[FF] Love Begins With Hatred (Chapter 7)

Love begins with hatred chapter 7

Title : love begins with hatred

Cast        :

  • im yoona  girls generation
  • choi siwon super junior

 

cameo   :

  • kim hyun joong
  • cho kyuhyun
  • tifanny
  • lee donghae
  • lee sungmin
  • Jung soo yeon ( jessica )

Bintang tamu :

  • Ryeowook super junior
  • Suho _ leeder exo k
  • Kim jong won { super junior}

author    :

  • windy fitri

genre   :

  • romance
  • friendship
  • comedy

leight   :

  • chapter

dsclaimer : ff punya saya,alur cerita juga punya saya,asli 100 % milik saya

cast nya milik tuhan…

happy reading…

permintaan mu membuat ku bertanya ada apa dengan diri mu,tapi kenapa? Lidah ku terasa kelu untuk mengatakan kata TIDAK… sebenarnya ada apa dengan diri ku…

author pov

keesokan harinya

kring…kring….

 

Suara alarm itu kembali terdengar,di sebuah kamar yang bernuansa biru muda ,tapi bunyi itu sama sekali tak berhasil membuat seorang gadis terbangun dari alam mimpinya.

Gadis itu hanya  bergumam kecil seolah olah sedang merutuki suara bising tersebut,dengan gerakan cepat gadis itu pun menarik selimutnya yang sudah berantakan untuk menutupi seluruh tubuhnya

Im yoona gadis itu tertidur kembali.

~******~

 

Sebuah mobil terhenti di pekarangan rumah yang bernuansa eropa.

Seorang pria tampan keluar dari pintu mobil belakang ,pria tersebut memandang kearah sebuah rumah perlahan sebuah senyuman yang tak dapat di artikan pun terlihat dari wajahnya ,sedetik kemudian pria itu pun melangkahkan kaki jenjang nya ke sebuah rumah yang saat ini ada di depannya

Ting tong ….

Pria itu menekan bel,dengan sabar ia menunggu seseorang membuka pintu,dan selang beberapa menit pintu pun terbuka dan terpampanglah seorang seorang wanita setengah paruh baya yang tak lain dan tak bukan adalah sang  pemilik rumah tersebut Ny im

“ siwon” ujarnya menyebutkan nama,kepada seseorang yang saat ini ada di depannya ,ya memang benar pria itu adalah siwon,choi siwon.

“annyonghaseo ahjuma,apakah yoona ada di rumah  “   tanya siwon to the point ,tapi yang di Tanya masih memandangnya dengan tatapan tak percaya

“ahjuma apa kau baik baik saja “ ucap siwon seraya menyadarkan Ny im dari lamunannya

“oh ne,yoona dia ada tapi dia masih tidur,siwon silahkan masuk” ucap Ny choi menyambut kedatangan siwon

“kau ingin minum apa ‘ Tanya ny im,ketika mereka sudah berada di ruangan tamu

“eoh,ahjuma tak apa,aku kesini ingin mengajak yoona pergi apa ahjuma mengizinkannya “ Tanya siwon hati hati

“tentu saja,tapi kau kan baru sembuh,apa kondisi mu sudah membaik “ Tanya Ny im hawatir,

“aku sudah sembuh,terima kasih ahjuma  sudah menghawatirkanku” ujar siwon seraya tersenyum

“oia,bukankah kau kesini ingin bertemu dengan yoona ?

“ne ahjuma “

“anak itu masih tidur,hmm bagaimana kalau kau yang membangunkannya otthe?”usul Ny im,mendengarnya siwon pun berpikir, apakah boleh ia masuk ke kamar seorang yeoja .

“hmmm bolehkah”

“ tentu saja,cepat kau bangunkan dia,dia itu memang gadis pemalas,” kata Ny im menyuruh siwon,dan siwon pun hanya mengagguk dan terenyum

“oia,kamarnya berada di atas,dan di depan pintunya tertulis nama im yoona jadi kau tidak akan salah masuk kamar” tutur NY Im  memberitahu siwon

“ne ahjuma “

Siwon pun melangkahkan kakinya menuju kamar yoona ,dan entah kenapa sadari tadi senyum isterius pun terus terpampang di wajahnya.

 

Clekkkk

 

Siwon membuka pintu kamar tersebut dan teryata benar gadis itu masih tertidur dengan selimut yang menutupi seluruh tubuhnya ,siwon pun hanya  menggeleng gelengkan kepalanya .perlahan ia pun masuk ke dalam dan menutupnya kembali dan perlahan kakinya pun berjalan kea rah gorden kamar yang saat ini masih tertutup.

 

Siwon pun membuka gorden tersebut,membiarkan pancaran sinar matahari masuk seketika melalui jendela ,usai itu ia pun duduk di tepi ranjang  tempat saat ini gadis itu tertidur,siwon terus memperhatikanya hingga sebuah senyum pun kembali menghiasi wajahnya .

 

Siwon pun mengubah posiisinya hingga saat ini ia sedang berjongkok, tepatnya di depan gadis yang masih menutupi dirinya dengan selimut,perlahan tangan siwon pun menarik seliimut yang saat ini menutupi wajahnya (yoona )dan setelah berhasil terlihatlah wajah damai yang saat ini masih terlelap dalam mimpinya dan posisi gadis itu mengahapnya .

 

Entah apa yang ingin siwon lakukan hingga ia pun mendekatkan wajahnya hingga saat ini posisi mereka hanya berjarak 5 cm

“sampai kapan kau akan tertidur”bisiknya tepat di wajah gadis tersebut,im yoona dialah gadis itu.

 

Author pov end

Yoona pov

“sampai kapan kau akan tertidur “ bisik seseorang tepat di wajah ku,aku seperti mengenali suara ini,ini seperti suara……

Aku pun membukakan kedua  mata ku dan benar saja pria itu choi siwon ,dia ada di sini dan posisi wajahnya sangat dekat dengan ku  ‘apa yang mau ia lakukan’

Aku pun bangkit dan berdiri d di atas ranjang ku

“YAk APA YANG KAU LAKUKAN DI KAMAR KU “ teriak ku sambil menunjuk ke arahnya

Ia pun berdiri dan dan tangan nya ia silangkan di dadanya ,dan matanya terus memandang ku dengan pandangan yang sangat sulit untuk di artikan

“cepat siapkan dirimu dan berdandanlah yang cantik,hari ini  aku akan mengajak mu ke suatu tempat“ ucapnya enteng

‘mwo apa dia bilang ia akan mengajak ku ke suatu tempat,aiiisss apa itu artinya ia akan mengajak ku kencan aisssh benar benar‘ runtuk ku dalam hati

“ya,apa maksud mu mengajak ku ke suatu tempat“ pekik ku

“ku hitung sampai tiga,kalau kau tidak masuk ke kamar mandi,aku yang akan memandikan mu…” ujarnya

Perlahan tangan kanannya  pun terangkat ke atas  membentuk angka satu

“satu….”

“ya apa  apaan kau ini..” pekik ku tapi ia sama sekali tak memperdulikanya dan malah meneruskan hitungannya

“dua….”

“aissh kau memang menyebalkan choi siwon” pekik ku  lagi tapi rupanya ia tak memperdulikanya dan hingga hitungan terakhirrr ‘aisss apa yang harus  ku lakukan’

“tig…..”

“assssh baiklah aku masuk sekarang juga…”ucap ku yang langsung berlari ke kamar mandi

Brakkkk

Ku tutup pintu sekencang mungkin..

‘choi siwon kau memang benar benar menyebalkan ‘

Yoona pov end

Siwon pov

Melihat tingkahnya membuatku ingin tertawa sekencang kencang nya ,mana mungkin aku akan memandikanya kecuali kalau aku sudah ‘menikah’ dengannya .

 

Tunggu apa tadi aku bilang ‘ menikah’ memangnya aku akan menikah dengannya entahlah hanya tuhan yang tau

“im yoona tak akan ku buat kau melupakan hari ini “ batin ku tersenyum

Aku pun memutuskan untuk keluar dari kamarnya dan menunggunya di bawah .

 

 

Author pov

“Siwon bagaimana,apakah yoona dia sudah bangun?” Tanya NY  im ketika siwon selesai menuruni anak tangga

“sudah ahjuma ,sekarang ia sedang mandi “ jawab siwon

Mereka pun berjalan kea rah ruang tamu,dan setibanya di ruang tamu siwon dan Ny im pun duduk bersebrangan

“oia,kapan kau pulang dari rumah sakit” Tanya Ny im

“baru tadi pagi,dan aku langsung kesini…” jawab siwon dengan tersenyum

“yak..seharusnya kau istirahat dulu di rumah,dan apa umma mu tak melarang mu “

“awalnya ia melarang ku untuk pergi dan menyuruh ku untuk beristirahat di rumah,tapi aku menolak ,karna aku sudah terlalu lelah bila harus terus istirahat, sudah cukup selama dua hari aku beristirahat di rumah” tutur siwon memberikan penjelasan

“kau ini seharusnya kau menuruti semua perkataan umma mu” ujar Ny im seraya tersenyum,dan siwon menaggappinya juga dengan tersenyum …

 

Skippp

 

Yoona pov

“selesai” ucap ku ketika aku sudah selesai merias diriku ,ku patut diriku di depan cermin

Dress berwarna hijau selutut dan rambut yang ku biarkan tergerai  juga higheels  yang tidak terlalu tinggi

 

“apakah aku sudah terlihat cantik” gumam ku sedetik kemudian aku pun tersenyum

“cantik “ ucap ku

Setelah merasa semua sempurna ,aku pun melangkahan kaki ku keluar dari kamar ku .

Dengan langkah hati hati aku pun menuruni setiap anak tangga yang ada di rumah ku

“ sebenarnya ia ingin mengajak ku kemana” pikir ku

Yoona pov end

Siwon pov

 

Sungguh ku kira akan sangat membosankan bila mengobrol dengan seorang ahjuma,tapi nyatanya aku salah besar Ny im tidak seperti yang ku bayangkan,ia sangat menyenangkan di tambah lagi ia selalu melemparkan candaan  pada ku dan itu membuat suasana menjadi tidak kikuk…

Tap tap..

 

Aku  mendengar  suara langkah kaki yang berasal dari arah tangga,aku pun menghentikan aktifitas tertawa ku dan menoleh kearah tangga ,dan ketika itu aku seperti terhipnotis ,karna aku melihat seorang wanita yang saat ini mengenakan drees berwarna hijau tua dan rambut yang ia biarkan tergerai serta polesan meke up tipis yang membuat dirinya semakin terlihat cantik.

Langkahnya semakin mendekat…mendekat… dan akhirnya ia tepat berada di depan ku

“wah yoong kau sangat cantik” celetuk Ny im

Aku pun bangkit dari duduk ku dan berdiri mengahapnya  dan mata ku pun  memperhatikannya dari ujung kaki hingga kepala..sungguh sangat sempurna

“”ya sampai kapan kau akan memandangi  ku” ucapannya membuatku tersadar dari lamunanku

“eoh,kau sudah siap “ Tanya ku dan ia hanya mengagguk

“baiklah kajja kita pergi,ahjuma kami pergi dulu..” pamit ku seraya menarik tanganya,rupanya ia sedikit kaget dengan tindakan ku tapi aku tak peduli dan terus menariknya

“ hati hati di jalan “ teriak Ny im…

Skippp

Author pov

Tok tok tok…..

Siwon mengetuk ngetuk kaca mobil dan tak lama kemudian seorang pria yang tidak terlalu tua pun keluar dari pintu mobil..dan seketika itu pria itu pun menundukan badannya

“ada apa tuan muda “ kata pria tersebut yang sepertinya adalah supir pribadi dari keluarga choi

 

“berikan kunci mobil pada ku,biar aku saja yang menyetir kau pulanglah,karna aku akan pergi dengan ‘kekasih ‘ku”  ujar siwon seolah olah menekankan kata kata’ kekasih ‘ku

“tapi tuan muda,Nyonya menyuruh saya untuk  mengantarkan tuan muda kemana saja “ kata pria tersebut..

“sudah ku bilang kau pulanglah,kalau kau takut ibuku akan memarahi mu, kau tenang saja aku yang akan berbicara dengan ibuku..arrasheo”

“baiklah tuan muda ini kuncinya “ kata  pria tersebut  seraya menyerahkan sebuah kunci

Dengan senang hati siwon pun menerimanya ..

“oia ini uang,kau bisa pulang dengan naik taxi atau bus” tutur siwon mengambil beberapa uang dari dompetnya dan memberikanya kepada pria tersebut

“ghamsahamida tuan muda”  ucapnya seraya menunduk dan sedetik kemudian ia pun pergi…meninggalkan yoona dan siwon yang masih di tempat.

 

Siwon pov

‘Akhirnya ia pergi juga’ batin ku,aku pun menolehkan kepala ku dan kulihat yoona melihat ku dengan eksperesi datarnya

“apa” katanya dari nada bicaranya seperti terdengar dingin,aku pun hanya tersenyum menaggapinya dan sedetik kemudian aku pun membukakan pintu untuk nya

Ku lihat ia menatap ku dengan tatapan yang sangat sulit  di artikan

“ayo masuk”  titah ku dan ia  terus saja memandangi ku

“hey,ayo masuk,aku tau aku sangat tampan jadi tidak usah melihat ku terus  “ ujar ku dan ia mengerucutkan bibirnya dan itu membuat ku sedikit gemas dengan tingkahnya
“percaya diri sekali kau” ketusnya sedetik kemudian ia pun masuk kedalam  mobil.

“sebenarnya kau ingin membawa ku kemana “Tanya nya ketika aku dan dia sudah berada di dalam mobil

“kau akan tau nanti” ucap ku sok misterius

Aku pun menginjak gas mobil dan perlahan mobil ku pun melesat jauh dari pekarangan rumahnya

Siwon pov end….

Author pov..

Sepanjang perjalanan yang mereka lewati tidak terlihat bangunan bangunan tinggi  yang sering mereka lewati seperti biasa..yang ada hanyalah hamparan padang  rumput dan dan bukit bukit tinggi yang menjulang.

Sadari tadi Di antara mereka tidak ada satu patah kata pun yang terlontarkan dari kedua mulut mereka ,mereka terlalu sibuk dengan pikiran masing masing,yoona ia hanya mentap lurus ke luar jendela seolah-olah tak peduli kemana pun  siwon akan membawanya .

Dan siwon sendiri ia lebih terpokus untuk menyetir tanpa memperdulikan gadis yang ada di sebelah nya

“siwon…” akhirnya yoona yang tadinya diam ia membuka suara

“ne..” sahut nya yang masih pokus menyetir

“kenapa ketika di rumah sakit kau meminta ku untuk menjadi kekasihmu, dan kau juga ….”

Ckkkk

Kata kata yoona terhenti ketika siwon memberhentikan mobilnya dengan mendadak

Author pov end

Siwon pov
“kenapa ketika di rumah sakit kau meminta ku untuk menjadi kekasihmu, dan kau juga ….”

Ckkitt   ckkittt

Aku menghentikan lajuan mobil ku mendadak,karna pertanyaan nya yang sungguh membuat ku bingung ,benar  apa yang ia kata kan untuk apa aku memintanya untuk menjadi kekasih ku,apakah rasa cinta itu masih ada..

“ yak,kau membuat ku kaget..” pekik yoona seraya mengelus ngelus dadanya

“apa kau ingin tau jawabannya “ujar ku,tanpa menatapnya ..

Aku pun  menolehkan kepala ku kepada gadis yang saat ini ada di samping ku (yoona ) ,

Ia tak menjawab pertanyaan ku melainkan menolehkan pandangan nya ke luar jendela..

“kau tak usah pikirkan pertanyaan ku tadi pokus lah untuk menyetir..” tuturnya

Aku pun menghela nafas ku sedetik kemudian aku pun keluar dari pintu mobil ku dan bersandar di kap mobil ..menikmati setiap hembuasan angin  di pagi hari yang saat ini tengah menerpa seluruh tubuhku

Siwon pov end

Yoona pov

‘mau apa dia’ batin ku karna tiba tiba saja ia keluar dari mobilnya,aku pun memutuskan untuk keluar  juga dan menghampiri siwon yang saat ini tengah menikmati hembusan angin yang menerpa tubuhnya,

Aku pun berjalan mendekat ke arahnya dan  ikut menyenderkan tubuh ku di sampingnya..

Perlahan aku pun menutup kedua mata ku,menikmati semilir angin yang dapat membuat siapa saja terhenyak dalam pikirannya .

“yoona” suaranya membuat ku membukakan ke dua mata ku dan menoleh ke arahnya

“ne” sahut ku..

“apa kau masih ingat kejadian 5 tahun yang lalu “ tuturnya,aisss kenapa di saat seperti ini ia malah mengingatkan ku ke kejadian  5 tahun yang lalu,kejadian yang membuat ku membencinya bahkan sangat membencinya .

“tentu saja aku mengingatnya” ketus ku

“apa kau tau sehari setelah kau mengetahui itu,sebenarnya aku akan meminta maaf pada mu,tapi ku urungkan niat ku,karna aku mendengar sebuah perkataan   yang membuat ku mengurungjkan niat ku..” tuturnya

Apa maksudnya ,sehari setelah aku mengetahuinya ia akan meminta maaf pada ku..benarkah,tapi ku rasa tidak saat itu aku tak melihatnya..apa mungkin ia berbohong…

Yoona pov end

…Falsback 5 tahun yang lalu…

 ~Taman~

seorang  pria saat ini sedang termenung di sebuah taman belakang sekolah matanya terus saja memperhatikan bunga yang saat ini ia pegang,ia terlalu kalut dalam ke galauannya ,dan tak menyadari seseorang  sedang duduk di sampingnya

“temuilah dia,aku tau  kau sedang memikirkanya “kata seseorang yang ketika itu ada di samping namja yang bernama siwon,siwon yang mendengarnya pun langsung menolehkan pandangannya

“heechul  hyung,kau mengagetkan ku saja..” pekik siwon,ketika ia tau bahwa sunbae nya sudah ada di sampingnya

“maafkan aku,” keta heechul tiba tiba,dan ucapanya membuat siwon terheran

“maksud mu hyung” Tanya siwon

“maaf kan aku,gara gara aku yang mengajakmu taruhan kau jadi di benci olehnya,sebenarnya ada satu hal kenapa aku mengajak mu taruhan..”

“ apa itu”

“aku tau,kau sangat mencintainya,dan aku juga tau kau tak berani mengatakanya,karna kau terlalu takut kalau ia akan menolak mu jadi karna itu aku menantangmu untuk taruhan, agar kau sedikit lebih berani menyatakannya,dan saat aku tau dia menerima mu  aku melihat mu sangat senang ,bukan karna mendapat kan motor  ku tapi karna gadis itu menerima cinta mu ia kan”  tutur heechul

“jadi selama ini kau sudah tau bagaimana  perasaan ku pada yoona,” tanya siwon tak percaya ,bagaimana bisa pria itu tahu tentang perasaan nya kepada seorang gadis..

“hmm,(mengangguk) aku tau dari  cara mu menatapnya , setiap kali ia lewat di hadapan mu,tak henti hentinya mata mu memperhatikannya..,maaf kan aku ya,karna aku  kau jadi di benci olehnya “

Kata heechul ,dengan tampang yang sangat kecewa..

“tak apa hyung,mungkin kalau kau tak mengajak ku taruhan,kata kata cinta itu tak akan pernah terlontakan dari mulut ku  “ ucap siwon

Heechul yang ada di sebelahnya pun memegang pundaknya dan berkata ..

“minta maaf lah padanya dan kata kan yang sebenarnya ,bahwa kau benar benar menciintainya “ saran heechul

“apa hyung yakin dia akan memaafkan ku “ tanya siwon dan heechul pu tersenyum

“yakin lah” jawab heechul meyakinkan hobaenya itu

“baiklah hyung,aku akan minta maaf padanya sekarang juga ,doakan aku” kata siwon,lalu berlari pergi  dengan membawa setangkai bunga..

 

Siwon pun berlari  menerusuri setiap koridor sekolah,seolah olah sedang mencari sosok seseorang ,ketika itu langkahnya terhenti di sebuah kelas, yang sangat sepi tapi masih ada satiu orang yang ketika itu sedang duduk sendiri,dan tangannya tak henti hentinya menyoret kan tinta di sebuah kertas

 

Siwon pun tersenyum setelah mengetahui siapa orang yang  sedang duduk di kelas perlahan ia pun mendekat mendekat dan semakin mendekat..

 

“choi siwon sampai kapan pun aku  tak akan memaafkan mu,”

 

Mendengarnya siwon pun menghentikan langkahnya dan perlahan ia pun berjalan mundur  ke luar..sepertinya yoona tak menyadari  siwon ..

 

Ketika siwon sudah berhasil keluar dari kelas itu ia pun bersandar di balik pintu

“benarkah  kau tak bisa memaaf kan ku yoona” batinya ,

 

Tetes demi tetes  sebuah air mata yang tak di undang pun mengalir di kedua pelupuk mata siwon…

 

“mianhae jongmal mianhae” gumam siwon yang masih bersandar di balik pintu

~Flashback end~

Yoona pov

‘yoona” pangginya ,mendengarnya aku pun menolehkan pandanganku ke arahnya

“kenapa dulu kau menerimaku..” tanyanya,aku tak menjawab dan malah ku tolehkan pandangan ku ke depan,benar,bernar apa yang ia katakan,kenapa..kenapa aku dulu menerimanya ‘apakah ketika itu aku mencintainya

“aku tak tau” jawab ku tanpa menoleh

“apa kau tau,ketika itu aku mengatakannya tulus” ujarnya

Apa dia bilang  ‘tulus’, benarkah.. benarkah ia tulus ketika itu,tapi kalau ia tulus,kenapa ia menjadikan ku bahan taruhannya  kenapa..

“Ada sesuatu yang belum ku berikan pada mu” lanjutnya ,aku pun menoleh kepadanya

“apa itu”

 

ia pun menuju pintu mobil dan membukanya,ku lihat ia sedang mencari sesuatu ‘apa itu’ pikir ku tak lama kemudian ia pun kembali dan menyerahkan  1 kotak yang  panjang kira kira berukuran 30 cm,dan saat ku lihat ternyata isinya adalah setangkai bunga mawar merah yang sudah layu,aku tak mengerti apa maksudnya ,’mawar merah layu untuk apa ini’

 

“bunga itu sudah ku simpan selama 5 tahun,dan bunga itu juga selalu membuat ku teringat akan seseorang yang telah ku sakiti” tuturnya

 

Aku semakin tak mengerti ‘orang yang ia sakiti? Sudah 5 tahun? apa yang ia maksud itu adalah aku

 

“kau tau? Bunga itu sebenarnya untuk mu,orang yang telah ku sakiti 5 tahun yang lalu,tapi saat ku dengar kau mengatakan bahwa kau tak akan  pernah memaafkan ku,jadi ku urungkan niat ku untuk mengatakanya pada mu..”

 

“jadi maksud mu bunga ini memang benar untuk ku” Tanya ku memastikan

 

“ne itu untuk mu im yoona ,bunga itu sebagai permintaan maaf ku pada mu,jadi karna aku sudah memberikannya pada mu kau harus memaaf kan ku..” katanya

 

“tidak semudah itu” jawab ku cepat

 

“wae,aku sudah memberikannya pada  mu  jadi kau harus memaaf kan ku”

 

“kau ini memang selalu memaksa” ujar ku,lalu masuk ke dalam mobil,ku lihat ia pun juga ikut masuk

 

“ya ..jadi maksudmu kau tak memaafkan ku “ tanyanya ketika kami sudah berada didalam mobil.

 

“kau ini berisik sekali,sudah cepat  jalan,kita belum sampai kan” ucap ku

 

“aissssh baiklah” umpatnya,aku pun menolehkan pandangan ku ke luar jendela,dan  entah kenapa sebuah senyuman pun kembali terukirkan di wajah ku

 

Ku tolehkan kembali kepala ku,dan ku lihat dari wajahnya sepertinya ia sangat kesal,..tapi entah kenapa melihat ekspresinya seperti itu aku malah senang..

 

“Dan hey tunggu..apa dia baik baik saja” batin ku karna saat ini pandangan ku sedang tertuju pada pada perban yang saat ini  menempel di belakang kepalanya

“siwon “ panggil ku pelan

 

“apa..” ketusnya,aisss kenapa sikapnya yang menyebalkan kembali lagi

 

“ainnia,kepala mu” ucap ku seraya menunjuk perban yang menempel di belakang kepalanya

 

“ini maksud mu..” katanya sambil menujuk perban yang ada di belakangnya ,dan aku hanya mengangguk sebagai  jawaban

“aku tidak apa apa,apa kau menghawatirkan ku chagia..” tuturnya,dengan menekankan kata ‘chagia’

 

“yak,kenapa kau memanggil ku dengan sebutan ‘chagia’” ketus ku

 

“apa kau sudah lupa..sejak kemari aku ini adalah NAMJACHIGUMU’” ucapnya enteng

Benar apa yang ia katakan,tapi apakah aku harus menerimanya begitu saja…aissh choi siwon kau sungguh sungguh menyebalkan

 

“yak…terserah mu saja lah..” ketus ku,ku lihat ia tersenyum puas

 

Perlahan ia pun mulai melajukan mobilnya kembali..dan aku hanya diam,tanpa memperdulikan ia akan membawa ku kemana .

Yoona pov end

Author pov

 

~Sementara di tempat lain~

Di sebuah caffe yang terletak di kawasan hongdae ,seorang pria tengah duduk manis di temani secangkir  coffee hangat,dan pandangannya terus saja tertuju kea rah pintu masuk  bahkan sesekali pria itu mengecek arloji yang saat ini ia kenakan.

 

“sicca ku harap kau datang ..” gumam namja tersebut seraya menyeruput minumannya

 

Seketika pria itu tersenyum ,ketika matanya menagkap sosok yang sadari ia tunggu akhirnya dating

 

“kyu oppa cepat katakan apa yang mau kau katakan,aku tidak punya banyak waktu untuk berlama lama dengan mu” ketus gadis yang ternyata Jessica to the point

 

“sicca,duduklah..” titah namja itu,Jessica gadis itu pun menghela  nafas berat,dan sedeti kemudian ia pun duduk bersebrangan dengan namja tersebut yang tak lain dan tak bukan adalah kyuhyun.

 

“sicca,apa kau masih marah pada ku” Tanya kyuhyun,yang jelas jelas itu adalah sebuah pertanyaan yang  sangat bodoh, jelas jelas gadis yang saat ini ada di hadapanya masih marah padanya .

 

Jessica yang mendengar pertanyaan kyuhyun pun,seketika menggebrak meja tampa memperdulikan tatapan yang da di sekitarnya.

 

“KAU MASIH BISA BERTANYA AKU MARAH ATAU TIDAK PADA MU ? JELAS JELAS AKU SANGAT  MARAH PADA MU OPPA,APA KAU TAK TAU PERASAAN KU BETAPA SAKITNYA HATI KU KETIKA AKU TAU KAU MEMILIKI WANITA LAIN,KAU TAK TAU APA KAU TAK MAU TAU OPPA,JAWAB AKU  “ Jerit Jessica yang tak dapat menahan emosinya,dan tak kuasa juga ia menahan air matanya ,Jessica gadis itu kembali menagis…

 

‘” AKU TAU AKU MEMANG SALAH,DAN  KU AKUI AKU MEMANG SEORANG LELAKI BODOH YANG TELAH MEMPERMAINKAN KALIAN BERDUA,AKU MEMANG BODOH BAHKAN SANGAT BODOH..” Jawab kyuhyun,dengan nafas yang tersengal,akibat ucapanya tadi..

 

“mianhae” lirih kyuhyun..ketika keduanya saling terdiam

 

“mianhae kata mu,apa semudah itu kau katakan ‘mianhae’ hah”

 

Kyuhyun pun mencoba meraih tangan Jessica,tapi dengan cepat gadis itu menepisnya dengan kasar

 

“jangan pernah sentuh aku hiks hiks’ “ ucap Jessica dalam tangisannya,dan tak peduli dengan semua tatapan yang saat ini tengah menatap  keduanya

 

‘jessica,mianhae..mianhae jongmal mianhaeyo..” lirih kyuhyun

 

tiba tiba saja Jessica bangkit dan berlari ke luar,kyuhyun yang menyadari  hal itu tak bisa berbuat apa apa,ia sibuk merutuki dirinya sendiri..

 

*********

 

Seorang gadis sedang duduk di sebuah bangku taman yang rumayan sepi ,sadari tadi gadis itu tak henti hentinya menagis, jung soo yeon ( Jessica) dialah gadis itu.

 

Seketika Jessica pun bangkit dari duduknya lau matanya pun mengarah ke sebuah kaleng kosong yang ada di hadapanya dan…

 

Prang…

 

Jessica menendang kaleng tersebut  hingga melayang jauh , gadis  itu seolah  olah sedang melampiaskan

Semua kekesalannya .

 

“aww…” rintih seseorang ,mendengarnya Jessica pun menghentikan tangisannya dan melihat kesekelilingnya tapi ia hasilnya nihil ia tak menemukan siapa pun ,hanya orang orang yang tak penting yang sendang berjalan jalan di sekitarnya .

 

Tiba tiba saja seseorang menepuk pundaknya dari belakang ,sontak Jessica pun langsung menoleh ke belakang .

 

“nona,apa kau yang menendang kaleng ini’” tegur seorang namja jangkung ,tangan kirinya memegang kaleng dan tangan kanannya mengelus ngelus belakang kepalanya

 

Jessica yang melihat kaleng itu pun teringat bahwa ia lah yang menendang kaleng tersebut.

 

“mianhae,aghasi..jongmal mianhae,aku benar benar tak sengaja” sesal Jessica menundukan badanya berkali kali

 

“ne,tidak apa apa ,nona berhentilah menundukan badan mu seperti itu” jawab pria tersebut,Jessica yang mendengarnya pun berhenti  dari aktifitasnya dan memandang takut kea rah  pria yang ada di hadapanya

“tidak usah takut,aku  benar benar tidak apa apa,hanya terasa sakit  sedikit” tutur pria tersebut,seraya tersenyum manis,Jessica yang melihatnya pun juga tersenyum  lega

 

“apa aku boleh duduk di sini” ijin pria jangkung itu

 

‘jessica yang merasa dirinya di Tanya pun hanya mengaggukan kepalnya,seolah olah tindakanya itu adalah sebuah jawaban

 

Jessica dan pria itu pun duduk di bangku taman..

Suasana begitu hening,mereka terdiam satu sama  lain..

Tiba tiba suara pria itu menghancurkan keheningan di antara mereka ..

 

“hmm,..nona sepertinya tadi sedang menangis? Apa kau sedang ada masalah ? “ Tanya pria itu,jessica yang mendengarnya pun seketika tersadar dai lamunannya

 

“ah,ne gwenchana” jawabnya singkat,.dan pria itu pun hanya mengagguk mengerti

 

Tiba tiba saja pria itu merogoh saku jasnya dan ternyata ia mengambil sebuah sapu tangan tanpa berpikir lagi pria itu pun memberikanya kepada jessica,jessica pun menatap pria itu

 

“ambilah kau pasti membutuhkanya “ tutur pria tersebut  seraya tersenyum,perlahan jessica pun mengambil sapu tangan itu dan mengusapkannya pelan ke wajahnya

 

“gomawo” ucap jessica, sambil  menyerahkan sapu tangan milik pria itu

 

“tak usah,itu untuk mu saja’”

 

“oia,siapa nama mu” Tanya pria itu

 

“jung soo yeon imida,kau bisa panggil aku jessica,karna semua orang yang mengenal ku,memanggil ku dengan jessica “ kata jessica memperkenalkan dirinya

 

“ne,kim hyun joong imida,kau bisa memanggil ku hyun joong,ah mungkin kau harus memanggil ku oppa ,karna sepertinya aku lebih tua dari mu” ucap pria tersebut yang ternyata adalah kim hyun joong

 

“ah ne hyun joong oppa” ucap jessica seraya tersenyum

 

Perkenalan itu pun dilanjutkan dengan percakapan,percakapan yang terkadang membuat keduanya tertawa,bahkan selolah lupa dengan semua beban yang ada di benak mereka ,mereka seakan terbawa oleh suasana.

********

 

 

Sebuah mobil berwarna hitam terhenti di sebuah pekarangan  rumah yang rumaya besar ,terlihat di depan rumah sana banyak banyak anak anak yang sekitar berusia 5- 10 tahun sedang bermain main,aktifitas mereka terhenti ketika 2 orang namja dan yeojua turun dari mobil tersebut

 

“teman teman siwon oppa dia datang” teriak salah satu anak perempuan sekitar 10 tahun itu member tahu teman temanya bahwa orang yang mereka nantikan akhirnya datang

Anak anak itu pun langsung berlari kea rah namja yang bernama siwon itu atau lebih tepatnya choi siwon ,siwon yang melihat pun tersenyum dan merentangkan kedua tangannya seolah olah membiarkan mereka untuk memeluknya ,yang ada di sampingnya pun mengukir senyum ketika anak anak itu.

 

Mereka semua pun langsung menghambur memeluk siwon ,bahkan ada salah satu anak kecil yang berusia 7 tahun ingin di gendong dan dengan senang hati siwon pun menggendongnya

“yak oppa ,aku juga ingin di gendong “ rengek seorang yeoja kecil  yang ada di hadapannya,

“baiklah ayo” jawab siwon lalu ia pun menggendong anak tersebut,dan saat ini siwon sedang meggendong 2 anak kecil

 

‘yak suzy kau kan sudah besar ayo turun,kasihan nanti siwon oppa dia keberatan” perintah seorag berumur 12 tahun yang saat ini ada di segerombolan anak kecil

 

‘‘shiro, bilang saja kalu jairin unni iri pada ku,karna siwon oppa menggendong ku” jawab anak yang perempuan yang ada di gendongan siwon

 

“aisss kau ini” umpat anak perempuan yang bernama jairin itu

 

“sudah lah jairin tidak apa apa “ ucap siwon seraya menyungginkan senyumannya

 

“tuh kan unni siwon oppa saja tidak keberatan wek…” ujar anak kecil yang masih dalam gendongan siwon,siwon yang melihatnya pun hanya tersenyum

 

Tiba tiba saja seorang bocah laki laki berlari kea rah siwon dan yoona

 

“ya hyung kau sudah  datang ,kami semua sangat merindukanmu hyung” kata bocah laki laki yang berumur  9 tahun itu

 

“dhe aku juga merindukan kalian” jawab siwon

 

Seketika pandangan bocah itu pun teralihkan kepada yeoja yang saat ini ada di samping siwon

 

“wah  naeunmu yeppo ~ ya ” gumam bocah laki laki tersebut yang masih memandang kagum kea rah yeoja yang ada di samping siwon yang tak lain adalah yoona

Yoona yang merasa di perhatikan mu merasa sedikit terusik lalu sedetik kemudian ia pun tersenyum ketika mendapati seorang bocah yang sedang memperhatikanya tanpa berkedip

 

Seketika yoona pun berjongkok agar tinggi badan nya sejajar dengan bocah itu

 

‘ada apa anak manis” Tanya yoona masih dengan senyum manisnya

 

“annia,aku hanya kagum  melihat mu ,kau sangat cantik nona “ ujar bocah laki laki tersebut degan tampang polosnya

 

Tangan yoona pun terangkat dan sedetik kemudian  ia pun mengacak ngacak rambut bocah itu pelan dan tertawa

 

“siapa nama mu anak manis” Tanya  yoona

 

“suho “ jawab anak itu

 

“suho,hmmm nama yang bagus ,kau tau? Kau juga sangat tampan “ ujar yoona yang  membuat bocah yang bernama suho itu pun  langsung telonjak kegirangan

 

“ jinja,  jinjayo nona,nona bilang aku tampan?kalau begitu lebih tampan mana aku atau siwon hyung”

 

“tentu saja kau “ jawb yoona,anak yang bernama suho itu pun lansung meloncat kegirangan

 

“yeyeye,hyung nona cantik bilang aku lebih tampan dari mu hyung,akhirnya ada juga yang menyadari kalau aku lebih tampan dari mu hyung  hore..”  ucap suho kegirangan ,sementara siwon dan yoona pun hanya tersenyum melihatnya

Tiba tiba saja pletak….

 

Sebuah jitakan mendarat mulus di kepala bocah yag bernama suho itu pun

 

“aww, jairin nona appo ‘ ringis suho ,karna secara tiba tiba gadis gadis kecil yang bernama jairin menjitak kepalanya

 

“yak rasakan itu ,apa kau tak sadar bahwa siwon oppa itu lebih tampan dari mu dan satu lagi jangan ganggu nona cantik lagi,dia itu kekasih siwon oppa,lagi pula kau ini masih kecil jadi jangan menggagu nona cantik  “ cerocos anak gadis itu ,yang membuat suho  bertanya kepada yoona

 

“nona benarkah nona kekasih siwon hyung” Tanya suho ,mendengar pertanyaan yang di lontarkan suho pun membuat yoona terdiam ,dan siwon yang ada di sampingnya pun juga ikut terdiam

 

Di hati siwon ia berharap bahwa yoona akan menjawab ‘ia ‘

 

Lama yoona terdiam hingga suara suho membuyarkan lamunannya

 

“nona benarkah itu” Tanya suho kembali,seketika itu yoona pun tersenyum dan menjawab

‘”ia “

Entah kenapa mendengar yoona mengatakan ‘ia’ dari ulut yoona hati siwon terasa berbunga rasanya seperti ada sebuah kebahagiaan yang tengah menyelimuti dirinya ,choi siwon ia tersenyum mendengarnya

 

“tuh kan bocah tengik ku bilang juga apa,nona cantik ini kekasih siwon oppa “ cerca jairin ,suho yang mendengarnya pun merasa terejek

 

“yak apa kau bilang  aku bocah tengik,dasar nenek sihir” balas suho,lalu berlari..

“nenek sihir..nenek sihir..”ledek  suho dari kejauhan sambil mengoyang goyangkan pantatnya

Jaiirin pun geram mendengarnya dan sedetik kemudian ia pun berlari mengejar suho,dan kini terjadilah aksi kejar kejaran antara suho dan jairin..

“yak bocah tengik jangan lari kau..”

Yoona,siwon dan anak anak yang ada di sekitar mereka pun hanya menyaksikan dengan gelak tawa,sungguh pemandangan yang membuat mereka terhibur

“hyung” penggil seseorang yang sepertinya tertuju pada siwon

Siwon yang mendengarnyapun langsung menolehkan pandangannya,dan terlihatlah seorang pria sedang berjalan ke arahnya

“kalian bermainlah kembali oppa ada sedikit urusan arrasheo” ucap siwon,anak anak yang mendengarnya pun seketika mengagguk mengerti lallu pelahan siwon pun menurunkan ke dua anak yang ada di gendongannya.

Perlahan anak anak itu pun langsung berlari,meninggalkan yoonwon yang masih di tempat

“hyung  kau sudah datang “ ucap pria tersebut ketika ia sudah berada di hadapan yoonwon

“ne,Ryeowook  jawab siwon

Seketika pandangan namja yang nbernama Ryeowook itu pun teralih kepada wanita yang ada di samping siwon,seketika  Ryeowook pun menyuruh siwon untuk mendekatkan  telingannya,seperti akan membisikan sesuatu,siwon mengerti perlahan ia pun mendekatkan telingannya

Yoona yang melihat tingkah keduanya pun merasa curiga

‘sebenarnya apa yang mereka bisikan’ batin yoona bertanya

Setelah Ryeowook membisikan sesuatu,siwon pu8n mengagguk dan tersenyum seolah olah  itu adalah sebagai  jawaban

“oia,wooki kenalkan ini im yoona,nah yoong kenalkan ini Ryeowook juru masak dipanti ini”

Ujar siwon memperkenalkan kedua manusia itu

“annyonghaseo yoona ,Ryeowook imida bagashemida “ ucap wooki memperkenalkan dirinya

“ne annyonghaseo ryeowook oppa,im yoona imida nado bagasemida” ujar yoona memperkenalkan dirinya

“wooki apa semua sudah beres” ujar siwon

“tenang semua sudah beres” jawab wooki,seraya tersenyum

Yoona yang ada di sebelahnya pun semakin bingung dan tak mengerti dengan semuanya ,berawal sejak kemarin siwon memintanya untuk jadi kekasinnya,dan tindakan yang sungguh tak dapat di percaya,juga ketika pagi tiba tiba saja ia ada di kamarnya,bunga,dan tempat ini bahkan masih banyak lagi

‘sebernarnya apa yang di rencanakan nya “ pikir yoona

Sementara di tempat lain

10.00 kst

Sebuah mobil sport berwarna merah sedang melaju dengan kecepatan sedang, sepanjang perjalanan yang mereka lewati tak ada gedung gedung menjulang tinggi yang biasa mereka lewati yang ada hanyalah hapmparan rumput yang mereka lihat.

Di dalam mobil terdapat  empat orang manusia  yakni

Lee donghae yang duduk di kursi kemudi,dan di sebelahnya terdapat seorang gadis cantik yang sadari tadi hanya diam dan memilih memandang kea rah luar jendela,dan di kursi belakang terdapat sepasang kekasih yang tak segan segan memperlihatkan keromantisannya yakni sunsun (sunny sungmin )

“oia hae,apa kita semua akan langsung ke lokasi”  celetuk sungmin

“tentu saja setelah selesai baru ,kita akan mengantarkan sunny dan fanny ke panti sebagai rencana ” tutur donghae menjelaskan ,dan sungmin pun hanya ber ‘o’ ria

“aku masih heran dengan siwon oppa ,kenapa kemarin sore ia meminta kita semua untuk pergi kerumah sakit ,lalu ketika kita sudah berkumpul ia bilang bahwa ia dan yoonaberpacaran aku sempat tak percaya dan mengaggap bahwa apa yang di omongkan siwon oppa itu hantya sebuah lelucon” tutur fanny,yang tiba tiba saja berbicara

“ne,yang yang paling membuat ku tak percaya adalah ketika siwon mengatakan bahwa ia dan  yoona adalah  mantan kekasih ketika smasungguh aku baru mengetahuinya “ ujar donghae menimpali

“ne dan kalian tau,yang lebih membuat ku schook adalah ketika si samba itu meminta kita untuk membantunya  menyiapkan kejutan untuk yoona ,sungguh aku kira itu mimpi”timpal sungmin ikut nimbrung  sementara sunny hanya diam

“sepertinya kita harus membatalkan rencana kita untuk menjodohkan  yoona dan siwon oppa “ ucap fanny yang mendapat anggukandari haemi ( donghae sungmin)

“ne aku juga berpikir begitu,aku tak sangka ternyata si simba itu menyukai yoona,tapi yang masih membuat ku heran adalah kenapa si simba itu selalu mencari gara gara dengan yoona,apa itu bisa di bilang masuk akal”  tutur sungmin

“mungkin siwon oppa ingin mencari perhatian dengan yoona “ celetuk sunny tiba tiba yang membuat ke 4 pasang mata langsung menatapnya  kecuali donghae yang tengah menyetir

“kenapa kalian menatap ku seperti itu” ujar sunny ,karna saat ini sungfanny sedang menatapnya

“kurasa apa yang sunny katakan ada  benarnya juga ,mungkin saja siwon mungkin saja siwon ingin mencari perhatian pada yoona,jadi ia selalu mencari gara gara dengan yoona “ ucap donghae menyetujui kata kata sunny

“ya,,mungkin saja” ucap sungmin..

Perlahan donghae pun menanbah kecepatan pada mobilnya hingga mobilnya pun langsung melesat jauh..

~di panti~

13.00 kst..

_
di sebvuah taman yang terletak di belakang panti seorang pria dan wanita tengah duduk manis di bangku taman ,sadari tadi mereka hanya diam da lebih memandang kea rah kumpulan anak anak kecil yang sedang bermain dengan riang

Dan keduanya pun terus mengukir senyum yang tak kunjung luntur dari paras keduanya .

 

Tiba tiba saja  salah satu ponsel dari mereka bergetar,

Drt..drt.

Siwon pria itu merasa  ponselnyalah yang bergetar ,dengan segera ia pun merogoh saku mantelnya dan setelah berhasil

Terlihatlah sebuah pesan masuk

From : donghae

Kami sudah menyelesaikan semuanya ,sebentar lagi kami akan  mengantarkan sunny dan fanny ke panti,dan setelah itu aku dan sungmin akan kembali ke lokasi”

Itu lah isi pesan yang di sampaikan donghae ,entah  kenapa  setelah membaca pesan itu sebuah senyuman yang sulit di artikan pun terpampang di wajah tampanya ,entah apa yang ia pikirkan ‘

Yoona yang sadari tadi melihat tingkah siwon pun merasa ada yang aneh …

“siapa yang mengirim kan mu pesan”

Author pov end

Yoona pov

 

“siapa yang mengirim kan mu pesan”Tanya ku entah kenapa sejak pagi aku merasa ada yang aneh,entahlah yang pasti aku tak tau itu

“eo,apa kau berpikir bahwa yang mengirimkan ku pesan adalah seorang waita “ jawabnya seraya menatap ku tajam

Jujur tatapannya membuat ku sedikit gugup,dengan segera ku palingkan  kepala ku

“ann..nia.. kau mau mengirim kan pesan untuk ribuan wanita pun aku tak akan pernah cemburu” ucap ku tanpa menatapnya

“hmm aku tak mengatakan kalau kau sedang’ cemburu’ atau jangan jangan kau memang sedang cemburu” ucapnya menggoda ku

‘aiis im yoona kau bodoh sekali’ runtuk ku

“ yak kau ini aku sama sekali tak cemburu, aku hanya ..hanya…” kata ku menggantung

“hanya apa..” Tanya nya

‘aiis apa yang harus ku kata kan’

“siwon hyung..” panggil seseorang yang membuatau dan siwon menoleh ke sumber  suara

Dan terlihat di sana ryeowook oppa sedang berdiri di ujung sana,sepertinya ia menyuruh siwon untuk menghampirinya ,dan siwon pun hanya mengaggukan kepalanya sebagai jawaban

“ ‘chagia’ aku pergi dulu”  ucap nya yang menekanka kata chagia ,perlahan tangannya pun mengacak ngacak rambut ku,

Deg

Ada apa dengan ku kenapa ketika ia mengacak ngacak rambut ku, aku seperti merasakan ada hal aneh

,Jantung.ya jantung ku, kenapa? kenapa jantung ku berdetak kencang saat ia melakukan itu..

‘aisss im yoona hentikan’ batin ku terus berperag

Ia pun pergi meninggalkan ku ..aku hanya bias menatap kepargiannya

“choi siwon sebenarnya apa maksud dari semua ini..” gumam ku

Yoona pov end

Siwon pov

“ada apa “ Tanya ku pada ryeowok ketika aku sudah berada di hadapanya

“di depan ada 2 orang wanita,tadi merreka di antar oleh sebuah mobil,tapi mobil itu langsung pergi,” tutur ryeowook menjelaskan

‘apa mereka sudah datang ,cepat sekali “

Aku dan ryeowook pun berjalan beriringan ke ruang tamu.

Benar,sudah kuduga mereka sudah sampai

“hy..fanny sunny” ucap ku menyapa ,kedua wanita ..mereka pun bangkit dan tersenyum

“oppa,yoona odiga ?” Tanya fanny

“dia di belakang “ jawab ku

“hmm,bagaimana apakah sudah selesai “ Tanya ku memastikan

“lokasi sudah kami siapkan dengan baik ,oia apakah kita akan mulai sekarang “

“baiklah lebih baik kita mulai sekarang “ ucap ku..

“oppa,apa kau memiliki kain hitam “ tanya sunny

“kain hitam untuk apa ??”  tanya ku

“untuk menutup mata yoona,apa aka mau semua rencana hancur seketika heuh..” cerca fanny

‘benar juga ‘

“wooki apa kau punya kain hitam “  tanya ku pada ryeowook ,terlihat ia sedang berpikir sejenak..

“ sepertinya ada tunggu  sebentar”  ucapnya lalu berlaru pergi tak lama kemudian dia datang ,membawa kain berwarna hitam yang kurasa cukup untuk menutupi mata yoona

aku pun mengambilnya dan memberikanya kepada fanny ,dan ia pun meraihnya

“”baiklah lah sekarang yoona sedang ada di belakang,pastikan  ia tak mengetahui kedatangan kalian “ ujar ku dan mereka hanya mengagguk

Mereka pun mulai menjalankan aksi mereka,sementara aku masih mematung di tempat bersama ryeowook

“apa kau yakin semua akan berjalan dengan lancar”

Aku pun menolehkan pandangan ku dan hanya tersenyum menjawab pertanyaan dari ryeowook,seolah berkata

‘aku yakin itu’

Aku pun melangkahkan kaki ku ke luar,ya tentu saja aku akan lansung ke lokasi,mempersipkan diri ku di sana

‘im yoona  bersiap siaplah’

Siwon pov end

Author pov

Dua pasang mata sadari tadi terus saja mengintai seorang gadis yang sedang duduk di bangku taman

“lihat  dia di sana “

“ne,apa kau siap”

“ sangat siap “

Perlahan meeka pun mendekat,mendekat dan semakin mendekat, dan…..

Yoona pov

Aku merasa tenang bahkan sangat tenang,pemandangan yang indah,semilir angin yang membuat ku terhenyak dalam ketenagan,dan tawa ceria dari kumpulan malaikat malaikat kecil yang membuat ku terus mengukir senyum,dan membuat ku seakan lupa  akan semua masalah yang pernah ku alami.

 

Jebb…

Aku merasa semua pemandangan menjadi hitam,gelap,ada apa ini,sepertinya seseorang sedang menutup mata ku dengan sebuah kain ,dan ada satu orang memegang tangan ku

‘siapa mereka ‘ batin ku

“yak,siapa kalian lepaskan ,atau aku akan melaporkan kalian ke pihak yang berwajib” ucap ku meronta ronta ,

“yoong tenaglah ini aku,mianhae,kau akan tau setelah ini “  bisik seseorang tepat di telinga ku

Tunggu aku seperti mengenal suara ini,ya aku mengenalnya ..ini seperti suara…

“fanny “ perkik ku,ya ini suara tifanny ,tiffany sahabat ku

“yak fanny apa yang kau lakukan,dan siapa satu orang lagi..”

“ini aku sunny,yoona kau tenaglah kami tak akan menyakiti mu,jadi ikuti saja kemana kita pergi aku yakin kau akan senang setelah kau tau nanti..” ucap seseorang yang mengaku bernama sunny

“YA APA YANG KALIAN LAKUKAN,PADA NONA CANTIK…” Bentak seorang namja kecil tyang ku pastikan itu suho.

“kalian tenang saja kami tak akan menyakiti nona cantik ,kami hanya ingin memberikan sebuah kejutan untuknya “ ucap seorang wanita yang ku pastikan itu adalah fanny

“fanny,kalu kau berbuat macam macam pada ku, akan ku pastikan aku akan memakan mu hidup hidup”

Ancam ku..

“ne..ne… arasheo,”

Mereka pun menuntun ku untuk berjalan ,entahlah mereka akan membawa ku kemana,yang pasti aku tak tau

“fanny sunny,bisakah kalian lepaskan tangan ku,dan bukakan kain hitam ini ,sungguh ini sangat mengganggu ku..” ucap ku di tengah perjalanan..

“tidak bisa  “ jawab mereka dengan kompak

“aiish jinja,kalian memang benar benar menyebalkan “  runtuk ku

Ku rasakan mereka memasukan ku kedalam mobil (?) dan aku tak bisa melakukan apa apa,aku hanya bisa pasrah

Perlahan mobil pun melaju,dan sepanjang perjalanan aku sama sekali tak bersuara  aku hanya diam,diam dan diam.

Yoona pov end
author pov
sebuah mobil terhenti di pinggir jalan seorang pria bertubu tinggi nan tampan itu pun keluar dari mobil tersebut diiringi dengan evil smirknya pria  itu berjalan ke atas bukit

***
sebuah mobil kembali terhenti di pinggir jalan di sana sudah ada dua mobil  yang terparkir
seorang pria diiringi wanita turun daripintu depan  sedetik kemudian merekapun membukakan pintu belakang dan keluarlah 2 wanita cantik,salah satu mata dari mereka di tutup oleh kain ,

Wanita  itu pun berjalan di bantu oleh 2 orang wanita yang tak lain adalah sunny dan fanny ..mereka berjalan menaiki bukit,

“ yak,sebenarnya kalian akan membawa ku ke tempat apa “ tanya yoona  dengan mata yang masih di tutupi oleh kain hitam..

“kau akan tau nanti yoong” jawab fanny enteng yang membuat yoona gadis itu menghela nafas berat

Author pov end

Yoona pov

Sampai sekarang aku tak tau mereka membawa ku ke mana yang ku rasa,aku seperti sedang menaiki bukit,oh tuhan semoga tak terjadi apa apa..

Akhirnya kami berhenti  melangkah,tapi kenapa,kenapa mereka tak membukakan  kain ini.aisss..

“yak,kita sudah sampai kan ,cepat lepaskan tangan ku dan buka kain ni,aiss,sungguh benar benar menyebalkan”  gerutu ku kesal…

“tunggu sebentar yoong…” bisik fanny,dan aku hanya menghela nafas berat.

Huftt..

“Satu”

Terdengar suara teriakan  seseorang  sedang menghitung

Dua

Tigaaaaa…

 

Tepat pada hitungan ke tiga,mereka pun melepaskan kain hitam yang menutupi mata ku dapat ku lihat pemandangan di sini sangat  indah dan di depan ku sudajh ada tikar untuk tempat piknik yang sudah di sediakan oleh banyak makan dan  tiba tiba saja pandangan mata ku menangkap sosok pria  yang sedang berdiri di ujung sana tangan kirinya memegang sebuah bunga mawar putih dan tangan kanan nya memegang sebuah TOA (?)

 

Ku lihat sungmin menyerahkan speeker kepada siwon,dan siwon pUn ia menerimanya

‘apa yang mau ia lakukan ‘ pikir ku

“ IM YOONA ,AKU CHOI SIWON INGIN  MEMINTA MAAF PADA MU ATAS KESALAHAN KU 5 TAHUN YANG LALU, BUKAN HANYA 5 TAHUN YANG LALU TAPI SELAMA INI, DAN ADA SATU HAL YANG AKU BELUM JELASKAN PADA MU..”

Ucapnya mengantung,ku lihat ia menghela nafas panjang…aku terus menanti apa yang ingin ia katakan

“SEBENARNYA KETIKA ITU AKU BENAR BENAR MENCINTAI MU, KARNA ITU AKU TAK BERANI UNTUK MENGATAKANYA PADA MU,AKU TERLALU TAKUT  KAU MENOLAK KU,DAN AKHIRNYA HEECHUL  HYUNG DIA  MENATANG KU UNTUK TARUHAN,IA MENYURUH KU UNTUK  MENGATAKAN CINTA PADA MU,DAN  BILA  KAU MENERIMANYA,IA  AKAN MEMBERIKAN MOTORNYA PADA KU, SUNGGUH KETIKA ITU AKU MENOLAKNYA,TAPI KARNA IA TERUS MEMAKSA KU DAN MENGATAKAN  KALAU AKU INI ADALAH SEORANG PECUNDANG ENTAH KENAPA ,AKU JADI MERASA TERDORONG,DAN  ASAL KAU TAU MOTOR ITU AKU SAMA SEKALI TAK MENERIMA MOTOR ITU,AKU MENGEMBALIKANYA,DAN SATU LAGI KAU JANGAN  MENYALAHKAN HEECHEL HYUNG DIA TAK SALAH, DIA MELAKUKAN ITU KARNA SEBENARNYA DIA TAU KALAU AKU  SANGAT MENYUKAI MU DAN  IA  MELAKUKAN ITU KARNA IA INGIN AKU MENGATAKAN PERASAAN KU PADA MU, “

 

Aku masih tak bergeming ,apa benar yang ia ucapkan ,benarkah?

Ya tuhan apa yang harus aku lakukan …

 

“IM YOONA DI SINI AKU MENGATAKAN ,MAUKAH KAU KEMBALI PADA KU ,MEMBERIKAN   KU SATU KALI KESEMPATAN DAN TIDAK ADA PEMAKSAAN,”

Ya tuhan apa yang harus aku jawab,??

Perlahan tapi pasti ia pun berjalan kea rah ku,satu langkah,dua langkah, tiga langkah dan akhirnya ia tepat berada di depan ku,ia pun membuang speeker tersebut  ke sembarang arah

“im yoona …” lirihnya seraya meraih tangan ku dan ia letakan tepat di jantngnya ,sungguh dapat ku rasakan debaran jantungnya ,yang begitu cepat

‘Ya tuhan apa yang ingin ia lakukan  ..’

“ im yoona maukah kau memberi ku satu kali lagi kesempatan, untuk berada di samping mu”

‘Bingung’ ya mungkin itu yang aku rasakan ,bagaimana tidak orang yang ku benci selama ini menyatakan perasaanya pada ku..

‘’ yoona ..” gumamnya yang masih terdengar oleh ku,aku pun menghela nafasberat dan …

“ kalau kau mencintai ku tapi kenapa selama ini kau selalu mencari masalah dengan ku apa kau tau,perilaku mu membuat ku semakin membenci mu” ucap ku

“apa kau ingin tau jawabannya ? hmmm” tanya nya dan aku hanya mengangguk kepala ku sebagai jawaban

“aku melakukannya ,agar kau selalu mengingat ku,,” jawabnya

Apa maksudnya di  selalu mencari gara gara dengan ku agar aku selalu mengingat nya ,memang ia,setiap kali ia membuat masalah dengan  ku tak henti hentinya  bayangan nya selalu muncul di pikiran ku

“ yoong aku tanya sekali lagi maukah kau memberikan kesempatan ke dua untuk ku ,untuk memperbaiki semua kesalahan ku,kalau kau menerimanya ambilah bunga ini  kalu kau tak menerimanya kau bisa buang bunga ini ” tuturnya

Aku masih diam,diam dan diam .. entahlah aku bingung,apakah aku harus memberinya kesempatan atau tidak…tuhan semoga apa yang ku jawab tak akan salah..

Pelahan aku pun mengambil  bunga tersebut dari tangannya..dan ..

“baiklah aku memberikan mu satu kali lagi kesempatan ,tapi dengan satu syarat..”

Ku lihat ia tersenyum setelah mendengar jawaban ku..

“ apa  “

“buat aku jatuh cinta pada mu “ jawab ku mantap.

Yoona pov end..

Author pov

 Dua anak manusia sedang tertawa lepas,kedua duanya saling melemparkan sebuah candaan ,mereka tertawa seakan lupa dengan semua masalah yang ada di benak mereka

“haha..oppa,ternyata kau sangat lucu,”

“hahaa..kau juga sangat lucu sicca,aku tak sangka ternyata seorang gadis seperti mu bisa melawak juga..” ujar seorang pria yang masih tertawa..

Mereka masih tertawa hingga suara nyaringan ponsel membuat keduanya menghentikan tawa mereka ,gadis yang bernama Jessica itu pun merasa bahwa ponselnyalah yang berbunyi,dengan segera ia pun merogoh tasnyadan setelah berhasil  terlihat bahwa yang saat ini sedang memanggilnya adalah ‘sang umma’

Tanpa menunggu lagi segera ia meneka tombol hijau,sementarapria yang bernama hyun joong itu pun diam

“yeobosheo umma wae.”

“oh ne,aku segera pulang “

Klikk..

Sambungan pun terputus..

“ada apa ??” tanya hyun joong

“aku harus pulang oppa,adik ku Kristal,umma bilang ia baru saja kembali dari amerika dan ia ingin bertemu dengan ku..mianhae” sesal Jessica

“ne gwenchana,oia kau pulang naik apa “

“aku bisa naik taxi oppa wae??”

“ kajja aku antar kau,sampai rumah..”

Jessica pun terlhat menimbang nimbang tawaran hyun joong,ia tak tau apakah ia harusmenerima tawaran dari hyun joong  atau tidak,karna pasalnya mereka baru pertanma kali bertemu..

“tenag saja ,aku bukan penjahat,apa perlu aku menunjukan  KTP ku “ canda hyun joongg yang membuat Jessica tersenyum manis

“oppa kau ini ada ada saja,kalau kau oppa benar benar tidak keberatan ya kenap tidak,mumpung geratiss..” canda balik Jessica , yanmg membuat ke duanya kembali tertawa…

“haha,kau ini ada ada saja sicca,kalu begitu kajja”

Mereka pun berjalan menju mobil  yang terparkir tak jauh dari tempat tadi,,,

Skkipppp

Sebuah mobil terhenti di sebuah pekarangan rumah besar bernuansa eropa ,seorang pria turun dari mobil ,dan sedetik kemudian ia pun megitari mobilnya dan membukakan pintu mobil ,

Seorang gadis keluar dari mobil tersebut ,gadis itu tersenyum dan pria itu pun  juga tersenyum..

“gomawayo hyun joong oppa,karna sudah mengantarkan ku pulang “  ujar  Jessica

“ne,cheonmanayo..”

“oppa apa kau ingin mampir terlebih dahulu..”  tawar Jessica

“annia tak usah,lagi pula aku harus ke rumah sakit menemui adik ku..” tolak hyun joong halus,dan tergambar dari raut wajah Jessica ia seperti kecewa akan jawaban namja tersebut..

“hey kau kenapa “ tanya hyun joong,setelah melihat raut wajah Jessica

“annia ,hmm apa kita masih bisa bertemu “ tanya Jessica hati hati

“tentu saja ,kapan pun kau mau..tapi sepertnya kau harus  memberikan nomor ponsel mu pada ku,otthe?”

Entah kenapa mendengar jawaban dari hyun joong,senyum manis pun seketika merekah di bibir tipis Jessica

“ne ‘

Hyun joong pun merogoh saku mantelnya untuk mengambil sebuah benda,’ponsel’ ya itulah yang ia ambil,setelah berhasil ia pun memberikanya pada Jessica

Dengan cepat Jessica pun menekan deretan angka di layar ponsel milik hyun joong,setelah selesai ia pun mengembalikanya ,dan dengan senang hati hyun joong pun mene rimanya .

‘’ selkali lagi terima sih banyak” ucap Jessica diiringi senyu manis yang tak lepasdari wajah cantiknya,hyun joong yang melihat tingkah Jessica pun merasa gemas dan sedetik kemdia ia pun mengacak ngacak rambut Jessica …

Author  pov end

Jessica pov

“ sekali lai terima kasih banyak ‘’  ucap ku seraya tersenyum,entah kenapa setelah bertemu dengannya hati ku sedikit menjadi tenang,bahkan aku seolah menjadi lupa akan semua masalah ku dengan kyuhyun oppa,sungguh aku tak mengerti yang pasti aku sangat sengat  senang hari ini,ia namja yang sangat baik

Tiba tiba saja ia mengaca ngacak  rambut ku..

Deg…

Ada apa dengan ku,kenapa? Kenapa? Ada apa  apa sebenarnya,kenapa dengan jantung ku..aisss Jessica ada apa dengan mu…

“ia tersenyum,dan aku masih memandangnya diam,entah tindakannya tadi membuat ku seperti terhipnotis..

“hey,kau kenapa?” tanyanya yang membuat ku tersadar dari lamunanku

“eoh, ne..gwen..chana “ jawab  ku gugup

“kalu begitu,aku pergi dulu,senag bisa bertemu dengan mu Jessica ,walau pun kepala ku menjadi korban nya “ candanya lagi yang membuat ku tertawa jika mengingatnya

“mianhae aku benar benar tidak sengaja “

Ia pun tersenyum dan sedetik kemudian ia pun masuk ke dalam mobilnya,tapi tiba tiba saja ia membuka kaca jendela mobilnya dan menyembulkan kepalanya

“oia sicca,satu lagi..aku tak mau melihat mu menagis,teruslah tersenyum,karna kalau kau tersenyum kau terlihat sangat cantik” katanya yang membuat  senyum ku merekah seketika

“ne..”

“teruslah seperti itu sicca ~ya’”

Perlahan moilnya pun mulai berjlan meninggal kan pekarangan rumah ku..setelah mobilnya jauh aku pun memutuskan untuk masuk ke dalam rumah ku

Saat aku baru memasuki rumah ku,seorang gadis langsung berlari menghampiri ku dan memeluk ku,ya siapa lagi kalu bukan adik ku Kristal

“unni yajongmal bogoshipo…” jarnya yang masih memeli\uk ku aku pun tersenyum melihat tingkah kekanak kanakan adik ku,segera ku balas pelukanya

‘ne nado bogoshipo” jawab ku aku pun melepaskan pelukan ku,dan menatapnya

“waeyo unni”

“dasar,kenapa kau pulang tak memberi  tau unni,”ujar ku mengerucut kan bibir ku

“aiss unni aku kan hanya ingin memberikan kejutan untuk mu,umma dan appa” jawab nya

Dan aku punkembali tersenyum

“unni ya~ apa kau habis menangis..” tanya Kristall,dnga cepat aku punb menggelengkan kepa la ku sebagai jawaban

“:annia unni hanya kurang tidur saja,oia bagaiman sekolah mu disana apakah menyenagkan” tanya ku ngalhkan pembicaraan,dan sepertnya berhasil ia terpancing

Kami pun berjalan beriringan menuju kamar ku,ya aku rindu sekali saat saat seperti ini,berbincang bincang dengan adik ku Kristal jung

Jessica pov end

Author pov

“buat aku jatuh cinta pada mu” ucap yoona dengann mantap ,mendengarnya siwon  pun menyeringai seolah olah seperti menyepelekan ucapan yoona

“apa hanya itu”

Yoona pun mengangguk mantap,dan kembali siwon menyeringai,yoona yang melihatnya pun merenyitkan dahinya ‘ada apa dengan nya ‘pikir yoona

 

“baik lah,,,kalau begitu..” kata kata siwon menggantung,dan tiba tiba saja siwon menarik pergelangan tangan yoona ,dan memeluk pinggul yoona erat, tanpa menyisihkan jarak sedikit pun diantara keduanya .

Sedangkan yoona  masih syok dengan apa yang di lakukan siwon pasalnya kejadianya sangat cepat

“ap..apa yang ma..mau kau lakukan…” ujar yoona dengan suara gugup,tapi siwon tak mengubrisnya ia malah kmendekatkan wajahnya .

 

“waw..choi siwon apa yang mau kau lakukan” ceplos sungmin,sementara donghae,Ryeowook, sunny,fanny masih mentap tak percaya dengan apa yang saat ini ada di hadapan mereka..

Seorang  choi siwon seperti akan mencium  im yoona .

 

Siwon tidak mengubris kata kata sungmin,ia malah semakin mendekatkan wajahnya ,yona datpat merasakan setiap hembusan nafas siwo yang saat ini menerpa wajahnya ..

Dan entah kenapa ia malah memejamkan matanya,dan sedetik kemudian..

Bibir siwon pun mendarat mulus di bibir yoona,siwon mencium lebut bahkan sangat lembut tanpa memperdulikan bahwa di sekitar nya banyak orang yang menonton adegan ini.

Dan yoona entah apa yang kini tengah merasukinya ia malah memejam kan kedua manic mata indahnya ,yoona ia hanya menikmati permainan siwon dan sama sekali tak membalasnya

“omona apakah aku sedang bermimpi” celetuk sungmin..

Siwon pun menghentikan permainannya dan menatap yoona  yang masih terpejam,dan ia tersenyum menyeringai..

“aku tau aku adalah pencium yng handal,”

Yoona yang endegarnya pun langsung tersadar dan membukakan keduam matanya,dapat di lihat bahwa saat ini wajah yoona sudah seperti kepiting rebus

“aku akan membuat mu jatuh cinta pada ku im yoona”   desis siwon..

***

(malam)

 

Sebuah mobil terhenti di sebuah pekarangan rumah..

Siwon pov

Ku hentikan lajuan mobil ku tepat di pekarangan rumah yoona ,ku lirik ia yang duduk di sebelah ku yang tengah terlelap dalam mimpiya,,seketika senyum pun kembali merekah di kedua sudut bibir  ku

Aku pun keluar dari mobil ku dan berlari mengitari mobil usai itu ku buka pintu mobil dan terlihat yoona dengan nyaman nya trtidur di mobil,aku tak ada pilihan lain segera ku bompong tubuhnya

“ya ampun badanya kurus tapi kenapa ia terasa berat sekali..astaga”

Ting tong

Ku tekan bel beberapa kali,hinggaakhirnya seseorang membyuka pintu,ya itu adalah Ny im,ibu dari im yoona ,terlihat ia sepertinya kagret karna saat ini yoona  sedang tertidur di gendongan ku

“annyonghaseo ahjuma..” sapa ku se[rama mungkin

“ommona ,siwon..kenapa yoona” tanyanya hawatir

“yoona,dia Cuma ketiduran jadi ahjuma tak perlu hawatir” jelas ku

“ aissss anak ini,ayo siwon kita masuk..”

Aku pun segera masuk, dan melangkah menuju kamarnya dan ahjuma ia mengikutiku dari belakang

Ku naiki  satu persatu anak tangga ya walau pun aku agak kewalahan karna aku harus menggendong tubuhnya ‘aiggo sebenarnya ia habis makan apa’

Clekkk

Ahjuma membuka pintu kamar yoona,aku pun segera masuk ,dan setelah itu ku baringkan tubuhnya di atas ranjang,ku hela nafas berat..huft

 

“siwon mianhae karna sudah merepotkan mu” kata NY im

“ne kamsahamida,yoona ia sama sekali tak merepotkan ku” jawab ku tersenyum

Kring…

Tiba tiba ada suara bunyi,sepertinya itu berasal dari bawah..

“oh,itu pasti appanya menelpon,siwon ku tinggal sebentar”

Aku pun hanya tersenyum dan menganggukk,tak lama ia pun sudah tak ada di ruangan ini,di sini hanya ada aku dan yoona yang masih tertidur

Aku pun merapikan selimut dan rambutnya yang sedikit berantakan,bila di perhatikan dia sangan cantik bahkan sangat cantik..

“terima kasih karna kau mau memberikan ku kesempatan ke 2 “ desis ku pelan

Perlahan ku dekatkan wajahku dan ku kecup keningnya cukup lama,entah kenapa aku jadi berani seperti ini..

ku lepaskan bibir ku di keningnya,dan kembali menatapnya

“sampai  jumpa besok” bisik ku

****

Unniversitas dongkuk…

Sepasang pria dan wanita sedang berjalan beriringan melewati sepanjang koridor kampus,sadari tadi tangan sang pria tak lepas dari tangan sang wanita,ia mengenggamnya erat bahkan sangat erat,seakan tak ingin lepas..

Sedangkan wanita itu ia hanya menundukan kepalanya ,karna sadari tadi semua mata mengarah kepadanya dan berbisik

“lihat  itu,mimpi apa aku semalam im yoona dan choi siwon mereka berpegangan tangan”

 

“ia ,aku juga tak sangka,apa mereka berpacaran..”

 

Bisikan bisikan itu pun pelan tapi sang gadis yang bernama yoona itu ia dapat mendengarnya ..im yoona dan choi siwon mereka lah pasangan itu

Author pov end

Yoona pov

Sepanjang perjalanan menuju kelas siwon terus saja menggenggam tangan ku, dan sepanjang itu juga semua pasang mata terus mengintai kami (yoona siwon),aissss apakah mereka tak tau bahwa tingkah mereka membuat ku tak nyaman ,,

“hey, bisakakah kau lepaskan tangan mu”  desis ku pelan

Tiba tiba saja ia berhenti otomatis aku pun ikut berhenti ..dan menolehkan kepalanya ke pada ku

“wae yo?” tanyanya ,aissss kenapa ia masih saja bertanya ‘aisss dasar bodoh

“annia hanya saja aku merasa tak enak..” jawab ku,ia pun tersenyum dan tiba tiba saja ia menarik ku dan merangkul pundak ku

‘aisss apa yang ia lakukan’

“apa sudah merasa enak” ucapnnya

“aiisss dasar..” umpat ku

“kajja,kita ke kelass,

Aku dan siwon  punkembali melangkah ,ya walau pun semua pasang mata masih menatap ku dan siwon  dengan tatapan ‘tak percaya’

Tanpa ku duga  ketika aku dan siwon akan berbelok ,aku berpapasan dengan kyuhyun ,mantan namja chigu ku

‘omo apa yang harusku lakukan’

“yoong”  panggilnya,aku pun segera melepaskan rangkulan tangan siwon

“annyong oppa,aku  permisi dulu” ucap ku lalu berlalu dari hadapannya tanpa memperdulikian siwon yang ku tinggal di tempat.

Yoona pov  end

Author pov

Dua orang namja saling menatap satu sama lain dari tatapan ke duanya seperti akan membunuh satu sama lain.choi siwon dan cho kyuhyun merekalah ke dua pria tersebut

“heuh ,ada dengan mu ,?apa kau cemburu” sengit siwon

“apa hubungan mu dengan yoona ??” tanya namja yang bernama kyuhyun

“heuh,apa kau ingin tau..aku adalah’kekasihnya ‘” jawab siwon dengan menekankan kata ‘kekasih’

Mendengar ucapan siwon kyuhyun pun menyeringai..

“asal kau tau, yoona dia hanya mencintai ku,dan akan ku pastikan dia akan kembali pada ku ingat itu choi siwon” ucap kyuhyun lalu berlalu dari hadapan siwon yang menatap kepergianya dengan tatapan tak suka

Siwon pov

‘asal kau tau ,yoona dia hanya mencintai ku,dan akan ku pastikan dia akan kembali pada ku ingat itu choi siwon’

‘dia pergi setelah mengatakan itu ,apa benar ‘yang di katakan namja itu,yoona hanya mencintainya dan ia akan merebut  yoona dari ku  ,tidak,aku tak akan membiarkan itu terjadi,akan ku buat yoona mencintai ku ,dan akan tetap berada di sampingku..

Siwon pov

Author pov

baiklah sesuai janji, hari ini semua tugas di kumpulkan ,kecuali kelompok yoona dan siwon,saya sudah mendengar kabar bahwa siwon sempat  mengalami kecelakaan,tapi tetap kalian harus mengerjakannya,dan minggu depan saya akan menagih tugas itu” ucap seorang dosen yang bernama lee soman

semua perwakilan kelompok dari mereka langsung mmengumpulkan tugas mereka .

skip…

jam pulang..

dua orang yeoja sedang berjalan menelusuri koridor kampus,mereka tampak sedang mengobrol,mereka adalah im yoona dan hwang mi young atau lebih di kenal dengan sebutan tifanny

“yoong bagai mana rasanya ??” tanya yeoja yang bernama fanny

“apa maksud mu? Bagaiman rasanya ?” heran yoona

“itu..” kata kata fanny mengantung

“itu Apa ??”

“ kemarin choi siwon ..apa kau sudah pikun? Aisss tenyata  seorang im yoona sudah tua rupanya “  ujar fanny,dan sepertinya berhasil membuat yoona mengingat apa yang di maksud fanny

“yak jangan bahas itu..”

“haha,rupanya  kau sudah ingat yoong “

“sudah ku bilang jangan ungkit ungkit soal itu”

“tapi kan yoong….”ucapan fanny pun terhenti karna yoona menatapnya seperti berkata

‘jika kau bicara lagi,akan ku pastikan kau mati ‘

Fanny pun diam ,karna ia tau kalau yoona menatapnya seperti  itu,berarti dia benar benar serius

Mereka pun kembali melangkah,tapi  tiba tiba ada sebuah tangan kekar  yang merangkul  yoona,yoona yang merasakannya pun sedikit kaget,tappi ketioka ia menolehkan kepalanya ke samping ia pu menghela nafas berat.

“aiis ku kira siapa ,ternyata kau “ umpat yoona ketika ia tau siapa yang merangkulnya  ,choi siwon ya,dialah yang merangkul yoona

Author pov end

Yoona pov

Saat aku dan fanny akan kembali melangkah,tiba tiba saja seseorang merangkul ku,dan saat ku tolehkan kepala ku ‘ aisssh ternyata dia,choi siwon ya si pria yang sangat menyebalkan ‘

“aisss,ku kira siapa,ternyata kau..” umpat ku kesal

“ kajja kita pergi..” ucapnya lalu menyeret ku pergi meninggalkan fanny yang masih di tempat

“yak, apa yang kau lakukaan,aku sudah ada janji dengan fanny kenapa kau menyeret ku ,ya choi siwon lepaskan’ “ racau ku,ia pun berhenti dan menatap ku

“lihat itu..” ucapnya ,seraya menyuruhku untuk menoleh ke belakang,aku pun menolehkan kepalaku ke belakang dan betapa terkejutnya aku ,ketikia melihat fanny yang sudah di tarik oleh donghae,,’aiisssh ini pasti ulah choi siwon’

Ku tolehkan kembali kepala  ku,dan menatapnya ..

“sebenarnya kau akan mengajak ku kemana “ ketus ku

“ ke rumah sakit ,” jawabnya singkat padat tapi jelas.

“untuk apa ??”

“aiishh ternyata kau sangat bodoh,tentu saja untuk mengerjakan tugas mkita yang sempat tertunda” ejeknya ,yang membuat ku mengerucutkan bibir ku

“aisssss bisakah kau tak mengatakan ku bodoh,aku tidak bodoh siwon” ucap ku tak terima

“aisss,baiklah Ny choi..” jawabnya yang membuat ku sukses menatapnaya tajam,pasalnya sejak kappa aku mengganti marga ku dengan marga choi

“aisssh jangan menatap ku seperti itu,kajja kita pergi kalau begini terus kapan kita akan sampai “ katanya lalu kembali merangkulku dan menarik ku pergi,dan aku hanya bisa menghembuskan nafas berat dan memilih diam dan pasrah.

Changguk hospitallll

Yoona pov

“ ini datanya,” ujar seorang dokter kim jong won ,seraya menyerahkan  sebuah map berwarna biru,dengan cepat siwon pun mengambilnya

Ya kalian tau, saat ini aku dan siwon sedang berada di sebuah ruangan dokter lebih tepatnya dokter spesialis kanker

“otthoke??” Tanya ku antusias ,kepada siwon yang saat ini tengah terpokus dengan isi map tersebut

“’ dia bernama kim jiyeon  seorang pasien yang berumur 17 tahun,” jawab nya yang masih berkutat dengan isi map tersebut

“‘mianhae,apakah kami  bias langsung menemuinya “Tanya siwon setelah ia selesai membaca isi map tersebut

“ tentu “  singkat dokter kim yang membuatku dan siwon menyunggingkan senyuman

Aku, siwon ,dan dokter kim pun bangkit,sehingga saat ini posisi kami menjadi berhadapan lebih tepatnya berdiri menghadap dokter kim

“ kamsahamida dokter kim, mianhamida bila kedatangan kami mengganggu kesibukan anda ,sekali lagi terima kasih” tuturku seraya menunduk beberapa kali ,dan dokter kim hanya tersenyum

“baiklah dokter kim kami pergi ,annyong” pamit siwon sambil membungkuk dan ketika itu juga ia kembali menarik tangan ku pergi dari ruangan ini

‘aiiisss selalu saja ‘

 

Cllekk * suara pintu di tutup

“yak bisakah kau sekali saja tak menarik tangan ku” gertak ku ketika aku dan siwon sudah keluar dari ruangan dokter kim ya  lebih tepatnya saat ini kami sedang berdiri di tengah koridor rumah sakit

“waeyoo?”

Aiiish masih saja berkata ‘waeyo’  jelas jelas  tindakannya membuat tangan ku sedikit memerah

“yak, coba kau lihat tangan ku” ucap ku menunjukan tangan kananku yang sedikit memerah

“lihat ini,ini semua ulah mu ..dasar namja babo” umpat ku kesal

Tiba tiba saja ia meraih tangan ku dan melihat nya dengan seksama

‘aiisss,apa yang akan ia lakukan ‘

Chu

Ia mengecup pergelangan tanganku ,dan mengusapnya

Deg..

Rasanya seperti ada sebuah sengatan listrik yang langsung menjalar di seluruh tubuh ku ,dan jantung ku kembali berdetak cepat’aiiss im yoona ada apa dengan mu ‘

Seperti tersadar aku pun langsung melepaskan genggaman tanganya ,dan dapat ku rasakan wajah ku memanas,dan ia hanya tersenyum melihat ku

“bagaimana apa masih sakit “ Tanya nya

Deg ..deg.. deg..

Aisssh kenapa jantung ku tak bisa di ajak kompromi,di saat seperti ini,hey bisakah kau tenang sedikit

“kau.. benar benar menyebalkan “ gertak ku memandang sinis ke arahnya  lalu dengan cepat aku pergi meninggalkannya ,yang masih mematung di tempat

“hey im yoona tunggu’ “ panggilnya

“” aissss choi siwon , sebenarnya apa maksud mu ‘’ runtuk ku dalam hati dan kembali ku percepat langkahku tanpa mempedulikan panggilanya

Yoona pov end

Siwon pov

“yak coba kau lihat tangan ku.” Gerutunya sambil mengangkat tangan nya bermaksud untuk menunjukannya pada ku,ya dapat ku lihat tangan nya memerah  ‘aiis choi siwon apa yang telah kau lakukan’

 

Aku pun meraih tangannya  yang memereh dan entah apa yang telah mendorongku sehengga

Chu..

Ku kecup pergelangan tangannya dank u usap dengan lembut,berharap tindakanku ini bisa sedikit mengurangi rasa sakitnya .

Tapi tiba tiba saja ia menarik tangannya dan menatapku ,dan tunggu. Ada apa dengannya kenapa wajahnya memerah,ia juga menatap tajam ke arah ku ,smentara aku hanya memandangnya datar.

 

“kau ,benar benar menyebalkan” ucapnya tiba tiba lalu melangkah pergi ,aku pun merenyitkan dahi ku ,tapi sedetik kemudian ,aku tersenyumn tersenyum melihat tingkahnya .

 

“yak im yoona tunggu aku “ teriakku yang masih di tempat ,dengan cepat aku berlari kecil ke arahnya ,dan ketika aku sudah berada di sampingnya aku pun langsung merangkul pundaknya ,tapi9  seketika itu juga ia berhenti,dan menolehkan pandangannya pada ku

“waeyo”tanya ku yang masih merangkul pundaknya , ku lihat ia menghembuskan nafas berat  lalu  dengan kasar ia melepaskan rangkulan tangan ku ,dan kembali ia menatap ku

,lagi lagi aku tak hanya dia ,ku balas taapannya denagan menyilangkan kedua tangan ku di dada seolah lah sepertti menatangnya .

Dan apa yang terjadi…..

“ awww…’ jeritku karna ia menginjak kaki ku ,denghan higheelnya ,aku meronta ronta kesakitan

“awww,appo ya ‘ rintihku yang masih mnahan sakit

“ rasakan itu choi siwon ,dasar namja menyebalkan” ,runtuk nya lalu kenmbali a meninggalkan ku yangmasih meronta ronta tak jelas karna menahan sakit pada kaki ku .

“aisss im yooona’ panggil ku di tegah kesakitan ku, tapi ia terus saja melangkah,tanpa peduli ke adaan ku

‘awas kau im yoona ‘

Siwon pov end

Yoona pov

Setelah ber5hasil menginjak kakinyua ,aku pergi meninngalkannya yang masih menahan sakit ,akibat ulah ku tadi./rasanya melihatv ekspresinya tadi benar benar sangan lucu

Haha ‘ rasakan itu choi siwon ‘

Aku berjalan di koridor rumah sakit ya tujuanku kali ini adalah menemui seorang pasien yang mengidap  kanker  otak,dan seorang pasien yang akan ku temui  itu adalah seorang wanita kalau tidak salah ia bernama kim jiyeon ,ya seperti apa yang di ucapkan siwon tadi.

 

Ku hentikan langkahku di depan lift ,sabar aku menunggu ,dan ting pintu lift terbuka ,dan di dalam lift hanya ada seorang pria yang berdiri membelakangi ku ‘ siapa dia ‘ pikir ku

Perlahan ia pun membalikan badanya ,dan ternyata

‘’ hyun joong oppa “ ucap ku ia tersenyum manis kea rah ku

“masuklah” titahnya ,dan aku pun segera masuk ,

‘’kita bertemu lagi” ucapnya ,mengawali pembicaraan

Yoona pov end

Hyun joong pov

Aku masih tak percaya ,engan apa yang saat ini aku alami ,aku bertemu lagi dengannya, yap dengan seorang gadis yang berhasil membuat ku terpesona dengan mata indahnya  im yoona ,ya dialah gadis itu

“kita bertemu lagi” ucapp ku mengawali pembicaraan, ketika kami sudah berda di dalam lift

“ne kau benar, tapi kenappa kita selalu bertemu dia rumah sakit ya..apa tidak ada tempat lain  selain rumah sakit’” ujarnya  sambil tersenyum

“oh tuhan kenapa kau menciptakan gadis dengan senyuman yang sangat indah ‘

“itu karna adik ku di rawat disini”  jawab ku

“ apa maksud mu,gadis itu,gadis yang bersamamu ketika kau bernyannyi..?” tanya nya

“ne,namanya kim jiyeon dia adik satu satunya yang ku punya “ jawabku yang membuat ia ,mendelikan matanya

“mwo ,tadi kau bilang dia bernama kim jiyeon,” tanya nya lagi

‘apa ia mengenal jiyeon’ pikir ku ,aku menganggukan kepala ku sebagai jawaban

“begini  oppa,aku dan teman ku di tugaskan untuk mewanwancarai seseorang yang memiliki penyakit kanker otak, dan aku juga teman ku sudah meminta izn kepadapihak rumah sakit dan mereka mengizinkannya,dan sekarang aku meminta izin pada mu bolehkah aku mewawancarainya,,jebal aku mo0hon” tuturnya

‘apa jiyeon mau’ pikir ku

Dan entah kenapa ku hanya menggguk ,seperti tak ada keberatan sama skali

Ting…

Pintu lift terbuka , aku dan yoona pun keluar dari lift tersebut.

Kami berjalan  beriringan  sepanjang  perjalanan  menuju ruangan jiyeon

“ YOONA YAK,IM YOONA” teriak seseorang yang membuat ku dan yoona berhenti melangkah ,dan berbalik ke belakang . dan terlihatlah sosok pria yang berlari ke arah ku dan yoona

“yak, kenapa kau meninggalkan ku” cetusnya tiba tiba , ya kini ia sudah berada di hadapan ami,lebih tepatnya di hadapan yoona

“aiiis sudah lah aku tak mau berdebat dengan mu lagi” cetus yoona balik, sementara aku hanya diam tak bersuara

Pandangan pria itu pun terali menatap ku,dengan cepat aku pun  memperkenalkan diri ku

‘”kim hyun joong imida,aku kaka kandung dari wanita yang bernama  kim jiyeon,bagapshemida” ucap ku seraya menunduk

“oh ne,choi siwon imida,nado bagapshemida “

“ah,sepertinya kita harus segera  ke ruangan jiyeon otthe” tanya ku pada keduanya

“ne kajja..’ ucap yoona alu menarik tangan ku,dan meninggalkan siwon yang masih di tempat

Hyun joong pov end

Siwon pov

“ah,sepertinya kita harus segera  ke ruangan jiyeon otthe”  tanya nya pada  ku dan yoona

“ne kajja” ucap yoona ,lalu menarik tangan  namja yang bernama hyun joong itu,dan meninggalkan ku yang masih di tempat

‘aiis apa apan gadis itu’ dengan cepat aku pun menyusul langkah kaki mereka,dan ketika aku sudah berada di belakang keduanya ,dengan cepat ku lepakan  tautan tangan antara yoona dan hyun joong, dan berjalan di tengah tengah antara yoona dengan namja yang bernama hyun joong.

Hyun joong pov

Kami berjalan pelan menuju ruangaan adik ku ,dan ku lihat ,namja yang berjalan di sampingku sibuk mengotak atik  handdicame nya *mian kalau salah tulis*

Dan yoona ia hanya diam,dan pokus berjalan,tanpa sadar bahwa aku menatapnya

Ketika kami berbelok aku meliahat bibi lee berlari,ya dia adalah pembantu di rumah ku,dari raut wajahnya ia seperti panic ada apa dengan  nya

“bibi lee’ panggil ku sontak ia menoleh kea rah ku

‘’ tuan ..” lirihnya dengan segera aku yoona siwon berjalan mendekatinya

‘” ada apa bi,” tanya ku yang mulai merasakan hawa kehawatiran

“ nona jiyeon tuan,dia mimisan dan tiba tiba saja ia pingsan”

‘deg..

Seperti di serang oleh ribuan pedang  ketika aku mendengar  penuturannya ,rasanya aku tak sanggup lagi dengan semua ini,tuhan ku mohon jangan kau ambil adik ku

Segera ku lari menuju ruangan jiyeon,tuhan semoga semua baik baik saja

“oppa tunngu” samar samar ku dengar suara yoona memanggil ku ,tapi aku terlalu kalut,dan terus berlari menuju ruangan jiyeon

“brak….

Ku buka pintu dengan kasar,dapat  ku lihat adik ku terbaring lemah dengan darah yang menagalir di hidungnya ,,pelan tapi pasti kulangkahkan kaki ku mendekatb ke arahnya

Satu langkah..,dua langkah..hingga tepat  aku berada di sampingnya

Tetes demi tetes air mata kembali menaglir di pelupuk mata ku, ku belai rambutnya  pelan ,dan ku usap darah yang mengalir di hidungnya

‘oppa mohon bertahan lah’ lirih ku

Yoona pov

Author pov

Seorang wanita berdiri di ambang pintu ruangan ,pandangan matanya tersorot pada sesosok namja yang kini menangis,hal yang sangat langka di  di lakukan oleh seorang namja’,namja itu menangis,di hadapan seorang yeoja yang kini tengah terbaring lemah dengan darah yang mengucur di kedua lubang hidungnya ‘sakit’ pasti sangat sakit.

 

Im yoona gadis yang berdiri di ambang pintu menatap iba, di dalam hatinya terbesit sebuah perasaan prihatin  dan sedih

Dengan langkah yang begitu pelan yoona melangkahkan kakinya setapak demi setapak,hingga kini ia tepat berdiri ndi belakang hyun joong ,namja yang sadari tadi menangis.

 

‘bingung’ ya itu yang yoona pikirkan dengan segenap keberanian yang telah ia kumpulan ,perlahan tangannya pun mulai terangkat

Yoona mengelus lebut punggung hyun joong berharap hyun joong bisa merasakan sedikit ketenangan,ya itulah yang yoona harapkan.

hyun joong yang merasakan sebuah sentuhan tangan  yang kini tengah menerpa tubuhnya pun ,menolehkan pandanganya . dan terlihatlah sosokj wanita ‘yoona’ dengan senyum yang bertengger di kedua sudut bibirnya

 

“yoona “ gumam hyun joong,yang tentunya masih dapat di dengar oleh wanita yang bernama yoona atau lebih tepatnya ‘im yoona’

“ oppa, tenanglah dank au harus yaki8n semua akan…” ucapan yoona terhenti begitu saja,karna tiba tiba hyun joong memeluknya ,lebih tepatnya ia sedang menangis di pelukan yoona ,yoona yang merasakan hal itu sedikit tersentak.tapi  ia sadar bahwa saat ini  namja yang bernama hyun joong sedang membutuhkan ketenangan dan ketenangan itu ada pada diri yoona gadis yang ia juluki dengan sebutan’ gadis bermata indah’

“oppa “ lirih yoona ,semenbtara hyun joong masih tersiak di dalam tangisannya .

“kumohon,untuk beberapa saat tetaplah seperti ini hiks..hikss” kata kata hyun joong  seketikia mampu membuat  yoona terdiam .

Yoona pun membalas dekapan hyun joong,dan di usapnya pelan punggung hyun joong..

“percayalah semua akan baik baik saja,yakinlah oppa’ “ ujar yoona dengan bijak

Tak sengaja pandangan mata yoona menangkap sosok pria yang kini tengah berdiri di ambang pintu ,pria itu choi siwon berdiri mematung menyaksikan  kejadian  nyata yang kini terekam di kedua matanya

Dari raut wajahnya (siwon) terlihat rasa kecewa dengan apa yang kini ia lihat

“siwon” gumam yoona pelan ,tapi matanya masih menatap siwon entah kenapa dalam hati yoona terbesit sebuah rasa ‘sesal’

 

Siwon pov

Aku masih tak percaya dengan apa yang kini aku lihat, yoona dan namja itu dberpelukian di depan mataku , ‘sakit ,cemburu dan rasa takut untuk kehilangan pun seketika berkecamuk menjadi satu’

Ia melihat ku sdan aku melihatnya ,ku lihat ia seperti terkejut  dengan kehadiran ku .

 

Lama aku berdiri mematung dengan pemandangan yang membuat hati ku sakit .

Kuputuskan untuk melangkah pergi,meninggalkan dua orang yang kini masih berpelukan .

Im yoona, taukahy kau betapa sakitnya hati ku ketika melihat mu de3ngan pria lain , suyngguh. Itu sangat menyakitkan ,im yoona bisakah aku membuat  mu jatuh cinta pada ku dan membuat mu tersadar. Bahwa aku benar benar mencintai mu

‘saranghae im yoona ,saranghae jongmal saranghae…’

Siwon pov end

Yoona pov

Choi siwon ada apa dengan nya ??

Kenapa ia pergi begitu saja. Dan raut wajah itu seperti  terlihat bahwa ia sedang kecewa ..

 

Choi siwon apa kau sedang cemburu??

Ku lepaskan dekapan hyun joong oppa ,ketika sang  dokter di sertai 2 orang suster masuk,dengan cepat dokter itu segera memeriksa ke adaan jiyeon di bantu oleh 2 orang suster.

 

Ku lihat hyun joong oppa ia masih menangis,menatap nanar ke ada’an jiyeon yang masih di tangani oleh dokter.

 

Entah kenapa pokiran ku melayang pada satu pria dan satu nama  ‘choi siwon’ ya ,dialah yang saat ini tengah menguasai pikiran ku.

Ada rasa sesal dan gundah yang seketika menyeruak di hati ku,aku tak tau kenapa perasaan itu bisa terjadi .

‘choi siwon’ apa rasa itu tumbuh kembali..

To be continued

Ula la..la..lala,,,

Choi siwon galau….oh no..*pasang muka terkejut

Aduh gimana reader, ok ga??oia aku gak jadi nge protecknya soalnya  banyak yang harus di perbaiki

Da chapter ini,oia mian ya kalu masih ada typo yang membuat mata anda sakittt

Yang udah baca please  tinggalkan jejak kalian

And minal aidin walfaizinnnn

Mohon maaf lahir batinnn

To  admin gee

Khamsahamida

Pai pai  semua

*bow bareng yoonwon

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Love begins with hatred chapter 7

Title : love begins with hatred

Cast        :

  • im yoona  girls generation
  • choi siwon super junior

 

cameo   :

  • kim hyun joong
  • cho kyuhyun
  • tifanny
  • lee donghae
  • lee sungmin
  • Jung soo yeon ( jessica )

Bintang tamu :

  • Ryeowook super junior
  • Suho _ leeder exo k
  • Kim jong won { super junior}

author    :

  • windy fitri

genre   :

  • romance
  • friendship
  • comedy

leight   :

  • chapter

dsclaimer : ff punya saya,alur cerita juga punya saya,asli 100 % milik saya

cast nya milik tuhan…

happy reading…

permintaan mu membuat ku bertanya ada apa dengan diri mu,tapi kenapa? Lidah ku terasa kelu untuk mengatakan kata TIDAK… sebenarnya ada apa dengan diri ku…

author pov

keesokan harinya

kring…kring….

 

Suara alarm itu kembali terdengar,di sebuah kamar yang bernuansa biru muda ,tapi bunyi itu sama sekali tak berhasil membuat seorang gadis terbangun dari alam mimpinya.

Gadis itu hanya  bergumam kecil seolah olah sedang merutuki suara bising tersebut,dengan gerakan cepat gadis itu pun menarik selimutnya yang sudah berantakan untuk menutupi seluruh tubuhnya

Im yoona gadis itu tertidur kembali.

~******~

 

Sebuah mobil terhenti di pekarangan rumah yang bernuansa eropa.

Seorang pria tampan keluar dari pintu mobil belakang ,pria tersebut memandang kearah sebuah rumah perlahan sebuah senyuman yang tak dapat di artikan pun terlihat dari wajahnya ,sedetik kemudian pria itu pun melangkahkan kaki jenjang nya ke sebuah rumah yang saat ini ada di depannya

Ting tong ….

Pria itu menekan bel,dengan sabar ia menunggu seseorang membuka pintu,dan selang beberapa menit pintu pun terbuka dan terpampanglah seorang seorang wanita setengah paruh baya yang tak lain dan tak bukan adalah sang  pemilik rumah tersebut Ny im

“ siwon” ujarnya menyebutkan nama,kepada seseorang yang saat ini ada di depannya ,ya memang benar pria itu adalah siwon,choi siwon.

“annyonghaseo ahjuma,apakah yoona ada di rumah  “   tanya siwon to the point ,tapi yang di Tanya masih memandangnya dengan tatapan tak percaya

“ahjuma apa kau baik baik saja “ ucap siwon seraya menyadarkan Ny im dari lamunannya

“oh ne,yoona dia ada tapi dia masih tidur,siwon silahkan masuk” ucap Ny choi menyambut kedatangan siwon

“kau ingin minum apa ‘ Tanya ny im,ketika mereka sudah berada di ruangan tamu

“eoh,ahjuma tak apa,aku kesini ingin mengajak yoona pergi apa ahjuma mengizinkannya “ Tanya siwon hati hati

“tentu saja,tapi kau kan baru sembuh,apa kondisi mu sudah membaik “ Tanya Ny im hawatir,

“aku sudah sembuh,terima kasih ahjuma  sudah menghawatirkanku” ujar siwon seraya tersenyum

“oia,bukankah kau kesini ingin bertemu dengan yoona ?

“ne ahjuma “

“anak itu masih tidur,hmm bagaimana kalau kau yang membangunkannya otthe?”usul Ny im,mendengarnya siwon pun berpikir, apakah boleh ia masuk ke kamar seorang yeoja .

“hmmm bolehkah”

“ tentu saja,cepat kau bangunkan dia,dia itu memang gadis pemalas,” kata Ny im menyuruh siwon,dan siwon pun hanya mengagguk dan terenyum

“oia,kamarnya berada di atas,dan di depan pintunya tertulis nama im yoona jadi kau tidak akan salah masuk kamar” tutur NY Im  memberitahu siwon

“ne ahjuma “

Siwon pun melangkahkan kakinya menuju kamar yoona ,dan entah kenapa sadari tadi senyum isterius pun terus terpampang di wajahnya.

 

Clekkkk

 

Siwon membuka pintu kamar tersebut dan teryata benar gadis itu masih tertidur dengan selimut yang menutupi seluruh tubuhnya ,siwon pun hanya  menggeleng gelengkan kepalanya .perlahan ia pun masuk ke dalam dan menutupnya kembali dan perlahan kakinya pun berjalan kea rah gorden kamar yang saat ini masih tertutup.

 

Siwon pun membuka gorden tersebut,membiarkan pancaran sinar matahari masuk seketika melalui jendela ,usai itu ia pun duduk di tepi ranjang  tempat saat ini gadis itu tertidur,siwon terus memperhatikanya hingga sebuah senyum pun kembali menghiasi wajahnya .

 

Siwon pun mengubah posiisinya hingga saat ini ia sedang berjongkok, tepatnya di depan gadis yang masih menutupi dirinya dengan selimut,perlahan tangan siwon pun menarik seliimut yang saat ini menutupi wajahnya (yoona )dan setelah berhasil terlihatlah wajah damai yang saat ini masih terlelap dalam mimpinya dan posisi gadis itu mengahapnya .

 

Entah apa yang ingin siwon lakukan hingga ia pun mendekatkan wajahnya hingga saat ini posisi mereka hanya berjarak 5 cm

“sampai kapan kau akan tertidur”bisiknya tepat di wajah gadis tersebut,im yoona dialah gadis itu.

 

Author pov end

Yoona pov

“sampai kapan kau akan tertidur “ bisik seseorang tepat di wajah ku,aku seperti mengenali suara ini,ini seperti suara……

Aku pun membukakan kedua  mata ku dan benar saja pria itu choi siwon ,dia ada di sini dan posisi wajahnya sangat dekat dengan ku  ‘apa yang mau ia lakukan’

Aku pun bangkit dan berdiri d di atas ranjang ku

“YAk APA YANG KAU LAKUKAN DI KAMAR KU “ teriak ku sambil menunjuk ke arahnya

Ia pun berdiri dan dan tangan nya ia silangkan di dadanya ,dan matanya terus memandang ku dengan pandangan yang sangat sulit untuk di artikan

“cepat siapkan dirimu dan berdandanlah yang cantik,hari ini  aku akan mengajak mu ke suatu tempat“ ucapnya enteng

‘mwo apa dia bilang ia akan mengajak ku ke suatu tempat,aiiisss apa itu artinya ia akan mengajak ku kencan aisssh benar benar‘ runtuk ku dalam hati

“ya,apa maksud mu mengajak ku ke suatu tempat“ pekik ku

“ku hitung sampai tiga,kalau kau tidak masuk ke kamar mandi,aku yang akan memandikan mu…” ujarnya

Perlahan tangan kanannya  pun terangkat ke atas  membentuk angka satu

“satu….”

“ya apa  apaan kau ini..” pekik ku tapi ia sama sekali tak memperdulikanya dan malah meneruskan hitungannya

“dua….”

“aissh kau memang menyebalkan choi siwon” pekik ku  lagi tapi rupanya ia tak memperdulikanya dan hingga hitungan terakhirrr ‘aisss apa yang harus  ku lakukan’

“tig…..”

“assssh baiklah aku masuk sekarang juga…”ucap ku yang langsung berlari ke kamar mandi

Brakkkk

Ku tutup pintu sekencang mungkin..

‘choi siwon kau memang benar benar menyebalkan ‘

Yoona pov end

Siwon pov

Melihat tingkahnya membuatku ingin tertawa sekencang kencang nya ,mana mungkin aku akan memandikanya kecuali kalau aku sudah ‘menikah’ dengannya .

 

Tunggu apa tadi aku bilang ‘ menikah’ memangnya aku akan menikah dengannya entahlah hanya tuhan yang tau

“im yoona tak akan ku buat kau melupakan hari ini “ batin ku tersenyum

Aku pun memutuskan untuk keluar dari kamarnya dan menunggunya di bawah .

 

 

Author pov

“Siwon bagaimana,apakah yoona dia sudah bangun?” Tanya NY  im ketika siwon selesai menuruni anak tangga

“sudah ahjuma ,sekarang ia sedang mandi “ jawab siwon

Mereka pun berjalan kea rah ruang tamu,dan setibanya di ruang tamu siwon dan Ny im pun duduk bersebrangan

“oia,kapan kau pulang dari rumah sakit” Tanya Ny im

“baru tadi pagi,dan aku langsung kesini…” jawab siwon dengan tersenyum

“yak..seharusnya kau istirahat dulu di rumah,dan apa umma mu tak melarang mu “

“awalnya ia melarang ku untuk pergi dan menyuruh ku untuk beristirahat di rumah,tapi aku menolak ,karna aku sudah terlalu lelah bila harus terus istirahat, sudah cukup selama dua hari aku beristirahat di rumah” tutur siwon memberikan penjelasan

“kau ini seharusnya kau menuruti semua perkataan umma mu” ujar Ny im seraya tersenyum,dan siwon menaggappinya juga dengan tersenyum …

 

Skippp

 

Yoona pov

“selesai” ucap ku ketika aku sudah selesai merias diriku ,ku patut diriku di depan cermin

Dress berwarna hijau selutut dan rambut yang ku biarkan tergerai  juga higheels  yang tidak terlalu tinggi

 

“apakah aku sudah terlihat cantik” gumam ku sedetik kemudian aku pun tersenyum

“cantik “ ucap ku

Setelah merasa semua sempurna ,aku pun melangkahan kaki ku keluar dari kamar ku .

Dengan langkah hati hati aku pun menuruni setiap anak tangga yang ada di rumah ku

“ sebenarnya ia ingin mengajak ku kemana” pikir ku

Yoona pov end

Siwon pov

 

Sungguh ku kira akan sangat membosankan bila mengobrol dengan seorang ahjuma,tapi nyatanya aku salah besar Ny im tidak seperti yang ku bayangkan,ia sangat menyenangkan di tambah lagi ia selalu melemparkan candaan  pada ku dan itu membuat suasana menjadi tidak kikuk…

Tap tap..

 

Aku  mendengar  suara langkah kaki yang berasal dari arah tangga,aku pun menghentikan aktifitas tertawa ku dan menoleh kearah tangga ,dan ketika itu aku seperti terhipnotis ,karna aku melihat seorang wanita yang saat ini mengenakan drees berwarna hijau tua dan rambut yang ia biarkan tergerai serta polesan meke up tipis yang membuat dirinya semakin terlihat cantik.

Langkahnya semakin mendekat…mendekat… dan akhirnya ia tepat berada di depan ku

“wah yoong kau sangat cantik” celetuk Ny im

Aku pun bangkit dari duduk ku dan berdiri mengahapnya  dan mata ku pun  memperhatikannya dari ujung kaki hingga kepala..sungguh sangat sempurna

“”ya sampai kapan kau akan memandangi  ku” ucapannya membuatku tersadar dari lamunanku

“eoh,kau sudah siap “ Tanya ku dan ia hanya mengagguk

“baiklah kajja kita pergi,ahjuma kami pergi dulu..” pamit ku seraya menarik tanganya,rupanya ia sedikit kaget dengan tindakan ku tapi aku tak peduli dan terus menariknya

“ hati hati di jalan “ teriak Ny im…

Skippp

Author pov

Tok tok tok…..

Siwon mengetuk ngetuk kaca mobil dan tak lama kemudian seorang pria yang tidak terlalu tua pun keluar dari pintu mobil..dan seketika itu pria itu pun menundukan badannya

“ada apa tuan muda “ kata pria tersebut yang sepertinya adalah supir pribadi dari keluarga choi

 

“berikan kunci mobil pada ku,biar aku saja yang menyetir kau pulanglah,karna aku akan pergi dengan ‘kekasih ‘ku”  ujar siwon seolah olah menekankan kata kata’ kekasih ‘ku

“tapi tuan muda,Nyonya menyuruh saya untuk  mengantarkan tuan muda kemana saja “ kata pria tersebut..

“sudah ku bilang kau pulanglah,kalau kau takut ibuku akan memarahi mu, kau tenang saja aku yang akan berbicara dengan ibuku..arrasheo”

“baiklah tuan muda ini kuncinya “ kata  pria tersebut  seraya menyerahkan sebuah kunci

Dengan senang hati siwon pun menerimanya ..

“oia ini uang,kau bisa pulang dengan naik taxi atau bus” tutur siwon mengambil beberapa uang dari dompetnya dan memberikanya kepada pria tersebut

“ghamsahamida tuan muda”  ucapnya seraya menunduk dan sedetik kemudian ia pun pergi…meninggalkan yoona dan siwon yang masih di tempat.

 

Siwon pov

‘Akhirnya ia pergi juga’ batin ku,aku pun menolehkan kepala ku dan kulihat yoona melihat ku dengan eksperesi datarnya

“apa” katanya dari nada bicaranya seperti terdengar dingin,aku pun hanya tersenyum menaggapinya dan sedetik kemudian aku pun membukakan pintu untuk nya

Ku lihat ia menatap ku dengan tatapan yang sangat sulit  di artikan

“ayo masuk”  titah ku dan ia  terus saja memandangi ku

“hey,ayo masuk,aku tau aku sangat tampan jadi tidak usah melihat ku terus  “ ujar ku dan ia mengerucutkan bibirnya dan itu membuat ku sedikit gemas dengan tingkahnya
“percaya diri sekali kau” ketusnya sedetik kemudian ia pun masuk kedalam  mobil.

“sebenarnya kau ingin membawa ku kemana “Tanya nya ketika aku dan dia sudah berada di dalam mobil

“kau akan tau nanti” ucap ku sok misterius

Aku pun menginjak gas mobil dan perlahan mobil ku pun melesat jauh dari pekarangan rumahnya

Siwon pov end….

Author pov..

Sepanjang perjalanan yang mereka lewati tidak terlihat bangunan bangunan tinggi  yang sering mereka lewati seperti biasa..yang ada hanyalah hamparan padang  rumput dan dan bukit bukit tinggi yang menjulang.

Sadari tadi Di antara mereka tidak ada satu patah kata pun yang terlontarkan dari kedua mulut mereka ,mereka terlalu sibuk dengan pikiran masing masing,yoona ia hanya mentap lurus ke luar jendela seolah-olah tak peduli kemana pun  siwon akan membawanya .

Dan siwon sendiri ia lebih terpokus untuk menyetir tanpa memperdulikan gadis yang ada di sebelah nya

“siwon…” akhirnya yoona yang tadinya diam ia membuka suara

“ne..” sahut nya yang masih pokus menyetir

“kenapa ketika di rumah sakit kau meminta ku untuk menjadi kekasihmu, dan kau juga ….”

Ckkkk

Kata kata yoona terhenti ketika siwon memberhentikan mobilnya dengan mendadak

Author pov end

Siwon pov
“kenapa ketika di rumah sakit kau meminta ku untuk menjadi kekasihmu, dan kau juga ….”

Ckkitt   ckkittt

Aku menghentikan lajuan mobil ku mendadak,karna pertanyaan nya yang sungguh membuat ku bingung ,benar  apa yang ia kata kan untuk apa aku memintanya untuk menjadi kekasih ku,apakah rasa cinta itu masih ada..

“ yak,kau membuat ku kaget..” pekik yoona seraya mengelus ngelus dadanya

“apa kau ingin tau jawabannya “ujar ku,tanpa menatapnya ..

Aku pun  menolehkan kepala ku kepada gadis yang saat ini ada di samping ku (yoona ) ,

Ia tak menjawab pertanyaan ku melainkan menolehkan pandangan nya ke luar jendela..

“kau tak usah pikirkan pertanyaan ku tadi pokus lah untuk menyetir..” tuturnya

Aku pun menghela nafas ku sedetik kemudian aku pun keluar dari pintu mobil ku dan bersandar di kap mobil ..menikmati setiap hembuasan angin  di pagi hari yang saat ini tengah menerpa seluruh tubuhku

Siwon pov end

Yoona pov

‘mau apa dia’ batin ku karna tiba tiba saja ia keluar dari mobilnya,aku pun memutuskan untuk keluar  juga dan menghampiri siwon yang saat ini tengah menikmati hembusan angin yang menerpa tubuhnya,

Aku pun berjalan mendekat ke arahnya dan  ikut menyenderkan tubuh ku di sampingnya..

Perlahan aku pun menutup kedua mata ku,menikmati semilir angin yang dapat membuat siapa saja terhenyak dalam pikirannya .

“yoona” suaranya membuat ku membukakan ke dua mata ku dan menoleh ke arahnya

“ne” sahut ku..

“apa kau masih ingat kejadian 5 tahun yang lalu “ tuturnya,aisss kenapa di saat seperti ini ia malah mengingatkan ku ke kejadian  5 tahun yang lalu,kejadian yang membuat ku membencinya bahkan sangat membencinya .

“tentu saja aku mengingatnya” ketus ku

“apa kau tau sehari setelah kau mengetahui itu,sebenarnya aku akan meminta maaf pada mu,tapi ku urungkan niat ku,karna aku mendengar sebuah perkataan   yang membuat ku mengurungjkan niat ku..” tuturnya

Apa maksudnya ,sehari setelah aku mengetahuinya ia akan meminta maaf pada ku..benarkah,tapi ku rasa tidak saat itu aku tak melihatnya..apa mungkin ia berbohong…

Yoona pov end

…Falsback 5 tahun yang lalu…

 ~Taman~

seorang  pria saat ini sedang termenung di sebuah taman belakang sekolah matanya terus saja memperhatikan bunga yang saat ini ia pegang,ia terlalu kalut dalam ke galauannya ,dan tak menyadari seseorang  sedang duduk di sampingnya

“temuilah dia,aku tau  kau sedang memikirkanya “kata seseorang yang ketika itu ada di samping namja yang bernama siwon,siwon yang mendengarnya pun langsung menolehkan pandangannya

“heechul  hyung,kau mengagetkan ku saja..” pekik siwon,ketika ia tau bahwa sunbae nya sudah ada di sampingnya

“maafkan aku,” keta heechul tiba tiba,dan ucapanya membuat siwon terheran

“maksud mu hyung” Tanya siwon

“maaf kan aku,gara gara aku yang mengajakmu taruhan kau jadi di benci olehnya,sebenarnya ada satu hal kenapa aku mengajak mu taruhan..”

“ apa itu”

“aku tau,kau sangat mencintainya,dan aku juga tau kau tak berani mengatakanya,karna kau terlalu takut kalau ia akan menolak mu jadi karna itu aku menantangmu untuk taruhan, agar kau sedikit lebih berani menyatakannya,dan saat aku tau dia menerima mu  aku melihat mu sangat senang ,bukan karna mendapat kan motor  ku tapi karna gadis itu menerima cinta mu ia kan”  tutur heechul

“jadi selama ini kau sudah tau bagaimana  perasaan ku pada yoona,” tanya siwon tak percaya ,bagaimana bisa pria itu tahu tentang perasaan nya kepada seorang gadis..

“hmm,(mengangguk) aku tau dari  cara mu menatapnya , setiap kali ia lewat di hadapan mu,tak henti hentinya mata mu memperhatikannya..,maaf kan aku ya,karna aku  kau jadi di benci olehnya “

Kata heechul ,dengan tampang yang sangat kecewa..

“tak apa hyung,mungkin kalau kau tak mengajak ku taruhan,kata kata cinta itu tak akan pernah terlontakan dari mulut ku  “ ucap siwon

Heechul yang ada di sebelahnya pun memegang pundaknya dan berkata ..

“minta maaf lah padanya dan kata kan yang sebenarnya ,bahwa kau benar benar menciintainya “ saran heechul

“apa hyung yakin dia akan memaafkan ku “ tanya siwon dan heechul pu tersenyum

“yakin lah” jawab heechul meyakinkan hobaenya itu

“baiklah hyung,aku akan minta maaf padanya sekarang juga ,doakan aku” kata siwon,lalu berlari pergi  dengan membawa setangkai bunga..

 

Siwon pun berlari  menerusuri setiap koridor sekolah,seolah olah sedang mencari sosok seseorang ,ketika itu langkahnya terhenti di sebuah kelas, yang sangat sepi tapi masih ada satiu orang yang ketika itu sedang duduk sendiri,dan tangannya tak henti hentinya menyoret kan tinta di sebuah kertas

 

Siwon pun tersenyum setelah mengetahui siapa orang yang  sedang duduk di kelas perlahan ia pun mendekat mendekat dan semakin mendekat..

 

“choi siwon sampai kapan pun aku  tak akan memaafkan mu,”

 

Mendengarnya siwon pun menghentikan langkahnya dan perlahan ia pun berjalan mundur  ke luar..sepertinya yoona tak menyadari  siwon ..

 

Ketika siwon sudah berhasil keluar dari kelas itu ia pun bersandar di balik pintu

“benarkah  kau tak bisa memaaf kan ku yoona” batinya ,

 

Tetes demi tetes  sebuah air mata yang tak di undang pun mengalir di kedua pelupuk mata siwon…

 

“mianhae jongmal mianhae” gumam siwon yang masih bersandar di balik pintu

~Flashback end~

Yoona pov

‘yoona” pangginya ,mendengarnya aku pun menolehkan pandanganku ke arahnya

“kenapa dulu kau menerimaku..” tanyanya,aku tak menjawab dan malah ku tolehkan pandangan ku ke depan,benar,bernar apa yang ia katakan,kenapa..kenapa aku dulu menerimanya ‘apakah ketika itu aku mencintainya

“aku tak tau” jawab ku tanpa menoleh

“apa kau tau,ketika itu aku mengatakannya tulus” ujarnya

Apa dia bilang  ‘tulus’, benarkah.. benarkah ia tulus ketika itu,tapi kalau ia tulus,kenapa ia menjadikan ku bahan taruhannya  kenapa..

“Ada sesuatu yang belum ku berikan pada mu” lanjutnya ,aku pun menoleh kepadanya

“apa itu”

 

ia pun menuju pintu mobil dan membukanya,ku lihat ia sedang mencari sesuatu ‘apa itu’ pikir ku tak lama kemudian ia pun kembali dan menyerahkan  1 kotak yang  panjang kira kira berukuran 30 cm,dan saat ku lihat ternyata isinya adalah setangkai bunga mawar merah yang sudah layu,aku tak mengerti apa maksudnya ,’mawar merah layu untuk apa ini’

 

“bunga itu sudah ku simpan selama 5 tahun,dan bunga itu juga selalu membuat ku teringat akan seseorang yang telah ku sakiti” tuturnya

 

Aku semakin tak mengerti ‘orang yang ia sakiti? Sudah 5 tahun? apa yang ia maksud itu adalah aku

 

“kau tau? Bunga itu sebenarnya untuk mu,orang yang telah ku sakiti 5 tahun yang lalu,tapi saat ku dengar kau mengatakan bahwa kau tak akan  pernah memaafkan ku,jadi ku urungkan niat ku untuk mengatakanya pada mu..”

 

“jadi maksud mu bunga ini memang benar untuk ku” Tanya ku memastikan

 

“ne itu untuk mu im yoona ,bunga itu sebagai permintaan maaf ku pada mu,jadi karna aku sudah memberikannya pada mu kau harus memaaf kan ku..” katanya

 

“tidak semudah itu” jawab ku cepat

 

“wae,aku sudah memberikannya pada  mu  jadi kau harus memaaf kan ku”

 

“kau ini memang selalu memaksa” ujar ku,lalu masuk ke dalam mobil,ku lihat ia pun juga ikut masuk

 

“ya ..jadi maksudmu kau tak memaafkan ku “ tanyanya ketika kami sudah berada didalam mobil.

 

“kau ini berisik sekali,sudah cepat  jalan,kita belum sampai kan” ucap ku

 

“aissssh baiklah” umpatnya,aku pun menolehkan pandangan ku ke luar jendela,dan  entah kenapa sebuah senyuman pun kembali terukirkan di wajah ku

 

Ku tolehkan kembali kepala ku,dan ku lihat dari wajahnya sepertinya ia sangat kesal,..tapi entah kenapa melihat ekspresinya seperti itu aku malah senang..

 

“Dan hey tunggu..apa dia baik baik saja” batin ku karna saat ini pandangan ku sedang tertuju pada pada perban yang saat ini  menempel di belakang kepalanya

“siwon “ panggil ku pelan

 

“apa..” ketusnya,aisss kenapa sikapnya yang menyebalkan kembali lagi

 

“ainnia,kepala mu” ucap ku seraya menunjuk perban yang menempel di belakang kepalanya

 

“ini maksud mu..” katanya sambil menujuk perban yang ada di belakangnya ,dan aku hanya mengangguk sebagai  jawaban

“aku tidak apa apa,apa kau menghawatirkan ku chagia..” tuturnya,dengan menekankan kata ‘chagia’

 

“yak,kenapa kau memanggil ku dengan sebutan ‘chagia’” ketus ku

 

“apa kau sudah lupa..sejak kemari aku ini adalah NAMJACHIGUMU’” ucapnya enteng

Benar apa yang ia katakan,tapi apakah aku harus menerimanya begitu saja…aissh choi siwon kau sungguh sungguh menyebalkan

 

“yak…terserah mu saja lah..” ketus ku,ku lihat ia tersenyum puas

 

Perlahan ia pun mulai melajukan mobilnya kembali..dan aku hanya diam,tanpa memperdulikan ia akan membawa ku kemana .

Yoona pov end

Author pov

 

~Sementara di tempat lain~

Di sebuah caffe yang terletak di kawasan hongdae ,seorang pria tengah duduk manis di temani secangkir  coffee hangat,dan pandangannya terus saja tertuju kea rah pintu masuk  bahkan sesekali pria itu mengecek arloji yang saat ini ia kenakan.

 

“sicca ku harap kau datang ..” gumam namja tersebut seraya menyeruput minumannya

 

Seketika pria itu tersenyum ,ketika matanya menagkap sosok yang sadari ia tunggu akhirnya dating

 

“kyu oppa cepat katakan apa yang mau kau katakan,aku tidak punya banyak waktu untuk berlama lama dengan mu” ketus gadis yang ternyata Jessica to the point

 

“sicca,duduklah..” titah namja itu,Jessica gadis itu pun menghela  nafas berat,dan sedeti kemudian ia pun duduk bersebrangan dengan namja tersebut yang tak lain dan tak bukan adalah kyuhyun.

 

“sicca,apa kau masih marah pada ku” Tanya kyuhyun,yang jelas jelas itu adalah sebuah pertanyaan yang  sangat bodoh, jelas jelas gadis yang saat ini ada di hadapanya masih marah padanya .

 

Jessica yang mendengar pertanyaan kyuhyun pun,seketika menggebrak meja tampa memperdulikan tatapan yang da di sekitarnya.

 

“KAU MASIH BISA BERTANYA AKU MARAH ATAU TIDAK PADA MU ? JELAS JELAS AKU SANGAT  MARAH PADA MU OPPA,APA KAU TAK TAU PERASAAN KU BETAPA SAKITNYA HATI KU KETIKA AKU TAU KAU MEMILIKI WANITA LAIN,KAU TAK TAU APA KAU TAK MAU TAU OPPA,JAWAB AKU  “ Jerit Jessica yang tak dapat menahan emosinya,dan tak kuasa juga ia menahan air matanya ,Jessica gadis itu kembali menagis…

 

‘” AKU TAU AKU MEMANG SALAH,DAN  KU AKUI AKU MEMANG SEORANG LELAKI BODOH YANG TELAH MEMPERMAINKAN KALIAN BERDUA,AKU MEMANG BODOH BAHKAN SANGAT BODOH..” Jawab kyuhyun,dengan nafas yang tersengal,akibat ucapanya tadi..

 

“mianhae” lirih kyuhyun..ketika keduanya saling terdiam

 

“mianhae kata mu,apa semudah itu kau katakan ‘mianhae’ hah”

 

Kyuhyun pun mencoba meraih tangan Jessica,tapi dengan cepat gadis itu menepisnya dengan kasar

 

“jangan pernah sentuh aku hiks hiks’ “ ucap Jessica dalam tangisannya,dan tak peduli dengan semua tatapan yang saat ini tengah menatap  keduanya

 

‘jessica,mianhae..mianhae jongmal mianhaeyo..” lirih kyuhyun

 

tiba tiba saja Jessica bangkit dan berlari ke luar,kyuhyun yang menyadari  hal itu tak bisa berbuat apa apa,ia sibuk merutuki dirinya sendiri..

 

*********

 

Seorang gadis sedang duduk di sebuah bangku taman yang rumayan sepi ,sadari tadi gadis itu tak henti hentinya menagis, jung soo yeon ( Jessica) dialah gadis itu.

 

Seketika Jessica pun bangkit dari duduknya lau matanya pun mengarah ke sebuah kaleng kosong yang ada di hadapanya dan…

 

Prang…

 

Jessica menendang kaleng tersebut  hingga melayang jauh , gadis  itu seolah  olah sedang melampiaskan

Semua kekesalannya .

 

“aww…” rintih seseorang ,mendengarnya Jessica pun menghentikan tangisannya dan melihat kesekelilingnya tapi ia hasilnya nihil ia tak menemukan siapa pun ,hanya orang orang yang tak penting yang sendang berjalan jalan di sekitarnya .

 

Tiba tiba saja seseorang menepuk pundaknya dari belakang ,sontak Jessica pun langsung menoleh ke belakang .

 

“nona,apa kau yang menendang kaleng ini’” tegur seorang namja jangkung ,tangan kirinya memegang kaleng dan tangan kanannya mengelus ngelus belakang kepalanya

 

Jessica yang melihat kaleng itu pun teringat bahwa ia lah yang menendang kaleng tersebut.

 

“mianhae,aghasi..jongmal mianhae,aku benar benar tak sengaja” sesal Jessica menundukan badanya berkali kali

 

“ne,tidak apa apa ,nona berhentilah menundukan badan mu seperti itu” jawab pria tersebut,Jessica yang mendengarnya pun berhenti  dari aktifitasnya dan memandang takut kea rah  pria yang ada di hadapanya

“tidak usah takut,aku  benar benar tidak apa apa,hanya terasa sakit  sedikit” tutur pria tersebut,seraya tersenyum manis,Jessica yang melihatnya pun juga tersenyum  lega

 

“apa aku boleh duduk di sini” ijin pria jangkung itu

 

‘jessica yang merasa dirinya di Tanya pun hanya mengaggukan kepalnya,seolah olah tindakanya itu adalah sebuah jawaban

 

Jessica dan pria itu pun duduk di bangku taman..

Suasana begitu hening,mereka terdiam satu sama  lain..

Tiba tiba suara pria itu menghancurkan keheningan di antara mereka ..

 

“hmm,..nona sepertinya tadi sedang menangis? Apa kau sedang ada masalah ? “ Tanya pria itu,jessica yang mendengarnya pun seketika tersadar dai lamunannya

 

“ah,ne gwenchana” jawabnya singkat,.dan pria itu pun hanya mengagguk mengerti

 

Tiba tiba saja pria itu merogoh saku jasnya dan ternyata ia mengambil sebuah sapu tangan tanpa berpikir lagi pria itu pun memberikanya kepada jessica,jessica pun menatap pria itu

 

“ambilah kau pasti membutuhkanya “ tutur pria tersebut  seraya tersenyum,perlahan jessica pun mengambil sapu tangan itu dan mengusapkannya pelan ke wajahnya

 

“gomawo” ucap jessica, sambil  menyerahkan sapu tangan milik pria itu

 

“tak usah,itu untuk mu saja’”

 

“oia,siapa nama mu” Tanya pria itu

 

“jung soo yeon imida,kau bisa panggil aku jessica,karna semua orang yang mengenal ku,memanggil ku dengan jessica “ kata jessica memperkenalkan dirinya

 

“ne,kim hyun joong imida,kau bisa memanggil ku hyun joong,ah mungkin kau harus memanggil ku oppa ,karna sepertinya aku lebih tua dari mu” ucap pria tersebut yang ternyata adalah kim hyun joong

 

“ah ne hyun joong oppa” ucap jessica seraya tersenyum

 

Perkenalan itu pun dilanjutkan dengan percakapan,percakapan yang terkadang membuat keduanya tertawa,bahkan selolah lupa dengan semua beban yang ada di benak mereka ,mereka seakan terbawa oleh suasana.

********

 

 

Sebuah mobil berwarna hitam terhenti di sebuah pekarangan  rumah yang rumaya besar ,terlihat di depan rumah sana banyak banyak anak anak yang sekitar berusia 5- 10 tahun sedang bermain main,aktifitas mereka terhenti ketika 2 orang namja dan yeojua turun dari mobil tersebut

 

“teman teman siwon oppa dia datang” teriak salah satu anak perempuan sekitar 10 tahun itu member tahu teman temanya bahwa orang yang mereka nantikan akhirnya datang

Anak anak itu pun langsung berlari kea rah namja yang bernama siwon itu atau lebih tepatnya choi siwon ,siwon yang melihat pun tersenyum dan merentangkan kedua tangannya seolah olah membiarkan mereka untuk memeluknya ,yang ada di sampingnya pun mengukir senyum ketika anak anak itu.

 

Mereka semua pun langsung menghambur memeluk siwon ,bahkan ada salah satu anak kecil yang berusia 7 tahun ingin di gendong dan dengan senang hati siwon pun menggendongnya

“yak oppa ,aku juga ingin di gendong “ rengek seorang yeoja kecil  yang ada di hadapannya,

“baiklah ayo” jawab siwon lalu ia pun menggendong anak tersebut,dan saat ini siwon sedang meggendong 2 anak kecil

 

‘yak suzy kau kan sudah besar ayo turun,kasihan nanti siwon oppa dia keberatan” perintah seorag berumur 12 tahun yang saat ini ada di segerombolan anak kecil

 

‘‘shiro, bilang saja kalu jairin unni iri pada ku,karna siwon oppa menggendong ku” jawab anak yang perempuan yang ada di gendongan siwon

 

“aisss kau ini” umpat anak perempuan yang bernama jairin itu

 

“sudah lah jairin tidak apa apa “ ucap siwon seraya menyungginkan senyumannya

 

“tuh kan unni siwon oppa saja tidak keberatan wek…” ujar anak kecil yang masih dalam gendongan siwon,siwon yang melihatnya pun hanya tersenyum

 

Tiba tiba saja seorang bocah laki laki berlari kea rah siwon dan yoona

 

“ya hyung kau sudah  datang ,kami semua sangat merindukanmu hyung” kata bocah laki laki yang berumur  9 tahun itu

 

“dhe aku juga merindukan kalian” jawab siwon

 

Seketika pandangan bocah itu pun teralihkan kepada yeoja yang saat ini ada di samping siwon

 

“wah  naeunmu yeppo ~ ya ” gumam bocah laki laki tersebut yang masih memandang kagum kea rah yeoja yang ada di samping siwon yang tak lain adalah yoona

Yoona yang merasa di perhatikan mu merasa sedikit terusik lalu sedetik kemudian ia pun tersenyum ketika mendapati seorang bocah yang sedang memperhatikanya tanpa berkedip

 

Seketika yoona pun berjongkok agar tinggi badan nya sejajar dengan bocah itu

 

‘ada apa anak manis” Tanya yoona masih dengan senyum manisnya

 

“annia,aku hanya kagum  melihat mu ,kau sangat cantik nona “ ujar bocah laki laki tersebut degan tampang polosnya

 

Tangan yoona pun terangkat dan sedetik kemudian  ia pun mengacak ngacak rambut bocah itu pelan dan tertawa

 

“siapa nama mu anak manis” Tanya  yoona

 

“suho “ jawab anak itu

 

“suho,hmmm nama yang bagus ,kau tau? Kau juga sangat tampan “ ujar yoona yang  membuat bocah yang bernama suho itu pun  langsung telonjak kegirangan

 

“ jinja,  jinjayo nona,nona bilang aku tampan?kalau begitu lebih tampan mana aku atau siwon hyung”

 

“tentu saja kau “ jawb yoona,anak yang bernama suho itu pun lansung meloncat kegirangan

 

“yeyeye,hyung nona cantik bilang aku lebih tampan dari mu hyung,akhirnya ada juga yang menyadari kalau aku lebih tampan dari mu hyung  hore..”  ucap suho kegirangan ,sementara siwon dan yoona pun hanya tersenyum melihatnya

Tiba tiba saja pletak….

 

Sebuah jitakan mendarat mulus di kepala bocah yag bernama suho itu pun

 

“aww, jairin nona appo ‘ ringis suho ,karna secara tiba tiba gadis gadis kecil yang bernama jairin menjitak kepalanya

 

“yak rasakan itu ,apa kau tak sadar bahwa siwon oppa itu lebih tampan dari mu dan satu lagi jangan ganggu nona cantik lagi,dia itu kekasih siwon oppa,lagi pula kau ini masih kecil jadi jangan menggagu nona cantik  “ cerocos anak gadis itu ,yang membuat suho  bertanya kepada yoona

 

“nona benarkah nona kekasih siwon hyung” Tanya suho ,mendengar pertanyaan yang di lontarkan suho pun membuat yoona terdiam ,dan siwon yang ada di sampingnya pun juga ikut terdiam

 

Di hati siwon ia berharap bahwa yoona akan menjawab ‘ia ‘

 

Lama yoona terdiam hingga suara suho membuyarkan lamunannya

 

“nona benarkah itu” Tanya suho kembali,seketika itu yoona pun tersenyum dan menjawab

‘”ia “

Entah kenapa mendengar yoona mengatakan ‘ia’ dari ulut yoona hati siwon terasa berbunga rasanya seperti ada sebuah kebahagiaan yang tengah menyelimuti dirinya ,choi siwon ia tersenyum mendengarnya

 

“tuh kan bocah tengik ku bilang juga apa,nona cantik ini kekasih siwon oppa “ cerca jairin ,suho yang mendengarnya pun merasa terejek

 

“yak apa kau bilang  aku bocah tengik,dasar nenek sihir” balas suho,lalu berlari..

“nenek sihir..nenek sihir..”ledek  suho dari kejauhan sambil mengoyang goyangkan pantatnya

Jaiirin pun geram mendengarnya dan sedetik kemudian ia pun berlari mengejar suho,dan kini terjadilah aksi kejar kejaran antara suho dan jairin..

“yak bocah tengik jangan lari kau..”

Yoona,siwon dan anak anak yang ada di sekitar mereka pun hanya menyaksikan dengan gelak tawa,sungguh pemandangan yang membuat mereka terhibur

“hyung” penggil seseorang yang sepertinya tertuju pada siwon

Siwon yang mendengarnyapun langsung menolehkan pandangannya,dan terlihatlah seorang pria sedang berjalan ke arahnya

“kalian bermainlah kembali oppa ada sedikit urusan arrasheo” ucap siwon,anak anak yang mendengarnya pun seketika mengagguk mengerti lallu pelahan siwon pun menurunkan ke dua anak yang ada di gendongannya.

Perlahan anak anak itu pun langsung berlari,meninggalkan yoonwon yang masih di tempat

“hyung  kau sudah datang “ ucap pria tersebut ketika ia sudah berada di hadapan yoonwon

“ne,Ryeowook  jawab siwon

Seketika pandangan namja yang nbernama Ryeowook itu pun teralih kepada wanita yang ada di samping siwon,seketika  Ryeowook pun menyuruh siwon untuk mendekatkan  telingannya,seperti akan membisikan sesuatu,siwon mengerti perlahan ia pun mendekatkan telingannya

Yoona yang melihat tingkah keduanya pun merasa curiga

‘sebenarnya apa yang mereka bisikan’ batin yoona bertanya

Setelah Ryeowook membisikan sesuatu,siwon pu8n mengagguk dan tersenyum seolah olah  itu adalah sebagai  jawaban

“oia,wooki kenalkan ini im yoona,nah yoong kenalkan ini Ryeowook juru masak dipanti ini”

Ujar siwon memperkenalkan kedua manusia itu

“annyonghaseo yoona ,Ryeowook imida bagashemida “ ucap wooki memperkenalkan dirinya

“ne annyonghaseo ryeowook oppa,im yoona imida nado bagasemida” ujar yoona memperkenalkan dirinya

“wooki apa semua sudah beres” ujar siwon

“tenang semua sudah beres” jawab wooki,seraya tersenyum

Yoona yang ada di sebelahnya pun semakin bingung dan tak mengerti dengan semuanya ,berawal sejak kemarin siwon memintanya untuk jadi kekasinnya,dan tindakan yang sungguh tak dapat di percaya,juga ketika pagi tiba tiba saja ia ada di kamarnya,bunga,dan tempat ini bahkan masih banyak lagi

‘sebernarnya apa yang di rencanakan nya “ pikir yoona

Sementara di tempat lain

10.00 kst

Sebuah mobil sport berwarna merah sedang melaju dengan kecepatan sedang, sepanjang perjalanan yang mereka lewati tak ada gedung gedung menjulang tinggi yang biasa mereka lewati yang ada hanyalah hapmparan rumput yang mereka lihat.

Di dalam mobil terdapat  empat orang manusia  yakni

Lee donghae yang duduk di kursi kemudi,dan di sebelahnya terdapat seorang gadis cantik yang sadari tadi hanya diam dan memilih memandang kea rah luar jendela,dan di kursi belakang terdapat sepasang kekasih yang tak segan segan memperlihatkan keromantisannya yakni sunsun (sunny sungmin )

“oia hae,apa kita semua akan langsung ke lokasi”  celetuk sungmin

“tentu saja setelah selesai baru ,kita akan mengantarkan sunny dan fanny ke panti sebagai rencana ” tutur donghae menjelaskan ,dan sungmin pun hanya ber ‘o’ ria

“aku masih heran dengan siwon oppa ,kenapa kemarin sore ia meminta kita semua untuk pergi kerumah sakit ,lalu ketika kita sudah berkumpul ia bilang bahwa ia dan yoonaberpacaran aku sempat tak percaya dan mengaggap bahwa apa yang di omongkan siwon oppa itu hantya sebuah lelucon” tutur fanny,yang tiba tiba saja berbicara

“ne,yang yang paling membuat ku tak percaya adalah ketika siwon mengatakan bahwa ia dan  yoona adalah  mantan kekasih ketika smasungguh aku baru mengetahuinya “ ujar donghae menimpali

“ne dan kalian tau,yang lebih membuat ku schook adalah ketika si samba itu meminta kita untuk membantunya  menyiapkan kejutan untuk yoona ,sungguh aku kira itu mimpi”timpal sungmin ikut nimbrung  sementara sunny hanya diam

“sepertinya kita harus membatalkan rencana kita untuk menjodohkan  yoona dan siwon oppa “ ucap fanny yang mendapat anggukandari haemi ( donghae sungmin)

“ne aku juga berpikir begitu,aku tak sangka ternyata si simba itu menyukai yoona,tapi yang masih membuat ku heran adalah kenapa si simba itu selalu mencari gara gara dengan yoona,apa itu bisa di bilang masuk akal”  tutur sungmin

“mungkin siwon oppa ingin mencari perhatian dengan yoona “ celetuk sunny tiba tiba yang membuat ke 4 pasang mata langsung menatapnya  kecuali donghae yang tengah menyetir

“kenapa kalian menatap ku seperti itu” ujar sunny ,karna saat ini sungfanny sedang menatapnya

“kurasa apa yang sunny katakan ada  benarnya juga ,mungkin saja siwon mungkin saja siwon ingin mencari perhatian pada yoona,jadi ia selalu mencari gara gara dengan yoona “ ucap donghae menyetujui kata kata sunny

“ya,,mungkin saja” ucap sungmin..

Perlahan donghae pun menanbah kecepatan pada mobilnya hingga mobilnya pun langsung melesat jauh..

~di panti~

13.00 kst..

_
di sebvuah taman yang terletak di belakang panti seorang pria dan wanita tengah duduk manis di bangku taman ,sadari tadi mereka hanya diam da lebih memandang kea rah kumpulan anak anak kecil yang sedang bermain dengan riang

Dan keduanya pun terus mengukir senyum yang tak kunjung luntur dari paras keduanya .

 

Tiba tiba saja  salah satu ponsel dari mereka bergetar,

Drt..drt.

Siwon pria itu merasa  ponselnyalah yang bergetar ,dengan segera ia pun merogoh saku mantelnya dan setelah berhasil

Terlihatlah sebuah pesan masuk

From : donghae

Kami sudah menyelesaikan semuanya ,sebentar lagi kami akan  mengantarkan sunny dan fanny ke panti,dan setelah itu aku dan sungmin akan kembali ke lokasi”

Itu lah isi pesan yang di sampaikan donghae ,entah  kenapa  setelah membaca pesan itu sebuah senyuman yang sulit di artikan pun terpampang di wajah tampanya ,entah apa yang ia pikirkan ‘

Yoona yang sadari tadi melihat tingkah siwon pun merasa ada yang aneh …

“siapa yang mengirim kan mu pesan”

Author pov end

Yoona pov

 

“siapa yang mengirim kan mu pesan”Tanya ku entah kenapa sejak pagi aku merasa ada yang aneh,entahlah yang pasti aku tak tau itu

“eo,apa kau berpikir bahwa yang mengirimkan ku pesan adalah seorang waita “ jawabnya seraya menatap ku tajam

Jujur tatapannya membuat ku sedikit gugup,dengan segera ku palingkan  kepala ku

“ann..nia.. kau mau mengirim kan pesan untuk ribuan wanita pun aku tak akan pernah cemburu” ucap ku tanpa menatapnya

“hmm aku tak mengatakan kalau kau sedang’ cemburu’ atau jangan jangan kau memang sedang cemburu” ucapnya menggoda ku

‘aiis im yoona kau bodoh sekali’ runtuk ku

“ yak kau ini aku sama sekali tak cemburu, aku hanya ..hanya…” kata ku menggantung

“hanya apa..” Tanya nya

‘aiis apa yang harus ku kata kan’

“siwon hyung..” panggil seseorang yang membuatau dan siwon menoleh ke sumber  suara

Dan terlihat di sana ryeowook oppa sedang berdiri di ujung sana,sepertinya ia menyuruh siwon untuk menghampirinya ,dan siwon pun hanya mengaggukan kepalanya sebagai jawaban

“ ‘chagia’ aku pergi dulu”  ucap nya yang menekanka kata chagia ,perlahan tangannya pun mengacak ngacak rambut ku,

Deg

Ada apa dengan ku kenapa ketika ia mengacak ngacak rambut ku, aku seperti merasakan ada hal aneh

,Jantung.ya jantung ku, kenapa? kenapa jantung ku berdetak kencang saat ia melakukan itu..

‘aisss im yoona hentikan’ batin ku terus berperag

Ia pun pergi meninggalkan ku ..aku hanya bias menatap kepargiannya

“choi siwon sebenarnya apa maksud dari semua ini..” gumam ku

Yoona pov end

Siwon pov

“ada apa “ Tanya ku pada ryeowok ketika aku sudah berada di hadapanya

“di depan ada 2 orang wanita,tadi merreka di antar oleh sebuah mobil,tapi mobil itu langsung pergi,” tutur ryeowook menjelaskan

‘apa mereka sudah datang ,cepat sekali “

Aku dan ryeowook pun berjalan beriringan ke ruang tamu.

Benar,sudah kuduga mereka sudah sampai

“hy..fanny sunny” ucap ku menyapa ,kedua wanita ..mereka pun bangkit dan tersenyum

“oppa,yoona odiga ?” Tanya fanny

“dia di belakang “ jawab ku

“hmm,bagaimana apakah sudah selesai “ Tanya ku memastikan

“lokasi sudah kami siapkan dengan baik ,oia apakah kita akan mulai sekarang “

“baiklah lebih baik kita mulai sekarang “ ucap ku..

“oppa,apa kau memiliki kain hitam “ tanya sunny

“kain hitam untuk apa ??”  tanya ku

“untuk menutup mata yoona,apa aka mau semua rencana hancur seketika heuh..” cerca fanny

‘benar juga ‘

“wooki apa kau punya kain hitam “  tanya ku pada ryeowook ,terlihat ia sedang berpikir sejenak..

“ sepertinya ada tunggu  sebentar”  ucapnya lalu berlaru pergi tak lama kemudian dia datang ,membawa kain berwarna hitam yang kurasa cukup untuk menutupi mata yoona

aku pun mengambilnya dan memberikanya kepada fanny ,dan ia pun meraihnya

“”baiklah lah sekarang yoona sedang ada di belakang,pastikan  ia tak mengetahui kedatangan kalian “ ujar ku dan mereka hanya mengagguk

Mereka pun mulai menjalankan aksi mereka,sementara aku masih mematung di tempat bersama ryeowook

“apa kau yakin semua akan berjalan dengan lancar”

Aku pun menolehkan pandangan ku dan hanya tersenyum menjawab pertanyaan dari ryeowook,seolah berkata

‘aku yakin itu’

Aku pun melangkahkan kaki ku ke luar,ya tentu saja aku akan lansung ke lokasi,mempersipkan diri ku di sana

‘im yoona  bersiap siaplah’

Siwon pov end

Author pov

Dua pasang mata sadari tadi terus saja mengintai seorang gadis yang sedang duduk di bangku taman

“lihat  dia di sana “

“ne,apa kau siap”

“ sangat siap “

Perlahan meeka pun mendekat,mendekat dan semakin mendekat, dan…..

Yoona pov

Aku merasa tenang bahkan sangat tenang,pemandangan yang indah,semilir angin yang membuat ku terhenyak dalam ketenagan,dan tawa ceria dari kumpulan malaikat malaikat kecil yang membuat ku terus mengukir senyum,dan membuat ku seakan lupa  akan semua masalah yang pernah ku alami.

 

Jebb…

Aku merasa semua pemandangan menjadi hitam,gelap,ada apa ini,sepertinya seseorang sedang menutup mata ku dengan sebuah kain ,dan ada satu orang memegang tangan ku

‘siapa mereka ‘ batin ku

“yak,siapa kalian lepaskan ,atau aku akan melaporkan kalian ke pihak yang berwajib” ucap ku meronta ronta ,

“yoong tenaglah ini aku,mianhae,kau akan tau setelah ini “  bisik seseorang tepat di telinga ku

Tunggu aku seperti mengenal suara ini,ya aku mengenalnya ..ini seperti suara…

“fanny “ perkik ku,ya ini suara tifanny ,tiffany sahabat ku

“yak fanny apa yang kau lakukan,dan siapa satu orang lagi..”

“ini aku sunny,yoona kau tenaglah kami tak akan menyakiti mu,jadi ikuti saja kemana kita pergi aku yakin kau akan senang setelah kau tau nanti..” ucap seseorang yang mengaku bernama sunny

“YA APA YANG KALIAN LAKUKAN,PADA NONA CANTIK…” Bentak seorang namja kecil tyang ku pastikan itu suho.

“kalian tenang saja kami tak akan menyakiti nona cantik ,kami hanya ingin memberikan sebuah kejutan untuknya “ ucap seorang wanita yang ku pastikan itu adalah fanny

“fanny,kalu kau berbuat macam macam pada ku, akan ku pastikan aku akan memakan mu hidup hidup”

Ancam ku..

“ne..ne… arasheo,”

Mereka pun menuntun ku untuk berjalan ,entahlah mereka akan membawa ku kemana,yang pasti aku tak tau

“fanny sunny,bisakah kalian lepaskan tangan ku,dan bukakan kain hitam ini ,sungguh ini sangat mengganggu ku..” ucap ku di tengah perjalanan..

“tidak bisa  “ jawab mereka dengan kompak

“aiish jinja,kalian memang benar benar menyebalkan “  runtuk ku

Ku rasakan mereka memasukan ku kedalam mobil (?) dan aku tak bisa melakukan apa apa,aku hanya bisa pasrah

Perlahan mobil pun melaju,dan sepanjang perjalanan aku sama sekali tak bersuara  aku hanya diam,diam dan diam.

Yoona pov end
author pov
sebuah mobil terhenti di pinggir jalan seorang pria bertubu tinggi nan tampan itu pun keluar dari mobil tersebut diiringi dengan evil smirknya pria  itu berjalan ke atas bukit

***
sebuah mobil kembali terhenti di pinggir jalan di sana sudah ada dua mobil  yang terparkir
seorang pria diiringi wanita turun daripintu depan  sedetik kemudian merekapun membukakan pintu belakang dan keluarlah 2 wanita cantik,salah satu mata dari mereka di tutup oleh kain ,

Wanita  itu pun berjalan di bantu oleh 2 orang wanita yang tak lain adalah sunny dan fanny ..mereka berjalan menaiki bukit,

“ yak,sebenarnya kalian akan membawa ku ke tempat apa “ tanya yoona  dengan mata yang masih di tutupi oleh kain hitam..

“kau akan tau nanti yoong” jawab fanny enteng yang membuat yoona gadis itu menghela nafas berat

Author pov end

Yoona pov

Sampai sekarang aku tak tau mereka membawa ku ke mana yang ku rasa,aku seperti sedang menaiki bukit,oh tuhan semoga tak terjadi apa apa..

Akhirnya kami berhenti  melangkah,tapi kenapa,kenapa mereka tak membukakan  kain ini.aisss..

“yak,kita sudah sampai kan ,cepat lepaskan tangan ku dan buka kain ni,aiss,sungguh benar benar menyebalkan”  gerutu ku kesal…

“tunggu sebentar yoong…” bisik fanny,dan aku hanya menghela nafas berat.

Huftt..

“Satu”

Terdengar suara teriakan  seseorang  sedang menghitung

Dua

Tigaaaaa…

 

Tepat pada hitungan ke tiga,mereka pun melepaskan kain hitam yang menutupi mata ku dapat ku lihat pemandangan di sini sangat  indah dan di depan ku sudajh ada tikar untuk tempat piknik yang sudah di sediakan oleh banyak makan dan  tiba tiba saja pandangan mata ku menangkap sosok pria  yang sedang berdiri di ujung sana tangan kirinya memegang sebuah bunga mawar putih dan tangan kanan nya memegang sebuah TOA (?)

 

Ku lihat sungmin menyerahkan speeker kepada siwon,dan siwon pUn ia menerimanya

‘apa yang mau ia lakukan ‘ pikir ku

“ IM YOONA ,AKU CHOI SIWON INGIN  MEMINTA MAAF PADA MU ATAS KESALAHAN KU 5 TAHUN YANG LALU, BUKAN HANYA 5 TAHUN YANG LALU TAPI SELAMA INI, DAN ADA SATU HAL YANG AKU BELUM JELASKAN PADA MU..”

Ucapnya mengantung,ku lihat ia menghela nafas panjang…aku terus menanti apa yang ingin ia katakan

“SEBENARNYA KETIKA ITU AKU BENAR BENAR MENCINTAI MU, KARNA ITU AKU TAK BERANI UNTUK MENGATAKANYA PADA MU,AKU TERLALU TAKUT  KAU MENOLAK KU,DAN AKHIRNYA HEECHUL  HYUNG DIA  MENATANG KU UNTUK TARUHAN,IA MENYURUH KU UNTUK  MENGATAKAN CINTA PADA MU,DAN  BILA  KAU MENERIMANYA,IA  AKAN MEMBERIKAN MOTORNYA PADA KU, SUNGGUH KETIKA ITU AKU MENOLAKNYA,TAPI KARNA IA TERUS MEMAKSA KU DAN MENGATAKAN  KALAU AKU INI ADALAH SEORANG PECUNDANG ENTAH KENAPA ,AKU JADI MERASA TERDORONG,DAN  ASAL KAU TAU MOTOR ITU AKU SAMA SEKALI TAK MENERIMA MOTOR ITU,AKU MENGEMBALIKANYA,DAN SATU LAGI KAU JANGAN  MENYALAHKAN HEECHEL HYUNG DIA TAK SALAH, DIA MELAKUKAN ITU KARNA SEBENARNYA DIA TAU KALAU AKU  SANGAT MENYUKAI MU DAN  IA  MELAKUKAN ITU KARNA IA INGIN AKU MENGATAKAN PERASAAN KU PADA MU, “

 

Aku masih tak bergeming ,apa benar yang ia ucapkan ,benarkah?

Ya tuhan apa yang harus aku lakukan …

 

“IM YOONA DI SINI AKU MENGATAKAN ,MAUKAH KAU KEMBALI PADA KU ,MEMBERIKAN   KU SATU KALI KESEMPATAN DAN TIDAK ADA PEMAKSAAN,”

Ya tuhan apa yang harus aku jawab,??

Perlahan tapi pasti ia pun berjalan kea rah ku,satu langkah,dua langkah, tiga langkah dan akhirnya ia tepat berada di depan ku,ia pun membuang speeker tersebut  ke sembarang arah

“im yoona …” lirihnya seraya meraih tangan ku dan ia letakan tepat di jantngnya ,sungguh dapat ku rasakan debaran jantungnya ,yang begitu cepat

‘Ya tuhan apa yang ingin ia lakukan  ..’

“ im yoona maukah kau memberi ku satu kali lagi kesempatan, untuk berada di samping mu”

‘Bingung’ ya mungkin itu yang aku rasakan ,bagaimana tidak orang yang ku benci selama ini menyatakan perasaanya pada ku..

‘’ yoona ..” gumamnya yang masih terdengar oleh ku,aku pun menghela nafasberat dan …

“ kalau kau mencintai ku tapi kenapa selama ini kau selalu mencari masalah dengan ku apa kau tau,perilaku mu membuat ku semakin membenci mu” ucap ku

“apa kau ingin tau jawabannya ? hmmm” tanya nya dan aku hanya mengangguk kepala ku sebagai jawaban

“aku melakukannya ,agar kau selalu mengingat ku,,” jawabnya

Apa maksudnya di  selalu mencari gara gara dengan ku agar aku selalu mengingat nya ,memang ia,setiap kali ia membuat masalah dengan  ku tak henti hentinya  bayangan nya selalu muncul di pikiran ku

“ yoong aku tanya sekali lagi maukah kau memberikan kesempatan ke dua untuk ku ,untuk memperbaiki semua kesalahan ku,kalau kau menerimanya ambilah bunga ini  kalu kau tak menerimanya kau bisa buang bunga ini ” tuturnya

Aku masih diam,diam dan diam .. entahlah aku bingung,apakah aku harus memberinya kesempatan atau tidak…tuhan semoga apa yang ku jawab tak akan salah..

Pelahan aku pun mengambil  bunga tersebut dari tangannya..dan ..

“baiklah aku memberikan mu satu kali lagi kesempatan ,tapi dengan satu syarat..”

Ku lihat ia tersenyum setelah mendengar jawaban ku..

“ apa  “

“buat aku jatuh cinta pada mu “ jawab ku mantap.

Yoona pov end..

Author pov

 Dua anak manusia sedang tertawa lepas,kedua duanya saling melemparkan sebuah candaan ,mereka tertawa seakan lupa dengan semua masalah yang ada di benak mereka

“haha..oppa,ternyata kau sangat lucu,”

“hahaa..kau juga sangat lucu sicca,aku tak sangka ternyata seorang gadis seperti mu bisa melawak juga..” ujar seorang pria yang masih tertawa..

Mereka masih tertawa hingga suara nyaringan ponsel membuat keduanya menghentikan tawa mereka ,gadis yang bernama Jessica itu pun merasa bahwa ponselnyalah yang berbunyi,dengan segera ia pun merogoh tasnyadan setelah berhasil  terlihat bahwa yang saat ini sedang memanggilnya adalah ‘sang umma’

Tanpa menunggu lagi segera ia meneka tombol hijau,sementarapria yang bernama hyun joong itu pun diam

“yeobosheo umma wae.”

“oh ne,aku segera pulang “

Klikk..

Sambungan pun terputus..

“ada apa ??” tanya hyun joong

“aku harus pulang oppa,adik ku Kristal,umma bilang ia baru saja kembali dari amerika dan ia ingin bertemu dengan ku..mianhae” sesal Jessica

“ne gwenchana,oia kau pulang naik apa “

“aku bisa naik taxi oppa wae??”

“ kajja aku antar kau,sampai rumah..”

Jessica pun terlhat menimbang nimbang tawaran hyun joong,ia tak tau apakah ia harusmenerima tawaran dari hyun joong  atau tidak,karna pasalnya mereka baru pertanma kali bertemu..

“tenag saja ,aku bukan penjahat,apa perlu aku menunjukan  KTP ku “ canda hyun joongg yang membuat Jessica tersenyum manis

“oppa kau ini ada ada saja,kalau kau oppa benar benar tidak keberatan ya kenap tidak,mumpung geratiss..” canda balik Jessica , yanmg membuat ke duanya kembali tertawa…

“haha,kau ini ada ada saja sicca,kalu begitu kajja”

Mereka pun berjalan menju mobil  yang terparkir tak jauh dari tempat tadi,,,

Skkipppp

Sebuah mobil terhenti di sebuah pekarangan rumah besar bernuansa eropa ,seorang pria turun dari mobil ,dan sedetik kemudian ia pun megitari mobilnya dan membukakan pintu mobil ,

Seorang gadis keluar dari mobil tersebut ,gadis itu tersenyum dan pria itu pun  juga tersenyum..

“gomawayo hyun joong oppa,karna sudah mengantarkan ku pulang “  ujar  Jessica

“ne,cheonmanayo..”

“oppa apa kau ingin mampir terlebih dahulu..”  tawar Jessica

“annia tak usah,lagi pula aku harus ke rumah sakit menemui adik ku..” tolak hyun joong halus,dan tergambar dari raut wajah Jessica ia seperti kecewa akan jawaban namja tersebut..

“hey kau kenapa “ tanya hyun joong,setelah melihat raut wajah Jessica

“annia ,hmm apa kita masih bisa bertemu “ tanya Jessica hati hati

“tentu saja ,kapan pun kau mau..tapi sepertnya kau harus  memberikan nomor ponsel mu pada ku,otthe?”

Entah kenapa mendengar jawaban dari hyun joong,senyum manis pun seketika merekah di bibir tipis Jessica

“ne ‘

Hyun joong pun merogoh saku mantelnya untuk mengambil sebuah benda,’ponsel’ ya itulah yang ia ambil,setelah berhasil ia pun memberikanya pada Jessica

Dengan cepat Jessica pun menekan deretan angka di layar ponsel milik hyun joong,setelah selesai ia pun mengembalikanya ,dan dengan senang hati hyun joong pun mene rimanya .

‘’ selkali lagi terima sih banyak” ucap Jessica diiringi senyu manis yang tak lepasdari wajah cantiknya,hyun joong yang melihat tingkah Jessica pun merasa gemas dan sedetik kemdia ia pun mengacak ngacak rambut Jessica …

Author  pov end

Jessica pov

“ sekali lai terima kasih banyak ‘’  ucap ku seraya tersenyum,entah kenapa setelah bertemu dengannya hati ku sedikit menjadi tenang,bahkan aku seolah menjadi lupa akan semua masalah ku dengan kyuhyun oppa,sungguh aku tak mengerti yang pasti aku sangat sengat  senang hari ini,ia namja yang sangat baik

Tiba tiba saja ia mengaca ngacak  rambut ku..

Deg…

Ada apa dengan ku,kenapa? Kenapa? Ada apa  apa sebenarnya,kenapa dengan jantung ku..aisss Jessica ada apa dengan mu…

“ia tersenyum,dan aku masih memandangnya diam,entah tindakannya tadi membuat ku seperti terhipnotis..

“hey,kau kenapa?” tanyanya yang membuat ku tersadar dari lamunanku

“eoh, ne..gwen..chana “ jawab  ku gugup

“kalu begitu,aku pergi dulu,senag bisa bertemu dengan mu Jessica ,walau pun kepala ku menjadi korban nya “ candanya lagi yang membuat ku tertawa jika mengingatnya

“mianhae aku benar benar tidak sengaja “

Ia pun tersenyum dan sedetik kemudian ia pun masuk ke dalam mobilnya,tapi tiba tiba saja ia membuka kaca jendela mobilnya dan menyembulkan kepalanya

“oia sicca,satu lagi..aku tak mau melihat mu menagis,teruslah tersenyum,karna kalau kau tersenyum kau terlihat sangat cantik” katanya yang membuat  senyum ku merekah seketika

“ne..”

“teruslah seperti itu sicca ~ya’”

Perlahan moilnya pun mulai berjlan meninggal kan pekarangan rumah ku..setelah mobilnya jauh aku pun memutuskan untuk masuk ke dalam rumah ku

Saat aku baru memasuki rumah ku,seorang gadis langsung berlari menghampiri ku dan memeluk ku,ya siapa lagi kalu bukan adik ku Kristal

“unni yajongmal bogoshipo…” jarnya yang masih memeli\uk ku aku pun tersenyum melihat tingkah kekanak kanakan adik ku,segera ku balas pelukanya

‘ne nado bogoshipo” jawab ku aku pun melepaskan pelukan ku,dan menatapnya

“waeyo unni”

“dasar,kenapa kau pulang tak memberi  tau unni,”ujar ku mengerucut kan bibir ku

“aiss unni aku kan hanya ingin memberikan kejutan untuk mu,umma dan appa” jawab nya

Dan aku punkembali tersenyum

“unni ya~ apa kau habis menangis..” tanya Kristall,dnga cepat aku punb menggelengkan kepa la ku sebagai jawaban

“:annia unni hanya kurang tidur saja,oia bagaiman sekolah mu disana apakah menyenagkan” tanya ku ngalhkan pembicaraan,dan sepertnya berhasil ia terpancing

Kami pun berjalan beriringan menuju kamar ku,ya aku rindu sekali saat saat seperti ini,berbincang bincang dengan adik ku Kristal jung

Jessica pov end

Author pov

“buat aku jatuh cinta pada mu” ucap yoona dengann mantap ,mendengarnya siwon  pun menyeringai seolah olah seperti menyepelekan ucapan yoona

“apa hanya itu”

Yoona pun mengangguk mantap,dan kembali siwon menyeringai,yoona yang melihatnya pun merenyitkan dahinya ‘ada apa dengan nya ‘pikir yoona

 

“baik lah,,,kalau begitu..” kata kata siwon menggantung,dan tiba tiba saja siwon menarik pergelangan tangan yoona ,dan memeluk pinggul yoona erat, tanpa menyisihkan jarak sedikit pun diantara keduanya .

Sedangkan yoona  masih syok dengan apa yang di lakukan siwon pasalnya kejadianya sangat cepat

“ap..apa yang ma..mau kau lakukan…” ujar yoona dengan suara gugup,tapi siwon tak mengubrisnya ia malah kmendekatkan wajahnya .

 

“waw..choi siwon apa yang mau kau lakukan” ceplos sungmin,sementara donghae,Ryeowook, sunny,fanny masih mentap tak percaya dengan apa yang saat ini ada di hadapan mereka..

Seorang  choi siwon seperti akan mencium  im yoona .

 

Siwon tidak mengubris kata kata sungmin,ia malah semakin mendekatkan wajahnya ,yona datpat merasakan setiap hembusan nafas siwo yang saat ini menerpa wajahnya ..

Dan entah kenapa ia malah memejamkan matanya,dan sedetik kemudian..

Bibir siwon pun mendarat mulus di bibir yoona,siwon mencium lebut bahkan sangat lembut tanpa memperdulikan bahwa di sekitar nya banyak orang yang menonton adegan ini.

Dan yoona entah apa yang kini tengah merasukinya ia malah memejam kan kedua manic mata indahnya ,yoona ia hanya menikmati permainan siwon dan sama sekali tak membalasnya

“omona apakah aku sedang bermimpi” celetuk sungmin..

Siwon pun menghentikan permainannya dan menatap yoona  yang masih terpejam,dan ia tersenyum menyeringai..

“aku tau aku adalah pencium yng handal,”

Yoona yang endegarnya pun langsung tersadar dan membukakan keduam matanya,dapat di lihat bahwa saat ini wajah yoona sudah seperti kepiting rebus

“aku akan membuat mu jatuh cinta pada ku im yoona”   desis siwon..

***

(malam)

 

Sebuah mobil terhenti di sebuah pekarangan rumah..

Siwon pov

Ku hentikan lajuan mobil ku tepat di pekarangan rumah yoona ,ku lirik ia yang duduk di sebelah ku yang tengah terlelap dalam mimpiya,,seketika senyum pun kembali merekah di kedua sudut bibir  ku

Aku pun keluar dari mobil ku dan berlari mengitari mobil usai itu ku buka pintu mobil dan terlihat yoona dengan nyaman nya trtidur di mobil,aku tak ada pilihan lain segera ku bompong tubuhnya

“ya ampun badanya kurus tapi kenapa ia terasa berat sekali..astaga”

Ting tong

Ku tekan bel beberapa kali,hinggaakhirnya seseorang membyuka pintu,ya itu adalah Ny im,ibu dari im yoona ,terlihat ia sepertinya kagret karna saat ini yoona  sedang tertidur di gendongan ku

“annyonghaseo ahjuma..” sapa ku se[rama mungkin

“ommona ,siwon..kenapa yoona” tanyanya hawatir

“yoona,dia Cuma ketiduran jadi ahjuma tak perlu hawatir” jelas ku

“ aissss anak ini,ayo siwon kita masuk..”

Aku pun segera masuk, dan melangkah menuju kamarnya dan ahjuma ia mengikutiku dari belakang

Ku naiki  satu persatu anak tangga ya walau pun aku agak kewalahan karna aku harus menggendong tubuhnya ‘aiggo sebenarnya ia habis makan apa’

Clekkk

Ahjuma membuka pintu kamar yoona,aku pun segera masuk ,dan setelah itu ku baringkan tubuhnya di atas ranjang,ku hela nafas berat..huft

 

“siwon mianhae karna sudah merepotkan mu” kata NY im

“ne kamsahamida,yoona ia sama sekali tak merepotkan ku” jawab ku tersenyum

Kring…

Tiba tiba ada suara bunyi,sepertinya itu berasal dari bawah..

“oh,itu pasti appanya menelpon,siwon ku tinggal sebentar”

Aku pun hanya tersenyum dan menganggukk,tak lama ia pun sudah tak ada di ruangan ini,di sini hanya ada aku dan yoona yang masih tertidur

Aku pun merapikan selimut dan rambutnya yang sedikit berantakan,bila di perhatikan dia sangan cantik bahkan sangat cantik..

“terima kasih karna kau mau memberikan ku kesempatan ke 2 “ desis ku pelan

Perlahan ku dekatkan wajahku dan ku kecup keningnya cukup lama,entah kenapa aku jadi berani seperti ini..

ku lepaskan bibir ku di keningnya,dan kembali menatapnya

“sampai  jumpa besok” bisik ku

****

Unniversitas dongkuk…

Sepasang pria dan wanita sedang berjalan beriringan melewati sepanjang koridor kampus,sadari tadi tangan sang pria tak lepas dari tangan sang wanita,ia mengenggamnya erat bahkan sangat erat,seakan tak ingin lepas..

Sedangkan wanita itu ia hanya menundukan kepalanya ,karna sadari tadi semua mata mengarah kepadanya dan berbisik

“lihat  itu,mimpi apa aku semalam im yoona dan choi siwon mereka berpegangan tangan”

 

“ia ,aku juga tak sangka,apa mereka berpacaran..”

 

Bisikan bisikan itu pun pelan tapi sang gadis yang bernama yoona itu ia dapat mendengarnya ..im yoona dan choi siwon mereka lah pasangan itu

Author pov end

Yoona pov

Sepanjang perjalanan menuju kelas siwon terus saja menggenggam tangan ku, dan sepanjang itu juga semua pasang mata terus mengintai kami (yoona siwon),aissss apakah mereka tak tau bahwa tingkah mereka membuat ku tak nyaman ,,

“hey, bisakakah kau lepaskan tangan mu”  desis ku pelan

Tiba tiba saja ia berhenti otomatis aku pun ikut berhenti ..dan menolehkan kepalanya ke pada ku

“wae yo?” tanyanya ,aissss kenapa ia masih saja bertanya ‘aisss dasar bodoh

“annia hanya saja aku merasa tak enak..” jawab ku,ia pun tersenyum dan tiba tiba saja ia menarik ku dan merangkul pundak ku

‘aisss apa yang ia lakukan’

“apa sudah merasa enak” ucapnnya

“aiisss dasar..” umpat ku

“kajja,kita ke kelass,

Aku dan siwon  punkembali melangkah ,ya walau pun semua pasang mata masih menatap ku dan siwon  dengan tatapan ‘tak percaya’

Tanpa ku duga  ketika aku dan siwon akan berbelok ,aku berpapasan dengan kyuhyun ,mantan namja chigu ku

‘omo apa yang harusku lakukan’

“yoong”  panggilnya,aku pun segera melepaskan rangkulan tangan siwon

“annyong oppa,aku  permisi dulu” ucap ku lalu berlalu dari hadapannya tanpa memperdulikian siwon yang ku tinggal di tempat.

Yoona pov  end

Author pov

Dua orang namja saling menatap satu sama lain dari tatapan ke duanya seperti akan membunuh satu sama lain.choi siwon dan cho kyuhyun merekalah ke dua pria tersebut

“heuh ,ada dengan mu ,?apa kau cemburu” sengit siwon

“apa hubungan mu dengan yoona ??” tanya namja yang bernama kyuhyun

“heuh,apa kau ingin tau..aku adalah’kekasihnya ‘” jawab siwon dengan menekankan kata ‘kekasih’

Mendengar ucapan siwon kyuhyun pun menyeringai..

“asal kau tau, yoona dia hanya mencintai ku,dan akan ku pastikan dia akan kembali pada ku ingat itu choi siwon” ucap kyuhyun lalu berlalu dari hadapan siwon yang menatap kepergianya dengan tatapan tak suka

Siwon pov

‘asal kau tau ,yoona dia hanya mencintai ku,dan akan ku pastikan dia akan kembali pada ku ingat itu choi siwon’

‘dia pergi setelah mengatakan itu ,apa benar ‘yang di katakan namja itu,yoona hanya mencintainya dan ia akan merebut  yoona dari ku  ,tidak,aku tak akan membiarkan itu terjadi,akan ku buat yoona mencintai ku ,dan akan tetap berada di sampingku..

Siwon pov

Author pov

baiklah sesuai janji, hari ini semua tugas di kumpulkan ,kecuali kelompok yoona dan siwon,saya sudah mendengar kabar bahwa siwon sempat  mengalami kecelakaan,tapi tetap kalian harus mengerjakannya,dan minggu depan saya akan menagih tugas itu” ucap seorang dosen yang bernama lee soman

semua perwakilan kelompok dari mereka langsung mmengumpulkan tugas mereka .

skip…

jam pulang..

dua orang yeoja sedang berjalan menelusuri koridor kampus,mereka tampak sedang mengobrol,mereka adalah im yoona dan hwang mi young atau lebih di kenal dengan sebutan tifanny

“yoong bagai mana rasanya ??” tanya yeoja yang bernama fanny

“apa maksud mu? Bagaiman rasanya ?” heran yoona

“itu..” kata kata fanny mengantung

“itu Apa ??”

“ kemarin choi siwon ..apa kau sudah pikun? Aisss tenyata  seorang im yoona sudah tua rupanya “  ujar fanny,dan sepertinya berhasil membuat yoona mengingat apa yang di maksud fanny

“yak jangan bahas itu..”

“haha,rupanya  kau sudah ingat yoong “

“sudah ku bilang jangan ungkit ungkit soal itu”

“tapi kan yoong….”ucapan fanny pun terhenti karna yoona menatapnya seperti berkata

‘jika kau bicara lagi,akan ku pastikan kau mati ‘

Fanny pun diam ,karna ia tau kalau yoona menatapnya seperti  itu,berarti dia benar benar serius

Mereka pun kembali melangkah,tapi  tiba tiba ada sebuah tangan kekar  yang merangkul  yoona,yoona yang merasakannya pun sedikit kaget,tappi ketioka ia menolehkan kepalanya ke samping ia pu menghela nafas berat.

“aiis ku kira siapa ,ternyata kau “ umpat yoona ketika ia tau siapa yang merangkulnya  ,choi siwon ya,dialah yang merangkul yoona

Author pov end

Yoona pov

Saat aku dan fanny akan kembali melangkah,tiba tiba saja seseorang merangkul ku,dan saat ku tolehkan kepala ku ‘ aisssh ternyata dia,choi siwon ya si pria yang sangat menyebalkan ‘

“aisss,ku kira siapa,ternyata kau..” umpat ku kesal

“ kajja kita pergi..” ucapnya lalu menyeret ku pergi meninggalkan fanny yang masih di tempat

“yak, apa yang kau lakukaan,aku sudah ada janji dengan fanny kenapa kau menyeret ku ,ya choi siwon lepaskan’ “ racau ku,ia pun berhenti dan menatap ku

“lihat itu..” ucapnya ,seraya menyuruhku untuk menoleh ke belakang,aku pun menolehkan kepalaku ke belakang dan betapa terkejutnya aku ,ketikia melihat fanny yang sudah di tarik oleh donghae,,’aiisssh ini pasti ulah choi siwon’

Ku tolehkan kembali kepala  ku,dan menatapnya ..

“sebenarnya kau akan mengajak ku kemana “ ketus ku

“ ke rumah sakit ,” jawabnya singkat padat tapi jelas.

“untuk apa ??”

“aiishh ternyata kau sangat bodoh,tentu saja untuk mengerjakan tugas mkita yang sempat tertunda” ejeknya ,yang membuat ku mengerucutkan bibir ku

“aisssss bisakah kau tak mengatakan ku bodoh,aku tidak bodoh siwon” ucap ku tak terima

“aisss,baiklah Ny choi..” jawabnya yang membuat ku sukses menatapnaya tajam,pasalnya sejak kappa aku mengganti marga ku dengan marga choi

“aisssh jangan menatap ku seperti itu,kajja kita pergi kalau begini terus kapan kita akan sampai “ katanya lalu kembali merangkulku dan menarik ku pergi,dan aku hanya bisa menghembuskan nafas berat dan memilih diam dan pasrah.

Changguk hospitallll

Yoona pov

“ ini datanya,” ujar seorang dokter kim jong won ,seraya menyerahkan  sebuah map berwarna biru,dengan cepat siwon pun mengambilnya

Ya kalian tau, saat ini aku dan siwon sedang berada di sebuah ruangan dokter lebih tepatnya dokter spesialis kanker

“otthoke??” Tanya ku antusias ,kepada siwon yang saat ini tengah terpokus dengan isi map tersebut

“’ dia bernama kim jiyeon  seorang pasien yang berumur 17 tahun,” jawab nya yang masih berkutat dengan isi map tersebut

“‘mianhae,apakah kami  bias langsung menemuinya “Tanya siwon setelah ia selesai membaca isi map tersebut

“ tentu “  singkat dokter kim yang membuatku dan siwon menyunggingkan senyuman

Aku, siwon ,dan dokter kim pun bangkit,sehingga saat ini posisi kami menjadi berhadapan lebih tepatnya berdiri menghadap dokter kim

“ kamsahamida dokter kim, mianhamida bila kedatangan kami mengganggu kesibukan anda ,sekali lagi terima kasih” tuturku seraya menunduk beberapa kali ,dan dokter kim hanya tersenyum

“baiklah dokter kim kami pergi ,annyong” pamit siwon sambil membungkuk dan ketika itu juga ia kembali menarik tangan ku pergi dari ruangan ini

‘aiiisss selalu saja ‘

 

Cllekk * suara pintu di tutup

“yak bisakah kau sekali saja tak menarik tangan ku” gertak ku ketika aku dan siwon sudah keluar dari ruangan dokter kim ya  lebih tepatnya saat ini kami sedang berdiri di tengah koridor rumah sakit

“waeyoo?”

Aiiish masih saja berkata ‘waeyo’  jelas jelas  tindakannya membuat tangan ku sedikit memerah

“yak, coba kau lihat tangan ku” ucap ku menunjukan tangan kananku yang sedikit memerah

“lihat ini,ini semua ulah mu ..dasar namja babo” umpat ku kesal

Tiba tiba saja ia meraih tangan ku dan melihat nya dengan seksama

‘aiisss,apa yang akan ia lakukan ‘

Chu

Ia mengecup pergelangan tanganku ,dan mengusapnya

Deg..

Rasanya seperti ada sebuah sengatan listrik yang langsung menjalar di seluruh tubuh ku ,dan jantung ku kembali berdetak cepat’aiiss im yoona ada apa dengan mu ‘

Seperti tersadar aku pun langsung melepaskan genggaman tanganya ,dan dapat ku rasakan wajah ku memanas,dan ia hanya tersenyum melihat ku

“bagaimana apa masih sakit “ Tanya nya

Deg ..deg.. deg..

Aisssh kenapa jantung ku tak bisa di ajak kompromi,di saat seperti ini,hey bisakah kau tenang sedikit

“kau.. benar benar menyebalkan “ gertak ku memandang sinis ke arahnya  lalu dengan cepat aku pergi meninggalkannya ,yang masih mematung di tempat

“hey im yoona tunggu’ “ panggilnya

“” aissss choi siwon , sebenarnya apa maksud mu ‘’ runtuk ku dalam hati dan kembali ku percepat langkahku tanpa mempedulikan panggilanya

Yoona pov end

Siwon pov

“yak coba kau lihat tangan ku.” Gerutunya sambil mengangkat tangan nya bermaksud untuk menunjukannya pada ku,ya dapat ku lihat tangan nya memerah  ‘aiis choi siwon apa yang telah kau lakukan’

 

Aku pun meraih tangannya  yang memereh dan entah apa yang telah mendorongku sehengga

Chu..

Ku kecup pergelangan tangannya dank u usap dengan lembut,berharap tindakanku ini bisa sedikit mengurangi rasa sakitnya .

Tapi tiba tiba saja ia menarik tangannya dan menatapku ,dan tunggu. Ada apa dengannya kenapa wajahnya memerah,ia juga menatap tajam ke arah ku ,smentara aku hanya memandangnya datar.

 

“kau ,benar benar menyebalkan” ucapnya tiba tiba lalu melangkah pergi ,aku pun merenyitkan dahi ku ,tapi sedetik kemudian ,aku tersenyumn tersenyum melihat tingkahnya .

 

“yak im yoona tunggu aku “ teriakku yang masih di tempat ,dengan cepat aku berlari kecil ke arahnya ,dan ketika aku sudah berada di sampingnya aku pun langsung merangkul pundaknya ,tapi9  seketika itu juga ia berhenti,dan menolehkan pandangannya pada ku

“waeyo”tanya ku yang masih merangkul pundaknya , ku lihat ia menghembuskan nafas berat  lalu  dengan kasar ia melepaskan rangkulan tangan ku ,dan kembali ia menatap ku

,lagi lagi aku tak hanya dia ,ku balas taapannya denagan menyilangkan kedua tangan ku di dada seolah lah sepertti menatangnya .

Dan apa yang terjadi…..

“ awww…’ jeritku karna ia menginjak kaki ku ,denghan higheelnya ,aku meronta ronta kesakitan

“awww,appo ya ‘ rintihku yang masih mnahan sakit

“ rasakan itu choi siwon ,dasar namja menyebalkan” ,runtuk nya lalu kenmbali a meninggalkan ku yangmasih meronta ronta tak jelas karna menahan sakit pada kaki ku .

“aisss im yooona’ panggil ku di tegah kesakitan ku, tapi ia terus saja melangkah,tanpa peduli ke adaan ku

‘awas kau im yoona ‘

Siwon pov end

Yoona pov

Setelah ber5hasil menginjak kakinyua ,aku pergi meninngalkannya yang masih menahan sakit ,akibat ulah ku tadi./rasanya melihatv ekspresinya tadi benar benar sangan lucu

Haha ‘ rasakan itu choi siwon ‘

Aku berjalan di koridor rumah sakit ya tujuanku kali ini adalah menemui seorang pasien yang mengidap  kanker  otak,dan seorang pasien yang akan ku temui  itu adalah seorang wanita kalau tidak salah ia bernama kim jiyeon ,ya seperti apa yang di ucapkan siwon tadi.

 

Ku hentikan langkahku di depan lift ,sabar aku menunggu ,dan ting pintu lift terbuka ,dan di dalam lift hanya ada seorang pria yang berdiri membelakangi ku ‘ siapa dia ‘ pikir ku

Perlahan ia pun membalikan badanya ,dan ternyata

‘’ hyun joong oppa “ ucap ku ia tersenyum manis kea rah ku

“masuklah” titahnya ,dan aku pun segera masuk ,

‘’kita bertemu lagi” ucapnya ,mengawali pembicaraan

Yoona pov end

Hyun joong pov

Aku masih tak percaya ,engan apa yang saat ini aku alami ,aku bertemu lagi dengannya, yap dengan seorang gadis yang berhasil membuat ku terpesona dengan mata indahnya  im yoona ,ya dialah gadis itu

“kita bertemu lagi” ucapp ku mengawali pembicaraan, ketika kami sudah berda di dalam lift

“ne kau benar, tapi kenappa kita selalu bertemu dia rumah sakit ya..apa tidak ada tempat lain  selain rumah sakit’” ujarnya  sambil tersenyum

“oh tuhan kenapa kau menciptakan gadis dengan senyuman yang sangat indah ‘

“itu karna adik ku di rawat disini”  jawab ku

“ apa maksud mu,gadis itu,gadis yang bersamamu ketika kau bernyannyi..?” tanya nya

“ne,namanya kim jiyeon dia adik satu satunya yang ku punya “ jawabku yang membuat ia ,mendelikan matanya

“mwo ,tadi kau bilang dia bernama kim jiyeon,” tanya nya lagi

‘apa ia mengenal jiyeon’ pikir ku ,aku menganggukan kepala ku sebagai jawaban

“begini  oppa,aku dan teman ku di tugaskan untuk mewanwancarai seseorang yang memiliki penyakit kanker otak, dan aku juga teman ku sudah meminta izn kepadapihak rumah sakit dan mereka mengizinkannya,dan sekarang aku meminta izin pada mu bolehkah aku mewawancarainya,,jebal aku mo0hon” tuturnya

‘apa jiyeon mau’ pikir ku

Dan entah kenapa ku hanya menggguk ,seperti tak ada keberatan sama skali

Ting…

Pintu lift terbuka , aku dan yoona pun keluar dari lift tersebut.

Kami berjalan  beriringan  sepanjang  perjalanan  menuju ruangan jiyeon

“ YOONA YAK,IM YOONA” teriak seseorang yang membuat ku dan yoona berhenti melangkah ,dan berbalik ke belakang . dan terlihatlah sosok pria yang berlari ke arah ku dan yoona

“yak, kenapa kau meninggalkan ku” cetusnya tiba tiba , ya kini ia sudah berada di hadapan ami,lebih tepatnya di hadapan yoona

“aiiis sudah lah aku tak mau berdebat dengan mu lagi” cetus yoona balik, sementara aku hanya diam tak bersuara

Pandangan pria itu pun terali menatap ku,dengan cepat aku pun  memperkenalkan diri ku

‘”kim hyun joong imida,aku kaka kandung dari wanita yang bernama  kim jiyeon,bagapshemida” ucap ku seraya menunduk

“oh ne,choi siwon imida,nado bagapshemida “

“ah,sepertinya kita harus segera  ke ruangan jiyeon otthe” tanya ku pada keduanya

“ne kajja..’ ucap yoona alu menarik tangan ku,dan meninggalkan siwon yang masih di tempat

Hyun joong pov end

Siwon pov

“ah,sepertinya kita harus segera  ke ruangan jiyeon otthe”  tanya nya pada  ku dan yoona

“ne kajja” ucap yoona ,lalu menarik tangan  namja yang bernama hyun joong itu,dan meninggalkan ku yang masih di tempat

‘aiis apa apan gadis itu’ dengan cepat aku pun menyusul langkah kaki mereka,dan ketika aku sudah berada di belakang keduanya ,dengan cepat ku lepakan  tautan tangan antara yoona dan hyun joong, dan berjalan di tengah tengah antara yoona dengan namja yang bernama hyun joong.

Hyun joong pov

Kami berjalan pelan menuju ruangaan adik ku ,dan ku lihat ,namja yang berjalan di sampingku sibuk mengotak atik  handdicame nya *mian kalau salah tulis*

Dan yoona ia hanya diam,dan pokus berjalan,tanpa sadar bahwa aku menatapnya

Ketika kami berbelok aku meliahat bibi lee berlari,ya dia adalah pembantu di rumah ku,dari raut wajahnya ia seperti panic ada apa dengan  nya

“bibi lee’ panggil ku sontak ia menoleh kea rah ku

‘’ tuan ..” lirihnya dengan segera aku yoona siwon berjalan mendekatinya

‘” ada apa bi,” tanya ku yang mulai merasakan hawa kehawatiran

“ nona jiyeon tuan,dia mimisan dan tiba tiba saja ia pingsan”

‘deg..

Seperti di serang oleh ribuan pedang  ketika aku mendengar  penuturannya ,rasanya aku tak sanggup lagi dengan semua ini,tuhan ku mohon jangan kau ambil adik ku

Segera ku lari menuju ruangan jiyeon,tuhan semoga semua baik baik saja

“oppa tunngu” samar samar ku dengar suara yoona memanggil ku ,tapi aku terlalu kalut,dan terus berlari menuju ruangan jiyeon

“brak….

Ku buka pintu dengan kasar,dapat  ku lihat adik ku terbaring lemah dengan darah yang menagalir di hidungnya ,,pelan tapi pasti kulangkahkan kaki ku mendekatb ke arahnya

Satu langkah..,dua langkah..hingga tepat  aku berada di sampingnya

Tetes demi tetes air mata kembali menaglir di pelupuk mata ku, ku belai rambutnya  pelan ,dan ku usap darah yang mengalir di hidungnya

‘oppa mohon bertahan lah’ lirih ku

Yoona pov

Author pov

Seorang wanita berdiri di ambang pintu ruangan ,pandangan matanya tersorot pada sesosok namja yang kini menangis,hal yang sangat langka di  di lakukan oleh seorang namja’,namja itu menangis,di hadapan seorang yeoja yang kini tengah terbaring lemah dengan darah yang mengucur di kedua lubang hidungnya ‘sakit’ pasti sangat sakit.

 

Im yoona gadis yang berdiri di ambang pintu menatap iba, di dalam hatinya terbesit sebuah perasaan prihatin  dan sedih

Dengan langkah yang begitu pelan yoona melangkahkan kakinya setapak demi setapak,hingga kini ia tepat berdiri ndi belakang hyun joong ,namja yang sadari tadi menangis.

 

‘bingung’ ya itu yang yoona pikirkan dengan segenap keberanian yang telah ia kumpulan ,perlahan tangannya pun mulai terangkat

Yoona mengelus lebut punggung hyun joong berharap hyun joong bisa merasakan sedikit ketenangan,ya itulah yang yoona harapkan.

hyun joong yang merasakan sebuah sentuhan tangan  yang kini tengah menerpa tubuhnya pun ,menolehkan pandanganya . dan terlihatlah sosokj wanita ‘yoona’ dengan senyum yang bertengger di kedua sudut bibirnya

 

“yoona “ gumam hyun joong,yang tentunya masih dapat di dengar oleh wanita yang bernama yoona atau lebih tepatnya ‘im yoona’

“ oppa, tenanglah dank au harus yaki8n semua akan…” ucapan yoona terhenti begitu saja,karna tiba tiba hyun joong memeluknya ,lebih tepatnya ia sedang menangis di pelukan yoona ,yoona yang merasakan hal itu sedikit tersentak.tapi  ia sadar bahwa saat ini  namja yang bernama hyun joong sedang membutuhkan ketenangan dan ketenangan itu ada pada diri yoona gadis yang ia juluki dengan sebutan’ gadis bermata indah’

“oppa “ lirih yoona ,semenbtara hyun joong masih tersiak di dalam tangisannya .

“kumohon,untuk beberapa saat tetaplah seperti ini hiks..hikss” kata kata hyun joong  seketikia mampu membuat  yoona terdiam .

Yoona pun membalas dekapan hyun joong,dan di usapnya pelan punggung hyun joong..

“percayalah semua akan baik baik saja,yakinlah oppa’ “ ujar yoona dengan bijak

Tak sengaja pandangan mata yoona menangkap sosok pria yang kini tengah berdiri di ambang pintu ,pria itu choi siwon berdiri mematung menyaksikan  kejadian  nyata yang kini terekam di kedua matanya

Dari raut wajahnya (siwon) terlihat rasa kecewa dengan apa yang kini ia lihat

“siwon” gumam yoona pelan ,tapi matanya masih menatap siwon entah kenapa dalam hati yoona terbesit sebuah rasa ‘sesal’

 

Siwon pov

Aku masih tak percaya dengan apa yang kini aku lihat, yoona dan namja itu dberpelukian di depan mataku , ‘sakit ,cemburu dan rasa takut untuk kehilangan pun seketika berkecamuk menjadi satu’

Ia melihat ku sdan aku melihatnya ,ku lihat ia seperti terkejut  dengan kehadiran ku .

 

Lama aku berdiri mematung dengan pemandangan yang membuat hati ku sakit .

Kuputuskan untuk melangkah pergi,meninggalkan dua orang yang kini masih berpelukan .

Im yoona, taukahy kau betapa sakitnya hati ku ketika melihat mu de3ngan pria lain , suyngguh. Itu sangat menyakitkan ,im yoona bisakah aku membuat  mu jatuh cinta pada ku dan membuat mu tersadar. Bahwa aku benar benar mencintai mu

‘saranghae im yoona ,saranghae jongmal saranghae…’

Siwon pov end

Yoona pov

Choi siwon ada apa dengan nya ??

Kenapa ia pergi begitu saja. Dan raut wajah itu seperti  terlihat bahwa ia sedang kecewa ..

 

Choi siwon apa kau sedang cemburu??

Ku lepaskan dekapan hyun joong oppa ,ketika sang  dokter di sertai 2 orang suster masuk,dengan cepat dokter itu segera memeriksa ke adaan jiyeon di bantu oleh 2 orang suster.

 

Ku lihat hyun joong oppa ia masih menangis,menatap nanar ke ada’an jiyeon yang masih di tangani oleh dokter.

 

Entah kenapa pokiran ku melayang pada satu pria dan satu nama  ‘choi siwon’ ya ,dialah yang saat ini tengah menguasai pikiran ku.

Ada rasa sesal dan gundah yang seketika menyeruak di hati ku,aku tak tau kenapa perasaan itu bisa terjadi .

‘choi siwon’ apa rasa itu tumbuh kembali..

To be continued

Ula la..la..lala,,,

Choi siwon galau….oh no..*pasang muka terkejut

Aduh gimana reader, ok ga??oia aku gak jadi nge protecknya soalnya  banyak yang harus di perbaiki

Da chapter ini,oia mian ya kalu masih ada typo yang membuat mata anda sakittt

Yang udah baca please  tinggalkan jejak kalian

And minal aidin walfaizinnnn

Mohon maaf lahir batinnn

To  admin gee

Khamsahamida

Pai pai  semua

*bow bareng yoonwon

 

Tinggalkan komentar

126 Komentar

  1. YoonWon05

     /  Agustus 27, 2012

    siwon oppa jangan galau geh.
    nanti aku ikut gakal #lebay on

    penasaran thor.
    lanjut ya thor. 😀

    Balas
  2. YANTY

     /  Agustus 27, 2012

    wonpa jgan cemburu,yoona eonni cma cinta ma wonpa..
    lnjut ya..:-)

    Balas
  3. mery

     /  Agustus 28, 2012

    wuduh… hyun joong nya nyari kesempetan dalam kesempitan .. hehehehe
    di tunggu part selanjutnya author 🙂 jgn lama” .. heheehe

    Balas
  4. Penasaran
    Lanjut ya author,,

    Balas
  5. yeonta

     /  Agustus 28, 2012

    siwon marah ya??? aduh yoona, cepat hibur siwon, bilang suka dong…. lanjut

    Balas
  6. cabelita

     /  Agustus 30, 2012

    ah yoonwon bersatu!
    Walaupun masi kesandung.,,
    Nextny dtunggu.,,

    Balas
  7. Yoora the SonElf

     /  September 6, 2012

    akhirnya YoonWon brstu lgii …
    tpi tu ngpain lagi hyun joong oppa pke nangis d’pelukkn.ny yoong eonnie ??
    bkin won oppa cmburu aja …
    gw tabok tu KHJ *plakkk*

    ttp smangat 😉

    Balas
  8. eocieoci

     /  September 8, 2012

    lanjutannya mana ni thor??
    Update soon please..!!

    Balas
  9. hyo hoon

     /  September 10, 2012

    dtunggu lanjutannya yaw…….
    tetep semangat yaw…..

    Balas
  10. Yoon Ri Chan

     /  September 12, 2012

    waduhh.., ngapain Hyun Joong Oppa pake peluk2 Yoonie!!!
    Wonppa jadi slah paham nich..
    ditunggu kelanjutannya thor. hehehee ^_^

    Balas
  11. heels2012

     /  September 13, 2012

    Ayo lanjutin lagi thor, ceritanya seru nih mpe ga rela berhenti baca….Please lanjutin as soon as possible ya. 감사합니다

    Balas
  12. Aduuhhh nysek bgt aku bca bagian akhir chapter ini…. Kasihan Siwon Oppa 😦
    Yoona kejar Siwon Oppa….
    hyun Jung oppa jga pake acara peluk2 Yoona….. # Mending peluk aku aja… Plakkk… >.<

    Balas
  13. RinduforKPop

     /  November 12, 2012

    yah kasian Wonpa…
    si Yoona mah diem aja..
    ga berniat jelasin keadaan sebenarnya apa????
    dah jelas Wonpa cemburu….

    Balas
  14. lia Via

     /  November 13, 2012

    penasaran author
    lanjut yah

    Balas
  15. Farah Maulida

     /  Januari 3, 2013

    .woww…unnie sama hyun joong oppa berpelukan…
    wow..wow.wow.. kereenn..
    tapi kasian siwon oppa juga’ ya..
    gppa lah, sekali” biar yoona sama KHJ,.
    😀

    Balas
  16. hania

     /  April 10, 2013

    Hua ffnya panjang banget tapi gk papa
    akhirnya yoonwon saling cinta jga.
    Ffnya keren banget
    keep writing ya thor
    gomawo

    Balas
  17. aat yoonwon

     /  Juli 24, 2013

    Koq kalimatnya di ulang2 ya

    Balas
  18. ummulf

     /  September 1, 2013

    kasian bnget siwon oppa.
    tpi kira2 nnti yoona onnie bsa nggk yh jtuh cnta sma choi siwon?
    jdi pnsran.

    Balas
  19. tia risjat

     /  Februari 15, 2014

    jealous..
    ayo donk oppa, buat yoona jatuh cinta. bikin yoona sadar kalo sebenernya dia juga cinta sama oppa..
    jangan menyerah. insiden di rumah sakit itu kan karena cemas sama kondisi dongsaengnya aja. ayo oppa fighting!

    Balas
  20. Lanjjuutttt

    Balas
  21. Yah siwon cemburu padahal cmn pelukan doang lho berarti siwon oppa benar-benar mencintai yoona author fighting buat ffnya^-^

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: