[OS] Just a Misunderstanding

(OS) Just a Misunderstanding

 

Annyeong.. Ulan’s back diminggu pertama bulan puasa ini.. bagi yang menjalankan puasa semoga puasanya lancar ya.. aku lagi ^_^ aku bawa ff one shoot ney(Req : dari pembaca setiaku yg selalu mention dan minta dibuatin ff yg ada Tiffany dan Scene kesukaannya😛 ) dan Sister’s of Mirror nya juga udah posting bareng ini ff.. lumayan buat bacaan dibulan Ramadhan🙂 tenang FF ku gak pernah ada unsur NC na koq🙂 jadi Aman..!!(tapi jgn tinggalkan tadarus Al-qur’an nya ya^_^ ) Selamat membaca FF ku ini semoga terhibur dan mungkin aku akan lama untuk posting FF kembali mungkin untuk 2minggu kedepan :)*JanganKangenYaa~:p * Jangan Lupa KOMENTARnya okke!! See you next Time!!!🙂

 

 

Judul              : Just a Misunderstanding / Danji Ohae

Type               : OS – One Shoot

Author            : Ulanchoi HyoYoon / Twitter : @Lovelyulan

Genre             : Romance,comedy, ect

Ratting           : General, PG 15

Main Cast      : Im Yoona SNSD, Choi Siwon SUJU

OtherCast      : Kim Heechul, Tiffany, Donghae, Yuri,Hyoyeon,Eunhyuk,ect

 

 

Suara gema dentuman music terdengar sangat keras dibarengi teriak-teriak histeris para penonton didalam indoor stadion, lampu-lampu kerlap-kerlip dari panggung menyilaukan mata di bagian kursi penonton  yang gelap hanya ada cahaya-cahaya blitz kamera dan lightstick yang ada digenggaman penonton.

Terlihat di kursi VIP seorang wanita cantik memakai casual dress warna kuning yang sangat familiar bagi warga korea selatan, tengah duduk sambil menikmati pertunjukan yang disajikan oleh Jang Geun suk sebagai bintang utama kemegahan panggung itu,di sebelahnya ada seorang lelaki tampan memakai t-shirt biru mendampinginya, lelaki itu adalah Heechul Super Junior member yang juga paling dikenal masyarakat korea selatan yang seharusnya sekarang sedang vacum dari SUJU untuk melaksanakan Wajib militer.

IPhone yoona yang diletakan di atas meja kecil yang tersedia didepan kursinya terus saja bergetar dan lampu LCD nya terus memancarkan cahaya. Yoona dengan sengaja membiarkan itu terjadi ia tidak sama sekali menghiraukan sms dan panggilan telpon yang berkali-kali masuk.ia terus saja ikut bersorak sama seperti penonton lainnya memberi dukungan pada teman sekaligu Fathner Kerjanya di serial Love Rain-nya yaitu Jang Geun suk. Dan kadang-kadang ia malah tertawa mendengar lelucon dari Heechul seniornya yang sudah di anggap sebagai kakak kandungnya sendiri.

“Ya..Ponselmu mengganggu sekali.. angkatlah sepertinya orang itu tengah penasaran setengah mati.” Tegur Heechul yang mulai terganggu dengan suara getaran di meja yang ditimbulkan dari ponsel yoona.

“Biarkan saja.. biar di tau rasa..aku sedang kesal oppa sama dia.” Seru yoona sambil menatap heechul dengan wajah serius. Lalu mengambil ponselnya dan memcopot battery ponsel tersebut.

“Hahaha.. kau ini bukankah memang selalu mudah kesal dengan orang?dasar pemarah!” goda Heechul meledek yoona. Yoona hanya memanyunkan bibir imutnya mendengar penilaian heechul atas dirinya.

Tiba-tiba ponsel Heechul yang didalam saku ikut bergetar , dan heechul segera mengambil ponselnya dan menatap layar ponselnya dan tersenyum pada yoona “Ini Siwon kekasihmu juga menelpon ke ponselku. Apa yang harus aku lakukan?”

“Matikan saja oppa. Jangan diangkat!” perintah yoona.

“Hahaha..aku punya ide..!!” seru Heechul sambil menyeringai nakal. Dan dengan segera ia menekan tombol hijau pada ponselnya, yoona hanya mengamati saja tanpa mencegah.

“Yoboseyo!!” ucap Heechul.

“Hyung!!Hyung!! ini aku Siwon..” terdengar suara siwon di seberang telpon dengan nada suara panic dan tergesah-gesah.

“Ya.ya.. Bodoh aku tau ini kau! Ada apa?” Tanya Heechul masih dengan suara santainya.

“Mana Yoona..?benarkah kalian pergi kekonser Jang bersama? Kenapa dia tidak izin padaku dan tidak mengangkat telponku. Kau juga kenapa tidak memberitahuku hyung?” Tanya siwon bertubi-tubi.

“Aiishh!!banyak sekali pertanyaanmu aku bingung mau jawab apa.” Jawab heechul mulai tidak serius dan berusaha menahan tawanya.

“Yahh..Hyung, tolong jangan buat  aku cemas..!!” rengek siwon disebrang telpon.

“Siapa yang membuatmu cemas?huh? keterlaluan orang itu..” Canda Heechul.

“Hyung aku serisus!!” teriak Siwon nampaknya sudah mulai jerah.

“yah!kau menggentakku!!Iya Yoona bersamaku sedang menikmati penampilan Jang!dia baik-baik saja hanya mod nya sedang buruk. Jadi sebaiknya kau cuci kaki dan sikat gigi lalu tidurlah.” Jawab Heechul sambil terus menahan tawanya agar tidak meledak.

“Hyung!!kau ini.. ahh..tolong berikan ponselmu kepadanya aku ingin bicara dengannya..” cetus siwon yang sekarang emosinya makin terpancing gara-gara Heechul.

“Yoona?? Oh..dia sedang tidak mau bicara dengan mu,,maaf ya lain kali saja jadi tolong jangan ganggu acara kami..disini sangat berisik ditambah denganmu jadi seakan kacau.” Ucap Heechul terus memancing emosi Siwon.

“Yahh..Hyung!!!” teriak Siwon frustasi.

“Sudah ya.. satu jam lagi kami pulang kau jangan cemas..dadahh..” Heechul dengan sukses membuat siwon makin penasaran diseberang sana dan ponselnyapun ikut dimatikan.

Dan tawanya yang sedari tadi ia tahan akhirnya meledek. Ia tertawa lepas karna berhasil mengerjai siwon membuatnya cemburu,kesal dan penasaran. Heechul terus tertawa sambil memegangi perutnya..

“hahaha..Kekasihmu itu bodoh sekali.. aku yakin ia pasti akan tidak bisa melakukan apapun saat ini.” Ujar Heechul sambil menatap wajah yoona yang sedari tadi memang mengupingi pembicaraan Heechul dengan siwon saat ditelpon tadi dan yoona tau bahwa heechul memang sengaja membuat siwon kalang kabut.

“Oppa..sudahlah..kau ini berlebihan sekali! Tapi Gomawo oppa..” tegur yoona karena merasa sudah mulai risih melihat ratusan mata penonton disekitarnya mulai memperhatikan mereka.

Heechul langsung diam dan bersikap biasa saja seperti tidak pernah terjadi apapun saat ini dan ia mulai fokus kepertunjukan lagi. Dan yoona disebelahnya malah tersenyum-senyum sendiri memikirkan siwon yang pasti sekarang sedang galau karna dirinya dan Heechul. Yoona benar-benar merasa senang membayangi hal itu.

 

~***~

 

“Aiishh!!kenapa ponselnya juga ikutan dimatikan? Orang itu benar-benar membuat emosi!” siwon berbicara sendiri sambil mundar-mandir dibalkon dorm sambil menatap ponselnya.

“Ada apa ?” tiba-tiba saja suara donghae mengejutkannya dari belakang. Donghae membawa dua gelas coffe mix dan satunya diberikan kepada siwon.

“Gomawo.” Jawab siwon menerima gelas coffe. “aku sedang bingung hyung..”

Donghae memperhatikan wajah siwon dengan serius. “Kenapa apa karna yoona lagi?” tebak donghae.

“Benar.. siapa lagi? Setiap pulang kekorea hanya dialah yang menjadi pusat pikiranku.”  Jawab siwon dengan wajah sedih.

“Heemm..aku tau, tapi masalahnya apa?” Tanya donghae tidak mengerti mengapa tiba-tiba siwon dan yoona terjadi masalah.

Siwon mengeruput coffenya sedikit lalu gelasnya di letakan di tembok menyangga balkon. “Entalah sebelumnya kami sedang baik-baik saja tiba-tiba saja kemarin ia mencueki ku dan terus berlanjut sampai sekarang sudah hampir 2x24jam hyung!dia tidak mengangkat telponku, tidak membalas smsku. Pokonya semenjak pulang dari jepan ia jadi aneh. Apa dia menyukai seseorang yang lain?”

“Mwooo??” mana mungkin secepat itu?walaupun ia cantik dan manis tapi dia bukan tipe cewek seperti itu. Percayalah padaku.” Jawab Donhae sambil menepuk-nepuk bahu siwon.

“Jadi sekarang apa yang harus aku lakukan?” Tanya Siwon sambil menatap langit gelap.

“Sekarang sudah pukul sebelas malam. Kau susul saja yoona di depan dromnya dan jelasin apa masalah sebenarnya..” jawab donghae memberi saran.

“Oh..iya tadi kata Heechul hyung ia akan pulang satu jam lagi.” Seru siwon gembira.

“Heechul hyung? Kenapa dia tau yoona kapan pulang?” Tanya donghae bigung.

“Mereka, Hyung dan dan yoona pergi bersama ke konser jang geun suk!” jawab siwon dengan nimik wajah tak senangnya.

“Mwoo?? Benarkah? Yaa.. hyung kita itu kenapa senang sekali membuat kehebohan media dan fans sih?? Dan kenapa dia tidak mengajakku, malah mengajak yoona? Curang sekali!” sekarang malah jadi donghae yang galau.

“Yah.. sudah hyung aku mau ke drom snsd dulu..” siwon menepuk bahu donghae dan segera beranjak dari balkon masuk kedalam dorm mengambil kunci mobil dan jaket lalu langsung melesat keluar dari dormnya.

Donghae hanya menatap kepergian Siwon sambil menikmati coffe mix buatannya.

~**~

 

Yoona dan Heechul duduk di kursi belakang mobil dalam perjalanan pulang  menuju dorm snsd. Sang manager Yoona duduk didepan bersama supir pribadi Heechul.

“Oh..iya kau belum ceritakan kenapa kau bisa marah dengan siwon?” tiba-tiba suasana hening didalam mobil jadih pecah karna suara Heechul.

“Heh?” yoona menolehkan wajahnya ke Heechul ternyata heechul sedang menatapnya. “Hemm..itu karena dua hari yang lalu bermula saat aku di Jepang oppa. Dan sebenarnya aku tidak tau ini salah siapa dan aku pantas marah atau tidak?dan aku juga jadi canggung dengan Tiffany eonni..”

“Tifanny-ah? Kenapa dengannya? Apa dia juga salah satu penyebab kau marah dengan siwon?”

Yoona memanggutkan kepalanya. “Iya oppa..apa yang harus aku lakukan??” Yoona terdiam sesat sambil memejamkan matanya sebentar berusaha mengingat kejadian dua hari lalu saat di jepang dan ia dengan benari mulai menceritakan hal menggajalnya itu kepada Heechul.

 

Flashback

 

Yoona dan delapan member SNSD masuk kedalam kamar hotel, mereka semua berteriak kesenangan karena sudah waktunya istirahat usai melaksanakan pertunjukan pertama mereka untuk promosi album paparazzi. Yoona berjalan kearah lemari es dan mengambil botol air minum dan menungkan airnya kedalam gelas. Member yang lain sibuk dengan urusan mereka sendiri.

Yoona berjalan sambil membawa gelas berisikan air dingin menuju balkon kamar hotel,dan yoona melihat Tiffany sedang bertelepon di situ niatnya ia ingin mengejutkan tiffany tapi niatnya di urungkan, ia malah mengendap dan mengupingi pembicaraan Tiffany.

“Oh..iya kami baru saja sampai di dorm oppa..apa oppa sudah pulang dari concert?”

Terdengar  Tiffany berbicara di sebrang dengan seorang lelaki yang lebih tua darinya dengan nada bicara yang sangat manja.

“ahh..Siwon oppa!kau mau ya menolongku..?”

Yoona terkejut hampir saja gelas yang dipegangnya terjatuh begitu mendengar tiffany menyebut nama siwon. Ternyata Tiffany sedang menelpon siwon.siapa yang menelpon deluan?pikiran yoona jadi berkecamuk. Tapi ia tidak berusah pindah tapi tetap mengupingi pembicaraan tiffany.

“Yahh..oppa jangan bercanda..aku serius..tolong aku ya…”

“aku tidak bisa tanpa bantuan oppa..karna kau adalah yang terbaik..”

“tidak hanya itu,okee.. Gomawo oppa..!selamat malam…!!”

Tiffany menyudahi pembicaraannya dan menyimpan ponselnya disaku jeansnya. Yoona masih terpaku ditempatnya masih penasaran dengan apa sebenarnya dibicaran tiffany dan siwon tadi.

“Oh..Yoona sedang apa kau?”

Yoona terkejut bukan baik tertangkap basah tiffany sedang melamun ditempatnya berdiri. Yoona menatap tiffany dan tersenyum-senyum sendiri.

“Tidak sedang apa-apa..hanya ingin minum dan berdiri di balkon, menatap langit malam jepang.” Jawab yoona bohong.

“Oh..begitukah? kau tidak ingin tidur? Besok siang kitakan kembali kekorea lagi..”

“Iya eonni kalau ingin tidur deluan saja aku masih ingin merenung.” Jawab yoona asal lalu berjalan kearah balkon.

Tiffany memandang yoona dengan tatapan aneh “Ya sudah eonni tidur deluan,jangan lupa nanti tutup pintu balkonnya.” Tiffany pun berjalan pelan meninggalkan yoona.

Yoona merasa gelisa ingin sekali ia menanyakan kenapa tiffany bisa berteloponan dengan siwon?apa yang mereka bicaran? Kenapa tiffany seperti menyembunyikan sesuatu dari nya? Yoona benar benar penasaran!. Maka ia memutar balik langkahnya dan memanggil tiffany.

“Fany eonni!!”

Tiffany memberhentikan langkahnya dan berbalik badan ke yoona. “Waeyo?”

Yoona mencengkram gelas digenggamannya.entah kenapa kata-katanya seakan menghilang begitu melihat wajah polos eonninya. “Selamat tidur..mimpi indah eon..” akhirnya yoona malah mengucapkan itu.

“hanya itu? Oke!” seru tiffany seraya tertawa melihat sikap dongsaengnya. Lalu segera berjalan kembali menuju kamarnya untuk tidur.

Yoona menggigit bibir bawahnya.perasaannya jadi sedikit kacau. Ia mengeluarkan ponselnya dan mengecek apa ada pesan/ miscalling dari siwon ternyata tidak ada sama sekali. Yoona jadi semakin geram dibuatnya. Lalu ia mencoba menghubungi nomor siwon ternyata ponsel siwon tidak aktif, lalu ia menghubungi nomor lain yang dikhusukan untuk umum ternyata juga tidak aktif. Wajah yoona jadi cemberut dan berpikiran apa siwon punya nomor lain selain dua nomor itu? Kenapa tiffany bisa berbicara dengannya sedangkan ia tidak. Keterlaluan sekali.

 

Flashback end…

 

“Jadi seperti itu?” Tanya Heechul begitu selesai mendengarkan yoona bercerita. “tapi jadi kau tidak coba tanyakan kepada tiffany maupun siwon selama dua hari ini?”

“kemarin saat aku tiba dikorea aku sudah menyempatkan diri menanya kepada siwon tetang kenapa dia menelpon tiffany. Tapi ia hanya menjawab tidak menelpon tiffany .jelas-jelas aku mendengar tiffany meyebut namanya emangnya siapa lagi dunia ini yang dikenal tiffany eonni bernama siwon kecuali dia?” yoona menekuk wajahnya mengingat siwon telah berbohong padanya.

“jadi maksudmu siwon berbohong padamu?” Yoona memanggutkan kepala. “lalu kau sudah tanyakan tiffany?”

“Sudah juga, tapi ia menjawab aku tau dari mana? Ya mau tidak mau tidak jadi bertanya lebih lanjut kalau aku terus bertanya aku akan ketahuan telah mengupingi pembicaraannya.” Jawab yoona dengan wajah frustasi.

“Ahh.. kenapa rumit sekali ya?” Tanya Heechul ikut-ikutan bingung dan galau.

“Apa jangan-jangan Tiffany eonni masih menyukai siwon oppa? Atau siwon oppa sudah mulai menyukai tiffany eonni? Sehingga mereka bermain dibelakangku oppa?” Tanya yoona dengan pikirannya.

-Tukk-

Heechul menyentil dahi Yoona. “mana ada seperti itu. Kalau itu sampai terjadi. Aku pastikan mereka  tidak akan bahagia ditanganku! Karna berani-beraninya melukai saengku yang manis ini.” Seru heechul menghibur yoona.

“Aku hanya takut saja oppa..”

 

~**~

 

Siwon berjalan mundar-mandir didepan apartemen Dorm SNSD menunggu yoona  pulang. Karna tadi ia baru saja menelpon Hyoyeon ternyata yoona belum pulang. Ia berjalan mundar mandir dengan wajah gelisa dan tak sabar menemui yoona. Tak lama akhirnya dari kejauhan ia menangak sebuah mobil hitam berjalan kearah apartemen. Siwon segera berlari dan bersembunyi dibalik pohon besar.

Mobil itu berhenti tepat di gerbang appertemen dan keluarlah dari dalam mobil yoona,managernya dan Heechul. Siwon terus mengamati mereka dari tempatnya bersembunyi tidak jauh dari situ. Yoona berjalan dan berpelukan dengan heechul. Heechul membelai puncak kepala yoona.

“Cepat selesaikan masalahmu dengannya ya..” nasehat heechul yoona hanya memanggutkan kepalanya.” Aku pulang.. selamat tidur..” merekapun melepas pelukan dan Heechul kembali masuk kedalam mobil dan mobil berjalan meninggalkan yoona dan managernya.

Managernya berjalan deluan masuk kedalam dan yoona mengikutinya belakangan. Tiba-tiba saja tangannya ada yang menarik. Dan ia dengan terkejut membalikan badannya. Dan sedikit terpekit kaget mendapati orang yang menggengam pergelangan tangan kanannya.

“Siwon oppa?!!”

“Aku ingin bicara padamu ayo ikut aku..” siwon dengan segera menyeret Yoona menuju tempat sepi disekitar situ. Mereka berhenti di balik dinding dan pohon sehingga orang lain yang lewat tidak dapat melihat mereka.

“Lepaskan!” teriak yoona siwon segera melepaskan tangannya dari tangan yoona.tapi tubuhnya yang besar menghimpit ruang gerak yoona.

“Ada apa denganmu?” Tanya siwon to the point.

Yoona menatap wajah siwon denga galak. “Ada apa denganku? Kau yang ada apa dengan Tiffany?” yoona balik Tanya dan langsung menuju tofik masalahnya.

“Tiffany?” siwon menatap tajam ke yoona.” Ah, aku sudah menebak kalau ini masalahnya, ternyata kau cemburu denganya  ya?” Tanya siwon diiringi senyuman menggodanya.

“Siapa yang cemburu?! Kau mau main belakang bersama tiffany silakan aku tidak peduli!” erang yoona.

“Benarkah?? Padahal aku dan tiffany tidak ada perasaan apapun tapi kau malah mengizinkan kami melakukan itu.. baik aku akan pertimbangkan.” Siwon berpura-pura memasang wajah serius dan marah.

Yoona langsung terdiam dan wajahnya berganti menjadi Nampak sangat gelisah dengan ucapan siwon tadi. Ia tidak berani menatap siwon kini yang berdiri berhadapan dengannya dengan jarak yang amat dekat.

“Apa karna Tiffany menelponku tempo hari?” Tanya siwon dengan nada bicara halus.

Yoona memanggutkan kepalanya.

“Kau ini..!” siwon menunjuk kening yoona dengan telunjuknya. ”sebenarnya ini rahasiaku dengan tiffany tapi karna kau seperti ini. Mungkin aku jadi melanggar janjiku sendiri untuk tak bercerita ini dengan siapapun.”

“Rahasia?” Tanya yoona dengan wajah semakin sedih ternyata siwon dan tiffany mempunyai rahasia hanya berdua yang lain tak boleh tau.

“Iya waktu itu tiffany meng-smsku bahwa ia ingin bicara denganku, tapi aku tidak pernah mengbalasnya kau tau sendiri aku malas membalas sms orang lain selalin kau. Dan akhirnya ia menelponku saat aku baru tiba di dorm usai melaksanakan concert.”

Flash back..

Siwon, Eunhyuk, donghae dan yesung berjalan masuk deluan kedalam dorm untuk melepas lelah mereka tiba-tiba saja ponselnya berbunyi. Pertama ia pikir itu dari yoona maka tanpa melihat siapa yang menelpon ia langsung mengangkatnya dan berbicara dengan orang yang menelponnya.

“Haii chagi..”

“Mianhae siwon oppa..ini tiffany bukan Yoona..” orang di telepon sana menyahut. Dengan segera siwon menjauhkan ponselnya dari telinganya dan melihat nama sipenelpon. Benar itu dari tiffany.

“Oh..iya aku kira yoona Mianhae..ada apa? Tanya siwon.

“emm.. oppa apa disekitarmu ada orang lain? Aku ingin bicara serius..jika ada bisakah oppa pindah ketempat yang sepi dan aman?” Tanya tiffany

Siwon melirik disekitarnya kelamaan suasana dorm makin rameh dengan member super junior yang sudah masuk semua kedalam dorm..

“iya aku akan keluar.” Siwon pun berjalan keluar dari dorm.dan melanjutkan bicara di telepon dengan tiffany.

“tapi oppa janji tidak akan memberitahu siapaun termasuk yoona?”

“hah yoona? Ini serius?”

“iya.. janji ya..”

“Baiklah..” siwonpu terlanjur berjanji akhirnya.

“oppa apa aku mengganggumu?”

“tidak, Apa snsd sudah selalai acara?

“Oh..iya kami baru saja sampai di dorm oppa..apa oppa sudah pulang dari concert?”

“ouh.. iya sudah. Lalu kau ingin bicara apa?”

“Tolong aku ya.. tiga hari lagi appa ku akan ulang tahun, aku ingin mengirimkan hadiah dan menuliskan kata-kata doa yang sangat indah sehingga membuatnya terharu.”

“apa?hanya itu kau bercanda kenapa minta denganku?”

“ahh..Siwon oppa!kau mau ya menolongku..?”

“Pergi saja temui pastur gereja dan minta tolong padanya.”

 “Yahh..oppa jangan bercanda..aku serius..tolong aku ya…”

“Iya baiklah.. aku akan carikan kata-kata doa paling indah dibukuku lalu akan meng copynya dan memberikannya padmau. Sudah puas?”

 “aku tidak bisa tanpa bantuan oppa..karna kau adalah yang terbaik..”

“Berlebihan sekali..hhehe apa ada lagi?”

“tidak hanya itu okee.. Gomawo oppa..!selamat malam…!!” terdengar tiffany memutuskan pembicaraannya di sebrang telpon. Dan siwon hanya ternyum mendapati itu ternyata tiffany hanya ingin minta tolong dicarikan kumpulan-kumpulan doa yang indah untuk diberikan ke ayahnya.

Siwon baru saja berniat menelpon yoona tapi sayang ponselnya sudah terlanjur lowbet. Ia dengan segera kembali ke dorm untuk meng changer ponselnya.

 

~**~

 

Yoona jadi benar-benar merasa bersalah setelah mendengar penjelasan siwon barusan. Ia mengembungkan pipinya memanyumkan bibirnya. Dan menunduk malu karna sudah salah paham dengan kekasihnya dan eonnienya sendiri. Dia benar-benar malu.

“Jadi bagaimana? Apa aku bermain belakang dengan Tiffany??huh? ada juga kau tuh jalan dengan Heechul Hyung tak bilang-bilang padaku!” ucap siwon sambil mencibir dan mensendekap tangan didada.

Yoona hanya memanyunkan bibirnya dan memainkan jari-jari tangannya sendiri seperti anak kecil. “Jadi aku yang salah paham ya??” Tanya yoona polos.

“Ya.. kau pikir siapa lagi? Huh..kau ini membuatku panik saja tauu!!” ucap siwon masih dengan pura-pura kecewa dengan sikap yoona.

Yoona benar-benar jadi malu dan merasa sangat bersalah saat ini. Sudah menuduh dan berpikiran negative tentang pacarnya dan eonninya. Padahal seharusnya ia bertanya terlebih dahulu bukan mengira-ngira seperti ini. Tapi jika memang ini rahasia seharusnya yoona menghargainya bukan mencurigainya.

Yoona terdiam seribu bahasa. Siwon masih memperhatikan tingkah kekasihnya yang benar benar menggemaskan. Yoona mengetuk-ketukan kepalanya pelan di dada siwon seperti burung pelatuk sedang mematuk pohon besar. Siwon yang sedaritadi memasang wajah kecewa akhirnya tak mampu buat menahan tawanya.

“Hahaha..sikap menyesal seperti apa ini??” siwon tertawa dan meledek yoona.

Yoona memberhentikan memantulkan kepalanya didada siwon dan mengganti sikap jadi makin cemberut dan menatap siwon dengan tatapan marah. Bisa-bisanya siwon mentertawainya dalam keadaan seperti ini. Yoona yang kesal melihat siwon terus-terusan mentertawai sikapnya akhirnya menendangkan kaki kanannya ke kaki kiri siwon.

“Auuhh..!! Ya.. Yoona!” Siwon menjerit kesakitan sambil memegangi kaki bawahnya yang ditendang yoona.

“Kau menyebalkan!” ucap yoona dengan mata berkaca-kaca dan memukuli bahu siwon bertubi-tubi dengan sekut tenaganya.

“Ya..ya..kau selalu saja bermain fisik. Mentang-mentang badanku besar aku selalu kau Bully.” Siwon menangkap tangan Yoona dan membawa tubuh mungil yoona kedalam pelukannya. Dan Yoona jadi menangis didalam pelukan siwon.

“Maafkan aku karna sudah berpikiran yang bukan-bukan terhadapmu.” Ucap yoona sambil terisak.

Siwon mengelus rambut halus yoona.”Tidak apa-apa, aku juga pernah seperti ini terhadapmu. Dan sekarang aku jadi tau rasanya menjadi korban kesalah pahaman itu tidak enak dan membingungkan.” Kata siwon dengan bijak.

“He-em.. kelak kita memang harus belajar saling percaya satu sama lain.dan berusa berpiki positive tentang hubungan kita.” Kata yoona tak kalah bijak.

“Bagus kalau kau mengerti. Nega Jeongmal Saranghae!!” ucap siwon lembut dan makin mempererat pelukannya ke yoona dan mencium puncak kepala yoona dengan penuh kasih sayang.

“Nado Jeongmal Saranghae Oppa!” jawab yoona sambil mengkecup pipi kanan siwon dengan lembut.

 

~**~

 

Yoona masuk kedalam Dorm. Keadaan didorm sudah sepi tapi televisi masih meyala diruang tengah. Tapi tidak ada seorangpun disana. Yoona berjalan dan ingin mematikan Tv ini pasti perbuatan salah satu eonni-nya yang cereboh. Baru ia memegang remote tiba-tiba suara langkah kaki yang berlari kecil dari arah dapur mengejutkannya.

“Yoona.. sudah pulang?”

Ternyata itu Tiffany. Tiffany berjalan menghampiri yoona sambil membawa semangkuk ice cream.

“Oh..eonni?kau belum tidur?” Tanya yoona basa-basi.

“Belum..duduklah kita makan ice cream dulu.” Ajak Tiffany. Yoona langsung duduk di sofa dan tiffany duduk disebelahnya. Memberikan satu senduk plastic kepada yoona.

“Aku mau minta maaf..” ucap Tiffany tiba-tiba selesa ia menyuapkan ice cream ke mulutnya.

“Untuk apa?” Tanya yoona pura-pura tidak tau dan tiffany tak punya salah apapun. Tapi dalam hati yoona berbicara pasti tiffany eonni ingin minta maaf soal kesalah pahaman tentang siwon.

“Aku tau..kau mencurigaiku mendekati siwon oppa diam-diam.tapi itu sebenarnya bukan begitu.. aku salah dan aku sekarang akan menceritakan sebenarnya kepadamu..” jawab tiffany sambil memusatkan pandangannya ke wajah yoona yang masih melahap ice cream.

Yoona memberhentikan suapan ice creamnya. “Tidak usah eonni..siwon oppa sudah menjelaskan semuanya terhadapku..” jawab yoona tanpa menoleh.

“Apa?benarkah?hah.. syukurlah, jadi kau sudah tau kalau aku hanya minta bantuan siwon oppa membuatkan doa-doa indah untuk ulang tahun ayahku?” Tanya tiffany gembira sambil menarik-narik lengan yoona.

Yoona tersenyum malu dan memeluk eonninya. “Maafkan aku eonni..aku sudah salah paham padamu.”

Tiffany membalas pelukan yoona.” Iya.. aku maafkan ini juga salahku pakai menyuruh siwon oppa merahasiakan ini kepadamu dan jadi menimbulkan salah paham..”

“Hehehe..tapi sekarang sudah selesai eon..” jawab yoona dan menjahili Tiffany dengan mencubit dan menarik hidung tiffany sampai merah.lalu segera berlari meninggalkan tiffany yang kesakitan di Bully yoona.

“Yahh..Yoona-ahh.. awas kau..!!” tiffany marah marah sampil berkacak pinggang. Tapi yoona malah tertawa alligator dan menghilang masuk kedalam kamarnya dan yuri.

“Iehh..anak itu suka sekali mencubit hidungku kan sakit.” Tiffany mengeluh sendiri sambil membereskan bekas ice cream yang tadi ia dan yoona makan.Tapi tiffany tersenyum senang. Setidaknya masalah kesalah pahaman yoona terhadapnya sudah berakhir.

 

~**~

 

Yoona duduk diatas kasurnya sambil mendengarkan suara lantunan harmoni klasik lagu rohani yang ditimbulkan dari kotak music berwarna putih tulang diatas mera rias yang diberikan siwon minggu lalu saat mereka kencang bersama. Diatas kasur ia sedang mengolesi vitamin rambut ke rambut indahnya dengan telaten. Tiba-tiba saja suara pintu kamarnya terbuka.

“Yoona-ah!!”

Yoona menoleh dan mendapati Hyoyeon yang sudah masuk kedalam kamarnya.

“Ada apa?” Tanya yoona. Lalu segera merapikan vitamin rambutnya dan memusatkan perhatiannya ke Hyoyeon.

Hyoyeon berjalan mendekati dan ikut duduk diatas kasur.

“Kita keluar yuk?? Hari ini kau tak ada jadwalkan?” Tanya Hyoyeon semangat.

Yoona terdiam sebentar mengingat apa hari ini ia ada jadwal atau tidak. “Sepertinya Free..keluar kemana eon?” Tanya Yoona heran.

“Kita ke SBStv, memberi support Super Junior yang comeback di Inkigayo..!!” jawab Hyoyeon sambil tersenyum riang.

“Hah?? Memangnya hari ini ya? Kenapa dia semalam tak bilang padaku?” yoona malah cemberut.

“Sudah ayoo..mau tidak?” Hyoyeon sudah tidak sabaran.

“Iya mau.. aku ganti pakaian dulu ya..” jawab yoona diiringi senyumnya.”oh..iya kita hanya berduakah?”

“TaeTiSeo sudah disana mereka menjadi MC..aku tunggu diluar ya..” Hyoyeon pun melangkahkan kakinya keluar kamar yoona dan menutup kembali kamar yoona. Yoona segera bergegas berganti pakaian.

 

~**~

 

Yoona dan Hyoyeon masuk kedalam backstage Super junior room. Dan ternyata disana para member super junior tengah sibuk berganti pakaian untuk perfrom From you. Disana hanya ada siwon dan kangin yang Nampak sudah memakai pakaian kaos biasa dan celana jeans.

Yoona berjalan pelahan karah siwon yang berdiri membelakanginya dan tidak tahu kedatangan yoona.

“Oppa!!” yoona menutup mata siwon dengan telapak tangannya.

“Yoona-ahh..” siwon menjawab dan mepaskan tangan yoona dari matanya dan memutar badannya menghadap yoona.

“Haii..” yoona tersenyum malu dambil melampai tangan.

Siwon juga ternyum dan segera memeluk yoona.

Member super junior yang ada diruangan itu hanya jadi penonton tapi Eunhyuk langsung mengeluh melihat Yoonwon berpelukan didepan mereka.

“Enak sekali dipeluk..” ucap Eunhyuk bermaksud menyindir Hyoyeon yang hanya berdiri disampingnya.

Tiba-tiba saja Yesung dan Kyuhyun berlari dari tempatnya dan memeluk Eunhyuk dengan erat. Eunhyuk meronta-tonta diperlakukan sama Hyung dan Dongsaengnya seperti ini.

“Heii..lepaskan!!” jerit eunhyuk sambil mengap-mangap seperti ikan kekkurangan air.

“Katanya mau dipeluk. Jadi biarkan kami memelukmu!” jawab Kyuhyun si Evil. Sambil terkekeh gembira berhasil menjahili Eunhyuk.

Yoona dan siwon akhirnya melepas pelukan mereka dan melihat adegan fans service yang disajikan didepan matanya saat ini.

“Yah.. Yesung oppa!ahahha…” yoona tadinya mau memarahi yesung tapi malah jadi tertawa terbahak-bahak begitu melihat yesung mulai menciumi pipi eunhyuk dan eunhyuk langsung marah-marah.

Eunhyuk akhirnya berhasil melepaskan diri dari dua lelaki aneh itu dan dengan cepat eunhyuk bergeser ke Hyoyeon dan memeluk Hyoyeon dengan erat.

“Ahh..kesempatan sekali orang itu?” keluh semua member super junior dan termasuk yoona dengan kompak.

Eunhyuk hanya nyengir-nyengir dengan muka lucu di dalam pelukan Hyoyeon.

Disaat keadaan ramai seperti itu Siwon menuntun tangan yoona dan membawa kabur yoona dari backstage dan membawanya pergi ke parkiran menuju mobil miliknya terpakir manis di situ.

“Mau kemana?” Tanya yoona begitu mereka tiba didepan mobil siwon.

“Jalan-jalan saja..menikmati langit sore.” Siwon langsung membukakan pintu mobil dan menyuruh yoona masuk. Yoona pun menurutinya tanpa banyak bicara lagi dan siwon segera berlari ke bagian pengemudi dan masuk kedalam mobil dan menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang.

 

~***~

 

Yoona dan Siwon duduk berhadapan di sebuah coffe shop outdoor di kawasan pusat perbelanjaan elit di Apkujong Rodeo Street. Yoona mengaduk aduk expresso yang dipesankan siwon untuknya dengan sedotan limu. Siwon sedang meningmati Expresso kesokaannya itu.

“lusa aku akan kembali ke Taiwan dan tidak ikut promosi untuk album ke eman ini lagi.” Tiba-tiba siwon memulai pembicaraan.

Yoona terkejut dan menghetikan aktifitasnya mengaduk-aduk expresso. “Lusa??secepat itu?huh..Lusa juga aku akan kembali kejepang untuk acara Hey!hey!jump music.” Jawab yoona tidak bersemangat.

“Iya padahal aku masih ingin bermain-main disini dengan member suju dan kau. Bahkan berkunjung ke rumah orang tuaku saja belum sempat sudah harus pergi lagi.” Ucap siwon sama tidak bersemangatnya.

“Aku pasti akan merindukan oppa! Sangat merindukan oppa!” cetus yoona sambil menunjukan wajah manjanya di hadapan siwon.

Siwon tersenyum melihat tingkah lucu Yoona ia menyeret kursinya lebih mendepit meja dan kedua tangannya mencubit pipi mulus yoona.

“Aahh..aaa..” yoona mengerang kesakitan.

Siwon juga melepaskan cubitannya.”aku juga pasti merindukan-mu..akan sangat merindukanmu.” Jawab siwon sambil melempar senyum terbaiknya.

Siwon berdiri mendekat ke yoona dengan gerak cepat ia berhasil mengecup bibir imut yoona. Dan setelah itu mereka tertawa bersama.

“Oppa jangan macam-macam disana!berani macam-macam, kau akan mati!” ancam yoona sambil menampilakan wajah seriusnya.

“Hah? Seram sekali Yeojachinguku ini..pasti aku akan selalu setia hanya kepada Choi Yoon Ah!” jawab siwon sambil menaik turunkan alisnya.

“Hah? Choi Yoon Ah?? Heheh..kedengarannya bagus juga.. kelas orang-orang akan memanggilku dengan sebutan itu ya?” yoona malah terkikik membayangkan dirinya nanti menjadi nyonya choi. Senangnya.

“Kau..juga!kalau mau pergi kemanapu dengan siapapu harus member tahu aku dan harus dapat izin dariku dulu. Kalau tidak..kau akan..”

“Akan apa?” Tanya Yoona menantangi.

Siwon bediri lagi sambil sedikit membungkuk dan mendekati wajahnya ke wajah yoona. Jantung yoona berdebar sangat kencang. “aku akan…” ucap siwon setengah berbisik. “aku akan..Menikahi mu!” jawab siwon cepat lalu ternyum menggoda. Dan melanjutkan meminum expressonya.

“Hah???” yoona terkejut dan wajahnya jadi memerah. Dia kira tadi siwon ingin menciumnya dengan mesrah di depan umum lagi. Ternyata salah.heee…–“

 

~***~

_END_

NB: jadi taukan kenapa aku gak akan posting ff untuk 2 minggu kedepan? Ya karna aku harus ikut siwon oppa ke Taiwan.. ehhe.. jadi tunggu aku dan siwon oppa kembali ya…^_^ jangan lupa komentarnya!! TERIMAKASIH…Sudah baca FF ku!

Cr : @Lovelyulan

Tinggalkan komentar

126 Komentar

  1. kkk ceritanya keren🙂 🙂 sukaa bangett ^^

    Balas
  2. ternyata kecemburuan yoona hanyalah masalah kesalahpahaman,,,hoho lucu juga liat yoona yang merasa bersalah gegara salah paham gitu,,,wkwkwkwk kepalanya mematuk2 ke dada siwon,,,hoho

    Balas
  3. si tyaak

     /  Desember 31, 2015

    Nice seruu bgt ceritanya

    Balas
  4. rinie l

     /  Februari 9, 2016

    Sweet……sweet….sweet…..tingkat akut dech thor…selalu ditunggu komedi romantic ala yoonwon….fighting

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: