[FF] By Myself (Chapter 5)

Title : By Myself

 

Author: kkezzgw / Kezia Gabriella Winoto

 

Facebook: http://www.facebook.com/keziagw

 

Twitter: https://twitter.com/#!/MARRYMESIWON

 

Cast:

  • Im Yoona (SNSD)
  • Choi Siwon (Super Junior)

Other Cast:

  • Jung Jessica (SNSD)
  • Lee Donghae ( Super Junior)
  • Kwon yuri(SNSD)
  • Yesung (Super Junior)
  • Tiffany Hwang  (SNSD)

Support Cast:

  • Seohyun (SNSD) a.k.a Im Seohyun
  • Choi Sooyoung (SNSD)
  • Cho Kyuhyun (Super Junior)
  • Kim Ryeowook (Super Junior)
  • Lee Hyukjae (Super Junior)
  • Lee Sungmin (Super Junior)
  • Park Jung Soo (Super Junior)

Genre: Sad, Romance, Tragedy

 

Length: Chapter

 

Rated: General

 

A/N: ANNYEONG HASSEYO YOONWONITED^^ hohoho mianhae author baru sempet publish skrg, kenapa? Author itu author yg sgt lambat dalam hal menulis-,- trus jg ya, ide di otak author suka mandet gitu, jadi ya begini deh. Sebenernya author gk tau ya ini cerita itu aneh apa gimana, tapi inilah jalan ceritanya, kyk sinetron? Gak jelas? Aduhh masa sih? *sedih* tapi ya gk tau jg ya, ini smw pendpt reader disini, kalo menurut para reader FF ini udh gk bgus bwt dilnjutin, ngmng aja ya ;;) Soalny, AUTHOR KALO BIKIN FF PASTI UDAH PLANNING BAKAL GIMANA2, WALOPUN BLM TAU MPE CHAPTER BRP 😛

Akhirnya, dengan terpaksa author kumpulin smw ide itu dengan cepat, karna, asal kalian tau aja ya T_T tiap hari author di sms’in, di twitter di mention2in, di  fb ditnyiin soal ini part-,- TIAP HARI BISA KALI 30 ORG-_- ada juga ya 7 org klo gk slh, itu setiap hari pasti sms, stress jg ya, tapi author jg sng, trnyta karya author gk sia2 hohoho…

Jadi, kalau ceritanya makin gak jelas, harus jujur! Kalo respon para readers bnyk yg ngmng ini FF makin gaje, hmm..mungkin author bakal stop peredarannya 😀

Karena author udh beneran mampet bgd ama part ini, author menggandeng (?) temen author yg gk kalah jagony jg, namnya author Cindy, oh iya, author ada FF DUET (?) ama dy loh ;;) ditunggu aja ya, gak pake bnyk2 kok, plg 2 – 3 part ;;)

NO BACOD AGAIN, LANGSUNG AJA BACA. RCL DIWAJIBKAN!

CERITA JELEK? MIANHAE, AUTHOR BUKAN AUTHOR YANG PINTAR UNTUK MENULIS CERITA

HAPPY READING, YOONWONITED^^

—————————————————————-

AUTHOR POV

“YOONA JANGAN PERGI!” teriak Siwon dan langsung berlari kearah Yoona, Yoona yang menyadarinya langsung buru – buru memasuki lintasan penerbangan dengan cepat, tapi terlambat, tangan kekar Siwon sudah berhasil memeluk pinggang kecilnya dengan sangat erat.

“Yoona, jangan pergi…” kata Siwon pelan.

Yoona hanya bisa menangis, “Aku harus pergi, oppa”

“Jangan tinggalkan aku..” kata Siwon sambil terisak.

“Aku tetap akan pergi oppa…” kata Yoona yang masih terus menahan tangisnya.

“Lalu bagaimana dengan nasib anak kita, Yoong?” tanya Siwon yang mulai merenggangkan pelukkanya.

“Aku bisa mengurusnya sendiri…” kata Yoona dan langsung berlari melepaskan pelukkan Siwon yang tadi smepat merenggang. Yoona memanfaatkan kesempatan itu dengan baik.

“YOONG! YOONG!” teriak Siwon yang masih berusaha mengejar Yoona. Tapi gagal, Yoona sudah berhasil masuk ke lintasan penerbangan.

“Oppa, mianhae…ini semua demi kebaikan kita” ujar Yoona sambil melangkahkan kakinya.

Yoona yang sudah duduk di bangku pesawat hanya bisa menghela nafas memikirkan masalah yang harus dia hadapi, dia pun memutuskan untuk memejamkan matanya dan tertidur.

 “Yoona, kemarilah.. Apakah kau tidak merindukan suamimu yang tampan ini?” Ucap Siwon sambil merangkul anaknya.

“Iya, eomma.. Apakah eomma tidak merindukan aku dan appa? Kami sudah menunggu eomma..” Sambung anak mereka *YoonWon*.

Yoona pun berlari menuju Siwon dan anaknya, lalu memeluk mereka dengan erat. “Eomma sangat merindukan kalian, terima kasih untuk tetap menunggu eomma” ucap Yoona terharu.

Mereka pun saling melepas rindu satu sama lain dan bercanda tawa bersama, “Eomma, Appa, ayo kita pulang…” kata anak mereka. YoonWon pun mengangguk sambil tersenyum bahagia.

“Aku sangat merindukan kalian…” gumam Yoona dalam tidurnya, Yoona pun menitihkan air mata. Tak lama dia tersadar dari alam mimpinya itu, dan dengan cepat dia mengusap air mata yang membasahi kedua bola mata indahnya, “Yoona, kau harus ikhlaskan Siwon untuk Tiffany, bagaimana pun….huft…sudahlah…” gumam Yoona lalu mulai menutup matanya lagi.

Seoul

Dengan kecepatan diatas rata – rata, mobil sport berwarna silver itu terus saja melaju di jalanan Seoul yang cukup ramai, tidak perduli banyak orang yang memprotesnya, mobil itu tetap berjalan layaknya mobil yang sudah kesetanan. Choi Siwon, si pengendara mobil itu, memang sedang diliputi rasa kalut, saat ini otaknya tidak bisa berfikir secara rasional, yang ada di pikirannya adalah Yoona berhasil pergi meninggalkannya disini dan memulai kehidupan baru di Jepang. Dengan frustasi, Siwon berteriak di dalam mobil sambil terus menjalankan mobilnya yang diketahui berkecepatan sekitar 180km/jam.

Saat sampai di dalam rumahnya, dia mendobrak pintu rumahnya dengan keras membuat semua orang yang ada di dalam rumah kaget dan berlari kearah pintu utama, “Siwon-ah, waegurae?” tanya Mrs.Choi khawatir melihat anaknya yang tempak seperti orang yang sedang mempunyai masalah besar.

Siwon tak menggubris pertanyaan Mrs.Choi dan segera berlari kearah kamarnya yang terletak di lantai 2, “CHOI SIWON! CHOI SIWON!!” teriak Mrs.Choi pada Siwon yang terus berlai menaiki anak – anak tangga.

BRAK~

Siwon membanting keras pintu kamarnya dan segera meninju semua perlengkapan tinjunya itu, dia benar – benar marah sekarang.

“Yoboseyo, Tuan ada a…”

“Cepat carikan seorang yeoja bernama Im Yoona di Jepang, sekarang juga…”

“Hajiman, tuan, sekarang kami sedang banyak sekali tugas, bisakah kau….”

“KUBILANG SEKARANG! APA KAU TAK MENGERTI MAKSUDKU, HEUH?? CEPAT CARIKAN ALAMAT YEOJA ITU, SEKARANG!”

“A…ara…arayo, tuan muda..”

PRANG~

Siwon membanting iPhone’nya sendiri karena benar – benar kalut dan marah saat ini, dia merebahkan tubuh atletisnya di kasur berukuran King Size itu sambil menahan tangisnya, “Im Yoona..kau ada dimana?” katanya lirih.

“AHHHHHH!!!” teriak Siwon frustasi sambil memegangi kepalanya yang memerah karena menahan amarah.

**

Setelah menempuh perjalan sekitar 3 jam, Yoona pun tiba di Tokyo, Jepang. Yeoja cantik ini keluar dari pintu kedatangan luar negeri dan segera mencari supir yang sudah di sediakkan keluarganya. Dilihatnya mobil berwarna putih susu berhenti di depannya, dia tersenyum dan menghampiri mobil putih itu, dan masuk ke dalamnya.

Author Note: Anggap saja mereka berbicara dengan bahasa jepang 😉

“Selamat datang, Nona…Mau langsung ke apartment atau bagaimana?” tanya supir itu dengan bahasa Jepang.

“Hmm kita langsung ke apartment saja..” kata Yoona dengan bahasa Jepangnya yang lancar. Supir itu mengangguk dan segera tancap gas menuju kawasan apartment mewah di Tokyo.

Selama dalam perjalanan, Yoona terus memperhatikan sekeliling kota Tokyo yang sangat indah, asri, dan rapih itu. Jujur, ini pertama kalinya Yoona pergi ke Jepang, karena 2 tahun yang lalu, saat keluarganya ingin pergi ke Jepang, Seohyun sedang sakit sehingga semua yang keluarga Yoona pesan untuk liburan ke Jepang diberikan pada asisten appanya.

“Nona, kita sudah sampai…” kata supir itu sopan. Yoona pun tersenyum, “Terimakasih sudah mengantarku kesini, paman…” kata Yoona ramah dan keluar dari mobil itu.

@456 ROOM

Yoona membuka ruangannya mewahnya itu dan segera masuk ke dalam sambil mengangkat semua koper – kopernya, “Huft…lelahnya…” kata Yoona lalu segera merebahkan dirinya di atas sofa berwarna cream itu sambil memejamkan matanya, dia pun membuka matanya lagi lalu menerawang ruangan yang serba berwarna pink, putih ungu itu, “Besar sekali…kurasa 10 orang bisa tinggal dalam ruangan sebesar ini…” celetuk Yoona asal.

“Lebih baik aku segera mandi dan tidur, aku benar – benar lelah sekarang…” katanya cepat dan mulai bangkit berdiri sambil mengangkat koper – kopernya itu menuju kamarnya.

Ya, ruangan itu benar – benar besar ternyata, “OMO! Aku lupa menghubungi eomma…” kata Yoona lalu segera mengambil ponsel di sakunya.

“Yoboseyo….”

“Eomma…ini aku Yoona..”

“Yoona??”

Mrs. Im melihat nomor si penelpon, “Apa ini nomormu yang baru?” tanya Mrs. Im.

“Ne…eomma, aku sudah sampai disini, ruangannya benar – benar besar, hajiman, kenapa ruangannya harus berwarna pink?”

“Jinjja? Baguslah kalau kau sudah sampai disana, hahaha molla, semua yang mendesain adalah appamu…”

“Ckckck arayo, mana Seohyun?”

“Seohyun kan sedang kuliah, chagi..”

“Aku lupa hehehe…oh iya, eomma, apa kau sudah menyatakan pada kampus kalau aku resmi keluar?”

“Tentu saja, mana mungkin eomma melepaskanmu sedangkan kau masih dinyatakan sebagai mahasiswa?”

“Yasudahlah, Eomma, aku mandi dulu ya, titip salam pada Seohyun dan Appa…annyeong^^”

Yoona menutup sambungan telponnya itu dan segera memasukan ponselnya ke dalam sakunya, “Ya..mulai sekarang, aku akan memulai hidup baru, sebagai single parent..” kata Yoona lirih. Yoona mengalihkan pandangannya dan mengelus perut ratanya itu dengan lembut, “Baby…Eomma tak sabar menunggu kehadiranmu…” kata Yoona tersenyum tipis dan kembali berjalan kearah kamarnya.

**

PRANG!~

iPhone berwarna putih itu pun pecah seketika ketika Siwon membantingnya, dia berusaha menelpon Yoona, tapi karena Yoona sudah menggantinya, jelas saja nomor itu sudah tidak bisa dihubungi lagi.

Donghae dan Jessica hanya bisa meringis ketakutan melihat pemandangan dihadapannya..Siwon pun duduk di hadapan mereka dan mulai mengangkat kepalanya…

“Apa Yoona sudah menghubungimu, Sica?” tanya Siwon pada Jessica yang menggeleng singkat.

“Aniyo, dia belum menghubungiku sama sekali, mungkin dia lelah…” kata Jessica singkat, Siwon menunduk lemas mendengarnya sambil terus memperhatikan ponsel Jessica, berharap Yoona segera menghubunginya.

“Kau harus bersabar wonnie, mungkin dalam waktu beberapa hari, Yoona akan menelpon Sica, bagaimanapun Sica adalah sahabatnya…” kata Donghae berusaha menenangkan Siwon yang masih bingung harus berbuat apa.

“EOMMA!!! AKU LAPAR…..!” pekik Eunjung, anak HaeSica sambil menatap polos kedua orangtuanya.

Donghae kaget melihatnya dan langsung menatap Sica bingung, Sica langsung menundukkan kepalanya dalam, “Aishh Hae pasti akan memarahiku jika lupa memberi mereka makan, astaga, Sica, pabo! Kenapa kau bisa lupa..?” gerutu Sica dalam hati.

“Sica, kau..lupa lagi?” kata Donghae bingung.

“Hmm..mianhae, yeobo, aku lupa….sini chagi, ayo kita makan, eomma sudah menyiapkan makanan untukmu…” kata Sica cepat dan langsung menghampiri anaknya dan menggendongnya.

Siwon menatap nanar pemandangan dihadapannya, “Yoona…..apa anak kita kelaparan…?”

**

Dengan handuk yang dililitkan kepalanya dan kimono yang dia pakai, Yoona keluar dari kamar mandi sambil bersiul – siul, dia pun berjalan kearah meja riasnya dan mulai mempercantik dirinya..

KRUYUK….KRUYUK…(?)

Yoona menghentikan aktifitasnya dan memegang perut rampingnya, “Hahaha…baby, lapar ya?? Mianhae, eomma terbiasa telat makan, setelah eomma bersiap, kita pergi makan, eotte?” kata Yoona sambil tersenyum manis.

Dengan cepat, Yoona mengganti pakaiannya dengan pakaian pergi, dengan kaus hitam polos, celana berwarna putih dan sepatu ketsnya, Yoona keluar dari apartementnya itu dan berjalan menuju ke restoran di bawah.

Dia mengambil makanan makanan yang termasuk cukup banyak, entah kenapa dia sendiri bingung kenapa selera makannya bisa meningkat sedrastis ini, dia pun duduk di sebuah bangku bar di restoran itu dan mulai melahap makanannya.

Saat Yoona sedang menyendok makanannya sambil memainkan ponselnya….

BRUKK~

BRUFFTTT…~

Yoona tersedak oleh makanannya karena dari arah belakang ada yang menabraknya, “Nona, saya minta maaf…saya minta maaf…” kata namja itu, Yoona pun memandang geram dan langsung menghadap namja itu, “YAK! LAIN KALI HATI – HA….Kibum?” pekik Yoona kaget.

Sedangkan namja itu juga tak kalah kaget, “OMO! YOONA? Ini benar kau?” tanyanya tak percaya.

Yoona tersenyum bahagia, “BUM-AH! BOGOSHIPPOYO!” kata Yoona cepat dan merangkul sahabatnya itu, sedangkan Kibum hanya tersenyum malu diperlakukan seperti itu oleh Yoona.

“Ayo duduk disini…” kata Yoona sambil menunjuk bangku disampingnya, Kibum dengan cepat duduk disana, “Lama kita tak berjumpa, yoong…” kata Kibum dengan ekspresi sedikit canggung.

‘Ne, kau benar, kenapa kau bisa disini?” tanya Yoona. Kibum tertawa, “Mwo? Kenapa aku disini? Aku tinggal disini, rusa jelek…” celeteuk Kibum.

“Jinjja? Kita sama!” pekik Yoona riang. “Kalau begitu kita bisa sering bertemu” kata Yoona yang membuat Kibum kaget dan lagi – lagi tersenyum malu, ya, Kibum memang memiliki perasaaan dengan Yoona.

“Hajiman, kenapa kau bisa pindah ke Jepang?” tanya Kibum pada Yoona, “Hmm….ada masalah pribadi yang membuatku harus pindah kesini..” kata Yoona menyembunyikan sesuatu dari Kibum. Kibum hanya tersenyum mendengarnya.

@218 Room

Kibum masuk kedalam apartementnya dan segera menutupnya, dia menyenderkan tubuhnya ke pintu dengan senyuman khasnya, dia terlalu senang bisa bertemu Yoona sekarang, “Yoona-ah, aku senang bisa bertemu denganmu lagi….semoga kali ini aku bisa mendapatkanmu…sudah cukup aku hanya menjadi sahabatmu…” katanya tersenyum dan segera beranjak dari pintu.

**

Tiffany tampak agak ragu untuk menghubungi seseorang, dia takut mereka akan memaki – makinya, tapi dengan tekad yang bulat akhirnya dia berhasil menelponnya..

“Yoboseyo”

“Bisakah kita bertemu sebentar, ada yang ingin kubicarakan denganmu…”

“Kapan?”

“Malam ini..”

“Arayo, dimana?”

“Bagaimana kalau café biasa?”

“Arayo…”

“Aku harus menanyakan masalah ini….”

@CAFE

“Apa yang ingin kau bicarakan denganku?” ketus namja itu. “Donghae-ah…..” kata Tiffany lagi.

“Apa?” ketus Donghae.

“Apa kau mau membantuku?” tanya Tiffany pada Donghae. “Membantumu untuk apa?” ketus Donghae lagi.

“Aku ingin meminta maaf pada Siwon atas kesalahanku ini….” Kata Tiffany dengan nada penuh penyesalan.

“MWO? Meminta maaf padanya? Kau tahu dia sangat terpukul akan perlakuanmu padanya?” ketus Donghae dengan nada yang sangat sinis.

“Justru karena itulah aku ingin meminta maaf padanya…” kata Tiffany menahan tangisnya.

Donghae mendesah dengan berat, “Apa kau tahu, Siwon itu sangat mencintaimu, tapi ini balasanmu untuknya? Aku mengerti perasaannya karena aku adalah seorang namja! Aku tahu perasaannya saat tahu kau berselingkuh!” tegas Donghae.

“Mianhae..aku juga tidak menyangka bisa berbuat hal hina seperti itu.” Kata Tiffany menunduk.

“Hae-ah, beritahu aku cara untuk meminta maaf padanya…” kata Tiffany memohon pada Donghae.

Donghae tersenyum sinis, “Kenapa harus aku”

“Karena kau sahabatnya, kau sangat mengerti perasaanya, jadi hanya kau yang bisa membantuku, jebalyo Hae-ah…”

“Haruskah aku memberitahumu?” katanya cepat.

Tiffany menangis, dia terlalu sedih, penyesalan meamng datang belakangan, dia dengan bodohnya berselingkuh dengan Hangeng.

“Jebalyo……” kata Tiffany lagi.

Donghae mendesah berat melihat Tiffany.

**

“Eomma, kau ini apa – apaan sih?” ketus Sooyoung pada Eommanya.

“Jebalyo Yoongie, tolong carikan Eomma tas ini, kau tahu kan Eomma sangat menginginkannya…” kata Mrs.Choi memohon pada anak perempuannya itu.

Sooyoung mendesah, “Hajiamn, Eomma, tas ini kan sudah tidak model lagi, lagian masalah tas itu, bukankah eomma sudah melupakannya?” tanya Sooyoung pada Mrs. Choi.

“MWO? Melupakannya? Itu tidak akan pernah, Eomma tidak mau tahu, carikan tas seperti ini atau Eomma akan menyuruh appa untuk tidak memberimu jajan…huh!” ancam Mrs.Choi dan langsung pergi meninggakan kamar Sooyoung.

“YAK! EOMMA! Aish menyebalkan!” teriak Sooyoung sebal.

**

Keesokan harinya……..

TING TONG TING TONG~

CKLEK~

“Annyeong rusa jelek!” sapa Kibum di depan pintu kamar Yoona. Yoona kaget melihat Kibum yang sudah ada di depan kamarnya, “Bum-ah, apa yang kau lakukan? Kau membuatku kaget saja datang tiba – tiba….”

“Hahaha…mianhae, Yoong, ayo kita pergi..” ajak Kibum riang.

Yoona mengeritkan dahinya, “Eoddi?” tanya Yoona. “Ueno Park…kau mau?” tanya Kibum pada Yoona.

“Ueno Park? OMO! Aku mau! Kajja..” kata Yoona cepat dan menarik Kibum keluar apartmentnya.

“Yoong, kau yakin akan memakai pakaian ini kesana?” tegur Kibum saat melihat pakaian Yoona. Yoona tersenyum malu, “Hhe..mianhae aku lupa, aku ganti baju dulu ya, JANGAN MENGINTIP!” canda Yoona.

“Kalau kau berkata seperti itu, aku akan melakukan sebaliknya, hahaha..” kata Kibum, “BUM-AH!!!” pekik Yoona kesal yang membuat Kibum tertawa keras.

**

@Seoul University

Siwon dengan lesu berjalan kearah parkiran mobilnya yang sepi itu dan membuka pintu mobilnya, dia masuk kedalam mobilnya dan mulai menyalakan gasnya, saat ini yang ada di pikirannya hanya Yoona dan Yoona, bagaimana keadaanya sekarang? Dia tinggal dimana? Apa yang sedang dia lakukan? Entahlah mungkin dia benar – benar sadar kalau dia mencintai Yoona.

AAAAAAAA!!!!!

CKITTTTT………

Siwon menghembuskan nafasnya berusaha menenangkan diri saat melihat seorang yeoja cantik sedang berdiri di depan mobilnya sambil merentangkan tangan dan memejamkan mata, Siwon mulai tenang dan mulai menghembuskan nafasnya kesal, “Tiffany…” gumamnya kesal.

Perlahan, Tiffany membuka kedua bola matanya dan mulai tersenyum senang mengetahui Siwon menghentikan mobilnya, sedangkan di dalam mobil Siwon hanya menatap sinis mantan yeojachingunya itu.

Siwon keluar dari mobilnya dan berjalan kearah Tiffany sedangkan Tiffany hanya memandang dengan takut kearah bola mata Siwon yang menatapnya tajam.

“Apa yang kau lakukan?” Minggir..” ketus Siwon yang sudah berdiri tepat dihadapan Siwon.

Tiffany hanya diam seribu bahasa sambil menundukkan kepalanya dalam – dalam, “Minggur.” Ketus Siwon sekali lagi, tapi Tiffany tetap diam di tempat tak bergeming.

Siwon tertawa meremehkan, “Baiklah, aku pergi…” ketusnya dan segera berjalan meninggalkan Tiffany. Sadar akan hal itu, Tiffany langsung menarik tangan Siwon, mencegahnya pergi, “Oppa…” katanya memberanikan diri.

Siwon tersenyum meremehkan dan menepis tangan Tiffany yang mengenggam tangannya, “Ada apa lagi?” tanya Siwon ketus.

“Bisakah kita bicara?” kata Tiffany memberanikan diri. Siwon hanya diam dan menatap Tiffany sinis.

“Dimana..?” tanya Siwon. “Di Café tempat kita dulu, tempat langganan kita…” kata Tiffany. Siwon kembali berfikir untuk menerimanya.

**

“Aku mau chagi….” Kata Yesung sambil bergelayutan manja pada Yuri. “Ihh oppa genit, arayo…aaaa…” kata Yuri sambil menyuapkan sesendok es krim vanilla yang ada di depannya ke mulut Yesung.

“Kalian ini sok mesra…” celetuk Eunhyuk yang langsung ditatap sinis oleh Yuri, “Daripada kau dan Hyoyeon hahaha…” kata Yuri meledek.

“Chagi! Mereka menghina kita! Ayolah jangan kalah mesra…mumumu..” kata Eunhyuk sambil memonyongkan bibirnya kehadapan Hyo, “Hyuk, kau ini kenapa sih?” ketus Hyoyeon yang membuat Hyuk cemberut.

“Oh iya, apa Yoona ada kabar?” tanya Leeteuk pada Yuri. “Ne! Kau benar, chagi, apa Yoona ada kabar Yul?” tanya Taeyeon.

Yuri menggeleng singkat, “Aniyo…mungkin dia masih berisitirahat disana…”

Mereka hanya mengangguk bersama, “Yak! Bagaimana kalau kita berenang bersama?” tawar Yesung. Mendengar itu, Yuri, HyoHyuk, TaeTeuk, dan SunSun langsung mengangguk setuju, “Ayo – ayo!” kata mereka semangat dan langsung berganti pakaian mereka.

Mereka sedang bermain di rumah Yesung, dan kebetulan rumah Yesung yang benar – benar besar itu layaknya sebuah hotel yang sangat lengkap, walaupun tidak selengkap rumah Siwon.

**

“Seo, aku pinjam novelmu yang ini ya..” kata Sooyoung sambil mengenggam novel bercover berwarna coklat itu. Seohyun hanya menganggu singkat.

“Sooyoung, aku pulang dulu ya…bye…” sapa Seohyun pada sahabatnya, Choi Sooyoung.

“Ehh! Chakaman Seo-ah, apa kau tahu tas ini dijual dimana?” tanya Sooyoung pada Seo, “Heuh? Itu kan tas eommaku…” ketus Seohyun polos.

“JINJJA? EOMMAMU BELI DIMANA?” kata Sooyoung antusias.

“Molla, hajiman, kenapa kau tertarik sekali pada tas itu? Itu kan tas untuk para ahjumma..” ledek Seohyun.

“Yak! Ini buat eommaku, dia mengancamku jika tak mendapatkan tas ini, aku tidak diberi uang jajan, menyebalkan sekali bukan?” curhat Sooyoung. Seohyun hanya tertawa mendengarnya, “Ara, nanti aku tanyakan pada Eommaku dia membeli dimana…” kata Seohyun.

“Seo, gomawo…” kata Sooyoung sambil mengeluarkan aegyonya.

“Ishh jangan menampakan mukamu yang menyebalkan itu…aku pulang dulu ya, bye….” Pamit Seo lagi.

“Apa kau tidak mau pulang bersamaku?” tanya Sooyoung pada Seohyun. Seohyun menolaknya dengan halus, “Aniyo, setelah ini aku mau ke perpustakaan sebentar…” kata Seohyun, Sooyoung menggeleng singkat, “Ckckck kau ini, memang benar – benar ya, arayo, aku pergi dulu ya, aku harus mempersiapkan diri untuk besok ke presscon peluncuran film baru Hangeng, annyeong!” pamit Sooyoung pada Seohyun yang masih berdiri tegak sambil melambaikan tangannya.

Saat Seohyun ingin melangkah pergi, “SEO!!!!’ teriak Sooyoung dari arah depan dan membuat Seohyun kaget, “Omo! Waeyo? Kau bilang kau akan pergi kan?” tanya Seohyun bingung.

“Hmm…bisakah kau berikan handuk ini untuk Heechul oppa?” kata Sooyoung sambil menyerahkan handuk berwarna biru dengan tulisan ‘HeeChul’

“Naega wae?” tanya Seo. “Aku minta tolong padamu, biasanya dia sedang bermain basket, aku pulang dulu ya, bye~” kata Sooyoung cepat dan langsung tancap gas.

“Ck, kau ini Soo…ckck..” kata Seohyun singkat dan segera berjalan menuju lapangan basket.

Terlihat Seohyun sedang mencari seseorang, ya, tentu saja Heechul, dia ingin segera memberikan handuk itu agar dia bisa cepat – cepat pergi ke perpustakaan.

“Ahh! Itu Heechul oppa!” kata Seohyun cepat dan segera memasuki lapangan basket.

“Heechul oppa!” pekik Seohyun yang membuaT Heechul melihat kearahnya, “Oh, Seohyun!” kata Heechul lalu tersenyum.

DEG~

Jantung Seohyun seakan keluar dari tempatnya saat melihat Kyuhyun sedang bermain basket, “Kyu oppa….”

“YAK!! AWAS!!” teriak seorang namja.

DUG!~

BRUK!~

Tubuh ramping Seohyun pun terhempas ke lantai saat sebuah bola basket kulit itu mengenai kepalanya, benturan itu sangat keras dan membuat Seohyun jatuh pingsan. Semua pemain basket disana mengelilinginya terutama namja yang membuat kesalahan fatal ini, “Kyu! Sudah kubilang kan, hati – hati jika melempar…” tegur Ryeowook.

Kyuhyun mendesah, “Mianhae…” katanya lagi. “Tunggu apa lagi, Kyu? Cepat bawa dia ke UKS..!” titah Heechul yang langsung dijawab anggukan Kyuhyun.

Kyuhyun dengan sigap langsung menggendong Seohyun ala bridal style dan berlari ke UKS..

**

“Aku sudah selesai! Bagaimana penampilanku?” tanya Yoona yang sudah keluar dari kamar. Dia memakai kaus berwarna putih polos, celana pendek berwarna ungu, dan sepatu berwarna ungu.

Kibum pura – pura menilai pakaian Yoona, “Kuberi 9 dari 10 untuk penampilanmu..” katanya.

“Yak! Apa penampilanku kurang baik?” kata Yoona pura – pura cemberut.

“Hahaha aku bercanda, kajja..” ajak Kibum. Yoona pun mengangguk cepat dan mengikuti Kibum pergi.

Mereka memutuskan untuk naik bus kota menuju taman itu, mereka bercanda dan mengobrol dengan riang, banyak orang yang membicarakan mereka dan seakan iri melihatnya, “Chagi, lihatlah pasangan itu! Mesra sekali mereka..” celetuk seorang yeoja dibelakang Kibum. Kibum tersenyum malu mendengarnya.

@UENO PARK

“YEPPODA…” gumam Yoona kagum melihat pemandangan di depannya. Bunga sakura banyak bertebaran dan tumbuh di pohon – pohon di taman itu, saat itu taman lumayan ramai mengingat hari ini hari Jum’at, “Bum-ah, apa kau sering kesini?” tanya Yoona pada Kibum.

Kibum menggeleng pelan, “Aniya, aku hanya pernah pergi kesini 1 kali dan ini untuk kedua kalinya..” kata Kibum cepat.

Yoona menoleh heran kearah Kibum, “Jinjja? Kau sangat rugi jarang ke taman seindah ini…” kata Yoona masih tersenyum riang.

“Karena aku berjanji akan pergi kesini untuk kedua kalinya bersama orang yang special…” kata Kibum yang membuat Yoona berhenti tertawa, “Apa maksudmu?” tanya Yoona bingung.

Kibum tersadar dan langsung mengalihkan topic, ‘Aniya, aku hanya bercanda, yak, Yoong, ayo kita beli es krim…” ajak Kibum pada Yoona yang langsung dijawab anggukan riang Yoona.

“Seandainya kau tahu, Yoong, dari dulu sampai sekarang aku tetap mencintaimu……”

**

“Hnn….hnn..”

Kyuhyun langsung bangkit dari duduknya dan berjalan kearah Seohyun setelah dia tahu Seohyun sudah mulai sadar dari pingsannya.

Ya, karena Kyuhyun yang membuat Seohyun seperti ini, dia rela menungguinya sampai Seohyun tersadar dari pingsannya, bagaimana pun dia harus bertanggung jawab akan perbuatannya yang teledor ini..

“Gwaenchana?” tanya Kyuhyun cemas pada Seohyun.

Perlahan, Seohyun mulai membuka mata bulatnya itu secara perlahan, seara diserang oleh si gugup, Jantung Seohyun seakan berhenti melihat pemandangan dihadapannya, Kyuhyun ada di hadapannya sambil tersenyum manis menunjukkan sisi ketampannnya yang semakin terlihat, “Gwaenchana?” tanya Kyuhyun lagi.

Seohyun hanya diam, dia tidak tahu harus berbuat apa, dia benar – benar gugup tapi sangat senang sekarang, namja yang disukainya sejak dulu akhirnya bisa sedekat ini dengannya, “Hmm…gwaenchana?” tanya Kyuhyun lagi sambil melambaikan tangannya dihadapan Seohyun.

Seohyun tersadar dan segera menjawab Kyuhyun, “Hmm…gwaenchana…” kata Seohyun gugup.

Kyuhyun tersenyum maut yang membuat Seohyun ingin pingsan melihatnya, “Mianhae, aku benar – benar tak sengaja mengenai kepalamu dengan bola basketku tadi….” Kata Kyuhyun meminta maaf pada Seohyun.

“Gwaenchana, ini tidak apa – apa..kau tak peru terlalu merasa bersalah..” kata Seohyun lagi.

“Hhh…” Seohyun memegang kepalanya yang masih terasa sangat pusing, Kyuhyun yang khawatir langsung merangkulnya, “Gwaenchana? Apa sesakit itukah? Jeongmal mianhaeyo…” katanya lagi.

Seohyun menepis lengan Kyuhyun, “Gwaenchanayo, aku hanya merasa sedikit pusing, ini tidak masalah…” kata Seohyun lagi.

Kyuhyun membantu Seohyun selama di dalam UKS, Kyuhyun membelikan Seo makanan dan minuman, serta menyuapinya, dia benar – benar khawatir akan keadaan Seohyun yang terjadi karena keteledorannya, “Oh iya, namamu siapa?” tanya Kyuhyun yang membuat Seohyun ingin melompat dan berteriak sekarang juga saking senangnya.

“Na…nae…naega??” tanya Seohyun sambil menunjuk dirinya sendiri karena tak percaya, “Ne, kau..” kata Kyuhyun. “Seohyun, Im Seohyun Imnida..” kata Seohyun, Kyuhyun mengulurkan tangannya dan menjabat tangan Seihyun, “Kyuhyun imnida…” dan tersenyum ramah.

“Aku akan mengantarmu pulang, eotte?” tanya Kyuhyun yang jelas langsung dijawab Seohyun dengan anggukan mantap.

Rasanya Seohyun ingin terbang ke langit ke tujuh, ini adalah hari paling membahagiakan untuknya.

**

@CAFE

Tak ada yang memulai pembicaraan, Siwon dan Tiffany hanya sibuk dengan pemikiran mereka sendiri, suasana terasa canggung, dingin, dan agak sedikit tegang. Mereka memang sudah sangat lama tidak berdua seperti ini, karena perselingkuhan Tiffany dengan Hangeng membuat Siwon benar – benar malas untuk bertemu dengannya lagi, tapi entah kenapa, hari ini, dia siap bertemu dengan Tiffany walau hatiinya sangat berat.

“Apa yang ingin kau bicarakan padaku?” tanya Siwon ketus.

“Oppa….mianhae…” kata Tiffany sambil menahan air matanya yang siap keluar kapan pun.

Siwon hanya bisa tersenyum meremehkan, “Untuk apa kau minta maaf? Apa kau pikir aku akan memaafkanmu?” tanya Siwon.

Tak kuasa menahan air mata lagi, Tiffany pun menangis kencang, “Aku tahu, aku tak berharap kau memaafkanku, aku mengerti perasaanmu, tapi aku hanya ingin meminta maaf, terserah kau mau menerimanya atau tidak…hiks…” kata Tiffany lirih.

“Aku hanya tidak menyangka kau akan melakukan hal itu, Fany..” kata Siwon nanar.

“Oppa..mianhaeyo….” kata Tiffany lagi.

“Bukankah kau tahu seberapa besar cintaku untukmu? Tapi kau hanya menganggapnya omong kosong dengan menghianatiku dari belakang! Aku tak pernah melarangmu mempunyai idola, tapi tidak untuk berselingkuh dengan idolamu!”

“Aku tidak tahu kata apalagi yang harus kuucapkan selain meminta maaf padamu, Siwon oppa…hiks…hiks…jeongmal mianhaeyo….” Kata Tiffany tulus.

**

YoonBum sedang berjalan – jalan disekitar taman itu, taman yang benar – benar indah dan romantis, Yoona benar – benar menyukai tempat ini, “Oppa….aku benar – benar beruntung bisa pergi ke sini, taman ini benar – benar cantik..” gumam Yoona.

“Selama di Jepang, kau bisa kesini kapan pun kau mau, yoong…” kata Kibum halus.

Yoona mengedarkan pandangannya kesekelilingnya, matanya tertuju pada segerombol orang yang ramai disana, “Oppa, lihat, ada syuting disini….” Kata Yoona melihat beberapa kamera dari tv tv di Jepang, sedangkan Kibum hanya mengangguk.

“Omo, sepertinya TV Korea, benarkah oppa?” tanya Yoona. “Mollayo, Yoong, mungkin memang stasiun TV Korea…”

**

“Ramyeon datang….” Kata Yuri dan Hyoyeon bersamaan sambil membawa 8 mangkok berisi ramyeon yang sangat lezat, mungkin akan terasa sangat nikamt setelah dinikmati sehabis berenang, “Hmm…yummy…..” kata Sungmin.

“Ayo kita makan bersama..” kata Yuri.

“KYAAA!!” Jerit Yuri yang membuat semua yang disana kaget, “Chagi, kau kenapa?” tanya Yesung.

“Oppa, sekarang jam berapa? Sekarang jam berapa?” tanya Yuri heboh, Yesung meilirk jamnya, “Jam 4.30 KST, waeyo?” tanya Yesung bingung.

“ASTAGAA!!! JAM SEGINI ‘FAVORITE’ SUDAH MULAI!! AHH!” jerit Yuri langsung mencari remote tv.

“Favorite? Apa itu Yul?” tanya Yesung. “Drama Korea favoriteku, yang main Lee Minho loh oppa..hhe…” kata Yuri cengengesan, ‘Ck…Lee Minho lagi, dia tak setampan aku, Yuri…..” celeteuk Yesung asal.

“Ani, Lee Minho namja tertampan.” Kata Yuri yang membuat Yesung mengembungkan pipinya kesal, sedangkan yang lain hanya tertawa meledek sambil terus memakan ramyeonnya.

“Yahh belum mulai…” kata Yuri.

“Eh, Yul, ini berita dimana? Kurasa Jepang…” celetuk Sungmin, “Ya, kurasa juga begitu, oppa..” kata Yuri.

“OMO!! ITU YOONA KAN?” kaget Yuri saat melihat tv, disana terlihat Yoona bersama seorang namja sedang bergandengan tangan dengan riang.

“Yoona dengan siapa dia?” tanya Eunhyuk melihat Yoona sedang dirangkul seorang namja.

“Cepat telpon Siwon! Cepat!” titah Yuri dan langsung dijawab anggukan Yesung.

@CAFE

‘Urin kyumo-do chego skill-do chego mwodeunji chego animyeon andwae Super Junior-neun wonrae maen jaman ppajin ireum hamyeo himsen tori SuperMan’

Ponsel Siwon bordering, “Yesung……” gumam Siwon dan segera mengangkatnya.

KLIK~

“Yoboseyo?”

“WONNIE! CEPAT PILIH CHANNEL MBC!”

“Waeyo? Memang ada apa?”

“LIHAT SAJA SENDIRI! SUDAH CEPAT LIHAT!”

Siwon melirik tv di café itu, tersambung channel MBC, “Arayo..”

KLIK~

“Keadaan di kota Tokyo saat ini benar – benar patut diacungkan jempol, musim semi sudah mulai datang, dan banyak tumbuh bunga sakura di Ueno Park yang terlihat benar – benar asri, disini terlihat banyak pasangan yang mulai berdatangan dan menikmati suasana di taman yang asri, indah, dan romantis ini, dan……….”

Mata Siwon membulat seketika melihat apa yang ditampilkan di tv, terlihat yeoja yang dicintainya sedang dirangkul seorang namja dengan riang sambil berkeliling di taman itu, “Yoona……..apa benar itu kau……” gumam Siwon pelan yang masih terdengar oleh Tiffany. Tiffany langsung menoleh kearah Siwon dengan tatapan sedih.

Siwon menggepalkan tangannya dengan keras, mukanya memerah menahan emosi, “AHHHHHH!!!!!!!!!!!!!!!” Siwon memukul meja café itu dengan keras membuat semua orang yang ada di café itu melihat kearahnya dengan tatapan yang berbeda – beda, “OPPA!” teriak Tiffany kaget.

“AH!!” Siwon berteriak frustasi dan segera keluar dari café itu.

Tiffany berusaha mengejarnya, “Oppa..! Oppa! Siwon oppa!” teriak Tiffany, tapi SIwon tak mendengarnya dan tetap

Siwon tak mengabaikan panggilan Tiffany, dia langsung masuk ke mobilnya dan langsung tancap gas meninggalkan cafe itu.

Tiffany menatap marah melihat kejadian di matanya, bagaimana tidak? Hanya karena Yoona, Siwon seperti ini padanya, “IM YOONA, AKU MEMBENCIMU!!!!” Teriak Tiffany lantang.

**

“Yoboseyo, tuan muda..”

“Apa kau sudah menemukan alamat Yoona?”

“Hmm…hmm..”

“JAWAB!!!”

“Mianhaeyo, tuan muda….”

“Cepat cari tahu alamat dia, atau kau ku pecat”

“Hajiman, hajiman…tuan…”

KLIK.

Siwon mematikan panggilan itu sepihak, pikirannya semakin kacau melhat kejadian tadi, Yoona bersama namja lain di Jepang? Apa mereka sepasang kekasih?

**

“Kita sampai….”

Seohyun turun dari motor sport Kyuhyun, lalu menyerahkan helm berwarna putih tulang itu pada Kyuhyun.

“Gomawo oppa sudah mengantarku…” Kata Seohyun sopan. Kyuhyun hanya tersenyum manis.

“Gwaenchana, aku senang bisa mengantarmu…”

Seohyun tersenyum malu mendengarnya, “Arayo oppa, aku masuk dulu, hati – hati dijalan…” Pamit Seohyun dan segera berlalu kearah gerbang rumahnya.

SRETT~

Jemari tangan Kyuhyun menarik tangan Seohyun yang membuat Seohyun menghentikan langkahnya, dia benar – benar gugup sekarang, saat ini pasti wajahnya sudah memerah padam.

“Hmmm…Seo, boleh aku minta nomor ponselmu?” Tanya Kyuhyun.

AHHHHHHHHHH!!! Rasanya Seohyun menjerit dalam hati saking senangnya..

“Te..tentu..tentu saja boleh…ini..” Kata Seohyun sambil menyodorkan kertas berisi nomor ponselnya.

“Gomawo, get well soon” kata Kyuhyun manis.

Tak lama, Kyuhyun menghilang dari pandangannya. Seohyun memegang kedua pipinya yang sudah memerah bak kepiting rebus, “AAAAA!!!! EOMMAA!!!l” teriak Seohyun kegirangan dan berlari membuka pagar raksaksa rumah mewahnya.

**

“Jika kau sudah menemukannya, segera menghubungiku..ara?”

“…….” 

“Hnn….”

KLIK.

Tiffany mematikan sambungannya dengan seseorang dan tersenyum licik, “Bahkan aku tak akan membiarkanmu bahagia di Jepang, Yoona-ah” kata Tiffany sambil tersenyum licik.

**

“Sica, apa yoona sudah menghubungimu?” Tanya Yuri pada Jessica.

Sica menggeleng, “Aniyo, dia belum menghubungiku sekali pun, sudah 3 minggu dia di Jepang padahal…”

“Aku merindukannya hiksss…” Kata Yuri terisak, ya, YoonYul memang belum pernah terpisah sejak dulu.

“Yul, kau harus sabar, aku akan mencoba mencari nomor barunya, kurasa dia mengganti nomornya agar Siwon tak menghubunginya…” Kata Sica menenangkan sahabatnya itu.

“Aku menyesal, dulu saat Yoona masih ada disampingku, aku terlalu sibuk dengan Yeppa, sekarang, aku baru sadar betapa pentingnya Yoona dalam hidupku…hiksss…sica-ahhh hikss….” Yuri menangis sambil memeluk Jessica erat.

**

3 minggu sudah berlalu, tapi Yoona belum juga terdengar kabarnya, Siwon dan yang lainnya semakin cemas dibuatnya. Selama itu juga, hubungan YoonBum semakin akrab, rasa cinta Kibum semakin berkobar – kobar, dia semakin yakin akan mendapatkan Yoona.

**

“Yoboseyo, tuan muda…”

“Hnn…ada apa menelponku?”

“Alamat Yoona Agasshi sudah ditemukan, tuan…”

Mendengar itu, Siwon langsung melompat dari tempat tidurnya, “Jinjja? Jinjjayo???”

“Ne tuan muda…”

Siwon tersenyum, “Kalau begitu pesankan tiket untukku besok, keberangkatan pagi, ara?”

“Nde, tuan..”

KLIK.

“Yoona, aku datang….” Gumam Siwon sambil menggepalkan tangannya dan tersenyum senang.

**

BUK~ BUK~BUK~

“YEOBO, SUDAH CUKUP…..CUKUP…..HIKSSS…”

“APPA, HENTIKAN…HENTIKAN…..HIKSS…”

“DASAR ANAK KURANG AJAR! BERANI – BERANINYA KAU MENGHAMILI ANAK ORANG! SIAPA DIA? SIAPA!!!!!??????’ murka Mr. Choi pada Siwon yang sudah babak belur dibuatnya.

“CHOI SIWON!!!” gertak Mr.Choi.

“Namanya…Yoona…Im Yoona…..” kata Siwon pelan.

“MWO?? IM YOONA?? YEOJA YANG KAU BAWA KESINI, HEUH??” Siwon hanya diam mendengarkan amukan appanya.

“DASAR ANAK TAK TAHU DIRI!” BUK! 1 tinju lagi didapat Siwon dari sang ayah, “YEOBO! CUKUP…HIKSS…HIKSS…”

“SUDAH PUAS KAU MEMBUAT HANCUR NAMA BAIK KELUARGA INI? SUDAH PUAS?” amuk Mr.Choi, dan lagi – lagi Siwon hanya diam seribu bahasa.

“Aku akan bertanggung jawab padanya, appa…” kata Siwon mantap.

“Dimana dia sekarang?” tanya Mr.Choi.

“Jepang, aku sudah mendapatkan alamatnya, besok pagi aku akan berangkat…” kata Siwon memberanikan diri.

“BAWA KESINI, DAN CEPATLAH KALIAN MENIKAH! APPA TAK MAU KALIAN SEAMKIN MERUSAK NAMA KELUARGA KITA!” Siwon mengangguk dan berjalan sempoyongan kea rah kamarnya.

**

@456 Room                               

“Yoong! Aku membawakanmu sandwich buatanku! Ayo coba!” teriak Kibum langsung masuk ke dalam apartment itu, Yoona keluar dari kamarnya, “Bum-ah..”

“Kau tahu, aku membuat sandwich ini susah payah, huft, semoga kau menyukainya..” kata Kibum tersenyum manis. Yoona mengambil sandwich itu, “Aku tidak mau mencobanya…” ketus Yoona yang membuat Kibum langsung berubah ekspresi, terlihat dia sangat kecewa.

“Maksudku, aku tidak mau mencobanya hanya sekali, tapi berkali kali, ammmmm…” kata Yoona cepat dan segera melahap sandwich buatan Kibum yang memang sangat enak, “Kibum, ini enak sekali, aku tak percaya kau yang membuatnya…” gumam Yoona sambil terus memakan sandwich itu.

“Aku ingin memakan sandwichmu setiap hai, tapi itu tak mungkin, karena kau akan punya istri dan istrimulah yang berhak memakannya…” kata Yoona asal.

Kibum menatap Yoona lekat, “Bagaimana kalau kau yang menjadi istriku supaya kau bisa mencicipi sandwichku setiap hari?”

BRUFFTTTT~

Yoona memuncratkan sandwich yang ada di mulutnya keluar, “Yoong, gwaenchana?” tanya Kibum.

“Uhuk..uhuk…gwaenchana…uhuk..uhuk..” kata Yoona masih sedikit tersedak, “Ini air…” kata Kibum lalu menyerahkan air, “Kau jangan bercanda seperti itu lagi, okay?” kata Yoona.

“Aku serius, Yoona. Bukankah kau tahu sejak dulu aku menyukaimu?” kata Kibum serius, sedangkan Yoona hanya diam, tak tahu harus menjawab apa.

“Yoong, apa kau mau menjadi yeojachinguku??” tanya Kibum yang sontak membuat Yoona kaget.

“Yoong?” tanya Kibum lagi.

“Hnn…aku…aku,….” Kata Yoona terbata.

BRAKK~

YoonBum mengalihkan pandangannya kearah pintu apartment Yoona yang terbuka lebar, Yoona membulatkan matanya sempurna, “Siwon oppa…bagaimana kau bisa…..”

“Kau, Yoona adalah yeojachinguku, dia sekarang sedang mengandung anakku, jadi jangan pernah merebutnya dariku, camkan itu!” gertak Siwon pada Kibum yan tersenyum meledek.

“MWO? ANAK..? ANAK APA?” tanya Kibum kaget.

“Yoona, yeojachinguku, sedang mengandung anakku…” kata Siwon lagi.

“Yeojachingumu? Hha….apa kau yakin?” tanya Kibum yang membuat Siwon diam, Ya, meamng mereka belum berpacaran…..

“Yoona, apa benar dia namjachingumu? Heuh?” tanya Kibum ketus pada Yoona sambil menunjuk Siwon.

Yoona dan Siwon saling bertatapan, mereka tidak tahu apa yang harus mereka katakan, karena memang benar, mereka belum pernah berpacaran…

 

TO BE CONTINUED

 

GIMANA? MAKIN GAJELAS? OKESIP. MIANHAE, AUTHOR TADINYA PENGEN CEPET2 NYELESAIN INI PART, TAPI IDE MAMPET-__- TPI TOH AKHIRNY K PUBLISH JG, Y GK Y GKK ;;)

OH IYA, ITU NOMOR KAMAR YOONA ADA ARTINYA LOH ;;) 4 BULAN LAHIR SIWON, 5 BULAN APRIL YOONA, AND 6 TANGGAL LAHIR AUTHOR HHA^^ *KABURRR*

OH IYAA, AUTHOR LAGI SENENG BGT NIH, GARA2 BISA NNTN SMTOWN INA YEAHH!!!! *JOGET BRG YOONWON* JADI IDE LANCAR, TAU GAK? INI EPEP TUH TDINY MANDEK DI PAGE 14, EH DLM WKTU 1 HARI TEPATNY TGL 12 AGUSTUS 2012, IDENYA LANCARRRR SAMPE AKHIRNY BISA DI UPDATE^^

DAN UNITED, JUJUR AJA YA, AUTHOR GALAU BGT TU AMA SELCA SIFANY ZZZ-,- TPI IIIT’S OKAY, URI SIMBA AND DEER SBNRNY JG SERING CMN GK MW DIUMBAR ;;)

RCL YA SAYY!!! PART SELANJUTNYA KEMUNGKINAN AKAN DI PROTECT J

AND UNTUK YG NNYIN WIFE FOR MY HUSBAND PART 2, LAGI DLM PROSES, MUNGKIN AUTHOR AKAN ADA FF BARU LGI, TPI OS, ADA 2 LOH,,, TRUS ADA 2SHOOT 1, DUET AMA AUTHOR CINDY *TEMEN AUTHOR*ADA YANG MAU? WAKWAKK….

EH KLO AD TYPO BERTEBARAN, CERITA GAJE, JGN SLHKAN AUTHOR^^ ;;)

NO BACOD AGAIN, RCL^^

Iklan
Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

279 Komentar

  1. Sediiiiiiih ;( kenapa yoona eonni ninggalin wonppa ? Hiks … Itu lagi tiffany jahat banget udah nyakitin wonppa terus dia mau memisahkan yoonwon gak boleh di biarkan tuh .
    Penasaran yoongie bilang apa ?
    Ditunggu part selanjutnya , semangat terus thor ceritanya seru jadi jangan di stop . Semangat !

    Balas
  2. Kim eun ah

     /  April 11, 2015

    Wah wah fany apa yang akan kau lakukan? Jangan sampe sakitan yoona ya 😦

    Balas
  3. bagusss….

    Balas
  4. tiaraputri

     /  Mei 17, 2015

    yoona eonnie jahat;( kasian siwon oppa padahal mau tanggung jawab u,u fany selalu aja mau ngangguin yoona eonnie-_-

    Balas
  5. dias puspita

     /  Juni 2, 2015

    Eiiits dsini siwon sdh tau yoona hamil,, apa yg mau d rencanain sm fany tuuh?? Ayoo d lanjuut saeng, sm jgn lupa pw chapt 4,, makasiiih

    Balas
  6. Sari96

     /  Agustus 20, 2015

    Kumohon satukan yoonwon.jangan pisahkan mereka thor.hiks hiks hiks

    Balas
  7. Wonpa keren daebak,,,

    Balas
  8. Huhu aku gatau kelanjutan part 4nya apa -_- kira2 mereka jd menikah tdk yaah??smoga saja iya,smoga yoona mau nerima siwon oppa

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: