[FF] Fall (Chapter 2)

Fall (Chapter 2)

Main Cast:

Im Yoona

Choi Siwon

Support Cast:

Kim Suk Hyun

Kim Namjo

Kim Hyoyeon

Lee Donghae

Im Nana

Cho Kyuhyun

Kim Hyukjae

Jang Bona #yeee author ikut maen biar Cuma jadi figuran.

Author: Bona Rahmawati /@Bonarahmawati

Genre: Sad, Romance, Angst,  comedy.

Rating: PG-17

Recommended Song:

Yiruma-When The Love Falls

Super Junior (SungMin,DongHae &K.R.Y)-In My Dream

Selena Gomez-The way I love You

——————————————————–

“cintaku kepadamu begitu Nyata, namun kau hanya akan selalu ada dalam mimpiku

Yoona POV

Appa… Aku melihatnya mengenakan pakaian serba putih sembari berjalan menghampiriku. Sejak 5 tahun berlalu, aku tidak pernah melihatnya lagi. Kini aku melihatnya  menghampiriku dengan senyuman indahnya. Hatiku rasanya sungguh sangat bahagia, melihatnya tersenyum, berada disisinya lagi, aku  bagaikan orang yang memiliki kebahagiaan tak terhingga di dunia ini. Tak terasa tetes air mata mulai mengucur dari pelipis mataku.

“a.. appa..” Ucapku lirih sembari menatapnya lekat-lekat.

“je..ongmal bogoship..oo” kemudian aku memeluknya erat dan ia membelai rambutku lembut. aku sungguh merindukan pelukan dan belaian ini lagi. ‘Tuhan aku akan menukar apapun yang berharga dalam tubuhku ini, asalkan aku bisa tetap bersama dengannya selamanya’.

“appa.. jangan pernah tinggalkan aku..hiks… jiwaku mati tanpamu..hiks..hiks”Tangisku pecah didalam dekapannya.

“Maafkan appa Yoona. appa tidak bisa Yoona… tapi appa tau kau gadis yang kuat” ucapnya lembut, dan memberikan senyuman terindahnya. “anio appa, aku lemah tanpamu…aku … hiks…hiks” aku menangis sejadi-jadinya di dalam bekapannya.

Selama ini aku hanya bisa menahan semuanya, aku berusaha tidak mengeluarkan setetes air mataku saat kepergiaannya. Tapi kini, aku benar-benar Merindukannya. Aku benar-benar menginginkannya berada disisiku lagi.

Tiba-tiba appa melepaskan pelukannya. “Jangan menangis. Appa tahu kau gadis kuat..”katanya sambil menghapus airmataku.

Kemudian appa tersenyum sembari berjalan menjauhi ku. “appa, andwe..hiks.. andwe.. appa jangan pergi Jebal.. hiks…” aku berusaha mengejarnya namun bayangannya semakin lama semakin redup… dan ia menghilang.

“appa!..appa!…appa!..”teriak ku sejadi-jadinya.

Siwon POV

“appa..appa..appa” Gadis itu meracau tidak karuan.  kulihat bibir mungilnya menggigil kedinginan. Aku langsung mematika AC mobilku. “wah badanmu bertambah panas.. Aegyo…”Kataku sembari memegang keningnya.

“appa..anio..appa..” Gadis itu masih meracau dengan mata terpejamnya.

‘sebenarnya siapa gadis ini? Apa dia korban penganiyayan?… atau dia disiksa oleh ayahnya?..  malang sekali gadis ini’ pikirku dengan 1001 pertanyaan di kepalaku.

Kulihat kearahnya, ia mulai membuka kedua matanya perlahan.’sepertinya gadis ini sudah sadar’.

Ia melihat keadaan sekitar dalam keadaan bingung.

“si..siapa kau?” ucapnya lemah

“Ah,  agashi.. kau sudah sadar? tadi aku menemukan mu pingsan di bukit pemakaman.. sebenarnya aku ingin membawamu ke rumah sakit sekarang.. ” kataku kepadanya.

“a..a.. anio jangan ke rumah sakit.. ” katanya lemah sembari meringis kesakitan memegang perutnya.

“Gwenchana agashi?.. tapi sepertinya kau harus dibawa kerumah sakit, kau demam parah agashi… badanmu panas sekali..”kataku khawatir, sembari menyetuh keningnya.

“j..jangan..sentuh..aku” katanya dingin sembari menatapku tajam.

“h..hentikan mobil ini..” ucapnya lemah sembari menatapku tajam.

“tt..tapi… anda..”

“berhenti… atau kau akan mati!” ucapnya tegas tiba-tiba menyodorkan pisau lipat dari sakunya kearahku.

Sungguh aku kaget dibuatnya, kenapa ia bisa memiliki pisau lipat? Sebenarnya siapa gadis ini?
Aku menghentikan mobil ini di pinggir jalan,ia membuka pintu mobil, kemudian turun.

“agashi… mau kemana?” tanyaku yang masih bingung dengan tindakannya yang tiba-tiba.

Ia hanya keluar dari mobilku dan berjalan lemah sembari memegang perutnya. Aku keluar dari mobil dan menarik lengannya.

“agashi kau itu sakit parah, kau harus se..” belum sempat aku selesai bicara ia langsung menyodorkan pisaunya lagi ke wajahku.

“lepaskan aku! jangan sok tahu! Kau tidak mengenalku! Jadi jangan sok baik dihadapanku!!!” teriaknya lemah, dan menatapku tajam.

“Cepat berikan aku uang!” ucapnya garang yang masih menodongkan pisau lipatnya kepadaku.

Aku hanya terpaku mendengar ucapannya. Aku sungguh bingung kenapa gadis ini malah memarahiku dan meminta uang kepadaku. Dengan gerakan cepat ia segera memeriksa saku celanaku dan mengambil dompetku. ia mengambil semua uang yang ada di dompetku, dan membuang dompetku  ke tanah. Kemudian Ia segera berlari terpincang-terpincang sambil memegang perutnya.

Setelah aku tidak melihatnya lagi, aku langsung mengambil dompetku yang tergeletak ditanah. “Aegyo… semua uangku dirampok olehnya. Dasar gadis aneh… sudah kutolong tapi malah merampokku. Untung uang tunaiku didompet jumlahnya tidak terlalu besar.huuf ”aku hanya bisa menghela nafas dan kembali ke mobilku. ‘sebenarnya bisa saja aku menyerang balik gadis itu, mengingat aku juga pernah belajar bela diri taekwondo. tapi, entah kenapa perasaan ku menolak untuk melukai gadis itu. Oia kenapa ia tidak mau dibawa ke rumah sakit? Sepertinya gadis itu buronan.. padahal tampangnya  wanita baik-baik, tapi kelakuannya seperti itu… aegyo…’ . Aku kembali mengemudikan mobil menuju apartemenku.

 

Author POV

Yoona sebenarnya merasa tidak tega mengambil paksa uang namja itu, namun itulah pekerjaannya, itulah mata pencariannya, darimana lagi kalau bukan merampok,mencuri,dan mencopet. “aish aku benci rumah sakit!” umpat Yoona kesal  karena mengingat ucapan pria tadi yang ingin membawanya ke rumah sakit. Yoona yang masih setengah berlari yang menahan sakit di perut dan sekujur tubuhnya, memandang sekitarnya untuk mencari rumah penduduk warga . ‘Ah… itu ada rumah , akhirnya…’ batinnya lega karena akhirnya ia menemuka rumah di daerah ini, maklum saja sepanjang perjalanan ia hanya melihat sawah dan perkebunan. Ia langsung berjalan menuju sebuah rumah kecil berpagar kayu coklat tua.

“permisi… “ ucap Yoona lemah. “permisi… permisi.. permisi..”ucapnya lagi lebih keras. Kemudian muncul seorang kakek dan membuka pintu rumahnya. “ah ne, ada apa nona?” Tanya kakek tersebut bingung, karena tiba-tiba ada seorang wanita  kerumahnya. “ah ye, anyeonghaseyo..” ujar yoona sembari membungkuk. “permisi kek  saya mau meminjam telepon di rumah anda.. saya mau menelepon teman saya untuk menjemput saya disini.. bolehkah saya meminjam telepon anda?” kata Yoona  kepada Kakek tersebut. “ah, iya nak, ayo silahkan masuk..” ujar kakek itu mempersilahkan Yoona masuk ke rumahnya. Yoona tersenyum dan menganguk.

Yoona langsung menghubungi ponsel Kyuhyun.‘Nomor yang anda tuju tidak dapat dihubungi, cobalah beberapa saat lagi.’ Ia menghubungi untuk kedua kalinya, dan gagal lagi.

“aish.. Cho Kyuhyun awas kau!!” batinnya kesal sembari menutup telepon, kemudian ia mencoba dengan nomor donghae.

Tuut-Tuut…“Wah tersambung” ungkapnya senang. Yoona masih menunggu panggilannya hingga akhirnya panggilannya terangkat.

“Yeobeoseyo..” suara disebrang telepon.

“ YA!LEE DONGHAE!” Teriak Yoona sebal, namun  ia segera menutup mulutnya mengingat ia berada di kediaman orang lain.

“Yoona? Yoong bagaimana keadaanmu? Kamu dimana sekarang? apa kau baik-baik saja? ”  beribu pertanyaan donghae tanyakan pada yoona.  “apa-apaan kau? Setelah menghilang 3 hari ini, kau berkata aku baik-baik saja. ” Ungkap Yoona ketus. “aegyo. Mianhaeyo. Jeongmal mianhaeyo. Apa Bona dan teman-temannya berulah? Kau tidak apa-apa kan Yoong?” Tanya donghae cemas. “Tentu saja aku kenapa-kenapa. Badanku remuk semua setelah dikeroyok anak-anak buah Bona.. aish seperti biasa mereka mengambil lahan kita. Aku dan anak2 buah bona bertengkar hebat. huuf.. untung aku berhasil melarikan diri, kalau tidak aku sudah dihabisi oleh mereka..OMO!! oia aku lupa bagaimana keadaan anak-anak? Sebenaranya  aku mau langsung ke markas tadi, tapi aku teringat hari ini adalah hari kematian ayahku, jadi aku kemakamnya sekarang, ”  . “anak-anak di markas Yoong, Kau tidak usah khawatir, semuanya telah diurus oleh bibi han..maafkan aku Yoong. Aku memang bodoh. Tidak seharusnya aku meninggalkanmu sendirian…mianhaeyo..” Yoona jadi merasa tidak enak kepada donghae yang khawatir terhadapnya.

“Ya! fishy… sudahlah jangan cengeng. Ini belum seberapa. Aku Him Yoona akan selalu kuat hahaha” ucap Yoona mencoba menghilangkan rasa khawatir donghae, namun tiba-tiba perutnya terasa sakit kembali. “ahh..” ringisnya pelahan yang terdengar oleh donghae. “Yoong gwenchana?” Tanya donghae khawatir di seberang. “aah… y..ye..gwenchana. donghae segera jemput aku di mohyeon myeon, jemput aku se..sekarang…”Yoona menutupi rasa sakitnya, dengan rintihan lemah. “tt..tapi yoong kau Ada di daerah mana?” belum sempat Yoona mendengar ucapan donghae, Yoona sudah menutup teleponnya masih dengan memegangi perutnya.

“Im Yoona… Kau gadis kuat, kau bukan gadis lemah..”ucapnya meyakinkan dan mencoba berdiri, berjalan mencari sang kakek untuk berterima kasih. Kemudian yoona berhenti seketika melihat sang kakek sedang bermain bersama dengan seorang gadis belia didepan rumahnya.

“hahaha Kakek terlihat sangat aneh. Aneeh..hihihi” kata anak perempuan tersebut sembari menaburi tepung di wajah  kakeknya lagi.  “aegyo… kyeopta hihihi” kekeh anak perempuan tersebeut. Sang kakek hanya mengejar anak tersebut dan kemudian menangkapnya sambil tertawa. Mereka terlihat sangat bahagia, tidak ada beban, mereka seperti merasakan tiada hari esok. Tiba-tiba yoona memperhatikan mereka dengan tatapan pilu.

Flashback

Seorang gadis kecil berlari disekitar rumah besarnya berusaha mencari tempat persembunyian untuk menyembunyikan dirinya, dengan tergesa-gesa ia menuju ke bawah kursi untuk bersembunyi. tiba-tiba sang ayah datang. Sang ayah melihat bagian belakang baju yang dipakai gadis itu tidak terhalangi oleh kursi. Ayahnya berpura-pura seakan tidak melihat. “Yoona.. Yoona-ya… dimana kamu anak nakal?” ucap ayahnya berpura-pura pergi dari tempat tersebut. Yoona yang belum menyadari bahwa sang ayah telah mengetahui tempat persembunyiannya hanya terkekeh geli. “hihihi appa tidak akan menemukanku..”katanya senang. Yoona yang merasa sudah aman, keluar dari tempat persembunyiannya. “HIYA!kau tertangkap”kata sang ayah yang kemudian menangkap yoona sambil mengklitikinya tanpa ampun.

“appa.. hahaha… hentikan appa..hahaha..aegyo.. ampuuun..hahaha” kata yoona sembari menjauh dari appanya. “kau anak nakal, harus diberi pelajaran…” kata ayahnya yang masih mengklitiki yoona.

“ne, ne…haha… mianhae…hahaha berhenti ampun appa geli..hahaha”ujar yoona disela-sela tawanya. ayahnya berhenti mengklitik sang anak. “kenapa kau menjahili bibi jung lagi dengan ketimun, kau tahu kan dia takut ketimun.. aegyo yoong, sudah umur 15 tahun kelakuanmu masih seperti anak kecil…” ungkap ayahnya sembari mengelus dada. “aish. Yang seperti anak kecil itu bibi jung appa, masa dengan ketimun saja takutnya setengah mati. Hahaha”. ayahnya menatapnya tajam kemudian yoona terdiam. “besok kamu harus minta maaf..”. kini yoona  terdiam. “appa.. appa menyukai bibi jung ya?” tanya yoona dengan nada sedih. Ayahnya menatap yoona bingung. “mo? Kenapa kau bisa mengatakan itu..”. “habisnya, appa selalu membelanya..” ucap yoona kemudian cemberut. appanya tertawa geli. “hahahaha, hoho..ternyata ada yang cemburu disini..”goda appanya dan yoona mencubit appanya pelan. “aah.. appo…ne.. ne.. appa memang menyukai bibi jung yoong, tapi tidak mencintainya..”. “kau tahu Yoong, yang apa cintai hanya satu orang didiunia ini..”. “Jinja siapa appa? Omma?”Tanya yoona penasaran. “anio.. omma-mu hanya orang yang apa sukai,”. “lalu?siapa?”lanjut yoona penasaran. “Tentu saja kau.. hanya kau malaikat appa.” Ayahnya tersenyum kepada yoona. Yoona yang mendengar jawaban appanya, langsung memeluknya erat. “bagiku  Hanya appa, orang yang aku cintai”

Flashback end

Tanpa terasa yoona meneteskan air matanya. Ia tertunduk lemah mengingat semua memori indah dengan ayahnya. Tiba-tiba sang kakek menghampiri yoona beserta cucunya. “apa kau sudah selesai memakai telepon nak?”. Ucap sang kakek yang tiba-tiba membuyarkan lamunan yoona. “ah, y..ya kek.. terima kasih…” kata yoona yang masih menunduk, dan menghapus airmatanya. “oia perkenalkan nak. nama kakek, suk hyun..” kata kakek suk hyun tersenyum sembari mengulurkan tangannya. “Yoona-inmida” ucap yoona dengan senyum lemahnya. “maaf nak, kalau boleh kakek tahu.. kenapa tubuhmu penuh dengan luka-luka? Sepertinya lukanya cukup parah, ” Tanya kakek suk hyun bingung. “ah.. i..ini aku habis di..ditabrak orang kek, hehe aku.. tt..tidak apa-apa kok kek.. ” ujar yoona gugup.“yasudah sekarang kakek ambil obat p3k dulu ya di belakang”. “tidak usah kek.. aku hanya luka ringan”. Ucap Yoona memastikan. Namun  Si kakek tidak menghiraukan yoona dan tetap berjalan kebelakng. tiba-tiba gadis belia yang bermain bersama kakek tadi membungkuk kepada yoona. “anyeohaseyo salam kenal namaku Kim NamJo.. aku ialah cucunya kakek..” kata Namjo dengan riang. “ah ne.. namjo-ah.. salam kenal juga, aku im Yoona ..”kata yoona sambil tersenyum. “Unnie… kamu cantik sekali, suatu hari nanti aku ingin mempunyai wajah yang cantik seperti unnie..” ujar namjo polos. “aniyo.. namjo-ah.. Kamu akan tumbuh jauh lebih cantik dari unnie”.“mungkinkah?”. “tentu saja…” kata yoona memastikan.

Tiba-tiba kakek suk hyun datang membawa sebaskom air hangat lengkap dengan peralatan P3K. “yoona bisakah kita mengobati lukamu sekarang?”. “ah..iya kek..”

   Siwon POV

“aegyo… lelahnya hari ini…” aku langsung berbaring diatas tempat tidurku. Belum sempat mataku terpejam, Bel apartement ku berbunyi. TING TONG. Aku langsung beranjak menuju pintu apartment ku.  Aish yeoja itu, mau apa dia ke apartementku. Im Nana, tunanganku. ’sebenarnya bukan keinginanku bertunangan dengannya. Namun kedua orangtua ku lah yang memaksaku untuk bertunangan dengannya dengan alas an agar aku bisa melupakan hyoyeon. Dengan berat hati aku menerimanya, lantaran tidak mau mengecewakan kedua orangtua ku’. Dengan malas ku tekan tombol-tombol pasword untuk membukanya pintu apartementku.

“Anyeong Oppa..” ia tersenyum menyapaku. Dengan malas aku mengangukan kepalaku. “mau apa?” tanyaku datar. “aku mau mengantarkan  makan malam ini oppa… bukankah sudah 3 minggu ini kita tidak bertemu” katanya tersenyum sambil mengangkat rantang yang ia bawa. “aku memasak cukup banyak loh oppa, ada  kimchi, ikan tuna, soup tofu.. dan.. e..” belum sempat ia melanjutkan omongannya aku langsung mengambil rantangnya. “setelah aku makan semua. Aku harap kau langsung pulang kerumah..” ucapku datar. Nana menatapku dengan tatapan sedihnya. “a..a ye oppa,,” kata Nana tersenyum kaku.

Di meja makan. Aku hanya diam, aku hanya menganguk/menggeleng saat Nana bicara denganku. Sepertinya Nana mulai menyadari dengan sikap dingin ku.

“Oppa..” ucapnya perlahan, “apa tidak bisakah oppa bersikap lebih baik kepadaku?..” ucapnya dengan nada sedih. Aku hanya melihatnya dan terdiam. Kemudian melanjutkan suapan makan malamku, tanpa menjawab pertanyaannya. Sekarang ia menunduk dan menitikan air matanya. “aku..hiks..hiks.. aku ..sangat mencintai oppa..hiks..bukalah sedikit hatimu untuku oppa..  ”#sehingga dirikuuu bisa memilikimu…PLETAKditimpukreadersGANGGULUTHOR!#.

Aku menghentikan makanku, dan menatap Nana Lirih. “maafkan aku..” ucapku lirih. “Hanya..berikan aku kesempatan oppa, hiks.. apa itu susah.. sebegitu tidak suka-nya kah oppa kepadaku hiks?” ucapnya diiring genangan tetes-tetes airmata di pipinya. ‘apa yang aku lakukan sudah begitu kejam terhadapnya?’ batinku merasa bersalah karena selalu menyakitinya dengan tindakan-tindakan dinginku.’apa ini sudah waktunya untuk menerima kehadiran orang lain dihatiku? Tapi… aku masih sangat mencintainya’

“maafkan aku nana.. aku akan berusaha mencoba lebih baik..”ucapku lemah, “berusaha lebih keras hiks..oppa..jebal” ia langsung memelukku erat, dan  aku masih tidak bisa membalas pelukannya.

Yoona POV

Aku mencoba membuka mataku perlahan, badanku yang semula terasa perih, kini jauh lebih baik. Aku melihat keadaan sekelilingku, dimana aku? Aku tertidur? Kemudian setelah aku melihat sebuah frame,aku langsung tahu bahwa ini kamarnya namjo. Kenapa aku bisa tertidur  disini?. Ku coba melihat luka diperutku yang terkena pisau saat berkelahi kemarin, kenapa lukanya telah terjahit rapi? Apa mungkin kakek mengobati semua luka-luka ditubuhku ? Aegyo.. kenapa ia bisa tahu bahwa aku memiliki luka di perutku ini sementara aku menyembunyikannya rapat-rapat.

Tiba-tiba seseorang masuk kedalam kamar ini. “Pagi Unnie…” ucap namjo riang sembari membawa nampah berisi makanan. “Pagi namjo” aku membalas senyum indahnya. “Unnie bagaimana keaadaanmu, sudah membaik?”tanyanya memastikan. “ye, namjo-ah.. oia kenapa unnie bisa tertidur dikamarmu?” tanyaku penasaran. “Sebenarnya kemarin kakek membius unnie, kakek bilang unnie pasti sungkan untuk memberi tahu semua luka-luka yang ada di tubuh unnie, jadi kakek terpaksa menyuntikan unnie obat bius kemarin..”. “jadi suntik itu obat bius?”. Namjo hanya menganguk.  “ kakek suk hyun punya obat bius?” tanyaku lagi. “sebenarnya unnie.. dahulu kakek ialah seorang dokter..”. “Jinja?”ucapku tidak percaya. “ne, tetapi semenjak kejadian itu… ia merasa gagal menjadi seorang dokter…”kata namjo sembari menaruh nampah berisi makanan tersebut  di sebelah matras tempatku berbaring. “Kakek sangat mencintai pekerjaannya sebagai dokter unnie, dia berkerja tanpa mengenal pamrih..”Kata namjo bangga. “dia sangat baik.. dia tidak pernah memikirkan tentang kebahagian dirinya sendiri,  yang ia pikirkan hanyalah kebahagian orang-orang yang dicintainya… namun sejak ia gagal menyelamatkan cucu kesayangannya ia merasa terpukul unnie… ia merasa sangat bersalah, semenjak itulah ia berhenti menjadi seorang dokter..” lanjut namjo sambil menatapku lirih.

‘DEG’. Jantung berdetak cepat.  perasaan Kakek sukhyun sama seperti perasaanku terhadap appa.  “oia, unnie… silahkan dimakan sarapannya…” kata namjo sembari tersenyum kepadaku. “ah, ne kamsahanmida namjo-ah..” kataku mengangguk. “oia namjo, bolehkah unnie meminjam telepon lagi? Aku mau memberi tahu alamat pasti tempat ini kepada temanku kemarin aku lupa memberitahukan alamat lengkap tempat ini…”.  “ah iya , silahkan unnie”.

Nana POV

Pagi ini aku sudah siap untuk berangkat ke kantor, kulihat omma sedang menyiapkan sarapan di meja makan. aku langsung ikut membantunya memindahkan makanan yang ada di dapur ke meja makan. namun tiba-tiba HP-ku bergetar menandakan pesan masuk

From: Siwon Oppa

To     : Nana

‘Omma dan Appa ku, mengundang kau &ibumu ke Pesta Aniversary mereka Lusa .. Kau datang kan? Sekarang, Aku akan menjemputmu untuk kekantor..’

OMO! Siwon oppa dia akan menjemputku, untuk pertama kalinya ia mau menjemputku selama 3 bulan kami telah bertunangan.  dia mulai berubah.. tenang nana, tenang.. jangan terlalu senang. Tapi bagaimana aku tidak senang, sekarang sikap dinginnya mulai mencair. Terima kasih tuhan, kau mulai membuka hati kecilnya.

From : Nana

To      : Siwon Oppa

‘Ne oppa  aku&omma pasti datang…terimakasih oppa sudah mau menjemputku J ’

Aku tersenyum senang sembari membalas pesannya.

“sepertinya anak omma  sedang bahagia, ada apa?” Tanya omma yang menyadari kalau sedari tadi aku tersenyum senang menatap layar ponselku.

“a..anio omma..” elakku gugup. “ nana-ya, kau tidak usah mengelak..  tadi siwon kan? Apa yang ia tulis? hingga membuat anak omma yang cantik ini senang bukan main…”. Wajahku mulai memerah dengan perkataan Omma.. “b..bukan apa-apa kok Omma..dia hanya mengundang Kita di acara anniversary Bibi&Paman Choi..” . “yakin hanya itu? Bukan kata-kata romantis yang membuatmu meleleh..” Goda omma kepada ku. “a..anio..” aku buru-buru mengelak dan omma terkeh.

“Omma…” ucapku perlahan.  Tiba-tiba aku teringat pertemuanku dengan Yoona, dan aku berniat memberitahukannya pada omma. “Ne..” kata omma menoleh. “Sebenarnya…  aku bertemu Yoona kemarin…”

Ekspresi Omma berubah seketika, ia terlihat sangat kaget,dan ia menjatuhkan sendok sup dari tangannya. “Iya Omma,  akhirnya kita menemukan dia, setelah 5 tahun berlalu, Akhirnya kita bisa bertemu dengannya lagi..” ungkapku tersenyum senang. “tapi omma, saat itu kulihat wajah Yoona penuh dengan luka-luka, aku khawatir terjadi sesuatu dengannya”.  Aku melihat wajah omma kini sangat pucat. “omma gwenchana?” tanyaku khawatir. “Nana-ya.. omma mau ke kamar dulu, omma merasa tidak enak badan..” ucap omma lemah, sembari memegang kepalannya. ‘sebenarnya ada apa dengan Omma? Kenapa ekspresinya berubah saat tahu aku bertemu Yoona?’

 

Donghae POV

“kamsahanmida… Kakek sukhyun, namjo-ya..” Yoona membungkuk di hadapan ke-2 orang tersebut. “terima kasih kalian telah merawatnya, aku sangat berhutang budi..” ucapku ikut membungkuk. “maafkan aku telah merepotkan kalian, ini ada sedikit uang… memang jumlahnya tidak terlalu besar, tapi aku harap kalian bisa menerima ini..”Ucap Yoona tulus sembari memberikan uang  kepada Gadis yang bernama Namjo. “Anio,tidak usah Unnie… semua yang aku dan kakek lakukan tulus karena ingin membantumu” Tolak Namjo halus. “tt…tapi..” kata Yoona yang masih menyodorkan uang ketangan namjo. “Kakek menolongmu karena kakek sudah mengangapmu seperti cucu kakek sendiri, jadi  kau tidak perlu sungkan seperti itu, simpan saja uangmu dan pergunakan baik-baik” kali ini Kakek suk hyun yang menolak uang Pemberian Yoona dengan halus.

“aku tidak tahu harus beterima kasih dengan cara apalagi.. tapi untuk semuannya sekali lagi terima kasih” Ujarnya sambil membungkuk kembali. “Terima kasih untuk semuanya, kami permisi untuk pulang dulu… anyeong…” ucapku menuju mobil yang kubawa dari Seoul.

Setelah itu aku dan Yoona langsung menaiki mobilku. “hae.. mobil siapa ini? Kemana motor butut mu?” Tanya Yoona sembari memperhatikan seisi Mobil ini. “Tentu saja Mobilku yoong.. motorku sudah aku jual..”. “MO?!!. JINJA?!!” teriak yoona kaget. “Ne, “ anggukku memastikan. Yoona memperhatikanku tajam. “YA! Hae kau mencuri dimana? Berani sekali kau mencuri sebuah mobil!! Pasti kau sekarang sedang jadi buronan?!!” . “Anio, enak saja.. Ini bukan mobil curian, lebih tepatnya mobilku SEN-DIRI..”. “lalu darimana kau punya uang?”Tanya yoona lagi yang masih tidak percaya. Aku terdiam sejenak. Aku sebenarnya malas menceritakan itu semua, tapi mau bagaimana lagi daripada ia salah paham. “Ibuku..” Ucapku ragu. “Ibuku menikah lagi yoong…”ujarku pelan. “MO?!! JINJA?!!” teriak yoona lagi, yang kali ini sukses membuat gendang telingaku hampir pecah. ‘aish’. “Ne..dia menikah lagi”ucapku malas. “Tt..tapi kan dia sudah menikah 3 kali…hae.. apa kau tidak melarangnya? Oia apa ayah tirimu kali ini sangat kaya, sehingga kau bisa dibelikan mobil olehnya?”. “aish.. sudahlah Yoong aku bosan membahas ahjuma tua genit itu..”gerutuku dibalik kemudi. “tapi… biar bagaimana-pun dia ibumu hae..” . “iya tapi aku paling malas kalau membahas pernikahannya… oia Yoong darimana kau bisa mempunyai uang ? setahuku wilayah kita, kemarin diambil alih oleh bona?” kataku mengalihkan pembicaraan.“Aku merampok seseorang..” Ucapnya datar. Kali ini giliran aku yang terkejut. “MO?!!”. “bukankah..badanmu luka-luka di pukul anak buah bona kemarin? Bagaimana bisa dalam keadaan seperti itu kau merampok?”Tanyaku tidak percaya. “Aku juga tidak tahu hae, sebenarnya aku tidak ada niatan untuk merampok orang itu,  Dari tampangnya ia sok baik dan entah kenapa aku muak melihatnya, jadi kuputuskan untuk merampoknya… lagipula ia juga tidak melawan hae, sepertinya ia Cuma anak manja yang menggunakan harta orangtuanya, padahal aku Cuma menodongkan pisau diwajahnya, tapi ia malah terdiam melihat aku mengambil dompetnya. Dasar namja bodoh!” ujar yoona sembari menatap kosong kaca jendela mobil disebelahnya.

Author POV

Seorang gadis berambut pirang, kini tengah berdiri di dalam gedung Mall ternama di Seoul. Ia memeriksa jam tanganya Sembari memandang sekelilingnya, untuk mencari seseorang. Kemudian ia tersenyum lega, mengetahui orang yang ingin ia temui menghampirinya. “Sudah lama menunggu Nana? Maaf aku ada meeting mendadak jadi tidak bisa menjemputmu tadi pagi..” Ucap namja itu, yang tidak lain adalah Tunangan Gadis Pirang yang bernama Nana itu. “ah.  Gwenchana oppa…” kata nana sembari tersenyum manis. “Baiklah kalau gitu  kita langsung mencari hadiahnya sekarang saja ya… aku masih ada meeting jam setengah 4 sore ”. ” Ne..oppa.”

Setelah beberapa jam mereka mencari Hadiah untuk Kedua orang tua siwon mereka berpisah dan melanjutkan aktivitas mereka masing-masing.

“oh iya, aku harus mengambil uang tunai…” kata siwon, mengingat uangnya yang diambil paksa  oleh Yeoja kemarin. kemudian ia memutuskan ke sebuah atm terdekat yang berada disekitarnya. Beberapa menit setelah ia mengambil uang dari atm, ia melihat kearah sebuah kedai makanan. Tanpa sengaja Ia melihat seorang yeoja dan Namja tengah bergurau riang. Sang yeoja kini tengah tertawa dengan mulutnya terbuka lebar karena  namja disebelahnya   tengah membisikan kata-kata yang aneh yang membuat yeoja tersebut menunjukan Alligator laughnya. ‘sepertinya… aku pernah melihat wanita itu…’ siwon berpikir keras. Kemudian membelakkan kedua matanya. “aegyo… dia… gadis buronan yang waktu itu..” kata siwon pasti, kali ini siwon tidak membiarkan gadis itu lolos, mungkin kemarin ia melepasnya begitu saja karena tahu gadis itu sedang dalam keadaan sakit, tapi kini… ia akan mengambil segala sesuatu yang menjadi haknya. Ia kemudian menghampiri mereka di kedai makan tersebut. Siwon berdiri di depan meja mereka, membuat mereka menghentikan candaan mereka seketika. “Permisi apa kau masih mengingatku agashi.. ani.. Yeoja Buron?” Tanya siwon diiringi dengan seringainya ke arah Gadis itu. Sementara Gadis itu yang melihat siwon hanya menatap siwon kaget dan menelan ludahnya perlahan#GLEK. ‘tamatlah riwayatku…’ batin Gadis itu Pasrah.

To be continued

A/N:

Author baaaaaack… uwaaaaaaa >3500 words nie.. puaskah readers? .ahaha tapi readers pasti masih penasaran dengan masa lalu Yoong unnie.. tenang all,  emang di chap.2 awal masih penuh dengan misteri, tapi nanti akan ketahuan semuanya ko, sabar ya ders J . Oia yeee author ikutan main dimari.. sumpeh seneng banget walau Cuma jadi figuran. Ahahahaha#ketawa nista part 2 evilkyu. Wkwkwk.#4L4Y lu thor!

Terima kasih buat semua komennya…yo, maaf banget kalo part 1nya kedikitan, oia kenapa author milih Hyo  bukan fanny jadi belovednya siwon? karena sudah jenuh mempairing siwonXfany.>sowrry for sifany.ship<. dan kenapa bukan yuri,  ariel, atau lunamaya#loh ko?. Karena author nemuinnya Hyo yang cocok memerankan tunangan siwon daripada yang lain hehehe tapi tetap saja jiwanya siwon itu Him Yoona, eeh im Yoona maksutnya…

Oia ada kemungkinan author akan membuat NC cerita ini di chap 5 atau 6. .. Ya maklumlah author kan bergaulnya ama KyuHyuk melulu.wahahahaha. kira2 Gimana menurut kalian readers setujukah kalo ada adegan  NC di ff ini??

Aduh author makin EROR, sudahlah terimakasih semua, untuk para pembaca.

Sorry for make mistake,typo, Gaje dll…  maaaaaaaf sebesar2nya kalo FFnya Urakan#sama kaya otak author.

Anyeong~-~ YoonWon Daebak!

Tinggalkan komentar

111 Komentar

  1. Lanjuuuuttt………

    Balas
  2. Weny

     /  Juli 7, 2013

    bagusceritanya ditunggu kelanjutannya

    Balas
  3. aat yoonwon

     /  Juli 26, 2013

    Penasaran siwon oppa bakal berbuat apa ma yoong eonni

    Balas
  4. nex thor,,seru seru seru bnget critanya,,,

    Balas
  5. telat banget q baca ff ney..kaya seru

    Balas
  6. Srie_wonnie 407

     /  September 30, 2013

    Trnyata Siwon prhtungan jg….tmatlah riwayat Yoona….^^
    Tp apa hub. Eomma Nana dgn kprgian Yoona dr Rmah mrka ?? Pst ad sstu.
    What ada NC nti ?? Really !!!
    hahahahaha…bguslah🙂

    Balas
  7. wulandari

     /  Oktober 16, 2013

    lanjut thor.. keren

    Balas
  8. aigoo knpa khidupan yoona eonni seperti itu,,mian thor baru coment di chapter ini soalnya chapter 1 gg bisa di buka,,^^tp kyak na seru ni ff nya lanjut,,,

    Balas
  9. arrophie

     /  November 20, 2013

    daebak thor..ceritanya bagus.
    NC?? no problem malah bagus tambah semangat!! hahaha

    Balas
  10. Anita harahap

     /  Desember 7, 2013

    OMO…
    Yoona eonni kepergok sm siwon oppa..?
    Apa yg akan terjadi??

    Balas
  11. ayu dian pratiwi

     /  Januari 29, 2014

    Keren chingu ceritanya.gak nyesel deh nemu ni ff

    Balas
  12. kasian yoona, apalagi setelah ditinggal pergi oleh ayahnya,,, sebenernya apa hubungan yoona dengan keluarga nana?? kenapa ibunya nana pucat pas nana bilang dia bertemu dengan yoona?? makin penasaran ma kelanjutannya, ditunggu next chapternya🙂

    Balas
  13. yeona

     /  Maret 21, 2014

    Hahha gimana jadinya ntar??
    Lanjutkan ya onn!

    Balas
  14. any

     /  Mei 23, 2014

    Makin penasaran sama masa lalu yoona. Kenapa juga dia g mau ketemu nana dan kenap pula eomma yoona??

    Balas
  15. ayu dian pratiwi

     /  Mei 26, 2014

    aigoo . . part lanjutannya udah ada blm ya?

    Balas
  16. Choi Han Ki

     /  Desember 28, 2014

    Sepertinya ada yg di sembunyiin ibunya nana tapi apa ya ? Omo ternyata siwon dah punya tunangan

    Balas
  17. Hahaha yoong siwon moment lucu banget, tapi kasian juga sma yoong knpa ia smpai jadi pencopet coba? Apa yoong gx terurus makannya gitu😦 izin baca next chap nya ne😉

    Balas
  18. Hayoo,, Yoona pasti terkejut dgn kedatangan wonppa.. Aku yakin pasti donghae akan merasakan kecemburuan2 krn yoona kenal dgn wonppa.. Tapi yg membuatku penasaran, ada apa dgn eommanya Nana? Apakah ada yg disembunyikannya tntg keluarganya yoona??

    Lanjutt baca,

    Balas
  19. susi

     /  Juli 17, 2015

    Sebenernya bibi yoona itu kenapa ko jadi kaget banget sih waktu denger nana ngeliat yoona…

    Nah loh yoona gimana tuh cowok yang di rampok dan di katain manja,
    Muncul tiba-tiba kaya gitu di depan nya,,
    Bakalan makin pelik aja nih,,
    Karna siwon udah bertunangan
    Dan tunagan nya sepupu yoona lagi..

    Balas
  20. Keren… ff kpn?? Knp aku baru nemu ini ff??

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: