[OS] Love Until The Old

Annyeong haseyo United, author comeback dengan FF OS lagi. Oh yah OS ini sequel dari OS Don’t Say Good Bye yang kemarin, mianhae ya kalau ceritanya geje. Author Cuma ingin menuangkan imajinasi author dalam sebuah karya yang abal ini.

Bagi yang sudah membaca wajib untuk meninggalkan jejak, oke….

Happy Reading……

 

[OS] Love Until The Old

Title : Love Until The Old

Type : One Shoot

Author : Choi Hyun Mi/@Nita_Rahayu22

Main Cast :

  • Choi Siwon (Super Junior)
  • Im Yoon Ah (SNSD)

Other Cast :

  • Choi Minho (SHINee)
  • Sulli (fx)
  • Kystal (fx)

Genre: Romance, Family

Rating : PG 15+

 

Author POV

Pagi di musim semi yang tampak cerah sinar matahari baru menampakan dirinya, kicauan burung mulai terdengar dan terbang menghiasi langit kota Seoul yang biru. Jarum jam baru menunjukan pukul 7.45 KST tapi Negara yang di beri julukan Negara Gingseng ini sudah tampak sibuk dengan orang-orang maupun kendaran yang berlalulalang di setiap jalanan. Pagi di hari senin yang sangat sibuk selalu menghiasi ibu kota Negara Korea Selatan ini.

~~~~

Siwon dan Yoona masih terlelap dalam tidur damainya, mereka seakan enggan untuk membuka mata dan menyambut pagi yang sangat cerah ini. Keduanya masih tertidur pulas di bawah bad cover berwarna merah yang menyelimuti tubuh mereka.

“Drettt….drettt….drettt….” Iphone Siwon yang terletak di atas nakas bergetar menandakan 1 pesan masuk, dengan mata yang masih berat tangan kirinya mengambil Iphone berwarna hitamnya. Siwon membuka mata dengan terpaksa untuk membaca pesan tersebut.

“Akhh rapat lagi” keluh Siwon saat membaca isi pesan yang baru dibacanya, dengan malas Siwon menaruh Iphonennya  dan memejamkan matanya kembali. Namun, tak berapa lama dia kembali membuka mata dan mendapati seorang wanita cantik yang masih pulas dalam tidurnya. Siwon tersenyum simpul melihat istrinya dan pikiran jahil terlintas di benaknya secara tiba-tiba. Siwon mendekatkan wajahnya pada wajah Yoona hingga menyisakan beberapa senti saja, di kecupnya bibir merah Yoona sekilas lalu kembali menatapnya dengan seksama. Namun, Yoona juga tak terjaga dari tidur pulasnya sampai akhirnya Siwon kembali mendekatkan wajahnya tepat di telinga Yoona.

“Yeobo ayo bangun, ini sudah siang aku harus pergi ke kantor, apa kau tidak mau mengantar ku sampai pintu gerbang?” bisik Siwon lembut yang kali ini sukses membuat Yoona mengeluh manja di buatnya. “Eummm, “ Yoona mengerjap-ngerjapkan matanya mencoba mengumpulkan raganya yang masih melayang di alam mimpi. Siwon tersenyum lalu kembali memberikan morning kiss pada bibir istrinya yang juga sukses membuat Yoona terkejut di buatnya, kali ini Siwon sedikit memperlambat waktu dengan mengulum bibir mungil Yoona.

“Ayo bangun ini sudah pagi” ujar Siwon saat sudah melepaskan puatan bibirnya. Yoona tersenyum lalu bangkit dari tidurnya “Hari ini kau rapat Yeobo?” tanya Yoona sambil merapikan ikatan rambutnya yang sedikit berantakan. “Iya, sepertinya rapat ini sampai malam” keluh Siwon lalu menunduk kan kepalanya. Yoona tersenyum melihat wajah malas suaminya lalu di angkatnya dagu Siwon “Cepatlah Presdir, kau tidak boleh terlambat bukan kah ini rapat penting?” ujar Yoona dengan senyum yang merekah di wajahnya.

“Arraseo aku tahu itu Nyonya Presdir” ucap Siwon lalu mencium bibir Yoona sekilas “Aku mandi dulu yah” lanjutnya lalu turun dari ranjang dan berjalan ke arah kamar mandi sambil bersiul senang. “Dasar ada-ada saja” gumam Yoona malu.

~~~~

“Jangan lupa kalau makan siang cepatlah makan siang, jangan biarkan perut mu kosong mengerti” Yoona menasehati Siwon sambil tangannya fokus mengikat dasi di leher suaminya ini. sementara Siwon hanya tersenyum sambil terus mamandang Yoona yang ada di depannya.

“Mungkin aku akan pulang malam, tidak apa-apa kan?” tanya Siwon saat akan membuka pintu mobil.

“Aku tidak apa-apa, lagi pula di rumah aku tidak sendiri. Cepatlah pergi nanti terlambat, dan ingat jangan telat makan” ujar Yoona lalu menyerahkan tas kerja Siwon yang dari tadi berada di tangannya. Siwon mengangguk mantap “Aku mengerti Nyonya Presdir” lalu di kecupnya puncak kepala Yoona sebelum dia berangkat “Kalau ada apa-apa jangan lupa hubungi aku, arraseo?” lanjut Siwon setelah melepas ciumannya. “Arraseo cepat sana pergi nanti terlambat” ucap Yoona dengan senyumannya. Tak lama mobil hitam yang di kendarai Siwon sudah mulai meninggalkan pekarangan rumah, Yoona menghela nafas berat melihat kepergian suaminya lalu kembali masuk ke dalam rumah.

~~~~

Yoona masuk ke dalam sebuah kamar yang sudah di dekorasi dengan warna biru serta hiasan dinding yang lucu, mata indahnya menelusuri kamar yang sudah di dekorasi oleh Siwon untuk sang buah hati mereka. Kembali terbesit kesedihan di dalam lubuk hatinya saat melihat bahwa kamar yang sudah berisi perlengkapan bayi itu tidak akan pernah di pakai untuk anak mereka. Yoona berjalan pelan menuju sebuah lemari kecil berwarna biru lalu membuka pintunya secara perlahan. Dia mengambil beberapa baju bayi yang terlihat lucu “Lucu sekali bajunya” gumamnya tersenyum penuh kesedihan. Yoona kembali meletakan baju itu di tempat semula lalu berjalan kearah rak yang terdapat sepatu-sepatu bayi yang mengisi rak yang juga berwarna biru, kembali Yoona menahan kesedihannya melihat kamar yang sudah di siapakan khusus untuk menyambut calon buah hatinya ini. Tapi, sekarang harapannya sia-sia karena sampai kapan pun tak akan terdengar suara tangisan bayi dalam keluarga kecilnya.

~~~~

Siwon memarkirkan mobilnya tepat di depan sebuah panti asuhan, tak lama dia keluar dari dalam mobil lalu menutup pintu dan berjalan menghampiri seorang Suster yang sudah berdiri menunggunya di ambang pintu.

“Siwon-ah kau sudah datang ayo masuk” sambutnya dengan senyuman di wajah tuanya. Siwon tersenyum lalu mengikuti langkah Suster berkacamata itu.

“Kau yakin ingin mengadopsi seorang anak” Suster Jung memulai pembicaraan saat sudah duduk berhadapan di sofa dengan Siwon.

“Iya Suster aku ingin mengadopsi seorang anak” jawab Siwon di sertai senyuman khasnya.

“Apa istri mu sudah menyetujuinya?” tanya Suster Jung sedikit ragu. Siwon tersenyum mendengar pernuturan dari Suster yang kini memandangnya harap-harap cemas “Tentu saja Suster ini sudah kesepakatan kami berdua, kami ingin mengadopsi seorang anak”

“Baiklah, kau ingin mengadopsi anak yang usia berapa tahun?” Siwon terdiam mendengar pertanyaan yang membuat dirinya bingung.

“Eummm aku dan istriku sudah sepakat kita ingin mengadopsi seorang anak laki-laki yang usianya kalau bisa belum 1 tahun” ujar Siwon yang membuat Suster Jung mengangguk mengerti.

“Baiklah ikut aku”Suster Jung bangkit dari duduknya lalu berjalan menuju sebuah ruangan khusus bayi Siwon juga ikut berdiri dan berjalan mengikuti langkah Suster Jung.

~~~~

Yoona sedang sibuk merapikan tempat tidur, waktu sudah menunjukan pukul 21.00 KST tapi Siwon juga belum kunjung pulang kerumah. “Dia pulang jam berapa kenapa lama sekali” gumam Yoona pelan lalu menjatuhkan tubuhnya di ranjang. “Uhhh seharian berada di rumah hanya berdiam diri membuatku semakin kesal” runtuk Yoona dengan wajah malasnya. Yoona terdiam cukup lama sambil matanya melihat langit kamar yang remang-remang, lama kelamaan dirinya semakin kesal menunggu Siwon yang tak kunjung pulang padahal waktu sudah menunjukan 23.00 KST, perlahan kelopak matanya mulai menutup yang menghantarkannya ke alam mimpi.

~~~~

“Yeobo aku pulang” Siwon berteriak saat Kim Ahjumma membuka kan pintu untuk nya.

“Tuan, sepertinya nyonya sudah tidur karena dari tadi nyonya tidak keluar kamar” ucap Kim Ahjjuma, Siwon hanya mengangguk mengerti mendengar penuturan dari wanita paruh baya ini. “Oh iya inikan sudah hampir tengah malam aku lupa, ya sudah bibi istirahat saja aku naik ke atas dulu” Siwon pergi meninggalkan Kim Ahjjuma yang masih berdiri di tempat.

“Yeobo kau sudah tidur” ucap Siwon pelan saat sudah membuka pintu kamarnya. Matanya menyapu semua sudut kamarnya lalu pandangannya berhenti pada sesosok wanita yang tengah tertidur pulas di atas ranjang. Siwon tersenyum melihat istrinya yang sudah terlelap tidur, lalu dia membuka jasnya dan meletakan tas kerjanya di atas sofa, setelah itu dia berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.

Kini Siwon sudah memakai T-shirt berwarna hitam serta celana panjang, dia segera naik ke atas ranjang lalu manarik selimut selutut, kembali senyum terpancar di wajahnya melihat istrinya yang masih terlelap tidur “Yeobo tidur mu pulas sekali” gumam Siwon sambil memandang wajah Yoona dengan seksama. Yoona mulai terbangun dari tidur nyenyaknya saat hidungnya mencium wangi tubuh Siwon yang sangat ia sukai “ Euhhh kapan kau pulang” ucap Yoona lalu berusaha membuka matanya yang masih mengantuk. “Aku baru saja pulang” jawab Siwon lalu menyelimuti tubuh mereka berdua dengan bad cover. “Kau sudah mandi yah?” pertanyaan Yoona yang membuat Siwon terkikik geli mendengarnya. “Kenapa? Apa tubuh ku wangi”

“Eummm iya segar sekali” jawab Yoona lalu tidur di lengan Siwon.

“Yeobo” ucap Siwon pelan.

“Eumm, ada apa?” tanya Yoona memandang wajah suaminya itu bingung.

“Tadi sebelum berangkat ke kantor aku mampir dulu kepanti asuhan Suster Jung, kau tahu aku sudah menemukan bayi yang sangat lucu dia baru berusia 2 bulan” ujar Siwon sambil memandang Yoona serius.

“Banarkah, laki-laki atau perempuan Yeobo?” tanya Yoona antusia.

“Dia laki-laki, kata Suster Jung kedua orang tuanya sudah meninggal 2 minggu yang lalu karena kecelakaan pesawat. Bagaimana kalau kita mengadopsi dia saja” usul Siwon.

“Kalau kau mau aku tidak keberatan Yeobo, terserah kau saja” jawab Yoona di sertainya senyum indahnya.

“Baiklah kalau begitu besok kita pergi ke panti asuhan, kau juga ingin bertemu dengannya kan?”

Yoona mengangguk kan kepalanya cepat tanda setuju, Siwon ikut tersenyum lalu mendekap tubuh istrinya. Tak berapa lama keduanya sudah mulai terlelap tidur.

~~~~

Siwon membukakan pintu mobil untuk Yoona, saat ini mereka berdua sudah berada di depan panti asuhan Suster Jung. Yoona sangat bersemangat untuk melihat anak yang akan mereka adopsi. “Yeobo ayo masuk” Siwon menggandeng tangan Yoona untuk masuk ke dalam panti asuhan tersebut.

“Kalian sudah datang, mari kita ke kamar bayi sekarang” sambut Suster Jung yang membuat senyum Siwon dan Yoona merekah mendengarnya. Suster Jung yang memimpin jalan menuju sebuah kamar khusus bayi, Siwon dan Yoona mengikuti langkah Suster yang sudah berusia sekitar 50 tahunan itu dengan perasaan senang sekaligus deg-degan.

“Ini bayinya” Suster Jung menunjukan bayi laki-laki yang masih tertidur dengan piyama warna birunya. “Dia masih tidur, semalam dia terus menangis” lanjut Suster Jung sambil memandang dengan seksama bayi laki-laki itu.

“Tampan sekali, yeobo kapan kita mengadopsinya” ujar Yoona sambil memegang lengan Siwon menunggu jawaban. Siwon menatap istrinya yang sudah tidak sabar lalu membelai rambut panjangnya sayang “Hari ini juga bisa” seketika senyum Yoona merekah di wajah cantiknya mendengar penuturan dari Siwon.

“Kalian sudah yakin mengadopsi bayi ini?” tanya Suster Jung.

“Iya suster, kami berdua sudah yakin ingin mengadopsi seorang anak yang masih bayi. Karena kami ingin melihatnya tumbuh dewasa dan kami ingin membesarkannya dengan kasih sayang kami” ucap Yoona yang membuat Suster Jung tersenyum mendengrnya.

“Baiklah, tapi mungkin besok kalian bisa membawa bayi ini. sekarang sebaiknya kita urus dulu surat-surat adopsi bayi ini, supaya bayi ini sah menjadi anak kalian” ucap Suster Jung lalu menghampiri Siwon dan Yoona.

“Baiklah kalau begitu aku antar Yoona pulang dulu Suster, nanti aku kemari lagi” pamit Siwon lalu tak berapa lama Siwon dan Yoona pun sudah meninggalkan pekarang panti asuhan..

~~~~

Dengan semangat yang menggebu-gebu Yoona kembali membersihkan kamar yang akan di tempati oleh calon anaknya, senyum selalu merakah di bibirnya menandakaln bahwa dia sangat bahagia karena sebentar lagi akan menjadi seorang ibu.

“Yeobo kau sudah siap, ayo kita berangkat” seru Siwon saat masuk ke dalam kamar. Yoona menoleh kan kepalanya masih dengan senyum yang tak hilang. “Aku sudah siap Yeobo, ayo kita pergi sekarang” ajak Yoona lalu berjalan menghampiri Siwon. “Kau bahagia sekali, ayo kita pergi” ujar Siwon lalu menggandeng tangan Yoona.

“Yeobo apa kau sudah siapkan nama untuk anak kita?” tanya Yoona saat sudah berada di dalam mobil.

“Tentu saja aku sudah siapkan, namanya Choi Minho. Bagaimana, nama yang bagus kan?” jawab Siwon lalu sekilas menoleh kearah Yoona.

“Choi-Min-Ho” Yoona mengeja nama yang baru di sebutkan Siwon sambil memikirkan sesuatu. “Nama yang bagus Yeobo, aku suka” puji Yoona tanda menyetujuinya.

“Tentu saja sudah jauh-jauh hari aku menyiapkan nama untuk anak kita” ucap Siwon yang membuat Yoona tersenyum bahagia.

~~~~

“Kalian sudah datang, mari masuk” sambut Suster Jung pada Siwon dan Yoona.

“Tunggu sebentar ya, anak kalian sedang ada di kamar, saya ambil dulu” ujar Suster Jung lalu pergi ke kamar khusus bayi.

“Yeobo, aku tidak sabar. Aku ingin segera menggendongnya” rengek Yoona sambil memegang lengan Siwon. Siwon tersenyum lalu membelai rambut istrinya sayang “ Iya Yeobo, aku tahu. Tapi kau harus sabar sebentar yah, arraseo” Yoona tersenyum lalu menggukkan kepalanya cepat.

Tak berapa lama Suster Jung keluar dari kamar dengan mendekap seorang bayi mungil.

“Sayang, mulai sekarang kau sudah punya keluarga. Ayah mu adalah Choi Siwon dan ibu mu adalah Choi Yoona, hormati dan sayangi mereka berdua seperti mereka berdua menyayangi mu” ucap Suster Jung pada bayi laki-laki yang baru berusia 2 bulan itu. Suster Jung menyerahkan bayi tersebut pada Yoona, dengan senang hati Yoona menerimanya.

“Annyeong Choi Minho, ini Eomma” ucap Yoona dengan mata yang berkaca-kaca.

“Annyeong Choi Minho, ini Appa” lanjut Siwon yang juga tersenyum bahagia.

“Jadi namanya Choi Min Ho, nama yang bagus” seru Suster Jung yang juga terharu melihat kebahagiaan sepasang suami istri ini.

~~~~

Yoona mendekap pangeran kecilnya dengan penuh kasih sayang, di lantunkannya sebuah lagu pengantar tidur untuk sang buah hatinya. Siwon yang melihatnya hanya bisa tersenyum menunjukan kebahagiaannya.

Dengan hati-hati Yoona menidurkan Minho di atas tempat tidurnya, di kecupnya kening sang malaikat kecil lalu perlahan turun dari atas ranjang.

“Yeobo, malam ini Minho tidur di sini yah” rengek Yoona manja pada suaminya.

“Iya, aku juga khawatir kalau Minho tidur di kamarnya, dia masih bayi” ucap Siwon lalu membelai rambut panjang Yoona.

“Yeobo….” Ucap Yoona pelan..

“Eummm, waeyo?” jawab Siwon lembut.

“Aku beruntung bisa mempunyai suami seperti mu, kau menerimaku apa adanya, kau mencintai ku dengan setulus hati mu. Sungguh aku merasa adalah wanita yang paling beruntung di dunia ini karena bisa menjadi seorang istri dari Choi Siwon, laki-laki yang penyayang, lebut, dan….” Yoona tak dapat melanjutkan perkatannya karena air matanya sudah terlajur meluncur deras membasahi kedua pipinya, Siwon segera meraih tubuh Yoona dan mendekapnya dalam pelukannya. “Justru aku adalah laki-laki yang paling beruntung, karena bisa mendapatkan istri seperti mu. Terimakasih Yeobo, kau telah menjadi istri yang selalu menemani ku dan mengurus ku selama ini. Terimakasih….” Ujar Siwon yang semakin membuat tangis Yoona pecah dalam pelukannya.

Siwon melepas pelukannya lalu mengusap air mata yang membasahi pipi Yoona.

“Selama nya aku akan tetap mencintai mu Choi Yoona, saranghae, Jeongmal saranghae Choi Yoona” lanjut Siwon lalu mengecup bibir Yoona sekilas, kembali air mata kebahagiaan keluar deras dari kedua sudut mata Yoona yang tak mampu menahan rasa bahagianya.

~~~~

25 Years Later….

Seorang namja tampan tengah berdiri di depan cermin dengan senyum yang mengembang di bibirnya, hari ini adalah hari yang paling bersejarah dalam hidupnya. Pasalanya, di usinya yang baru menginjak 25 tahun dia siap untuk melepas masa lajangnya.

Klek…..

Terdengar suara pintu terbuka yang membuatnya sedikit terkejut, dibalik kan badanya pada sumber suara.

“Eomma” gumamnya sambil tersenyum cerah pada seorang wanita paruh baya yang berdiri tak jauh di depannya. Wanita paruh baya itu berjalan ke arahnya yang juga tersenyum menampakan kebahagiaanya.

“Min Ho-ah, apa kau tegang?” tanya wanita paruh baya itu.

“De Eomma, aku begitu tegang” jawab laki-laki tersebut yang ternyata adalah Choi Minho.

Wanita baruh baya tersebut adalah ibu dari Minho, yang tak lain dan tak bukan adalah Choi Yoona. Yoona tersenyum hangat pada anak laki-lakinya ini, lalu berjalan kearah Minho.

“Min Ho-ah” ucap Yoona lembut saat sudah berhadapan dengan anaknya ini.

“De Eomma?” jawab Min Ho bingung menatap ibunya ini. kedua telapak tangan Yoona meraih tangan dingin Minho, matanya menatap anak laki-lakinya ini dengan mata yang sudah berkaca-kaca. “Min Ho-ah, berjanjilah kau akan menjadi suami yang seperti ayah mu. Suami yang akan selalu mencintai istrimu dalam ke adaan suka maupun duka, sehat atau pun sakit dan jadilah suami yang akan selalu mencintai istrimu dan menerima kelebihan serta kekurangan istrimu. Berjanjilah Minho” ucap Yoona lembut yang membuat mata Minho berkaca-kaca mendengarnya.

“De Eomma, aku berjanji akan mencintai Krystal dalam ke adaan apapun, dan aku berjanji akan menjadi seorang suami yang akan selalu mencintai Krystal dan menerima semua kelebihannya serta kekurangnnya, aku berjanji Eomma” jawab Minho lalu merangkul tubuh Yoona yang sudah mulai tua karena usia.

“Kau juga harus membahagiakan Krystal, kau harus seperti Appa mu dia adalah suami yang hebat” ucap Yoona yang juga sudah terisak dalam pelukan Minho.

~~~~

“Appa…appa….” Teriak seorang gadis berusia 20 tahun memanggil-manggil ayahnya.

“Ya..Choi Sulli Appa di sini, ada apa?” teriak seorang laki-laki paruh baya yang sedang sibuk ngobrol dengan rekan-rekan kerjanya.

Gadis bernama Sulli itu segera berlari kearah Choi Siwon yang merupakan ayahnya.

“Appa, acaranya akan segera di mulai. Palli” rengek Sulli sambil menggoyang-goyangkan lengan Siwon manja.

“Kau ini sudah 20 tahun masih saja manja pada appa mu ini” ucap Siwon melihat tingkah anak bungsunya ini.

“Tapi acara pernikahannya akan segera di mulai Appa, Palli…Palli…”

“Ne..ne, arraseo. Tuan Kim mari, acaranya akan segera di mulai” ucap Siwon mengajak rekan kerja nya untuk masuk ke dalam gereja tempat berlangsung upacara penikahan anaknya.

Alunan musik rohani mulai berkumandang, semua tamu undangan mulai berdiri dari duduknya untuk menyambut sang mempelai wanita.

“Kau bahagia Yeobo?” tanya Siwon pada istrinya Choi Yoona yang berdiri di sebelahnya.

“Aku sangat bahagia Yeobo, akhirnya Minho akan segera menikah” ujar Yoona dengan senyum yang terpancar di wajah sendunya.

“Eomma, Appa. Lalu kapan aku menikah?’ seru Sulli yang berdiri di sebelah Yoona.

“Memang kau sudah punya calon suami Choi Sulli?’ tanya Siwon lalu mencondongkan tubuhnya untuk melihat Sulli.

“Eumm tentu saja, Taemin Oppa kan namja Chingu ku Appa” jawab Sulli lalu memajukan bibirnya kesal karena mandapat pertanyaan dari ayahnya itu.

“Lalu mana dia sekarang, apa dia tidak datang?” tanya Siwon dengan nada yang sedikit mengejek.

“Yeobo, sudahlah kau ini sudah tua, masih saja suka mengejak anak mu” ucap Yoona menyenggol lengan Siwon.

Siwon terkikik geli melihat wajah anak bungsunya itu yang terlihat kesal karena ejekannya. “Katanya sudah punya namja Chingu, tapi kenapa masih bersikap manja”

“Eomma, Appa jahat….” Sullit terlihat semaikin kesal. Yoona mendelikan matanya member kode pada Siwon supaya tidak terus mengusili Sulli.

“Sudahlah Sulli, Appa mu memang nakal. Jangan marah ya sayang, nanti kau tidak cantik lagi” ucap Yoona lalu merangkul anak perempuannya itu.

~~~~

 

Kicauan burung mulai terdengar, sang surya mulai menampakan kehebatannya menyinari dunia ini. Langit biru seakan menambah kesejukan di sebuah pedesaan yang masih terasa asri, dengan pepohonan hijau yang rindang serta jauh dari polusi kendaraan. Siwon sedang sibuk membaca sebuah koran terbitan hari ini dengan di temani secangkir kopi, dan sepiring waffle kesukaannya. Inilah kegiatan yang selalu di lakukannya setiap pagi, yaitu duduk di balkon rumahnya sambil membaca koran.

“Yeobo, apa wafflenya kurang” seru Yoona lalu duduk di salah satu kursi. Siwon menolehkan kepala kearah istrinya yang tersenyum hangat padanya.

“Ini sudah cukup Yeobo” jawab Siwon singkat lalu kembali melanjutkan membaca korannya.

“Yeobo, ada kabar gembira” seru Yoona yang membuat Siwon kembali menghentikan membaca korannya.

“Kabar gembira apa Yeobo?” tanya Siwon heran.

“Sebentar lagi kita punya cucu” ujar Yoona seketika Siwon terkejut mendengarnya.

“Jinjja, apa Kystal sudah hamil?” tanya Siwon tak percaya.

“Barusan Minho telpon, dia bilang Krystal sedang mengandung. Usia kandungannya baru 2 minggu” Siwon tersenyum mendengar kabar bahagia mengenai anaknya dan menantunya itu.

“Syukurlah kalau begitu, aku sangat bahagia Yeobo mendengar kabar itu” lanjut Siwon tersenyum menampakan kebahagiaannya.

“Yeobo, kapan kita ke Seoul aku sudah sangat merindukan anak-anak kita”

“Bagaimana kalau besok, berhubung besok hari minggu jadi kita banyak waktu luang. Dan Minho juga libur dari kerjanya” usul Siwon yang langsung mendapat anggukan dari Yoona.

“Gomawo Yeobo” ujar Yoona manja. Lalu bangkit dari duduknya dan memeluk suaminya itu dari belakang.

“Aku benar-benar bahagia mempunyai suami seperti dirimu” lanjut Yoona sambil mememluk Siwon yang masih duduk.

Siwon tersenyum lalu memegang tangan istrinya itu lembut. “Aku juga bahagia bisa menjadi suami mu Yeobo, Saranghae Choi Yoona”

“Nado saranghae Choi Siwon” jawab Yoona lalu mencium pipi Siwon lembut.

~~~~

 

25 tahun sudah mahligai rumah tangga Siwon dan Yoona berjalan, suka dan duka mereka lewati sama-sama. Kini usia mereka sudah mulai tua, Yoona berusia 50 tahun sementara Siwon berusia 55 tahun. Tapi walaupun usia mereka bertambah tidak meluluhkan cinta mereka.

Setelah mengadopsi Minho, Yoona dan Siwon kembali mengadopsi seorang anak perempuan dari panti asuhan yang sama. Anak keduanya itu mereka beri nama Choi Sulli yang usianya 5 tahun lebih muda dari Minho. Meskipun Minho dan Sulli bukan anak kandung mereka, tapi Siwon dan Yoona sangat menyayangi dan mencintai kedua anak kesayangannya itu dengan setulus hati. Sampai akhirnya anak sulung mereka yaitu Choi Minho melepas masa lajang di usinya yang baru menginjak 25 tahun, dan semenjak Minho menikah Siwon memutuskan untuk menyerahkan seluruh perusahan yang sudah di kelolanya selama lebih dari 25 tahun untuk anak angkatnya Minho. Kini Minho lah yang menjadi Presdir di perusahaan Choi’s Grup mengantikan Siwon yang ingin menghabiskan masa-masa tuanya dengan beristirahat.

Kini Siwon dan Yoona tinggal di sebuah desa yang jauh dari hingar bingar ibu kota Seoul, mereka berdua menempati sebuah rumah yang sederhana namun terlihat sangat asri dan nyaman. di sekeliling rumah mereka terdapat bunga sakura yang membuat mata menjadi segar melihatnya, serta di sebelah barat sebuah perkebunan teh yang semakin membuat suasana asri begitu terasa/ jauh dari polusi kendaraan, dan jauh dari lalu lalang orang.

Kini Siwon dan Yoona menghabiskan masa-masa tuanya di rumah mungil tersebut, kata cinta selalu meraka ucapakan setiap hari, kasih sayang selalu meraka wujudkan dengan perbuatan.

Mereka merasa bahagia dengan hidup yang sederhana ini, menghabiskan masa tua dengan berdua dan melihat anak-anak tumbuh dewasa serta sukses.

~~~~

Sulit untuk menjaga sebuah kesetiaan, apalagi sepasang suami istri yang tak mempunyai keturunan. Namun, ucapan tersebut tidak berlaku bagi sepasang suami istri Siwon dan Yoona. meskipun mereka tak mempunyai anak kandung, tapi mereka bahagia karena mengadopsi 2 orang anak yang menyayangi mereka berdua.

Cinta Siwon dan Yoona akan terus bergulir bahkan semakin kuat, mungkin hanya mautlah yang akan memisahkan mereka. Tapi cinta mereka tak akan pernah mati sampai kapan pun juga.

 

 

 

 

THE END

Siapa yang ingin punya suami kaya Siwon??? *Maaf Siwon suami saya* #apadeh ni author, pengen di jambak Siwonest kayanya….

Bagaimana pendapatnya reads, semoga puas dengan karya ku ini dan mianhae kalau ada beberapa typo soalnya author ngebut nih buatnya, mana mata author min lagi. *Derita gue* Oh yah ini aku buatnya di sela-sela kesibukan ku membuat beberapa FF yang lainnya jadi harap berikan komentar kalian, supaya author gak ke serang virus males..

Okelah karena sebentar lagi lebaran jadi author sekalian pengen ngucapin minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin….*salamin satu-satu YoonWonited*

#BOW bareng YoonWon…..

Tinggalkan komentar

114 Komentar

  1. Aaaahhh bener2 FF yang Baguuuusssss bgt🙂
    Ga cukup sekedar kta2 ngungkapinnya//// ^^
    aku smp nangis2 bca nie FF T.T… Daebak Author….
    Semoga aku pnya suami kya Siwon yg nerima aku apa danya… Amiiin!!.. Aminn!!
    Appllause bt Chungu Hyun Mi….😉 Gomawo

    Balas
  2. luvhpurplepuvhSeoKyu

     /  Desember 18, 2012

    co cwiiiiit!!!!!
    YoonWon…
    MinStal…
    TaeLli….
    Suka! Suka! Suka! I Like This!!!

    Balas
  3. Bener” thor bikin OS nyentuh. OS gini ga bosenin

    Balas
  4. Desbbuing

     /  Maret 29, 2013

    Haaa so sweeet, hidup mereka happily ever after ><

    Balas
  5. ReginaBabyKyuWon

     /  Juni 18, 2013

    Kkeeerrreennnnnn!!!..
    Smg suami qu bs sprt sosok choi siwon..aammiinnn..hehehe

    Balas
  6. keren abis!! Aaa… Siwon-Yoona!! you’re my inspiration parents(?) *inggris ngasal* daebakk FFnya!! ditunggu FF yg lain ne ^^

    Balas
  7. nandita oktaviani

     /  Juni 26, 2013

    wah beruntung bngt yoona unnie punya suami yang sayang pengertian dan nerima apa adanya jd mau punya suami kayak siwon oppa *ngayal authornya daebak nihh gomawo thor ditunggu ya FF selanjutnya😀

    Balas
  8. miyoon

     /  Juli 4, 2013

    So sweett

    Balas
  9. Wah,,,wonppa bner2 suami ygg setia🙂 pengen thor poex suami kayak siwon oppa😀

    Balas
  10. imaniarimoi

     /  September 7, 2013

    Gimana wajah yoonwon pas udah tua yah hahahaha pasti masih tetep ganteng sama cantik :p

    Balas
  11. Manis bgt..
    yoonwon romeo and juliet versi korea..amin

    Balas
  12. dina

     /  September 8, 2013

    Keren n romantis bangeddd…

    Balas
  13. DeAnanda

     /  September 8, 2013

    Kluarga bahagia.🙂
    Kereen..! Aku sampe trharu ..

    Balas
  14. ole

     /  September 12, 2013

    Daebak
    Bagus thor ceritanya. Ga monoton juga
    Yaaah walau pun singkat. Tapi happy ending yoonwon nya.
    Keep writing yooo

    Balas
  15. Duh..FFnya menyentuh banget..

    Balas
  16. hana grez

     /  September 23, 2013

    like it min.. tetap semangat buat ff-ff yg lain lgi…

    ditunggu!!

    Balas
  17. Anita harahap

     /  Desember 29, 2013

    Haaa ginikan lebih bagus,, bahagia..
    Mudah2an siwon dan yoona bisa terus bersama smpai maut yg memisahkan..
    Heheheh

    Balas
  18. Terharu akunya

    Balas
  19. tia risjat

     /  Februari 15, 2014

    siwon sings:
    walau badai menghadang, namun ku kan selalu setia menjagamu berdua kita lewati jalan yang berliku tajam..

    Balas
  20. Feel nya dapet

    Balas
  21. Anggun YoonAddict SY

     /  Oktober 27, 2014

    Pokoknya ff ini gk bisa lagi di blang pake kata2. Karena, ff nya keren……….😥😥

    Balas
  22. Aku jadi terharu membacanya
    FF nya sangat menyentuh
    cinta yg abadi
    sama percis dgn bunga abadi

    Balas
  23. Duh sumvehh~ iri gua ngeliatnya romantiss bangett😮

    Balas
  24. utycoyumy

     /  Mei 29, 2015

    aigoo.. ceritanya bener2 nyentuh banget walau yoonwon gak bisa punya anak kandung tapi mereka tetap semangat.. sungguh tersentuh banget sama ceritanya Daebak >.<

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: