[OS] Only You

[OS] Only You

 

 

 

Tittle : Only You

 

Type : Oneshoot

 

Author :Illah_Iluth

 

Genre : Romance, friendship, comedy(maybe)

 

Rating : PG 16

 

Main Cast :

– Im Yoona

– Choi Siwon

 

Support Cast : Lee Hyukjae a.k.a Eunhyuk

Diclaimer :Siwon milik Yoona, Yoona milik Siwon, Eunhyuk milik Hyoyeon😄. Cerita ini milik saya dan hasil jerih payah saya setelah bersemedi selama 7 hari 7 malem LOL

 

Warning : cerita murahan, tidak seru, membosankan, typo bertebaran, bikin ngantuk, ending yang aneh, bikin sakit mata, bikin gatel-gatel, judul ga nyambung ama isi, cerita yang aneh dan alur yang pasaran!!!

 

Annyeong~

Iluth here…. ^^ kekeke

Iluth bawa ff YoonWon lagi

Kali ini oneshootnya Yoonwon.

Hmmm… sebenernya yang Girl In The Night part 3 udah Iluth kirim emailnya ke admin Resty, tapi karena berhubung ini lagi bulan puasa, jadi Iluth minta tunda publish.

Walaupun pasti bakal diprotect, tapi kayanya gimana gitu baca yadongan dibulan yang suci ini *Iluth nyadar* lol

So, kalian harus sabar nunggu yang part 3 ya!! ^^ kkk~

Sebagai gantinya, Iluth bakal bikin ff buat mengalihkan(?) ketundaan Girl In The Night part 3 *gue ngemeng apa ya? O.Oa*

Ini ff Iluth bikin dalam 2 versi. Versi OC dan versi Yoong unnie.

Yang versi OC udah lumayan lama Iluth publish di wordpress Iluth Parkkyuri.wordpress.com dan notes facebook pribadi Iluth

So, kalo kalian merasa pernah baca *pede akut* jangan dulu nuduh plagiat, karena ini emang murni bikinan Iluth ^^

Kalo ga percaya, tanya toko sebelah!!! *loh?*

 

 

DON’T BE A SILLENT READER!!!

 

 

Selamat menikmati~ ^^

 

_____________________

 

 

Author POV

 

Seorang namja berbaju biru sedang berdiri di balkon rumahnya. Matanya menatap kosong, sedangkan ditangannya terdapat sebuah foto bergambarkan seorang gadis cantik.

 

Sebuah foto yang sudah ia punya sejak 7 tahun yang lalu. Foto seorang wanita yang amat ia cintai, tapi ia tak tau dimana wanita ini sekarang berada.

 

“Im Yoona… aku sungguh merindukanmu” lagi-lagi mulutnya bergumam, matanya kembali menatap foto itu.

 

“kau bilang hanya 5 tahun, tapi ini sudah 7 tahun”

 

 

FLASHBACK

 

 

“Oppa, bagaimana ini? Aku tak mengerti-mengerti” keluh Yoona yang terlihat sangat bingung dengan buku ditangannya

 

“bagian mana yang belum kau mengerti Yoongie?” tanya Siwon dengan nada lembut

 

“bagian ini. Aku sangat-sangat bingung” Yoonacemberut sambil menunjuk poin yang tidak ia mengerti

 

“ah… begini. Sini oppa jelaskan lagi” Siwon segera menjelaskan ulang mata pelajaran Fisika yang sangat dikuasainya kepada Yoona

 

Bagi dia Yoonaitu sudah seperti orang yang sangat berharga baginya, seorang yeoja yang sangat special dihatinya, sorang yeoja yang selalu memberinya dukungan, seorang yeoja yang selalu ada untuknya.

Tapi sayangnya Min Jee tidak tau bagaimana perasaannya.

 

“ottae? Kau sudah mulai mengerti?” tanya Siwon begitu selesai menjelaskan

 

“eummm… ne. Arasso oppa” jawab Yoonadengan senyum aegyonya

 

“kau ini. Materi ini memang mudah, dasar Yoonapabo” ejek siwon sambil menjulurkan lidahnya

 

“YA oppa!!!! Berani-beraninya kau bilang aku pabo” Yoonalangsung menghujani Siwon dengan bantal-bantal dan boneka yang ada di sekelilingnya

 

“hahaha…. sudah Yoona-ah, oppa kalah. Hahaha. Eumm.. kita makan saja yuk, oppa lapar” ujar Siwon manja sambil memegangi perutnya

 

“baik-baik… dasar oppa payah” Yoonamenjulurkan lidahnya

 

“apa oppa punya banyak makanan?” lanjutnya

 

“tenang saja Yoongie, oppa punya banyak persediaan makanan, kalau kau masih kurang, di laci dapur banyak ramyeon instan” Siwon membuka tudung saji di meja makannya yang memang terisi banyak makanan menggoda selera

 

“Waw… sepertinya enak” Yoonalangsung duduk dan segera mengambil peralatan makannya

 

Diapun segera menyerbu semua makanan yang ada di meja itu

 

“YA!! Yoona-ah, kenapa kau tidak cuci tangan dulu? Dasar kau ini”

 

“sudahlah oppa, tanggung” jawab Yoonayang langsung memasukan makanan kemulutnya

 

“aaaahh oppa.. neomu masitda” lanjutnya dengan mulut penuh makanan

 

“kau ini cantik, tapi kenapa selera makanmu lebih dari seorang kuli bangunan? Ckckck” lagi-lagi Siwon terheran-heran dengan selera makan gadis dihadapannya itu

 

“mungkin ini sudah takdir” jawab Yoonaasal

 

“kasian yang nanti jadi suamimu, punya istri yang pabo, yang tidak bisa masak, yang kalau tertawa ngakak, tapi kalau makan dia bisa menghabiskan sampai 3 liter beras. Ckckck” siwon mengejek Yoonasambil menggeleng-gelengkan kepalanya

 

“sudahlah, cepat makan, keburu semua makanan ini kuhabiskan” sahut Yoonadengan mulut penuh makanan yang kali ini lebih penuh dari sebelumnya

 

“iya iya. Dasar shikhshin”

 

_____________________

 

 

Hari ini seperti biasa, Yoonake rumah Siwon untuk belajar. Tapi sayangnya Siwon sedang tidak ada di rumah.

Ia masuk ke dalam rumah itu yang pintunya tidak dikunci.

 

“ceroboh sekali dia, meninggalkan rumah tanpa mengunci pintu, bagaimana kalau ada maling masuk? Dasar namja” Yoonabergumam sendiri

 

Dia terus-terusan mondar-mandir.

Dia pun menuju lemari es, betapa terkejutnya dia saat membuka lemari es itu, didalamnya berisi banyak cake-cake lezat.

 

“woaaaahh… ada cheese cake, ada rainbow cake, ada cupcake, ada red velvet cake juga,  aigooo… kue-kue ini untuk siapa? Tapi, semuanya sudah dimakan sebagian. Berarti Siwon oppa sudah memakannya. Tidak salah kan kalo aku makan juga. Hehehe” Yoona mengambil sepotong red velvet cake dan segera menutup kembali pintu lemari es

 

“aigo Im Yoona, sejak kapan kau menjadi pencuri makanan??” rutuknya dalam hati

 

“Tapi cake ini sangaaaaat lezat”

 

Yoonapun berjalan mondar-mandir. Saat melewati kamar Siwon, Yoonamenghentikan langkahnya, karena penasaran Yoona mendekati kamar itu dan meletakan tangannya di gagang pintu.

 

Dengan perlahan-lahan dia memutar gagang pintu itu. Dan akhirnya terbuka

 

“Ya ampun… bahkan kamarnya juga tidak ia kunci, aigooo sebenarnya kemana dia? Dia pun tak membalas pesanku”

 

Yoona mulai melangkahkan kakinya satu persatu memasuki ruangan pribadi milik Siwon.

Yoonamemandang takjub kamar itu. Kamar yang sangat rapih dan bersih. Tidak nampak seperti kamar laki-laki.

 

Lalu, matanya tertuju pada sebuah buku diatas meja di samping tempat tidur siwon, Yoonamerasa penasaran dengan sebuah buku yang sepertinya adalah buku harian.

 

 

 

Perlahan Yoonamendekati buku itu, dan dengan ragu merengkuhnya

 

“Sepertinya ini adalah buku harian Siwon oppa” tebak Yoona

 

Jari lentik Yoona langsung membuka sampul buku itu. Baru saja ia membuka sampulnya, Yoona sudah sedikit terkejut, karena di halaman pertama terpampang jelas fotonya dengan Siwon. Dan dibawah foto itu terdapat tulisan “Aku, dengan orang yang kusayang”

 

“hmmm… orang yang kusayang?” tanya Yoonadalam hati

 

Karena rasa penasaran, Yoonakembali melanjutkan membuka lembar demi lembar buku harian itu. Membaca tulisan yang menurutnya menarik.

 

Sampai akhirnya dia membuka sebuah halaman, yang didalamnya terdapat gambar hati dan fotonya.

Langsung saja Yoonamembaca setiap kalimat yang tertulis rapi di kertas putih itu.

 

3 Januari 2005

 

Aku sangat mencintai yeoja ini. Yeoja dengan sejuta keceriaan, yeoja yang mampu membuatku selalu tersenyum.

Ah, apa aku sudah gila? Aku selalu terbayang-bayang senyuman manisnya. Aku tak bisa melupakannya sedetikpun. Tapi sayangnya aku tak punya kesempatan untuk mengungkapkannya.

Im Yoona, apa kau tau? Aku selalu merasa tidak nyaman kalau kau berada di dekatku, karena jantungku selalu berdegup kencang. Tapi anehnya aku selalu ingin ada di dekatmu.

Tuhan… izinkan aku mencintainya, walau dia tak mencintaiku

 

*****

 

Mwo??? Siwon oppa mencintaiku?” Tanya Yoona pada dirinya sendiri

 

Jarinya kembali menyelusuri tiap-tiap lembar halaman buku berharga milik Siwon. Dan Yoonapun membaca setiap tulisan yang terpatri indah diatas lembaran-lembaran kertas putih itu.

Sampai kembali ia menemukan sebuah halaman yang sangat menarik baginya

Diatas kertas putih itu terdapat sebuah foto Siwon memegang sebuah kado berwarna putih berhias pita warna biru.

 

“aku seperti pernah melihat kado ini” gumam Yoona

 

 

30 Mei 2005

 

Hari ini adalah hari ulang tahunnya. Yang ke 15
Dia yang ulang tahun, tapi kenapa aku yang antusias?
Sudah lama aku menunggu hari ini.

Aku memberinya sebuah kado berisi sapu tangan warna pink, dan sebuah tembikar sebagai pajangan dinding berukirkan wajahnya yang special kubuat sendiri

Aku menyertakan cintaku di didalamnya.. Ah, lagi-lagi aku tersenyum ketika membayangkan wajah imut gadis itu.

Aku harap Yoonamenyukainya.

Saengil chukkae Yoona-ah…. Semoga kau selalu bahagia, semoga kau selalu di berkati tuhan, semoga kau bisa mencapai cita-citamu

Saranghaeyo…. ♥

 

*****

 

“Siwon oppa” Yoonatak percaya dengan semua yang dia baca.

 

Namja yang selama ini menjadi sahabat sekaligus kakak baginya ternyata sangat mencintainya.

Perasaan Yoonamenjadi tak karuan , seperti beribu-ribu volt listrik yang mengenai tubuhnya. Yoonamerasa cukup, ia sudah tak kuat lagi melanjutkan aktifitasnya menjelajahi buku harian Siwon.

 

Yoona pun langsung keluar dari kamar Siwon, dan dia menuju ruang tengah. Disana ia langsung duduk di sebuah sofa. Ia gugup, hatinya menjadi tidak tenang.

 

Dia baru saja tau rahasia Siwon selama ini.

 

Sekitar 15 menit kemudian, sebuah mobil memasuki halaman rumah mungil itu. Dan keluarlah seorang namja tampan yang tak lain adalah sang pemilik rumah.

Dengan langkah santai Siwon berjalan menuju pintu utama

 

“hah? Aku lupa mengunci pintu ya? Aigooo” Siwon kaget dengan kecerobohannya. Dia berjalan keruang tengah, betapa terkejutnya saat dia mendapati seorang gadis yang sudah tidak asing lagi tengah tidur di sofanya

 

“Omo, Im Yoona” ujarnya kaget melihat Yoonayang sedang tidur dengan posisi duduk

 

“Ah iya, dia pasti kesini mau belajar. Aigoo.. pasti sudah dari tadi dia disini. Aiiisshh… aku sampe lupa” Siwon mendekati Yoona

 

“Yeoja ini…. sangat cantik” puji Siwon ketika menatap wajah pulas Yoona

 

“Eummm…. Yoong… Yoongie-ah… Ireona!!!” Siwon membangunkan Yoonadengan nada lembut

 

Perlahan yeoja itu membuka matanya. Betapa kagetnya dia ketika mendapati wajah Siwon yang berjarak tidak jauh dari wajahnya

 

“woah. Kau sudah bangun” Siwon mejauhkan badannya

 

“Oppa…” Yoona sangat terkejut

 

“apa kau sudah lama disini? Mian ya, tadi oppa ada keperluan mendadak, jadi oppa buru-buru pergi dan handphonenya lowbat. Kau pasti sudah sangat lama menunggu”

 

“ani.. gwenchana oppa” jawab Yoonasambil tersenyum malu

 

“kita mulai belajar sekarang?”

 

“aku sedang tidak ingin belajar” Yoonamencoba berkilah. Padahal ia tak ingin konsentrasinya jadi pecah gara-gara sebuah fakta yang baru saja ia tau.

 

“wae??” Tanya Siwon sambil menuangkan air mineral kedalam gelasnya

 

“pokoknya aku sedang malas belajar” Yoona mempout-kan bibirnya

 

“dasar kau ini” Siwon mencubit pipi Yoona

 

“ih oppa.. apayo” Yoonamengelus-elus pipinya

 

“oppa… aku ingin bicara sesuatu padamu” lanjut Yoonadengan nada serius

 

“mau bicara apa Yoong?” Siwon meneguk air mineralnya

 

“Aku… akan pergi ke Perancis minggu depan”

 

Sontak pernyataan Yoonamembuat Siwon tersedak

 

“MWO???” Siwon membulatkan matanya

 

“ne, appa ditugaskan disana”

 

“yasudah, semoga kau betah disana” Siwon mencoba tetap tersenyum dan tegar. Walau ia tau hatinya sudah menangis

 

“aku harap begitu” Yoonatersenyum.

 

“berapa lama kau disana?”

 

“aku tak tau, mungkin paling cepat 5 tahun” Jawaban Yoonamembuat Siwon semakin sedih. Sejujurnya ia tak rela melepas gadis yang sangat ia cintai ini

 

“bagaimana kalau kita mengadakan pesta perpisahan selama 7 hari berturut-turut sebelum kau pergi?” usul Siwon

 

“oppa… aku hanya pergi 5 tahun” sahut Yoona

 

“5 tahun itu sangat lama Im Yoona, lagi pula belum pasti 5 tahun kan?”

 

“iya sih.. ya sudah, terserah kau saja oppa”

 

Sebuah senyuman manis tersungging dibibir Siwon, setikdaknya dia merasa senang walau akhirnya dia pasti akan menangis.

 

“ya sudah, besok kita jalan-jalan ke Lotte world. Eottae?”

 

“ok, siap sir!!!” Yoona memberi sikap hormat kepada Siwon

 

“aiiisshh…. kau ini” Jitakan pelan Siwon tepat mendarat di kepala Yoona

“iiihh oppa… tanganmu jahil” Yoonamemukul tangan Siwon

 

“besok kau harus datang tepat waktu, jam 8 pagi. Arra?!”

 

“mwo? Jam 8? Kenapa pagi sekali” keluh Yoona

 

“memangnya kenapa? Apa jam segitu kau belum bangun hah?”

 

“ani,,, aku sudah bangun tapi kan besok hari minggu, aku ingin santai-santai dulu di rumah”

 

“iya sih… tapi kan Yoong…” Siwon tak melanjutkan kata-katanya, Ia lalu menundukkan kepalanya

 

“ne baiklah… besok jam 8” Yoonatersenyum, yang tentu membuat Siwon ikut tersenyum.

 

*****

 

Waktu berjalan begitu cepat, tak terasa sudah hampir 1 minggu. Perasaan Siwon sudah mulai kacau, ia tak tau harus bagaimana lagi.

 

Seminggu ini ia berjalan-jalan keliling Korea dengan Yoona, yang tentu saja malah semakin menguatkan perasaan cintanya pada Yoona.

Tapi malam ini, ia harus dengan rela melepas Yoonapergi untuk sementara.

 

“Yoong, semua perlengkapan sudah kau siapkan?” tanya Siwon saat mereka duduk di sebuah bangku di bawah pohon sakura.

 

“sudah oppa, semuanya sudah siap” jawab Yoonasambil memakan ice creamnya

 

“baguslah kalau begitu. kalau disana, kau harus sering belajar, agar kau tidak pabo lagi” ejek Siwon

 

“Mwoya?? Oppa ini huh!” Yoonamemajukan bibirnya

 

“kalau kau disana, kau harus sering-sering menghubungiku, agar kau tidak lupa denganku!!!” pinta Siwon sambil membenarkan lengan bajunya

 

“ne oppa…. tentu saja” Yoonakembali tersenyum

 

“ini, kenang-kenangan dariku” Siwon menyerahkan sebuah cincin emas putih yang cantik untuk Yoona

“apa ini oppa?” tanya Yoonaheran

 

“kau tak bisa melihat? Ini cincin, pabo!!”

 

“aigooo… maksudku ini cincin apa?”

 

“ini cincin asli, emas putih” jawab Siwon asal

 

“oppa yang pabo” Yoonamenjulurkan lidahnya

 

“lalu, kenapa kau memberiku cincin?” lanjut Yoona

 

“Tidak ada alasannya, aku hanya ingin memberimu itu” Siwon berusaha mencari alasan

 

“sini, aku pakaikan” Siwon memakaikan cincin itu di jari manis Yoona

 

“cincin yang sangat cantik” Yoonatersenyum sembari memandang cincin cantiknya

 

___________________________

 

 

Siwon POV

 

Aku terus tersenyum menatap wajah cantik yeoja ini. Wajah yang selalu menjadi candu bagiku.

Kapan lagi aku bisa menatap wajahnya, kapan lagi aku bisa bercanda dan tertawa lepas dengannya.
Semua ini pasti akan sangat aku rindukan

Aaaahh Yoona-ah.. tak tau kah kau bahwa aku sangat mencintaimu?

 

Aku memberinya cincin. Maksudnya seperti sepasang suami istri, sang suami memberikan sebuah cincin kepada istrinya tanda bahwa sang istri adalah miliknya.

Aku pun begitu pada Yoona, aku memberinya cincin berharap kalau suatu saat nanti Yoonamenjadi milikku.

 

“eummm… kalau begitu, ini untukmu oppa” Yoonamenyerahkan sebuah kalung dengan pendant berbentuk segi tiga

 

 

 

“benarkah? Kalung yang bagus” aku merengkuh kalung itu.

 

Saat aku melihat pendant kalung itu, terdapat tulisan di bagian belakangnya ‘Y S’

 

“Y S, apa ini  Yoona?” tanyaku sambil menunjukkan tulisan itu

 

“ah… bukan apa-apa, mungkin bawaan dari pabrik” Yoonamenjawab dengan wajah sedikit gugup

 

Apa Yoonamenutupi sesuatu?

 

Y S ini apakah Yoona dan Siwon?

 

Hatiku terus bertanya-tanya, tapi segera ku tepis, karena tidak mungkin Yoonaseperti itu.

 

__________________________

 

 

Aku bangun dari tidurku. Sangat nyenyak mungkin karena mimpiku semalam.

Aku memimpikan Yoona. Aku dan Yoonaberjalan-jalan di pantai, lalu kami berdua bermain-main air di pinggir pantai, setelah itu aku dan dia duduk di atas tikar yang terbentang di bawah pohon sampai akhirnya aku tidur di pangkuan Yoona.

 

Aku segera menuju kamar mandiku, berendam air hangat. Sampai 30 menit kemudian aku menyudahi mandi pagiku.

 

Aku harus segera bersiap-siap karena aku harus cepat ke bandara, mengantar sekaligus melepas Yoonayang akan pergi ke Perancis.

 

Aku memakai pakaianku dan tak lupa, kalung pemberian Yoonasemalam. Aku tersenyum saat memakainya.

 

10 menit kemudian aku dan mobilku sudah melesat jauh meninggalkan rumah.

 

_________________________

 

 

YoonaPOV

 

Huft…
Aku tak percaya semua ini.

Aku, eomma dan appa akan pindah ke Perancis. Walau cuma sementara tapi tetap saja rasanya menyakitkan.

 

Aku belum siap berpisah dengan teman-temanku. Terutama Siwon oppa. Namja yang selalu ada untukku

 

Apa disana aku akan bertemu namja sebaik dia?

 

Aku rasa tidak mungkin, karena Siwon oppa hanya satu-satunya di dunia ini.

 

Selama di perjalanan aku hanya memandang keluar jendela, sesekali menyeka air mataku yang selalu meleleh sejak tadi malam.

 

“Yoona, kau tidak lupa membawa vitaminmu kan?” tanya eomma dari kursi depan

 

“aku tidak mungkin lupa eomma” jawabku dengan suara pelan

 

“apa Siwon akan mengantarmu ke bandara?” tanya eomma lagi

 

“dia menunggu disana”

 

*****

 

Satu jam kemudian aku sudah sampai di Incheon International Airport. Aku melihat sesosok pria yang sangat aku kenal sedang duduk di sebuah kursi.

 

“oppa, kau sudah lama menunggu?” aku menyapanya

 

“ah, Yoona-ah, ani baru sekitar 5 menit” Siwon oppa berdiri dari duduknya sambil tersenyum, memamerkan lesung pipinya.

 

“kau, kenapa wajahmu terlihat sembab?” lanjutnya

 

“gwenchana” aku mencoba tersenyum

 

“uljima Yoona-ah!!” Siwon oppa memelukku. Kau tau bagaimana rasanya? Sangat hangat dan menenangkan. Aku ingin sekali merasakan pelukan seperti ini.

 

Siwon oppa melepas pelukannya. Lalu dia membungkuk dan menghapus air mataku

 

“uljima!!” Siwon oppa tersenyum. Senyumannya sangat teduh sampai membuat hatiku tenang.

 

“kau menagispun orang tuamu tetap akan membawamu ke Perancis, jadi uljimayo Yoona-ah!!” Siwon oppa menepuk bahuku. Dia terlihat tegar

 

Apa dia rela melepasku?

 

Apa dia tidak sedih?

 

“kalau kau disana, jangan lupakan aku. Arra?”

 

“arrasoh oppa” aku tersenyum

 

“gomawoyo” lanjutku

 

“Yoona, kau sudah siap? Sebentar lagi akan berangkat” eomma memanggilku

 

Aku hanya tersenyum lemah. Aku menatap Siwon oppa dia juga menatapku dan tersenyum memberi semangat.

 

“hati-hati Yoona, jaga kesehatanmu!! Makan tepat waktu dan jangan lupa belajar!!”

 

“ne oppa” aku hanya mengangguk lemah

 

“annyeong oppa” aku mulai melangkahkan kakiku

 

“hati-hati Yoongie-ah” Siwon oppa melambaikan tangannya

 

Aku pun melambaikan tanganku, aku tak bisa menahan air mataku. Aku menangis.

Langkahku semakin jauh, saat aku berbalik, aku masih melihat Siwon oppa, dia terus menatapku.

 

________________________

 

 

Author POV

 

Siwon terus-terusan menatap Yoona. Sampai akhirnya bayangan Yoonamenghilang dibalik pintu

 

Hatinya hancur, dadanya sesak.

Siwon pun pulang meninggalkan bandara.

Dia segera melajukan mobilnya.

 

Siwon membelokkan mobilnya didekat sebuah danau. Dan diapun mencurahkan segala kesedihannya disana.

 

*****

 

Setelah Yoonapergi, Siwon menjalani harinya seperti biasa. Sebagai seorang arsitektur.

Sesekali dia berjalan-jalan melewati rumah Yoona, walau ia tau orang yang ia harapkan tidak mungkin ada disitu.

 

*****

 

Waktu berlalu sangat cepat, hari ini genap 5 tahun sudah Yoonapergi.

 

“dia, benar-benar tidak pernah menghubungimu?” tanya seorang namja berbadan kurus yang bernama Eunhyuk. Namja ini adalah teman dekat Siwon

 

“tidak pernah” jawab Siwon lemah

 

“huft… mungkin dia susah menghubungimu Siwonnie”

 

“mungkin. Aku sudah berjuta-juta kali menghubunginya, tapi tetap susah, sampai rasanya aku ingin menyerah saja” Siwon terlihat sangat frustasi

 

“jangan menyerah!! Aku yakin, suatu saat nanti kau akan bertemu dengannya lagi. Percayalah” Eunhyuk memberi secercah semangat pada Siwon

 

__________________________

 

 

END OF FLASHBACK

 

 

Siwon memasukkan kembali foto itu kedalam kantong celananya. Dia lalu menuruni tangga dan berjalan menuju kamarnya.

 

Tak lama, handphonenya berdering, tanda ada sebuah pesan masuk.

 

“hmm.. ada pesan” Siwon bergumam dan ibu jarinya langsung memencet tombol open.
sebuah pesan dari sahabatnya

 

From: Eunhyuk

Choi Siwon…
Datanglah ke cafe’ku besok!
Pukul 2pm!!
Ada seseorang yang ingin bertemu denganmu.

 

Karena Siwon penasaran, diapun segera membalasnya

 

To: Eunhyuk

Nuguya?

 

Tak berselang lama, handphonenya sudah berdering lagi

 

From: Eunhyuk

Seseorang, pokoknya kau harus datang!
kalau kau tidak datang, kau pasti menyesal!!

 

“Siapa seseorang itu? Sampai Eunhyuk tak mau menyebutkan siapa dia” geram Siwon, karena sedikit kesal ia pun segera membanting handphonenya ke kasur

 

*****

 

Besoknya

 

Karena diselimuti rasa penasaran, Siwon pun memutuskan datang ke cafe Eunhyuk siang ini. Dia sudah bersiap-siap, memakai tshirt warna biru muda ditumpuk blazer warna hitam.

Tak berapa lama kemudian dia sudah melesat jauh meninggalkan garasi mobilnya.

Sekitar 15 menit diperjalanan Siwon sudah sampai di depan sebuah cafe minimalis milik sahabatnya.

 

 

Setelah memarkirkan mobilnya, Siwon berjalan menuju cafe dengan langkah santainya. Sebuah lonceng kecil yang tergantung di pintu cafe pun berbunyi, tanda ada yang masuk.

 

“Hyuk” sapa Siwon pada sahabatnya yang tengah membuat 2 cangkir kopi untuk tamu.

 

“ah, Siwonnie, kau sudah datang rupanya” Eunhyuk menyambut Siwon dengan gummy smilenyayang khas

 

“duduklah, aku mau melayani tamu dulu!” Eunhyuk menyuruh Siwon sambil membawa 2 cangkir kopi dengan nampan warna krem.

 

Siwon pun duduk disebuah kursi favoritnya. Semua kursi memang sama saja, tapi bagi Siwon kursi dan meja ini sangat berbeda, banyak kenangan tersimpan yang pernah ia lalui dengan seorang yeoja yang sangat ia cintai.

 

Cafe ini, selain cafe milik sahabatnya, tapi cafe ini juga salah satu tempat favoritnya dengan Yoona.

 

Eunhyuk menghampiri Siwon dengan membawa kopi espresso favorit Siwon dan dia langsung duduk berhadapan dengan Siwon.

 

“ini kopimu” Eunhyuk meletakkan secangkir kopi ke hadapan Siwon

 

“sebenarnya siapa yang mau bertemu denganku?” Siwon to the point

 

“Im Yoona” jawab Eunhyuk singkat

 

“mwo? Yoona” Siwon membulatkan matanya. Dia sungguh tak percaya dengan apa yang baru saja dikatakan Eunhyuk.

 

“iya Im Yoona, yeoja yang selama ini kau tunggu-tunggu”

 

“kau bercanda” Siwon tetap masih tak percaya. Perlahan dia menyeruput kopi panas yang ada dihadapannya.

 

“aku serius Choi Siwon. Yoona, dia ingin bertemu denganmu” ekspresi Eunhyuk terlihat sangat serius

 

“sebentar lagi dia akan sampai. Lebih-baik kau siap-siap” Eunhyuk beranjak dari kursinya dan menepuk bahu Siwon

 

Benar saja, tak lama kemudian seorang wanita berusia 22 tahun memasuki cafe, yeoja itu memakai dress selutut berwarna peach, rambutnya yang ikal berwarna coklat dibiarkan tergerai.

 

Menawan, satu kata itulah yang cukup menggambarkan yeoja ini.

 

Siwon menatap yeoja itu tak percaya, seolah ada daya magnet yang mampu menarik matanya hingga tetap terpaku menatap sesosok cantik yang baru saja memasuki ruangan cafe itu.

Ini adalah kali pertamanya Siwon melihat yeoja itu lagi. Setelah lebih dari 7 tahun tak ada kabar beritanya.

 

Tapi ada satu hal yang membuat Siwon bertanya-tanya. Yoonamendorong sebuah kereta bayi yang berisikan seorang bayi perempuan cantik.

 

“apakah itu bayi Yoona?” tanya Siwon dalam hati

 

“ah… Yoona… kau sudah datang. Cantik sekali kau” sambut Eunhyuk ketika melihat sosok cantik itu memasuki cafenya.

 

“wah, cafe ini masih sama seperti dulu, sangat menyenangkan disini” Yoonamengedarkan matanya ke seluruh sudut ruangan

 

“mian ya oppa, aku telat” Lanjutnya, Yoonamenebar senyum, bibirnya yang berwarna soft pink membentuk bulan sabit, menambah manis wajahnya.

 

“gwenchana, Cuma telat sebentar” Eunhyuk menjadi salah tingkah

 

“silahkan duduk disini Yoona-ah!! Oh iya, kau mau minum apa?” Eunhyuk mempersilahkan Yoonaduduk di depan Siwon

 

“aku pesan caramel macchiato” Yoonatersenyum ramah, lalu matanya beralih pada seorang namja yang duduk di depannya yang sedari tadi terus menatapnya

 

“Siwon oppa” Yoonamenegur Siwon yang masih saja terpaku padanya

 

“ah, Yoona” Siwon jadi salah tingkah, lalu dia pun menundukkan kepalanya

 

Ada satu hal yang membuat Siwon semakin yakin kalau Yoonasudah menikah, jarinya. Yoonatak memakai lagi cincin pemberiannya, melainkan kini melingkar sebuah cincin yang lain, cincin yang berbeda.

 

“kapan kau pulang ke Korea?” Siwon memberanikan diri untuk mengawali perbincangan

 

“2 minggu yang lalu, tepat hari selasa”

 

“2 minggu lalu?” Siwon mengerutkan dahinya

 

“iya, maaf kalau aku tak memberitahumu oppa”

 

“gwenchana” Siwon tersenyum tipis. Hatinya sangat hancur.

 

“ada apa dengan Yoona? Seolah dia tidak menganggapku lagi” batin Siwon

 

“mungkin karena sekarang Yoonasudah bersuami” batin Siwon terus-terusan bergemuruh.

 

“Nona cantik, ini pesananmu” Eunhyuk menghampiri Yoonadan meletakkan caramel macchiato di meja Yoona

 

“gomapta oppa”

 

Lalu eunhyuk pun memberi isyarat mata pada Siwon, seolah-olah berkata “inilah waktumu”

 

“eummm… Yoonaapa kabarmu?” Siwon mulai basa-basi

 

“aku baik, kalau oppa?” Yoonamengangkat cangkirnya dan sejurus kemudian sudah menyeruput caramel macchiatonya

 

“aku juga baik” Siwon hanya tersenyum

 

“dia namanya siapa Yoona?” Siwon menanyakan tentang seorang bayi yang sedang tertidur di kereta bayinya

 

“namanya Yoo Rin, Kim Yoo Rin. Umurnya baru sekitar 50 hari” Min Jee tersenyum sembari memandangi bayi itu

 

Setelah agak lama mengobrol tiba-tiba bayi yang ada di kereta bayi Yoonamanagis

 

“uuuhh.. Yoo Rin-ah… sepertinya kau lapar” Yoonamenggendong bayi itu

 

“oppa, lihatlah dia cantik kan?” Yoonamenunjukkan bayi yang bernama Yoo Rin itu pada Siwon

 

“iya cantik, sama sepertimu” Siwon mencoba tersenyum padahal ia sudah sangat ingin menangis

 

Penantiannya selama 7 tahun tak membuahkan hasil. Yoonamalah menikah dengan lelaki lain, dan sekarang menunjukkan hasil buah cinta dengan suaminya di hadapan Siwon.

 

“oppa, aku mau pulang ya, Yoo Rin rewel. Mianhae” Yoonabangkit dari kursinya dan mengambil tasnya

 

Lalu Eunhyuk pun menghampiri mereka

 

“agar Yoona tidak repot, biarkan Siwon mengantarnya sampai rumah” Eunhyuk menarik tangan Siwon, tapi Siwon hanya diam kebingungan, sontak saja Eunhyuk langsung memberikan isyarat mata

 

“main lah kerumahku oppa!!” Yoonamengajak Siwon sambil meletakkan Yoo Rin di kereta bayinya

 

“ba… baiklah” Siwon terbata-bata

 

Mereka mulai melangkah keluar dari cafe Eunhyuk

 

“hati-hati ya!!” teriak Eunhyuk dari dalam

 

“oh iya, rumahku yang sekarang dekat dari sini, sekitar 10 menit sudah sampai” ujar Yoonapada Siwon. Siwon hanya tersenyum, dia bingung harus bagaimana.

 

Selama di jalan, Siwon hanya berjalan dibelakang Yoona

 

“nah, kita sudah sampai” Yoonamenghentikan langkahnya didepan sebuah toko, tepatnya baby shop.

 

“masuklah oppa!” Yoonamempersilahkan Siwon memasuki tokonya.

 

Siwon melihat beberapa pembeli yang sedang memilih-milih barang dan terlihat juga beberapa karyawan yang memakai pakaian seragam.

 

“Hyun Mi-ah” Yoonamemanggil seorang karyawannya

 

“ye” yeoja yang dipanggil itupun menoleh lalu membungkuk

 

“Heechul oppa sudah kemari?” Yoonamenanyakan seseorang pada karyawannya

 

“belum onnie” jawab yeoja itu lirih

 

“oh, yasudah” Yoonatersenyum kamudian berjalan meninggalkan karyawannya

 

“Oppa, rumahku ada dilantai atas, ayo!!” Yoonamenggandeng tangan Siwon

 

Tentu saja hal itu membuat Siwon tersentak. Jantungnya hampir copot saat tangan halus Yoonamenyentuh tangannya.

 

Rumah Yoonaadalah ruko, toko dilantai bawah sedangkan rumahnya dilantai atas.

Yoonadan Siwon menaiki satu persatu anak tangga, tak lupa, tangan Yoonamenggendong seorang bayi cantik yang kini sedang tertidur.

 

Sesampainya dilantai atas Yoonalangsung menyuruh Siwon duduk di sebuah sofa, dia pun meletakkan Yoo Rin disebuah kasur kecil diruangan yang sama. Sedangkan Yoonalangsung menuju dapur, menyiapkan minuman untuk Siwon.

 

Siwon mengedarkan matanya kepenjuru ruangan, dia mencari-cari foto pernikahan Yoona, tapi sayangnya apa yang ia cari tak ia temukan, yang ada hanyalah foto-foto Yoonasendirian.

 

“oppa, ini, cola untukmu!!” Yoonamembawakan sebotol cola dan 2 gelas untuknya dan Siwon. Yoonalangsung menuangkan cola itu kedalam gelas-gelas yang sudah terduduk dimeja.

 

“gomapta Yoona-ah” Siwon tersenyum seraya mengangkat gelas dan meneguk colanya.

 

Yoonaduduk disebelah Siwon. Jantung keduanya tidak karuan. Harus Yoonaakui kalau dia sangat merindukan lelaki ini.

 

“Yoona-ah” Siwon membuka pembicaraan

 

“nde oppa” Yoonamenoleh

 

“aku… sangat merindukanmu” ucap Siwon lirih

 

“aku juga” Min Jee menatap dalam mata Siwon. Mata keduanya saling berbicara seolah-olah tau segala isi hati pemiliknya.

 

Entah setan apa yang merasuk Siwon, ia mendekatkan wajahnya ke wajah Yoona, semakin lama semakin dekat, sampai akhirnya sudah tidak ada jarak lagi.

 

CHUUU~

 

Siwon mengecup lembut bibir Yoona, Yoonatersentak namun ia tidak menolaknya. Tapi Yoonajuga tidak membalasnya, dia hanya diam sambil memejamkan matanya rapat.

 

Tiba-tiba Siwon sadar akan kesalahan yang baru saja ia perbuat, langsung saja Siwon melepas ciumannya.

 

“mianhae Yoona” Siwon menundukkan kepalanya

 

“aku tak seharusnya menciummu” lanjut Siwon dengan suara bergetar. Mata Siwon mulai berkaca-kaca.

 

Yoonahanya diam , ia bingung, kata apa yang seharusnya ia ucapkan.

 

“aku tak seharusnya mencium wanita yang sudah bersuami. Aku sangat bersalah pada suamimu” Siwon melanjutkan kata-katanya. Kali ini mendung benar-benar sudah pekat di  ujung matanya. Siap menumpahkan air yang semakin tak tertampung lagi.

 

“bersuami?” Yoonabertanya dengan wajah bingung

 

“iya, kau sudah menikah kan?” tanya Siwon meyakinkan

“aku belum menikah”

 

“belum?” Siwon menatap Yoona, wajahnya terlihat penuh tanda tanya

 

“aku belum menikah oppa, jangan ngaco ah!!”

 

“jinjja” kali ini Siwon terlihat sedikit gembira

 

“lalu, dia anak siapa?” lanjut Siwon sambil menunjuk Yoo Rin

 

“aaaahh… dia adalah anak sepupuku, anak Heechul oppa, orang tuanya sedang ada urusan penting, jadi hari ini Yoo Rin dititipkan padaku, karena aku sudah terlanjur janji dengan Eunhyuk oppa untuk bertemu denganmu, aku juga tidak tega meninggalkan Yoo Rin sendirian, jadi yasudah dia kubawa saja” terang Yoonapanjang

 

“benarkah itu Yoong” Siwon mulai tersenyum senang

 

“oh iya, lalu kenapa kau tak memakai cincin pemberianku? Lalu, ini bukan cincin pernikahan?” Siwon menggenggam tangan Yoonadan mengangkatnya.

 

“oh.. bukannya aku tak mau memakai cincin pemberianmu, tapi dulu aku pernah tak sengaja hampir kehilangan cincin itu, jadi cincin itu aku taruh ditempat yang aman, karena aku tak mau kehilangan benda pemberianmu oppa, karena…. cincin itu sangat berharga bagiku. Dan ini, cincin ini pemberian eomma saat ulang tahunku tahun lalu” Yoonamenjelaskan serinci mungkin, bibirnya menyunggingkan senyuman tulus.

 

“apakah itu semua benar?” tanya Siwon dengan wajah berbinar

 

“benar oppa. Eum… oppa, apa kau masih mencintaiku?”

 

“mwo?”

 

“mianhae…. dulu aku pernah membaca buku harianmu, dan disana tertulis kalau kau mencintaiku” Yoonatertunduk malu

 

“kau membaca buku harianku?” Siwon sangat kaget dengan apa yang baru saja dikatakan Yoona

 

“mian” Yoonasemakin menunduk

 

“iiiihh… dasar anak nakal” Siwon mencubit pelan lengan Yoona

 

“YA!! Oppa, tanganmu tak berubah, tetap saja nakal” Yoona mengangangkat kepalanya dan langsung memarahi Siwon

 

“hahaha… sama seperti hatiku, tak berubah, tetap mencintaimu” Siwon tersenyum manis, Yoonaikut tersenyum ketika mendengar kata-kata Siwon yang terakhir.

 

“jadi, kau belum menikah?” Siwon mengulang lagi pertanyaannya

 

“Belum Choi Siwon appa” jawab Yoonasambil menjulurkan lidahnya

 

“jadi, aku boleh menciummu lagi?” Siwon langsung mendekatkan lagi wajahnya,, semakin dekat, hingga bibir mereka bertemu lagi

 

Kali ini ciuman yang berbeda, terasa lebih hangat, lebih dalam dan lebih lembut. Yoonapun tak tinggal diam, kali ini dia membalasnya

 

Sekitar 10 menit kemudian, Siwon baru melepas ciumannya.

 

“oh iya, kenapa kau tidak langsung menghubungiku begitu sampai di Korea? Kenapa juga kau baru pulang setelah 7 tahun? Dan kenapa kau tak pernah sekalipun menghubungiku?” Siwon menanyakan banyak pertanyaan, yang tentu saja membuat Yoonabingung.

 

“mianhae… handphoneku hilang, karena akau tidah hafal nomor telefonmu, jadi aku tak bisa menghubungimu, dan apa oppa tau? Telefon ke luar negeri itu sangat mahal” Yoonamenjulurkan lidahnya

 

“lagi pula, aku kan tidak janji 5 tahun, dulu aku bilang sekitar 5 tahun, tapi itupun belum pasti. Dan maaf aku baru menghubungimu, gara-gara aku terlalu sibuk mengurusi toko baruku, aku sampai lupa kalau aku sudah di Korea, ckckck, lalu aku pergi ke cafe Eunhyuk oppa dan memintamu untuk bertemu denganku” jelas Yoonapanjang lebar.

 

“dasar Im Yoona pabo” Siwon mencubit pelan lengan Yoona

 

“YA!! Aku tidak pabo, oppa ini” Yoonamenggembungkan pipinya.

 

“apa, oppa juga belum menikah?” selidik Yoona

 

“aku sudah menikah” Siwon memasang ekspresi serius

 

“benarkah itu?” sekarang giliran Yoonayang sedih

 

“ya, aku sudah menikah” jawab Siwon enteng

 

“menikah denganmu” lanjut Siwon

 

Yoonalangsung mengangkat kembali kepalanya dan langsung menatap namja yang baru saya membuatnya jantungan

 

“denganku?”

 

“iya denganmu, apa kau tidak mau?”

 

“aku…” Yoonatersenyum malu

 

“aku mau” lanjut Yoona dengan senyum merekah

 

“jeongmal?” tanya Siwon tak percaya

 

“ne, jeongmal” Yoona mengangguk

 

“saranghae Yoona-ah” Siwon membawa Yoonadalam pelukannya

 

“kenapa, kau mau menikah denganku oppa?” tanya Yoonayang masih dalam pelukan Siwon

 

Siwon melepas pelukannya dan langsung menatap lekat mata Yoona

 

“karena hanya kau yang kucinta, karena hanya kau yang ada dihatiku dan karena hanya kau yang ku inginkan. saranghaeyo” Siwon tersenyum dan memeluk Yoonakembali

 

 

FIN

 

 

Ff’nya gaje banget kan?

Mian ya, otakku emang odong banget>< ckckck

Tapi mohon dikomen ya!!! ^^

 

Tinggalkan komentar

142 Komentar

  1. mutiarananda

     /  September 15, 2013

    hyaaaaaaa >.<

    Balas
  2. bgus thor malahan super duper daebak..
    aduch kirain tdi uri yoong udh nikah dan mmpunyai ank..
    tpi trnyata tidak

    Balas
  3. cutefluffy93

     /  November 7, 2013

    walauu ada typo,

    tpi ini ttp sweet^^

    Balas
  4. Rosiie

     /  November 29, 2013

    Ahh,, kalau yoona eonie bener2 udah nikah gmana perasaan siwon oppa

    Balas
  5. Kang ji ai

     /  Januari 21, 2014

    Sweet..

    Balas
  6. Uhhhh! So sweet!! ~
    Seru!!! Keren deh >,<

    Balas
  7. tia risjat

     /  Februari 15, 2014

    kaget..! aku kira itu bayinya yoona dan ini bakalan jadi sad ff yoonwon. ffiuuhh..
    lucunya.. cinta yang tidak mengenal batas waktu. 7 tahun yang lama ya..

    Balas
  8. aat yoonwon

     /  Maret 2, 2014

    Keren

    Balas
  9. yuli

     /  Maret 6, 2014

    keren tak kira yona beneran dah nikah hehehe

    Balas
  10. Anah sanggy sonelf

     /  Mei 14, 2014

    Bagus ko eon

    Balas
  11. any

     /  Mei 22, 2014

    G sengaja nemu os ini. Bagus ceritanya. Penantian yg tidak sia2. Aku udah takut aja kalo yoona ternyata janda. Eh ternyata masih single. Aku baca os ini sambil nunggu pw girl in the night 3 dr author. Ternyata os ini jg dipublist sambil nunggu girl in the night publis. Pas kaaannn….

    Balas
  12. OMG HELLO!!!!?! Hah? Menikah ? Ommo!

    Balas
  13. Mia

     /  Juli 14, 2014

    Kurang panjang,belum juga nikah udah selesai aja

    Balas
  14. Mia

     /  Juli 14, 2014

    Kurang panjang,belum juga nikah udah selesai aja,pi ga’ pa apa deh

    Balas
  15. Cha'chaicha

     /  September 25, 2014

    Bagus cerita’y, ku kira yoona ga akan kmbli..

    Balas
  16. Choi Han Ki

     /  Oktober 28, 2014

    Hahaha siwon dah salah sangka duluan… Eh ternyata itu bukan anak yoona … Selamat buat siwon dan yoona yg bisa kembali bersama lagi

    Balas
  17. utycoyumy

     /  Desember 8, 2014

    daebak.. ceritanya so sweet ><. kirain yoona udah nikah haha siwon salah paham.

    Balas
  18. Aaaahhh so sweet…

    Balas
  19. happy ending

    Balas
  20. susi

     /  Mei 27, 2015

    Siwon cinta banget sama yoona, dia udah nyimpen perasaan nya sangat lama dia memendam perasaan ke yoona terlalu lama kenapa dia ga kasih tau yoona waktu yoona mau pergi, biar ga kepikiran..

    Cuma karna yoona bawa bayi siwon ngira dia udah nikah, ^^ Untung aja kesalah pahaman nya ga berlarut-larut,, untung siwon langsung to the poin jadi mereka bisa cepet bersatu..☺

    Balas
  21. Waaa daebakk thorr

    Balas
  22. melani

     /  Juli 8, 2016

    Sempet mikir kalo yoona udah nikah n anak itu anaknya yoona eh ternyata bukan jadi penantiannya siwon gak sia”..

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: