[2S] You’re Still The One (Chapter 2/END)

[2S] You’re still the one

 

PART 2

Author :  Alfiah a.k.a Choi Ji Hyun

Genre : Romance, sad, etc

Main cast : Choi Siwon (SuJu), Im Yoon Ah (SNSD)

Other cast : Tiffany, Donghae, Yesung, Yuri, etc.

 

“When you are gone…

The pieces of my heart are missing you,

And I am thinking… I can’t live without you

‘cause baby, two is better than one

I miss you…”

TIFFANY POV

Ahh…sepertinya itu suara Yesung oppa dan Yuri. Tunggu dulu, sepertinya mereka sedang membicarakan Yoona. Ada apa ini? Mengapa mereka menyebut namaku? Gumamku dalam hati, lalu aku memutuskan untuk menguping pembicaraan mereka.

 

AUTHOR POV

Terlihat seorang namja dan yeoja yang sedang duduk di sudut ruangan yang cukup sepi, sepertinya mereka terlibat pembicaraan yang cukup serius.

“Oppa…apa yang harus aku lakukan sekarang? Aku benar2 bingung” rengek Yuri manja.

“Kau ini kenapa Yul? Sepertinya kau sedang ada masalah” jawab Yesung lalu memandang Yuri.

“Bukan aku yang bermasalah, tapi Yoona. Dia sedang dirundung masalah.” Jawab Yuri.

“Jinjjayo? Bisakah kau ceritakan? Mungkin aku bisa membantumu” ujar Yesung.

“Ah..begini oppa, tapi kumohon kau jangan memberitahu yang lainnya termasuk Siwon oppa. Aku takut Yoona marah padaku, janji?” ujar Yuri sedikit berbisik.

“Ne…tenang saja, aku tidak akan memberitahu siapapun.” Jawab Yesung berjanji

“Begini oppa…Akhir2 ini yoona sering merenung sendirian, dia bercerita padaku bahwa ia sudah tidak tahan dengan sikap Siwon oppa selama ini yang terlalu dekat dengan Fany eonni. Kau tahukan Yoona dan Siwon oppa sudah berpacaran selama 2 tahun, dan selama 2 tahun itu Yoona merasa cintanya sudah diduakan.” Jelas Yuri panjang lebar.

“Mwo? Tidak mungkin Siwon berbuat seperti itu. Aku tahu jelas karakter Siwon seperti apa. Tidak mungkin Siwon berani menyakiti perasaan orang lain apalagi Yoona kekasihnya.” teriak Yesung tidak percaya.

“Ssstt…jangan keras2, nanti ada yang mendengar.” Bisik Yuri

“Aku tidak tahu kenyataannya, tapi itulah yang diceritakan Yoona padaku.” Terang Yuri lagi.

 

TIFFANY POV

Mwo? Jadi selama ini Yoona mengira aku dan Siwon oppa memiliki hubungan khusus? Andwe, ini tidak mungkin. Aiissh…eotteokhae? gumamku dalam hati. Aku benar2 tidak percaya apa yang aku dengar tadi. Yoong, mianhe… gumamku lagi.

“Ahh benar, aku harus menghubungi Siwon oppa.” aku segera mengambil iphoneku dan menghubungi Siwon oppa.

SIWON POV

Aku mengistirahatkan kepenatanku seharian ini dikamarku yang sepi, kuambil iphoneku dan menatap wallpapernya. Terdapat gambar seorang yeoja yang sedang tersenyum manis yang selama 2 tahun ini telah mengisi hatiku dan hari2ku. Ya, dialah Yoona-kekasihku.

“Yoong…selama ini kau kenapa? Mengapa kau akhir2 ini bertingkah aneh, dan sejak kejadian itu kau sulit sekali dihubungi?” ucapku pada diri sendiri.

Apa yang terjadi padamu Yoong? Siapa yang mengatakan hatiku telah berubah? itulah pertanyaan2 yang selalu terlintas dipikiranku. Tiba2 iphoneku berbunyi, kulihat layar iphoneku Tiffany memanggilku, aku segera mengangkatnya.

“Yeoboseyo…ada apa Fany-ah?” tanyaku padanya.

“Mwo? Benarkah apa yang kau katakan? Ne, aku akan segera menemui Yoona, gomawo atas informasimu.” Setelah mematikan sambungan telepon akupun bergegas mengambil kunci mobilku dan melaju pergi ke apartemen Yoona.

 

TIFFANY POV

Klik, akupun mematikan sambungan telepon dengan Siwon oppa, aku menghembuskan nafas. Fany, yang kau lakukan ini benar. Kau harus membantunya memecahkan masalah mereka. Kau tidak boleh terbawa perasaanmu. gumamku meyakinkan diri.

 

SIWON POV

@Yoona’s apartment

Ting tong… Aku memencet bel apartemen Yoona berharap ia membukakan pintu untukku. Walau aku tahu password apartemennya tapi aku memilih memencet bel agar kutahu apakah ia masih marah padaku atau tidak. Kembali kupencet bel, beberapa detik kemudian pintupun terbuka. Terlihat yoona dengan mukanya yang lesu.

“Oppa!” jerit Yoona kaget.

“Hai yoong…” sapaku sambil tersenyum. Tapi seketika itu Yoona berusaha menutup pintunya dan dengan cepat aku menahannya dengan kedua tanganku. Tapi sial bagiku, tanganku terjepit dan jemariku terasa perih.

“Aaawww….” teriakku kesakitan. Sontak Yoona segera menghentikan aktifitasnya mendorong pintu.

“Oppa, kau kenapa? Tanganmu…apakah tanganmu terluka saat tadi menahan pintu?” Tanyanya khawatir.

“Aargghh….” Aku mencoba menahan perih.

“Oppa…masuklah, biar aku obati lukamu” Yoonapun meraih tanganku dan menuntunku masuk.

Kami duduk berhadapan disebuah sofa berwarna krem diruang tamu. Tangan Yoona masih teliti mengobati lukaku, dapat kulihat dari wajahnya dia sangat khawatir terhadapku. Ia begitu hati2 mengolesi obat di tanganku. Aku tahu, kau masih mencintaiku Yoong…gumamku dalam hati.

“Selesai…sebentar lagi pasti sembuh” ucap Yoona lalu meletakkan obatnya di kotak p3k. Tanpa sadar aku langsung memeluknya.

“Yoong…tahukah kau, selama ini aku sangat merindukanmu. Aku rindu saat kita tertawa bersama, jalan bersama, latihan bersama. Aku rindu saat2 dimana kau disampingku. Mengapa kau menjauh dariku? Mengapa kau mengatakan hal2 yang tak masuk akal yoong? Aku benar2 merindukanmu” ujarku mencoba mempererat pelukanku. Yoona diam tak membalas pelukanku, kupikir ia sedang menangis sekarang. Merasakan betapa ia pun merindukan kebersamaan ini. Cukup lama kami dalam posisi ini, sampai Yoona melepaskan pelukanku.

“Oppa…sudahlah, lebih baik kau pergi sekarang. Aku lelah, aku ingin istirahat” ia berdiri dan berjalan menuju kamarnya, namun aku segera meraih tangannya.

“Tunggu Yoong, kau ini kenapa? Jelaskan padaku mengapa selama ini kau bersikap seperti ini? Hatiku sakit melihat tingkahmu selama ini” aku ikut berdiri berhadapan dengannya

“Kau ingin penjelasan dariku? Baiklah aku akan menjelaskan semuanya” ia pun berbalik dan menatapku.

 

YOONA POV

“Aku lelah berpacaran 2 tahun ini bersamamu. Aku lelah dengan sikapmu selama ini pada Tiffany eonni, kau bersikap kepada publik seolah2 kau berpacaran dengan Fany eonni. Tahun lalu ketika SMTOWN world tour saat kita menyanyi sorry-sorry kau mengajak duet Fany eonni bukannya aku, saat pers conference kau tertangkap kamera main mata dengan Fany eonni yang duduk disebelahmu, lalu kejadian minggu lalu kau mengunggah fotomu dan dia (tiffany) di twitter saat Fany-eonni berulang tahun. Padahal selama ini kau tidak pernah melakukan itu padaku, tidak pernah sama sekali! Hatiku sakit melihat semua kenyataan ini oppa.” kucoba jelaskan dengan penuh isak tangis.

“Tapi yoong…” potong Siwon oppa, suaranya bergetar.

“Diam! Aku belum selesai oppa!” kataku tajam.

“Bukan hanya di depan kamera kau bertingkah seperti itu. Tapi tanpa adanya kamerapun kau terlihat akrab bersama Fany eonni. Berkali-kali kulihat oppa dan eonni tertawa bersama, bercanda bersama. Apa itu tidak cukup jelas bahwa oppa mencintai Fany eonni? Selama ini aku sudah cukup bersabar, aku mencoba memahami semuanya. Tapi sekarang aku sudah tak tahan lagi oppa.” Air mataku tak berhenti menetes. Dadaku terasa sesak sekarang.

“Yoong…kau salah paham, bukan seperti itu. Sebagai sahabat wajarkan aku dekat dengan Tiffany, aku dan dia hanya sahabat tidak lebih Yoong. Lagi pula aku melakukan itu semua agar kau tidak terus menerus dikejar paparazzi, aku takut jika publik tahu bahwa kau adalah kekasihku hidupmu akan terancam. Aku tidak mau terjadi apa-apa padamu. Kau tahu kan beberapa kali kita kepergok pergi bersama oleh wartawan?” jelasnya, suaranya terdengar parau sekarang. Cukup lama kami terdiam sampai ia angkat bicara.

“Baiklah…maafkan aku jika sikapku selama ini membuatmu sakit hati, mianhe…” ucap Siwon oppa dengan nada menyesal.

“Benarkah? Bagaimana mungkin aku mempercayaimu sedangkan tidak ada bukti yang menyatakan semua penjelasanmu itu benar?” balasku sengit.

“Yoong…kumohon percaya padaku. Hanya kau yang aku cintai, tidak ada yang lain yoong.” tangannya memegang pundakku.

“Andwe…andwe…andwe…!! Pergiii!!” jeritku sambil menutup kedua telingaku.

“Im Yoona!!” bentak Siwon oppa. jelas aku kaget mendengarnya dan langsung menatapnya, ia pun menatapku tajam.

Perlahan wajahnya mendekat kearahku, deru nafasnya yang hangat mengenai pipiku yang basah karena air mataku. Tanpa sadar akupun menutup mataku, sedetik kemudian kami berciuman. Dia mencium bibirku dengan lembut, sangat lembut sampai aku terhanyut dengan sentuhannya. Sentuhan yang selama ini aku rindukan darinya. Dia lalu memeluk pinggangku untuk menghilangkan jarak diantara kami berdua, akupun membalas dengan memegang lehernya dengan erat. Cukup lama kami berciuman sampai ia melepaskannya. Dia menatap manik mataku, begitupun denganku. Kulihat ada kesedihan yang tersembunyi dibalik matanya itu.

“Pulanglah oppa…ini sudah malam, kau harus istirahat” ucapku lalu melepaskan pelukannya.

“Tapi yoong…apa kau akan memaafkanku?” Tanya siwon oppa cemas.

“Aku tidak tahu, aku butuh berfikir lagi. Pulanglah…” perlahan kutinggalkan dia di ruang tamu. Ia masih mematung sendirian disana.

Aku tak tahu apakah aku bisa memaafkannya atau tidak. Aku masih bingung dengan perasaanku sendiri. Aku masuk kekamar dan berjalan menuju meja rias, aku terduduk sambil menangis. Seketika saja aku menghempaskan seluruh barang2 yang ada diatas meja riasku. Aku menjerit dan menangis sepuasnya lalu kutundukkan kepalaku diatas meja rias dengan tangan sebagai alasnya, aku tak berhenti menangis.

>>><<<

 

AUTHOR POV

Terlihat seorang yeoja yang sedang khusyuk memanjatkan lantunan doa di sebuah gereja. Tuhan, jika dia memang jodohku maka permudahkan kami mengatasi masalah ini dan berikan aku kekuatan untuk terus berada disisinya, tapi jika ia tidak ditakdirkan untukku maka bantulah aku untuk melupakannya agar aku bisa hidup walau tanpanya lagi. Perlahan matanya mengeluarkan cairan bening dikedua pipinya.

Beberapa menit kemudian dia berdiri dan melangkah pergi meninggalkan altar. Namun di pintu depan ia bertemu dengan seorang namja yang sedang berjalan masuk.

“Yoona…sedang apa kau disini?” tanyanya, ternyata itu adalah Siwon. Namun Yoona hanya menatap Siwon dan berlalu pergi.

“Yoong…sampai kapan kau akan seperti ini? Tuhan, tolong bantu aku” ujar Siwon lemah sambil matanya tak berhenti menatap lirih kepergian Yoona.

 

TIFFANY POV

Tak sengaja aku melihat Yoona dan Siwon oppa berada di gereja. Tapi Yoona terlihat seperti menjauh dari Siwon oppa. Aku pikir hubungan mereka semakin hari sepertinya semakin meregang.

Yoong, mianhe. Aku memang mencintai Siwon oppa, tapi aku tahu dihatinya sudah ada dirimu. Aku sadar aku tidak mungkin merebut kekasih temanku sendiri. Tuhan, aku benar2 bingung sekarang…gumamku dalam hati.

“Benar…aku harus menjelaskan semua ini pada Yoona. Aku tak mau Siwon oppa ataupun Yoona tersiksa karena kesalahpahaman ini. Aku harus segera menemui Yoona” kataku meyakinkan diri. Akupun segera menghubungi Yoona dan Siwon oppa. Yoong, kau harus percaya padaku.

>>><<<

AUTHOR POV

Sore mulai menjelang, mentari kian meredupkan sinarnya. Terlihat Yoona dan Donghae sedang duduk berdua di bangku taman dekat gedung SMent. Donghae tak henti2nya mengatakan lelucon2 kepada Yoona, namun yang diajak bicara hanya diam menatap kosong kedepan sambil bibirnya mencoba tersenyum menanggapi lelucon Donghae. Tiba2 datanglah Tiffany menghampiri mereka.

“Yoona-ah…” panggil Tiffany. Mereka berduapun menoleh.

“Ahh…Fany-ah, wae? Apakah kau ingin berbicara dengan Yoona?” tanya Donghae.

“Ne oppa, bisakah kau tinggalkan kami berdua?” tanya Tiffany pada Donghae.

“Baiklah kalau begitu, lagi pula sebentar lagi aku harus menemui Leeteuk hyung” jawab Donghae, lalu iapun pergi meninggalkan mereka berdua. Kemudian Tiffany duduk disebelah Yoona.

“Wae eonni? Apa yang ingin kau bicarakan denganku?” Tanya Yoona to the point.

“Mmm…”gugup Tiffany.

“Ada apa eon? Kau sepertinya gugup?” Tanya Yoona bingung.

“Mmm….masalah kau, aku dan Siwon oppa. sepertinya aku harus menjelaskannya secara detail”

Tiffanypun menjelaskan panjang lebar, ia mencoba menjelaskan dengan hati2 agar Yoona tidak salah paham ataupun sakit hati.

“Jadi…benar apa yang dikatakan oppa?” Tanya Yoona memastikan.

“’Ne, kau jangan salah paham terhadap kami. Aku dan Siwon oppa tidak memiliki hubungan khusus seperti yang kau kira selama ini. Kami hanya bersahabat tepat seperti yang dikatakan Siwon oppa padamu yoong,”

“Dan selama ini…aku salah paham terhadap kalian berdua?”

“Ne Yoong, Siwon oppa selalu bercerita kepadaku. Dia bilang bahwa saat kau tak ada dia selalu merindukanmu. Dia juga selalu berusaha menjadi kekasih yang baik untukmu. Jadi jangan salahkan Siwon oppa.” jelas Tiffany.

“Eonni, mianhe…jeongmal mianhe aku telah menuduhmu yang bukan2. Mianhe eonni…” kata Yoona menahan tangis

“Sudahlah Yoong, kau tidak perlu meminta maaf. Justru aku yang meminta maaf karena membuatmu menderita seperti ini. Mianhe” ucap Fany sambil memeluk Yoona dan menepuk2 pundaknya.

“Sudah…sudah…berhentilah menangis,” Tiffany lalu melepaskan pelukannya dan mengusap air mata Yoona dengan tangannya.

Terlihat seorang namja berdiri tidak jauh dari mereka, yang sedari tadi menyaksikan percakapan mereka.

“Yoong…” panggil Siwon. Mereka berduapun menoleh kesumber suara.

“Oppa…” balas Yoona.

“Nah…simbamu sudah datang, cepatlah kau temui dia dan selesaikan masalahmu. Aku harus pergi sekarang.” Ujar Tiffany, ia pun meninggalkan Yoona dan berlalu pergi. Yoona lalu tersenyum dan berjalan menghampiri Siwon.

“Oppa…mianhe,” sesal Yoona. Siwonpun menarik Yoona kedalam pelukannya.

“Sudahlah…kau tidak perlu menyesal seperti itu, aku tahu kau tak mungkin bisa melepaskanku begitu saja karena aku begitu tampan dan mempesona.” Canda Siwon yang sukses membuat Yoona tertawa geli. Mereka melepaskan pelukannya.

“Oppa…kau bisa saja” kata Yoona kemudian ia mencubit pinggang Siwon.

“Aww…hey, gadisku sudah mulai jahil sekarang” ucap Siwon tertawa renyah. Yoona hanya tersenyum menanggapi ucapan kekasihnya itu.

“Oia…ini untukmu” ujar Siwon sambil tangannya menyerahkan seikat mawar merah yang sedari tadi ia sembunyikan.

“Oppa…apa ini? Wahh indah sekali. Kau tak perlu melakukan ini oppa” jawab Yoona senang lalu menerima mawar pemberian Siwon. Matanya berbinar2 memandangi bunga itu.

“Yoong…saranghae, jeongmal saranghae chagi-ah” ucap siwon lembut sambil tangannya membelai pipi Yoona.

“Nado jeongmal saranghae oppa…” balas Yoona tak kalah lembutnya.

Kemudian perlahan mereka mendekatkan wajahnya masing2, tangan Siwon berada di pinggang Yoona dan tangan Yoona berada di leher Siwon. Yoona mulai menutup matanya, perlahan Siwon mendaratkan bibirnya dibibir merah Yoona. Mereka berciuman ditengah angin yang berhembus. Ciuman hangat penuh cinta dari Siwon yang membuat Yoona semakin mempererat pelukannya begitupun dengan Siwon. Kemudian Siwon melepaskan ciumannya sejenak namun tangannya tetap melingkar di pinggang Yoona.

“Aku berjanji, aku tak akan menyakitimu lagi. Aku akan selalu membuatmu bahagia bersamaku, you’re still the one…” Siwonpun kembali mencium Yoona, kali ini ciumannya lebih hangat dan lembut. Mereka berciuman dibawah sinar bulan yang indah menghiasi langit malam.

>>>THE END<<<

Gimana nih pendapatnya tentang FFku? gaje abis yah..hehe.

mianhe kalo ada kekurangan, nah biar aku bisa mengembangkan ide2 baru tolong komentarnya yah…kalo mau add atau follow q silahkn di Alfiah hanamori kudo (fb) atau @alfiah_jrs (tweet)

gomawo J

Tinggalkan komentar

84 Komentar

  1. KimcHi eQ

     /  September 20, 2012

    ❤ YoonWon❤

    Balas
  2. Choi Mutie

     /  September 22, 2012

    happy end… leganya baca part endnya…

    Balas
  3. ItsmeJuly

     /  September 22, 2012

    Good story…

    Balas
  4. vinny

     /  September 23, 2012

    bagus😀

    Balas
  5. YoonWon05

     /  September 24, 2012

    yah sudah habis. #emang makanan
    seru thor bkin ff yoonwon lagi yah😀

    Balas
  6. HAPPY ENDING^^ tiffany baiknya disini ngalah demi saeng:* siwon gapeka atau gimanasih dohdoh. ditunggu ff yg lain~

    Balas
  7. vhiiee raflatahugs sejatie

     /  September 26, 2012

    akhirnya mreka gajadi ptus, hhhe happy end ^^

    Balas
  8. menurutku ide ceritanya terlalu biasa deh,, ^^
    moga d ff selanjutnya bsa lbih seru lgi, ne?^
    himnae!

    Balas
    • alfiah

       /  September 29, 2012

      ok..gpp ko,,thx udah mau komentar
      ditunggu aja..ini juga lagi usaha bikin ff lagi

      Balas
  9. Bagus Chingu FF nya….🙂
    YonWoon Forever ya…. so sweet…
    jadi ingin denger lagu You’re Still The One nya Shania Twain dh…😉

    Balas
  10. hania

     /  April 12, 2013

    Ffnya gk gaje kok
    Yoong jangan gitu sama wonppa kan wonppa cinta yoong unnie 100%

    Balas
  11. happy ending…. *keprok-keprok

    Balas
  12. aat yoonwon

     /  Juli 26, 2013

    Sosweet

    Balas
  13. Anita harahap

     /  Juli 27, 2013

    Happy ending….
    Saya suka, saya suka..

    Balas
  14. liza faiza

     /  Agustus 24, 2013

    ending yg membahagiakan..
    Jdi trharu baca nya apalg pas fany dgn rela melepas cnta nya dmi yoonwon bahagia…..
    Bkin ff yoonwon yg bnyax yaaaaa…

    Balas
  15. tia risjat

     /  Februari 15, 2014

    merinding abis pas wonpa bilang gadisku ke yoona. suka suka suka banget cerita ini..

    Balas
  16. yuli

     /  Maret 6, 2014

    ngebayangin adegan terakhir yoonwon pasti romatis banget….

    Balas
  17. yuliana

     /  April 18, 2014

    daebak .. aku suka😉

    Balas
  18. Dede

     /  April 19, 2014

    Seru banget ahirnya kesalahpahaman dantara mereka tidak berlangsung lama.coba ceritanya lebih panjang lgh pasti lbh seru.

    Balas
  19. zubaidah

     /  April 29, 2014

    Akhirnya kelar juga kesalahpahamannya.. Semoga tidak ada kesalahpahan lagi, antara yoona ma siwon dan hubungannya langgeng.

    Balas
  20. Oh my god

    Balas
  21. Syukur deh baikan lg… Jgn bertengkar lg ah..

    Balas
  22. Yeyy happy ending🙌😂

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: