[FF] Wild Child (Chapter 3)

Annyeong haseo kembali lagi nih sama ff wild child

Gomawo sangaaaaaaaatttt yg sebelumnya sudah pada koment

Sebenarnya bingung nih , mau dibwa kemana cerita ff d.part 3 ini,

Jd mian ya kalau makin gaje, oh ya

pertanyaan kalian waktu komen – komen sebelumnya, mngkin akan terjawab .part selanjutnya               

Oke deh, happy reading ya chingu

‘’ WILD CHILD PART 3

                     

JUDUL : WILD CHILD

GENRE : SCHOOL, ROMANCE, FRIENDSHIP

TYPE : SEQUEL

CHAPTER : 3

AUTHOR : RATNA / kim nana

CAST : IM YOON AH, CHOI SIWON

OTHER CAST : SEOHYUN, JESSICS, TAEYON, YURI, KYUHYUN, DONGHAE, LEETEUK,  TAECYON 2PM

FP : STORY YOONWON

 

Ketika yoona sedang memeluk siwon, tiba-tiba appa yoona pulang, sontak yoona kaget , dan melepaskan pelukannya dari siwon

Appa : yoongi, apa yang sedang kau lakukan sama namja ini, k-aau, bukankah kau anak dari choi kiho kan,

Siwon : de, oh mianhae, ahjussi, tadi kami Cuma tak sengaja saja berpelukan, karena yoona sangat berterimakasih kepada saya, makaanya dia sontak meluk saya, dengan gugup siwon menjelaskannya

Appa : oh begitu, apa kau sedang sibuk siwon-ssi, bisakah kau temani saya berbincang-bincang sebentar, karna saya tak punya anak lelaki, jadi saya kesepian,

Siwon : oh tentu, ap.., eh maksud saya ahjussi, kebetulan saya juga kesepian kalau dirumah , appa selalu saja sibuk dengan urusan kantornya.

(Appa dan siwonpun langsung ke taman belakang, dan meninggalkan yoona yg sedang mematung dari tadi, ) mwoo , apa-apan dia kesepian, aishhh dsar namja tukang bohong, mana mungkin dia kesepian mau dikemanakan 3 teman namjanya yg menyebalkan, dan kenapa appa ada watu sama namja itu, sedangkan sama aku, appa selalu sibuk jika aku ajak ngobrol, ya ! kau choi siwon berani-beraninya kau mendekati appaku, oh baiklah, kalau begitu rencanamu, aku juga akan mempermaikanmu choi siwon..’ gerutu yoona ‘

 

 

Siwon pov

Sungguh menyenangkan berbincang-bincang sama appa yoona, beliau sangat asyik dan gaul, tidak sepeti ahjussi biasanya, sayang sudah malam, andai saja masih siang, mungkin aku masih betah ngobol bersama beliau, andai saja appaku seperti itu.”lirih siwon

ku lajukan mobilku dengan kecepaan sedang, dan tiba-tiba i-phoneku berdering

Siwon : yoboseo ? oh kau, apa kau sudah  tau dimana tempat kejadian itu,

Penelpon : de, tuan muda, foto itu diambil disebuah hotel yang tak jauh dari tempat club tuan kemarin

Siwon : lalu kau tau atas nama siapa yg menginapnya, ???

Mwooo !!!, aishh yeoja itu, ok lanjutkan pekerjaanmu

Jadi ternyata kau yuri-ssi, dan di tengah perjalanan , aku melihat seorang yeoja yg tengah bingung memperbaiki mobilnya, akupun tak menghiraukannya, tapi aku langsng merem mobilku, pas ku tahu yeoja itu yuri, akupun mundur, dan keluar dari mobilku

Siwon :  kau yuri-ssi kan, apa mobilmu mogok

Yuri : kau siwon ‘ mwo siwon menolongku, apa dia suka sama aku, gertuku dalam hati ‘, ah de, mobilku tiba-tiba mogok, aku tidak tau dimana salahnya, untung ada kau siwon, tadi aku bingung harus minta batuan sama siapa ..

Siwon : ckkk, bingung, apa dia tidak menelpon orang rumah saja, aishh yeoja babo, ‘ gerutuku alam hati’ oh kalau begitu biar kau aku antar saja kerumahmu, biar nanti mobilmu diderek saja, lagi pula harinya sudah malam, tak baik seorang yeoja malam-malam disini

Yuri : ( sumpah spcheels banget, ketika siwon mengajakku ikut dimobil dia, pasti aku seorang yeoja pertama yg diajak dia diantara 1 kelas ), apa tidak merepotkan siwon-ssi ?? tanyaku pura-pura

siwon : tidak , masuklah

didalam mobil terjadi keheningan , yah siwon tetap saja pokus pada kemudi mobilnya, dan yuri menatap keluar jendela, tapi sesekali dia menatap siwon, seolah-olah ingin berbicara sama siwon, lalu siwonpun mulai berbicara..

siwon : yuri-ssi, aku harus mengantarmu kemana, ??

yuri :oh, antarkan saja aku di apartementku, kau lurus, setelah itu belok kiri,

siwon : kau tinggal di apartement, apa kau sendiri ??

yuri : sebenarnya tidak, karna orang tuaku sedang di luar negeri, makanya aku d.apartement, biar lebih enak saja, kau sendiri siwon-ssi, ku dengar kau juga tinggal di apartement ya ?

siwon : oh, de, alasanku sama sepertimu, apa kau tak takut di apartement sendiri, kau kan seorang yeoja ?

yuri : oh tentu saja tidak, aku bisa menjaga diriku dengan baik, tidak seperti yoona and genk.a, aku tak menyangka kelakuan mereka diluar seliar itu ya, huh, aku sangat takut jika bergaul bersama mereka, bisa-bisa aku jd terjerumus seperti mereka, iyakan siwonssi, oh, oh ya, aku sungguh senang kau mengajakku ke mobilmu, apa aku orang pertama, tanyaku hati-hati

siwon : ani, yoona orang pertama yg pernah naik mobilku,

sontak muka yuri langsung asem, pas dengar jawaban dari siwon, dan tak lama sampailah didepan gedung apartement yuri,

yuri : gomawo siwon-ssi, oh ya apa kau mau mampir

siwon : oh ani, aku langsung pulang, ini sudah malam,

mobil siwon pun melaju kerumahnya.

Siwon end

 

Yoona pov

Kring…kringgg..kringgg, jam weker yoona berbunyi,

Yoona : heuh, mengganggu saja kau, sambil melempar jamnya ke lantai,

Non, non, teriak ahjmma membangunkan yoona yang diluar kamar, non, ini sudah siang, ap non tidak kesekolah

Yoona : mwoo, yoonapun langsung bangun, dan dengan cepat berlari kekamar mandi,

Yoona end

 

 

@sekolah

Semua anak-anak memperhatikan 3 yeoja yg sedang berjalan, yah mereka genk.a yoona, semua anak-anak membicarakan mereka, dan menatap sinis mereka ber3

Sica : guys, sumpah aku sangat malu, jika menginjakkan kaki kita kesekolah ini, semua ana-anak memperhatikan kita

Taeyon : sudahlah, hiraukan saja mereka, mereka juga Cuma memandang kita sajakan, tak berani mengejek kita,

Seohyun : oh ya, kemana yoong, apa dia tak masuk, sebentar lagi bel berbunyi

End

 

yoona pov

ku lajukan mobilku secepat mungkin, aishhh pasti aku terlambat gumamku, dan benar saja pintu gerbang sudah tertutup, tapi untung satpamnya mau membukakan pintunya buat yoona, yoona pun berlari menuju kelas, dan yoonapn langsung duduk dimejanya, aishhh aku kira sosengnimnya sudah masuk guys’ kata yoona yg masih ngos-ngosan ‘ dan tak lama sosengnimpun masuk.

Sosengnim : halo semuanya, ada kabar baik buat kalian,

Donghae : jangan bilang ada ujian mendadak ya bu, kalau benar, kami semua akan kabur

Sosengnim : ya ! lee donghae, jaga ucapanmu, ibu Cuma mau kasih tahu, kalau minggu depan  kita akan mengadakan study tour sebelum kita melaksanakan ujian nanti,

Seohyun : kita ke bali ya bu, akhhh aku kangen sekali sama pantai

Sosengnim : ya! Seohyun , skandalmu saja belum kau kelarkan, bagaimana kau bisa memikirkan tempatnya, ingat ya, siapa yg sedang dalam keadaan mempunyai skandal, tidak di izinkan untuk mengikuti study tour nanti, sebelum masalahnya di bereskan,

Yoona : tenang saja  bu, aku jamin, sebelum hari H itu tiba, kami semua sudah akan menemukan siapa yang sudah menjebak kami semua, tatapan kesal yoona kepada yuri.

Sosengnim : ok, ibu tunggu

End pov

 

@ kantinn

Seohyun : yah, yoon, kau yakin akan menemukan siapa yang menjebak kita dalam waktu kurang seminggu,

Yoona : tenang saja guys, kalian tidak kenal aku, aku akan suruh detektive appaku yang akan menanganinya. Oh ya, kenapa kantin agak sepi, kemana yang lainnya, dan kemana sica juga apa mereka mogok makan

Taeyon  : kau belum tahu yoon, anak-anak semua pada kelapangan basket, sica juga di sana, yang aku dengar, ada sekolah lain gitu yang main kesini, dan menantang namja kita main basket,

Yoona : terus siapa tim kita yang main basket, apa tim kangin, mereka itukan selalu kalah, sambil meminum es juicenya

Taeyon : ani, yang ku dengar tim siwon

Yoona : uhuk…uhuk…, mwo, memangnnya 4 namja menyebalkan itu bisa main basket, tanyaku meremehkan, aishh sudahlah kita kesana, aku sudah tak sabar ingin mentertawakan mereka atas kekalahan mereka

End pov

@lapangan basket

 

 

Ayoo siwon, siwon fighting, go..goo.goooo siwon, itulah teriakan semua yeoja disini ya mendukung siwon dan genk.a bermain basket. Aku dan teman-temanku pun mengambil tempat duduk paling depan dan langsung menyaksikan pertandingan itu. Dan OMG masih sempat-sempatnya siwon tersenyum kepadaku, padahal dia sedang berlari mengejar bola, ku buang muka saja, dan tak ku sangka aku menoleh sama namja yang ku rasa aku pernah bertemu dengan dia, tapi aku lupa ‘ aishh yoona kenapa kau mudah sekali pelupa ‘ gerutuku sambil memukul kepalaku

 

Semua anak disini sudah pasti menyemangati 4 namja menyebalkan itu, tapi yang kuharapkan justru siwon dan teman-temannya itu kalah, yah meskipun mereka mengharumkan sekolah, tapi aku malas saja jika siwon yang menang, dan aishhh yang kuharapkan meleset, siwon menang, semua anak-anak disinipun riuh sukacita,terkecuali aku. Akupun melangkahkan kakiku keluar, yah aku sangat kesal atas hasilnya begini, tapi tiba-tiba ada yang menarik tanganku..

 

Taeyon : annyeong, kita bertemu lagi, apa kau masih ingat aku, ..??

Yoona : kauuuuu, apa kau orang yang di club itu, namamu taeyon

Taeyon : ya benar, kau yoona kan, jadi kau sekolah disini, oh ya kemarin malam kau kenapa tiba-tiba menghilang, aku mencarimu, dan siapa namja yang kemarin membawamu, apa dia namjachingumu ?

Oh dia’ belum sempat yoona menjawabnya’ tiba-tiba siwon berdiri dihadapan mereka ber 2

Siwon : deer, kau rupanya disini, aku sudah mencarimu kemana-kemana, ‘sambil menatap sinis ke taecyon,’ oh ya anak-anak semua pada kekantin , ayo kita kekantin sambil merayakan kemenangan kita’ sambil menarik tangan yoona ‘

Yoona :’ sambil di tarik oleh siwon ‘ ya kau, oh mian ya taeyonssi, nanti kita bicara lagi, bye

Kataku sambil berteriak, karna siwon cepat sekali melangkah membawaku pergi

 

 

Yoona pov

Ya, kauuuu, lepaskan, kau mau membawaku kemana heh, tanyaku kesal, ya choi siwon lepaskan tidak, atau aku akan berteriak, dan siwonpun melepaskan genggamannya dari tangan yoona.

Yoona : wae…wae…wae, teriak yoona kesal

Siwon : ya, bisakah kau bersikap lembut sedikit, layaknya seorang yeoja yang sedang berhadapan dengan namja, kau ini, kau galak sekali , aku penasaran gimana dulu namjachingumu tahan dengan yeoja sepertimu, ckkk, apa jangan-jangan kau belum pernah mempunyai namjachingu, tebak siwon asal

Yoona :(sontak yoona kaget atas ucapan siwon tadi, yah apa yang ditebak siwon tadi memang benar, meskipun yoona cantik, kaya, dan pandai bergaul tapi dia belum pernah merasakan cinta dari seorang namja,yah sampai sekarang yoona belum pernah pacaran, tapi first kissnya di rebut sama seorang choi siwon, namja yang sangat  menyebalkan) mwo, yah jangan asal bicara kau, aku.. aku tentu sudah pernah punya namjachingu, dan kau tahu dari semua yang pernah jadi namjachinguku, aku selalu yang memutuskan mereka, jadi jangan kau berfikir aku sekuper itu, bicaraku gugup

Siwon : oh arasso !, tapi kenapa kau kelihatan gugup, santai aja deer, aku tidak memakanmu ko’ sambil tersenyum nakal dan siwonpun langsung memeluk yoona

Oh ya aku sudah menemukan orang yang menjebak teman-temanmu, sambil melepaskan pelukannya,

Yoona : jjinja ?? kau sudah menemukan buktinya, ahh baguslah , kalau begitu cepat berikan padaku,

Siwon : ya, apa aku anak kecil, sebagai orang dewasa, kau taukan didunia ini tak ada yang gratis, apalagi menyangkut bukti, emmm, itu  sangat mahal yoona, ‘ sambil tersenyum nakal ‘

Yoona: arkhh, baiklah, kau mau aku bayar berapa , berapapun kau minta aku akan kasih padamu, asal kau berikan paddaku rekaman itu

Siwon : mwo,, uang, aishh yeoja babo, kau pikir aku seorang choi siwon, anak yang kekurangan uang

Yoona : ( aishhh, aku lupa kalau siwon orng terkaya dikorea, mana mungkin dia memerasku dengan uang), lalu kau mau apa siwonssi, tanyaku kesal

Siwon : aku mau kita dinner !! kata siwon mantap.

 

@rumah yoona

Setelah memakirkan mobilku di garasiku, aku langsung masuk kerumah dengan gontai, aku masih kepikiran ucapan siwon yang mengajakku diner, tp lamunan ku terbangun ketika appa dan ummaku memanggilku

Umma : yoongi, kau baik-baik sajakan , wajahmu kelihatan lesu sayang, apa kau sakit..??

Yoona : anii, aku hanya kelelahan saja, oh ya umma dan appa tumben pulang cepat biasanya sore paling cepat, tapi baguslah, kita bisa makan diluar ya, kita sekeluarga sudah jarang sekali makan bersama diluar, apa lagi semenjak appa dan umma meninggalkanku keluar negeri, yah umma ya, ya appa, rengekku kaya anak sd

Appa : yah anak appa, yang manja, hari ini kita sekeluarga memang akan makan malam diluar, kita akan…..

Yoona : yeee, yuhuuu, okedeh, aku akan siap-siap, tunggu aku ya umma-appa

Yoonapun bergegas kekamarnya untuk bersiap-siap,

Yoona end

 

 

Yoona dan keluarganyapun berangkat ketempat makan malam, setibanya disana yoona sangat gembira sekali, yah baru kali ini dia bisa merasakan makan bersama keluarganya , umma-appa kita di meja yang mana tanya yoona yang dengan semangat, oh disana ‘kata appaku’ dimana, bukannya disana sudah penuh orang ‘ gummamku’, apa-apaan ini, kakipun jadi lemas melangkah ketika meja yang dituju ternyata sudah ada keluarga siwon

Oh maaf ya tuan choi, kami terlambat, apa kalian sudah lama menunggu, tanya appaku, oh ani, kami juga baru tiba ‘ balas tuan choi’ oh ya silahkan duduk, kami semuapun duduk, dan kesalnya aku, aku duduk berhadapan dengan namja yang sangat menyebalkan,

Yoona : umma, kenapa umma tak bilang kalau kita makan bersama keluarga choi, kataku berbisik

Umma : tadi siang , appamu sudah mau bilang, tapi kamu yang kesenangan, dan berlari ke kamar, jadinya appa tak melanjutkannya lagi

Yoona : aishhh yooona babo, andai saja aku mendengarkan appa tadi siang , pasti aku tidak akan ikut makan malam ini, hehhhhh

Siwon : ya, yoona, kau baik-baik saa, sambil melambaikn tangan ke wajah yoona

Yoona : ya ! kau teriakku, aku lupa aku sedang berada dimana, akupun langsung minta maaf kepada appa umma , dan keluarga choi,

Kamipun melanjutkan makan malam kami.  Disela-sela makan , akupun dapat merasakan kalau siwon sesekali memandangku, tapi aku tak mengubris pandangan dia, aku dengan lahap menghabiskan makanan ini, dan secepatnya meninggalkan tempat ini ‘ gumam yoona ‘. Setelah semuanya selesai makan, tiba-tiba appa siwon memulai percakapan

tn.choi : wah tn. Im putrimu sangat cantik, dia sekolah dimana ?

tn. im : mwo, kamu tidak tau,putriku bersekolah di yayasanmu, bahkan dia satu kelas dengan siwon . bahkan siwon pernah mampir ke rumah kami.

tn choi : wah jinja ? yah siwon. Kenapa kau tidak beritahu appa, kalau kau dekat dengan keluarga im

siwon : ah de, mianhae, kata siwon tak konsen

mwo ‘ appa siwon tidak tahu kalau aku satu sekolah dengan anaknya, bahkan satu kelas, dan pasti appa siwon tidak tahu bagaimana sikap anaknya selama ini, tapi wajah siwon berubah drastis, dia sangat tak konsen ketika appanya bertanya, seakan-akan siwon sangat membenci appanya, tapi kenapa,? tn.choi kelihatannya baik, dan penyayang, kenapa siwon tidak begitu dekat, beda sekali ketika dia sedang bersama appaku kemarin ‘ gumam yoona ‘ aishhh im  yoona, apa yang kau pikirkan, peduli apa aku tentang siwon, gerutuku dalam hati

dan makan malam bersama keluarga siwonpun berakhir, aku dan keluargakupun pulang kerumah.

 

@ sekolah

Yoona pov

Ketika aku melangkahkan kakiku memasukisekolah, aku sangat terkejut melihat keadaan riuh, semua anak-anak berlari ke tv informasi, akupun jadi penasaran , aku ikuti saja mereka semua, dan betapa terkejutnya aku, disana telah terpampang berita tentang yuri, yang mana dialah orang yang menjebak semua teman-temanku, siapa orang yang menyebarkan bukti ini, gumamku, tapi tak pikir panjang lagi, akupun berlari menemui sosok yang kuyakini, dialah yang menyebarkan bukti itu.

Yoona end

 

Siwon pov

Aku sedang santai bersama teman-temanku di ruang musik, yah meskipun keluargaku semuannya pembisnis, tapi aku tak sama sekali tertarik dengan masalah bisnis, aku lebih suka memperdalam ilmu musikku,

Donghae : yah siwon, apa kau yang membeberkan bukti itu,

Siwon : emm, sambil tangan ku memetik  senar gitar,

Ketika aku sedang memainkan  gitar, tiba-tiba seseorng dari pintu masuk dan memanggilku, akupun menoleh,

Siwon : oh, rupanya kau rusa jelek, wae ?

Yoona : (mwoo, rusa jelek, aishhh namja ini, kenapa sikapnya berubah-ubah, kadang lembut, baik, tetapi sering sekali menyebalkaan ) kau, teriakku ? ani, aku keisini hanya untuk mengucapkan gomawo.

Leeteuk : waw, ketua genk.a baru mengucapkan terimakasih, yah im yoona, seharusnya kau bersama-sama mengucapkan itu, tidak secara terpisah begini, oh ya bagimana kalau berterimakasihnya di depan kelas, oh ya kau harus membungkukan badan kalian, sampai kami memaafkan kalian. Sambil tersenyum nakal

Yoona : mwo, ya !!! apa-apan ini, kalian pikir, kalian menang , andwe kutarik permintaan maafku tadi, kataku kesal

Kyuhyun : yah , kau yeoja manis, tak bisakah tak berteriak, kau mengganggu permainanku,

Siwon : hentikan semua, baiklah yoona, aku terima ucapan terimakasihmu,

Siwonpun berlalu dari ruangan itu

Donghae : kenapa anak itu, apa dia salah minum obat,

Pertayann donghaepun hanya dibalas gelengan kepala dari 2 temannya, dan yoonapun menggeleng.

 

 

Yuri pov

Kenapa semuanya begini, siapa yang berhasil menemukan bukti itu, gara-gara ini, aku harus menanggung malu, dan lagi aku tidak diijinkan untuk mengikuti study tour itu, haehhh, kataku prustasi, tapi perasaankupun membaik ketika ku melihat siwon yang berjalan tak jauh dariku, kupanggil dia

Yuri : siwwon sssi, emm gomawo atas pertolonganmu waktu itu, dan mobilku sudah baik karnamu

Siwon : ( tersenyum miris ) benarkah, baguslah

Yuri dan siwon pun berbincang-bincang, tanpa disadari oleh mereka, sepasang mata sedang memperhatikan mereka dengan tatapan intens,

Yuri end

 

Yoona pov

Aishh kenapa lagi dengan mobilku, kenapa tiba-tiba mogok seperti ini, hampir aku mau menelpon orang rumahku, tapi tiba-tiba seseorang ahjussi memanggilku lewat jendela mobilnya, dan ternyata dia appanya siwon, ‘ yoona, kau kenapa, lebih baik biar ahjussi saja yang mengantarmu pulang, tawar tn.choi, ah, tidak usah ahjussi, saya akan menelpon supir saya saja menjemput saya “ tolakku halus” tapi aku tak bisa menolaknya , beliau terus menawarkan tumpangan, dan akhirnya aku mengiyakan saja.

 

Terjadi keheningan didalam mobil , tn. Choi memeriksa lembar-lembar kerjanya, dan supir, hanya fokus menyetir, dan aku hanya menatap keluar jendela, tiba-tiba appa siwon memulai pembicaraan,

tn, choi : im yoona, apa kau disekolah dekat dengan putraku ?

yoona : ahh, tidak begitu,  bahkan kami musuhan, siwon itu sangat menyebalkan ahjussi, dia seenaknya saja kalau disekolah, dia sok keren, dan super duper menyebalkan, pokok.a sangat menyebalkan, namja yang membuatku kesal setiap hari, bukan hanya dia, ketiga temannya itu juga sangat menyebalkan, (tanpa sadar aku bercerita dengan terbawa emosi, aishhh yoona babo, inikan appanya siwon ) runtukku dalam hati,

tn. Choi :yah, sikap siwon memang seperti itu,  apalagi sejak dia itinggal oleh teman nya, sikap dia jadi seenaknya lagi, tapi kalau dia mengganggumu, berarti tandanya dia menyukaimu.

Yoona : ah, tidak mungkin, ahjussi jangan melebih-lebihkan, tapi siwon bukannya sudah punya 3 sahabat namja itu, lalu siapa temannya yang meninggalkan siwon ?

End

 

 

@ rumah

Yoona pov

Setelah sampai dirumah, aku langsung menuju kamarku, akupun langsung merebahkan tubuhku ke kasur kesayanganku, tapi  tak tau kenapa pikiranku melayang pada kejadian tadi siang, dimana aku melihat siwon sedang berbicara dengan yuri, segitu dekat, dan ketika dimobil tadi, appa siwon bercerita tentang temannya meninggalkan dia tanpa kabar, jadinya sifat siwon menyebalkan itu, tapi siapa temannya itu, stefy, apa dia namjachingunya siwon ??? “ aishhh im yoona, apa yang kau pikirkan, mau dia dekat sama siapapun aku tak peduli, bagus kalau dia dekat dengan yuri, jadi dia tak mengganggumu lagi “ yah bagus,, gumam yoona

Yoona end

 

 

@rumah siwon

Siwon pov

Aku sedang bersantai dibelakang rumah, aku sambil memainkan senar gitar, tiba-tiba appaku memanggilku dan duduk disampingku

tn.choi : siwon, tak bisakah kau fokus kepada pelajaranmu, 1bulan lagikan kau akan ujian, dan kau harus mempersiapkan masuk universitas bisnis shinwa.

Siwon : appa, aku tak  ingin masuk shinwa, aku akan masuk universitas kirin

tn. Choi : siwon, kau tau kan , appa tak ingin dibentak atau ditolak, kalau appa bilang universitas shinwa, kau harus masuk sana,

tn.choi pun beranjak dari duduknya dan menjauh, tapi siwon berdiri dan berkata, hingga menghentikan langkah appanya.

Siwon : appa, tak bisakah appa tak mengatur hidupku, 2 tahun yang lalu, appa memintaku untuk bersekolah di amerika, aku ikutin, bahkan appa tahu saat itu aku tak ingin kesana, dan gara-gara itu, stefy menghilang, dan tak menghubungiku lagi, dan sekarng appa menyuruhku untuk masuk shinwa, appa egois, aku akan tetap masuk kirin, ‘kata siwon mantap’ dan siwonpun menjauh menuju kamar, tapi tn. Choi berkata ‘ lakukan apa maumu siwon, tapi aku jamin, kau tak akan mendapatkannya tanpa bantuanku ‘ bentak tn.choi,  tak digubris siwon, siwon malah tetap melangkah kekamarnya.

Siwon end

 

 

Hari yang ditunggupun tiba, saatnya hari ini akan pergi study tour, semua anak-anak kelas 3 sudah berkumpul , mereka sudah siap untuk berangkat, dan didalam perjalanan mereka bernyanyi riang, sesekali genk.a siwon memperlihatkan kejahilan merka kepada teman-teman yang sedang tidur, dan nakalnya lagi siwon yang mengetahui yoona dan genk.a sedang tidur, dia langsung menjahili yoona dan genk.a

Author end

 

Yoona pov

Kita sudah sampai, kata sosengnim, dan semua anakpun keluar, dan yoona pun bangun dari tidurnya, dan ketika dia mulai melangkah tiba-tiba dia terjatuh,( yah siwon mengikat tali sapatu mereka, ke tali yang lainnya, ) arkhhh, siapa yang ngelakuin ini, kesal yoona

Seohyun : aduh susah banget ngelepasinnya,

Jessica : ya, guys anak-anak pada ninggalin kita

Setelah talinya sudah terlepas, yoona dan genk.a pun menyusul teman-temannya. Ketika jalan, yoona membetulkan talinya yang lepas, tanpa disadari, teman-temannya meninggalkan dia, yah seohyun, sica , taeyon, teriak yoona, karna ditinggal mereka, yoona pun mempercepat langkahnya, tapi saking cepatnya dia berjalan , dia keinjak batu yang membuat dia hilang keseimbangn, tapi tiba-tiba seorang namja menolong dia dari belakang.

Yoona : akhh, hampi saja, ah gomawo( yoona pun menoleh ke orang yang menolongnya tadi,) k..kauu ????

 

 

Tbc

 

 

Mian ya bagi yang kecewa di part ini, sedikit benget moment yoonwonnya,

Gomawo ya yang sudah kasih saran, pendapat, oh ya aku suka koment kalian yang panjang, dan dimohon ya kasih saran, biar bisa menjadi masukan aku, oh ya maaf ya, dialognya tidak menggunakan tanda petik tapi melainkan drama

Soalnya aku bingung sendiri kalau menggunakan tanda petik, dimaklumin ya, heee

Jangan lupa tinggalin jejak ya,

Gomawo J

Tinggalkan komentar

96 Komentar

  1. Relly

     /  April 2, 2014

    Apakah Wonpa yang nolongi yoona. … penasaran

    Balas
  2. Any

     /  Juni 11, 2014

    Tanda bacanya mana???

    Balas
  3. Mia

     /  Juli 7, 2014

    Jdi tambah seru nih

    Balas
  4. Ah….pendek amat chapter ini kasihan banget yoona dikerjain,tp knpa dg skap siwon yah????

    Balas
  5. waaaa itu siapaaa? xD semakin tinggi chapternya semakin baik penulisannya😀

    Balas
  6. Micka yoon A

     /  September 10, 2014

    Ffnya kereen eonnie😀

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: