[3S] I’m Your Wife (Chapter 2)

[3S] I’m Your Wife (Chapter 2)

 

Tittle:I’m Your Wife

Author : Illah_Iluth

Type : 3shoot

Chapter :2

Genre :Hurt, Romance, Family

Rating :PG

Main Cast :

– Im Yoona

– Choi Siwon

Support Cast : Kwon Yuri, Cho Kyuhyun, Others…

Diclaimer : Semua cast milik tuhan dan orang tuanya masing-masing. Cerita ini milik saya, dan murni hasil pemikiran saya

Warning : cerita murahan, tidak seru, typo bertebaran, membosankan, bikin ngantuk, ending yang aneh, bikin sakit mata, bikin gatel-gatel, judul ga nyambung ama isi, cerita yang aneh dan alur yang pasaran!!!

Annyeong~

Iluth bawa part 2’nya ^^

Ada kah yang nunggu? Kekeke

Oh iya, Iluth lagi miskin kata-kata nih, jadi mian kalo kata-kata yang kalian temuin itu-itu terus.

Ya udah deh ya, ga perlu ceramah panjang lebar.

Happy reading~ ^^

_________________________________

Author POV

 

Yeoja berambut ikal itu memutar gagang pintu apartemennya, ia mulai melangkahkan kakinya keluar dari tempat yang selama sebulan ini menjadi tempat tinggalnya.

Air matanya masih terus deras mengalir, ia masih terisak.

Yeoja itu masih terus melangkahkan kakinya untuk menuju pintu keluar apartemen.

Tangan kanannya terus menyeret sebuah koper dan tangan kirinya masih menutup mulutnya.

Sedangkan Siwon, namja itu masih diam ditempatnya.

Yoona berdiri di sisi jalan untuk menunggu taksi, hingga tak lama kemudian sebuah taksi menghampirinya.

“mau kemana agashi?” tanya sang sopir begitu Yoona memasuki taksinya

“jalan saja!!” ujar Yoona parau

“baik agashi” sang sopir pun menuruti perintah Yoona dan segera melajukan mobilnnya.

Yoona masih terus terisak, ia menunjukkan alamat rumahnya kepada sang sopir.

Matanya memandang keluar, menatap jalanan yang dulu sering ia lalui dengan seseorang lelaki, setiap Yoona pulang ke Korea.

Dulu Yoona jarang sekali pulang ke Korea, ia menempuh pendidikannya di Jerman dan  Amerika.

“disini pak” Yoona berkata pelan, sang sopir pun menghentikan laju mobilnya.

“ini bayarannya. Gomawo” Yoona turun dari taksi.

Ia mulai melangkahkan kakinya memasuki gerbang utama rumah orang tuanya. Dua orang security yang sedang berjaga di depan pintu sedikit terkejut melihat Yoona.

Yoona terus berjalan melewati halaman rumah yang sangat luas, ia terus menunduk dan sesekali menyeka air matanya yang terus meleleh.

Jari lentik Yoona mendorong gagang pintu utama, dan mulai melangkahkan kakinya satu persatu memasuki bangunan mewah bergaya Italia itu.

“annyeong nona muda” sapa beberapa pelayan rumah. Yoona hanya tersenyum menanggapinya.

“sini nona, kopernya kubawakan” ujar salah seorang pelayan.

Orang tua Yoona sedang berada di luar negeri saat ini, jadi sudah pasti tidak akan ada sapaan hangat dari sang ibunda.

Kaki jenjangnya menaiki tangga itu satu persatu, ia berjalan menuju kamarnya.

Hingga tak lama kemudian kakinya terhenti didepan sebuah pintu kamar yang sangat ia rindukan.

Yoona memutaar gagang pintu kamarnya, ia memasuki sebuah ruangan yang sangat ia rindukan.

Dulu, saat ia masih disini, ia adalah seorang wanita yang masih lajang, tapi kini, ia kembali lagi kekamar ia dengan status yang sudah berbeda.

Yoona mengedarkan pandangannya pada penjuru ruangan, semuanya masih sama, koleksi rilakkumanya masih tertata rapi di masing-masing tempatnya.

Yeoja berambut ikal itu duduk di sisi ranjangnya, direngkuhnya sebuah boneka rilakkuma berukuran besar, dipeluknya boneka itu..

Air matanya kembali deras ketika mengingat sang pemberi boneka ini.

Seorang lelaki yang sangat ia cintai dan juga sangat mencintainya.

Lelaki yang memperlakukan Yoona dengan sangat lembut, jauh berbeda dengan Siwon yang selalu kasar padanya.

Sebuah pernikahan kerap kali mereka berdua hayalkan, hidup bahagia berdua dan mempunyai anak-anak.

Namun semua hayalan itu harus mereka kubur dalam-dalam ketika sebuah perjodohan yang harus diterima Yoona.

“oppa.. aku sangat merindukanmu” tangisan Yoona semakin pilu, ia mengeratkan pelukannya.

Yoona mengambil sebuah pigura foto yang tersimpan didalam laci mejanya.

Sebuah foto yang bergambarkan dirinya dengan sang mantan kekasih.

“Lee Min Ho oppa…” bibir merahnya mengucapkan nama sang namja

“oppa… maafkan aku” Yoona memandang nanar foto itu, air matanya jatuh diatas kaca pigura.

Ia menghela napas berat, semuanya sudah berlalu, semuanya sudah berbeda sekarang.

Bagaimanapun ia tetap lah istri sah Choi Siwon.

“kenapa aku harus menikah dengan Choi Siwon??” isaknya parau.

_________________________

Seorang namja berjalan masuk kedalam sebuah apartemen.

“hyung” teriak namja itu pelan, memanggil sang kakak.

“iya, ada apa Kyu?” Siwon menghampiri adiknya

“aniya, aku hanya ingin mampir disini” namja itu duduk di kursi ruang tamu

“Yoona mana??” tanya Kyuhyun tiba-tiba

“memangnya ada apa??” Siwon sedikit gugup

“tumben sekali, biasanya dia selalu senang tiap ada tamu. Tapi kenapa sekarang dia tidak menampakkan dirinya??”

“eumm.. Yoona sedang ke super market” Siwon mencoba berkilah

“oh begitu ya”

“oh iya hyung, kapan kau dan Yoona bulan madu? Sudah sebulan apa belum ada rencana?” pertanyaan Kyuhyun sontak membuat Siwon terkejut

“eummm… eeeee.. kalau aku tidak sibuk Kyu” Siwon menggaruk kepalanya yang tidak gatal

“kau kan bisa cuti dulu”

“ya tapi… tidak bisa seenaknya” Siwon semakin gugup

“kau kenapa gugup hyung?”

“tidak papa” Siwon langsung berjalan menuju kamarnya

“aneh sekali dia” gumam Kyuhyun

Di kamar, Siwon terus merenungi dirinya sendiri. Ia ingin Yoona pergi, tapi disaat Yoona sudah pergi, ia malah bingung dengan dirinya.

“hyung, aku mau pulang ya, kasian Seohyun dan Seokyu sudah menunggu dirumah” Kyuhyun berteriak sambil melangkahkan kakinya keluar.

_________________________

Siwon POV

“YOONAAAAAAA.. BUATKAN AKU MAKANAN” teriakku begitu bangun tidur

“YOONAAAAAAAA”

Tak ada jawaban…

“YOONAAAAA KAU TULI HAH?”

Deg…

Aku baru ingat akan satu hal..

Yoona tak ada lagi disini…

Aku menghela napas berat dan kemudian kuputuskan untuk mandi pagi.

Setelah semuanya rapi, aku keluar kamar. Biasanya seorang yeoja sedang menata masakannya di meja.

Aromanya yang sedap begitu menggoda indera penciumanku.

Tapi kali ini berbeda, dapur itu terlihat sepi.

Aku mulai membuat sarapan sederhana, hanya pancake yang dilumuri selai coklat.

Aku duduk di kursi meja makan, biasanya seorang yeoja akan duduk dihadapanku dengan senyum cerahnya.

Dengan riangnya ia menunjukkan semua hasil masakannya.

Tapi lagi-lagi berbeda, aku sarapan sendirian…

“apa aku merindukan Yoona?” gumamku dalam hati.

“tidak mungkin, aku kan membencinya” lelaki berbadan ekar itu mengepalkan tangannya

________________________

“hyung, nanti sore eomma dan appa akan ke apartemenmu” Kyuhyun mengirim pesan singkat padaku

MWO??

Aku tidak salah baca kan?

“aigooo apa yang harus kuperbuat?” aku sangat panik. Selama ini orang tuaku hanya mengetahui kalau aku dan Yoona baik-baik saja.

Kami berdua selalu berakting bahagia setiap orang tua kami berkunjung.

Tapi sekarang, tidak ada Yoona….

Aku sedikit panik, aku harus membujuk Yoona agar ia mau kembali ke rumah kami.

“waeyo yeobo??” tanya pacarku begitu menyadari kepanikanku

“ah, aniya” aku tersenyum ragu

“kenapa kau terlihat panik??”

“ani, tidak ada apa-apa”

_______________________________

Yoona POV

 

“apa suamimu tidak marah kau menemuiku Yoong?” tanya namja didepanku

“tidak oppa, aku sudah ijin padanya” aku tersenyum tipis, mencoba menutupi kenyataan.

“sepertinya suamimu orang yang sangat baik. Kau pasti bahagia dengannya” dia terus tersenyum, tapi matanya menunjukkan hal lain.

Dapat kulihat sorot matanya yang menunjukkan kesedihan.

“sudah lah oppa. Aku tidak mau membahas tentang rumah tanggaku di depanmu”

“oppa bahagia kalau kau bahagia Yoong” ucapnya dengan nada lembut.

Oh Tuhan…

Kenapa kau tak memberiku suami seperti dia?

Yang selalu memperlakukanku dengan lembut, yang selalu menyayangiku bagaimanapun kondisinya.

Jujur saja aku ingin menangis sekarang, aku masih menyayanginya. Perasaan itu masih sama.

Aku dan Lee Min Ho oppa sudah menjalin hubungan ini sejak kami berdua di SMA. Dia adalah seniorku, aku 2 tahun lebih muda darinya.

Kami sama-sama sekolah di Jerman. Aku dan dia bertemu disana. Kami berdua selalu bersama-sama, hingga akhirnya kami tak terpisahkan.

Saat Lee Min Ho oppa lulus, aku sangat sedih, aku kehilangan orang yang selama ini melindungiku. Tapi hubungan kami masih terus berlanjut, walau kami jarang bertemu.

Dia melanjutkan pendidikannya di Amerika, dan setelah aku lulus, aku pun mengikutinya untuk melanjutkan pendidikanku disana.

Kami berdua sering merencanakan tentang pernikahan. Hingga setelah 5 tahun hubungan kami, ia melamarku di sebuah tempat yang sangat indah, disudut kota New York

Aku menerima lamaran itu. Kami berdua pun sepakat untuk memberitahu orang tua kami tentang hubungan kami yang sudah matang.

Seminggu kemudian aku dan Lee Min Ho oppa pulang ke Korea untuk menberitahu kedua orang tua kami tentang rencana pernikahan kami berdua.

Tapi sayangnya orang tuaku tak menyetujuinya, mereka bilang sudah ada lelaki yang akan menjadi suamiku di masa depan.

Aku langsung menangis dan kami berduapun langsung kembali ke Amerika hari itu juga.

Setelah itu aku terus-terusan menangis, aku tak habis pikir kalau ternyata kehidupan rumah tanggaku akan di atur orang tuaku.

Aku sangat mencintai Lee Min Ho oppa.

Oppa terus menemaniku dan menghiburku. Aku tak bisa hidup tanpanya.

 

Aku sangat merindukan masa laluku…

“oppa, apa kau sudah mempunyai penggantiku?” aku bertanya sambil menyesap kopi hangatku

“belum Yoong, tidak ada yang bisa menggantikanmu” dia menundukkan kepalanya.

“karena tidak ada yeoja yang lebih baik darimu” bibirnya menyunggingkan senyum

“apa oppa masih mencintaiku??”

“sudah lah, oppa tidak mau menyakiti suamimu. Sebaiknya kita pulang” namja di depanku langsung beranjak dari tempatnya

“baiklah” aku menurutinya.

Kami berdua berjalan menuju parkiran mobil. Dan tak lama kami sudah melesat jauh meninggalkan cafe.

________________________________

Siwon POV

 

“chagi, aku ada urusan, aku pergi dulu ya” aku langsung berlari meninggalkan kekasihku.

Sudah kuputuskan aku harus ke rumah Yoona.

aku mengendarai Ferarri hitamku dengan kecepatan tinggi, melewati jalanan yang tidak terlalu ramai.

Aku sudah sampai di sebuah bangunan  bergaya Itali yang kuyakin ini adalah rumah orang tua Yoona.

Di depan gerbang terhenti sebuah mobil berwarna merah, dan tak lama seorang perempuan dan seorang lelaki keluar dari mobil itu.

Mereka berdua berbincang sebentar dan setelah itu sang pria mencium kilat pipi wanita didepannya.

“yeoja itu…” gumamku

“Yoona”

Tak tau kenapa aku merasakan dadaku sakit saat melihatnya, rasanya aku ingin melarang lelaki itu dan ingin berkata padanya kalau Yoona adalah istriku.

“kenapa aku seperti ini? Apa aku cemburu padanya?” aku menundukkan kepalaku.

Setelah mobil merah itu melesat jauh, aku langsung membelokkan mobilku memasuki halaman rumah.

Aku segera berjalan menuju pintu utama, aku memencet belnya dan tak lama seorang pelayan membukakan pintu.

“ah tuan Siwon. Silahkan masuk!!” pelayan itu mempersilahkanku untuk masuk dan duduk disebuah sofa.

“Apa tuan mencari nona Yoona?” tanyanya

“iya, aku ingin bertemu dengan Yoona” aku melempar senyumku

“baik lah tuan, tunggu sebentar” pelayan itu langsung berjalan meninggalkanku

________________________________

Author POV

 

“nona, tuan Siwon ingin bertemu dengan anda” ujar seorang pelayan begitu memasuki kamar anak majikannya

“mwo??? Siwon???” Yoona sangat terkejut.

“iya, dia sudah menunggu di ruang tamu”

“baiklah, aku akan menemuinya” Yeoja berambut ikal itu merapihkan rambutnya

“untuk apa dia kesini?”

Yeoja bermarga Im itu segera keluar dan berjalan menuruni tangga.

Perlahan, kaki jenjangnya menghampiri sang suami yang sedang duduk.

“Siwon oppa” sapanya pada sang suami

“ada apa oppa??” tanyanya lembut

“Yoong,, nanti sore orang tua oppa akan ke apartemen” ujar Siwon dengan hati-hati

“lalu?”

“pulang lah ke apartemen!!!”

“untuk apa?? Apa oppa tak mendengar ucapanku sebelum aku pergi” ucap Yoona dingin

“maafkan aku!!”

“ini kan yang oppa ingin kan? Aku pergi dari kehidupanmu”

“bukan kah kau ingin memberitahu orang tua mu tentang kebencianmu pada pernikahan ini?”

“Im Yoona….”

“nanti jika orang tua mu datang ke apartemen lalu mereka bertanya ‘Choi Siwon, mana istrimu?’ katakan lah yang sebenarnya!!!”

“katakan pada mereka kalau kau akan menceraikan istrimu!!” ucapnya pelan, mata Yoona sudah mulai berair.

“tapi Yoona…”

“kau tak boleh terus berbohong oppa!! Aku sudah lelah berakting bahagia”

“bukankah kau masih sangat mencintai Jessica? Aku tidak tau wajahnya seperti apa, tapi dia mampu membuatmu bahagia” hatinya sangat sakit saat mengucapkannya. Kini, mata Yoona sudah mulai meneteskan tetesan-tetesan beningnya.

“aku sudah berusaha agar membuatmu menerima pernikahan ini, tapi semuanya tetap sama, kau tetap kasar padaku. Aku sangat sakit oppa, aku bukan lah hewan yang bisa kau bentak dan kau pukul jika tak menuruti perintahmu, aku ini manusia, aku ini istrimu” isak Yoona.

Seakan ada batu besar yang menimpa tepat di jantungnya, dada Siwon sangat sakit saat mendengar ucapan dan isakan istrinya.

Siwon baru menyadari bahwa kini ia sudah mulai mencintai Yoona. Sebulan tinggal bersama membuat Siwon semakin terbiasa dengan kehadiran Yoona, hatinya sudah mulai ditumbuhi rasa cinta pada sang istri, tapi egonya yang besar menutupi semuanya. Siwon mencintai Yoona, tapi ego dan gengsinya itu terus melarangnya.

“Yoona, mianhae” Siwon langsung berhambur memeluk Yoona

Tangisan yeoja itu semakin pilu, baru kali ini sang suami memeluknya.

“mianhae Yoong, oppa tidak pernah menyadari semua ini” ujarnya pelan

“oppa sangat membutuhkanmu Yoong” Siwon mengeratkan pelukannya

“untuk apa? Untuk menjadi objek kekesalanmu?” Yoona melepaskan pelukan Siwon

“bu.. bukan Yoong” Siwon terbata..

“jujur saja lah oppa!! Kau mau aku pulang kembali ke apartemen agar kau bisa memperlakukanku seperti dulu kan? Apa kau belum puas oppa?”

“Yoong, demi tuhan, oppa tidak punya pikiran seperti itu. Oppa tau oppa sangat keterlaluan padamu, tapi kali ini beda” ucap Siwon lembut

Yoona terus terisak, ia sangat takut dengan pria dihadapannya.

“Yoong, oppa mohon, pulanglah!!” bujuk Siwon sambil menggenggam tangan Yoona

“aku tidak mau. Sudah lah, oppa sana pulang!!” Yoona langsung beranjak meninggalkan Siwon.

“Yoong” teriak Siwon memanggil Yoona

Namun sayang, yeoja itu terus berjalan menaiki tangga dan langsung berlari menuju kamarnya.

“kau bodoh Choi Siwon” Siwon mengutuk dirinya sendiri.

_______________________________

Sebuah suara bel pintu berbunyi memenuhi ruangan apartemen. Lelaki bermarga Choi itu segera berjalan menuju pintu dan segera membukanya.

“Siwonnieeeee” dibalik pintu berdiri dua orang yang sangat familiar, ibunya dan ayahnya.

“eomma.. appa” Siwon sangat terkejut melihat kedua orang tuanya

“wae? Kenapa terkejut?” tanya sang appa

“ah ani. Ayo masuk!!!”

“Siwonnie, mana istrimu??” tanya ibu Siwon sambil duduk

“eummm… Yoona sedang… ke.. keluar” jawab Siwon terbata

“keluar kemana? Biasanya dia selalu di rumah tiap ada keluarga yang akan berkunjung” ayah Siwon tak cepat percaya pada putra sulungnya

“tap… tapi sekarang Yoona sedang keluar” Siwon tersenyum gugup

“apa ada yang kau sembunyikan Siwonnie?” selidik ayah Siwon

“maksudmu apa yeobo?” tanya ibu Siwon yang tak mengerti maksud suaminya.

“Choi Siwon, katakan yang sejujurnya, kemana Yoona???” ayah Siwon menatap tajam

“di… di.. dia..” Siwon tak melanjutkan kata-katanya

“kemana dia??’

“Yoona.. pulang kerumah orang tuanya” ucap Siwon pelan

“mwo?? Kenapa dia??” kali ini sang ibu yang bertanya

“aku… aku.. selalu kasar padanya. Aku selalu membentaknya, jadi Yoona tidak tahan dan dia pergi” Siwon menunduk

“APA KAU BILANG?” ayah Siwon siap untuk menampar putra sulungnya, tapi segera ditahan oleh sang ibu.

“sabar yeobo!! Siwonnie, jelaskan pada eomma dan appa!!!”

“mianhae… sejujurnya aku sangat membenci pernikahan ini. Dari awal aku sangat tak menyukai Yoona, aku selalu membentaknya, berteriak padanya dan aku selalu berkata kasar padanya”

“kami berdua selalu berakting bahagia tiap kali ada keluarga yang berkunjung. kami melakukan itu agar orang lain melihat bahwa aku dan Yoona adalah pengantin baru yang bahagia. Tapi kenyataannya tidak”

Siwon terus menundukkan kepalanya, ia sangat takut menatap mata sang ayah yang sedari tadi terus mengarah tajam ke arahnya.

“Siwonnie… kenapa kau sekejam itu pada Yoona” ibu Siwon mulai menangis, ia sangat menyayangi menantunya itu.

“mianhae”

“DASAR LAKI-LAKI TAK BERPERASAAN” bentak ayah Siwon

“appa tidak pernah mengajarimu menjadi lelaki yang kasar, appa juga selalu mengajarimu untuk selalu menghormati perempuan. Lalu, apa kau tak mendengar nasehat appamu ini??” ayah Siwon masih tersulut emosinya

“Yoona itu yeoja yang baik, dia punya perasaan yang sangat lembut, apa kau tak kasian padanya??” ucap nyonya Choi

“kau sudah menyia-nyiakan yeoja sebaik dia” lanjutnya

“kau ini, menikah telat, setelah menikah malah berantakan seperti ini” ujar ayah Siwon

“mianhaeyo” Siwon berkata pelan.

“eomma dan appa tidak mau tau, kau harus minta maaf pada Yoona” orang tua Siwon langsung beranjak dari tempat duduknya

“kalian mau kemana?” sergah Siwon

“kami mau pulang, kami kecewa padamu Choi Siwon” ucap sang ayah.

“eomma… appa”

Kedua orang tuanya sudah berlalu meninggalkan Siwon yang masih tertegun sendirian.

______________________________

“Hyung, apa benar yang dikatakan eomma dan appa??” tanya Kyuhyun begitu memasuki apartemen kakaknya

“memang apa yang mereka katakan padamu?” Siwon balik bertanya

“apa benar kau selalu membentak dan menyiksa Yoona?”

“IYA, MEMANGNYA KENAPA HAH? INI BUKAN URUSANMU!!!”  Siwon membentak adikya

“JELAS INI URUSANKU SEKARANG. DIA ISTRIMU. DIA BAGIAN DARI KELUARGA KITA!!!” Kyuhyun tak kalah dengan kakaknya.

“Dengar Kyu.Pernikahan ini bukan kemauanku. kalian semua memaksaku untuk menikah dengan yeoja yang bahkan aku tidak mengenalnya.. jadi jangan salahkan aku jika hal ini terjadi..”

“kau egois hyung, setidaknya belajarlah untuk mencintainya!!!”

“aku tidak bisa Kyu, cintaku hanya untuk Jessica”

“Jessica? Kau masih berhubungan dengan yeoja itu? Heh hyung, Jessica itu masa lalumu, kau sudah menikah. Kau sudah punya istri!!!!” Kyuhyun menekan ucapannya

“AKU MEMBENCINYA KYU!!!!!!”

“tidak, kau tak membencinya hyung. Kalau kau membencinya kau pasti sudah kabur sejak hari pertama, tapi buktinya, kalian bisa bertahan sampai sebulan, dan anehnya kau sekarang lebih sering di rumahmu dari pada pergi bersenang-senang diluar, kalau kau membencinya, kau pasti tidak akan betah di rumah hyung, rumah ini akan terasa panas bagimu. Kau ingat hyung, aku dan Seohyun juga dijodohkan, bahkan aku sudah dijodohkan dengannya sejak aku baru lulus kuliah. Awalnya sama, aku juga tidak menyukainya, saat itu aku masih berpacaran dengan Sooyoung, tapi aku tak pernah kasar padanya, aku selalu bersikap seolah aku mencintainya, hingga akhirnya aku benar-benar mencintainya. Kau lihat kan sekarang, aku dan Seohyun hidup bahagia, bahkan kami sudah mempunyai Choi Seo Kyu sekarang. Pilihan orang tua kita tidak akan salah hyung, eomma dan appa pasti sudah memilihkan yeoja yang terbaik untuk kita berdua” Kyuhyun berkata lembut pada kakaknya.

“kalau aku saja bisa, kenapa kau tidak bisa?” lanjutnya

Siwon hanya terdiam mendengan kata-perkata yang dilontarkan adik semata wayangnya ini.

“tolong cerna baik-baik kata-kataku hyung!!” Kyuhyun segera berlalu keluar dari apartemen Siwon.

____________________________

“aku sungguh sakit unnieee~” isak Yoona sambil memeluk sahabatnya seusai menceritakan tentang rumah tangganya.

“uljima Yoong!! Tapi Siwon sudah meminta maaf padamu, apa salahnya kalau kau memaafkannya. Unnie tau kau pasti sangat menderita selama ini” Yuri mendekap hangat tubuh sahabat yang sudah ia anggap seperti adiknya ini.

“apa benar kau tak mencintainya??” tanya Yuri

Namun, Yoona hanya diam. Yeoja bermarga Im itu bingung dengan jawabannya.

“kau mencintainya?’

Yoona menghela napas berat

“aku mencintai Lee Min Ho oppa” jawab Yoona tiba-tiba

“Yoong… Lee Min Ho adalah masa lalumu, dia sudah merelakanmu menikah dengan Siwon. Sekarang kau sudah menikah dan sudah mempunyai suami, kau tidak boleh terus-terusan terbawa masa lalumu” Yuri membelai surai ikal Yoona.

“kau pasti mencintai Siwon, walau rasa itu hanya sedikit. Kalau tidak, untuk apa kau selalu bersemangat memasakkan makanan untuknya”

“hidup lah bahagia dengan Siwon, Yoong. Coba lah untuk membuka lembaran cerita baru dengannya!!”

“tapi unnie~” sergah Yoona

“pulanglah ke apartemenmu, dan tersenyum lah pada suamimu!!” Yuri terus menasehati sahabat tercintanya.

__________________________________________

Siwon terus duduk termenung di ruang tamu, sudah 2 jam ia seperti ini

Memikirkan kata-kata yang diucapkan adiknya.

“benarkah aku mencintainya?”

“harus kah aku membujuknya kembali?”

Siwon terus memikirkan Yoona.

“aku harus menemuinya” Siwon mengambil blazernya dan segera berjalan menuju pintu

Dan saat membuka pintu betapa terkejutnya ia melihat seorang yeoja yang sedang berdiri menghadapnya.

Tangan kanannya menyeret sebuah koper dan tangan kirinya membawa tas tangannya.

“Im… Im Yoona” ucap Siwon terkejut melihat istrinya

Yoona tersenyum lembut.

“apa, kau…..?”

“aku memaafkanmu oppa” sahut Yoona sambil tersenyum

“kau… kau kembali lagi kesini Yoong?” Siwon tak bisa menutupi kebahagiaanya, terpancar jelas dari wajah tampannya.

Yoona tersenyum sambil mengangguk.

“Yoong~” Siwon langsung berhambur memeluk istrinya, entah kenapa hatinya begitu senang saat melihat istrinya kembali lagi.

“oppa janji kan tidak akan mengulanginya lagi??’ tanya Yoona lembut

“oppa janji Yoong, oppa janji akan belajar mencintaimu dan menerima pernikahan kita” Siwon semakin memeluk erat tubuh istrinya.

“maafkan semua kesalahan oppa ya Yoong” lirih Siwon.

_________________________________

Siwon POV

 

Sudah empat jam aku berhadapan dengan laptopku, tugas kantor sangat banyak. Karena proyek baru kami yang akan kami kerjakan minggu depan.

Aku terus-terusan menatap layar laptopku dan sesekali melihat-lihat berkas kerjaku di meja.

Bahu dan punggungku sangat pegal. Aku sangat lelah..

Tiba-tiba Yoona datang membawakanku secangkir teh. Dia tersenyum menghampiriku, aku pun tersenyum menanggapinya.

“ini oppa, aku bawakan teh yang masih hangat” ujarnya seraya meletakkan secangkir teh itu di meja.

“ne Yoong. Gomawo” aku tersenyum

“apa kau tak lelah oppa?”

“lelah, tapi mau bagimana lagi”

“kalau kau lelah, sebaiknya tidur saja, jaga kesehatanmu oppa!!”

“iya… kenapa kau belum tidur? Ini sudah lewat jam 11” aku mencoba mengingatkannya

“bolehkan aku tidur??’ ia bertanya dengan wajah polos

“ya tentu boleh, sudah sana kau tidur!!”

“baiklah” Yoona langsung keluar dari ruangan kerjaku.

Satu jam kemudian semuanya baru selesai, mataku sangat lelah.

Kali ini ku putuskan untuk tidur di kamar.

Mencoba untuk menjadi suami yang selalu mendampingi istrinya.

Aku melihat Yoona sudah terlelap pulas, wajahnya sangat polos.

Aku tidak mau berbohong, aku akui yeoja ini memang sangat cantik.

Terutama saat tidur seperti ini, seperti bayi yang sedang tertidur.

Aku duduk disisi tempat tidur. Timbul keinginan untuk menyentuh wajahnya.

Tapi langsung kuurungkan karena aku tidak mau ia terbangun.

Aku mulai merebahkan tubuhku disebelah Yoona. Kutatap wajahnya yang sangat damai.

Oh God…

Kenapa baru sekarang aku menyadari semua ini??

“nnnnggg” kudengar ia mengerang pelan.

“Im Yoona, aku akan berusaha mencintaimu” ucapku pelan sebelum mengarungi alam mimpi.

___________________________

Author POV

 

Seorang yeoja terbangun saat mendengar bunyi alarm handphonenya.

Ia mengerjapkan matanya dan langsung duduk.

“kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~” teriaknya begitu melihat sesosok namja sedang tidur disebelahnya

Karena mendengar teriakan, namja itu segera bangun. Ia menatap sang istri dengan tatapan bingung.

“wae Yoong?” tanya Siwon polos

“oppaaa… oppa kenapa disini???” Yoona masih ketakutan, wajar saja karena baru kali ini ia seranjang dengan laki-laki

“apa oppa tidak boleh tidur disini??”

“tap.. tapi aku takut oppa” Yoona memalingkan wajahnya, semburat merah sudah merona dipipinya.

“kau takut apa malu?” tanya Siwon jahil

“dua-duanya” Yoona menundukkan kepalanya, ia sangat malu sekarang

“hahaha kau ini. Sudah sana mandi, setelah itu buatkan oppa sarapan, PALLI!!!” Siwon berteriak pada saat mengucapkan kata yang terahir

“oppa mulai teriak lagi” Yoona mempoutkan bibirnya

“oppa hanya bercanda” Siwon tersenyum jahil.

_________________________________

Seorang yeoja berjalan memasuki apartemen Siwon. Ia hendak mencari sang kekasih.

“oppaaa~” teriaknya memanggil sang kekasih.

Merasa ada yang berteriak, Yoona langsung berjalan menuju ruang tamu.

Yeoja bernama Jessica itu terkejut saat melihat Yoona.

“kau siapa?” tanya Yoona

“aku Jessica. Kau pasti Yoona” ucap Jessica sinis

“kau… Jessica mantan pacar Siwon oppa?” Yoona berkata dengan sangat hati-hati

“mantan?? Aku dan suamimu belum putus. Dia itu masih resmi menjadi pacarku”

“mwo??” Yoona sangat terkejut dengan ucapan Jessica

“Siwon oppa mana??”

“dia.. dia sedang pergi” Yoona berkata pelan

“aiiiissshh… pergi kemana dia. Ya sudah lah, beritahu pada dia kalau aku mencarinya” Jessica langsung berjalan keluar.

Yoona tertegun saat Jessica pergi, ia masih berdiri mematung ditempatnya.

“jadi… dia masih punya hubungan dengan Siwon oppa??” air mata Yoona mulai menggenang dipelupuk matanya

“kenapa seperti ini?” lagi-lagi ia menangis. Yoona tak menyangka kalau Siwon ternyata memang masih menjadi pacar sah Jessica.

______________________________

“Yoong~ oppa pulang” ucap Siwon begitu masuk

Namun, yeoja itu hanya diam, ia masih sibuk dengan berbagai mahan makanan yang baru saja ia beli di super market.

“Yoona~”

Yeoja itu masih terus diam

“IM YOONA” Siwon mengeraskan volume suaranya

“kenapa kau terus diam??” Siwon sangat bingung dengan sikap istrinya yang tidak biasa.

“oppa masih pacaran dengan Jessica kan??” ucap Yoona tiba-tiba. Kata-katanya sontak membuat Siwon terkejut.

“kau tau dari mana??”

“tadi dia kesini dan mencarimu” Yoona berkata dengan volume minimum

“Yoona, oppa tidak…” Siwon tidak melanjutkan kata-katanya

“tidak apa oppa?? maafkan aku kalau aku mengganggu kalian berdua”

“Yoong, jangan seperti ini. Kau tau kan kalau oppa sudah berusaha mencintaimu” Siwon memegang pundak Yoona

“tapi cintamu hanya untuk Jessica kan?”

“oppa, kalau kau masih sangat mencintainya, aku siap mundur”

Deg…

Kata-kata Yoona begitu mencengangkannya, ia tak mau kehilangan Yoona.

Kali ini Siwon harus memilih, antara Yoona atau Jessica.

“Yoong… mianhae, tapi oppa akan berusaha menjadi suamimu”

“tapi oppa tak mencintaiku” Yoona menghela napas berat.

“Yoong… oppa tidak bisa melepasmu. Kau itu istriku” Siwon langsung memeluk Yoona

“jinjja??” sebuah perasaan aneh menyeruak dalam hati Yoona ketika sang suami mengucapkan kata-kata itu padanya, karena baru kali ini sang suami mengakui status Yoona.

“ne, oppa janji akan memutuskan Jessica, mianhae Yoong oppa sudah seperti ini padamu”

“oh iya, siapa namja yang mencium pipimu waktu itu” ucap Siwon kemudian

“kapan??”

“waktu hari oppa membujukmu. Kau dan namja itu keluar dari mobil, lalu ia menciumn pipimu”

“memangnya kenapa oppa? apa kau cemburu??” Yoona bertanya jahil pada suaminya

“YA!!! Aiiiss oppa tidak cemburu” Siwon memalingkan wajahnya

“hahaha dia itu Lee Min Ho oppa, mantan pacarku. Dia merelakanku menikah denganmu, bahkan dia bilang kalau suamiku pasti orang yang sangat baik. Suamiku adalah orang yang sangat beruntung. Aiiiissshh tapi kenapa seperti ini” ujar Yoona dengan nada bercanda

“maksudmu??” Siwon berpura-pura marah

“oppa kan jahat padaku” Yoona memputkan bibirnya.

“ini baru jahat” jari-jari Siwon langsung menggelitik pinggang Yoona

TBC

 

ILUTH AKUIN NIH FF EMANG GAJE BANGET <~  tereak frustasi

 

Tau dah ah, Iluth bingung nulisnya ><

Bingung ngerangkai kata-katanya, bingung bikin konfliknya.

Omoooooo

Chingudeul pasti kecewa di part 2 ini.

Udah gaje, ga dapet feel sama sekali u,u huaaaaaaaaaa

 

Udah gitu panjang banget kan part 2 ini.

Kalian pasti lagi pada ngutukin Iluth kan karena gagal bikin ff konflik yang unyu(?)

Tau dah ah, gaje banget emang.

Super duper gajeeeeeee ><

*tereak keliling lapangan*

 

Mian Iluth publishnya lama, dikarenakan pekerjaan Iluth yang menyita waktu *halah*

 

Mian ya bagi kalian yang udah nunggu lama, tapi pas nih ff terbit(?) hasilnya malah bikin kalian kecewa merana -_-

 

Nah, silahkan tumpahkan semua kekecewaan kalian ke Iluth lewat komen!!!

 

Yang ga komen ga kece. LOL

 

Oh iya, bagi yang nunggu ending’nya “My Boyfriend Is a Gay” harap ditahan dulu, karena Iluth masih galau ama endingnya..

YoonWonited pengen ending YoonWon, tapi WKS pengen ending WonKyu ><

Biar adil Siwon oppa’nya ama Iluth aja kali ya *dikutukjadicantik* wkwkwk

 

Iluth sayang kalian semua~ ^^

Tinggalkan komentar

221 Komentar

  1. Ciee,, udh baikan nih.. Haha.. Selamat yah.. Moga2 makin intim hubungannya.. Untung aja yoona itu orgnya sabar.. Hehehe

    Lanjjutt

    Balas
  2. mila

     /  Desember 18, 2014

    Aaaahhh kenapa mantan yoona hrs minho oppa??…tp Ga apa deh klo dibanding siwon oppa hehe….

    Balas
  3. tiffany

     /  Desember 28, 2014

    Ha??????? Speechless…

    Balas
  4. linda veranika

     /  Januari 9, 2015

    Seru ffnya tapi..
    Part 3 dong min

    Balas
  5. mia rachma

     /  Januari 10, 2015

    akhirnyaaaa baikannn jugaaa. ff nyaaa seruuu.

    Balas
  6. selvy

     /  Januari 17, 2015

    untung urri oppa mau brubah, seru ff nya eonnie

    Balas
  7. Setelah org itu pergi baru merasa kehilangan,uda tau cemburu masih nyangkal,wonnie oppa wonnie oppa untung kmu berubah kalau nggak hilang sdh yoongie eonni,semoga aja jessica gk jadi masalah yg besar buat hubungan yoongwon

    Balas
  8. melani

     /  Februari 10, 2016

    Ahh akhirnya mereka gak jd cerai n siwon jga udah mulai bersikap baik sama yoona..

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: