[OS] Angel or Evil

1. Author : Park Chae Rin a.k.a @FirDaralinggg
2. Judul : Angel or Evil ?
3. Kategori: Romance, Sad, Oneshoot
4. Cast:
– Im Yoon Ah
– Choi Siwon
– Tiffany Hwang
Annyeong haseyo! Sebenernya FF ini udah pernah author post di acc fb author. Tapi iseng -iseng mau coba share ke blog juga.. hehe😀. Tiba – tiba author kepingin bwt FF. Kenapa castnya harus Yoona, Siwon, dan Tiffany?? Soalnya author lagi sebel ama SiFany shipper yang selalu nyolot tiap para YoonWonited ngomongin tentang Yoonwon. Daripada marah – marah ga jelas mending author salurin kekesalan author menjadi sebuah FF. FF ini terinspirasi dari Drakor Skip Beat.. Soalnya, abis nonton drakor ini kaya langsung dapat wangsit gitu. Biarpun terinspirasi, ceritanya agak beda, ga sama persis , tapi gapapa kan?. Mohon (Read, comment, Like) yaaaah…   *yg ga RCL author kawinin lu ama Sule*. Kasih kritik, saran,dan apapun ke author biar bisa jadi masukan. Ga perlu banyak bacot lagi langsung aja dah. Happy reading…
—————————————————————————————————————————-
*Choi Siwon POV*
Aku terpaku ketika appaku, Sang Raja Iblis memanggilku dan menatapku dengan pandangan mengerikan seperti itu. Bukankah dia Raja Iblis? Pantas saja tatapannya mengerikan. Tetapi ini berbeda, tidak seperti biasanya. Lalu kebisuan memenjarakan kami berdua. Aku tak tahan dengan keadaan ini, lalu aku pun memberanikan untuk berbicara. “A..a..pa yang ingin appa bbicarakaann?”, ucapku dengan terbata –bata. Dia pun mulai berbicara, “Aku punya tugas yang tepat untukmu”. Aku pun penasaran, “Tugas apa itu appa?”. “Sebenarnya tugas ini sangat mudah dan biasa dilakukan oleh iblis, tapi resikonya sangat berat”. “Maksud appa?”, aku pun mencoba mencerna kembali apa maksud perkataan yang beliau ucapkan tadi. “Ya,maksudku kau harus membawa banyak manusia menjadi pengikut kita, tapi jika kau tak kembali ke neraka dengan membawa banyak pengikut ketika bulan purnama ke sembilan, sosokmu akan lenyap dari alam semesta”. Sambil mengeluarkan seringainya dia beranjak dari tempat duduknya dan terus melangkah maju, sementara aku gemetaran dan terus mundur sampai aku tersudut. Beliau kembali mengeluarkan evil smirk nya dan kembali berkata, “Tetapi kau harus berhati – hati pada cermin Volline, sebab jika kau terjerumus masuk kedalamnya, kau tak akan pernah bias keluar dank au benar – benar lenyap dari alam semesta SELAMANYA”
*Yoona POV*
Aku sangat bersyukur ketika Tuhan mengtakdirkanku menjadi malaikat. Takdirku sangat beruntung, aku cukup bahagia tinggal di surga bersama sahabatku, Tiffany. Dia selalu setia menemaniku kemanapun aku ingin pergi. Benar – benar sahabat yang setia.
Angin berhembus meniupku dan mengarahkanku ke suatu tempat. Entah kenapa aku tak bisa mengendalikan diriku lagi. Aku bak layang –layang yang terombang – ambing oleh angin. Tiffany pun keheranan dengan sikapku ini. Dia terus mengikutiku sambil mengernyitkan dahinya. “Ada apa denganmu Yoona?”, tanyanya khawatir. “Aku juga tidak tahu”, gumamku. Saat aku membuka kedua kelopak mataku, aku melihat seberkas sinar cahaya yang menyilaukan. Angin bertiup kencang menerbang – nerbangkan rambut dan sayap kami. Tiffany pun berteriak dan terus memegangi bahuku, “Yoonaaaa!! Ada apa ini Yoonaaa?? Tolong jelaskan padaku!”. Aku pun mencoba menenangkan diriku sendiri dan Tiffany, “tolong tenanglah dulu Tiffany”. Tiffany menarik nafasnya dalam – dalam dan mencoba tenang, tetapi tetap saja wajahnya penuh ketakutan, ia pun berkata lirih, “Lingkaran apa itu?”. “Mana aku tahu, ayo kita coba masuk kesana dan mencari tahu sebenarnya apa yg terjadi”. “Apa kau sudah gila?”, Tiffany membelalakkan matanya. “Ayolah Tiffany sekali iniii saja,temani aku yah?”, aku memelas sambil mengeluarkan puppy eyes andalanku. Walaupun ragu –ragu ia menuruti kehendakku, “Baiklah”, ucapnya lirih. Aku tersenyum senang dan langsung menarik tangannya menuju lingkaran itu dengan penuh semangat.
*Yoona POV*
Aku mengerjap – ngerjapkan mataku mencoba mencari sinar yang ada. Ketika aku sadar sepenuhnya, aku mencoba mengenali lingkungan di sekelilingku. “Dimana aku?”,gumamku. Lalu ada sesosok laki laki yang serba hitam dan menyeramkan yang berada di hadapanku. Walaupun dia seram, tetapi ku akui wajahnya sangat tampan. Aku begitu terpesona melihat wajahnya yang rupawan. “Kau cantik”, ucapnya sambil mengelus pipiku, bibirku, dan seluruh wajahku. Aku tak dapat melakukan apa – apa. Seluruh tubuhku kaku tak bergerak bagaikan diikat oleh rantai emas dan baja yang berlapis – lapis. Lalu ia menarik daguku dan mendekatkan wajahku dengan wajahnya, sangat dekat. Nafasnya menyapu ke permukaan wajahku.
Walaupun hawa nafasnya panas, tetapi ntah mengapa aku merasakan kehangatan yang tiada tara. CHU~ bibirku beradu dengan bibirnya. Seketika langit yang tadinya cerah oleh bulan purnama menjadi gelap dan menakutkan. Awan hitam bergumpal menutupi cahaya bulan, halilintar menyambar garang. Lalu, tak berapa lama turunlah hujan yang sangat deras bagaikan tusukan jarum yang menusuk nusuk kulitku. Seolah – oleh Tuhan mengutuk perbuatan yang kami lakukan tadi.
Aku pun meronta dan mencoba melepaskan tubuhku dari dekapannya. Aku menatapnya nanar dan berkata lirih, “Nuguseyo? Berani – beraninya kau merebut ciuman pertamaku”. “Aku? Aku adalah Choi Siwon, Pangeran Iblis yang sedang menjalankan tugas disini”, ujarnya. “Ini dimana? Jika kau adalah iblis, apakah disini adalah neraka? Lalu kau sembunyikan dimana temanku, Tiffany?”, aku memberondongnya dengan sejumlah pertanyaan. “Tenanglah nona, jangan panik seperti itu, kau tahu kau sangat cantik walaupun raut wajamu sedang panik, ini adalah bumi, tempat tinggalnya para manusia, dan soal temanmu itu, akan kukembalikan temanmu jika kau menciumku”, jawabnya sambil mengeluarkan evil smirknya. Aku benar – benar emosi ketika mendengar pernyataannya tadi, sekarang bukan waktu yang tepat untuk bercanda. PLAAKK~ tanganku reflek menampar pipinya. “Arraseo, mianhae. Tapi sebelum itu, bolehkah aku tau siapa namamu? Sepertinya kau seorang malaikat”. “Seperti yang kau katakan tadi, aku memang malaikat. Im Yoon Ah imnida”, jawabku.
Aku memang sudah gila, bagaimana mungkin aku berkenalan dengan seorang iblis. “Im Yoon Ah? Wah, nama yang bagus dan cocok untukmu yang tak berdosa”. “Cepatlah kembalikan temanku!”, ucapku tak sabar. “As your wish, baby”, ujarnya sambil mengerdipkan sebelah matanya. Kemudian ntah muncul darimana, Tiffany sudah memelukku dari belakang. “Tiffany, gwaenchanayo?”, kataku cemas. “Nae, aku tidak apa – apa, jangan khawatir”, ujarnya dingin. Ia berubah, kenapa ia menjadi sedingin ini. Matanya terus menatap lekat Siwon, seolah ia benar – benar terhipnotis ketampanannya. “Lihat, temanmu sampai terperangah seperti itu menatapku, aku memang benar- benar tampan bukan?”.
Lalu dia mendekati Tiffany dan mencoba menyentuhnya. Tapi, aku segera menghalangi Tiffany  dan berteriak padanya, “Jangan sentuh temanku!”. “Arraseo, sepertinya matahari sebentar lagi muncul, sayang sekali aku harus pergi”, ujarnya. Dengan sangat tergesa – gesa dia memelukku dan menciumku. Aku mendorong tubuhnya dan mengusirnya, “Cih! Dasar Evil!! Cepat pergi sana!”. “Pai Pai, angel”, dia meninggalkanku sambil terus mengeluarkan evil smirknya.
*Tiffany POV*
Setelah kejadian itu, bulan purnama kedua, ketiga, dan seterusnya mereka bertemu terus menerus. Entah kenapa hatiku terasa sangat sakit. Tiap kali mereka bertemu, aku selalu menjadi penguntit. Bodohnya aku, kenapa aku harus melihat semua yang mereka lakukan. Hal itu hanya akan membuat perih dihatiku bertambah parah saja.
Aku pun mencoba melampiaskan kekesalanku,“Yoona!! Seharusnya kau jauhi iblis itu! Kau tidak boleh mencintainya”, aku berusaha memberinya saran padahal ada maksud tersembunyi dibalik nasihatku itu. “Waeyo?”, ucapnya enteng. “Waeyo?? Mudah sekali kau berkata begitu, jelas – jelas kau tahu bahwa kau dan dia itu berbeda. Kau adalah malaikat dan dia adalah iblis. Iblis dan malaikat tak kan pernah bersatu.” Lalu Yoona mulai mengeluarkan bulir air matanya dengan sesenggukan dia mencoba berkata,”WAEYO?? Kenapa aku tidak boleh memperoleh kebahagiaan?? Kenapa aku tidak boleh merasakan cinta layaknya manusia. Tuhan benar – benar tidak adil”. “Aku tahu, tapi kau adalah malaikat! Malaikat tidak boleh memiliki nafsu dan cinta layaknya manusia! Aku hanya tidak ingin kau menderita”, aku berdalih padahal sebenarnya aku cemburu dan kesal padanya karena Siwon lebih memilih Yoona dibanding aku. Sambil terus terisak dia tidak memperdulikan ucapanku dan meninggalkanku pergi.
Sementara Yoona pergi, aku menendang sebuah benda dan benda itu menimbulkan bunyi yang nyaring.  Sepertinya itu kaca, tapi bukan sembarang kaca. Aku ambil benda itu. Tiba – tiba keluarlah huruf – huruf dari darah dan membentuk beberapa kalimat seperti ini, “Cermin Volline. Adalah senjata ampuh untuk melenyapkan iblis dan hanya dapat digunakan satu kali. Gunakanlah untuk hal yang mendesak”. Aku tersenyum mengeluarkan seringai.
*Siwon POV*
Setelah kejadian itu, bulan purnama kedua, ketiga, dan seterusnya kami bertemu terus menerus. Entah kenapa kakiku selalu melangkah dan mengarah ke tempat itu. Aku juga sampai melupakan tugas yang seharusnya segera aku selesaikan disini karena sebentar lagi adalah bulan purnama ke Sembilan. Habislah aku! Tapi aku tak mempedulikan soal itu. Aku seolah dibutakan oleh parasnya yang begitu cantik dan anggun. Ketika aku sibuk melamun, aku mendengar suara langkahnya. DIA DATANG!!
“Kenapa kau menangis seperti itu?”. Aku mencoba menghapus air matanya dengan jariku dan mengelus pipinya. “Siwon, aku tau kita ini berbeda, tapi aku tidak ingin berpisah denganmu”,ujarnya sambil terus terisak. Aku memeluknya erat, seolah tak ingin melepaskannya dari dekapanku. “Yoona, kita memang saling mencintai, dan aku juga tak dapat berpisah denganmu. Namun, ada kalanya ketika kau dan aku akan berpisah selamanya dan tak kan pernah bersatu”, ucapku lirih. “A..a..pa mmaksudmmu?”. Aku langsung membungkam bibirnya dengan bibirku. Sepertinya, kejadian waktu bulan purnama pertama terulang lagi.
Langit yang tadinya cerah oleh bulan purnama menjadi gelap dan menakutkan. Awan hitam bergumpal menutupi cahaya bulan, halilintar menyambar garang. Lalu, tak berapa lama turunlah hujan yang sangat deras bagaikan tusukan jarum yang menusuk nusuk kulit, namun ini lebih mengerikan.
*Author POV*
Tiffany muncul tiba – tiba dan mendorong tubuh Yoona  dari dekapan Siwon. “Kau! Sudah kuperingatkan berkali –kali bahwa kau harus menjauhinya! Kau begitu keras kepala!”, dia menunjuk – nunjuk Yoona dengan emosi. “Dan kau! Kau pasti akan segera menyesal karena telah memilih dia daripada aku! Kau juga telah mengingkari janji yang harus ditaati oleh iblis! Bahwa iblis tidak boleh mencintai apalagi dengan malaikat lemah seperti dia! Apa kau sudah tak takut lagi hah? Apa kau sudah siap menerima ajalmu? ”, ujar Tiffany sambil mencengkeram kerah jubah Siwon. “Aku siap. Aku akan menerima semua akibat dari kecerobohanku. Walaupun aku sudah lenyap dari alam semesta ini, tetapi cintaku padanya tak akan pernah lenyap, kau tahu itu!”, ujar Siwon pasrah, memejamkan mata, dan mengeluarkan buliran airmata. “KAU BENAR BENAARR!!”, Tiffany pun berteriak dan mendorong tubuh siwon jatuh kedalam lingkaran hisap cermin Volline. “TIDAAAAAAAAAAAAAAAAKKKK”, teriak Yoona dengan histeris.
Seketika tubuh Tiffany berubah total. Sayap putihnya lenyap terbakar dan tergantikan sayap hitam. Giginya tumbuh memanjang dan membentuk sebuah taring nan tajam. Matanya berubah menjadi merah menyala. Bulu – bulu puitih yang halus menyeruak berganti menjadi bulu – bulu hitam yang kasar. Kukunya yang berkilauan memanjang dan berubah jadi kusam, hitam pekat, dan tajam. Ia berubah menjadi iblis yang kejam, karena telah membunuh Pangeran Iblis”.
“Choi siwon, kau berhasil membawa pengikut. Bahkan, bukan lagi manusia, tetapi malaikat pun telah menjadi Iblis”
-END-
Huaaaa…gimana ff saya?? Pasti ancur >.< mian klo banyak typo..😀
Tinggalkan komentar

104 Komentar

  1. Lah,kok pendek eon?..
    tapi bagus kok (y)

    Balas
  2. kereennn.. Tp kpendekan crita’a🙂

    Balas
  3. any

     /  Mei 6, 2014

    Bener sih ini dongeng tapi aku suka jln ceritanya tp knp pendek n knp ngegantung gt end-nya??

    Balas
  4. Mia

     /  Juli 4, 2014

    Lucu banget ceritaxa

    Balas
  5. Micka yoon A

     /  Agustus 19, 2014

    Always keep writting eonnie😀

    Balas
  6. Terlalu pendek T.T alurny kecepeten dan gajelas

    Balas
  7. Choi Han Ki

     /  Desember 18, 2014

    Ohh yaampun tiffany jahat ya udah jadi malaikat taoi sikapnya mirip iblis pantas dia berubah jadi iblis heheheh. Wah gk nyangka siwon bakalan lenyap

    Balas
  8. DAEL

     /  Desember 21, 2014

    Lucu eon haha. Tapi kependekan buat lagi dong eon. 😃

    Balas
  9. mia rachma

     /  Januari 8, 2015

    siwonn ga cocok jadii evil. hahaha tapii kurang panjang eon.

    Balas
  10. ayufebry

     /  Januari 25, 2015

    Tiffany jadi jhat bgt,wlwn Άχΰ` agak sdikit kcewa ama ending.na,coz.na nggak happy ending sich,tp gpp lah it’s oke

    Balas
  11. lucu banget. hahaha

    Balas
  12. melani

     /  Juli 20, 2016

    Kenapa.endingnya gantung bgt.. tapi keren ceritanya..

    Balas
  13. sahwa purem

     /  Agustus 5, 2016

    ending nya gantu, terllu pndekk..
    padahal seru crta nya,,,

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: