[FF] Siter’s Of Mirror (Chapter 9)

SISTER’S OF MIRROR Part.9

 

Judul                : Sister’s of Mirror

Type                 : Sequel ( Part. 9 )

Author             : Ulanchoi Hyoyoon / Twitter : @Lovelyulan

Genre               : Romance,Tragedy,Action,Sad,ect

Ratting             : PG – 17                                                               

Main Cast        : Yoona SNSD, Siwon SUJU, Sulli F(X), Yunho Tvxq

Other Cast       : Kangin, Minho SHINee, Taeyeon,SooyoungEct

 

 

“Oh..oppa? kau sudah bangun? Kenapa kau selalu bangun pagi sekali?”

Yoona terkejut ketika sedang masak memotong-potong gurita didapur tiba-tiba Siwon datang dan memeluknya dari belakang.

“Bagaimana aku dapat tidur nyenyak jika dirumahku selalu ada bidadari cantik yang selalu memasakan masakan enak dipagi hari seperti ini.” Ucap siwon dengan kata-kata mautnya sehingga membuat wajah yoona bersemu merona karena malu atas pujian dari Siwon.

“Tapi sudahlah lepaskan aku. Kapan aku bisa memasak jika ka uterus seperti ini.”

Bukannya siwon segera melepas pelukannya tapi siwon malah makin mempererat pelukakannya dan neletakan dugunya di pundak yoona. “Biarlah seperti ini saja sebentar. Rasanya aku kangan sekali denganmu.”

Yoona tersenyum “Kangen? Sudah lebih dari seminggu ini aku tinggal bersamamu kenapa kau bilang kangen?” Tanya Yoona yang Nampak bingung.

“Aku kangen denganmu seperti aku merindukan Yoon Mischa si gadis misterius dari Amerika.” Ucap siwon sambil membalik tubuh yoona menghadapnya dan manatapnya lekat-lekat.

“Yoon Mischa? Gadis jahat itu? dia sudah tidak ada ia sudah mati tujuh tahun lalu!” ucap YoonA dengan raut wajah datar.

“Begitukah? Tapi Aku suka Yoon Mischa sejak kencan pertama kami. Kau tidak tau? Setiap hari aku selalu mencari dan tak bisa berhenti memkirkannya?”

Yoona menundukan kepalanya. “Tapi aku tidak akan pernah menjadi Yoon Mischa dan aku adalah Im Yoona.. kau lebih suka mana?”

Siwon tersenyum dan mengangkat kepala Yoona dan mengecup bibir yoona sebentar. “Tentu aku hanya menyukai Park Im Yoona.”

“Dengan semua masa lalunya juga?” Tanya yoona meminta keyakinan siwon.

“Karena kau telah menceritakan kepadaku semua kisah masa kecilmu sampai sekarang maka aku benar-benar mencintaimu seutuhnya.”

Mendengar ucapan Siwon mata Yoona sampai berkaca-kaca karena terharu. Benar. Yoona sudah menceritakan kisah hidupnya sejak ibunya meninggal lalu kehadiran Taeyeon dan Sulli dikehidupannya. Perasaannya kepada Yunho, lalu ketika Yunho, Sulli dan Taeyeon yang meninggalkannya dan perasaannya yang terbuang dan berlanjut awal mula ia datang ke Amerika dan menjadi training Mirror serta saat ia menjalankan tugas lalu saat ia menghilang dari siwon sesudah kencan pertama mereka karena ia diancam Jessica dan Taecyeon. Lalu saat ayahnya , sahabatnya meninggal disaat pengepungan agen mirror dan hingga waktu ia dipenjara dan sampai akhirnya Yoona kembali kekorea dan melakukan aksi terror ke sulli semua itu karena ia ingin mencari perhatian denga Taeyeon dan Sulli.

Dan semua itu YoonA sudah ceritakan kepada siwon. Semuanya tanpa ada yang tersisa dan tanpa ada kebohongan sedikitpun. Dan yang membuat Yoona senang adalah ternyata siwon dapat menerima semua kenyataan dalam kisah hidupnya yang kelam dan penuh lika-liku. Dan point itu juga yang membuat Yoona Semakin yakin dengan perasaannya bahwa siwon adalah orang masa depannya dan ia sangat mencintai siwon lebih dari siapapun saat ini. Dan bahwa Yoona juga merasa dirinya egois karena kali ini ia memang benar-benar akan merebut Siwon dari Sulli.

“Kenapa diam, kau terpana dengan ketampananku?” ucapan siwon menyadarkan lamunan Yoona.

Yoona terkekeh mendengar ucapan siwon yang bigitu narsis dihadapannya. “Bukankah kau yang terpana dengan paras cantik yang kumiliki?” bala Yoona mengguda Siwon.

“Mwo?? Jinja?” ucapan siwon pura-pura terkejut.

“Oppa..kau memang benar-benar tampan.” Yoona menggoda Siwon dan membelai-belai wajah siwon dengan kedua telapak tanganya yang masih memakai sarung tangan plastic yang bekal memegang gurita.

“Aisshh.. ini amis sekali Yoona!” risih siwon begitu menyadari ternyata pipinya jadi beraromi amis dan sedikit basah.

“Hahahha….kau belum mandikan?? Sana mandi! Iehh.. kau bau amis oppa!” ledek yoona sambil menjulurkan lidahnya dengan nakal.

“YoonA! Kau!!” Siwon pura-pura marah dan membalas menempelkan pipinya yang basah dan bau amin ke pipi yoona. Dan sukses membuat yoona menjerit-jerit histeris.

“Ahhh..Ahh.. oppa!! Kau curang!! Ieehh.. aku sudah mandi tau!!”

“Biar saja.. biar kau mandi lagi. Kau masih jelek! Hari ini aku akan menganjakmu kesuatu tempat.” Siwon menyalakan keran washtafel dan membersihkan pipinya dengan air bersih.

“Hah? Kau mau ajak aku kemana?” Yoona Menghampiri siwon karena penasaran.

Siwon menarik lengan Yoona. Dan ternyata ia juga membersihkan wajah yoona yang bau amis dengan basuhan air bersih dan mengelapnya dengan handuk bersih yang memang digantung dekat washtafel.

“Aku ingin mengajakmu ke Mall.” Jawab siwon sambil memandangi wajah yoona yang sudah bersih.

“Ke mall? Untuk apa?”

“Aku ingin membelikan kau pakaian.bukankah kau hanya punya sedikit pakaian?”

“Oh.. hemm.. ee.mm…”

“Kenapa kau tidak mau?”

“Mau oppa.. mau!!!” seru yoona gembira dan memamerkan senyum matanya yang indah.

“Ya sudah aku mandi dulu. Kau masak setelah makan. Kau siap-siap dan kita pergi belanja. Oke?”

“Okee!!” seru yoona dengan pasti.

Siwon meletakan tangannya dikepala Yoona dan mengacak-acak ank rambut yoona dan setelah itu meninggalkan yoona yang sibuk merapikan kembali rambutnya yang acak-acakan.

 

~***~

 

“Sekretaris Soo..!!”

Yunho menyapa Sooyoung ketika ia melewati meja kerja Sooyoung yang terledak di depan ruanganyanya.

Sooyoung yang sedang menulis seseuatu di dalam buku langsung menghentikan aktifitasnya dan segera berdiri ketika mendengar suara Yunho.

“Iya pak.. ada yang bisa saya bantu?” Tanya Sooyoung dengan sikap ramah dan tak lupa tersenyum.

“Hemm.. apakah hari ini jadwalku kosong?”

“Benar  pak. Tadi aku sudah melihatnya dan hari ini bapak tidak ada tugas ataupun rapat.”

Yunho Nampak berpikir sebentar lalu ia tersenyum dan berkata pada Sooyoung. “Baguslah. Oh..iya Sekretaris Soo kau bisa menemaniku ke Center Shoping?”

“Center Shoping? Tentu pak…tapi kalau boleh saya tau kita mau ngapain kesana?”

“Heemm.. Ada sesuatu yang ingin aku beli. Dan aku memerlukan bantuan pendapatmu untuk memlilihkan sesuatu yang akan aku beli. Satu jam lagi kita berangkat ya.”

“Baik pak.”

Yunho tersenyum ramah lalu masuk kedalam ruangannya. Sooyoung masih berdiri didekat meja kerjanya dan terdiam karena ia sepertinya sedang memikirkan sesuatu atas ucapan Managernya tadi.

“Apakah hadiah untuk seorang gadis yang tempo lalu ia ceritakan?” wajah Sooyoung langsung berubah mendung atas pengaruh ucapannya sendiri.

“Ohh..Choi Sooyoung sadarlah kau! Kau hanya SEKRETARISNYA tidak Lebih..jadi jalan memendam perasaan yang berlebihan kepadanya!! Kau akan sakit hati Sooyoung!!” ucap siwon pelan sambil menepuk nepuk kepalanya pelan.

 

~***~

 

Siwon membukakan pintu mobilnya untuk YoonA. Dan keluarlah yoona dari dalam mobilnya yang memakai celana Jeans panjang serta kemeja kotak-kotak waran pink dan putih yang lengannya ia gulung sampai sebatas siku.

Siwon menyerahkan kunci mobilnya kepada petugas parkir yang akan mengantar jemputkan mobilnya ketempat parkiran.

“Ayoo!!” ajak siwon sambil meraih lengan yoona dan menggandengnya.

Begitu mereka memasuki pusat perbelanjaan terbesar didaerah Gangnam entah kenapa mereka berdua menjadi pusat perhatian mata-mata orang yang ada dimall. Dan itu sedikit membuat Yoona risih.

“Oppa.. kenapa mereka melihat kita seperti itu?” Tanya Yoona bingung.

Siwon mendekatkan diri dan merangkul Yoona. Dan membisikan Yoona. “Mereka itu iri dengan kita. Kita itu pasangan serasi kau Cantik dan aku tampan dan asal kau tahu saja aku ini mirip bintang hallyu.”

Yoona membelalakan matanya. “Hah apa kau bilang? Mirip Hallyu star? Siapa?”

“Salah satu personil Super Junior yang menurut orang-orang ia paling tampan!”

“Mwo?? Hahahah.. kau bercanda?” Yoona kerkekeh mengejek siwon.

Siwon meringis kesal karena Yoona dengan beraninya mentertawainya seperti itu.

“Sudahlah lupakan!” ucap siwon sedikit kesal.

“Seperti itu saja kau ngambek dasar!” cibir yoona.

Siwon memutar kepalanya lagi ke kehadapan yoona dan memaberkan senyum paksaannya yang terlihat aneh.

“Aigoo…senyum macam apa itu jelek sekali!” cetus yoona.

Dan siwon makin menunjukan senyum anehnya ke muka yoona dan membuat yoona menutup matanya dengan kedua telapak tanganya karena tidak sanggup melihat wajah siwon yang aneh seperti itu.

“Sudah hentikan oppa!!!” ucap Yoona.

 

 

~***~

 

@Di center Shopping yang sama…

 

“Oppa kenapa memilih bola basket saja selama ini?” keluh Sulli yang merasa sudah bosan menemani Minho mengitari mall hanya untuk mengunjungi toko olahraga untuk mencari bola basket.

“Aiihhss.. Kenapa kau bawel sekali? Telingaku sudah panas mendengar ka uterus-terusan bicara dan mengeluh.” Omel Minho yang sedikit kesal dengan sikap Sulii yang manja.

“Aku capek!! Aku lapar!! Sejak pulang kuliah tadi kita belum makan dan langsung keliling disini.” Ucap Sulli mulai mengambek.

Minho menarik nafas dan membuangnya dengan keras. Melihat tingkah sulli. “Iya-iya sebentar lagi! Setelah ini baru kita makan!”

Sulli tidak menanggami hanya cemberut dan berkacak pinggang. Dan Minho pun mencuekinya.

“Okee.. pak aku ambil yang ini satu ya..!” ucap siwon pada si penjaga toko.

Penjaga toko itu mengambil basket tersebut dan membawanya kekasir lalu memasukan kedalam sarung khusus basket tersebut.

“Ini!” kasir toko itu menyerahkan basket tersebut ke Minho dan minhopun menyerahkan uang pas seharga basket itu.

“Kamsahamnida!” ucap si kasir dengan ramah.

Minho mendekati sulli dan merangkul sulli. “Ayoo kita makan, kau ingin makan apa?” Tanya Minho membaiki Sulli yang ngambek.

“Aku ingin makan Pizza!” seru Sulli dengan mempertahankan sikap ngambeknya.

“Heemm..baiklah! aku akan mentratirmu!”

“Jelas kau harus menteraktirku! Kau sudah membuatku hampir mati karena bosan!” ucap Sulli ketus dan segera melepaskan diri dari rangkulan Minho dan berjalan meninggalkan Minho yang masih terbengong.

“Ya!!! Kau mau kemana?” teriak Minho yang melihat Sulli sudah berjalan agak jauh darinya.

“Jelas aku ingin menuju tempat pizza,  dasar pabo!!” seru Sulli tampa menoleh kebelakang dan terus saja berjalan.

Minho menggeleng-gelengkan kepalanya dan segera berjalan menyusul sulli. Tapi baru ia berjalan beberapa langkah tiba-tiba ia melihat sosok orang yang ia kenali. Ia memberhentikan langkahnya dan memutar balik arah kekanan dan melupakan sulli.

Minho berjalan mendekati seorang gadis didepannya yang ia lihat tadi. Lalu Minho bersembunyi di balik pembatas dinding counter pakaian ternama tersebut dan mengamati apa yang dilakukan gadis tersebut. Tapi betapa terkejut Minho begitu melihat Siwon yang berjalan sambil membawa dua pakaian di tangannya dan menunjukan pada wanita yang sedang diintainya.yaitu Yoona.

“Apa yang sedang mereka lakukan?” Tanya Minho dalam hatinya.

Minho tetap berada di tempatnya dan mengamati siwon yang sedang menunjukan pakaian yang ia pilihkan untuk Yoona. Dan meminta yoona untuk memilihnya. Tapi nampaknya yoona tidak suka dengan pakaian yang dipilihkan siwon untuknya. Dan terlihat di wajah siwon kekecewaan. Dan yoona tersenyum dan merangkul siwon untuk pindah ketempat lain dan seperti membujuk siwon.

“Apa Gadis bernama Yoona itu benar merebut siwon dari Sulli? Dan Siwon berselingkuh dengan nuna itu?” ucap minho mencoba untuk mengartikan keadaan yang ia lihat didepan matanya dengan kaitannya saat  dua setengah bulan lalu saat sulli bertengkah hebat dengan gadis itu.

Tiba-tiba saja ketika Minho berniat membuntuti Yoona dan Siwon lagi tapi ponselnya bordering bertanda ada panggilan masuk.

Minho segera mengambil ponselnya yang berada di dalam saku calananya dan mengangkat panggilan dari Sulli.

“OPPA!!! Kau dimana? Kenapa lama sekali? Aku sudah memesan pizzanya tapi belum dibayar! Cepat kemari!”

“Iya!! Aku dari toilet.. sebentar lagi aku tiba. Tunggu sebentar anak bawel!” seru Minho dan Sulli langsung memutuskan panggilannya.

“Dasar gadis bodoh. Aku ini sedang memata-matai calon tunanganmu itu! kau tau ia berselingkuh dengan nuna bernama yoona itu! dasar paboya!!” Minho berbicara sendiri pada ponselnya seakan-akan ia sedang mengomeli Sulli.

 

~***~

 

“Kenapa setiap Dress yang aku pilihkan kau selalu menolaknya?” keluh Siwon ketika ia dan yoona berhenti di butik ternama lainnya.

Yoona tersenyum kecil. “Heem.. sebenarnya pilihanmu bagus hanya saja. Kau selalu memberikan aku dress yang pendek. Dan aku tentu tidak bisa memakainya.”

“Kenapa?” Tanya Siwon heran.

“Dikaki kiriku masih terdapat bekas luka tembak. Dan aku tidak percaya diri untuk mengenakannya.” Ucap yoona pelan.

Siwon langsung diam dan mengerti maksud yoona.

“Baikalah mari kita cari long dress yang cocok untuk mu!” ucap siwon menghibur yoona dan yoona tersenyum siwon memang sangat memahaminya.

YoonA dan Siwon mengitari deretan long dress yang ada di butik tersebut. Dan tiba-tiba tangan siwon dan yoona jatuh pada pilihan yang sama yaitu sebuah dress panjang berwarna hijau lumut  dan berlengan seatas siku. (Pakaian yang dipakai Yoona saat acara fashion di amerika bersama Seohyun dan Tiffany).

“Ini bagus!” ucap siwon.

“Iya..aku akan coba yang ini saja.” YoonA juga setujuh dengan pendapat Siwon.

Pramuniaga yang sejak tadi memandu mereka melihat-lihat dress, segera mengambil dress tersebut dari gantungannya dan membimbing yoona kepitting room, untuk mencoba dress tersebut. Dan siwon menunggunya diluar ruang ganti.

Tak lama Yoona keluar dari balik tirai sudah berpakaian dress hijau tersebut dan betapa terpananya siwon melihat penampilan Yoona.

“Wow..Ini terlihat sederhana tapi cantik..Sempurna!” seru siwon yang sangat menunjukan rasa kagumnya pada Yoona.

Yoona jadi malu dipuji seperti itu oleh siwon sehingga ia jadi berpura-pura merapikan anak rambutnya yang terurai.

“Aku ambil ini satu.” Ucap siwon pada pramuniaga. Dan pramuniaga tersebut tersenyum mengerti maksud siwon.

Yoona kembali bertukar pakaiannya dan dress tadi segera dibawa pramuniaga menuju kasir untuk dibayar oleh siwon.

Yoona menyusul ke meja kasir disana siwon berdiri menunggu yoona sambil menenteng paperbag yang berisi dress.

“Sudah?” Tanya Yoona.

“Masih belum.. kita harus mencari Haigheels dan lebih mempercantik dirimu.”

“Maksdnya?” Tanya Yoona bingung.

“Sudah jangan banyak Tanya ikuti saja aku.” Siwon mendorong tubuh yoona untuk segera berjalan.

Mereka melanjutkan acara belanja mereka. Siwon mengajak yoona ke pakaian casual dan membeli beberapa potong pakaian untuk yoona dan dirinya. Lalu mereka manuju toko sepatu ternama dunia dan menyuruh yoona untuk mencoba satu persatu heels yang cocok untuknya.

Yoona memilih sepasang heels berwarna hitam dengan model tali yang menutupi seluruh telapak kakinya yang menurutnya lerlihat besar. (Sepatu yang dipake yoona di poster The boys).

“Sepertinya yang ini saja..bagaimana?” Tanya yoona meminta pendapat pada Siwon.

Siwon memandangin kaki yoona dan menimbang-nimbang penilaiannya. “Heemm cantik. Ya sudah ambil yang itu saja.”

Yoona segera mencopot kembali sepatunya dan ingin memberikannya pada pramuniaga. Tapi tidak sengaja ia melihat bandrol halga pada sepatu itu. dan betapa terkejut yoona mengetahui haraga sepatu yang sangat mahal menurutnya itu.

“Heemm..Siwon oppa,, sepertinya kita cari sepatu yang lain saja.” Ucap yoona sedikit berbisik pada siwon.

“Kenapa? Itu bagus dan cocok dikaki mu, sudah ambil saja.”

“Tapi ini terlalu mahal.. aku tidak bisa memakai sepatu mahal seperti ini.” Ucap yoona sambil menunjukan harga sepatu yang menempel di alas sepatu.

“Haahhh??!!” Siwon pura-pura terkejut. Dan yoona makin tidak enak hati. Tapi tiba-tiba siwon tersenyum lebar dan berkata.” Oke.. kita ambil yang ini!” ucap siwon pada pramuniaga.

“Oppa… kau gila?” runtu yoona yang heran dengan siwon.

“Tenang saja. Uangku masih banyak..jangan takut!” ucap siwon sambil merangkul Yoona. Dan Yoona hanya diam saja. Karena benar-benar tidak enak hati.

“Tapi itu semua dipotong dari gajimu.” Ucap siwon tiba-tiba.

“Mwo???! Gajiku?” yoona terkejut dan siwon tertawa terbahak-bahak karena berhasil membuat yoona bingung dan kesal.

“Oppa!!!” yoona memukuli Siwon dengan tas belanjaannya. Dan siwon makin tertawa menjadi-jadi.

 

~***~

@Di shopping center yang sama…

 

Terlihat di sebuah counter perhiasan, Yunho dan Sooyoung sedang memilih-milih sebuah kalung berlian. Yunho berkali-kali meminta pendapat pada Sooyong tentang kalung atau gelang yang harus ia belikan untuk seseorang. Dan sooyoung menyuruhnya membelikan kalung saja. Dan Yunho mengikuti saran dari sooyoung. Sehingga kini mereka sedang mencari kalung yang cocok dan cantik untuk dibeli.

“Bagaimana kalau yang ini pak?” Tanya Sooyoung sambil menunjukkan sebuah kalung berlian berliontin seperti bunya tulip.

Yunho mengamati kalung itu dengan saksa. Dan berkomentar. “Tidak terlalu buruk. Hanya saja liontinnya tidak cocok.”

Sooyoung Nampak kecewa karena lagi-lagi pilihannya tidak sesuai dengan selera yunho. Tapi sooyoung tetap berusaha tegar dan setia membantu atasannya tersebut.

“Kalau boleh saya tahu bapak akan memberikan hadiah kalung untuk siapa?” Tanya sooyoung ragu-ragu.

Yunho menoleh kearah Sooyoung. “Untuk seorang wanita yang istimewah. Jadi tolong aku carikan jenis kalung yang istimweah juga ya..”

Lagi-lagi sooyoung menanam kekecewaan atas jawaban yunho. Ternyata benar dugaannya Yunho sudah mempunyai orang yang ia sangat cintai. Dan maka pupuslah harapannya untuk mendapatkan cinta dari Yunho.

Sooyoung tetap mebatu mencari model kalung. Dan tiba-tiba penglihatannya berhenti pada model kalung berliontin inisial huruf. Dan Sooyoung menunjukan itu pada Yunho.

“Pak.. bagaimana kalau liontinnya berinisialkan nama depannya saja?” Tanya Sooyoung member saran.

Yunho menghampiri Sooyoung dan ikut melihat-lihat pilihat inisial huruf tersebut. Dan Yunho tersenyum puas  begitu melihat inisial huruf yang ia cari.

“Tolong.. aku mau yang ini satu!” seru Yunho pada Pramuniaga wanita yang sejak tadi sabar menunggu Yunho menentukan pilihannya.

“Yang ini? Baiklah.” Pramuniaga tersebut segera mengambil kalung berliontinkan Huruf Y yang berhiaskan permata di seluruh batang Y tersebut.

Sooyoung terdiam memikirkan sesuatu dari situ. “Inisial Y? siapa Y itu? Yunho? Apakah namanya sendiri yang akan ia berikan pada wanita tersebut?” ucap Sooyoung menalisa dalam hati.

“Ini…ambilah.” Sooyoung terkejut dan segera tersadar dari lamunannya dan memandang Yunho yang telah mengejutkannya.

“Ini pakailah..untukmu. ucapan terimakasih dariku” ucap Yunho sambil menyodorkan Bracalet berwarna mas putih dan bermotif bintang-bintang kecil yang bergelayutan disitu.

“Untukku?” Tanya Sooyoung ragu.

“Iya.. aku tidak tau akan memberikanmu apa. Jika makan malam. Malam ini aku tidak bisa. Jadi terimalah apapun pemberianku ya.. jadi ambilah.” Jelas Yunho.

Sooyoung jadi terharu. Dan wajahnya jadi memerah. Dengan malu-malu ia mengambil bracelet pemberian dari Yunho dan segera memasangnya di lengan kanannya.

“Kamsahamnida, ini bagus sekali aku suka.” Ucap Sooyoung terharu.

“Baiklah. Karena hadiah yang aku cari sudah ketemu jadi mari aku antar kau pulang.” Ucap Yunho dan berjalan deluan keluar dari toko. Dan sooyoung mengekorinya dari belakang.

Tepat ketika Yunho dan Sooyoung keluar dari toko tersebut Yoona dan Siwon masuk kedalam toko perhiasan tersebut untuk membeli perhiasan juga.

Yoona dan Siwon dipandu pramuniaga yang sama yang tadi telah melayani Yunho.

“Permisi ada yang bisa saya bantu?” Tanya pramuniaga tadi dengan ramah.

“kami perlu cincin couple.” Jawab siwon.

“Oh.. mari silakan duduk aku akan memberikan contoh model cincin couple koleksian toko kami, tunggu sebentar.” Ucap Pramuniaga itu dan segera pergi untuk mengambil contoh cincin yang ia maksud.

Siwon dan Yoona duduk di sofa yang disediakan dan duduk disana.menunggu pramuniaga tersebut balik lagi.

Tiba-tiba saja ponsel didalam tas YoonA bordering menandakan ada panggilan telepon .Yoona segera meraih ponsel pemberian dari Yunho yang terus melantunkan Tone panggilan. Dan tanpa harus melihat ke LCD yoona sudah tahu siapa si penelpon itu.

“Yoboseyo Yunho oppa?” jawab yoona .

Mendengar Yoona menyebut nama Yunho, siwon langsung menoleh menatap Yoona dan mendekatkan diri untuk mengupingi pembicaraan Yoona dan Yunho ditelepon.

“Yoona.. aku sedang dijalan, menuju rubah bibi. Apa kau disana?” Tanya yunho dari seberang telepon.

“Tidak.. aku tidak dirumah bibi. Memangnya oppa ada perlu apa?” Tanya yoona.

“HEeem.. aku ingin beertemu dengan mu, bisa kita bertemu?” Tanya Yunho.

Siwon yang mendengarnya langsung menepuk lengan Yoona sehingga membuat yoona menoleh menatap Siwon. Dan siwon langsung mempelototi yoona dan member isyarat untuk menolak ajakan Yunho.

“Mianhae oppa. Aku sedang sibuk bekerja. Jadi tidak bisa. Lain kali saja bisa?”

“Oh.. begitu ya?” terdengar nada kekecewaan dari suara Yunho. “Baiklah.. bagaimana kalau lusa kau bisa?”

“Lusa? Iya.. aku usahakan.” Jawab Yoona dan siwon cemberut.

“Yoona sekarang kau kerja dimana?” Tanya Yunho yang memang sudah dua minggu ini kehilangan jejak yoona yang ternyata tinggal dirumah siwon.

“Aku..??heemm.. kerja di daerah Bussan..oh, oppa sudah dulu ya..aku sibuk..jika sudah selesai aku akan menghubungimu.” Takut Yunho akan bertanya lebih soal dirinya dan memungkinkan ia juga harus berbohong lebih banyak pada yunho maka yoona memilih jalan aman dengan menyudahi pembicaraan mereka.

“Baiklah.. sampai nanti” Yunho pun memakhiri panggilannya.

“Untuk apa ia ingin bertemu dengamu?” Tanya siwon langsung ketika yoona sedang memasukan kembali ponselnya kedalam tas.

“Aku tidak tahu.. kenapa memangnya?”

“Tidak boleh… kau tidak boleh bertemu dengannya!” ketus siwon.

“Mwo?? Kenapa?” Tanya yoona heran.

“Pokoknya.. Aku Choi Siwon KEKASIHMU melarangmu bertemu dengan Lelaki manapun terutama YUNHO!!” tegas Siwon sambil menepuk-nepuk dadanya.

Bukannya takut melihat dan mendengar ucapan siwon. YoonA malah tertawa terbahak-bahak dibuatnya.

“Kenapa ketawa? Aku serius Im YoonA..!!” Siwon terlihat kesal.

“Hahahah..kau lucu.. kau cemburu ya??hahha…” Yoona kian tertawa dan meledek Siwon.

Siwon malah menarik yoona dan mencubiti pipi Yoona. Dan Yoona merontak-rontak sambil tertawa.

“Permisi.. maaf ini contoh cincinnya. Maaf menunggu lama.”

Suara pramuniaga itu segera mengakhiri kegiatan YoonWon. Dan langsung mereka bersikap normal kembali dan memperhatikan setiap cincin yang sudah diletakan diatas meja depannya diatas sebuah baki keramik.

“Yang ini bagaimana?” Tanya yoona pada siwon.

“Tidak..itu terlalu biasa saja.” Komentar siwon.

“Yang ini saja!” tunjuk yoona pada cincin model yang lainnya.

“Kuno.. dan mencolok.” Tolak siwon lagi.

“Yang ini bagus.” Seru yoona.

“Tidak cocok dengan jarimu yang kecil!” siwon lagi-lagi menolak pendapat pilihan yoona.

Yoona jadi kesal sendiri dengan tingkah siwon. Ia cemberut ke siwon dan berkata “Ya sudah pilih saja sendiri sesuka hatimu!”

Siwon terkekeh melihat Yoona yang cemberut. Dan siwon meraih cicin yang kedua yang tadi ditunjuk yoona.

“Aku mau ambil yang ini saja. Tapi tolong di ukirkan inisial nama kami di dalam badan cincin itu Y & S.. bisa?” Tanya siwon pada pramuniaga.

“Iya tentu bisa.. tunggu sepuluh menit dan silakan melakukan pembayaran di kasir.” Ucap pramuniaga itu lalu pergi membawa kembali cincin-cincin tersebut.

Yoona yang tadi melirik cincin yang dipilih siwon ternyata cincin yang dipilihnya jadi mencibir siwon.”Itukan cincin pilihanku!”

“Iya… itu bagus.. jadi aku pilih itu juga. Tadi aku hanya bercanda” ucap siwon lalu menepuk kening yoona.

“Iehhh..Menyebalkan!” Yoona balik menabok lengan besar siwon.

Siwon berdiri meninggalkan yoona untuk membayar cincin pesannanya.

 

~***~

 

Malam ini Yoona sudah berpakaian long dress yang tadi ia sudah beli dan juga memakai highheels yang tadi dibeli juga. Dan ia sudah bermake-up natural sehingga semakin mempercantik dirinya. Siwon sudah memaki taeksedo dan terlihat tampan.

Yoona mengaca didepan cerminnya berkali-kali ia tidak menyangka bahwa ia bisa terlihat cantik juga.

“Sudah selesai?” Tanya siwon yang masuk kedalam kamarnya.

“Sudah.. oppa memangnya kita mau kemana?” Tanya yoona dan menghampiri siwon.

“Rahasia. Tapi kau tutup matamu dulu ya…” siwon mengikatkan kain hitam menutupi mata yoona.

“Aku tidak bisa melihat..”ucap yoona. Siwon tidak peduli tapi ia menuntun Yoona berjalan keluar dari kamarnya menuju kedapur rumahnya.

“Sudah sampai…dan kejutan!” siwon mebukakan ikatan mata Yoona.

Dan betapa terkejutnya yoona milihat banyak lilin yang lingkari meja makan itu dan di meja makan sudah duduk eomma siwon dan menunjukan bermacam-macam makanan diatas meja yang sudah tersajikan. Siwon menuntun Yoona yang masih terkejut dengan apa yang ia lihat.

“Oh… YoonA.. kau cantik sekali..! Seangil chugkha Jalhamyeon jangsu..” seru eomma siwon mengucapkan selamat ulang tahun pada Yoona dan menghampiri yoona dan memeluknya.

Yoona terbelalak kaget. Dan ia baru ingat bahwa hari ini tanggal 30 mei dan itu berate ulang tahunnya hari lahirnya. Dan ia lupa. Tapi bagaimana bisa eomma siwon dan siwon tahu hari ulang tahunnya dan mempersiapkan ini untuknya?.

“Kalian.. heemm.. bagaimana bisa tahu kalau aku ulang tahun? Ini benar-benar kejutan.” Ucap yoona terharu.

Siwon menghampiri yoona dan berkata.” Aku tahu semua prtofilmu bukan?”

Mata yoona berkaca-kaca karena terharu.

“Ayoo aku bikinkan kau sop rumput laut.. ayoo silakan makan agar kau panjang umur dan bahagia atas apa yang kau inginkan.” Ucap eomma siwon dan membimbing yoona kemeja makan.

“Aku tidak tau harus berkata apa.. sungguh terimakasih.. aku benar-benar berterimakasih.” Ucap yoona sambil berkali kali menunduk hormat.

“Sudah-sudah tidak perlu sungkan. Ayoo kita maan untuk merayakan ulang tahun yoona yang ke 26 tahun benar?” Tanya eomma siwon.

“Iya.. benar.” Jawab yoona pelan.

“Tunggu dulu sebelum makan sop rumput lautnya. Sebaiknya kau make a wish dulu.” Ucap siwon. Tapi lalu ia membisikan yoona. “Berdoalah tentang hubungan kita”

Yoona tersenyum mendengan bisikan siwon ia duduk di kursi makan di tengah-tengan siwon dan eomma siwon. Yoona menutup matanya dan mulai berdoa dengan serius.

“Eomma, appa.. apa kabar kalian? Hari ini aku ulang tahun. Apakah kalian ingat bahawa 26 tahun yang lalu kalian telah melahirkan aku kedunia ini? Hidup kita berat sekali ya? Eomma appa.. aku merindukan kalian. Apa kalian bahagia disana? Kalian tidak perlu khawatir denganku aku baik-baik saja disini masih banyak yang sayang padaku. Oppa eomma aku mencinta seorang lelaki aku meminta restu dari kalian agar kami bahagia nantinya dan Tuhan aku harap kau segera mengakhiri penderitaanku dan menggantinya dengan kebahagiann. Amin!”

Yoona membuka matanya dan sedikit menitikan air matanya. Lalu buru-buru ia menghapusnya dengan telapak tangan.

“Ayoo kita makan.” Ucap yoona.

Siwon ternyata sudah menyendokan sop rumput laut untuk Yoona selama ia berdoa dan yoona mengambilnya dan mulai memakannya. Dan diikuti eomma siwon yang memakan steak dan kentang goreng. Siwon juga sama.

“Terimakasih” ucap yoona sekali lagi disela makannya.

Siwon tersenyum dan menepuk bahu yoona pelan menandakan yoona tidak perlu merasa telah merepotkan.

“oh..Yoona bagaimana dua minggu berkerja disini apa kau baik-baik saja?” Tanya Eomma siwon.

“Tentu aku baik-baik saja siwon oppa sangat baik terhadapku.” Jawab Yoona.

“Benarkah?  Baguslah kalau seperti itu eomma senang mendengarnya.” Ucap eomma siwon.

Tapi ketika mereka sedang sibuk makan dan berbincang bincang. Bel rumah siwon berbunyi dan mau tidak mau siwon harus membukakan pintu untuk orang yang ada diluar pintu rumahnya,

Tapi betapa terkejut siwon ketika ia membuka pintu ternyata itu adalah Sulli yang datang sendirian sambil mebawa paper bag berisikan makanan karena terlihat dari lebel pada paper bag tersebut.

“Malam.. oppa.. aku merindukanmu!” ucap Sulli lalu memeluk Siwon dan melepasnya. Lalu ia berjalan masuk kedalam tanpa disuru siwon. Siwon Nampak panic dan berusaha mencegah langkah Sulli tapi sayang Yoona sudah keburu muncul dari balik dapur dan sulli melihatnya.

“Oppa.. ada sia…” ucapan Yoona terpotong ketika ia bertukar pandang pada Sulli. Dan sekerika suasana jadi beku.

Sulli terkejut, Yoona terkejut dan Siwon panik. Sulli menatap Siwon dan Yoona bergantian dengan tatapan tak percaya telah melihat Yoona ada didalam rumah siwon dan mereka memakai pakaian seformal itu.

“Apa yang kau lakukan disini?!” Tanya Sulli pada Yoona.

Yooan hanya terdiam. Tak berani menjawab.

“Apa yang sedang kalian lakukan?” Tanya Sulli pada Siwon. Dan siwon sama ia hanya terdiam. “Kalian selingkuh dibelakangku?!” Tanya sulli kepada Yoona dan siwon.

“Ada apa ini siapa yang datang?” tiba-tiba saja eomma siwon muncul dan makin memperparah keadaan.

“Oh.. Sulli?” eomma siwon Nampak terkejut juga begitu mengetahui kalau Sulli ternyata tamu yang tak diundang itu dan telah membuat kekacauan dalam sekejap.

“Eomma juga ada disini?” Tanya sulli tidak percaya. “Apa maksudnya semua ini? Jelaskan padaku!” teriak sulii yang Nampak sudah tidak bisa menerima kenyataan didepan matanya.

“Yoona tinggal dirumahku dan kami berpacaran. Maaf ini memang salahku tapi kau harus mengetahuinya.” Jawab siwon membuat ketiga wanita di ruangan itu terkejut.

“Apa??” Tanya Sulli merasa omongan siwon tadi itu sebuah omong kosong,

“Nampaknya kita harus membatalkan pertunangan kita. Aku jauh sebelum bertemu dengan mu aku telah kenal Yoona dan menyukainya.” Jelas siwon.

Paper bag yang dibawa Sulli sejak jadi langsung terjatuh kelantai seraya melemasnya tubuhnya mendengar ucapan siwon.

Yoona dan eomma siwon terdiam. Mendengar apa yang di ucapkan siwon terhadap sulli. Yoona Nampak tidak enak hati  dengan sulli.

Sulli memandang tajam kearah Yoona. Dan bertkata. “Puas kau! Sekarang apa rencana mu menghancurkan ku dan merebut orang-orang disekitarku telah berhasil?hah!! tak semudah itu!!!” teriak sulli yang Nampak sudah kehilangan kesadarannya.

Tapi nampaknya orang dirungan ini yang tersisa yaitu eomma siwon juga tidak berpihak padanya. Maka Sulli menjadi murka dan marah dan segera berlari keluar rumah siwon sambil menangis karena sakit hati.

Yoona segera ikut berlari mengejar sulli. Ia ikut keluar dari pagar rumah siwon dan mengikuti sulli yang berlari. “Sulli-ah..Sulli-ah.. tunggu, dengarkan penjelasanku dulu!!” teriak yoona yang Nampak kesulitan mengejar sulli kerana memakai sepatu hak tinggi. Sedangkan sulli memakai sepatu kets.

“Sulli-ah… dengarkan aku.. aku tidak bermaksud merebut siwon oppa dari kau.. tapi..” ucap yoona begitu ia berhasil menangkap lengan sulli. “Tapi aku memang sudah lama menyukainya juga sebelum aku tahu bahwa kau akan bertunangan dengannya.” Ucap Yoona susah payah sambil mengatur napasnya yang memburu.

“Aku juga menyukai siwon oppa…!! Dan dia milikku..!!” jerit Sulli dalam tangisnya.

“Aku rela kehilangan apapun selama ini tadi tidak untuk kali ini Sulli. Aku akan mempertahankannya.. karena aku yakin siwon oppa adalah sisa satu-satunya kebahagianku.” Jelas Yoona sambil memegangi bahu sulli.

Sulli tak menjawab hanya menangis dan tak berani mentap wajah Yoona.

“Mianhae.. Jeongmal Mianhae…!!” ucap Yoona lalu memeluk Sulli.

Sulli masih belum bisa menerima kenyataan ini, ia menolak dipeluk Yoona dan dengan kasar sulli mendorong tubuh yoona hingga yoona yang kehilangan keseimbangan karena hak sepatunya jadi langsung terjatuh kejalan.

“Aku Benci eonni!!! Aku benci kau!!!” teriak sulli dan langsung berlari meninggalkan Yoona yang sulit untuk bangun karena sepertinya kakinya terkirir.

“Yoona!! kau tidak apa-apa?”

Siwon berlari menghampiri yoona. dan membantu yoona untuk berdiri.

“Oppa..kau harus menjelaskan lebih pada sulli dan meminta maaf padanya.” Ucap yoona sambil merintih kesakitan karena kakinya benar terkilir.

“Iya.. nanti aku akan mejelaskan dan meminta maaf padanya dan juga orang tuanya.” Jawab siwon.

“Ayoo naik..” siwon memberikan punggungnya untuk dinaiki Yoona.

“Tidak usah..” yoona menolaknya.

“Aku tau kakimu sakit. Ayo naik. Atau mau aku gendong saja?” Tanya siwon yang masih setia berjongkok menunggu yoona naik kepunggungnya.

Yoona akhirnya naik kepunggung siwon dan siwon berdiri mengangkat tubuh Yoona. dan ketika siwon mulai berjalan yoona mulai menangis sesegugan di punggung siwon.

“Kau menangis?” Tanya siwon.

“Hem.. oppa.. hisk,, apakah aku jahat pada sulli?” Tanya yoona dtengah tangisnya.

“Tidak.. kau adalah kakak yang baik. Kau tau dulu sulli pernah bercerita padaku bahwa ia mempunyai kakak yang baik hati, tegas, lucu dan cantik. Tapi aku tidak tau bahwa ternyata kakaknya itu adalah kau. Lalu ia bilang ia sedih sekali ketika ia dipisahkan oleh kakaknya itu. hidupnya jadi sepi. Dan hampir setiap hari ia merindukan kakaknya. Dan ia bertanya padaku apakah kakaknya itu juga merindukannya?” cerita siwon.

“Aku juga selalu meridukannya. Adikku yang lucu pintar dan bawel. Sulli adikku.. aku selalu merindukakannya.” Jawab Yoona masih terus menangis.

“Heemm..aku jadi terharu ternyata aku selama ini hidup di antara kakak beradik yang terpisah. Dan kita bertiga sama-sama tidak menyadarinya. Lucu sekali.” Ucap siwon sampi tersenyum haru.

“Oppa..besok kita kerumah sulli bersama ya.. aku ingin bertemu omma dan Sulli dan aku ingin menjelaskan atas surat-surat itu. dan ada yang harus aku selesaikan dengan eomma. kau tau.. aku rasa dia satu-satu puzzle kehidupanku yang belum terungkap. Ku rasa eomma tau semua tentang kehidupanku. Aku harus mengetahuinya juga.” Jelas yoona.

“Baiklah…” jawab siwon. “Oh..iya.. tadi aku sudah menjelaskan pada eomma. dan eomma menyetujui hubungan kita!” seru siwon gembira.

“Jinja? Kau tidak bohong?” Tanya Yoona tidak percaya.

“Iya.. tapi kata eomma kita juga harus menyelesaikan ini dari pihak appa dan juga keluarga sulli.”

“benar. Berarti belum sepenuhnya kita bebas. Dan satu lagi…”

“Siapa?” Tanya Siwon.

“Yunho oppa.. kurasa ia perlu tahu hubungan kita.. iyakan. Aku rasa Yunho oppa menyukaiku.”

“Benar ia menyukaimu..dan kau tau? Ia mengajakku untuk bertanding taekwondo untuk memperbutkanmu! Dan ia bilang ia tidak rela kalau kau sampai jatuh ke tanganku.”

“Benarkah? Kapan kalian membicarakan itu. kenapa aku tidak tau..? aneh sekali aku diperebutkan dua pria terpenting dalam hidupku? Apa seharusnya aku menerima dan hidup dengan kalian saja ya?” Tanya yoona bercanda.

“Tidak boleh! Kau hanya boleh melihat dan memilih aku bukan yang lain! Mengerti?”

“Iya.. hanya siwon oppa…siwon oppa.. dan siwon oppa!!” seru yoona dan mulai berhenti air matanya.

Siwon membuka pintu rumahnya dan  terus membawa yoona kedalam kamarnya. Dan menidurkan dikasurnya.

“Dimana eomma mu?” Tanya yoona.

“Dia sudah pulang dan ingin langsung membicarakan masalah pertunangaku dan sulli yang harus digagalkan kepada appa.” Jelas siwon.

Yoona hanya terdiam dan mengerti,.

“Aku akan keluar sebentar untuk mengambil air hangat untuk mengkompres kakimu dan mengambil krim kaki.”

“Iya..” sahut yoona

Siwon keluar kamar dan meninggalkan yoona. Yoona terdiam dan terhanyut dalam pikirannya sendiri tentang masalah tadi. Dan ia berpikir memang sudah seharusnya semua masalah yang belum selesai harus segera diselesaikan sebelum semuanya menjadi semakin buruk dan berkepanjangan dan menyiksa dirinya dan orang-orang disekitarnya.

Tak lama siwon kembali masuk kedalam kamar yoona membawa baskom kecil berisikan air hanyat dan handuk bersih.

Siwon menggulung lengan kemeja putihnya lalu memegangi kaki yoona “Tahan sedikit ya ini mamang akan sakit tapi seleh itu akan tidak sakit lagi.” Ucap siwon yang ingin menarik kaki yoona yang terkilir.

Yoona hanya memanggutkan kepala dan menanhan rasa sakitnya.

“Aaaarrrggghhh….!!!” Teriakan Yoona melengking karena kesakitan ketika siwon menarik kakinya yang terkilir.

“Sudah.. sini sekarang aku kompres dulu.” Siwon dengan telaten mengkompres kaki yoona yang sedikit membit\ru.

“Kenapa sakit sekali..” rintih yoona dan seikit mengelurkan airmata.

“Tahan sebentar setelah selesai dikompres dan dibri krim pasti sakitnya hilang.”

Siwon mengangkat kompresannya dan memberikan krim kekaki yoona. Yoona memejamkan matanya kerena mulai mengantuk. Dan siwon hanya tersenyum memperhatikan yoona yang sudah mulai masuk kealam mimpinya.

“Saranghae Im YoonA.” ucap siwon lalu mengecup kening yoona dengan sayang.

Siwon menutupi tubu yoona dengan selimut dan menyalakan lampu tidur dan mematikan lampu kamar utama dan menutup pintu kamar yoona.

Siwon berjalan menuju kamarnya. Ia mengambil ponselnya dan menelpon seseorang.

“Appa kau ada waktu?” Tanya siwon pada orang yang ia telepon.

“Aku ingin bertemu kau.. aku ingin menagih masalah kita yang belum kita lakukan.”

“Oh.. jangan lupa bawa atributmu. Aku akan datang ke tempatmu sekarang. Sampai nanti!”

Siwon memutuskan panggilannya dan segera mengganti pakaian untuk bertemu seseorang yang ia telepon tadi.

Setelah berganti pakaian siwon segera keluar rumah dan mengendarai mobilnya dimalam hari untuk bertemu dengan orang yang ia telepon tadi. Yoona yang sudah tidur tidak tau ditinggal dirumah sendirian.

 

~***~

 

“Oppaa!!!” panggil sulli yang melihat Minho yang juga baru pulang ingin masuk kedalam rumah.

Minho menoleh dan melihat sulli yang sudah sangat terlihat kacau. Rambutnya berantakan. Make-upnya luntuh karena bekas air mata. Minho segera berjalan menghampiri Sulli.

“Kau kenapa?” Tanya Minho bingung.

“Oppa…” Sulli kembali menangis dan memeluk Minho. “Oppa.. Siwon oppa.. ia ingin memutuskan pertunganku dengannya,” ucao sulli sambil menangis.

“Mwo??” sebenarnya Minho tidak terlalu terkejut mendengar ucapan sulli. Karena sebelumnya ia sudah menduga bahwa ini akan terjadi.

“Aku harus bagaimana oppa?? Siwon oppa mencintai Yoona eonni dan Yoona eonni juga mencintai siwon oppa..” jelas sulli terbata-bata.

“Aku sudah mengetahuinya. Aku melihat mereka hari ini tadi mall.aku ingin memberitahumu tapi aku takut kau akan sakit hati dan terluka. Tapi malah akhirnya kau mamang perlu tahu.” Jelas Minho.

“Oppa… aku gak mau masuk kedalam rumah untuk saat ini. Kau mau menemaniku ke kedai untuk minum?” Tanya sulli.

“Minum?? Kau gila.. tidak kau tidak harus menyelesaikan masalahmu dengan mabuk-mabukan.” Minho tidak setuju.

“Oppa kumohon untuk kali ini saja. Aku benar-benar tidak sanggup oppa. Ini terlalu bertubi-tubi dan berat untuk aku terima. Oppa hanya soju saja..ku mohon!!” sulli tetap memohon minta ditemani minum untuk menghilangkan sedikit beban dipikirannya.

“Baiklah.. tapi kau harus janji setelah kau minum. Besok kau sudah harus ceria lagi dan relakan mereka yang telah menyakitimu.”

“Janji aku janji.” Ucap sulli masih menangis.

Minho melepas pelukan sulli dan menuntun sulli berjalan menuju tempat kedai malam yang menjual soju.

“Gomawo..” ucap sulli pada minho.

Minho hanya tersenyum dan terus menuntuk sulli jalan menuju tempat tujuan mereka.

 

~***~

 

TBC…

 

NOTE : Annyeong?? Author Ulanchoi HERE!!! Kali ini lebih cepat ya ngepost part.9 na..hehehe… karna nanti aku mau nulis oneshot special after SmtownIna dan sebentar lagi ff ini akan ending😥 dan semoga aku ada ide dan semangat lagi untuk menulis ff lainnya. Sebentar lagi SMTOWN INA panggung di GBK sudah 60% dan itu membuat aku tidak sabar menunggunya semoga mata ku jeli untuk menemukan Moment Yoonwon dan Hyohyuk ^_^ Terimakasih buat pembaca setiaku yang selalu menunggu FF galau Sister’s Of mirror ini jangan lupa selalu tinggalkan saran dan komentarnya yaa…I love you all.. All My love is For Readers and YoonWon!! Bye..bye…See next time!!! ^_^

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

122 Komentar

  1. mozaoke

     /  Desember 19, 2012

    YoonWon harus bahagia…

    Balas
  2. ff nya makin seru keren thor

    Balas
  3. hania

     /  April 19, 2013

    Chukae yoonwon akhirnya kalian jadian
    Chukae juga buat author yg bisa menghasilkan ff yg sangat amat daebak dan cetar membahana

    Balas
  4. fia

     /  Mei 5, 2013

    siwon mau ktemu siapa?

    Balas
  5. dhikaparamitha

     /  Mei 22, 2013

    yah lebih baik sulli tau skrg daripada kelamaan….

    Balas
  6. aat yoonwon

     /  Juli 13, 2013

    Lega karena eomma wonppa setuju ma yoong eonni

    Balas
  7. Kasihan Sulli.,,

    Balas
  8. imaniarimoi

     /  September 23, 2013

    Segera selesai plis masalahnyaaaaaa

    Balas
  9. Akhyla307

     /  November 4, 2013

    Ninggalin jejak! Hehehee

    Balas
  10. Maslah mrka sdkit2 demi sdkit udah trselesaikan, Tp Siwon mw ktmu sm spa tuh malam ??
    Jd pnsaran !!

    Balas
  11. wonppa mau menemui siapa?? yeeyyy eomma siwo oppa mnyetujui.hubngan yoonwon,,senengnyaaaa

    Balas
  12. mutiarananda

     /  November 29, 2013

    Ff ini udh setahun yg lalu ya gak kerasa:’)

    Balas
  13. jessica sonelf

     /  Desember 16, 2013

    siwon oppa ama yoona makin romantis aja nih haha sukaa sukaaa🙂
    waduuhh semoga aja sulli ga buat sesuatu yang aneh deh buat ngerusak hubungannya yoonwon … semoga mereka semua bisa restuin mereka ber 2 deehh, kasiaaann ama yoona pengen liat dia bahagia ama wonppa🙂

    Balas
  14. Wahhh, semoga hubungan tidak terganggu sama siapa siapa

    Balas
  15. Yeona

     /  Februari 26, 2014

    Hhuh,yoona onni harus bahagia

    Balas
  16. Kim Eun Kyo

     /  April 4, 2014

    Ahhh pengennya minho ǟ ṁ̭̥̈̅̄ Ǎ sulli,,ahh yoona so sweet.kasian soo nyaaa
    Trus apa yg akan terjadi sama yunho

    Balas
  17. Any

     /  Mei 12, 2014

    Kasian Sulli, tapi mau gimana lagi aku g rela juga kalo siwon sama sulli. yoonwon forever. aku suka pas yoona bilang“Aku rela kehilangan apapun selama ini tapi tidak untuk kali ini Sulli. Aku akan mempertahankannya.. karena aku yakin siwon oppa adalah sisa satu-satunya kebahagianku.”sweet banget.

    Balas
  18. td pas wonpa ngobatin kaki yoona sweet bgt….

    Balas
  19. Kya… Yoona jadian sama Wonppa gk nyangka Wonppa malah menerima Yoona apa adanya, cinta emang tak mengenal syarat ya apalagi tak mengenal baik atau buruknya pada org yg kita cintai. Benar2 Sweet………
    Lalu bagaimana dgn Sully?
    Ya kuharap mereka benar2 tak jadi tunangan, karena bagaimana pun jg Sully dan Si Won tak cocok meskipun itupun di kehidupan nyata.

    Balas
  20. mutiaraananda

     /  Agustus 22, 2014

    Kasian sulli:( tp gapapa deh ya yg penting yoonwon tetep brg yeayyy

    Balas
  21. aku suka. udah bingung mau komen apa. pokoknya terrific!

    Balas
  22. tiffany

     /  Desember 21, 2014

    Lucu banget si sully…hahahaha…

    Balas
  23. Kasian sih sulli tp dia hadir ditempat yg salah, dia hadir diantara yoonwon yg tdk mungkin terpisahkan

    Balas
  24. Kren abizz…..

    Balas
  25. HanA

     /  Februari 5, 2015

    Akhirx siwon bersatu dgn yoona.

    Balas
  26. sdhifakhri

     /  Maret 21, 2015

    Yoonwon tetap bersatu dan mungkin terpisahkan.

    Balas
  27. Kira kira Sulli bakalan milih kebahagiaan dirinya apa Eonninya ya…Yeay….Eommanya WonPa ngeresteuin YoonWon…🙂

    Balas
  28. Zhahra

     /  Mei 11, 2015

    Jdi semakin runyam aja urusanya gmna klau kluarganya jung tidak menerima keputusan wonpa buat membatalkan pertunangan
    semoga aja mereka mengerti bahwa yoonwon gag mungkin dipisahkan
    karna mereka saling mencintai satu sama lain

    Balas
  29. paris

     /  November 17, 2015

    Apa sulli akan merestui hubungan yoona dan siwon? Aku harap mereka di restui oleh keluarga masing2

    Balas
  1. Kumpulan Link FF YoonWon Sequel by Me | UlanChoi Style

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: