[FF] Who Is The Beloved (Chapter 4)

DIHARAPKAN TIDAK ADA SILENT READERS YA!! SETELAH MEMBACA WAJIB MENINGGALKAN KOMENTAR APAPUN ALASANNYA.. JANGAN HANYA DI SALAH SATU POSTINGAN SAJA.. TAPI SETIAP TULISAN YANG SUDAH ANDA BACA🙂

GEE

 

[FF] Who Is The Beloved (Chapter 4)

Title : Who Is The Beloved

Author : Choi Hyun Mi / Nita Rahayu

Main Cast :      Choi Siwon (Super Junior)

Im Yoona Ah (SNSD)

Other Cast :     Lee Donghae (Super Junior)

Jessica Jung (SNSD)

Lee Sungmin (Super Junior)

Genre: Romantic (Tentukan Sendiri)

Rating : General

“Kau tak pandai membaca perasaanku”

 

Author POV

Seorang namja terlihat sedang merapikan pakaiannya dan memasukkannya ke dalam koper. Tak lama ,dia pun merogoh saku celananya untuk mengambil ponsel. Jari-jarinya bermain dilayar ponsel dan menekan beberap nomor yang akan dia hubungi…

“Apa sudah di siapkan semuanya” ucapnya pada seseorang yang dihubunginya.

“De tuan muda, saya sudah siapkan semuanya” jawabnya di sebrang sana.

“Baiklah kalau begitu terimakasih” lalu memutus sambungan telpon…

Sementara seorang yeoja masih terduduk lemas di ranjangnya, dia masih sibuk dengan pikirannya sendiri.

“Akhhhh sekarang cuaca sangat bersahabat, untuk apa aku berdiam diri dikamar seperti ini, sebaiknya aku keluar saja” ucap Yoona sambil beranjak dari duduknya.

“Im Yoona, jangan pikirkan apa-apa lagi sekarang, jangan pikirkan Donghae ataupun Siwon. Bersenang-senanglah hari ini FIGHTING” ucapnya sambil mengepalkan kedua tanangnya, lalu melangkah pergi keluar.

“Ya Donghae Hyung kau tak bersemangat sekali hari ini, apa kau sakit?” Ucap Taemin dengan nada Khawatir.

“Ani…aku tidak apa-apa hanya saja aku sedikit malas kerena harus beradegan lari-larian” jawab Donghae dengan wajah yang di tekuk.

“Belakangan ini aku sering melihat hyung melamun, apa ada masalah? Ceritakan padaku Hyung” lanjut Taemin marangkul pundak Donghae

“Itu perasaan mu saja” Donghae bangkit dari duduknya dan tersenyum..

“Lee Donghae” tiba-tiba suara teriakan seseorang memanggil Donghae..

“Taemin, sutradara sudah memanggilku. Kalau begitu aku pergi dulu” pamit Donghae pada managernya..

“Fighting Hyung…”teriak Taemin menyemangati Donghae

“Apa syuting sudah siap sutradara” ucap Donghae pada sutradara

“30 menit lagi, oh ya ada yang ingin kau tanyakn padamu” lanjut sutradara menggantung kata-katanya.

“Apa sutradara?” jawab Donghae dengan alis yang naik.

“Apa Jessica mengabarimu kalau dia pulang ke Seoul” tanya sutradara hati-hati.

“Mwoo..Jessica pulang ke Seoul kapan sutradara?” pekik Donghae kaget..

“Jadi dia tidak mengabarimu? Sepertinya tadi pagi, dia mengabariku saat dia sudah sampai di Seoul” jawab sutradara mantap.

“Benarkah, aku tidak tahu sutradara” jawab Donghae dengan senyum yang kaku.

“Ahhh ya sudahlah kau jangan pikirkan dia, dia memang seperti anak kecil. Sekarang bersiap-siaplah sebentar lagi syuting dimulai” ucap sutradara lalu pergi meninggalkan Donghae.

“Jessica pulang ke Seoul, kenapa perasaanku tidak enak” Gumam Donghae dalam hati..

Yoona POV

Ku putuskan untuk berjalan-jalan kepantai yang kebetulan tidak jauh dari hotel penginapanku,  benar-benar menakjubkan. Banyak orang-orang yang melalui hari ini bersama orang-orang terdekatnya, terbukti banyak sekali keluarga, ataupun pasangan kekasih yang sedang menikmati keindahan yang Tuhan ciptakan ini. Sebuah senyuman tersimpul di bibirku.”Mereka sungguh bahagia” gumamku . Lalu kembali kulangkahkan kaki ku menikmati semilir angin yang menerpa rambutku yang tak ku ikat. Tapi langkah ku terhenti, dan aku pun berbalik menatap indahnya lautan yang biru. “Aku suka tempat ini” gumamku kembali. Tapi, tiba-tiba bayangan Siwon muncul di benakku, entah darimana aku kembali mengingat saat pertama kali aku bertemu dengannya.

Flash Back…….

“Aishhhh…kenapa aku harus lupa sekarang ada pertemuan keluarga, appa sama eoma pasti marah besar padaku. Ahhh Yoona Paboo..pabo..pabo…” gerutu Yoona sambil melajukan mobil berwarna merahnya dengan kecepatan penuh. Hari ini adalah hari PERJODOHAN. Yoona akan dijodohkan dengan seorang namja, yang sama sekali tak ia kenal, pada awalnya Yoona menolak, tapi niatnya untuk membalas dendam pada Donghae membuatnya menerima perjodohan ini. Saat sedang melajukan mobil dengan kecepatan penuh tiba-tiba mobil Yoona menepi….

“Eummm kenapa mobilnya” ucap Yoona heran..

“Aishhhh apa kau tidak tau aku sudah dikejar-kejar waktu ayolah…”pekik Yoona sambil terus menstater mobilnya. Tapi hasilnya nihil.

“Aigooo…bagaiman ini” seru Yoona sambil membuka pintu mobilnya…

Lalu dengan sekali hentakan Yoona kembali membuka pintu mobil, untuk mencari sesuatu,”Ahh ini dia” ucap Yoona setelah berhasil menemukan ponselnya. Lalu ditekannya beberapa deretan angkat untuk memanggil seseorang, tak lama sambunganpun terhubung..

“Yeoboseo Yoona, ada apa” jawab orang yang di panggil to the point.

“Oppa, apa kemarin kau memperbaiki mobilku” Ucap Yoona pada kakak kandungnya Sungmin.

“Ahh kemarin aku sibuk Yoona, jadi belum bisa memperbaiki mobilmu” ucap Sungmin polos..

“Oppa ini bagaimana, sekarang lihat mobilku mogok. Aku kan sudah bilang perbaiki mobiku” pekik Yoona

“Ya,,Yoong bukannya aku tidak mau. Tapi aku sibuk” jawab Sungmin sedikit memelas.

“Ahh aku tidak mau meminjamkan mobilku padamu lagi oppa, sekarang kau dimana ayo jemput aku. Aku tidak mau appa sama eoma marah karena aku telat datang” ucap Yoona panjang lebar.

“Salah siapa datang terlambat, aku sedang sibuk. Nanti aku akan belikan ice crem strawberry kesukaan mu. Sudah dulu yah by chagiya aku menyayangi mu muahhhhhhh :*”

Klik…Lalu sambungan telpon pun terputus..

“Ya oppa aku belum selesai bicara, ahhh aku tidak akan meminjamkan mobilku lagi padamu” pekik Yoona sambil menatap layar ponsel..

“Bagaimana ini, di tempat inikan jarang ada taxi. Ahh habislah riwayatku…

Beberapa saat Yoona mundar-mandir kaya setrikaan memikirkan bagaiman caranya agar sampai ke tempat tujuan. “Ahhh aku tahu caranya” ucap Yoona sumringah, sambil menjentikan jari telunjuknya.

Yoona pun menjalankan idenya yaitu dengan mencoba memberhentikan mobil dan mencari tumpangan. Tapi Yoona terlalu takut untuk memberhentikan mobil yang melaju begitu cepat, beberpa kali Yoona mencoba tapi tetap tak bisa..

“Im Yoona kau harus bisa Fighting “ ucapnya mengepalkan kedua tangannya

Yoona pun akhirnya memberanikan diri untuk memberhentikan mobil, dengan langkah yang pelan Yoona menuju tengah jalan dan merentangkan kedua tangannya sambil memejamkan matanya dan berteriak…”STOOOOOOPPPPPPPP”

Cekitttttt……Suara gesekan ban mobil dan aspal menghentikan mobil yang ada dihadapan Yoona. tiba-tiba keluarlah seorang namja jangkung yang berpakain rapi keluar dari mobilnya yang berwarna putih dengan ekspresi yang kesal.

“Hai Nona apa kau mau ma….” Kata-kata namja tersebut terhenti setelah melihat Yoona yang sedang memejamkan mata dan mengigit bibir bawahnya dengan ekspresi ketakutan…

Perlahan Yoona,membuka matanya..

“Ahh rupanya aku masih hidup”  ucap Yoona sambil menepuk-nepuk dadanya.

“Yahh kau masih hidup, tapi kau hampir mati Nona” celetuk namja yang ternyata adalah Siwon.

“Yoona pun menoleh ke sumber suara yang ada di depannya, dari tadi dia tidak menyadari kalau Siwon memperhatikannya.

“Emmm maksud mu” tanya Yoona polos…

“Kau hampir saja mati, kalau aku tidak segera menginjak rem. Aku tidak tau apa yang terjadi padamu” ucap Siwon menatap Yoona kesal.

“Eumm…heheh Mianhae” jawab Yoona polos sambil senyum-senyum gak jelas.

“Ya sudah minggir kau menghalangi jalanku” celetuk Siwon.

“Ehhh Tuan tunggu dulu, aku butuh bantuan mu” Ucap Yoona sedikit berbisik.

“Bantuan, bantuan apa?” Siwon mengerutkan dahi tanda tak mengerti

“Kau lihat mobil itukan?” tunjuk Yoona pada mobilnya yang berwarna merah.

“Mobilku tiba-tba mogok,aku sudah ditunggu oleh kedua orang tua ku, ada pertemuan yang sangat penting” ucap Yoona sedikit memelas

Siwon masih mengerukan dahi ..”Lalu apa urusannya denganku?” ucap Siwon menatap Yoona heran..

“Eumm bantu aku tuan, jebal…” ucap Yoona memohon..

“Maksudmu aku harus memberbaiki mobilmu” terka Siwon.

“Ahhh aniya….Tuan maksudku, ..aku..aku menumpang mobilmu” ucap Yoona sambil senyum-senyum gak jelas..

“Mwo…kau pikir kendaraan ku kendaraan umum apa” ucap Siwon lalu pergi meninggalkan Yoona..Namun, Yoona menahan lengan Siwon.

“Apa kau akan membiarkan seorang yeoja di tengah jalan sendirian? Bagaimana kalau ada orang jahat yang mau mencelakakannya, dan bagaimana kalau kejadian ini menimpa pada saengmu atau yeojachingu mu??” ucap Yoona panjang lebar, sembari menahan Siwon pergi..

Siwon pun membalikan badanya, Yoona yang menyadarinya langsung melepaskan tangannya yang memegang lengan Siwon..

“Baiklah..”ucap Siwon datar

“Ahh Jinjaa??? Ah kamsahamnida tuan..kamsahamnida tuan..” ucap Yoona girang sambil membungkukkan badan ..Siwon yang melihatnya hanya bisa tersenyum geli..

“Tapi tidak gratis Nona” ucap Siwon santai, yang membuat senyum Yoona hilang.

“Maksudmu Tuan?” tanya Yoona heran.

“Aku akan membantumu, tapi bayar aku 100 ribu Won” kata Siwon santai..

“Mwoo….100 ribu Won, yang benar saja” pekik Yoona tak percaya

“Kau keberatan, ya sudah aku tidak akan memaksa” ucap Siwon lalu akan pergi meninggalkan Yoona..

“Baiklah..baiklah, tapi 100 ribu Won terlalu malah tuan lagi pula tempat yang aku tuju sudah tidak terlalu jauh, naik taxi saja tidak akan mencapai 100 ribu Won” ucap Yoona serius.

“Kalau begitu naik taxi saja pasti lebih murah” jawab Siwon santai.

“Kalau ada taxi aku tidak akan memberhentikanmu” gumam Yoona dalam hati sambil menatap Siwon dengan tatapan – Namja menyebalkan.

“Mau tidak” seru Siwon membuyarkan lamunan Yoona..

“Emm begini saja bagaimana kalau 50 ribu Won” tawar Yoona

“100 ribu Won” jawab Siwon santai

“60 ribu Won” tawar Yoona lagi

“Kau mau tidak” ucap Siwon sedikit keras..

“Iya..ya..65 ribu Won” tawar Yoona dengan nada yang sedikit takut.

“100 ribu Won Nona” jawab Siwon sambil menyilangkan tangannya didada

‘Ahh baiklah ini penawaran terakhir 70 ribu Won Tuan” Yoona kembali menawar..

“Kau ini keras kepala atau apa, sudah aku bilang 100 ribu Won, kalau kau tidak mau juga tidak apa-apa” jawab Siwon menekan kata-katanya…

“Hai…yang keras kepala itu kau, aku sudah mengajukan penawaran. 100 ribu Won itu terlalu mahal” pekik Yoona kesal.

“Kalau tidak mau ya sudah” ucap Siwon akan pergi meninggalkan Yoona. Namun, Yoona menghadang kepergian Siwon.

“Tuan aku bisa melaporkanmu kepolisi. Karena kasus pemerasan” ucap Yoona menakut-nakuti Siwon.

“Mwo…lapor polisi?pemerasan?Hahahahah…..” seketika tawa Siwon pecah.

“Kenapa tertawa, aku bisa melakukannya. Aku bisa menghubungi pengacaraku sekarang juga” ucap Yoona heran karena melihat Siwon yang tertawa..

“Kau pikir aku bodoh apa? Aku juga bisa melaporkan mu ke polisi Nona” Ucap Siwon setelah tertawa.

“Maksudmu” Yoona menatap Siwon heran.

“Kau bilang akan melaporkanku kepolisi karena kasus pemerasan?? Kalau begitu aku akan melaporkan mu kepolisi atas kasus pemaksaan” Ucap Siwon mencondongkan badannya ke hadapan Yoona..

“Pemaksaan??? Maksudmu”

“Hahahahah…..kau memang bodoh,jelas-jelas tadi kau memohon dan memaksaku untuk menolongmu, dan aku juga bisa menghubungi pengacaraku sekarang juga” ucap Siwon geli sambil tertawa melihat wajah kesal Yoona..

Yoona meremas roknya, menahan rasa kesalnya pada namja yang ada di hadapannya saat ini..

“Dasarrr menyebalkan, kenapa aku harus betemu dengan namja seperti mu” pekik Yoona dalam hati sambil melihat Siwon tajam yang dari tadi terus mentertawainya. “Im Yoona Paboo….”pekik Yoona dalam hati…

“Baiklah 100 ribu Won” ucap Yoona sinis..

Siwonpun terhenti dari tawanya..

“Kau yakin Nona?? Kau tidak akan melaporkanku kepolisi kan” ucap Siwon sedikit mengejek Yoona.

“Ya 100 ribu Won, cepat antarkan aku sekarang juga. Aku sudah terlambat” pekik Yoona mencoba menghilangkan rasa malunya..

“Baiklah kalau begitu, masuklah” perintah Siwon sambil membukakan pintu mobil. Yoona pun masuk dengan perasaan malu dan kesal karena Siwon.

Sementara, Siwon belum masuk kedalam mobil. Dia berusaha menahan tawanya.

“Hai Tuan Cepat” teriak Yoona dari belakang

“Ya Nona, arraseo” jawab Siwon lalu membuka pintu mobilnya, dan melajukan mobil berwarna putihnya dengan kecepatan penuh.

“Kau mau kemana Nona” Tanya Siwon sambil fokus menjalankan mobinya.

“Ke Hotel *******, antarkan aku kesana” jawab Yoona ketus.

“Mwo Hotel *******?? Aku juga mau kesana” ucap Siwon.

“Bilang saja kau ingin mengikutiku”timpal Yoona ketus..

“Untuk apa aku mengikutimu, aku takut dilaporkan kepolisi” ucap Siwon santai dengan nada mengejak dan tersenyum geli..

“Bisa tidak berhenti mentertawaiku,Hah?” akhirnya emosi Yoona meledak juga.

Namun, Siwon tidak menggubrisnya dan terus saja mentertawakan Yoona..

“Berhenti” teriak Yoona dan reflex Siwon mengijak rem mobil.

“Aku turun disini saja” ketus Yoona lalu merogoh tasnya untuk mengambil sesuatu.

“Ini uangnya” ucap Yoona sambil menyodorkan uang 100 ribu Won pada Siwon”

“Gomawo Nona” ucap Siwon lalu mengambil uang yang Yoona sodorkan.

“Ehh Nona tunggu dulu” sergah Siwon pada Yoona yang akan membuka pintu mobil.

“Apa lagi” ketus Yoona kesal.

“Kau tidak ucapkan terimakasih padaku” ucap Siwon mengembangkan senyuman.

“Mwo..terimakasih, kau saja sudah memerasku” jawab Yoona kesal, lalu kembali akan membuka pintu mobil tapi Siwon kembali mencegahnya.

“Nona tunggu dulu”

“Apa lagi…” pekik Yoona dengan wajah yang kesal.

“Apa kau akan melaporkanku ke polisi dan menghubungi pengacaramu” ucap Siwon mengejek..

“Dasar namja menyebalkan, terserah kau sajalah “ pekik Yoona lalu membuka pintu mobil dan menutupnya dengan sangat keras.

Tawa Siwon pecah seketika melihat wajah Yoona yang sudah memerah seperti tomat.

“Dasar namja menyebalkan, kenapa aku harus bertemu dengannya. Akhh hari ini hari tersialku” umpat Yoona di dalam lift menuju lantai 15 tempat pertemuan berlangsung. Tak lama lift pun terbuka dengan seribu langkah Yoona segera mencari sebuah ruangan, setelah berada tepat dipintu ruangan yang dituju, Yoona sebentar merapikan penampilannya. Lalu perlahan mulai membuka pintu dan masuk kedalam.

“Yoona akhirnya kau datang juga” ucap wanita paruh baya yang tidak lain adalah Ny Im.

“Ne eomaa..tadi mobilku mogok jadi aku terlambat” ucap Yoona menghampiri ibunya.

“Sudahlah tidak apa-apa..Oh yah perkenalkan dirimu” suruh Ny Im pada Yoona.

Yoona pun tersenyum pada dua orang yang ada di sebelah Ny Im yang kira-kira usianya seumuran dengan orang tuanya.

“Annyeong Haseyo Ahjjusi Ahjjuma, Im Yoona Imnida” Yoona memperkenalkan diri sambil membungkuk.

“Annyeong Yoona” sapa wanita dan laki-laki paruh baya itu lembut..

“Duduk lah Yoong,”perintah Tn Im pada anaknya.

Tidak lama seseorang mengetuk pintu.

“tokk..tokk.tok..”

“Ah itu dia” sergah laki-laki paruh baya sambil mengembangkan senyum.

“Masuklah” lanjutnya lagi. Perlahan-lahan pintupun terbuka, dan masuklah seorang namja jangkung sambil tersenyum manis. Tiba-tiba senyuman yang ada di wajahnya leyap saat melihat seorang yeoja yang tengah memandangnya dengan membulatkan mata.

“KAU….” Pekik Yoona dan namja tersebut bebarengan. Namja tersebut yang tak lain adalah Siwon.

“SEDANG APA KAU DISINI??” Pekik keduanya bebarengan

Kedua orang tua mereka hanya menatap anak-anaknya heran.

“Apa kalian sudah saling kenal” ucap Ny Choi memecahkan Suasana..

“Aniya…eoma kenapa yeoja ini bisa ada disini” ujar Siwon sambil terus menatap Yoona heran.

“Duduk dululah Siwon-ssi” sambut Tn Im.

“Ne” lalu Siwon pun duduk tepat disebelah Yoona.

Yoona menatap Siwon sinis, tapi Siwon malah menatap Yoona heran.

“Sepertinya kalian sudah saling kenal” ucap Im sambil tersenyum.

“Tidak seperti itu appa, tadi aku baru bertemu dengannya dijalan,lagi pula aku tidak tahu siapa namanya” jawab Yoona sambil menatap Siwon kesal.

“Di jalan” Tn Im mengerutkan kening tanda tak mengerti..

“Aku yang menolongnya ahjjusi, tadi mobilnya mogok jadi aku memberikan tumpangan padanya” seru Siwon sambil tersenyum..

“Jadi Siwon-ssi menolongmu” timpal Ny Im..

“Menolong ku apa? Tadi dia memerasku eoma appa” ucap Yoona ketus..

“Dia juga memaksaku” potong Siwon tak mau kalah..

“Hai..kau, kau itu keras kepala ya, sudah jelas-jelas kau memerasku. Aku harus membayar 100 ribu Won, padalah jarak yang tadi aku tempuh tidak terlalau jauh. Naik taxi saja tak akan membayar 100 ribu Won” ketus Yoona sedikit keras..

“Hai Kau, Nona 100 ribu Won seharusnya kau berterimakasih padaku. Karena aku sudah mau memberikan mu tumpangan” ketus Siwon tak mau kalah…

“Mwo..Nona 100 ribu apa maksudmu?” pekik Yoona tak percaya.

“Ya Nona 100 ribu won yang sangat-sangat pelit mengeluarkan uang sebesar 100 ribu Won untuk membayar tumpangan ” ketus Siwon santai.

“Sudah-sudah,Siwon kenapa kau tidak mau mengalah” potong Tn Choi

“Dia yang memulainya eoma” ucap Siwon membela diri.

“Kau yang memulainya” ucap Yoona tak mau kalah.

Kedua orang tua mereka hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah anak-anaknya yang kekanak-kanakan.

Terjadi keheningan beberapa saat. Tapi Tn Im membuyarkannya, “Sudahlah sebaiaknya kita pesan makanan dulu”

Setelah selesai makan mereka pun bersantai. Namun tidak bagi Yoona dan Siwon yang terus memperlihatkan wajah kesalnya.

“Baiklah sebaiknya kita bicarakn apa tujuan kita pada hari ini” ucap Tn Choi membuyarkan keheningan.

“Kami berempat sudah setuju akan menjodohkan kalian” lanjut Tn Choi.

“Mwo.” pekik Yoona tak percaya. Sementara Siwon hanya bisa menghela nafas..

“Jadi namja yang akan di jodohkan denganku adalah Tuan menyebalkan ini” ucap Yoona sambil menunjuk Siwon yang ada di sebelahnya.

“Memangnya kenapa Yoona, bukankah kau sudah menyetujuinya” ucap Ny Im pada anaknya.

“Eomaa…tapi kenapa namja ini, aku tidak mau” rengek Yoona pada ibunya.

“Yoona perasaan suka atau tidak suka itu akan datang belakangan, sekarang jalani dulu perjodohan ini. Cinta bisa tumbuh kalau kalian selalu bersama” ucap Ny Im menyakinkan Yoona..

“Tapi aku tidak akan pernah mencintainya eoma” ketus Yoona yang mulai kesal..

“Cobalah dulu, kami tidak akan langsung menikahkan kalian. Paling bertunangan” seru Ny Choi pada Yoona.

“Mwo,,bertunanagan” pekik Yoona tak percaya

“Iya, kita lihat hasilnya nanti. Aku rasa sih kalian cocok dan aku yakin kalian akan saling menyukai” seru Tn Choi berusaha menyakinkan Yoona.

Yoona pun hanya bisa menghela nafas dan menoleh ke Siwon yang ada di sebelahnya.
“Hai Tuan menyebalkan, kenapa kau tak ikut protes” ucap Yoona dengan tatap kesal.

“Untuk apa aku protes, lakukan saja apa keinginan kedua orang tua kita. Jangan membantah apa kata orang tua” ucap Siwon santai.

Yoona hanya mendengus kesal mendengar jawaban dari Siwon, sementara kedua orang tua mereka malah tersenyum geli melihat Yoona yang kesal atas jawaban Siwon.

“Baiklah Kalau begitu masalah pertunangan biar saya yang urus” ucap Ny Choi dengan sumringah..

“Dan juga saya” seru Ny Im, mereka berempat pun tertawa bahagia. Sementara Yoona masih menahan marah, dan Siwon hanya duduk santai menikmati pemandangan yang ada dihadapannya.

End of Flash Back…….

 

Aku tersenyum mengingat-ingat kejadian dimana pertama kali aku bertemu dengan Siwon. Sungguh pertemuan yang konyol, tapi tak kusangka sampai sekarang aku masih berada disampingnya walaupun aku sendiri juga tidak tahu bagaimana persaanku padanya.

“Sedang memikirkanku” tiba-tiba suara seorang pria yang tak asing menyadarkanku dari lamunan, aku pun menoleh kesamping saat kulihat ternyata adalah Siwon yang sedang berdiri disampingku sambil menatap lurus kedepan.

“Siwon” ucapku bingung..

“Benarkan,kau sedang memikirkanku” lanjut Siwon namun sekarang memalingkan wajahnya padaku sambil tersenyum. “Oh Tuhan ada apa dengan jantungku kenapa berdetak sangat cepat” gumamku dalam hati.

“Aku mencarimu kemana-mana, rupanya kau ada disini” lanjut Siwon yang terus menatapku.

“A..a..ada apa “ ucapku tiba-tiba gugup.

“Kita pulang hari ini ke Seoul, penerbangan jam 3 sore” ucapnya yang membuatku kaget.

“Bukannya kita pulang besok lusa” tanyaku heran.

“Tadinya aku juga begitu, ingin pulang besok lusa bahkan aku ingin lebih lama disini bersamamu,tapi itu tidak mungkin karena seseorang rencana ku jadi hancur” ucap Siwon yang membuat ku tak mengerti.

“Seseorang??rencanamu??” tanyaku menatapnya heran.

“Mungkin bukan saatnya, ucapnya datar. Lalu memalingkan wajahnya kedepan. Sementara aku masih tak mengerti apa yang Siwon katakan pada ku.

Tiba-tiba aku ingat kejadian tadi malam, dimana Siwon pulang larut malam dengan keadaan yang prustasi dan tangan kanannya bengkak. Apa ini ada hubungannya dengan apa yang Siwon katakan barusan? Batiku sambil melihatnya. Lalu ku beranikan diri untuk bertanya padanya.

“Bagaimana tanganmu, apa tidak apa-apa?” Entah kenapa tiba-tiba kata itu terluncur dari mulutku. Siwon pun menoleh padaku dan tersenyum, yang sukses membuatku membeku melihat senyumannya.

“Kau mengkhawatirkan ku Nona Im?” tanyanya padaku…

“Emmm …aniya, aku hanya ingin tahu saja keadaan mu” jawab ku sambil memalingkan wajahku kedepan untuk menutupi rasa gugupku.

“Benarkah, padahal aku berharap kau mengkhawatirkan ku Nona Im” Jawab Siwon, namun entah kenapa aku menangkap nada bicara yang sedikit kecewa.

“Kembalilah kehotel, segera bereskan barang-barangmu. Pukul 2 nanti aku tunggu di loby” ucapnya yang tiba-tiba dengan suara Dingin..

“Baiklah” jawabku lalu pergi meninggalkannya yang masih memandang kedepan…

End of Yoona POV

 

Siwon POV

“Dasar Yoona Pabo, kau tidak mengerti juga apa yang ku katakan padamu”. Gumamku tersenyum kecut tak percaya. Lalu ku rogoh saku celanaku untuk mengambil sesuatu. Uang 100 ribu Won, yah ini uang yang Yoona berikan padaku saat pertama kali kita bertemu. Uang ini tak pernah aku pakai, dan tak pernah ku tukarkan dengan uang 100 ribu Won yang lain. Selama ini aku masih menyimpannya. Kutatap uang 100 ribu Won itu dengan tatapan nanar. Harusnya kau mengerti apa maksudku Nona 100 ribu Won. Ucapku lirih.

Aku masih berdiri menikmati suasana yang begitu tenang di tepi pantai. Yoona sudah berlalu di hadapanku. Aku tidak tahu dia belum mengerti, apa pura-pura tidak mengerti apa yang ku katakan. Tapi rasanya mustahil kalau dia belum mengerti apa maksudku. Aku pernah coba menceritakan bagaimana aku memperlakukan Yoona pada anak kecil berusia 10 tahun , dan dia  mengerti apa maksud perkataanku. Ku akuai aku memang tak pernah memperlakukannya dengan baik, sikap ku selalu berubah-rubah dan mungkin itu membuatnya kesal. Tapi inilah caraku, saat aku berusaha bersikap manis padanya dia selalu saja tak mengerti apa maksudku, tapi saat aku memperlakukannya dingin dia selalu salah paham padaku.

Seandainya tidak ada kejadian tadi malam, mungkin sekarang kau sudah tau perasaanku.

Flash Back…….

“Ini daftar makanan kesukaan Yoona, kalian harus memasaknya dengan enak”

“Nanti saat kami berdua sedang makan malam, bawakaan lagu kesukaan Yoona, arraseo”

“Penempatan lilinnya kurang tepat, coba kalau disebelah sana”

“Kelopak-kelopak bunga mawarnya cecerkan saja dilantai, supaya serasi dengan lilin-lilinnya”

“Nah itu kan baru indah dilihat”

Siwon tengah sibuk mendekorasi ruangan khusus yang sudah di siapkan jauh-jauh hari, ini adalah rencananya yang paling akhir. Kali ini dia tidak mau gagal, ini adalah moment yang ditunggu-tunggunya yaitu menyatakan perasaannya pada Yoona dan melamarnya. Sebuah senyum tersimpul di bibirnya menandakan dia sangat bahagia karena hari yang dinanti-nantinya akhirnya datang juga.

Pelahan Siwon merogoh saku jasnya dan mengambil sesuatu, di bukan nya sebuah kotak kecil berwarna merah, terlihat sebuah cincin berwarna putih yang dihiasi permata yang terbuat dari berlian yang mengisi kotak kecil tersebut. Senyuman kembali tersimpul di bibirnya.

“Setelah banyak kejutan yang aku berikan untukmu, inilah yang ku tunggu-tunggu. Aku harap kau akan menerima ku Nona 100 ribu Won” ucap Siwon tersenyum bahagia.

“Tuan muda semuanya sudah siap” ujar seseorang menyadarkan Siwon.

“Ah benarkah, kalau begitu aku akan melihatnya”

Siwon pun perlahan masuk kedalam ruangan tersebut, dan sebuah senyum kembali terpancar diwajahnya. Menandakan bahwa ia sangat puas dengan hasil dekorasinya.

“Indah bukan” ucap Siwon pada pelayannya.

“Iya tuan muda, anda begitu ahli dalam mendekorasi ruangan. Lihatlah ruangan ini begitu romantis” puji sang pelayan.

“Ini semua aku lakukan karena aku ingin memberi kejutan pada calon istriku. Oh ya aku juga harus berterimakasih padamu, karena kau sudah banyak membantuku dalam mendekorasi ruangan ini” lanjut Siwon tersenyum bahagia.

“Jangan sungkan tuan muda, saya pasti selalu membantu apa yang tuan muda ingikan” ucap sang pelayan sopan.

“Sekali lagi terimakasih, oh yah aku harus segera menemui Yoona” ucap Siwon sambil memalingkan pandangannya ke sang pelayan.

“Anda ingin menemui nona muda?” ucap Sang pelayan.

“Yah, aku akan menyuruhnya untuk berdandan cantik” ujar Siwon malu-malu.

“Saya mengerti tuan muda, oh yah tadi saat saya keluar mengambil barang saya melihat nona muda sedang berjalan-jalan ditaman, mungkin nona muda sedang mencari udara segar” lanjut sang pelayan memberitahu Siwon.

“Jinja, kalau begitu aku akan menemuinya” ucap Siwon lalu segera bergegas pergi menemui Yoona.

“Cuaca dingin seperti ini kenapa dia keluar” gumam Siwon sambil terus berjalan dengan langkah yang dipercepat.

Namun, langkah Siwon tiba-tiba terhenti saat melihat seorang yeoja yang menangis tersedu-sedu dan berjalan kearahnya.

“Jessica” gumam Siwon heran, melihat Jessica yang menangis.

“Apa yang terjadi,  tapi Jessica keluar dari arah jalan menuju taman, apa jangan-jangan..”

Dengan mengambil seribu langkah Siwon menuju taman dengan perasaan yang tidak tenang. Siwon mengedarkan pandangannya untuk mencari orang yang dicarinya. Seketika langkahnya terhenti saat melihat tunangannya, Yoona sedang bersama seorang namja yang dikenalnya. Siwon menyaksikan semua kejadian yang ada dihadapannya, walaupun dia tidak bisa mendengar percakapan keduannya karena jaraknya yang cukup jauh. Tiba-tiba ekspresi wajah Siwon berubah seketika saat melihat Donghae memeluk Yoona begitu erat, dan Yoona menangis didekapannya. Setelah menyaksikan semua kejadian yang ada dihadapannya, Siwon berbalik dan berjalan dengan gontai menuju mobilnya yang terparkir. Lalu dengan sekali hentakan Siwon menyalakan mesin mobil dan mengendarai mobil dengan ugal-ugalan. Menyelip mobil yang ada di depannya, walaupun banyak mobil yang protes atas sikapnya ini. Namun, emosi Siwon tetap tak terkendali dan terus mengendarai mobil tanpa tujuan.

End of Flash Back…….

“Yoona, kau tidak pandai membaca perasaanku…”Gumamku dengan mata yang mulai berair.

Perlu kau ketahui Yoona….

Hatiku sakit saat dia memegang tanganmu…

Hatiku sakit saat dia memelukmu..

Hatiku sakit saat kau menangis dipelukannya…

Dan hatiku lebih sakit saat kau menangisinya…

To Be Countinued

Yah Siwon Oppa nangis  deh #Peluk Siwon Oppa# kekekk

Seperti biasa komentarnya ditunggu supaya saya semangat ngelanjutinnya. Gomawo yang udah baca dan memberikan komentar dichapter-chapter sebelumnya. (Bow bareng YoonWon)

 

 

Tinggalkan komentar

296 Komentar

  1. siska primadani

     /  Februari 10, 2015

    Owhh.. ternyata dari pertama bertemu mereka udah berantem. Wonpa udah nyiapin surprise buat yoona tapi gatot karena haeppa. Semoga siwon cepy ngelamar yoona. .biar nggak di gangguin ama haeppa

    Balas
  2. Desy

     /  Februari 16, 2015

    Gara* dongahae rencana yang udah siwon susun dengan bagus jadi berantakan, kasihan siwon oppa

    Balas
  3. Nemenin siwon sedih deh!!! Yoona bener-bener Ga peka. Next….

    Balas
  4. Atri

     /  Maret 17, 2015

    Wonppa jgn menangis…sini aku peluk #plak ngarep abis thor

    Balas
  5. Susi

     /  April 7, 2015

    Lucunya pas pertemuan pertama mereka.. 😘

    Balas
  6. ziziA

     /  Mei 8, 2015

    ternyata siwon tu suka ama yoona ceritanya seru banget jadi tambah penasaran keren banget juga feelnya menurut ku dapet banget

    Balas
  7. Nur khayati

     /  Mei 20, 2015

    Rencana.a Siw0n buat ungkapin perasaan & ngelamar Y00na harus gat0t gara2 ngeliat adegan l0vey d0vey.a Y00nHae,. Padahal udah nyiapin tmpat & situasi yg r0mantis buat Y00na.,
    Y00na.a yg lebih peka d0ng sama perasaan.a Siw0n,,
    Buat Siw0n yg sabar ne,,.

    Balas
  8. deerYA

     /  Juni 2, 2015

    mngkin itulah yg dinamakan jodoh..😀
    blum dipertemukan eh udh ktemu duluan…keke
    julukannya lucu gadis 100 ribu won😀

    Balas
  9. jangan balikan sama mantan mu yoona unnie… sama siwon oppa saja…

    Balas
  10. gara-gara donghae semua rencana gagal kasian siwon oppa…

    Balas
  11. Yaya

     /  Juni 10, 2015

    kasian wonppa sini aku peyukk hehehe rencana buat ngungkapin perasaannya dan ngelamar yoong unni gagal gara gara di liat yoonhae,, yg sabar ya wonppa ttp semangat buat ngedapetin yoong unni

    Balas
  12. Jd bnr klu wonpa mau menyatakan perasaannya pd yoona. Kasian dia hrs mlht yoona brsm donghae

    Balas
  13. rencananya siwon oppa jd gagal, kasihan… tp yoona msh blm sadar dg perasaannya!! smpai kapan bgni trs…

    Balas
  14. dhea im

     /  Juli 24, 2015

    yahhh gara” donghae rencana siwon oppa buat yoona gagal HWAAAA!!!
    Yoona knapa gk peka ama perasaan siwon yaa… siwon oppa juga seharusnya langsung nyatain aja biar kelar… ahhh jadi gereget gini baca ni epep

    Balas
  15. Desiputu16

     /  Agustus 22, 2015

    Ohh siwon lg sedih guys
    ayo yoona peluk dia,
    knapa yoona gk paham2 sih?
    Prustasi

    Balas
  16. aihh so sad…poor wonie…yoona kok gak peka banget ya??

    Balas
  17. ria

     /  Oktober 5, 2015

    awal bertemu mrk sngt lucu,
    Tp kok lama2 mlh jd dingin hubungan’a

    Balas
  18. acha

     /  November 13, 2015

    Nyesek bget siwon disini.. Yoona msih aja ga peka, haduhhh yg sbr ya wonppa lama kelamaan bkln tau kok yoona oenninya. 😊 lnjut…lanjutt thorr 😄

    Balas
  19. Wuah kasian siwon oppa nih. Gara2 donghae oppa si.

    Balas
  20. YoongNna

     /  Desember 29, 2015

    Aaahhh sediiihhh trnyta siwon udh cinta bgt ma yoona tp yoona mash belum peka sma persaan siwon…
    Mdh2n siwon ttp berusha buat yakinin persaan yoona ke dia

    Balas
  21. Park ra chan

     /  Desember 30, 2015

    Ya yoona …..
    Daebak

    Balas
  22. shartika91

     /  Februari 10, 2016

    Aduh kasian wonpa udh cpek siapim kejutan bwt yoona, ehh yoona am donghae malah berpelukan.

    Balas
  23. kasihan siwon oppa nyaa

    Balas
  24. YB

     /  Agustus 2, 2016

    Huwwaaa😭 wonppa kasiaan😢

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: