[OS] You’re My Bittersweet

You’re My Bittersweet

 

 

Judul               : You’re My Bittersweet

Type                : OS (One Shoot)

Author             : Ulanchoi HyoYoon / Twitter : @Lovelyulan

Ratting                        : PG- 16

Main Cast        : Im YoonA, Choi Siwon,

Other Cast       : Leeteuk, Taeyeon, Eunhyuk, Hyoyeon

 

 

YoonA merapikan sedikit anak rambutnya yang sedikit berantakan karena tertiup angin. Senyum diwajah YoonA tak pernah luntur, setiap meladeni mahasiswa dan mahasiswi yang yang berdatangan mengganggu ia dan temannya yang sedang makan di kantin kampus dongguk, mereka sekedar menyapanya atau meminta mereka melalukan Selca bersama dan tentu tanda tangan yoona.

“Yoong… sepertinya kau harus menyewa kantin ini untuk jumpa fans. “ Ledek temen YoonA yang Nampak tidak senang, karena acara makan mereka terganggu.

“Ah..?? Soo jin-ah, jangan seperti itu.. inikan tempat umum jadi wajar jika mereka seperti itu terhadapku.” Bela yoona.

“Tapikan mereka mengganggu sekali yoona. Kau jarang ikut kelas kuliah dan begitu kau ikut kelas kuliah kau pasti jadi pusat perhatian seperti ini. Bahkan waktu berkumpul kitapun jadi berkurang sama mereka.” Jelas teman yoona yang bernama Soo Jin itu memang Nampak terganggu.

“Apa perlu kita pindah tempat?” tawar teman yoona yang lain yaitu seorang laki-laki.

“Ide bagus. Tapi Ji Hyun, aku sebentar lagi harus segera pulang. Jadi bagaimana kau cari tempat buat kita kumpul besok?” jawab yoona.

“Kau memang benar-benar Yoong si super sibuk.” Ledek Ji hyun.

Yoona tidak menanggapi hanya tersenyum. “Oh.. iya makanan hari ini biar aku yang membayarnya ya..”

“Tentu harus kaulah.. disinikan yang punya  uang paling banyak ya kamu!” canda Young Min sambil nyengir kuda.

“Dasar kau Young min si pelit!” ledek Soo jin.

Yoona hanya bisa tertawa melihat teman-temannya bertingkah seperti itu. rasanya memang sudah lama sekali ia tida kuliah dan berkumpul bersama temannya yang non artis ini. Dan ini sangat menyenangkan.

YoonA melirik jam tangannya ternyata sudah pukul dua siang. Ia segera merapikan tumbukan buku kuliahnya dan mengeluarkan uang duaribu won lalu ia letakan dekat bill.

“Aku harus pulang sekarang. Sampai jumpa besok!” ucap yoona lalu memakai tas bahunya dan keluar dari kumpulan temannya.

Tiba-tiba Ji hyun ikut berdiri. “Emm YoonA… kita keluar kampus bersama ya. Bahaya jika kau hanya sendirian.”

“Ji Hyun ssi.. apakah ini salah satu taktikmu untuk mendekati YoonA..hah?” goda teman yoona yang lain dan mereka semua mentertawai Ji hyun yang niat ngemodusnya sudah terungkap mentah-mentah dan didepan YoonAnya pula lagi.

“ Tidak apa, jika aku tidak merepotkan mu?” Tanya yoona basa-basi. Sebenarnya sih ia takut juga keluar kampus sendiri, takut ada yang menguntitinya atau ada yang menyerbunya minta foto dan tanda tangan. Kalau ada ji hyun kan lumayan , ia bisa bersembunyi di balik tubuh Ji hyun yang jangkuk ini.

“Tentu tidak.” Jawab Ji hyun dengan pasti dan tak lupa tersenyum.

 

Ketika Ji hyun mengantar yoona berjalan bersama di pinggir lapangan kampus. YoonA menangkap sesosok orang yang memakai kaos oblong warna hitam dan jeans serta topi  dan kaca mata hitam. Dan orang itu telah menjadi pusat pertatian mahasiswi yang berkeliaran didekat situ. YoonA meringis kesal melihat pemandangan didepannya saat ini. Orang itu telah dikelilingi cewek-cewek yang meminta foto dan terus saja menggoda.

“Cari mati…!” ucap yoona tidak sengaja dan terdengar oleh Ji Hyun.

“Siapa yang mati?” Tanya Ji hyun bingung.

“Oh..tidak ada, bukan apapun.” Ucap yoona malu.

Yoona kini mempercepat langkahnya menghampiri orang yang sedang tebar pesona dan dikelilingin mahasiswi itu. Ji hyun masih setia mengekori yoona. Yoona menyelinap diantara para mahasiswi yang histeris dan terus memanggil-manggil nama ‘siwon’ dan mengucapkan kata-kata ajaib agar siwon tertarik dan membalas sapaannya.

“Permisi semuanya…” selak yoona sambil membentangkan tangannya lebar-lebar. Dan membuat mahasiswi yang lain langsung diam dan menatap aneh ke yoona yang tiba-tiba muncul diantara mereka.

“Ouh..Siwon oppa! Kau sudah datang! Maaf ya aku lama.” Ucap yoona, seolah tidak sedang terjadi apapun.

Yoona membalikan badannya dan melihat Ji Hyun yang terhalang oleh wanita-wanita penggoda itu. “Aaahh.. Ji Hyun-ah..Kamsahamnida.. aku pulang dulu  ya? Sampai besok!” teriak yoona sambil melambai- lambai tangan. Dan Ji hyun membalasnya dan tersenyum ramah.

Yoona membuka pintu mobil siwon dan masuk kedalamnya tapi sebelum ia benar-benar menutup pintunya ia tersenyum pada sekumpulan wanita itu dan berkata. “Aku dan siwon oppa akan pergi ke lokasi pemotretan. Jadi cukup sampai disini ya semuanya.”

Suara ribut dari kumpulan wanita itupun mulai membuat gaduh dan dengan cepat siwon buru-buru ikut masuk kedalam mobil dan menyalakan mesin mobilnya serta segera melajukan mobilnya meninggalkan suasana kampus yang menjadi sedikit gaduh karenanya.

Siwon melepas topinya dan kacamatanya. Tanpa memandang yoona ia bertanya pada yoona. “Bagaiman kuliah hari ini?”

“Buruk!” jawab yoona ketus.

Siwon menoleh begitu mendengar ucapan yoona. Ternyata kekasihnya itu tengah manyun dan ngambek. “Maaf.. membuat mod mu buruk karena ketampananku yang membuat wanita-wanita tadi menjadi liar.”

“Besok tidak usah menjemputku lagi!” tegas yoona.

“Kenapa? Kau cemburu pada mereka?” Tanya siwon tidak bisa terima keputusan yoona.

“Tidak sama sekali! Tapi aku kesal kau tebar pesona seperti itu! kan aku sudah bilang jika menjemputku tunggu saja didalam mobil!”

“Habisnya kau lama sekali. Jadi aku keluar ingin melihat keadaan kampusmu. Eh malah wanita-wanita itu menghampiriku.”

“Tidak peduli! Ini jelas kesalahanmu yang tidak mendengar perintahku!”

“Iya…iya lain kali tidak akan seperti itu lagi!janji!” akhirnya siwon mengaku salah dan menyerah atas tuduhan yoona. “Lalu siapa lelaki yang bernama Ji hyun tadi?” sekarang giliran siwon yang mengintrogasi yoona.

“Mau tahu saja!” ledek yoona.

Siwon menoleh dengan wajah terkejut lalu tanganya dengan jail menarik hidung yoona sampai memerah.

“Ahh..auuh..uuuhh..” rintih yoona kesakitan.

“kau ini, siapa orang tadi?” omel siwon.

“Tapi tidak perlu menjepit hidungku seperti itu, sakit tau!” balik yoona mengomeli siwon. “Ji Hyun itu teman ku di fakultas theater. Dia sangat baik. Ia tadi hanya mengantarku dan menjagaku agar aku tidak diganngu atau diikuti oleh orang-orang.”

“Oh.. tapi jangan terlalu akrab orang seperti itu pasti ada maunya.”

“Oppa.. kau ini.”

Siwon kembali fokus dengan stir mobil dan pemandangan jalan didepan yang tidak terlalu ramai siang ini. Sedangkan yoona sedang mengutak-atik daskboard mobil siwon. Ia tersenyum melihat foto selca dirinya dan siwon mengenakan Polaroid, dan itu sudah lama sekali hampir setengah tahun tapi siwon masih menyimpannya dengan baik. Dan yoona menemukan CD album 6jib ver B disana dan juga CD SNSD Album The Boys. Dan selebihnya hanya CD lagu-lagu rohani.

“Kenapa banyak sekali CD lagu-lagu pujaan.” Tanya yoona.

“jika kau mendengarkan itu saat marah maka kau akan tenang, jika kau sedang lelah maka kau akan damai, karena kau tau tuhan itu mempunyai cara sendiri member kebutuhan untuk umatnya.” Jelas siwon layaknya sedang kultum.

“Ouhh.. seperti itu..”

“Oh..iya, bagaimana kalau kita ke apartement mu saja?, aku sedang ingin makan masakanmu..” ucap siwon tiba-tiba.

Yoona meneleh memandangi siwon yang masih fokus menyetir. “ Tidak bisa di apartemenku ada Yoon Jin eonni yang sedang meminjamnya. Ke apartemenmu saja.”

“Apartemenku? Oke kalau begitu. Tapi di sana tidak ada persedian masakan apapun, kita ke super market dulu ya?”

“Siap!”

Siwon membelokan jalan mobilnya menuju super market yang berada di kawasan Gangnam. Karena apartemen yang siwon beli juga berada di kawasan elit gangnam.

 

~***~

 

“Memangnya kau ingin makan apa?” Tanya yoona sambil mendorong troli di depan deretan rak-rak pendingin berisi sayuran segar.

“Hemm..aku ingin pasta saus jamur dan Bulgogi.” Jawab siwon.

“ah.. kalau gitu, beli daun bawang, bawang bombai daun selada, jamur, saus tomat, saus pedas, lada bubuk, kecap manis dan asin serta tentu daging sapi segar!” absen yoona semua keperluan masaknya. Dan tanganya mulai mengambil apa saja yang tadi ia sebutkan.

Siwon tersenyum puas melihat yoona yang kini sudah mahir dan cekatan dalam memilih jenis-jenis sayuran yang bagus dengan benar.

Siwon membantu yoona mendorong keranjang belanjaan menuju tempat snack dan minuman. Siwon mengambil enam botol soju dan enam minuman soda kaleng dan chiki kentang tiga bungkus besar.

“Kenapa banyak sekali?” protes yoona.

“Hanya untuk persedian saja.” Jawab siwon enteng.

Lalu terkahir ia mengambil kacang-kacangan. “Sudah.. ayo kita bayar!” ajak siwon sambil mendorong keranjang sayuran, Yoona mengekori dari belakang.

 

~***~

 

“Kenapa Apartementmu berantakan begini?” heran yoona  begitu masuk ia melihat keadaan diruang tivi yang Nampak bekas botol soju dan kulit kacang berantakan dan bantal-bantal dikursi juga tergeletak dimana-mana.

“Oh..itu tiga hari yang lalu aku, leeteuk hyung, kyuhyun, eunhyuk hyung dan sungmin hyung. Bermain disini, dan itu adalah sisanya.”

“Aisshh… dasar jorok!” yoona segera merapikan bantal-bantal ketempatnya semula. Dan merapikan botol soju itu lalu ia masukan kedalam plastic besar dan kulit-kulit kacang yang berserakan segera di sapu yoona sampai bersih.

“Kau.. mengerjaiku ya? Biar aku yang merapikan semua ini?” selidik yoona dan siwon hanya tersenyum saja sambil ikut merapikan yang masih berantakan disekitarnya.

Usai merapikan semua yang berantakan Yoona berjalan menuju dapur diikuti siwon dibelakangnya.

“Kau bisa mencuci beraskan? Tolong cuci berasnya setelah itu baru dimasak.” Printah yoona sambil sibuk mengeluarkan semua belanjaan yang tadi ia beli disupermarket.

Setelah mencuci semua jenis sayuran yang ia ambil yoona mulai fokus mengupas bawang bombai.

“Kalau kita benar menikah. Kau ingin tetap berkerja atau dirumah saja mengurusi anak?” Tanya siwon sambil mencoba menyalakan rice cooker.

“Pertanyaan macam apa itu? tentu aku akan menjadi iburumah tangga yang baik saja,mengurus rumah dan anak. Lagipula ka nada kau jadi buat apa aku kerja?” jawab yoona asal.

“Dasar kau ini!”

“Tapi apa oppa yakin ingin tetap jadi actor? Dan benar oppa tidak ada niat untuk menjalankan bisnis keluarga saja yang lebih menjanjikan.”

“Kenapa kau takut jika aku sudah tua aku sudah tidak laku lagi? Aku akan tetap menjadi tampan walau sudah kakek-kake im yoona!” jawab siwon sambil berkacak pinggang.

“Ciihh..percaya dirimu tinggi sekali Mr.Choi!”

“Thank you Mrs.Choi!”

“Tapi pertanyaanku tadi serius loh..” bahas lagi yoona kembali ke tofik awal.

Siwon terdiam sebentar lalu ia mencari pekerjaan lagi dengan mengambil spaghetti kering untuk dicucinya. “Aku juga punya pikiran kesana sih.. tapi untuk saat ini aku benar-benar tidak mau member appa harapan yang terlalu besar. Jadi kukatakan padanya bahwa sampai kapanpun aku akan menjadi choi siwon super junior.”

Yoona sedikit menitikan air mata, tapi bukan karna terharu tapi karena pedas mengiris bawang Bombay dan daun bawang untuk bumbu pasta dan bulgogi.

“Kau tidak apa-apa?” Tanya siwon khawatir melihat mata yoona yang sudah berair.

“Tidak..hanya saja, bawang-bawang itu sungguh pedas dimata.” Jawab yoona sambil berusa mengucuk tangannya dengan punggung lengan.

“Heiii!!jangan dikucek seperti itu nanti mata mu bisa iritasi.” Larang siwon buru-buru. Lalu ia mengambil kain bersih yang dibasahi air dan dengan sigap ia membantu menutup mata yoona dengan kain basah itu. “Tahan seperti ini, pedasnya pasti cepat hilang.”

Siwon melepas kain yang tadi sempat menutup mata yoona. Dan ajaib kini yoona sudah bisa melek tanpa harus menangis kepedihan. “Wahh… sudah tidak perih lagi.. Gomawo oppa!” ucap Yoona kegirangan.

Siwon tersenyum membanggakan diri. Tapi begitu yoona ingin melanjutkan memotong jamur siwon menahannya dan berkata “Ucapan terimakasihnya harus disini.” Siwon menunjuk bibirnya sendiri dengan jari telunjuk.

“Iehh..tidak mau..!!” elak yoona.

“Sekali saja!” rengek siwon mulai bertingkah manja pada yoona. “Ku Mohon sekali saja.”

Yoona meringis sebal melihat tingkah siwon seperti itu. Yoona akhirnya menuruti kemauan siwon. Ia memajukan bibirnya dan segera mengarahkan kebibir siwon yang telah menunggu dan bibir yoona langsung mencium bibir siwon. Sebentar dan melepasnya.

“Sudah.. ayyo masak lagi!”

“Hemm.. enak sekali..hehehe” ledek siwon sambil tersenyum-senyum didepan wajah yoona.

“Oppa! Sudah aku malu..!”

“Kenapa harus malu..? disini hanya ada kita berdua. Ingin melakukan apapun juga bisa kita lakukan.”

Yoona melotot mendengar perkataan yoona tadi. “Oppa? Kau ketularan Eunhyuk oppa si Yadong itu ya?” ledek yoona sambil mengecek suhu dikening siwon.

“Hahaha..aku hanya bercanda. Lagipula walaupun kita terlihat berdua disini tapi ada tuhan yang selalu mengawasi kita.” Jawab siwon mulai kembali kejati dirinya yang penuh dengan jiwa rohani yang kuat.

“Bagus1”

YoonA mulai kembali sibuk memotong jamur dan melanjutkan keperkerjaan lainnya dan siwon yang disampingnya selalu setia membantu yoona memasak.

 

~***~

 

Setelah satu dua jam mereka berkutik didapur akhirnya masakanpun selesai dihidangkan diatas meja makan dengan cantik dan menggugat selera. Siwon sudah duduk dan menatap pasta denga muka lapar. Yoona mengambil serbet dan memberikan pada siwon satu dan setelah itu duduk berhadapan dengan siwon.

“Selamat makan!” ucap yoona riang melihat hasil usahanya sendiri bersama sang kekasih.

“Tunggu!” sela siwon ketika yoonA sudah mulai ingin menyendok bulgogi.

“Ada apa?” Tanya yoonA bingung.

“Heem… kita harus menunggu orang lagi. Mereka akan datang sebentar lagi.”

“Siapa?” Tanya yoona penasaran.  Dan tepat saat itu bel apartemen berbunyi.

Siwon berjalan menuju pintu dan yoona mengikutinya dari belakang. Siwon segera membukakan pintunya dan terlihatlah disisan ada dua orang wanita berdiri sambil tersenyum hangat.

“Oh.. Ajjuma dan Ji won ssi…” kaget yoona begitu melihat ibu dan adik siwon datang kesini.

“Aku sengaja tidak member tahu Yoona Kalau eomma dan Jiwon akan datang dan ikut makan siang bersama kami. Kalau tidak seperti itu ia tidak akan mau memasak sendiri.” Ucap siwon menjelaskan. Dan kontak langsung mendapat serangan subitan bersembunyi di lengannya dari yoona.

“Auuuhh..” jerit siwon.

“Ayoo Ajjuma dan Jiwon ssi silakan masuk. “ ajak yoona dengan sekap ramah. Setelah eomma siwon dan jiwon masuk. Yoona dan siwon masih berdiri di balik pintu.

“Awas kau choi siwon! Ini kedua kalinya kau selalu seenaknya mengatur jadwal pertemuanku dengan keluargamu!” omel yoona dengan tampang jutek.

“Maaf-maaf..tapi mereka kan sudah datang apa perlu aku suruh pulang saja?” Tanya siwon dengan muka polosnya!

“Maka kau akan mati sekarang juga!” ketus YoonA lalu segera menyusul ibu dan adik siwon kedapur meninggalkan siwon sendiri.

Siwon tersenyum penuh kemenangan setelah itu karena misinya berhasil!

 

~***~

 

“Ternyata kau pintar memasak juga ya?ini sangat enak” ucap ibu siwon memuji hasil masakah yoona begitu ia menyuapkan sesendok nasi dan bulgogi.

“Benarkah? Terimakasih. Tapi aku memang belajar masak akhir-akhir ini dan di dorm aku selalu membantu Hyoyeon dan Taeyeon eonni yang pintar memasak.” Jawab yoona jujur.

“Tapi itu namanya kau ada usaha untuk bisa memasak. Itu sangat bagus.” Puji lagi eomma siwon.

“Iya yoon, aku jadi sangat iri denganmu. Pasta ini juga lezat.” Nimbrung Ji won memuji Yoona.

“Ah?kalian… aku jadi malu.” Balas yoona yang memang benar-benar jadi sedikit malu karena selalu dipuji oleh ibu dan adik siwon.

“Heemm.. Bulan depan saat kami akan berkunjung ke rumah nenek siwon, kau ikut ya Yoona?” Tanya ibu siwon disela makannya.

Yoona melepas sendoknya dan menatap bingung ke wajah ibu siwon. “Aku ikut?”

“Iya.. disana banyak yang ingin sekali bertemu YoonA so nyuh shi dae..” jawab Jiwon “Jadi kau ikut saja ya…”

“Hemm..jika aku tidak ada jadwal aku pasti ikut.” Jawab YoonA ragu-ragu.

“Kalau begitu aku pastikan ia tidak akan terlalu sibuk untuk bulan depan.” Ucap siwon dengan mulutnya yang setengah penuh dengan bulgogi yang dibungkus dengan daun selada segar.

“Eh.. emangnya kau Assisten aku apa?hah?” Omel YoonA yang sedikit kesal juga lihat tingkah makan siwon yang tidak Jain di depan ibunya dan adiknya.

“Oh.. iyaa Eomma.. satu jam lagi aku ada kelas dikampus. Sepertinya kita harus pulang sekarang.” Ucap Jiwon tiba-tiba.

“Ahh.. kenapa buru-buru sekali. Apa mata kuliahnya penting ya? Ah.. Ji won ssi memang sangat mementingkan belajar tidak seperti aku.”

“Itu karena kau artis YoonA ssi.” Jawab Jiwon.

“Iya..iya kita pulang sekarang, tapi eomma bantu yoona cuci piring dulu.” Jawan ibu siwon yang sudah siap-siap membereskan piring sisa ia dan jiwon makan.

“Tidak usah Ajjuma biar aku saja. “ tolak yoona dan merebut piring dari tangan ibu siwon. “Kalian disini tamu jadi tidak perlu membantu aku. Okke.??”

Ibu siwon menaikan sebelah alisnya dan akhirnya menyerahkan piring itu ke yoona. “Baiklah, jika kau tak mau aku bantu.”

“Iya tidak perlu eomma… dia itu gadis pencuci piring jadi biarkan saja.” Jawab siwon lagi-lagi menyudutkan YoonA dengan candaannya.

“Baiklah kalau gitu eomma dan Ji Won pulang. Kalian baik-baiklah disini, dan menikmati waktu senggang bersama.”

Ibu siwon meraih tas nya dan memakainya dibahu lalu memeluk yoona dan siwon bergantian. Setelah itu yoona dan siwon mengantar Ibu dan adik siwon sampai pintu luar apertement.

Setelah Ibu dan adik siwon benar-benar tidak ada di sekitar apertement siwon dan yoona masuk kembali kedalam apertement. Yoona menutup pintu apertement dan langsung berteriak dengan penuh kemenangan.

“Ya!! Siwon Choi, tolong bereskan bekas-bekas piring itu! dan tolong kau cuci sampai bersih ya.. aku lelah sekali memasak sebanyak itu!!”

Siwon yang baru saja mau duduk di sofa depan tivi terkejut mendengar ucapan yoona tadi. “Apa? Tadi kau bilang ingin mencucinya sendiri. Dasar bermuka dua!”

Yoona menghampiri Siwon dan mendorong tubuh siwon agar berjalan menuju dapur segera. “Sudah sana laksanakan perintahku! Kalau tidak aku akan menendang bokongmu!” ancam yoona.

“Ciih… ancaman macam apa itu? baik-baik akan aku laksanakan Mrs.YoonA choi nyonya besar kami!”

“Hahahahha…Julukan apa lagi itu? sudah sana aku ingin istiraha dulu!” usir yoona lalu segera merebahkan tubuhnya diatas kursi dan menyalakan televise mencari saluran acara yang menarik untuk ditonton.

Tapi baru sebentar yoona beristirat dan siwon juga baru selesai mencuci piring. Pintu bel apaertement sudah berbunyi lagi.

“Kau mengundang siapa lagi?” Tanya YoonA heran.

“Tidak ada.” Jawab siwon jujur.

YoonA dan Siwon saling bertatapan. Tapi setelah itu bell kembali berbunyi bertanda masih ada orang yang menunggu dibalik pintu. YoonA dan siwon berjalan menuju pintu apertement. Sebelum membuka pintu siwon melihat terlebih dulu siapa yang datang lewat layar yang menempel di dinding dekat pintu. Dan terlihatlah disana wajah Eunhyuk yang sedang melototi kamera.

“Heeii.. YoonWon.. aku tau kau didalam jadi cepat bukakan pintunya!” ucap siwon dari kamera.

“Ternyata si pengganggu!” jawab siwon.

“Apa dia datang sendiri? Selidik yoona.

“Entahlah. Wajahnya yang jelek itu menghalagi penglihatan kearah lain.” Ledek siwon dan yoona sontak tertawa kecil.

Siwon membuka pintu apertement dan telihatlah ada Hyoyeon, Taeyeon Leeteuk dan tentu Eunhyuk yang sudah berdiri rapi didepan pintu.

“Heii Yoong??” sapa Hyoyeon.

“Ohh…Eonni? Bagaimana kalian bisa kesini dan tau aku ada sini?” Tanya yoonA heran. Soalnya kayanya ia gak bilang pada eonnie snsd nya termasuk ke Hyoyeon dan Taeyeon kalau pulang kuliah ia akan ke apertement siwon.

“Eunhyuk Oppa, yang mengajak kami.” Jawab Hyoyeon.

“Hey,, Mongkey! Bagaimana kau bisa tau?” Tanya siwon heran.

“Hehehe.. aku tidak sengaja mendengar percakapan teleponmu dengan Ji won semalam.” Jawab Eunhyuk jujur.

“Dasar kau!” omel siwon.

“Heyy.. kenapa berdebat saja. Kau tidak menyuruh kami masuk? Dasar dongsae-dongsae kuruang hajar!” tegur Leeteuk yang nampaknya sudah lelah berdiri di depan.

“Oh.. iya ayoo silakan masuk!” ajak siwon dan YoonA.

Begitu mereka semua masuk kedalam Apertemen siwon yang besar dan bagus itu Hidung Eunhyuk mulai bereaksi.

“Kau usai masal bulgogi ya?” Tanya Eunhyuk menyelidiki dan berjalan kearah dapur.

“Iya.. disana masih ada sepiring jika mau makan saja.. tapi pastanya sudah habis.” Jawab yoona memberitahu.

Dengan segera Eunhyuk duduk di meja makan dan mengambil selembar selada dan membungkus bulgogi itu dengan selada lalu melahapnya dengan membabi buta,

“Hyoyeon kalian memangnya darimana? Kenapa si mongkey itu kelaparan sekali?” Tanya siwon pada Hyoyeon.

“Kami dari Dorm. Ah.. kau oppa seperti tidak kenal Eunhyuk oppa saja.diakan memang seperti itu.” jawab Hyoyeon.

“duduklah aku akan ambilkan Minum dan snack.” Perintah yoona. Dan dengan segera leeteuk, Taeyeon, Hyoyeon  dudu di sofa sambil menonton televisi.

Tak lama YoonA kembali membawa snack kentang goreng yang ditaru dimangkuk besar dan enam botol coke yang dibawa Eunhyuk.

“Pilihan kita tepatkan.. dari pada kita bête di dorm karena tidak ada jadwal. Jadi lebih baik datang kesini. Disini tidak pernah kehabisan stock makanan.” Ucap Eunhyuk yang kini mulai melahap kentang goreng.

“Eh.. tap kenapa Taeyeon eonni dari tadi diam saja?” Tanya yoona heran.

“Tidak apa-apa .” jawab Taeyeon pelan.

“Taeyeon tidak tidak sengaja kemarin menonton WGM TeukSo episode trakhir dan melihat Leeteuk oppa mencium Sora eonni dan itu membuat Taeyeon eonni marah.” Jelas Hyoyeon yang juga mulai ikut-ikutan eunhyuk menyantap kentang goreng.

“Tidak seperti itu Hyonie..” elak Taeyeon.

“Aku sudah meminta maaf padanya tapi ia tetap bersikap dingin seperti ini. Ia menerima ajakanku tapi dia terus mencueki aku.” Ucap Leeteuk yang Nampak frustasi dengan sikap Taeyeon padanya.

“Hahaha.. jadi seperti itu.. tenang eonni.. Leeteuk oppa hanya suka eonni, itu hanya tuntunan scenario saja. Betulkan oppa?” Tanya yoona pada Leeteuk.

“Betul! Lagi pula dia juga dulu pernah ikut WGM masa tidak mengerti.” Jawab Leeteuk.

“Tapi dia menyebalkan Yoong!” seru Taeyeon.

“Menyebalkan bagaimana?” Tanya Leeteuk.

“Aku tidak bicara denganmu Park jung soo! Jadi diamlah.” Ketus Taeyeon.

“Hahaha.. perkelahian Ajjusi dan ajjuma memang sangat sengit.” Canda Eunhyuk.

“Diam kau!!” teriak Leeteuk dan Taeyeon berbarengan.

Eunhyuk membelalakan matanya terkejut karena di gentak oleh leeteuk dan taeyeon. “Baiklah..aku tidak ikut campur.” Ucap eunhyuk sambil geleng-geleng kepala pasrah.

“Sebaiknya kalian selesaikanlah baik-baik disuatu tempat.” Usul siwon.

Leeteuk diam sesaat lalu ia menarik lengan Taeyeon dan berkata. “Ayoo ikut aku, mungkin benar kita memang harus menyelesaikannya baik-baik dan hanya berdua.”

Taeyeon sedikit terlihat ragu tadinya, tapi setelah ia meminta keyakinan dari dongsaengnya yaitu YoonA dan Hyoyeon. Akhirnya Hyoyeon mau juga di ajak pergi bersama Leeteuk entah mau kemana yang pasti mereka akan menyelesaikan masalah mereka segera.

“Akhirnya mereka pergi juga.” Ucap Eunhyuk begitu Taeyeon dan Leeteuk sudah tidak ada di sekitar mereka.

Yang lain hanya membalasnya dengan anggukan kepala.

“Ohh..iya dua minggu lagi kita akan ke Indonesiakan?” ucap Eunhyuk antusias.

“Wahh..iya aku hampir lupa kalau tanggal 22 september kita ada SMTown di Indonesia. Aku sudah lama sekali ingin kesana. Ku dengar SONE Indonesia tidak sedikit. Dan mereka juga selalu mendukung kami. Aku jadi tidak sabar. “ Sahut YoonA sama antusiasnya.

“Kalau kami sih itu kunjungan ketiga kami keIndonesia.” Sombong siwon. “Dan kau tenang saja jika kau tidak mengerti apa yang mereka bicarakan aku akan memberitahumu.”

“Heh..emangnya oppa bisa bahasa Indonesia?” Tanya YoonA tidak yakin.

“Tentu.. kalian harus menyapa mereka dengan..’Selamat malam SONE!!Apa kabar?Kami Girls’ Generation, senang bertemu kalian Terimakasih!’ harus ucapan seperti itu.” siwon mengajari YoonA dan Yoona hanya memanggutan kepala tapi mulutnya ikut mengucapkan kata-kata yang tadi diucapkan Siwon. Perkata demi kata.

“Satu lagi, kau harus bilang Saranghae dengan ‘Aku Cinta kamu’ seperti itu”

“Aku Cinta Kamu..?” ucap YoonA mengikuti yang tadi siwon ucapkan.

“Aku juga Cinta kamu!” jawab Siwon sambil terkekeh.

“Itu apa artinya?” Tanya YoonA yang tidak mengerti.

“Bukan apa-apa.” Sahut siwon membuat yoona penasaran.

“Ahh…ahh..Heii, tanggal 22 itu bukankah My Hyorangie berulang tahun? Bagaimana kalau kita minta jatah dua hari untuk berlibur disana untuk merayakan ultah Hyoyeoen?” usul Eunhyuk.

“Dasar tidak Romantis. Seharusnya kau membicarakan ini tanpa aku, dan ini bisa menjadi kejutan buatku.” Protes Hyoyeon yang merasa ulang tahunnya sudah tidak special lagi.karena ia sudah tau rencana itu.

“Bali?? Aku ingin sekali kebali!!!” seru yoona histeris.

“Aku sudah pernah kebali Yoong! Ku dengar Lombok lebih indah dari bali. Bagaimana kita liburan dilombok saja” Usul Hyoyeon.

“ ia aku juga pernah tau laut dilombok masih asri.” Setuju Siwon.

“Baiklah..seterah mau Bali atau Lombok itu masalah nanti, yang jadi masalah kalian bertiga harus berkejasama denganku meminta izin kepada maneger untuk liburan kita. Lalu yang lain jangan sampai tau. Bagaimana?” usul eunhyuk dengan idenya.

“Setujuh!!” seru YoonA,Siwon, dan Hyoyeon bersamaan.

“Hahaha..bagus!” girang Eunhyuk sambil tertawa puas.

“Astaga Oppa!!” jerit Hyoyeon mengejutkan semua orang.

“Ada apa?” Tanya Eunhyuk heran. Siwon dan YoonA ikut memandangi Hyoyeon dengan penuh Tanya.

“Ini sudah jam 7 malam! Nanti jam 8 aku akan ada Shooting Invincible Youth 2, bagaimana ini?” Jelas Hyoyeon dengan paniknya.

“ahh..kau ini kukira apa?” Eunhyuk mencibir ke Hyoyeon.

“Ahh..oppa eottoke??”

“Yasudah kita pulang. Aku akan mengantarkanmu kelokasi shooting sekarang. Masih ada waktu satu jam kurang.” Eunhyuk berdiri dari duduknya. Dan Hyoyeon ikut berdiri juga dari duduknya.

“Siwon YoonA.. kami harus pamit. Terimakasih atas tumpangan dan makanannya ya!” ucap Eunhyuk.

“Iya.. lain kali tidak boleh seperti itu!” canda YoonA.

“Dasar kau ini!” hampir saja Eunhyuk ingin menjitak kepala YoonA tapi dengan sigap siwon menangkap lengan Eunhyuk.

“Kau ini hyung! Sudah sana pulanglah!” usir siwon.

Eunhyuk mencibir kesiwon. “Baiklah.. kami pulang! Ingat rencana kita harus berhasil!”

“Pasti!” yakin yoona.

“Yoong aku pulang ya.. kau masih akan disini tidak kembali ke dorm?” Tanya Hyoyeon.

“Iya aku akan disini sementara dan akan kembali ke dorm nanti. Yuri eonni sedang sibuk Shooting Cf jadi aku malas dikamar sendirian.”

“Baiklah.. “ ucap Hyoyeon sambil memeluk YoonA.

“Eonni hati-hati dijalan ya!!”

YoonA dan siwonpun mengantar Hyoyeon dan Eunhyuk keluar dari Apertemen. Setelah mereka keluar dan hilang setelah naik evalator. YoonA dan Siwon masuk kembali kedalam Apartement.

YoonA dan siwon mendudukan diri mereka dikursi. YoonA menaruh kepalanya bersandar pada bahu Siwon.

“Rasanya lelah sekali.” Ucap YoonA pelan.

“Tidurlah.. aku akan menjagamu.” Ucap siwon sambil mengelus-elus lengan YoonA.

“Oppa?” panggil YoonA.

“Ne?”

“Oppa akan selalu menjaga dan tidak pernah meninggalkankukan?”

“Kenapa bertanya seperti itu?”

“Karena aku ingin selalu bersama oppa!”

“Benarkah? Kalau begitu menikahlah denganku?”

“Oppa sedang melamarku?”

“Bodoh! Jelas tidak. Mana mungkin melamar sederhana itu?”

“Hihihi.. tapi bagaimanapun cara oppa nanti melamarku aku pasti akan menerima lamaran oppa.”

“Oh..ya??”

“Iya”

Siwon memiringkan kepalanya dan mencium bibir YoonA. Tidak lama ia melepas kembali ciuman itu.

“Kau masih kecil. Aku tidak bisa menikah dengan wanita yang belum besar.” Ucap siwon meledek yoona.

“Eh?? Aku kecil? Aku sudah besar oppa!” protes YoonA tidak terima dibilang masih kecil.

“mana ada wanita dewasa seperti ini?” goda siwon.

Yoona mengangkat kepalanya dari bahu siwon. Ia melototi siwon yang tersenyum-senyum sendiri.

“Aku sudah 23 tahun berati aku sudah wanita dewasa!”

“Iya.. kau memang 23tahun tapi masih kecil! Masih seperti anak 15 tahun!”

“Itu karena aku Baby face!!”

“Apa??heheheh… dasar kau ini!” Siwon menarik hidung YoonA dengan gemas.

“Iehh.. sakit! Kau hobby sekali menarik hidungku!”

“Habisnya kau lucu dan menggemaskan!”

“Alasan macam apa itu?”

“Yoong sinilah!” Siwon menepuk nepuk pahanya mengisyaratkan agar yoona mentidurkan kepalanya disitu.

YoonA tersenyum malu dan pelan-pelan ia meletakkan kepalanya diatas pangkuan siwon. “Heemm..nyaman sekali.” Ucap yoona sambil memejapkan mata.

“Oh..iya Yoong aku akan main drama lagi.” Ucap siwon.

Yoona membuka matanya dan menatap wajah siwon yang juga sedang memandanginnya. “Baru saja selesai drama taiwanmu sudah dapat tawaran main drama lagi disana? Laris sekali kekasihku ini?”

“Bukan di Taiwan tapi disini, dikorea…”

“Hemm.. lalu?”

“Aku mendapan peran seorang actor yang antagonis. Tapi disana aku belum tahu siapa lawan main wanitanya. Kau ikut casting ya??”

“Mwo?? Kau menyarankan aku ikut Casting agar aku bisa beradu acting denganmu? Aku tidak yakin oppa. Walaupun misalkan aku lolos pasti SM akan menolak kontraknya.”

“Benar juga.. selalu seperti itu.”

“Siapapun lawan mainmu nanti aku percaya oppa adalah actor propesional..” ucap Yoona memberi kepercayaan pada siwon.

Siwon tersenyum senang mendengar ucapan yoona. Ternyata yoona memang sudah dewasa pemikirannya walaupun sikapnya masih kekanak-kanakan.

YoonA kembali memejamkan matanya tangannya menggenggam tangan siwon. Matanya mulai mengantuk karena seharian ini ia sibuk belajar dikampus, lalu belanja dan memasak serta menemani eonninya. Lambat laun Yoona pun tertidur dan masuk kedalam alam mimpinya. Siwon mengamati wajah yoona yang sedang tertidur dipangkuannya dengan saksama. Sambil tangan kirinya yang nganggur membelai-belai rambut panjang Yoona.

Lama-kelamaan Siwonpun ikut mulai mengantuk ia menyenderkan kepalanya pada senderan sofa. Matanya terpejam dan ikut masuk kealam mimpi. Dan mereka berdua benar-benar tertidur pulas sekarang.

 

~END~

 

Note : Sssttt…!!! YoonWon sedang tidur jangan berisik ya 😀 Athor ulan pamit dulu ya… sampai ketemu di FF berikutnya semoga ga bosen-bosen dengan FF buatan aku 🙂 jangan lupa Komentarnya.. oyaa terimakasih buat Reader yg udh Follow aku di @Lovelyulan. Terimakasih atas kalian yang ramah dan senang memuji 😛 and buat yang Request tenang ide-ide dari kalian aku tampung. Tinggal lagi nyari plot-plot yang pas aja biar ceritanya ga”Geje” dan sekarang aku benar-benar lagi fokus kuliah jadi nulis ffnya sesempatnya aja.. seminggu sekali/ dua minggu sekali baru bisa posting disini. 🙂 See You Next time!! ~Seminggu lagi SMTownINa~ ^_^

 

Tinggalkan komentar

108 Komentar

  1. ole

     /  September 10, 2013

    Seru ceritanya, apa lagi menyangkut indonesia. Authornya niat banget promo (hhahaha)
    Keep writing yaak…

    Balas
  2. wulqndari

     /  Oktober 10, 2013

    keren ceritanya begitu hidup..
    tenang eonnie aku setia menanti krya2 mu…
    lnjut

    Balas
  3. wulandari

     /  Oktober 16, 2013

    lnjut thor sneng dech bca ff yoonwon..
    mudah2 terjadi di dunia nyata..
    aku tunggu krya2 eonnie…
    hahahaha…ups lupa klobyoonwon lagi bobo..

    Balas
  4. Hwwaa romantis

    Balas
  5. Kereeeennnnnn…..
    Tapi moment yoonwon’y kurang bnyk…
    Aku tunggu ya karya lainnya:-)

    Balas
  6. finny

     /  Februari 20, 2014

    Kereeeennnnnn…..
    Tapi moment yoonwon’y kurang bnyk…
    Romantisss…
    Aku tunggu ya karya lainnya:-)

    Balas
  7. aat yoonwon

     /  Maret 2, 2014

    Keren2

    Balas
  8. Any

     /  Mei 16, 2014

    Roamantissssssssssssss….

    Balas
  9. rinabere

     /  Juni 23, 2014

    good…

    Balas
  10. Choi Han Ki

     /  Oktober 28, 2014

    Kalo itu beneran nyata bagus bgtt yoona di jemput siwon pulang kuliah… Ah tapi kalo di kehidupan nyata susah juga pasti keluar begitu yg ada paparazi ngikutin mulu

    Balas
  11. Anggun YoonAddict SY

     /  Oktober 28, 2014

    Keren…

    Balas
  12. ff’y so sweet bgt..

    Balas
  13. Wah keren bgt ceritanya , aku berharap ini terjadi di dunia nyata aamiin 🙂

    Balas
  14. seneng ngeliat hubungan yoowon yang kayak gitu,,,hoho ditunggu karya ff nya yang lain 😀

    Balas
  15. Nur khayati

     /  Mei 27, 2015

    Lumayan banyak m0ment Y00nW0n.a + r0mantis,,

    Balas
  16. ayana

     /  Juli 8, 2016

    bagus ffnya., yw sweet banget. so romantic. bikin ketawa GJ.

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: