[FF] Fall (Chapter 1)

Fall (chapter I)

 

Main Cast:

Im Yoona

Choi Siwon

Support Cast:

Kim Hyoyeon

Kim Hyukjae

Lee Donghae

Cho Kyuhyun

Im Nana

 

Genre: Sad, Romance, Angst, & Action.

Rating: PG-17

Backsound:

SHINee (Jonghyun & Onew)-Please Don’t Go

F(x) (Luna & Krystal)- Dear Daddy

Author’s note:

Haaaaaaaaaaaaaaaaaaiiiii. Everyone!!My name is Bona. Atau lebih dikenal sebagai Istri Cho Kyuhyun. #wew*__* langsung ditimpuk  victoriaseohyunsooyoung …  Haha… untuk pertama kalinya aku menulis FF YoonWon disini. Salam kenal yaaaa..

oia kebetulan genre ffnya sad gitu all dikarenakan akyu yang sedang mengandung anak kyuhyun ini… lagi ngidam yang sedih-sedih, #sparkyu ngasah Golok,nyiapin bambu runcing 3Meter.  

Oia All Don’t forget to comment&like. Komen kalian itu penting..Because I need corrections for make this story better…😉 Like kalian juga penting.. Biar author nambah PD,#jiahahahahahaha ketawa Nista ala evilkyu.

Maaf buat  kesalahan yang terjadi dalam FF ini, maklum author masih amatiran..hehe#BowbarengEvilKyu

Aish sudahlah gausah bertele-tele… THIS IS IT… Happy Reading All…[

—————————————————-

 ‘Ketika Sayap mu  HANCUR. Dan Kau ter jatuh ke Lubang yang terlalu dalam . . .’

 

-10, Januari 2007-

“APPA!” teriak seorang gadis berusia 13 tahun dengan riang kepada ayahnya. Kemudian gadis itu memeluk ayahnya Erat. “Bogoshipo, aku benar-benar merindukanmu appa…” ujar gadis itu sembari tersenyum. “Nado Yoona-ya… bagaimana kabarmu selama appa pergi? Semua baik-baik saja?” Tanya ayahnya sembari menggandeng anak semata wayangnya masuk kedalam rumah mewah mereka. “ne appa… sangat baik, apalagi hari ini kau pulang aku jadi semakin bahagia” Yoona tersenyum bahagia. Ayah Yoona ialah seorang  CEO perusahaan ternama di seoul, bukan hal aneh lagi kalau Yoona sering ditinggal Ayahnya bekerja. Ayahnya dan ibunya bercerai saat Yoona berumur 3 tahun. Ayahnya lah yang selama ini merawat Yoona. Jadi Yoona memang sudah sangat dekat dengan ayahnya, meskipun ayahnya sering disibukan dengan pekerjaan kantor.   “tahukah appa? Aku mendapatkan nilai yang jauh lebih baik di semester ini, Kata Jung songsaenim nilaiku semakin meningkat tiap semesternya… jika aku belajar lebih giat lagi bukan hal mustahil lagi kalau kelak aku bisa masuk ke Harvard university … hehehe” ujarnya dengan rasa penuh bahagia. Ayahnya hanya tersenyum dan membelai rambutnya. “appa harap kamu bisa kesana kelak, itu harapanmu sejak kecil… “ ayahnya menyungingkan senyum dan menatap anaknya. Kemudian ayahnya menatapnya lekat-lekat. “Yoona… apapun yang terjadi jangan pernah menyerah, menyerah hanya untuk orang yang lemah, yang appa tau anak appa sangatlah kuat. Bukan anak yang lemah, Im Yoona… berjanjilah kau akan selalu menjadi gadis yang kuat?…” Yoona hanya tersenyum dan memeluk appa-nya. “Ya Appa, aku berjanji. Saranghaeyo appa. . . .”

Yoona tidak pernah tahu kalau hari itu ialah pertemuan terakhir dengan Ayahnya.

 

————————————————–

 

3 years Later . . .

Seorang Pria tampan yang mengenakan Tuxedo hitam, kini tengah duduk di bangku V.I.P sebuah restoran ternama di korea. Ia menatap jam tangannya resah. “Hyoyeon-ah… diamana kamu? Kenapa sudah 2 jam kau belum datang. Perasaan ku benar-benar tidak enak. Sepertinya ada sesuatu yang mengganjal, harusnya tidak ku izinkan kau pergi ke Jepang” batin siwon sambil melihat Jam tangannya lagi.

Choi siwon, seorang Direktur muda Hyundai corporation. Malam ini ia berniat akan melamar kekasihnya Kim Hyoyeon, seorang  Koki berbakat di korea. Sebenarnya malam ini ialah kepulangan Hyoyeon dari Jepang. Ia dan Hyoyeon memang sudah Janjian untuk makan malam bersama, namun sudah 2 jam siwon menunggu dan hyoyeon tak kunjung datang. “apa aku jemput di bandara saja?… Tapi ia bilang tidak perlu… aish” siwon mengacak rambutnya, kemudian ia menatap kotak kecil berwarna biru gelap. “apa mungkin aku terlalu gugup untuk melamarmu, jadi  aku cemas seperti ini..” sebuah senyuman tersunging di bibir siwon. “hehe… seorang choi siwon yang dikenal kaku dan dingin terhadap wanita. Namun merasa sangat gugup saat ini” batin siwon mencoba untuk tenang dari pikiran-pikiran negatifnya.

Drtt .. Drrt..

tiba-tiba ponsel siwon bergetar menandakan panggilan masuk.

‘EunHyuk Hyung’ nama yang tertera di ponsel siwon. Siwon sempat bingung, kenapa tiba-tiba Eunhyuk, yang tidak lain adalah kakak dari hyoyeon menelponnya saat ini.

Siwon segera mengangkat tekeponnya.

“Yeobeoseyo… kenapa hyung?”

“….. … ..” tidak ada jawaban dari eunhyuk.

“Hyung? Kau disana Hyung? Wae hyung?” ungkap siwon bingung

“won-ah… Hyo… hyoyeon kecelakaan won-ah.. di… dia Kritis,  sekarang dia berada di rumah sakit  Asan Medical Center , aku mohon kau segera kesini…” ungkap Eunhyuk lemah

‘DEG’ Jantungnya berdegup sangat kencang.  Kedua tangannya membeku. Ponsel yang ia pegang, terjatuh ke lantai.

Dia tidak bisa berpikir jernih. Pikirannya hanya tertuju pada satu orang ‘Kim Hyoyeon’. Bagaimana ia sekarang?

Ia langsung berlari menuju mobil sport hitamnya. Tidak dihiraukan keselamatannya, ia segera menarik kopling mobilnya, dan menancap gas sekencang-kencangnya untuk menuju rumah sakit.

 

 

{ Seoul, Asan medical Center Hospital}

“huhuhuhuhu…. Hyoyeon-ah…  hiks..” suara isak tangis dari seorang ahjuma yang tidak lain adalah ibu dari hyoyeon. Ayah hyoyeon  berusaha menenangkan ibunya. Sementara Eunhyuk hanya terdiam lemah dan menangis.

Kemudian datanglah siwon yang masih dengan tatapan paniknya menghampiri kedua orangtua hyoyeon & Eunhyuk.

“Bb ba.. bagaimana keadaannya?” Tanya siwon yang masih mengatur nafasnya karena berlari sekencang mungkin tanpa menghiraukan apapun yang ada didepannya.

“siwon-ah..huhuhu…hyo.. hyoyeon.. hiks…di..dia.. telah pergi meninggalkan… kita semua…. Hiks.. huhuhuhu…” tangis Ibu Hyoyeon pecah.

‘DEG’ Jantung siwon berhenti seketika. Sakit. Hanya itu yang ia rasakan saat ini.

Hatinya seakaan ditusuk dengan 1000 jarum, dada-nya sesak, seluruh tubuhnya kaku. Lututnya lemas.

Ia bersimpuh di depan ruang UGD. Bulir-bulir air matanya mulai jatuh.

“ANDWEEEEEEE!!!!!!!”

————————————————————–

2 years later …

{Seoul, 11 Januari 2012}

03:45 AM

Siwon POV

“HYOYEON-AH!”. Kali ini aku memimpikannya lagi. Bidadari yang selalu ada di benak ku. Aku tak bisa melupakannya. Meski sudah 2 tahun berlalu. Hari ini ialah tepat 2 tahun kematiannya. Aku melihat dinding kamarku dengan tatapan kosong, ruangan ini terasa sepi, hampa, sunyi. Seharusnya kau kini tidur berbaring disebelahku, seharusnya kau yang selalu membangunkanku lembut dengan belaian kasih sayangmu, namun ranjang ini kosong. Tidak ada kau yang berada disampingku, tidak ada senyuman mu sebagai penyemangat hidupku.

Aku beranjak menuju meja kerjaku, kubuka perlahan laci meja kerja ku, didalamnya terdapat sebuat Foto Seorang wanita cantik berambut pirang mengenakan dress putihnya. Dia sedang tersenyum sembari memegang bunga indah di tangannya.

“Kau segalanya Hyoyeon-ah… Bagiku kau segalanya…” ucap siwon sembari meneteskan air mata.

 

 

Yoona POV

‘Perih’. Satu kata yang harus ku deskripsikan untuk keadaanku saat ini. Otot-otot lengan dan kakiku seakan putus. Seluruh tubuhku terasa nyeri bukan main. Yah.. begitulah aku Im Yoona, seorang gadis yang kehilangan segalanya disaat masa mudanya. Seorang Gadis yang kehilangan semangat hidupnya.

Aku Meringis berkali-kali menahan perihnya akan sekujur tubuhku yang lebam lantaran dikeroyok 3 orang sekaligus. Bukan salah mereka berbuat kasar padaku seperti itu.  Lagipula ini juga sudah resiko pekerjaanku sebagai Preman Daerah Ini. Aish… kemana si  Kyuhyun&donghae?  2 bocah bodoh itu, bisa-bisanya mereka menghilang disaat aku dalam keadaan susah.  Dasar anak buah tidak berguna!. Umpatku kesal, aku segera berjalan menuju markas, tempat dimana aku dan anak buahku berkumpul. aku merapihkan rambut panjangku yang terurai berantakan dan menguncirnya asal. Saking asiknya menguncir aku tidak melihat ada sebuah mobil yang hampir menabraku ketika aku sedang meybrang jalan.

‘TIIN.TIIN’ untungnya dengan refleks aku langsung menghindar.

Kemudian mobil tersebut berhenti. Keluarlah seorang gadis cantik dari mobilnya. Dengan ekspresi yang cukup panik, ia menghampiriku.

“Mianhaeyo… jeongmal mianhaeyo… Gwenchanayo?… “ katanya sembari melihat keadaan ku.

“ye. gwenchana” ungkapku lemah. Kemudiangadis itu terdiam sembari memperhatikanku dengan teliti “Im Yoona?”tanyanya sembari memperhatikan wajahku .“Aegyo… Yoongiee itu kau kan?…” ungkapnya senang sembari memeluku. “kemana saja kau Yoong? Aku dan ibuku mencarimu kemana-mana”. Aku masih diam saat dipeluk olehnhya. Aku bingung harus berkata apa, karena aku tidak pernah menyangka akan bertemu lagi dengan  sepupu ku, Im Nana.

“.. a.. aku baik Nana” ungkapku diringi dengan senyum lemahku sambil melapas pelukannya.

“Yoona wajah mu kenapa? Apa kau baik-baik saja?” Tanya Nana panik.

“Anio. Gwenchana..” jawabku kembali aku tersenyum lemah kepadanya. “Nana-ya.. maaf aku buru-buru… aku ingin bertemu seseorang..maaf aku duluan” Kataku sembari beranjak pergi. Namun Nana menarik lenganku.

“Changkaman Yoong… kau mau kemana?.. selama ini kau tinggal dimana? Kenapa kau melarikan diri dari rumahku?. Aku sanagat mengkhawatirkanmu Yoong..” ucap nana dengan nada sedih.

“maafkan aku nana.. aku harus pergi” aku melepaskan cengkramannya dan berlariI dengan cepat. Sementara ia masih memanggilku di belakang.”YOONA!” “YOONA-YA!!”

 

Author POV

Seorang namja berdiri tepat disebuah makam yang berada di kawasan cukup damai. Choi siwon, namja itu menatap sedih kepada sebuah makam didepannya yang bertuliskan ‘KIM HYOYEON’. “Hey, Hyo… bidadari ku… aku bertemu lagi denganmu. Kau tahu, aku merindukanmu.” Ucap siwon lemah sembari menaruh bunga yang ia beli tadi.

“aku tahu pasti kau juga merindukanku, … hyo..”ungkap siwon sembari tersenyum sedih menatap makam itu. “Hyo, mungkin orang akan berkata aku ada orang terbodoh di dunia ini,karena mencintaimu  tapi aku tidak perduli… karena Kau dan aku selalu akan bersama selamanya.. I love You Kim Hyoyeon”ucapnya pedih. “…aku pergi dulu Hyo, kuharap kau baik-baik saja disana. Selamat. Tinggal”kata siwon sedih dan beranjak pergi.

Ketika Ia berjalan menuruni bukit pemakaman ini, Ia melihat seorang gadis tergeletak dibawah.’bagaimana mungkin ada orang tidur ditempat seperti ini? Jangan-jangan dia pingsan’

Siwon langsung menghampiri wanita itu. “Agashi, Gwenchanayo? Hey agashi..” Siwon mencoba menampar pelan pipi gadis itu untuk membangunkannya namun Gadis itu masih terpejam. Dipegangnya kening gadis itu ‘wah Badannya panas sekali… sepertinya dia demam. Tunggu dulu… kenapa wajahnya penuh dengan lebam dan luka-luka. Apa dia korban penganiyayaan?’ tanpa pikir lagi, siwon langsung membopong Gadis itu masuk kedalam Mobil sportnya dan membawanya ke klinik terdekat.

‘sebenarnya siapa Gadis ini? Dia cantik seperti bidadari’ Batin siwon sembari memperhatikan wajah gadis itu yang masih terpejam. Kemudian ia tersadar. ”ani… bidadari ku hanya Hyoyeon seorang…” kemudian ia nyalakan mesin mobilnya menuju Klinik daerah ini terdekat.

To Be Continued …

So, How?

 Komen&like lah… hehehehehe😉

Tinggalkan komentar

98 Komentar

  1. yeona

     /  Maret 21, 2014

    Duhh,kasihannya yoona onni!!
    Wajah cantik gtu bisa jadi preman yaa?
    Emang knpa yoona onni kok kabur dari rmah sepupunya?

    Balas
  2. any

     /  Mei 23, 2014

    Tragis banget nasib yoona. Knp juga dia harus kabur n jadi preman??baru kali ini mantan siwon hyoyeon. Hehehehe

    Balas
  3. Menarik jg ni ceritanya

    Balas
  4. Choi Han Ki

     /  Desember 28, 2014

    Wah kenapa yoona bisa jadi preman ya ? Padahal kan ayahnya kaya raya… Kira2 setelah siwon ketemu yoona apakah siwon bakal bisa ngelupain hyo

    Balas
  5. Apa ff ini udah ada lanjutan chap 3nya?

    Balas
  6. Ahaayy.. Wonppa udh fall in love with yoona’s beauty.. Knp lah yoona jdi kasar2 gtu? Apakah perusahaan appa nya bangkrut?? Atau gimna?? Trus knp yoona kyk menghindar dr sepupunya??? Kan anehh..

    Lanjutt baca…

    Balas
  7. susi

     /  Juli 17, 2015

    Kenapa yoona jadi preman,,,??
    Emang apa yang terjadi dengan kehidupan nya,,???
    Kasian dia ampe di pukulin gitu..

    Balas
  8. Nabila Lailatul Q

     /  Maret 11, 2016

    Astaga gw dari mana aja,ko’ bru ketemu sama ff ini … Critanya menarik , ijin baca yah

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: