[FF] Love Begins With Hatred (Chapter 6)

“Love begins with hatred chapter 6”

 

Cast       :

v  Im yoona

v  Choi siwon

Cameo :

v  Kim hyun joong _SS501

v  LEE donghae

v  Tifanny

v  Jiyeon t-ara

v  Sungmin

v  Temukan sendiri…

Author  :

v  Windy fitri

Genre    :  romance, friendship,tentuin sendiri

Rating   : general

Disclaimer: ff punya saya,alur cerita juga punya saya,yoonwon milik ema dan bapanya

Kyuoppa dan hyun joong oppa milik saya * di timpug reeders *

Anyonghaseo yoonwonited aku kembali….

Gimana kabarnya reeders?*sksd*

Adakah yang menunggu ff ini…*kaga ada*

Sebenernya qu sedikit kecewa juga sama komen kalian yang di part 5,kenapa?

Karna komennya berkurang,,,pada jadi siders ya?? Jangan ya..itu ga boleh,sama saja tidak menghargai karya orang

Ya udah lah,langsung aja….

 

 

Ketika  siwon dan yoona  tengah  berpelukan di belakan taman rumah sakit,sungmin yg tak sengaja melihat kejadian tersebut rupanya sangat terkejut dan tak percaya dengan apa yg ia lihat,tiba tiba saja seseorang dari belakang membekap mulut sungmin dan menyeretnya ke belakang tembok..

Capcus cin

~love begins with hatred chapter VI~

 

 

Donghae pov

Saat aku dan fanny sedang berjalan menuju taman belakan rumah sakit tiba tiba saja langkah ku terhenti

“oppa kenapa berhenti?” Tanya fanny

“lihat itu..” tunjukku ke sebuah bangku taman yg ternyata di sana terdapat siwon dan yoona tengah berpelukan

“omo,yoona dan si..siwon..oppa me..mereka “ ujar fanny terbata bata,ketika melihat adegan tersebut

Donghae p.o.v end

Fanny p.o.v

“oppa kenapa berhenti?” Tanya ku,karna tiba tiba saja donghae oppa  berhenti begitu saja

“lihat itu..” tunjuk hae oppa,kearah bangku taman,dan seketika aku menoleh betapa terkejutnya diriku,ketika melihat adegan yg sangat sulit di percaya

“omo,yoona dan si..siwon..oppa me..mereka “ujar ku terbata bata,ketika melihat siwon dan yoona tengah berpelukan

“oppa coba kau cubit pipi ku,,” kata ku yg masih tak percaya,dan memandang lurus kedepan

“mwo,apa kau yakin” Tanya hae oppa  memastikan,dan aku pun hanya mengangguk pelan,,tiba tiba

“aww,sakit” rintih ku,ketika hae oppa mencubit  pipi mulus ku

“mianhae,apakah aku mencubitmu terlalu keras” Tanya hae oppa,dan aku pun hanya menggelengkan kepala ku ke kanan dan ke kiri

Tiba tiba saja pandangan mata ku terhenti tepat kearah jam 3 ,dimana aku melihat sosok sungmin oppa tengah berlari menuju taman dan tak lama kemudian ia pun menghentikan langkahnya tepat menghaadap siwon dan yoona

“hae oppa lihat itu..” kata ku tanpa mengalihkan pandangan ku

“wae??” Tanya nya

“ sungmin,,” ujar ku pelan

“ya tuhan mengapa ia bisa ada di situ”  kata hae oppa,tiba tiba saja ia pun berlari kearah sungmin tanpa memperdulikan aku,lantas aku pun mengejarnya

fanny p.o.v end

donghae p.o.v

“hae oppa lihat itu..” “ kata fanny

Dan ketika aku menoleh tepatnya kearah jarum jam 3 aku pun melihat sungmin sedang berdiri mematung dan rupanya ia melihat adegan tersebut,tanpa pikir panjang aku pun langsung berlari kearah sungmin,dan ketika aku sudah berada tepat  di belakang  sungmin aku pun lansung membekap mulutnya dan menyeretnya ke belakang tembok,dan setelah berhasil menyeretnya ke belakang tembok aku pun melepaskan tangan ku dari mulutnya dan tiba tiba saja…

“ya,ikan apa yg kau lakukan..” kesal sugmin,ketika aku melepaskan tanagan ku dari mulutnya

“sssssttttt…kau itu berisik sekali” kata  ku tak mau kalah

Donghae p.o.v end

Sungmin p.o.v

“ya ikan apa yg aku lakukan”  kesal ku, karna ternyata yg membekap mulut ku adalah si ikan mokpo ini

“ssssstttt…kau ini berisik sekali” katanya tak mau kalah,aneh kenapa jadi ia yg marah seharusnya aku yg marah karna ia membekap mulut ku aiish dasar ikan..

“sungmin oppa,apa tadi kau melihatnya “Tanya fanny yg saat ini sedang berdiri di sebelah donghae

“maksud mu seperti ini” kata ku sambil memeluk donghae berniat untuk memperagakanya tapi tiba

tiba saja

“yak..apa yg kau lakukukan” kata donghae sambil mencoba melepaskan pelukan ku

“aiis,aku kan hanya memperagakannya “ bela ku,dan donghae pun hanya geleng geleng kepala

Sedetik kemudian aku pun berjongkok dan menyembulkan kepala ku  mengintip adegan tersebut dari balik tembok..

“benar benar tak dapat di percaya,bagaimana bisa seorang rival,saat ini tengah berpelukan” gumam ku

“kau benar ini seperti mimpi” gumam seseorang lebih tepatnya di atas kepala ku,dan saat aku menoleh ke atas rupanya fanny dan donghae, juga sedang mengintip,lebih tepatnya

(note: disini ceritanya donghae,sungmin fanny lagi ngintip di balik tembok,kepalanya beruntun)

Sungmin p.o.v end

Author p.o.v

setelah hampir 10 menit mereka berpelukan  akhirnya yoona dan siwon pun melepaskan pelukan mereka dan duduk di bangku taman .

hening  tiba tiba saja suasana menjadi hening  tidak ada satu pun dari mereka yg mengeluarkan satu patah kata pun ,wsaat ini mereka terlaru kalut dalam pikiran masing masing entah apa yg mereka pikir kan..

satu menit..dua menit..

tiga menit….tujuh menit…

sepuluh menit…

akhirnya satu suara pun memecahkan keheningan

“bodoh”

Author p.o.v end

Yoona p.o.v

Setelah hampir 10 menit berlalu akhirnya aku pun melepaskan pelukan ku ,dan setelah itu aku pun duduk di bangku taman yang ada di belakangnya

Hening ..tiba tiba saja suasana menjadi hening diantara aku dan dia tak ada satu patah kata pun yg terlontar dari mulut kami,sebenarnya banyak sekali pertanyaan yg harus ku tanyakan tapi entah kenapa lidah ku terasa kelu untuk berbicara

Setelah hampir beberapa menit berlalu,dengan segenap keberanian aku pun membuka suara

“ bodoh” satu kata terlontar begitu  saja dari mulut ku

“aku baru tahu,ternyata ada seorang namja yg benar benar bodoh sepertimu ,dan dia rela mengorbankan dirinya sendiri hanya untuk menyelamatkan rivalnya,sungguh tak masuk akal” lanjut ku,tanpa menatapnya

“sekali pun itu bukan kau aku juga tetap akan melakukan hal yg sama”

“tapi sama saja “ sela ku

“aissh sudahlah..lagi pula saat ini aku sedang  malas untuk berdebat, kepala ku masih sedikit terasa sakit”

Aku pun merubah posisi duduk ku  menjadi menghadapnya,dan ia pun menoleh kearah ku,hingga saat ini posisi kami saling berhadapan

“wae??” Tanya nya ketika aku memandangnya,tapi aku tak perduli aku terus saja memandanginya dan sama sekali tak mengubris pertanyaan nya

“jangan menatap ku seperti itu,kau membuatku takut saja” ujarnya sedikit gugup

“kapan kau sadar..???

Kenapa tak membangunkan ku??

Dan apa kau juga yg memindahkan ku ke atas ranjang??tutur  ku tanpa melepaskan pandangan ku

“aisssh,kalau ingin bertanya satu satu” umpatnya,tapi aku terus saja menatapnya seolah olah berkata

‘jawab saja’

“aissh baiklah,akan ku ceritakan semuanya”…

Yoona p.o.v end

Siwon p.ov

Setelah hampir 10 menit berlalu akhirnya Ia pun melepaskan pelukannya  dan kami pun duduk di bangku taman yg ada di belakang ku

Hening,suasana menjadi hening

Aissssshh aku paling benci suasana seperti ini,aku ingin bicara tapi sepertinya lidah ku terasa kelu untuk berbicara ,dan akhirnya aku pun memutuskan untuk diam dan memandang lurus ke depan,menikmati segarnya udara pagi di kota seoul

Setelah beberapa menit berlali akhirnya ia pun membuka suara

“bodoh” satu suara terlontar dari mulutnya,aku sendiri heran kenapa ia berkata seperti itu,apa ia ingin mencari ‘keributan ‘dengan ku?

“aku baru tahu,ternyata ada seorang namja yg benar benar bodoh sepertimu ,dan dia rela mengorbankan dirinya sendiri hanya untuk menyelamatkan rivalnya,sungguh tak masuk akal” lanjutnya tanpa menatap ku

Benar,benar apa yg ia ucap kan,seharusnya pada saat itu aku tak usah mnolongnya,tapi kenapa hati ku berkata bahwa aku harus menolongnya,aisssh choi siwon sebenarnya kau ini kenapa?

“sekali pun itu bukan kau aku akan tetap melakukan nya” ujar ku tanpa menoleh ke arahnya,entah kenapa kata kata itu lagsung terlontar begitu saja dari mulut ku

“tapi tetap saja”  selanya

“aissh sudahlah lagi pula saat ini aku malas untuk berdebat, kepala ku masih sedikit terasa sakit” ujar ku ,memang benar saat ini aku malas untuk berrdebat apalagi dengan kondisi ku seperti ini

Tiba tiba saja ia pun mengubah posisi duduknya menjadi menghadap ku dan seketika itu aku pun menoleh kearahnya ,hingga posisi kami menjadi berhadapan,dan entah kenapa aku menjadi sedikit gugup

“Wae??” Tanya ku,karna dari tadi ia terus saja memandangi ku,dan itu membuat aku heran apa mungkin aku terlalu ‘tampan’

“jangan menatap ku seperti itu,kau membuatku taku saja” ujarku sedikit gugup,tapi ia teruas saja menatap ku

“kapan kau sadar..???

Kenapa tak membangunkan ku??

Dan apa kau juga yg memindahkan ku ke atas ranjang??selidiknya

“aisssh,kalau ingin bertanya satu satu”umpat ku,tapi sepertinya ia tak memperdulikan ku dan terus sja menatap ku tajam seolah olah berkata’jawab saja’

“aisssh baik lah akan ku ceritakan semuanya “  kata ku menyerah

Siwon p.o.v  end

Author p.o.v

~flashback~

Jam dinding menunjukan waktu 04.45 kst,seketika itu seorang pria yg sadari tadi terus menutup matanya akhirnya ia pun membukakan kedua kelopak matanya ,dan seketika itu juga ia pun merasa ada suatu beban yg saat ini tengah menempel di lengan kirinya,dan ketika ia mendongkakan kepalanya terlihatlah seorang gadis yg saat ini sedang tertidur pulas di tepi ranjang dan kepalanya menghadap pria yg tak lain dan tak bukan adalah siwon

Entah kenapa sebuah senyuman kecil menghiasi wajah tampanya dan senyumannya  bisa membius bagi siapa saja yg melihatnya

Dengan pelan ia pun menarik tangan kirinya yg saat ini tengah menjadi alas tempat gadis itu bersandar,setelah berhasil ia pun mengubah posisi tidurnya menjadi duduk,dan tak henti hentinya ia memandangi gadis yg saat ini masih terlelap dalam tidurnya

“ternyata kau menunggu ku yoona” gumam nya,dan terus saja menatap gadis yg ternyata bernama yoona itu ,dan sebuah senyuman manis pun kembali menghiasai wajah tampannya

Dengan gerakan cepat siwon pun melepaskan alat inpus yg ada di tangan kanannya ,entah sejak kapan alat itu menempel di tangan nya

“aww..” ringisnya ketika  alat tersebut berhasil di cabut paksa oleh dirinya sendiri

Seketika itu siwon pun turun dari ranjangnya dengan hati hati

Selangkah dua langkah…siwon pun menghampiri yoona yg saat ini sedang tertidur di tepi ranjang

Dan ketika dirinya sudah berada di belakang yoona,ia pun membompong tubuh gadis tersebut dengan sisa tenaganya,dan membaringkannya di ranjang rumah sakit

Setelah berhasil memindahkan yoona ke atas ranjang,  siwon pun duduk di  di bangku tepatnya di samping yoona berdiri

“leher mu bisa patah bila tertidur dengan posisi seperti tadi” ujarnya (siwon) yg pasti  takan mendapatkan respon

“mianhae,mianhae jongmal mianhae,atas kejadian 5 tahun yg lalu,dan atas semua sikap ku selama ini” kata kata maaf terlontar begitu saja dari mulut siwon

Drrt drrt drttt

Tiba tiba saja ponsel yoona terus bergetar ,siwon pu meraih ponsel tersebut yg  saat ini tergeletak di atas meja

“nyonya choi” gumam nya ,ketika melihat nama yg tertera di layar ponsel  tersebut,dengan cepat siwon pun menekan  hijau di layar ponsel,dan meletakan ponsel tersebut di telinga kanannya…

“yoona bagaimana keadaan anak ku apa ia sudah sadarkan diri..” ujar seseorang di sebrang sana,dari nada bicaranya sepertinya ia sangat panic

“yoona ya jebal beritahu aku,apa swon sudah sadar,yoona kenapa diam saja ..”paniknya,karna dari tadi siwon tdk bersuara satu pun,hingga akhirnya satu kata pun terucap dari bibir siwon yang mampu membuat seseorang di sebrang sana (Ny choi) bungkam,seolah olah tak percaya dengan apa yg ia dengar

“umma” itulah kata yg terucap,tapi tak mendapat kan respon sama sekali,entah ia mendengarnya atau tidak

“umma” ulangnya,,seketika itu seseorang yg di yakini nyonya choi pun bersuara dengan suara sedikit bergetar

“siwon,anak ku be be..narkah ini kau ? apa aku tak salah dengar? Kau sudah sadar…” ujar seseorang di sana yg sepertinya masih tak percaya dengan apa yg saat ini ia dengar

“ne,umma..ini aku siwon,choi siwon anak mu” kata kata yg terlontar dari mulut siwon seolah olah meyakinkan seseorang di sebrang  sana

Hingga akhirya  seseorang di sebrang sana pun tak dapat menahan bendungan air mata kebahagiaan ,dan terdengarlah sebuah iasakan tangis,ya walau pun siwon tak dapat melihat,tapi ia dapat mendengar dan merasakan bahwa ibunya saat ini sedang menangis bahagia

“umma,kenapa kau menagis,apa kau tak senang bahwa aku sudah sadar”

“annia…hanya saja umma sangat merasa senang,karna pada akhirnya tuhan mengabulkan doa umma,,hiks hiks..”

“sudah umma,jangan menangis” ujar siwon,menenangkan sang umma

“ kau istirahatlah,sebentar lagi umma akan ke rumah sakit”

“jangan” cegah siwon,entah apa yg ia pikirkan sampai sampai dia menghalangi ummanya sendiri untuk menjenguknya

“wae chagi???” heran nyonya choi

“annia,maksud ku lebih baik jangan sekarang ini masih terlalu pagi,apakah pihak rumah sakit akan mengijinkannya,,” jelas siwon

“hmmm,kau benar juga,baiklah sekitar jam 9 umma akan kesana,sudah sekaranga kau istirahat,kan baru sadar..”

“ne ,arrasheo..oia umma nanti  tolong buatkan makanan ya,karna aku rasa yoona  belum makan dari kemarin”

“ne arrasheo”

“ya sudah umma,aku istirahat dulu annyong..”

Tut,sambungan telpon pun teputus,siwon pun meletakan kembali ponsel tersebut,di tempat semula,sedetik kemudian ia pun bangkit dari kursinnya,dan kembali menatap yoona yg saat ini sedang tertidur di atas ranjang,seketika itu siwon pun merapikan rambut gadis tersebut denag tangannnya,dan senyum manis pun kembali terukir di wajahnya,

“aku pergi dulu..” bisik siwon tepat di telinganya,entah gadis tersebut mendengarnya atau tidak

Selangkah demi selangka ia pun keluar dari ruangan tersebut

Clekk,pintu ruangan pun terbuka,siwon pu keluar tak lupa ia pun menutupnya kembali,dan seketika itu juga siwon pun melihat kedua orang yg saat ini sedang tertidur di bangku rumah sakit,dan kembali ia pun tersenyum

“gomawo sungmin donghae,gomawo karna kalian suda mengorbankan waktu kalian untuk menunggu ku” gumam siwon

Pelan tapi pasti ia pun kembali meneruskan langkahnya,menuju tempat tujuannya.

Author p.o.v end

~flashback end~

Yoona p.o.v

Aku pun tertegun mendengar penjelasan di setiap kata katanya,bagaimana bisa ia masih memperdulikan ku,yg  sudah jelas adalah musuhnya sendiri.

“wae,???” tanyanya sambil menatap ku

“eoh…”

“aku bilang kau kenapa,?? Apakah ada yg salah??” ulangnya

“annia,aku tidak apa apa”tutur  ku meyakinkan…

“oia, aku ingin kembali kekamar ku,udara di luar cukup dingin,apa kau mau ikut” ajaknya dan aku pun hanya mengangguk,seketika itu ia pun berdiri dan bersiap siap akan melangkah,tapi dengan cepat tangan  ku sudah menahanya

“tunggu” cegah  ku yg masih duduk di bangku,ia pun merenyitkan dahinya seolah olah berkata

‘ada apa’

“wae???”

“Kau tunggu di sini aku akan kembali”kata ku lalu pergi meninggalkannya,yg masih mematung di tempat..

Yoona p.o.v end

Siwon p.o.v

“wae,?? Tanya ku,karna ketika mendengar penjelasan ku  ia terdiam ,apa aku salah bicara,ah sepertinya tidak

“eoh” responnya

“aku bilang kau kenapa,?? Apakah ada yg salah??” ulang ku

“annia,aku tidak apa apa” bohongnya,dari raut wajahya aku dapat melihat bahwa ada yg tidak beres dengannya

“oia, aku ingin kembali kekamar ku,udara di luar cukup dingin,apa kau mau ikut”ajak ku,dania pun hanya mengangguk, seketika itu aku pun bangkit dari tempat duduk ku dan  bersiap siap untuk melangkah,tapi tiba tiba saja tangannya menahan  tangan ku,dan aku pun merenyitkan dahi ku,seolah olah berkata ‘ada apa’

“wae???” Tanya ku

“Kau tunggu di sini aku akan kembali”ujarnya lalu melangkah pergi,aku pun memutuskan untuk duduk kembali

“sebenarnya ada apa dengan nya ??” gumam ku,tak lama kemudian ia pun datang dengan mendorong sebuah kursi roda

“untuk apa kursi roda itu” gumam ku

“ayo duduk..”titahnya

“mwo apa maksudmu” heran ku

“aku bilang kau duduk di kursi roda ini,apa kau tuli..” umpatnya,aissh gadis ini memang menyebalkan

“hey ayo duduk..” lanjutnya

“shirroo,aku tidak mau duduk di kursi roda itu lagi pula aku masih bisa berjalan” kekeh ku

 

“aissh kau ini benar benar keras kepala” katanya

 

Ia pun berjalan mendekati ku lalu mendorong tubuh ku secara paksa hingga akhirnya aku pun duduk di kursi roda tersebut dengan paksaan

“ya ya ya ya…” kesalku

“kau ini baru sembuh jadi kau harus ikuti semua  kata kata ku arrasheo..”katanya,

Tak lama kemudian kursi roda yg ku naiki pun melaju dengan pelan,dan sepanjang perjalanan menuju ruangan ku,tak ada satu pun dari kami,yg memulai pembicaraan

Siwon p.o.v end

author p.o.v

sementara di balik tembok….

“mereka berbicara apa si aku sama sekali tak dapat mendengarnya..”tutur  sungmin,yg masih dalam posisi seperti tadi (*baca note di atas*)

“mollasheo,,”kor haefanny

“oppa lihat yoona,dia mau kemana??” celetuk fanny,karna tiba tiba saja ia melihat yoona pergi

“moollasheo,kita lihat saja,” koor haemin

“lihat yoona kembali tapi kenapa ia membawa kursi roda” sekarang giliran donghae yg membuka suara

“mwo,sepertinya yoona menyuruh siwon untuk duduk di kursi roda itu” ujar fanny

“hey,mereka mau kemana..ayo kita ikuti “ ajak donghae

Mereka bertiga pun (donghae,fanny,sungmin) mengikuti  yoonwon dari belakang…

“fiiuh aku kira kemana ternyata mereka  kembali ke kamar,,,”  hela sungmin,karna dari ujung mereka melihat yoonwon masuk ke ruangan kamarnya

“apa kalian berdua merasakan ada yg aneh dengan mereka” celoteh fanny yg membuat hemin menoleh kearahnya

“maksud mu??” Tanya donghae

“apa kalian tdk merasa ada yg aneh dengan perubahan sikap mereka,mereka jadi sedikit melunak,kalian tahu sendirikan kalau mereka bertemu pasti saja terjadi keributan,tapi kali ini benar benar  aneh

Pertama ketika siwon oppa menolong  yoona dari kecelakaan,ke dua yoona bersih keras menunggu siwon oppa di rumah sakit ketika siwon oppa sedang tak sadarkan diri,dan ke tiga tadi kalian melihat sendirikan mereka berpelukan cukup lama..”jelas fanny yg membuat haemin berpikir

“kau benar,akhir akhir ini mereka jadi sedikit melunak” ucap donghae sambil mengelus ngelus dagunya

Tiba tiba saja seperti ada sebuah  bayangan bohlam yang muncul dari kepala sungmin…ting..

“ahha…aku ada ide..” celoteh sungmin yg membuat haefanny menoleh selah olah berkata ‘ide apa’

Sementara sungmin tersenyum misterius….

Author p.o.v…

Siwon p.o.v

Aku pun turun dari kursi roda tersebut,perlahan kubaringkan tubuh ku di ranjang rumah sakit,seketika itu yoona memakaikan selimut ke tubuh ku,aku hanya diam tak bergeming sedikit pun..

“kau tunggulah di sini,akan ku panggilkan dokter untuk memeriksa keadaan mu”’ ujarnya,lalu pergi,meninggalkan ruangan ini..

Selang beberapa menit akhirnya ia pun kembali dengan seorang dokter laki laki dan diikuti satu suster..

Sementara dokter tersebut memeriksa ku,ia hanya duduk di sofa ..seketika itu ia pun mengeleng gelengkan kepalanya,seolah olah sedang menyangkal sesuatu

‘ada apa dengan nya ‘

 

Siwon p.o.v end

Yoona p.o.v

Setelah sampai di ruangan siwon pun mebaringkan tubuhnya di ranjang rumah sakit,seketika itu aku pun membantunya memakaikan selimut hanya sebatas pinggang ke tubuhnya,entah sejak kapan aku jadi sedikit melunak padanya, kalian tahu sendirikan setiap kali aku bertemu dengannya pasti terjadi keributan

“kau tunggulah di sini,akan ku panggilkan dokter  untuk memeriksa keadaan mu”’ ujarku,lalu pergi,meninggalkan ruangan ini..

Tak lama kemudian aku pun kembali diikuti seorang dokter dan satu suster  yg membawa nampan yang berisi obat obatan dan minum di sertai mangkuk bubur

Sementara dokter tesebut memeriksa keadaan siwon ,ku putuskan untuk duduk di sofa,menyaksikan apa yg saat ini aku lihat,,ku perhatikan dari jauh ternyata dia tampan juga annia maksudku sangat tampan…aisssh im yoona,berhentilah memujinya,ada apa dengan mu…

“ku sarankan anda harus memperbanyak istirahat,agar kondisi anda cepat stabil” ujar dokterr tersebut setelah memeriksa keadaan siwon

“ne arrasheo dokter…” ucap siwon sambil tersenyum..

“oia kau juga harus makan, setelah itu minumlah obat agar kau menjadi lebih baik”ujar sang dokter,suster  tersebut pun meletakan nampan tersebut di meja samping siwon.

Tak lama kemudian dokter  dan suster tersebut pun  pergi dari ruangan ini,tak lupa sebelum pergi ia pun membunguk kepada ku,sementara aku hanya tersenyum dan menundukkan kepala ku…

Dan tinggalah aku dan dia yg ada di ruangan ini ,suasana kembali hening,,ah aku paling bosan dengan suasana seperti ini,,,beberapa menit kami berdua sibuk dengan pikiran masing masing tiba tiba saja suaranya membuyarkan lamunan ku

“hey kau,kemarilah..” panggilnya,mendengarnya aku pun langsung bagkit dari tempat duduk ku lalu berjalan kerahnya

“ada apa..” tanya ku sedikit ketus

“duduklah..” titahnya

Aku pun duduk di sebelah ranjangnya…

“suapi aku…” titahnya dengan nada yg sedikit dingin,aissh mengapa tiba tiba ia menyuruhku untuk menyuapinya ia kan bisa makan sendiri…aissh dasar namja yg menyebalkan

“kenapa kau menyuruhku,kau makan saja sendiri,aku tidak mau,,,” tolak ku

“hey,babo,,aku ini masih sakit,lagi pula aku hanya meminta bantuan mu saja,jadi tak usah berpikir macam macam..dasar babo” ujarnya mengejek ku

“aissh baiklah kali ini saja” umpat ku lalu meraih satu mangkok bubur

“Ayo buka mulut mu…” titah ku,kulihat ia tersenyum evil,sedetik kemudian iapun membuka mulutnya

Yoona p.o.v end

Siwon p.o.v

Setelah doter dan suster tersebut meninggalkan ruangan ini sempat terjadi keheningan selama beberapa menit,dan aku paling benci dengan suasana seprti ini,dengan sedikit keberanian aku pun bersuara..

“hey kemarilah..” titah ku pada nya yg saat ini sedang duduk di sofa,ia pun menoleh kearah ku,seketika itu ia pun bangkit dari sofa dan berjalan ke arahku

“ada apa…”Tanya nya yg saat ini sedang berdiri dihadapan ku

“duduklah “ titah ku,ia pun duduk kursi di samping ranjang ku.

“Suapai aku” titah ku padanya,entah kenapa kata kata itu terucap saja di mulutku,kulihat ia sedikit kesal,tapi aku tak peduli

“kenapa kau menyuruhku,kau makan saja sendiri,aku tidak mau,,,”tolaknya

Aissh sepertinya saat ini dia sedang berpikir macam macam,aku harus cari alasan agar ia tidak berpikir yg tidak tidak

“hey,babo,,aku ini masih sakit,lagi pula aku hanya meminta bantuan mu saja,jadi tak usah berpikir macam macam..dasar babo” ketus ku,ku lihat dari ekspresinya ia memang kesal ,tapi seketika itu ia menerimanya

“aisssh baiklah kali ini saja, “ketusnya,lalu mengambil mangkok bubur yg ada di atas meja

“buka mulut mu”tuturnya ,entah kenapa aku jadi merasa senang,,,hingga senyum evil pun terpampang di wajah ku

Siwon.p.o.v end

Author p.ov

Dengan penuh kesabaran yoona pun menyuapi namja yg tak lain dan tak bukan adalah choi siwon,tapi saat ini ada sedikit yang membuat yoona sedikit risih dan tak nyaman dengan suasana seperti ini

‘aisss choi siwon berhentilah memandangi ku dengan tatapan yg seperti itu’ runtuk yoona dalam hati,karna sadari tadi siwon terus saja memandangi yoona,entah apa yg  ada di pikirannya saat ini

“aku tahu,aku memang cantik jadi tak usah memandangi ku seperti itu” celoteh yoona yg masih menyuapi siwon,tapi yg di ajak bicara tak bergeming sama sekali dan terus saja memandangnya

‘aissssh choi siwon kau membuatku gila’ runtuk yoona

“kau cantik” ujar siwon yg membuat yoona  menghentikan aktifitasnya,dan meandang siwon sehingga saat ini mata mereka saling bertemu

“apa kau bilang??”  heran yoona

Tapi yang di ajak bicara tak bergeming sama sekali,seketika itu siwon meraih dagu yoona lalu mendekatkan wajahnya,yoona yg merasakan hal itu,menahan nafasnya dan jantungnya kembali berdetak hebat

“kau…kau mau apa” Tanya yoona gugup,karna siwon terus saja mendekatkan wajahnya hingga saai ini jarak mereka hanya tinggal 10 cm

“apa,kau pernah berciuman” Tanya siwon dengan suara yg sangat lembut

“apa…mak..sudmu” jawab yoona dengan suara yg masih gugup

“oh tuhan sebenarnya apa yg akan ia lakukan” batin yoona was was

“apa kau pernah berciuman dengan rival mu…” lanjut siwon,seketika itu siwon pun kembali mendekatkan wajahnya dan entah setan apa yang merasuki yoona hingga ia pun malah memejamkan kedua matanya,dan ketika hidung mereka sudah bersentuhan…tiba tiba saja

Clekkk *author kabur,karna takut di tending reeders gara gara ga jadi *

Seseorang membuka pintu ruangan tersebut,reflex yoonwon pun langsung menghentikan aktifitas mereka dan menoleh ke arah pintu ruangan,dan terpang panglah 3 mahluk yg saat ini sedang berdiri mematung (fanny,donghae,sungmin),dan ketika itu juga suasana menjadi hening

“a..apa yg mau kau lakukan” Tanya sungmin gagap,dan yoonwon pun bingung harus menjawab apa

Sementara donghae dan fanny hanya diam,dan masih mencerna dengan apa yg tadi mereka lihat

“ah ,rupanya kalian sudah datang,wah kebetulan sekali,aku ada urusan di luar sebentar” elak yoona

Tanpa menunggu persetujuan dari ke empat mahluk itu,yoona pun langsung pergi dari ruangan itu,dengan jantungnya yg masih tak berdetak dengan  tak normal

“eoh,kalian masuklah” ujar siwon mencairkan suasana donghae fanny dan sungmin pun langsung melangkah kearah siwon dan berdiri mengelilingi siwon,lebih tepatnya saat ini donghae dan sungmin berdiri di sebelah kanan dan fanny di sebelah kiri…

“yak,,siwon oppa tadi kau dan yoona mau melakukan apa” tanya fanny yg sudah merasa curiga

“ia,tadi kami lihat jarak kalian sangat dekat seperti akan…”ucap donghae yg tak meneruskan kata katanya

“berciuman” celetuk sungmin yg membuat siwon,fanny,dan donghae menatapnya tajam

“annia,kalian semua salah paham” ujar siwon yg akhirnya bersuara

“maksud mu” selidik donghae

“tadi yoona kelilipan,ya sudah aku membantunya untuk meniupkan matanya,hingga posisi kami seperti seseorang yg akan berciuman,padahal nyatanya tdk sama sekali”
elak siwon

“benarkah,,,”?selidik fanny

“aissssh sudahlah,oia kalian kemana saja ??” Tanya siwon yg  mengganti topic pembicaraan

“yak..kami bukan menghilang,tadi kami bertiga mencari mu,tapi yang di cari malah berpeee….appo kaki ku, sakit sekali” ringis sungmin yang hampir saja keceplosan.. tapi untungnya ada donghae di sebelahnya dan dengan cepat hae pun langsung menginjak kaki sungmin

“berpeee…maksudmu??tanya siwon heran

“aihh tidak bukan apa apa kok oppa” ujar fanny angkat suara,sementara sungmin ia masih saja merintih kesakitan akibat injakan dari donghae

~sementara di toilet~

Yoona p.o.v

Sretttt…srettttt *anggap aja air ngocor dari wastafell*

Aku masih mencerna dengan apa yang barusan ku alami,apa ini mimpi,tapi kenapa,jaunting ku berdetak sangat hebat,dan kata katanya masih tengiang ngiang di telinga ku

Flashback

“apa kau pernah berciuman dengan rival mu”

Flashback end

“ im yoona babo jongmal baboya” runtuk ku,aku pun mebasuh wajah ku dengan air yang saat ini tengah mengalir deras di wastafell,dan perlahan aku pun mengambil tisyu lalu megelap nya ke wajah ku

sebelum pergi aku pun langsung menarik nafas

“im yoona,kau harus bersikap normal” ucap ku lalu pergi dari toilet

Saat aku akan kembali ke ruangan siwon tiba tiba langkah ku terhenti,ketika akan berbelok..

Aku mendengar suara lantunan gitar di sertai lantunan suara yg indah,aku pun menyusuri alunan music tersebut

“na oerowododoe neol saenggakhalddaen


misoga naui eolgule beonjyeo


na himdeuleododoe niga haengbokhalddaen


sarangi nae mam gadeukhi chaewo

oneuldo nan geochin sesangsoke saljiman


himdeuleodo nungameumyeon ni moseubbun


ajikgo gwitgae deulryeooneun kkumdeuli


naui gyeoteseo neol hyanghae gago itjana

“indah” gumam ku dan seketika itu langkah ku terhenti di sebuah  ruangan  bernomor 123 *angap aja gitu*  ruangan itu tak tertutup melainkan sedikit terbuka aku pun menyembulkan kepalakua,danm terlihat lah seorang pria sedang memainkan gitar dan bernyanyi,dan di ranjang terdapat seorang gadis yang sedang duduk sambil menikmati setiap alunan music yang namja itu mainkan

“sungguh benar benar indah” gumam ku,perlahan aku pun menutup mataku,menikmati setiap petikan gitar dan suara nan indah di setiap alunan music..
nae salmi haruharu kkumeul kkuneun geotcheoreom


neowa hamgge majubomyeo saranghalsu itdamyeon


dasi ileoseol geoya….

(kyuhyun _Hope is a dream that doesn’t sleep )

Tiba tiba saja suara alunan music itu berhenti,perlahan aku pun membukakan mata ku ,dan ternyata saat ini mereka sedang menatap heran kearah ku,aku menjadi tidak enak..

“hmm,mianhae..bukan maksud ku untuk mengintip kalian “ ucap ku diiringi senyum kuda ku,aku pun melesat pergi tanpa menutup pintu

“aissh im yoona kau bodoh sekali”

“tunggu..”  sergah seseorang dengan reflex aku pun menghentikan langkah ku lalu berbalik

Yoona p.o.v end

Jiyeon p.o.v

“oppa,aku ingin mendengar mu bernyanyi,bisakah kau menyanyi untuk ku..” pinta ku kepada oppa ku hyun joong,ku lihat ia terseyum,lalu mengambil sebuah gitar yg ada di pinggir meja,ya gitar itu selalu ada di sini karna ia sangat senang bermain gitar sambil bernyanyi,dan aku sangat suka mendengarnya.

“tentu saja,kau ingin oppa memainkan lagu apa”  Tanya nya

“kyuhyun super junior hope is a dream that doesn’t  sleep”  ujar ku tersenyum

“baik lah”

Perlahan ia pun mulai memainkan gitarnya dan suara indahnya mulai terdengar

“na oerowododoe neol saenggakhalddaen


misoga naui eolgule beonjyeo

 

na himdeuleododoe niga haengbokhalddaen


sarangi nae mam gadeukhi chaewo

ketika oppa ku sedang benyanyi ,aku melihat seorang wanita tengah berdiri  di ujung pintu sambil memejamkan matanya…

“sedang apa dia”  batin ku bertanya Tanya
oneuldo nan geochin sesangsoke saljiman


himdeuleodo nungameumyeon ni moseubbun

 

ajikgo gwitgae deulryeooneun kkumdeuli


naui gyeoteseo neol hyanghae gago itjana

 

“oppa” panggil ku,hyun joong oppa pun menghentikan alunan musiknya lalu menatap ku,dan seketika itu aku pun menunjuk kea rah pintu dengan tatapan mata ku,dan hyun joong oppa pun mengerti ia pun menoleh kearah pintu

Jiyeon p.o.v end

Hyun joong p.o.v

Saat aku sedang beryanyi tiba tiba saja ,jiyeon memanggil ku dan seketika itu aku pun menghentikan alunan music ku,ku lihat ia menunjuk ke arah pintu dengan tatapan matanya ,aku pun mengerti dan menoleh kea rah pintu,dan ternyata seorang gadis saat ini sedang berdiri di ujung pintu sambil memejam kan matanya

Parlahan gadis itu pun membukakan kelopak matanya,dan sepertinya ia kaget,melijhat kami yg saat ini sedang menatapnya dengan penuh tanda Tanya (?)

Tunggu sepertinya aku kenal dengan gadis ini..dia seperti…

Aku pun berfikir sebentar..dan tiba tiba saja kejadian tadi pagi terlintas di pikiran ku

“im yoona” batin ku

“hmm,mianhae..bukan maksud ku untuk mengintip kalian “tuturnya merasa bersalah,sedetik kemudia ia pun pergi tanpa menutup pintu,tanpa pikir panjang aku pun langsung berlari mengejarnya

“”tunggu” sergah ku di ambang pintu,ia pun menghentikan langkahnya dan berbalik kearah ku,tanpa menunggu perintah dari sang author *numpang exis dikit* aku pun langsung berlari kecil ke arahnya

“yoona”  ucap ku,yg saat ini ada di hadapan nya

“mianhae,apa aghashi mengenal ku” Tanya nya,sepertinya ia lupa dengan incident tadi pagi

“apa kau lupa pada ku” Tanya ku

Ku lihat ia pun berfikir sebentar

“ah,kau yang tadi pagi..mian tadi pagi aku benar benar tak sengaja,dan soal tadi jongmal mianhae..”ucapnya sambil menundukan badannya

“ah tidak usah seperti itu” ucap ku,agar ia tak menunduk lagi

“kim hyun joong imida,kau bisa panggil aku oppa saja,agar terdengar lebih akrab”  kata ku,seraya tersenyum manis

“ ne yoona imida,ne arrasheo hyun joong oppa” ucapnya,yg membalas senyuman ku

“mianhae,aku harus kembali ke ruangan teman ku” katanya,dan aku pun hanya tersenyum,sedetik kemudian ia pun melangkah pergi ,semakin jauh dan semakin jauh

“semoga takdir mempertemukan ku lagi dengan mu” gumam ku lalu kembali ke ruangan jiyeon

~jiyeon room’s~

“oppa,apa kau mengenalnya..”Tanya adik ku jiyeon ketika aku sudah berada di ruangan nya

“oppa hanya bertemunya tadi pagi,..” jawab ku sambil tersenyum

“benarkah,apa oppa menyukainya” selidik adik ku,mendengarnya aku pun terdiam

‘benarkah aku menyukainya’ Tanya ku pada diri ku sendiri

“oppa” sebuah suara kecil membangunkan ku dari lamunan ku

“ne,saeng..”

“sudah lah tak usah di bahas”   ucapnya..dan aku pun hanya tersenyum kecil

Hyun joong p.o.v end

Yoona p.o.v

“apa aghashi mengenal ku” Tanya ku,karna tadi ia menyebut nama ku

“apa kau lupa pada ku” ujarnya

Tunngu aku seperti pernah melihatnya tapi di mana,aku pun berfikir,untuk mencari jawaban ‘apakah aku mengenalnya’

Tiba aku teringat kejadian tadi pagi

(note:baca chapter  5  yg pas hyun joong  oppa,tabrakan ma yoona unni)

“ah,kau yang tadi pagi..mian tadi pagi aku benar benar tak sengaja,dan soal tadi jongmal mianhae” kata ku sambil membungkukan badan ku

“akh tidak perlu seperti itu” ucap nya sambil,mencegah ku untuk membungkuk

“kim hyun joong imida,kau bias panggil aku oppa,agar terdengar lebih akrab” ujarnya memperkenalkan diri

“ne yoona imida,ne arrasheo hyun joong oppa” kata ku memperkenalkan diriku untuk yg kedua kalinya

“mianhae,aku harus kembali ke ruangan ku” kata ku,dan ia pun tersenyum,sedetik kemudian aku pun berbalik dan meneruskan langkah ku

“wah,jadi ternyata yg menyelamatkan anak ku adalah kau” ucap seseorang,ketika aku sudah berada di depan pintu ruangan siwon berada ,

‘aku seperti mengenal suara ini,” gumam ku dan seketika itu aku pun membuka pintu dan ternyata benar, saat ini umma ku sudah berada di ruangan itu,dan rupanya ahjuma choi juga sudah berada di ruangan itu

Dan seketika itu juga semua mata langsung tertuju pada ku

“yoong,kau kemana saja,umma mu tadi mencari mu” celoteh fanny,tapi aku tak mengubrisnya ,aku masih herann bagaimana bisa umma akrab dengan seseorang,apalagi orang itu baru bertemu denganya

“aigo,yoona ayo masuk” ujar umma ku

Aku pun melangkahkan kaki ku untuk masuk,tak lupa kau menutup pintunya

“yoong,jadi pria ini yg telah menyelamat kan mu??” Tanya umma ku dan aku pun hanya mengangguk

“aigo,dunia ini memang sulit untuk di tebak,kau tahu waktu itu umma hampir saja di rampog(?),tapi seketika itu dia datang dan menolong  umma” jelas umma ku

Seketika itu aku langsung menoleh kea rah siwon dan menatapnya

‘benarkah kau juga yang telah menolong umma ku’ batin ku

Yoona pov end

Author pov

Di ruangan viv tepatnya di ruangan seorang namja yang bernama choi siwon saat ini tengah ramai,karna kedatangan 2 orang ahjuma,dan seketika itu juga seorang gadis membuka pintu,hingga membuat semua pasang mata menatap ke arahnya

“yoong,kau kemana saja,umma mu tadi mencari mu” celetuk fanny yang menyadari kedatangan sahabatnya yang tak lain adalah im yoona

“aigo,yoona ayo masuk..” kata ahjuma yang tak lain adalah NY IM

Gadis  yang ternyata yoona itu pun melangkahkan kakinya,tapi tak lupa ia menutup pintu ruangan tersebut

“yoong,jadi pria ini yang telah menyelamatkan mu” kata  Ny im,dan yang di ajak bicara tak menjawab sama sekali  dan ia hanya mengangguk ngangukkan kepalanya ,sepertinya gadis itu masih bingung,seolah olah masih ada yang mengganjal di benaknya

“aigo,dunia ini memang sulit untuk di tebak,kau tahu waktu itu umma hampir saja di rampog(?),tapi seketika itu dia datang dan menolong  umma” jelas Ny im,mendengarnya sepertinya yoonasudah mulai engerti

“umma kapan kau datang ??”   ujar yoona tiba tiba

“kira kira 10 menit yang lalu…”jawab ny im, dan yoona pun hantya mengangguk paham ..tiba tiba saja matanya tertuju pada seorang ahjuma yang saat ini sedang duduk di bangku tepat di sisi ranjang siwon berada

“eoh,ahjuma anyong…”sapa  yoona sambil membungkukkan badannya 90 derajat

“ne anyong,yoona apa kau sudah makan”   Tanya Ny choi,dan yang di Tanya hanya mengelengkan kepalanya sambil tersenyum manis

“makan lah aku membuatkan mu sarapan” jelas Ny choi lalu berjalan kea rah yoona dan menyerahKan satu kotak bekal makanan,dan sepertinya yoona merasa tidak enak dengan perlakuan ahjuma choi

“ah,seharusnya anda tak usah repot repot melakukan semua ini” tutur yoona

“tak apa,sudahlah kau makan,anggap lah ini sebagai ucapan terima kasih ku pada mu karna kau sudah mau menjaga anak ku” jelas Ny choi

“sudah ambilah,umma ku sudah capekcapek membuat kan nya untuk mu..lagi pula aku tau kau belum makan kan,ayo ambilah” celetuk siwon yang sadari memperhatikan percakapan ibunya dan yoona,mendengarnya yoona pun langsung menatap tajam kea rah  siwon seolah iolah berkata

‘diam kau’

“wae?” Tanya siwon,yang di Tanya hanya mengerucutkan bibirnya

“sudahlah ayo makan lah..aku tau kau lapar” ujar Ny choi,dan yoona pun langsung memalingkan wajah,dan tersenyum manis kea rah Ny choi

“ne,gomawo ahjuma” tutur yoona

“terus aku dan donghae makan apa,kami juga belum makan” celetuk sungmin sambil mengusap ngusap perutnya yang sepertinya lapar,mendengarnya donghae pun langsung menatap tajam ke arah  sungmin seolah memberikan tatapan

‘kau bisa diam tidak’

Dan sungmin yang menyadari hal itu malah bersiul dan mebuang muka

“hahaha,kalian lucu sekali,kau tenang saja..aku membawa makanan  tadi nya aku berniat memasakan nya untuk anak ku yoona,tapi sepertinya ia sudah mendapatkan makanan” terang nyonya im sambil menyodorkan satu  kotak makanan

“wah gamsahamida,ahjuma..” tutur sungmin dengan girangnya dan donghae yang ada di sebelahnya malah  sedekah (?) alias geleng geleng kepala

“donghae oppa??” panggil fanny seketika itu donghae pun menoleh ke arahnya

“eoh” sautnya

“kau makan makanan buatan ku saja” tutur fanny,seketika itu senyum manis pun berkembang di wajah tampan nya

“gomawo..”ujar donghae,fanny pun berjalan kearah donghae dan memberikannya satu kotak bekal makannan

“ehemmmm,ternyata sebentar lagi akan ada pasangan baru”celetuk sungmin,dan donghae pun kembali menatapnya tajam,dan terjadilah gelak tawa di ruangan itu

Skip…

yoona,sungmin,dan donghae pun sudah selesai makan dan dan Ny im pun sudah pergi sekitar 10 menit yang lalu,dan saat ini diruangan tersebut hanya ada yoona fanny,donghae,sungmin,nyonya choi,dan yang pasti choi siwon manusia paling ganteng..

 

Lebih tepatnya saat ini posisi mereka adalah  yoona dan  fanny sedang mengobrol di sofa,dan sungmin ia sibuk dengan ponselnya,dan donghae ia lebih memilih menatap lusur ke luar jendela..menikmati pemandangan kota seoul dari atas dan Ny. choi ia masih duduk di pinggir siwon sambil mengupas buah

Seketika itu ponsel yoona pun bergetar..tanda ada sebuah pesan masuk,yoona pun mengambil ponsel tersebut yang saat ini terletak di depan meja tepat di mana yoona dan fanny duduk

Drt  drrtt…

 

from: kyuhyun

to :yoong

 

“yooNg saat ini aku sedang berada di loby rumah sakit,aku tunggu kau sekarang juga..aku tak akan pergi sebelum kau menemui ku,ada hal penting yang ingin aku bicara kan”

___________

Sebuah mobil  berhenti di sebuah area parkir changguk hospital

 

“ hari ini aku harus berhasil ,bicara dengannya ..apapun caranya,yoong ku harap kau mau memaafkan ku” gumam namja tersebut yang ternyata adalah cho kyuhyun

 

Kyuhyun pun keluar dari mobilnya ,dan membanting pintu mobil dengan cukup keras,ia pun berjalan..kearah pintu rumah sakit,seketika ia sudah berada di loby ia pun menghentikan langkahnya sedetik kemudian ia pun merogoh saku celananya dan diambilnya sebuah ponsel ,dan tak lama kemudian tangannya pun dengan lihay bermain di layar ponsel tersebut.

 

Setelah tu kyuhyun pun memutuskan untuk duduk di bangku yang sudah tersedia..

 

“aku harap kau bisa menemuiku yoong ” gumamnya  lirih…..

Yoona p.o.v

Drt..drt..

Ponsel ku bergetar,aku punlagsung meraihponsel ku yang saat ini ada atas meja

from: kyuhyun

to :yoong

 

“yoong saat ini aku sedang berada di loby rumah sakit,aku tunggu kau sekarang juga..aku tak akan pergi sebelum kau menemui ku,ada hal penting yang ingin aku bicara kan”

 

 

Itulah isi pesan yang di sampaikan olehkyuhyun oppa,aissh apa ia masih belum mengerti juga

Aissh jinja benar benar…

 

 

“ada apa yoong??”Tanya fanny

 

“dia, dia menyuruhku untuk menemuinnya saat ini juga di loby ” tutur ku menjelaskan
“maksud mu si evil itu” tebaknya dan aku pun hanya mengangguk

 

“kau temuilah dia,dan selesaikan semua urusanmu dengan nya,agar ia tak mengganggumu lagi yoong” nasehat fanny

“tapi..”

 

“sudah kau ikutilah kata kata ku”ujarnya meyakinkan ku

 

“emm,baik lah gomawo fanny” ucap ku

 

“Ne,cheonam” balasnya

 

“emm,ahjuma..sepertinya aku harus pergi,ada sedikit urusan yg harus ku selesaikan” terang ku..

 

“kalau itu memang penting kenapa tidak” tuturnya lembut

 

Aku pun bangkit dari tempat duduk ku,sebelum pergi tak lupa aku pun membungkukkan badan ku lalu melesat pergi dari ruangan ini

Yoona p.o.v end

 

 

 

Siwon p.o.v

“emm,ahjuma..sepertinya aku harus pergi,ada sedikit urusan yg harus ku selesaikan”  izin yoona tiba tiba

 

“kalau itu memang penting kenapa tidak”  kata umma ku

Kenapa dia,kenapa harus pergi tiba tiba..

Sebenarnya ada apa…

tak lama ia pun pergi ..dari ruangan ini sebenarnya aku ingan sekali bertanya,tapi ya sudahlah itu juga bukan urusan ku..

“hae.,kau tidak kuliah” Tanya ku pada donghae yang saat ini sedang menatap lurus ke jendela

“eoh,aku..apa kau lupa,hari ini tidak ada jadwal kuliah sama sekali’” katanya dan aku hanya mengangguk

Akupun menolehke arah fanny yang saat ini sedang duduk di kursi ,tiba tiba saja sebuah rencana jahil pun muncul di kepala ku (sambil tersenyum evil)

“yak,lee donghae,temanilah fanny sepertinya ia bosan,bila harus berlama lama di sini,ajaklah ia pergi..” tutur ku menggoda sahabat ku donghae

Tifanny dan donghae bahkan sungmin pun langsung menoleh ke arah ku…

“mwo,apa maksudmu “ Tanya donghae,dan aku pun hanya tersenyum sambil mengedipkan mata ku,seolah berkata

‘ikuti saja apa yang ku suruh’

“aisssh dasar,..” umpat donghae,tapi masih bisa terdengar oleh ku

“haha,ia aku setuju ayo hae,ajak fanny pergi” celetuk sahabat ku sungmin ikut nimbrung

“aisss,ya kalian berdua,apa mak..maksud..ka…ka.liaan”  katanya yang terdengar gugup melihat reaksinya rasanya tawa ku ingin pecah sekarang juga,dan aku juga melihat fanny wajahnya sudah memerah,dan kulihat ibuku juga sudah menahan tawanya

“yak lee donghae,kalau kau tdk mengajajak fanny pergi sekarang juga,aku yang akan mengajaknya..

Ayo fanny,kau pergi dengan ku saja ,ikan itu terlaru banyak gengsi,padahal nyatanya…”  kata kata sungmin tidak di teruskan karna tiba tiba saja donghae langsung menarik tangan fanny  dan berkata

 

“ayo,fanny kita pergi…ahjuma,aku pergi” kata donghae  dan dengan cepatnya ia menarik fanny  pergi dari ruangan ini

 

Setelah donghae dan fanny keluar,aku dan sungmin pun langsung tertawa,terbahak bahak melihat tingkah bodoh dari  seorang lee donghae

Hahahahhaha

“si ikan itu malu malu tapi mau.. hahaaha” kata sungmin,dan aku hanya tertawa lepas,ku lihat umma ku juga tertawa

“kalian berdua,memang jahil….” Tutur umma ku

“oia,yoona,tadi sepertinya ia buru buru sekali?memangnya ia mau pergi kemana” kata umma,ku

Mendengar nama yoona,seketika itu aku pun menghentikan tawa ku..dan benar juga,aku tidak tau saat ini ia pergi kemana atau jangan jangan ia pergi dengan namja itu?

Assh choi siwon,untuk apa kau memikirkannya,mau dia pergi kemana itu bukan urusan mu kau tidak ada urusan sama sekali…aisssh choi siwon,berhentilah memikirkanya ….(geleng geleng kepala )

 

“chagi,kau kenapa?’ Tanya umma ku,aku pun langsung tersadar ari lamunan ku

“eoh,aku aku tidak apa apa umma..”ujar ku menaggapinya

“ya sudah,kau istirahat ya..umma  harus pergi ada sedikit urusan “ tutur ummaku,dan aku pun hanya mengangguk,sedetik kemudian umma ku pun bangkit dari tempat duduknya

“jaga dirimu baik baik,” pesan umma ku,dan aku hanya menangguk seraya tersenyum

“sungmin..” panggil umma ku,mendengar namanya di panggil sungmin pun langsung berdiri

“dhe,ahjuma” ucapnya

“tolong jaga siwon” pesan umma ku kepada sungmin,

“dhe,ahjuma tenang saja,aku pasti akan menjaganya “ tuturnya sraya tersenum meyakinkan

“ghamsahamida..” kata umma ku lagi,sedetik kemudian ia pun melangkahkan kakinya menuju pintu ruangan ,dan tak lama kemudian pintu pun tertutup,dan di ruangan ini hanya ada aku dan sungmin

“kau beruntung sekali memiliki umma yang sangat menyayangi mu” kata sungmin tiba tiba

“kau  tidak pergi” ucap ku

“yak,kau mengusir ku” umpatnya

“annia,bukan itu maksud ku,maksud ku kau tidak pergi dengan kekasih mu” ucap ku membenarkan

“tidak,lagi pula aku sudah terlalu sering bertemu dengan nya,aku ingin di sini saja “ ucap nya dan aku pun hanya mengagguk paham….

Siwon pov end

Author pov

Ting …

Pintu lift rumah sakit terbuka lebar ,pintu itu  terbuka tepat di loby changguk hospital.

Seorang gadis yang berada di pintu itu langsung melangkahkan kakinya untuk keluar,dan ketika ia sudah berada di luar,gadis itu pun melebarkan pandangannya  ,seolah olah sedang mencari sosok seseorang,dan pandangannya pun tertuju pada seorang pria yang saat ini sedang duduk di sebuah kursi.

 

Gadis itu pun menghela nafasnya ,dan sedetik kemudian gadis itu pun kembali melanjutkan langkahnya, kearah  pria yang saat ini sedang tertunduk di bangku rumah sakit

 

Rupanya pria itu menyadari kedatangan gadis yang di tunggu nya,dan denagn segera pria itu pun bengkit dari tempat duduknya.

“yoong” gumam nya lirih

Selangkah ,dua langkah, tiga langkah…akhirnya langkah gadis itu pun berhenti  tepat di depan seorang namja yang tak lain adalah cho kyuhyun

“yoong akhirnya kau mau menemuiku” tuturnya,karna gadis yang ia tunggu muncul di hadapan nya

“aku tidak punya banyak waktu,jadi cepat apa yang mau kau katakan “ ujar gadis itu yang ternyata yoona to the poin

“aku tidak bisa mengatakanya di sini yoong,ikut aku…”titah kyuhyun seraya menarik tangan yoona

“ya lepaskan tangan ku” pekik yoona ketika kyuhyun menarik paksa tangan yoona,tapi kyuhyun tak memperdulikannya dan terus saja menarikya hingga akhirnya mereka pun sampai di parkiran tepatnya di depan mobil kyuhyun,tanpa menunggu persetujuan dari yoona,kyuhyun pun langsung memasukan paksa yoona dengan paksa,dan setelah berhasil kyuhyun pun langsung mengunci pintu tersebut

“yak,apa kau gila” pekik yoona ketika dirinya dan kyuhyun sudah berada di dalam mobil

“tolong kali ini kau ikuti aku,aku tidak akan menyakiti mu yoong,ku mohon kali ini.. aku hanya ingin bicara empat mata dengan mu  bagi ku itu sudah lebih dari cukup,kumohon yoong,kali ini…”lirihnya tanpa menoleh

“baik lah,kali ini aku mau bicara dengan mu” tutur yoona,mendengarnya kyuhyun pun langsung mengijak gas,dan tak lama kemudian mobil itu pun sudah melesat jauh…dari area parkir changguk hospital

Namsan tower..

Sepasang pria dan wanita yang saat ini sedang berjalan jalan di sekitar namsan tower,diantara mereka tak ada satu pun kata yang terlontarkan dari mulut mereka

 

Cho kyuhyun dan im yoona

Ya,saat ini mereka  sedang berjalan jalan di sekitar namsan tower,entah kenapa kyuhyun membawa yoona  ke tempat ini,ya walau pun hari ini tempat ini rumayan sepi hanya ada beberapa orang yang berlalu lalang di sekitar sini..

“cukup…” kata yoona tiba tiba,dan membuat langkah kaki keduanya terhenti seketika

“wae yoong..” Tanya kyuhyun dengan tampang polos nya,sementara yoona memandangnya geram

“aku mau pulang,” ujarnya sedetik kemudian ia pun membalikan badannya dan pergi dari hadapan kyuhyun,tapi belum ada tiga langkah,kyuhyun kembali mencengkaram tangan yoona dan membalikan tubuh yoona,agar menjadi menghadap nya

“lepsakan aku oppa” berontak yoona,mendengarnya kyuhyun pun langsung melepaskan cengkraman tangan nya

“mianhae yoong  mianhae..” lirih kyuhyun,mendengarnya yoona pun mendengus kesal

“heuh,,,apa hanya kata kata itu yang bisa kau ucapkan” ketus yoona

“minhae yoong,aku menyesal ku mohon kembali lah pada ku..” lirih kyuhyun seraya mencoba meraih tangan yoona

“heuh…SEMUDAH ITUKAH HAH..SEMUDAH ITUKAH KAU MEMINTAKU UNTUK KEMBALI PADA MU,SETELAH  KAU BERHASIL MENOREHKAN LUKA DI DALAM HATI KU, APA SEMUDAH ITU,DI MANA LETAK HATI MU,APA KAU TAK MENYADARI  DAN TAK TAU BETAPA SAKITNYA HATI KU KETIKA KU TAHU KAU MENDUAKAN KU OPPA,APA KAU TAU OPPA,HAH…JAWAB AKU” teriak yoona penuh emosi tak peduli dengan tatapan orang orang di sekitar ,dan membuat seorang kyuhyun menunduk…

 

“kau tau,betapa bosannya aku mendengar kata ‘mianhae dari mu’ apa semudah itu kau berkata mianhae,atas apa yang telah kau perbuat heuh” ketus yoona

Yoona pun kembali  berbalik dan melanjutkan langkahnya  dan meninggalkan kyuhyun yang masi di tempat,yoona tak dapat lagi menahan butiran air mata yang dari tadi ia pertahankan,ia menagis..

Seketika itu juga ia merasa seseorang memeluknya dari belakang dan bernyanyi di telinga nya, lagu favorit yoona dan lagu itu juga yang setiap kali ia lantunkan ketika dirinya marah dan ketika itu juga ia merasa luluh ketika mendengar lagu itu cho kyuhyun dia menyanyikannya kembali walau pun kali ini dengan air mata

(super  junior memories)

saranghae tjanha uri hamkkehan manheun nal dongan
hamkke apahaetjanha seoroui irin juldo moreugo

hiks hiks..

neon eodi inneun geoni naui moksori deullijil annni
apeun nae simjangi neoreul chatneunda neoreul bureunda michidorok

gaseumi nunmuri tto neoui gieogi
han bangul han bangul tto nae gaseume heulleo naerinda
ureodo ureodo jiwojiji annneun gieogeul ttara  hiks hiks…..
oneuldo bin nae gaseumeul tto jeoksinda
johahaetjanha jageun nae misoe useojwotjanha
hamkke ureosseotjanha naui nunmure apahaetjanha

jigeum eodi inneun geoni jichin nae moseubi boijil annni
apeun nae simjangi neoreul chatneunda neoreul bureunda michidorok

gaseumi nunmuri tto neoui gieogi ..hiks hiks….
han bangul han bangul tto nae gaseume heulleo naerinda
ureodo ureodo jiwojiji annneun gieogeul ttara
oneuldo bin nae gaseumeul tto jeoksinda
naegero dorawajullae maeil ne ireum bureumyeo
jichin gidarim soge neoreul chaja hemaeneun najanha

 

,yoona tau  siapa yang memeluknya,dan siapa yang saat ini sedang bernyanyi di telinganya..

Seketika ia merasa terhipnotis dengan alunan suara yang saat ini sedang melantun indah di telinga nya.tapi seketika itu yoona tersadar,ia pun kembali memberontak .dan kyuhyun pun menghentikan lagu yang ia nyanyikan dan berkata

“aku mohon maafkan aku” lirihnya yang masih memeluk yoona dari belakang…

Yoona pun terdiam haruskah,haruskah ia memaafkan namja ini,namja yang telah menyakitinya,mengahancurkanya,bahkan namja yang telah menorehkan di luka di dalam hatinya

1 menit…..

2 menit…

15 menit….

“aku akan memaaf kan mu..”tutur  yoona,setelah hampir 15 menit ia terdiam,mendengarnya kyuhyun pun langsung melepaskan dekapannya dan membalikan tubuh yoona

“benarkah…” Tanya kyuhyun tiba tiba dan yoona pun hanya menganguk,melihatnya kyuhyun pun langsung menarik tubuh yoona kembali kedalam pelukanya..

“gomawo,,,” bisik kyuhyun di telinganya

“tapi aku tidak bisa kembali pada mu,,” ucap yoona,kyuhyun pun langsung melepaskan pelukanya

“wae..”

“aku sudah memaafkan kesalahan mu,tapi tidak untuk kembali padamu,dan ada satu lagi” kata kata yoona terhenti,dan membuat kyuhyun penasaran

“apa..”Tanya kyuhyun

“apa kau sudah minta maaf kepada gadis itu,gadis yang kau sakiti sama seperti ku..” Tanya yoona

“sejujurnya aku belum meminta maaf padanya “ jawab kyuhyun dengan jujur

“dasar bodoh,kau meminta maaf pada ku,tapi kau belum meminta maaf pada nya..” kata yoona sambil menjitak kepa kyuhyun

“aww,yoong appo..” ringis kyuhyun, ketika tangan yoona dengan mulusnya melesat di kepalanya

“rasakan,itu salahmu..” ujar yoon sambil mengerucutkan bibirnya “minta maaf lah  kepada gadis itu,bagaimana pun juga aku tau perasaan nya,” lanjut yoona dengan bijaknya

“aku akan meminta maaf pada nya”jawab kyuhyun,mendengarnya yoona pun tersenyum

“yoong,apa kita masih bisa berteman..” Tanya kyuhyun hati hati,dan yoona pun tersenyum seraya tersenyum,melihatnya kyuhyun pun kembali memeluk yoona,dan kali ini yoona membalas pelukanya

“gomawo yoong jongmal gomawo” ucap kyuhyun tepat di telinganya

“berjanjilah pada ku,bahwa kau tak akan menyakiti hati yeoja lagi..” kata yoona yang masih dalam pelukan kyuhyun

“pasti yoong,akan ku ingat kata kata mu” jawab kyuhyun

Author pov end

 

~ke esokan harinya ~

Yoona rooms”

Kring…kring…

Bunyi alarm kembali terdengar di sebuah kamar bernuansa biri muda,seorang gadis yang saat ini ,masoh terlelap dalam tidurnya,seketika gadis tersebut terbangun dari alam bawah sadarnya..

Yoona pov

 

Kring…kring

Bunyi itu kembali terdengar,bunyi yang selalu membangun kan ku ketika pagi menjelang..

Perlahan aku pun membukakan kedua kelopak mta ku dan merugbah posisiku menjadi duduk..

Hoammmmm’ nguap ku,sambil merentangkan kedua tangan ku

Aku pun berjalan kea rah gorden kamar ku,lalu perlahan ku buka gorden itu dan tampaklah,cuaca cerah di pagi hari,seulas senyum pun terpatri di wajah ku..

“apa yang harus ku lakukan hari ini” pikir ku,sambil menatap lurus ke jendela

Tiba tiba saja suara lengkingan umma ku membuyarkan lamunan ku

“YOONG PALLI….AYO BANGUN..”teriak umma ku

“aisss..NE  UMMA AKU SUDAH BANGUN” balas ku dengan teriakan,tak tau ia dapat mendengar atau tidak.

 

Aku pun beranjak pergi kemar mandi..untuk membersihkan seluruh tubuhku,tak lupa ku bawa handuk..

Skip…

Dengan  hati hati aku pun menuruni setiap anak tangga di rumah ku,ku lihat dari ke jauhan umma ku sedang menyiapkan  bekal makanan,aku berpikir ‘apakah itu untuk ku’

‘Ya sepertinya itu memang untuk ku’ pikir ku menyimpulkan

“umma,apa yang sedang kau lakukan” Tanya ku yang yang saat ini sudah duduk di meja makan,dan ku lihat umma ku masih sibuk,menata sebuah kotak bekal..

“ah yoong,kau sudah bangun,kau tidak ada jadwal kuliah kan?,kalu tdak ada kau sekarang ke rumah sakit ya” tutur umma ku

Aku berpikir untuk apa kau pergi ke sana,toh kemaren aku baru saja mejenguknya,bahkan menginap di sana,apa aku harus ke sana..tapi kalau aku pergi ke sana aku takut dia berpikir mcam macam,apalagi mengingat  kejadian kemarin,kejadian yang membuat ku tak mengerti dengan jalan pikirnya

*waktu won oppa,mau nyium young*

“aku memang tidak ada kuliah hari ini,Cuma aku ingin di rumah saja,hari ini aku tidak pergi ke rumah sakit,umma wae? Kenapa umma ingin aku pergi kesana “ Tanya ku sambil menyeruput air putih

“sebenarnya,umma ingin menyuruhmu membawakan makanan ini ke rumah sakit,,ini semua untuk siwon” tutur umma ku yang yang membuat ku menyemburkan sair yang ku minum ke lantai..

“’mwo,apa umma bilang,jadi makan ini untuk siwon” tanyaku tak percaya

“aissh yoong kau ini jorok sekali,ne ini untuk siwon..ini sebagai ucapan rasa terima kasih umma karna dulu ia telah menolong umma dari penjahat dan ia juga menyelamatkan nyawa mu yoong,umma tau ini tidak sebanding dengan apa yang yang ia lakukan,tapi setidaknya umma tetap harus membalasnya,yoong ayo lah,kau ke rumah sakit ya..yayayaya” pinta umma kusambil menunjukkan puppy eyes nya

“aissh  umma berhentilah menunjukan tampak  seperti  itu,ne arrasheo aku akan pergi ke rumah sakit” ucap menyetujui ajakan nya ,dan ku luhat umma ku tersenyum penuh kemenagan

Yoona pov end

Siwon pov

“Aissh benar benar membosankan,” runtuk ku,karna dari tadi ruangan ini sangat sepi,donghae dan fanny mereka sedang pergi ke ke rumah sakit lain untuk mengerjakan tugas mereka yang waktu itu sempat tertunda,sungmin dia sedang ada urusan,umma ku dia sedang menjeput appa di bandara..

Dan yoona,entahlah aku tidak tahu ia kemana..yang pasti semenjak kemarin ia tak  datang lagi..

“aku ingin pulang “ gumam ku

Clekkk

Tiba tiba saja pintu ruangan ku terbuka,dan tampaklah seorang gadis yang saat sedang menenteng sebuah kantung..perlahan ia pun duduk di hadapan ku,tetap dengan tampang jutek nya

“kau,untuk apa kau ke sini..” ucap ku

“jangan salah paham,sebenarnya aku malas untuk datang ke sini tapi umma ku menyuru ku untuk memberikan ini pada mu ia bilang ini sebagai ucapan terima kasihnya pada mu” ucap nya sambil menyerahkan satu kantuk,yang berisi kotak bekal

“seharusnya umma mu tidak usah repot repot,dan satu lagi sampaikan salam dan ucapan terima kasih ku pada nya “ tutur ku dan ia pun hanya mengangguk perlahan ia pun bangkit dari duduknya,dan itu membuat ku heran

“aku pulang urusan ku sudah selesai” katanya lalu melengos pergi,tapi belum sempat ia melangkah tangan kekar ku menahannya

“changkhaman..” ucap ku,yang membuat ku heran

“wae? “ tanyanya

“temani aku di sini,aku kesepian..kau te..tetaplah di sini,sampai umma dan appa ku datang” jelasku gugup,dan ia pun merenyitkan dahinya,tapi tak lama kemudian ia pun duduk kembali

“tolong kupaskan aku buah…” titah ku

“ne arrasheo” ucapnya,tumben sekali ia tidak menolak,tapi tak apa ia lebih manis jika bersikap seperti itu..

Dengan hati hati ia pun mengupaskan  kulit buah apel …untuk ku

Bila di perhatikan dia cantik juga,ania maksudku sangat cantik ..

“umma ku pernah bercerita ,bahwa dulu ia hampir saja di jahati oleh dua orang prampok,dan kau tau betapa kagetnya aku ketika itu,dan ia juga berkata bahwa ada seseorang yang menolongnya,dan aku pernah berjanji pada diriku sendiri kalau aku akan memenuhi segala keinginannya selama aku mampu,dan baru baru ini.. aku tau bahwa orang yang telah menyelamatkan umma ku adalah kau..sungguh aku bingung haruskah aku menepati janji ku itu” tuturnya,tapi aku tak menjawab sama sekali dan terus saja menatapnya yang saat ini masih sibuk mengupas buah

‘benarkah ia akan memenuhi semua keinginanku’ batinku

 

“ini” ucap nya sambil menyerahkan buah apel yang sudah bersih dari kulitnya

“kau kenapa” Tanya nya tapi,aku tak bergeming dan terus saja menatapnya  bahkan saat ini lebih dalam

Entah setan apa yang telah mendorong ku,hingga perlahan tangan ku meraih dagu nya dan kudekat kan wajah ku ke wajahnya dapat ku lihat iatampangnya yang sepertinya sangat gugup,tapi aku tak peduli aku terus saja menatap kedua manic matanya,yang sangat indah

“ka,,kau apa yang mau kau lakukan “ Tanya nya gugup

“kau bilang kau akan memenuhi semua keinginan ku..” Tanya ku lembut,damn dapat di kira jarak kami saat ini hanya sekitar 10 cm

“selama..a..aku bisa me memenuhinya ..itu..pas..pasti akaan aku lakukan”jawabnya dengan nada gugup

“benarkah,,? Kalau begitu mulai sekarang kau adalah kekasihku” ucap ku,entah kenapa kata kata itu terlontar begitu saja,aku pun kembali mendekatkan wajah ku  hingga akhirnya bibir ku mendarat mulus di bibir tipisnya,aku menciumnya lembut dan sama sekali tak mendapat penolakan

 

To be continuid

Gimana ceritana,makin penasaran kah…apa makin gaje

Jangan lupa  bagi yang udah baca harap RCL

Untuk chapter 7 aku berencana untuk meminta admin gee untuk memprotect nya ,jadi yang belum comen,  comen sekarang….

 

To :admin gee

Terima kasih udah mau nyempetin waktunya untuk nge post ni ff

 

Sampai ketemu lagi di chapter 7 yang comen atau yang nge like saya doain nilainya bagus bagus + di mudahkan rezekinya

 

Tinggalkan komentar

127 Komentar

  1. Weny

     /  Juli 7, 2013

    bagus ceritanya

    Balas
  2. aat yoonwon

     /  Juli 20, 2013

    Wonppa benar2 evil

    Balas
  3. Ahh.. Skip-skipp!! Haha((= lanjut eonn.. Yah tapi ko diprotect sih? Gpp lahh.. Yg pnting dah coment. 😀

    Balas
  4. Anita harahap

     /  Oktober 25, 2013

    Kya….
    Baru baca ff ini..
    Br baca n lgsg baca yg part 6..
    Daebak..

    Balas
  5. tia risjat

     /  Februari 15, 2014

    aww.. cute abis.. terima..terima..
    ah.. ga bisa berenti senyum-senyum sendiri baca ff ini. sampe2 chingu-ku bilang “are u ok?” hi3
    lanjutkan..!

    Balas
  6. Apa yoona mau menerimanya??smoga iya dia berdua emang ditakdirkan bersama^^

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: