[OS] I Waiting for You Oppa

Annyeong YoonWonited J

Aku bawa os nii buat birthday Yoona eonnie hehhee pdhl affair belom selesai..yahh buat meramaikan birthday Yoona eonnie sacara wktu birthday Siwon oppa aku ga buat >.<

Author                  : Echa/Choi Kyucha

Tittle                      : I Waiting for You Oppa

Main cast             : Choi Siwon, Im Yoon Ah, etc

Rating                   : T

Ganre                    : Romance, Friendship

Type                      : OneShoot

 

Terlihat seorang gadis yang sedang tersenyum penuh arti seperti menunggu sesuatu yang sangat berharga, padahal jam sudah menunjukan hampir tengah malam tapi ia tetap menunggu sesuatu itu.

Ditatap layar Iphone putihnya itu penuh makna, ia sendiri dikamarnya padahal seharusnya dikamar itu ada 2 orang gadis, yahh dia adalah dirinya Yoona dan Yuri teman sekamarnya. Yuri beralasan bahwa ia ingin mengobrol dengan Tiffany yang memang tidur sendiri, mengingat Tiffany sendiri di Seoul membuatnya membawa barangnya begitu banyak dan hanya dia yang tidur sendiri.

“Omo mengapa ia tak juga menghubungiku” rutuk Yoona tetap menatap layar Iphone-nya, jam di layar IPhone itu telah menunjukan pukul 23.45 KST.

“Jika sampai jam 12 ia tak menghubungiku, abis kau Choi Siwon” rutuk Yoona yang ternyata menunggu telepon dari sang kekasih. Pasalnya kekasihnya itu sedang berada di China untuk syuting drama terbarunya.

Mereka telah mengikat komitmen untuk menjadi sepasang kekasih 2010 lalu dan sudah bisa dipastikan mereka sudah menjalin hubungan 2 tahun lamanya. Selama ini mereka masih bisa menutupi semua dihadapan publik mengingat mereka adalah seorang public figur yang kehidupan pribadinya menjadi konsumsi umum.

Pihak manajemen tak melarang mereka, asalkan mereka menutupinya. Mungkin dikalangan sesama artis mereka tak terlalu menutupinya mengingat mereka juga pasti mengerti kehidupan yang dijalani. Mereka juga sering menunjukan kemesraan dihadapan artis lain seperti acara awards, yahh walaupun mereka hanya menunjukannya di backstage.

Tinggal menghitung detik hari akan berganti, Yoona masih setia menatap layar ponselnya itu.

BLAMM

“OMO! Kenapa mesti mati lampu segala” rutuk Yoona turun dari ranjangnya dengan membawa Iphone untuk menerangi jalannya.

Ia berjalan dalam gelap menuju dapur untuk mengambil penerangan seperti senter atau lilin. Namun ketika ia baru sampai ruang keluarga yang biasa ditempati para member soshi untuk berkumpul terdengar nyanyian dan penerangan dari lilin-lilin.

Saengil chukkahamnida..

Saengil chukkahamnida…

Saranghaneun Im Yoon Ah…

Saengil chukkahamnida..

Yoona tak bisa membendung air matanya lagi, dimana hampir seluruh artis SMe memberikannya kejutan.

“Gomawoyo..” ucap Yoona pada rekan-rekannya tersebut

“Uljima uri Yoong” kompak mereka semua, dan memeluk Yoona. Yoona menangis haru dengan semua yang telah teman-temannya itu lakukan.

“Sekarang tiup lilinnya” Seru Taeyeon yang memegang tart buatannya dengan Hyeyeon.

“Sebelumnya ucapkan dulu harapanmu” lanjutnya lagi

Yoona memejamkan mata dan memanjatkan do’a untuk hari jadinya yang ke-23 ini.

Author POV END

YOONA POV

Kupejamkan mataku dan memanjatkan do’a

‘Tuhan terimakasih atas segala nikmat yang kau berikan di usiaku yang ke-23 ini, tanpamu aku  bukanlah apa-apa. Berilah kebahagiaan untuk semua orang yang berada disekitarku, mereka adalah hidupku. Terimakasih karena di tahun ini kau masih menyatukanku dengan Siwon oppa, lindungilah dia dimanapun ia berada, aku mencintainya. Semoga aku bisa merayakan hari jadiku ini dengannya’

Kubuka mataku dan meniup lilin-lilin itu, disambut dengan pekikkan kebahagian dari rekan-rekanku. Aku tersenyum melihatnya, kutelusuri seluruh sudut dorm ini mencari sosok yang sudah kutunggu kedatangannya dari tadi tapi sepertinya ia tak ada.

‘Babo kau Im Yoona, jelas ia tak ada. Diakan di China’ gumam hatiku

“Yoong kau mencari Siwonie?” tanya Leeteuk oppa dan aku hanya tersenyum kecil

“Mungkin ia masih ada pekerjaan, pasti ia nanti menghubungimu. Aku yakin itu” ujarnya menepuk pundakku dan aku tersenyum menanggapinya

“Gomawo oppa” balasku

“Yoong ayolah potong kuenya, aku sudah tak sabar” seru Sooyoung eonnie yang diangguki Shindong oppa dan Eunhyuk oppa

Kupotong kue tart ini dan menaruhnya pada sebuah piring kecil “Ya kau ingin memberikannya pada siapa potongan pertama itu?” ujar Yunho oppa

“Emm karena seseorang yang beruntung itu tak ada disini, aku akan menyimpan untuknya nanti” jawab Yoona tersenyum penuh arti

“Ahh ck! Siwon babo, dia menyia-yiakan kekasihnya untuk pekerjaannya itu” celetuk Shindong oppa

“Ahh sudah-sudah, lebih baik kita berpesta” pekik Eunhyuk

Suasana dorm Soshi tiba-tiba menjadi ramai seketika padahal itu menunjukan lewat tengah malam, Aku tersenyum senang dengan apa yang telah mereka lakukan. Kutatap layar Iphone yang berada dalam genggamanku tapi sepertinya tak ada tanda-tanda panggilan masuk. Aku hanya menghela nafas.

Yoona POV END

[]

Author POV

Suasana dorm mulai sepi tinggal anak-anak Soshi yang sedang merapikan ruang keluarga yang telah menjadi seperti tumpukan sampah.

“Yoong lebih baik kau tidur kau besok pagi ada syutingkan,biar ini kami yang merapihkan” ujar Yuri

“Apa tak merepotkan, padahal kalian membuat ini semua untukku” jawab Yoona

“Sudah pergi tidur sana sebelum aku berubah pikiran” bals Yuri mendorong Yoona menuju kamar mereka

Direbahkan dirinya memandang langit-langit kamar “Oppa, apa kau tak mengingatnya” gumam Yoona dan menoleh pada jam baker disampingnya “Sudah jam 4 pagi” gumamnya lagi

[]

Sekitar pukul 10.00 KST terlihat pria tampan yang baru keluar dari pintu kedatangan luar negeri, senyumnya tak pernah lepas mengingat ini adalah hari yang spesial untuk orang yang ia cintai.

Siwon pria tersebut berjalan menuju dimana mobil yang menjemputnya berada, ia tak terlalu sulit keluar dari airport mengingat jadwal kepulangannya tak diketahui publik ia memang sengaja meminta ijin untuk kembali dulu ke Seoul dan merahasiakannya untuk memberikan surprise kepada sang pujaan hati.

“Gomawo hyung telah menjemputku” ujarnya kepada seseorang yang berbadan cukup berisi begitu sampai didalam mobil “Bagaimana, apa semua berjalan sesuai rencana?” lanjutnya

“Ne semua berjalan sempurna, Yoong mengira kau tak mengingat ulang tahunnya” jawabnya kemudian menjalankan mobil itu “Kau tak kasihan dengan kekasihmu, wajahnya menunjukan sekali bahwa ia kecewa kau tak mengucapkan selamat ulang tahun untuknya” lanjutnya

“Sebenernya aku juga tak tega hyung, tapi ini sudah kurencanakan matang-matang aku tak mau akhirnya berantakan” ujar Siwon pada seorang yang diketahui bernama Shindong itu.

Terjadi keheningan, Siwon yang hanya memandang keluar dan Shindong yang masih fokus mengemudi.

“Hyung, kau antarkan aku langsung ke apartement ne” ujarnya

“Kau tak lelah? Kau baru saja sampai” ujar Shindong

“Tak akan ada waktu, aku hanya mempunyai waktu kurang dari 12 jam hyung” jawab Siwon dan Shindong hanya mengangguk

[]

Yoona POV

“Yoona-sii kita break 1 jam” seru sang sutradara padanya, dan ia mengangguk

Ahh sungguh hari ini adalah hari yang menyebalkan, mengapa kau tak memberikan ucapan padaku oppa sedangkan semua orang telah memberikan ucapan padaku. Apa kau tak mengingatnya oppa? Ohh tidak mungkin, kita pernah membicarakannya oppa.

Flashback

Kubuka pintu mobil dan berlalu masuk kedalam sebuah restorant di daerah Apgujeong, kulangkahkan kakiku ke meja kasir dan  menanyakan dimana ruangan Tuan Choi. Yahh seperti inilah kehidupanku harus menutupi kehidupan asmaraku didepan publik, kami sengaja memilih daerah apgujeong yang memang merupakan magnetnya selebriti korea. Menurut kami itu akan memperkecil kemungkinan kami akan ketahuan, tempat yang paling berbahaya itu adalah tempat yang paling teraman karena tak akan dicurigai. Tapi tetap kami lebih memilih ruang vip agar lebih aman.

Ketika sampai didepan pintu ruangan yang kutuju, aku langsung masuk tanpa mengetuk terlebih dahulu. Dan terlihatlah seorang pria tampan yang telah mengisi hari-hariku 2 tahun ini.

“Oppa” seruku pada Siwon oppa yang duduk di sofa dan duduk di sampingnya

“Sudah lama menunggu?” tanyaku dan ia tersenyum, senyuman yang selalu menentramkan hatiku. Ia mengelus rambutku sayang yang akan selalu membuat jantungku bekerja dua kali lebih cepat

“Belom chagi” jawabnya

“Ada apa oppa ingin menemuiku?” tanyaku dan ia tertawa kecil

“Ya jadi aku tak boleh menemui kekasihku? Tanyanya balik

“Bukan seperti itu oppa, emm oppa kan sedang sakit tapi kenapa ingin bertemu denganku diluar” jawabku

“Mianhae, padahal kau juga sakit tapi aku malah menyuruhmu keluar” ujar Siwon mengelus pipi Yoona

“Gwenchana oppa, aku ini Strong Yoona” jawabku tersenyum “Jadi apa yang ingin oppa katakan?” tanyanya

“Yasudah nanti saja kita bicarakan, sekarang kau ingin makan apa?” tanyanya

#skip time

“Baiklah oppa, kita sudah selesai makan. Kau ingin membicarakan apa?” tanyaku

“Emm Yoong, aku harus kembali ke ShenZhen besok” jawabnya, raut wajahku langsung berubah seketika

“Oppa mengapa begitu cepat” ujarku mengajukan protes padahal baru beberapa hari Siwon oppa kembali ke Seoul

“Mianhae aku tak tahu, pihak sana ingin mempercepatnya” jawab Siwon oppa

“Tapi sebentar lagi hari ulang tahunku, mengapa kau mesti pergi” seruku menghempaskan tubuhku disandaran sofa serta mempautkan bibirku dan melipat tanganku didada

Siwon oppa meraih pundakku dan membawaku agar berhadapan dengannya  “Mianhae Yoong, aku akan mengucapkannya dan kita masih bisa saling berhubungan dihari jadimu” jelasnya

“Tetap saja kau tak berada disampingku” gerutuku

“Ayolah Yoong, jangan membuatku berat meninggalkanmu” bujuknya

“Mungkin aku terlihat egois oppa, tapi aku hanya ingin kau ada tepat dihari ulang tahunku” ujarku

Ia membawaku bersandar didada bidangnya itu “Aku janji setelah kembali kita akan merayakannya bersama ne?” ujarnya

“Yakso?” pintaku padanya

“Yakso” jawabnya dan aku melingkarkan tanganku dipinggangnya

Flashback End

“Kau tak menepati janjimu oppa” gumamku “Aishh dasar Choi Siwon bodoh, awas kau kalau sudah kembali” gerutuku

“Ya! Wae?” seru seseorang yang mengagetkanku

“Ahh ani..” jawabku menggelengkan kepala

“Sudah tak usah berbohong, jelas-jelas aku mendengar kau berkata Siwon bodoh. Aku tak tuli Im Yoon Ah” ujarnya santai duduk kursi depanku

Aku melebarkan mataku melihatnya ‘Aisshh eottokhae?’ rutukku dalam hati

“Jangan memasang wajah seterkejut itu, aku tahu kalian memiliki hubungan” ujar Geun Suk oppa lawan mainku di drama Love Rain, aku hanya tersenyum canggung

“Memang ada apa?” tanyanya, dan aku hanya memberikan senyuman menyakinkan bahwa tak terjadi apa-apa

“Baiklah jika kau tak mau bercerita tapi hati-hati kalau berbicara, disini banyak orang dan mungkin paparazzi yang sedang menyamar” nasihatnya

“Ne gomawo oppa” ujarku

“Kajja syuting kita lanjutkan kembali” seru sang sutradara pada para pemain

Yoona POV END

[]

Author POV

Jam sudah menunjukan pukul 21.00 KST dan semua para pemain love rain telah berkemas-kemas karena syuting telah berakhir untuk hari ini.

Diperjalanan menuju dorm Yoona hanya memain-nainkan Iphone-nya, ini sudah malam dan sang kekasih masih belum menghubunginya

‘Hubungi tidak yahh?’ gumamnya menekan beberapa deret angka di layar Iphone itu ‘Ahh ani..kenapa harus aku yang menghubunginya, kan yang ulang tahun aku’ gengsinya[?], sementara sang manajer yang berada disampingnya hanya tertawa kecil melihat tingkah Yoona seharian ini.

Seperti memang berjodoh, Iphone-nya berdering dan terlihat dengan jelas siapa pemanggilnya ‘Siwonnie babo calling’ yahh Yoona mengganti contact namanya dikarenakan kesal sang kekasih tak menghubunginya. Yoona dibuat gugup untuk mengangkat panggilan itu, apakah sang kekasih akan memberinya ucapan? Meminta maaf padanya karena telah melupakan hari spesialnya? Ohh itu sudah benar-benar membuat Yoona semakin gugup dan dengan segera mengangkat panggilan itu untuk mengetahui jawabannya.

“Ya mengapa tak diangkat? Seru sang manajer yang menatap Yoona

Yoona menghela nafas sejenak lalu menekan layar icon hijau tersebut “Yeobseyo” jawabnya

“Yoong mianhae aku baru bisa menghubungimu, jadwalku benar-benar padat disini” ujar Siwon menjelaskan

“Emm kau sedang apa?” tanyanya lagi

“Aku masih di van oppa, baru selesai syuting” jawab Yoona malas, pasalnya sang kekasih tak menyinggung ulang tahunnya dan malah meminta maaf karna jadwal syutingnya begitu padat bukan karena ulang tahunnya, Yoona mempautkan bibirnya masih memegang Iphone di telinganya.

“Ahh jaga kesehatanmu, jangan sampai kau sakit ne?” ujar Siwon santai, sungguh Yoona benar-benar kesal dengan sikapnya yang merasa tak bersalah sama sekali

“Ahh sepertinya aku harus kembali syuting chagi, mianhae. nanti aku hubungi kembali” lanjutnya

“Terserah kau tuan Choi, A-KU TAK PER-DU-LI” seru Yoona menekankan kalimat terakhirnya lalu mematikan sambungannya.

Sungguh ia benar-benar kesal pada sang kekasih yang bersikap biasa saja, padahal itu adalah hari ulang tahunnya, dan yang membuatnya sungguh kecewa Siwon tak mengucapkan Saengil Chukkae untuknya.

“Eonnie aku ingin ke apartement saja” seru Yoona masih dengan raut kesalnya

“Ahh baiklah” sahut sang lawan bicara “Park ahjussi kita ke apartement Yoona” lanjutnya lagi

Author POV

[]

Siwon POV

“Emm sungguh tak sabar ingin bertemu kekasihku yang cantik ini” gumamku menatap foto Yoona yang terdapat diruang tamu

“Emm sepertinya semua telah selesai cuacanya juga begitu cerah” gumamku lagi menatap langit dari balkon

“Emm lebih baik aku menghubunginya dulu” kuraih Iphone-ku dan mulai menekan deret angka yang sudah kuhafal, begitu lama ia menjawab panggilanku ini.

“Yeobseyo” jawabnya

“Yoong mianhae aku baru bisa menghubungimu, jadwalku benar-benar padat disini” ujarku yang mencoba untuk memancingnya

“Emm kau sedang apa?” tanyaku lagi

“Aku masih di van oppa, baru selesai syuting” jawab Yoona malas, kupikir ia kecewa karena aku tak mengucapkan selamat ulang tahun untuknya.

‘Mianhae sweetheart, telah membuatmu sedih’ gumamku dalam hati

“Ahh jaga kesehatanmu, jangan sampai kau sakit ne?” ujarku sesantai mungkin, dan ia tak menjawab

‘Ohh sepertinya aku mulai menjelma menjadi kekasih yang begitu jahat sekarang” gumamku lagi

“Ahh sepertinya aku harus kembali syuting chagi, mianhae. nanti aku hubungi kembali” lanjutku berbicara lagi yang tak mendapat jawaban darinya itu

“Terserah kau tuan Choi, A-KU TAK PER-DU-LI” seru Yoona menekankan kalimat terakhirnya lalu mematikan sambungan teleponku.

“Ohh sepertinya gadisku benar-benar marah sekarang” gumamku sendiri “Dan apa! Tadi ia memanggilku tuan Choi? Ohh ia benar-benar marah besar” lanjutku

“Mianhae chagiya” senyumku sendiri

10 menit kemudian

Iphone ku kembali berdering dan ada pesan masuk, segera aku membukanya

‘Yoona telah masuk apartement
bersiaplah..
Fighting J’

Ohh ternyata manajer Yoona dan aku harus segera bersiap-siap

Siwon POV END

[]

Author POV

Siwon segera mematikan lampu apartement, dan tak lama terdengar pintu apartement berhasil terbuka begitu seseorng disana berhasil membuka password apartement tersebut.

“Uhh begitu gelap” gerutu seseorang yang dia yakini adalah Yoona, begitu Yoona menyalahkan lampu

Saengil chukkahamnida

Saengil chukkahamnida

Saranghaneun My Sweetheart

Saengil chukkahamnida J

Yoona hanya diam dan menutup mulutnya tak percaya, melihat sang kekasih yang berada beberapa meter didepannya memegang kue tart. Siwon menghampiri Yoona yang masih dalam keadaan terkejut itu.

“Saengil Chukkae” ujar Siwon lagi tersenyum menatap Yoona, Yoona langsung memeluk Siwon erat tak perduli Siwon begitu kerepotan yang juga sedang memegang tart.

“Choi Siwon menyebalkan” gumam Yoona ditelinga Siwon, Siwon tersenyum mendengarnya

“Sudah tak marah lagi?” tanya Siwon, Yoona buru-buru melepas pelukan kekasihnya itu

“Siapa yang bilang, aku begitu kesal dengan oppa. Bagaimana bisa kau tak mengingat ulang tahunku” gerutu Yoona menyilangkan tangan didada

“Bukan seperti itu, aku ingin memberikan kau kejutan Deer” jawabnya “Sudah tiup lilinnya dulu, ini sudah meleleh” lanjutnya. Yoona langsung memejamkan matanya

‘Terimakasih Tuhan kau mengabulkan do’aku untuk merayakan hari ulang tahunku dengan orang yang aku cintai’

Dan ditiupnya lilin-lilin itu.

“Kajja” ajak Siwon menuntun Yoona ke balkon apartement tersebut, Yoona hanya diam tak percaya

“Oppa—“ Yoona tak bisa meneruskan kata-katanya melihat set dinner yang benar-benar romantis dengan lilin-lilinnya

“Kau suka?” tanya Siwon dan Yoona mengangguk

“Kajja” ajak Siwon menaruh tartnya dan menarik salah satu kursinya mempersilakan Yoona duduk

“Kau menyiapkan semua ini oppa?” tanya Yoona dan Siwon menganggukkan kepala

“Ayo silakan dimakan” ajak Siwon mempersilakan Yoona memakan beef steak yang telah ia siapkan, Yoona memotong sisi bagiannya dan memakannya

“Eottae?” tanya Siwon

“Emm masita” jawab Yoona “Kau yang memasaknya oppa?” tanya Yoona lagi

“Ne, syukurlah kalau kau menyukainya” jawab Siwon

Mereka makan malam bersama dengan senyum yang selalu mengembang dibibir mereka, dengan diterangi langit malam yang bertabur bintang

“Mau berdansa?” tanya Siwon

“Apakah ini sebuah ajakan?” tanya Yoona balik dan Siwon hanya tersenyum dan bangkit dari kursinya, ia menghampiri Yoona dan membungkukkan badannya sedikit lalu mengulurkan tangannya. Yoona dengan senang hati menerima ajakan orang yang dicintainya itu.

Mereka sekarang berdiri berhadapan dengan tangan kanan Siwon dipinggang Yoona dan kirinya menggenggam tangan kanan Yoona, tangan kiri Yoona pun berada dipundak Siwon dan tangan kanannya menggenggam tangan Siwon.

Mereka sungguh menikmati dansa mereka dengan lagu yang diputar melalui Iphone milik Siwon, tatapan mereka tak pernah terlepas satu sama lain.

Siwon melepaskan genggamannya dan memeluk pinggul Yoona, Yoona pun memeluk pundak Siwon. Siwon mendekatkan wajahnya dan tetap menatap matanya. Yoona menutup matanya dan tak lama dirasakannya sesuatu yang lembut menyentuh permukaan bibirnya, begitu lembut. Siwon semakin membawa Yoona dalam pelukannya, mengemut bibir wanita yang dicintainya dengan penuh kasih sayang.

Siwon mengeluarkan sesuatu dari saku celananya, begitu ia melepaskan ciumannya dan Yoona membuka matanya. Tatapan mata Yoona berbinar ketika Siwon menunjukan sesuatu ditangannya, sebuah kalung dengan liontin cincin yang didalamnya terukir namanya dan juga Siwon. Siwon tersenyum dan memakaikannya dileher yoona.

“Oppa—gomawoyo” ujar Yoona

Siwon tersenyum “Kau tahu mengapa aku batu mengucapkan sekarang dihari ulang tahunmu?” tanya Siwon dan Yoona menggelengkan kepala

“Karena aku ingin menjadi orang yang terakhir yang mengucapkannya dan yang akan menjadi pelabuhan terakhirmu nanti” jawab Siwon yang membuat Yoona tak sanggup lagi membendung air  mata.

Yoona langsung memeluk Siwon erat dan tak akan pernah mau melepaskannya “Gomawo My Perfect Choi Siwon”

“Saengil Chukkae My Princess”

-FIN-

Akhirnya selesai juga OS-ku ini

Mian kalo pendek,, ini nyolong2 waktu dari tugas2 kuliahku 😀

Yg udh baca jgn lupa RCL yahhh 😉

Tinggalkan komentar

103 Komentar

  1. Riwoon

     /  Januari 30, 2014

    Ahh romantisssss……. Siwon oppa benar2 cowok idaman :*

    Balas
  2. Merisa Hermina putri

     /  Januari 31, 2014

    Ahhh romantisnyaaaaa !!!!! Andaikan ini REAL ya tuhann jadikan ini REAL !!

    Balas
  3. Erny

     /  Februari 5, 2014

    Wonppa benar2 so sweet..:D

    Balas
  4. ayu dian pratiwi

     /  Februari 9, 2014

    So sweet bnget

    Balas
  5. tia risjat

     /  Februari 15, 2014

    sweetnya.. pengen..

    Balas
  6. Yeye akhirnya yoona eooni bisa ngerayain breng wonpa

    Balas
  7. any

     /  Mei 9, 2014

    Romantis walau sederhana ceritanya…

    Balas
  8. Mia

     /  Juli 5, 2014

    So sweet banget

    Balas
  9. Aaahhh romantis banget…mau yoona diperlakukan istimewa kyak gitu sama siwon oppa…. (ngiler) hehe…

    Balas
  10. marsiah

     /  Maret 17, 2015

    Ooooooo …romantis nya siwon oppa.

    Balas
  11. aaahhhh romantis sekali siwon oppa…
    jadi ngebayangin sendiri…
    seandainya terjadi.

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: