang berdiri di samping kakaknya.

“Ne Noona” jawab Siwon singkat tapi matanya masih memandang Yoona.

Min Ah menyadari pandangan Siwon yang dari tadi hanya tertuju kepada sosok Dokter yang berdiri di sebelahnya.Tiba-tiba sebuah ide muncul dari pikiran wanita cantik ini “Eumm Dokter Im, bagaimana kalau Siwon yang mengantarkan anda pulang” tawar Min Ah yang membuat Siwon dan Yoona menoleh ke arahnya.

“Ne, oh tidak usah merepotkan Nona.Aku bisa pulang naik taxi” jawab Yoona menolak tawaran Min Ah.

“Siwonie, apa kau akan tega membiarkan Dokter Yoona pulang sendiri cepat antar Dokter Yoona” sergah Min Ah lalu menarik tangan Yoona kearah Siwon berdiri.

“Tapi Nona….” Ucap Yoona namun segera di potong Min Ah.

“Cepat kalian berangkat” ujar Min Ah lalu mendorong tubuh Siwon untuk segera pergi.

Siwon sama sekali tak bergeming dia heran dengan sikap kakaknya yang tak seperti biasanya. Akhirnya keduanya menuruti perintah Min Ah lalu berjalan menuruni tangga.

Min Ah menghembuskan nafas lega lalu tersenyum senang “Semoga sukses” ucap Min Ah pelan lalu kembali melangkahkan kakinya masuk kedalam kamar Ny Choi.

**

Terjadi keheningan di antara Siwon dan Yoona, tak ada yang memulai pembicaraan suasananya begitu dingin tak seperti biasanya. Yoona menolehkan kepalanya melihat Siwon yang fokus melihat jalanan

“Tuan Choi” panggil Yoona ragu. Sang pemilik marga itu pun menoleh sekilas kearah Yoona “Ne, waeyo?” jawab Siwon singkat lalu kembali fokus pada kemudinya.

“Bisa antarkan aku ke panti asuhan?” tanya Yoona yang membuat Siwon mengerutkan keningnya tak mengerti “Panti asuhan, kenapa ke panti asuhan?” tanya Siwon bingung.

“Aku ingin menjemput Yoon Mi” jawab Yoona pelan.Siwon semakin tak mengerti dengan ucapan wanita yang duduk di sebelahnya ini “Menjemput Yoon Mi? Kenapa menitipkannya dipanti asuhan?” tanya Siwon yang sudah mulai tertarik dengan topik pembicaraan ini.

“Karena aku tidak punya siapa-siapa lagi, jadi aku titipkan saja Yoon Mi dipanti asuhan” jawab Yoona lugas.

“Oh, apa suami anda begitu sibuk sehingga anda harus menitipkan Yoon Mi di panti asuhan?” sontak pertanyaan itu membuat Yoona terdiam tak bergeming, Siwon menunggu jawaban dari Yoona namun Yoona masih belum membuka mulutnya. “Dokter Im anda kenapa?” tanya Siwon yang mulai aneh denga sikap Yoona yang berubah tiba-tiba.

“Suami ku tidak ada” jawab Yoona pelan.

“Kemana? Apa suami anda bekerja di luar negeri?” tanya Siwon lagi.

“Suamiku sudah meninggal”

Reflexs Siwon mengerem mobilnya tiba-tiba mendengar ucapan singkat itu dari Yoona.

“Tuan Choi anda kenapa?” tanya Yoona yang juga kaget karena Siwon menghentikan mobilnya tiba-tiba. Siwon terdiam lalu menolehkan kepalanya menatap Yoona.

“Benarkah Dokter Im?” tanya Siwon tak percaya. Namun Yoona segera menundukan kepalanya lalu mengangguk sebagai jawaban.

“Mianhae…mianhae…” ujar Siwon merasa menyesal karena telah menayakan pertanyaan yang membuat raut wajah Yoona berubah sedih.Yoona segera mengangkat wajahnya kembali lalu menoleh ke arah Siwon “Gwanchanayo” jawab Yoona singkat sambil menunjukkan bahwa dia baik-baik saja.Siwon tak dapat berkata lagi, dia hanya bisa membalas senyuman Yoona lalu kembali menyalakan mesin mobil.

**

Sekitar 25 menit perjalanan akhirnya mobil Siwon pun berhenti tepat di depan panti asuhan yang sudah terlihat sepi itu. “Apa anda mau ikut masuk kedalam?” tawar Yoona sambil membuka saltbetnya. “Apa anda tidak keberatan?” tanya Siwon sedikit ragu. Yoona menggeleng sambil tersenyum “Anio, kajja” ajak Yoona lalu Siwon pun segera membuka sabuk pengamannya dan turun dari mobil mengikuti Yoona.

Yoona menekan bel yang berada di pinggir pintu, tak berapa lama pintu berwarna putih tulang itu pun terbuka dan sebuah senyum hangat menyambutnya “Yoong, kau rupanya” sambut Jieun lalu menolehkan pendangannya kepada sosok Siwon yang berdiri di belakang Yoona.Siwon tersenyum lalu sedikit menundukkan kepalanya saat Jieun menatapnya.“Jieun kenalkan ini Tuan Choi Siwon, dia adalah putra dari Nyonya Choi pasien ku yang sedang koma” tutur Yoona memperkenalkan Siwon pada sahabatnya itu.

“Annyeonghaseyo Song Jieun imnida” Jieun membungkukkan badannya memperkenalkan diri pada Siwon.

“Annyeonghaseyo Choi Siwon imnida” ucap Siwon juga memperkenalkan dirinya kepada Jieun sambil membungkukkan badannya.

“Ahh Yoong, kau pasti ingin menjemput Yoon Mi kan? Yah sudah sebaiknya kalian berdua masuk saja.Aku ambil Yoon Mi dulu” ucap Jieun lalu masuk kedalam untuk mengambil Yoon Mi, sementara Yoona dan Siwon masuk mengikutinya dan duduk di sofa.

Siwon duduk di salah satu sofa sambil matanya menelusuri setiap sudut ruang tamu yang cukup luas itu.tak ada perbincangan seolah-seolah mereka baru kenal kemarin. Mereka berdua sibuk dengan pikirannya masing-masing. Siwon mengalihkan pandangannya kearah Yoona yang sedang duduk di depannya sambil matanya memandang arah yang lain. Ada beberapa pertanyaan yang ingin Siwon utarakan pada wanita yang kini tengah sibuk dengan pikirannya itu, tapi melihat raut wajah Yoona yang sedih sejak Siwon menanyakan kemana suaminya membuat Siwon mengurungkan niatnya itu.

Cukup lama menunggu akhirnya Jieun keluar dari kamar sambil menggendong Yoon Mi yang sudah terlelap tidur “Yoon Mi sudah tidur, tadi dia terus bermain sepertinya dia kelelahan” ujar Jieun lalu menyerahkan Yoon Mi pada ibunya.

“Ohh anak Eomma, pulas sekali tidur mu” seru Yoona sambil mendekap Yoon Mi dalam gendongnnya.Siwon hanyaterdiam sambil terus memperhatikan setiap gerak-gerik Yoona.

“Jieun kalau begitu aku pulang dulu, terimakasih sudah menjaga Yoon Mi untuk hari ini” ucap Yoona sambil berjalan kearah pintu.

“Ne cheomaneyo, hati-hati di jalan” jawab Jieun tersenyum tulus.

Dan tak berapa lama mobil hitam Siwon sudah mulai meninggalkan pekarangan panti asuhan.

**

“Anda mau minum apa Tuan Choi?” tanya Yoona pada Siwon yang sedang duduk di sofa. Siwon yang dari tadi memandang sebuah figura yang tergantung di dinding yang berisikan foto pernikahan Yoona dengan Lee Min Ho segera mengalihkan pandangannya.

“Apa saja boleh” jawab Siwon singkat lalu tersenyum ramah.Yoona mengangguk mengerti lalu kembali melangkahkan kakinya ke dapur untuk mengambil minum.

“Jadi itu suaminya? Meninggal, meninggal karena apa yah?

Yah itulah pertanyaan yang berputar di otak Siwon dari tadi, dia terus memikirkan siapa suami Im Yoona dan kenapa suaminya bisa meninggal.Siwon semakin terlarut dalam lamunannya sambil terus mengamati photo tersebut dengan seksama. Yoona yang sudah kembali dari dapur sambil membawa 2 gelas hot coffe di atas nampan melihat Siwon yang sedang memperhatikan photo pernikahannya dengan Min Ho.

“Ehemmm” Yoona berdehem untuk membuat Siwon menyadari keberadaannya.Dan itu sukses membuat Siwon terkejut lalu mengalihkan pandangan ke arahnya.

“Ini hot coffe, karena di luar dingin sekali. Semoga anda suka” ujar Yoona lalu meletakan 2 gelas hot coffe tersebut di atas meja sambil duduk di sebelah Siwon. Siwon hanya terdiam sambil menatap 2 gelas itu lalu kembali menatap Yoona yang duduk di sebelahnya.

“Dokter Im” panggil Siwon menatap Yoona lekat.Yoona terdiam tak menjawab malah dia memandang Siwon balik.

“Boleh aku tanya sesuatu?” lanjut Siwon masih menatap bola mata Yoona.

“Anda ingin bertanya apa Tuan Choi?” jawab Yoona.

“Tapi sebelumnya aku minta maaf bukannya aku lancang Dokter, aku hanya ingin tahu, kenapa suami anda bisa meninggal?” tanyaSiwon sedikit hat-hati saat melontarkan pertanyaan tersebut.

Yoona menarik nafas sejenak lalu berusah tersenyum lembut pada Siwon “Kecelakaan, karena kecelakaan suami ku jadi meninggal” jawab Yoona singkat yang membuat Siwon terdiam.

Tapi Siwon tak merasa puas dengan jawaban yang Yoona lontarkan, otaknya kembali berputar untuk menanyakan kembali pertanyaan yang dari tadi terus berputar-putar di otaknya “Kecelakaan apa Dokter Im?” tanya Siwon lagi yang semakin penasaran.

“Kecelakaan mobil, dan itu terjadi sekitar 4 bulan yang lalu” jawab Yoona lalu meraih gelasnya dan menyesap hot coffenya..

“Oh, pasti anda sangat sedih apalagi suami anda meninggalkan seorang putri” tutur Siwon yang membuat Yoona mengangguk setuju.

“Tentu saja, aku sangat mencintai Min Ho Oppa.Tapi ternyata Tuhan lebih mencintainya makannya Min Ho Oppa pergi di saat aku sedang membutuhkannya” ungkap Yoona meluapkan isi hatinya kepada Siwon.

“Aku bisa mengerti Dokter Im” ucap Siwon namun terdengar sedikit kecewa.Yah Siwon memang kecewa karena Yoona bilang bahwa dia sangat mencintai suaminya meskipun dia sudah meninggal.

“Dokter Im” panggil Siwon lagi.

“Ne”

“Apakah anda mau membuka hati anda untuk laki-laki lain selain suami anda?” tanya Siwon tiba-tiba yang membuat Yoona menatapnya keget.

End of Author POV

 

Yoona POV

“Apakah anda mau membuka hati anda untuk laki-laki lain selain suami anda?”

Sontak aku terdiam mendengar pertanyaan ini dari bibir Tuan Choi, dia memandang ku menunggu jawaban. Entah kenapa aku jadi seperti ini, sebelumnya aku masih ingat Kyuhyun Oppa juga pernah menanyakan hal seperti ini beberapa waktu lalu dan dengan cepat segera ku jawab, tapi entah kenapa saat ini aku tak dapat menjawab pertanyaan ini lagi saat Tuan Choi yang menanyakannya.

“Dokter Im” panggilnya dia memandang ku dengan tatapan heran.

“Entahlah Tuan Choi aku takut untuk mencari pengganti suami ku” tak dapat terkontrol akhirnya jawaban itu yang terlontar dari bibir ku, sangat berbeda jauh dengan jawaban yang ku lontarkan pada saat Kyuhyun Oppa menanyakan hal seperti ini pada ku.

“Waeyo?” tanyanya masih menatap ku dengan tatapan seperti itu, aku masih terdiam menatap dalam kedua bola matanya, tiba-tiba perasaan itu kembali muncul lagi di dalam hati ku perasaan yang pernah ku rasakan pada saat aku jatuh cinta pada Min Ho Oppa.

“Kenapa perasaan ini kembali lagi, apa aku sudah jatuh cinta pada Tuan Choi?” gumamku dalam hati.

“Ka…ka..karena….statusku sebagai janda yang sudah mempunyai anak” jawab ku pelan.

“Jangan bicara seperti itu” ujarnya lalu tersenyum lembut padaku.

~~

Ku rebahkan tubuh ku di sambil Yoon Mi yang sudah tertidur pulas, ku lihat langit-langit kamar dengan tatapan kosong.Tiba-tiba pikiran ku melayang pada sosok Tuan Choi “Apa aku jatuh cinta padanya?Tidak, aku tidak boleh jatuh cinta padanya, aku ini janda mana mungkin dia menyukai ku” ucapku pelan lalu ku lihat Yoon Mi putri kesayangan ku yang begitu pulas tertidur. “Tuhan, ku serahkan semuanya pada-Mu” doa ku sebelum aku menutup kedua mataku untuk tidur.

End of Yoona POV

 

Author POV

Siwon pulang ke apartementnya dia membuka pintu lalu melepas sepatunya dan segera memakai sandal rumah.Siwon membuka ikatan dasinya lalu membuka jasnya, dia berjalan menuju kamarnya saat sudah memastikan bahwa Hong ahjjuma sudah tidur.Siwon merebahkan tubuhnya di atas sofa yang terdapat di kamarnya lalu dia sedikit memijit-mijit pelipisnya “Janda?” ucap Siwon pelan.Siwon kembali membuka matanya lalu bangkit dari tidurnya dia berjalan kearah nakas yang terdapat di pinggir tempat tidurnya lalu membuka laci nakas tersebut.Siwon mengambil sebuah kotak kecil berwarna merah, dia membuka kotak kecil itu yang ternyata di dalamnya terdapat sebuah cincin putih yang terlihat sangat cantik.

“Apa aku salah kalau aku mencintai seorang janda yang sudah mempunyai seorang anak?Sepertinya tidak dan aku yakin Tuhan pun tidak akan marah” Siwon berbicara sendiri sambil melihat cincin putih itu.

“Im Yoona aku mencintai mu” lanjut Siwon lalu menutup kotak kecil tersebut dan merebahkan kembali tubuhnya di kasur.

“Pilihan ku sudah tepat” ucap Siwon sambil memejamkan matanya untuk tertidur.

~~

Minggu pagi yang begitu cerah mewarnai kota Seoul, Siwon terlihat sedang berolahraga pagi di sebuah tempat fitness yang tak jauh dari apartementnya.

“Hai Siwon”

Seru seorang wanita memanggil Siwon. Sang pemilik nama menolehkan kepalanya kearah kiri dan terdapatlah Tiffany yang juga sedang berolahraga.

“Fany, kau rupanya” sambut Siwon lalu menunjukkan senyum terbaiknya.

“Ne, kebetulan sekali kita bertemu di sini” jawab Fany lalu membalas senyuman Siwon.

“Oh yah kenapa kau bisa kemari?” tanya Siwon lalu menyeka keringat di lehernya.

“Eumm aku jarang sekali berolahraga jadi tubuhku terasa kaku, makannya sekarang aku olahraga karena kebetulan ini hari minggu jadi banyak waktu luang” jawab Tiffany lalu duduk di sebalah Siwon.

“Oh baguslah, olahraga itu memang sangat penting supaya tubuh kita menjadi sehat dan bebas dari penyakit” tutur Siwon lalu meneguk minumnya.

“Iya kau benar Siwon, olahraga memang sangat penting” seru Tiffany lalu meneguk air mineralnya.

“Bukan aku yang bilang seperti itu, tapi Dokter Im Yoona yang bilang”

Jawab Siwon yang hampir membuat Tiffany menyemburkan air didalam mulutnya, namun Tiffany segera menahannya dengan membekap mulutnya sendiri.

“Sialan, kenapa nama wanita itu lagi yang dia sebut” runtuk Tiffany dalam hati.

“Oh yah Fany, ada hal yang ingin aku bicarakan dengan mu” ujar Siwon yang membuat Tiffany kembali menetralkan suaranya.“Ada apa Siwon. Sepertinya sangat serius?” tanya Fany yang mendapat anggukkan kepala dari Siwon.

“Sebenarnya ini rahasia, tapi karena kau adalah teman ku jadi aku rasa kau harus tahu”

“Teman? Jadi selama ini dia hanya menganggapku sebagai teman?” gumam Tiffany dalam hati tak percaya dengan apa yang baru di katakan Siwon.

“Aku sedang jatuh cinta Fany” ucap Siwon, sontak Tiffany diam membisu mendengar penuturannya. “Mwo….jatuh cinta?” tanya Tiffany memastikan.

“Ne aku jatuh cinta kepada Dokter Im” lanjut Siwon yang membuat hati Tiffany begitu sakit mendengarnya.Fany mengepalkan kedua tangannya kesal “Ternyata benar dugaan ku, sialan” gumam Tiffany dalam hati.

“Fany gwenchanayo?” tanya Siwon melihat ekspresi wajah Tiffany yang berubah tiba-tiba.

“Benarkah, baguslah. Apa kau sudah menyatakan perasaan mu padanya?” tanya Tiffany berusaha menyembunyikan kekesalannya.

“Rencananya hari ini” jawab Siwon pasti.Tiba-tiba Tiffany ingat pertemuannya dengan seseorang yang dia suruh untuk menyelidiki identitas Yoona beberapa hari lalu.

“Siwon, apa kau tidak salah” pekik Tiffany tiba-tiba Siwon menaikan alisnya heran “Kau kenapa Fany?”

“Siwon, Dokter Im Yoona itu janda di tambah dia sudah punya anak, apa kau tidak salah menyukai seorang janda beranak satu?” ucap Tiffany sedikit kencang sehingga membuat orang-orang yang berada di sekitarnya memandang Siwon dan dirinya heran.

“Fany apa kau tidak bisa mengontrol bicara mu.Bicara mu itu sudah keterlaluan” tegur Siwon tegas.

“Tapi benarkan dia seorang janda?” ketus Tiffany masih dengan nada bicaranya yang sedikit keras.

“Kenapa kalau dia janda?” tanya Siwon enteng.

“Siwon” Tiffany menatap Siwon tak percaya dengan apa yang Siwon katakan barusan.

“Dari mana kau tahu kalau Dokter Im itu seorang janda?” tanya Siwon penuh selidik. Tiffany gelagapan mendengar pertanyaan itu “Aku…aku…tentu saja aku tahu” jawab Tiffany yang bingung harus menjawab apa.

Siwon bangkit dari duduknya “Baguslah kalau kau sudah tahu, aku pulang dulu” ucap Siwon lalu meninggalkan Tiffany yang masih duduk di tempat semula.

“Tidak akan ku biarkan Im Yoona mengambil Siwon dari ku, akan ku buat Siwon jatuh cinta pada ku” ucap Tiffany  yakinsambil mengepalkan kedua tangannya.

**

Kyuhyun melihat Yoona yang sedang bermain bersama dengan anak-anak.Yah saat ini Yoona dan Kyuhyun sedang berada di panti asuhan untuk menghabiskan waktu kosong mereka bersama anak-anak panti asuhan. Kyuhyun tersenyum melihat Yoona yang sedang mengajak anak-anak bermain, dari tadi pandangan Kyuhyun tidak lepas dari Yoona dia terus memperhatikan wanita berambut panjang itu dari kejauhan sambil duduk di depan teras panti asuhan.

“Dokter Cho ini minumnya” seru Jieun lalu meletakan segelas teh panas di atas meja.

“Terimakasih Jieun” ucap Kyuhyun tersenyum ramah pada Jieun.

Jieun menyadari bahwa pandangan Kyuhyun dari tadi hanya tertuju pada Yoona yang sedang asik mengajak anak-anak panti asuhan bermain.

“Dokter Cho apa anda menyukai Im Yoona?” tanya Jieun tiba-tiba tanpa menoleh kepada Kyuhyun karena Jieun juga sibuk memperhatikan Yoona.

Kyuhyun mengalihkan pandangannya kearah Jieun saat mendapat pertanyaan seperti itu.

“Kenapa kau bicara seperti itu?” tanya Kyuhyun tak mengerti. Jieun mengalihkan pandangannya kepada Kyuhyun “Yoona bisa anda bohongi, tapi aku, aku tidak bisa di bohongi Dokter Cho” ujar Jieun tersenyum menyakinkan.“Ahh itu hanya perasaan mu saja” elak Kyuhyun tersipu malu.

“Kalau anda menyukai Im Yoona sebaiknya cepat utarakan perasaan anda padanya sebelum ada orang lain mendahuli mu” ujar Jieun yang membuat Kyuhyun tertegun mendengarnya.

“Aku tidak berani Jieun” jawab Kyuhyun jujur.

“Waeyo?”

“Karena, Yoona hanya menganggap ku sebagai seorang kakak dan itu tidak lebih” ucap Kyuhyun lalu tersenyum getir.

“Tapi kan anda belum mencobanya” ucap Jieun berusaha menyakinkan Kyuhyun.

“Tidak Jieun, aku rasa ini belum saatnya” jawab Kyuhyun singkat lalu kembali memandang Yoona yang sedang kejar-kejaran dengan anak-anak.

“Baiklah, kalau begitu aku hanya bisa mendukung mu.Aku tinggal dulu yah, sepertinya Yoon Mi bangun” Jieun bangkit dari duduknya lalu pergi meninggalkan Kyuhyun.

“Im Yoona, aku tahu kau hanya akan tetap menganggap ku sebagai seorang kakak. Makannya aku tak bisa mengutarakan perasaan ini kepada mu, aku takut jika aku mengutarakan perasaan ini kepadamu hubungan kita akan menjauh dan aku tidak mau seperti itu. Aku ingin terus berada di samping mu, melihat mu tertawa bahagia seperti saat ini” ucap Kyuhyun dalam hati.

**

Siwon memasuki rumah sakit tempat Yoona bekerja, dia berjalan menuju ruangan Yoona dengan langkah pastinya.

“Tok….tok..tok..” Siwon mengetuk pintu ruangan Yoona tiga kali untuk memanggil sang pemilik ruangan.

“Masuklah” tak berapa lama sebuah suara yang sangat Siwon kenal terdengar.Siwon segera membuka pintu dan masuk melangkahkan kakinya ke dalam “Dokter Im apa aku menganggu anda” seru Siwon sedikit ragu.Yoona terlihat sedang sibuk dengan beberapa lembar kertas di tangannya langsung mendongakan kepala ke sumber suara “Tuan Choi” sambut Yoona dengan senyum terbaiknya. Entah apa yang terjadi dengan diri Yoona tiba-tiba wajahnya terlihat begitu cerah saat melihat Siwon datang  menemuinya.

“Apa aku mengganggu pekerjaan anda?” tanya Siwon memastikan. Yoona segera bangkit dari duduknya “Anio, kebetulan aku sedang tidak ada pasien. Ada apa datang kemari?’ tanya Yoona masih dengan sebuah senyum yang mengembang di bibirnya.

“Aku ingin bertemu dengan anda, kebetulan ada sesuatu yang ingin aku katakan pada anda Dokter”

**

Yoona duduk menunggu Siwon di bangku panjang berwarna putih yang terdapat di taman rumah sakit. “Maaf menunggu lama tadi antri” ujar Siwon tiba-tiba lalu mengambil posisi duduk di samping Yoona sambil menyerahkan gelas kopi pada Yoona.

“Gwanchanayo” ucap Yoona lalu mengambil gelas kopi itu dari tangan Siwon.

Kini keduanya sama-sama terdiam dalam lamunan masing-masing,  tidak ada yang memulai pembicaraan sejak tadi Siwon menyerahkan kopi kepada Yoona. Yoona dengan nikmat menyesap kopinya sambil pandangannya lurus ke depan begitu pula dengan Siwon.

“Dokter Im saranghae”

Kata itu akhirnya meluncur dari bibir Siwon dengan sendirinya.Yoona mengalihkan pandangannya mendengar ucapan yang sangat cepat itu.

“Mwo?”Yoona memandang Siwon yang masih memandang lurus kedepan.

“Dokter Im…….saranghae” ulang Siwon kali ini dia memperlambat ucapannya supaya Yoona dapat mendengarnya dengan jelas. Yoona membulatkan matanya mendengar kata yang sama terucap dari bibir laki-laki yang duduk di sebelahnya. Siwon mengalihkan pandangannya ke samping menatap Yoona.

“Tuan Choi anda tidak salah bicara?” tanya Yoona memastikan. Siwon tersenyum sambil menggelengkan kepalanya sebagai jawaban “Aku serius dengan apa yang ku katakan, aku mencintai mu Dokter Im.Aku mencintai mu sejak pertama kali aku bertemu dengan mu” tutur Siwon menjelaskan.Yoona menatap bola mata Siwon dalam berusaha untuk mencari sebuah kebenaran di dalamnya.

“Tidak Tuan Choi, anda tidak boleh memiliki perasaan kepadaku” ucap Yoona lalu bangkit dari duduknya dan segera melangkahkan kakinya untuk pergi tapi dengan sigap Siwon menahan tangannya “Apa aku salah kalau mencintai mu?” ucap Siwon menahan tangan Yoona.

“Dokter Im, jawab aku” pinta Siwon menunggu jawaban. Mata Yoona sudah berkaca-kaca dia bingung harus menjawab apa “Tuan Choi aku mohon jangan lakukan ini” lirih Yoona lalu air mata itu pun akhirnya keluar sudah membasahi kedua pipinya. Siwon membalikan tubuh Yoona lalu manatap manik mata Yoona dalam. “Dokter Im apa aku berdosa kalau aku mencintai diri mu, apa aku salah kalau aku mencintai diri mu?’ tanya Siwon. Yoona menatap Siwon dengan linangan air matanya “Tentu saja, aku tidak pantas untuk  anda Tuan. Aku seorang janda, aku sudah mempunyai anak” tutur Yoona lirih.

Siwon menggelengkan kepalanya tanda tak setuju dengan apa yang Yoona katakan “Tidak, bahkan Tuhan pun tidak akan marah jika aku mencintai diri mu. Tuhan tidak akan melarangnya, kau salah besar”jawab Siwon lalu menyeka air mata Yoona dengan ibu jarinya.

“Aku mencintai mu dan aku juga menerima status mu, apa kau juga mencintai ku Im Yoona” lanjut Siwon kali ini dia memanggil Yoona tanpa embel-embel “Dokter”.

“Tuan Choi…” panggil Yoona lirih.

“Maaf, aku tidak bisa” ucap Yoona lalu segera pergi meninggalkan Siwon yang menatap lirih kepergiannya.

**

Tanpa Siwon dan Yoona sadari, seseorang berdiri di balik tembok yang tak jauh dari taman. Dia tersenyum miris, lalu memegang dadanya yang sesak karena hatinya yang kembali menangis.

“Yoona, kali ini aku benar-benar takut kehilangan mu” bisik Kyuhyun lirih.

 

To Be Countinued

Ahh mianhae United, sekarang author jadi lelet yah posting FF?hehehe😀 jeongmal mianhae, mungkin untuk beberapa waktu kedepan aku bakal hiatus untuk sementara karena lappynya eror, belum di service huhuhu, ini juga numpang punya eonni. Tapi kalau lappy udah kembali benar pasti bakal langsung posting FF, sekali lagi maaf.

Oke United chapter 4 beres?Gimana pendapat kalian?Baguskah?Jelekkah?Membosankan kah?Atau ceritanya makin geje dan garing?

Ya sudah RCL yah bagi yang sudah baca J.

Tinggalkan komentar

135 Komentar

  1. song hye kyo

     /  Mei 12, 2014

    knp Yoona g mau ngaku???

    Balas
  2. yoonwon harus bersatu !
    Satukan merekaaaaaaaaaaaaa *gaje -_-

    Balas
  3. Ikut2an nyesek knpa yah. Sedih meratapi nasibnya Yoong.

    Balas
  4. Micka yoon A

     /  September 9, 2014

    Kasian dgn siwon oppa

    Balas
  5. Choi Han Ki

     /  November 22, 2014

    Si fanny jahat ya mau misahin siwon yoona😀 … Sepertinya ketakutan yoona blm hilang sampai gk mau menerima cinta siwon padahal dia sendiri mengakui kalo dia juga menyukai siwon

    Balas
  6. haah cinta segiempat🙂 kasian kyu brtpuk sebelah tangan cintanya

    Balas
  7. ksian wonpa. Cnt.a dtlak ma yoong unnie….

    Balas
  8. wooo wonpa nekat ngajak yoongeoni ketemu trus langsung mengatakan . .
    Im Yoona ….. Saranghae . Kikiki . . .tp sayang ucapan cinta nekat ini di balas dgn kekecewaan , ak tau yoongeoni jg suka sma wonpa tp syng terlalu gengsi sma status.a . . .

    Scepat.a autor nexxtt chap ak Ga sabarr #penasaran . . #SEMANGATT ..

    Balas
  9. bagus daebak ff nya unnie

    Balas
  10. maya Okseria

     /  Juli 20, 2015

    yah, kyu gak berani lagi cintanya ke yoona
    fany nyelidikin nih ttng yoona
    won nembak yoona, tapi yoona nolaknya. . .
    kyu patah hati

    Balas
  11. paris

     /  Desember 3, 2015

    Siwon oppa udh ngungkapin perasaan nyaaa sama yoona, aku yakin yoona juga udah jatuh cinta sama siwon, jangan sampe itu s fany jadi pengganggu, aku kesel jadinyaa😦

    Balas
  12. acha

     /  Desember 15, 2015

    Siwon udh nembak yoona.. Tpi ditolak. Apa!! Yah kok ditolak sih yoona oenni kasian wonppanya😂 wonppa ttp semgt yoona psti bkln ska juga kok sma kmu. Tiffany smph ganggu + jhat bgt. Kyuhyun ptah hati next thor

    Balas
  13. park ra chan

     /  Desember 21, 2015

    Terima ajha yoon

    Balas
  14. . Kira” app yg d rencanakan fanny eon buat yoong??
    . Akhir y siwon oppa nembak yoongi tp Knf yoong nolak cikh …😔

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: