[FF] Who Is The Beloved (Chapter 3)

DIHARAPKAN TIDAK ADA SILENT READERS YA!! SETELAH MEMBACA WAJIB MENINGGALKAN KOMENTAR APAPUN ALASANNYA.. JANGAN HANYA DI SALAH SATU POSTINGAN SAJA.. TAPI SETIAP TULISAN YANG SUDAH ANDA BACA 🙂
GEE

 

[FF] Who Is The Beloved (Chapter 3)

Title : Who Is The Beloved

Author : Choi Hyun Mi

Main Cast : Choi Siwon (Super Junior)

Im Yoona Ah (SNSD)

Other Cast : Lee Donghae (Super Junior)

Jessica Jung (SNSD)

Genre: Romance

Rating : General

 

“Tiba-tiba aku merasa kau akan pergi meninggalkanku, dan kembali padanya”

Siwon POV

Sinar matahari menembus melalui celah jendela yang masih tertutupi gardeng menusuk mataku, aku terjaga dari tidur nyenyakku. Aku berusaha mengumpulkan ragaku yang masih belum terkumpul penuh, perlahan-lahan ku buka kedua mataku, dan yang pertama ku lihat adalah seorang yeoja yang masih tertidur pulas di sampingku..”Nyenyak sekali tidurnya” gumam ku dalam hati, ku perhatikan setiap lekuk wajahnya yang sempurna, lalu kecup keningnya lembut dan membisikan sesuatu di telinganya “Selamat Pagi Ny Choi, bersiaplah menerima kejutan hari ini dariku” tapi dia tidak bergeming sama sekali dia masih terlelap dalam tidurnya. Rasanya aku tak tega bila harus membangunkannya, mungkin dia lelah karena semalam dia menangisi laki-laki itu. Lalu kuputuskan untuk beranjak dari ranjang, dan keluar dari kamar Yoona menuju kamarku. Tapi saat aku keluar dari kamar Yoona aku melihat seorang yeoja yang baru saja keluar dari kamar nomer 409. Sepertinya aku pernah melihat yeoja itu, batinku dalam hati. Yeoja itu berjalan kearahku sambil sibuk dengan ponselnya, sepertinya dia tidak menyadari keberadaan ku. Dia berjalan melawatiku begitu saja…

Aku mematut bayangan ku di cermin, pikiran ku melayang pada kejadian tadi malam, dimana aku bertemu dengan Donghae. Dan wanita itu…..”ahh dia Jessica” ucapku mantap..

“Ini rencana mu yang terakhir Choi Siwon kau harus berhasil“ gumamku dalam hati.

Kembali aku menatap diriku sendiri di cemin .

“Seberapa besar cintamu pada Donghae, Yoona”?

“Apa kau masih mencintainya?”

“Apa aku akan kehilangan mu?”

End Of Siwon POV

Author POV

Yoona mulai terbangun dari tidurnya, dia menggeliat untuk merenggangkan otot-ototnya yang kaku, lalu dia merubah posisi menjadi duduk. Di tariknya nafas dalam-dalam lalu dikeluarkannya dengan kasar, Yoona masih mengingat pertemuan yang tak dapat di duga dengan orang yang dia benci. Tiba-tiba, Yoona terperanjat saat melihat seorang namja yang sudah berpakaian rapi tengah berdiri dihadapannya sambil menyilangkan tangan di dada.

“Hai kenapa kau bisa ada di sini?” pekik Yoona pada namja yang ada dihadapannya yang tak lain adalah Siwon.

“Kau lupa siapa pemilik hotel ini?” jawab Siwon santai sambil memperlihatkan kunci kamar Yoona.

“Tapi kau jangan seenaknya masuk ke kamar seorang yeoja” pekik Yoona ketus.

“Ke kamar seorang yeoja? Aku masuk ke kamar tunangan ku sendiri apa itu salah” ujar Siwon santai.

“Ya, terserah kau lah”

“Kalau begitu cepat mandi, kita sarapan sama-sama” ucap Siwon to the point

“Aku malas, kau saja makan duluan” jawab Yoona ketus.

“Cepatlah, dari tadi aku menunggu mu” ucap Siwon sambil duduk di sebelah Yoona…

Yoona memalingkan wajahnya pada Siwon, dan menatapnya heran.

“Kenapa menatap ku seperti itu” tanya Siwon heran.

“Semalam kau tidur dimana?” tanya Yoona penasaran.

“Dasar Yoona pabo apa kau tidak sadar semalam aku tidur bersamamu” umpat Siwon dalam hati.

“Hai jawab pertanyaan ku” ujar Yoona yang semakin penasaran.

“Semalam aku tidur di kamarku” jawab Siwon datar.

“Jinja?” tanya Yoona mengerutkan kening.

“Jelas saja kau tidak sadar, semalaman kau menangisi laki-laki itu” umpat Siwon menatap Yoona tajam.

“Kenapa kau menatap ku seperti itu, aku hanya bertanya kalau kau tidak mau menjawab juga tidak apa-apa” ucap Yoona menatap Siwon aneh.

“Ahh sudahlah cepat mandi sana, aku tunggu di luar” ketus Siwon lalu berjalan keluar kamar.

“Yah baiklah, tunggu aku” ucap Yoona sambil bangkit dari tenpat tidur dan berjalan ke kamar mandi dengan gontai.

@Restaurant

Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya makanan yang di pesan pun datang…

Yoona hanya menatap makanan yang ada dihadapannya dengan tatapan kosong, pikirannya melayang entah kemana.

“Yoong, makanlah. Biasanya kau rakus pada makanan” ketus Siwon yang membuat Yoona memalingkan wajahnya.

“Aku tidak berselera” ucapnya dingin.

“Sejak kapan kau tak selera makan, biasanya kau paling semangat” lanjut Siwon menatap Yoona heran.

“Bisa kau diam, sekarang aku tidak ingin bertebat dengan mu Tuan Choi” ucap Yoona ketus menekan kata-kata “Tuan Choi”. Siwon pun hanya mengangguk mengerti, lalu menyeruput cappuccino panas dengan nikmat.

“Ahh enak sekali Cappuniconya” ucap Siwon satelah menyeruput beberapa kali cappucinonya.

Yoona yang melihat sikap Siwon yang berbeda hanya bisa geleng-geleng kepala, menyaksikan tunangannya itu yang sedari tadi menyunggingkan senyum. Senyuman yang sulit diartikan.

“Oppa, kita sarapan dulu. Setelah itu oppa pergi syuting” ucap Jessica manja pada Donghae.

“Ne” jawab Donghae singkat sambil berusaha tersenyum.

“Tapi, tidak ada meja yang kosong oppa. Bagaimana ini” rengek Jessica manja.

“Kita makan ditempat lain saja” jawab Donghae santai.

“Baiklah oppa” Tapi saat akan melangkah pergi. Tiba-tiba Jessica menghentikan langkah kakinya dan menahan tangan Donghae.

“Oppa, bukankah itu Yoona” ucap Jessica menunjuk tempat yang dimaksud.

Donghae pun menoleh kearah tempat yang Jessica tunjuk, “Yah kau benar,” jawab Donghae datar.

“Oppa , kita makan disana saja, lagipula sepertinya semua meja di sini sudah penuh” tambah Jessica.

Dongahe memalingkan wajahnya pada sica, “Apa kau yakin” ucapnya menatap Jessica heran.

“Waeyo Oppa?? Bukankah Yoona teman kita, lagipula dia sedang bersama tunangannya” lanjut Jessica..

Belum sempat minta persetujuan Donghae, Jessica langsung menarik tangan Donghae, menuju meja yang di tempati Siwon dan Yoona..

“Annyeonghaseyo Yoona”…sapa Jessica saat sudah berada tepat di samping Yoona.

Yoona yang dari tadi hanya melamun, langsung memalingkan wajahnya.

Yoona POV

Aku benar-benar tak selera untuk menyantap hidangan yang ada di depanku, meskipun Siwon sudah menyuhku beberapa kali. Tapi aku sama sekali tak menghiraukannya. Aku juga dibuat heran atas sikap Siwon, dari tadi aku perhatikan dia terus saja tersenyum. Senyuman yang sulit diartikan. Tiba-tiba suara yang tak asing menyadarkan ku dari lamunan…

“Annyeonghaseyo Yoona” sapa si pemilik suara, memanggil namaku..

Aku pun menoleh padanya, saat ku lihat ternyata yang menyapaku adalah Jessica eoni…

“Yoona bolehkan kami ikut bergabung dengan kalian berdua, tidak ada meja yang kosong di sini”

Mwoo, apa aku tidak salah dengar. Aku harus satu meja dengannya. Batiku dalam hati sambil memperhatikanya..

“Apa kau tidak keberatan” lanjutnya lagi..

“Tidak, silahkan duduklah…” tiba-tiba suara Siwon menyambutnya.

“Aishhh Choi Siwon paboo, kenapa mengijinkannya duduk. Apa dia tidak tahu kalau disebelahnya ada Donghae Oppa” batinku sambil menatapnya tajam. Namun, dia malah tersenyum padaku.

Tapi, entah kenapa lidahku terasa begitu kaku, sulit untuk berkata tidak, sampai pada akhirnya aku harus satu meja dengan mereka berdua….

End Yoona POV

Author POV

Selama makan, terjadi keheningan yang begitu lama, Siwon menyantap makanannya dengan santai. Yoona hanya mengaduk-ngaduk makanannya, Donghae yang terlihat sangat kesal dan tidak nyaman , sementara Jessica yang lahap menyantap makanannya..

“Yoong, makanlah yang banyak” suara Siwon memecahkan keheningan…

Mendengar suara Siwon, mereka bertiga menghentikan aktivitas masing-masing.

“Semalam kau tidak enak badan kan?, jadi makanlah yang banyak. Setelah ini kau istirahat” ucap Siwon lembut pada Yoona.

“Siwon-ssi kau perhatian sekali pada Yoona” timpal Jessica..

“Benarkah, sepertinya itu wajar karena aku tunangannya” jawab Siwon menekan kata Tunangan.

“Ahh ya..ya..kau benar Siwon-ssi, lalu kapan kalian menikah” Tanya Jessica penuh antusias..

“Kurasa kurang dari satu bulan” jawab Siwon dengan mengembangkan senyuman…

“Benarkah, kalau begitu selamat…”ucap Jessica tersenyum bahagia..

“Oh ya kalian berdua sudah berapa hari di sini” tanya Jessica kembali.

“Kami baru tiga hari disini “ jawab Siwon mantap.

“Jinja…kami berdua juga baru tiga hari disini” ucap Jessica senang.

“Jinja?? Kalian liburan juga” tanya Siwon sambil melirik Donghae.

“Emmm..aniya aku kesini mengikuti Donghae oppa, karena Donghae oppa ada syuting disini” jawab Jessica sedikit lemas.

“Sepertinya Donghae-ssi sangat sibuk?” ucap Siwon lalu memalingkan wajahnya pada Donghae.

“Tentu saja Siwon-ssi. Karena aku seorang aktor”  ketus Donghae dingin, lalu memalingkan wajahnya pada Siwon. Kini mereka saling menatap satu sama lain, dengan tatapan tak suka. Yoona yang menyadari keadaannya menjadi dingin segera menetralkan suasana.

“Siwon, tadi kau bilang akan mengajak ku ke suatu tempat” ucap Yoona tiba-tiba memecah keheningan.

Siwon memalingkan wajahnya pada Yoona “Suatu tempat” jawab Siwon mengerutkan kening..

“Ya, tadi kau bilang begitu kan” Timpal Yoona..

“Akhhh, iya aku lupa, kalau begitu kami pergi dulu Jessica-ssi Donghae-ssi, “lanjut Siwon berpamitan kepada mereka berdua,..

“Kalian mau pergi kemana” Tanya Jessica

“Aku akan mengajak Yoona kesuatu tempat, jadi sepertinya kami harus pergi dulu.” Jawab Siwon sambil bangkit dari duduknya.

“Apa kalian akan pergi berkencan?” tanya Jessica yang membuat Yoona dan Donghae membulatkan mata.

“Emmm sepertinya begitu” jawab Siwon menyunggingkan senyum terbaiknya.

“Ya sudah, sebaiknya cepat kalian pergi ini saat yang tepat untuk pergi berkencang, cuaca sangat bersahabat sekali Siwon-ssi” ucap Jessica tersenyum.

“Baiklah, kalau begitu kami pergi dulu” ucap Siwon sambil menggandengan tangan Yoona dan pergi dari hadapan Donghae dan Jessica. Donghae yang mendengar dan melihat semua kejadian yang ada di hadapannya hanya tersenyum kecut.

Yoona POV

Akhirnya aku bisa pergi dari hadapan dua orang yang ku benci itu, meskipun aku harus mengarang cerita bahwa Siwon akan mengajak ku pergi ke suatu tempat. Sepertinya caraku ini jitu, walaupun Jessica eoni menyangka kalau kita akan pergi kencan. Tapi baguslah, biar Donghae oppa tahu sendiri rasanya sakit hati. Aku juga bingung kenapa sikap Siwon berubah padaku saat ada Donghae oppa, “Ah itu perasaan mu saja Im Yoona” gumamku sambil merebahkan tubuhku di ranjang. Ku tatap langit-langit kamar yang terang, Jessica eoni, berani-beraninya kau menyapa ku, tertawa dihadapanku, seperti kau tak pernah berbuat salah padaku. Kau sudah merebut Donghae oppa dariku, kenapa kau lakukan ini sica eoni, padahal aku sudah menganggapmu seperti kakak kandungku sendiri. Tapi kau malah menusuk ku dari belakang. Tak terasa air mataku jatuh kembali membasahi kedua pipiku…

End of Yoona POV

Donghae POV

Aku hanya bisa menatap kepergian mereka berdua, sungguh sakit rasanya saat kulihat Siwon menggandeng tanganya, di tambah Siwon bilang bahwa pernikahan mereka tidak kurang dari satu bulan lagi. Hatiku remuk mendengarkan, berani-beraninya dia mengatakan hal itu di hadapanku.

“Oppa, kau tidak apa-apa” ucap Jessica menyadarkan ku dari lamunan..

“Sica aku lelah, aku harus kembali ke kamar” jawabku tanpa menatapnya. Lalu segera aku beranjak dari duduku dan pergi meninggalkan Jessica sendirian. Namun, ketika aku akan memasuki lift, aku bertemu dengan seseorang yang tadi makan bersamaku..

Dengan sedikit ragu, ku langkahkan kakiku masuk kedalam lift. Di dalam lift hanya ada kami berdua..

“Senang bertemu dengan mu lagi” ucapnya santai.

“Yah , aku juga senang bertemu dengan mu” jawabku dingin tanpa menoleh padanya..

“Kau temannya Yoona” lanjutnya, namun kali ini memalingkan wajahnya padaku..

“Sepertinya bukan sekedar teman” jawabku sambil menatapnya tajam.

“Benarkah, tapi sepertinya dia tidak menyukai mu, ahh tidak maksudku sepertinya dia membencimu, Donghae-ssi” lanjutnya sambil tersenyum padaku, senyuman yang seperti meremehkan.

“Mungkin itu perasaan mu saja Siwon-ssi. Lagi pula apa kau yakin Yoona mencintaimu” jawabku tak mau kalah darinya…

“Mencintaiku?, kenapa kau tanyakan itu.?? Sebentar lagi kita menikah, kalau Yoona tidak mencintaiku, mana mungkin dia mau menikah denganku” jawabnya dengan santai dan masih tersenyum padaku.

“Ahh benarkah, lalu apa kau pernah melakukan ini dengan Yoona?” jawabku sambil mengusap bibirku di hadapannya. Seketika ekspresi wajahnya berubah, menatapku dengan pandangan yang sulit di artikan, aku tahu sepertinya dia cemburu…

“Kalau aku jawab aku belum pernah melakukannya apa kau akan percaya Donghae-ssi?? Ahhh Bukankah itu menarik?? Jawabnya santai.

“Ahh sepertinya aku duluan Donghae-ssi, sampai berjumpa nanti”

Jawaban konyol, gumamku melihat kepergiannya karena pintu lift sudah terbuka. Baiklah Choi Siwon, kita bertarung. Batin ku dalam hati…

End of Donghae POV

Siwon POV

Ku topang kening dengan kedua tanganku, pertemuan ku dengan laki-laki bernama Donghae itu membuatku muak. “Dia berusaha membuatku cemburu”, gumamku sambil merebahkan tubuhku di kasur. Tiba-tiba aku teringat kejadian, dimana pertama kali aku tahu Donghae..

Flash Back…..

“Yoong, kau kenapa” ucap Siwon melihat ekspresi wajah Yoona yang berubah seketika saat melihat sebuah wawancara di tv..

Wartawan : Donghae-ssi menurut kabar yang beredar, saat ini anda sedang menjalin hubungan dengan anak sutradara jung. Apa itu benar?

Donghae:  Ya seperti itulah…

Wartawan : Lalu bagaimana dengan yeoja yang bernama Im Yoona, yang dikabarkan adalah kekasih anda?

Donghae : Im Yoona, aku tidak kenal dia. Mungkin dia salah satu fans ku….

Wartawan : Benarkah, lalu menurut kabar yang beredar. Saat ini anda sedang mempersiapkan diri untuk syuting film terbaru anda yang berjudul “First Love”, yang kabarnya disutradarainya oleh ayah dari kekasih anda yaitu sutradara Jung?

Donghae : Yah itu benar..

“Apa kau mengenalnya?” lanjut Siwon sambil memegang pundak Yoona yang masih menatap televisi dengan mata yang mulai memerah. Tiba-tiba Yoona mengambil remot tv dan mematikannya.

“Kenapa kau bicara seperti itu Dongahe Oppa, aku membencinya, aku membencimu Lee Donghae” pekik Yoona, lalu air mata yang sedari tadi ditahannya tak dapat ditahan lagi. Akhirnya Yoona menangis…

“Jadi namanya Lee Donghae, orang yang membuat hidupmu seperti ini” lanjut Siwon sambil menatap Yoona …

Yoona hanya mengangguk sambil terus menahan tangisnya, Siwon yang tak tega melihatnya langsung membawa Yoona kedalam dekapannya. Seketika tangis Yoona semakin pecah dalam dekapan Siwon, “Sudahlah Yoong, kau jangan menangisinya lagi” lirih Siwon berusaha menenangkan Yoona…

End of Flash Back

Yah sejak saat itulah aku tahu Donghae, laki-laki yang membuat hidup Yoona berubah, laki-laki yang membuat Yoona menangis, dan laki-laki yang membuat Yoona tak selembut dulu…

“Kau telah memulainya Lee Donghae, kalau begitu kita bertarung” gumamku sambil menatap langit-langit kamar..

End of Siwon POV

 

Author POV

Yoona berjalan di taman hotel menikmati udara malam, sesekali dia menggosok-gosok kedua telapak tanganya lalu menempelkan pada kedua pipinya yang putih dan mulus, memberi rasa hangat pada tubuhnya. Karena udara malam yang begitu dingin, setelah berjalan cukup lama, akhirnya dia menemukan sebuah bangku berwarna coklat, dengan langkah yang di percepat, Yoona menghampiri bangku itu dan duduk disana..

“Ahh pegal sekali kaki ku, apa aku tak terbiasa berjalan sejauh ini” gumamnya sambil memijit-mijit kedua kakinya…”Ahh segar sekali udara disini, emm seharian ini aku menghabiskan waktu dikamar, membosankan sekali” gerutunya sambil membenarkan blazer yang di kenakannya..

“Yoona boleh aku duduk” tiba-tiba suara seorang pria terdengar dari belakang, dengan ragu Yoona membalikan kepalanya dan melihat orang yang menyapanya..

“O..o..oppa” gumam Yoona pelan. Karena yang ada dihadapannya sekarang adalah Donghae..

Tanpa menunggu persetujuan dari Yoona, Donghae pun duduk disampingnya. Terjadi keheningan beberapa saat ,sampai pada akhirnya Donghae berani membuka mulut lebih dulu..

“Bagaimana kabarmu Yoong, lama tidak bertemu” ucap Donghae membuka pembicaraan.

“Seperti yang Oppa lihat, aku baik-baik saja bahkan sangat baik” jawab Yoona tanpa menoleh pada Donghae..

“Yoong, “ lirih Donghae, sambil memegang tangan Yoona..

Dengan sigap Yoona melepaskan tangan Donghae, dan kini mereka saling menatap satu sama lain.

“Apa yang kau lakukan” pekik Yoona, kaget atas perlakuan Donghae.

“Yoong, aku ingin jelaskan semuanya” jawab Donghae masih menatap Yoona lirih..

“Jelaskan apa lagi Oppa, semuanya sudah jelas” pekik Yoona berusaha melepaskan kembali tangannya yang di genggam Donghae..

“Kejadian dua tahun lalu Yoong, aku ingin menjelaskannya. Semuanya salah paham” jawab Donghae sambil menatap Yoona..

“Salah paham??,setelah apa yang ku lihat dan ku dengar semuanya. Omong kosong” jawab Yoona, sambil melepaskan tangan Donghae..

“Yoong aku bisa jelaskan semuanya, aku sama sekali tidak mencintai Jessica. Aku di paksa untuk mencintainya” lanjut Donghae, dengan mata yang mulai berair..

“Sudahlah Oppa, aku membencimu. Semua yang kau katakan aku tahu bohong” jawab Yoona, sembari bangkit dari duduknya..

“Yoong, dengarkan penjelasan ku dulu” jelas Donghae sambari bangkit dari duduknya..

“Aku membenci mu Oppa, sangat membencimu” ucap Yoona menatap Donghae. Lalu pergi meninggalkannya. Namun seketika, tangannya di tarik dan masuk kedalam dekapan Donghae..

“Oppa..Lepaskan aku”

“Yoong, aku tidak akan melepaskan mu sebelum kau mendengar penjelasanku” jawab Donghae, sambil memeluk Yoona semakin erat…

Yoona tak punya energy lagi untuk melawan, dirinya terlalu lemah. Sampai akhirnya Yoona menangis di dalam dekapan Donghae. Merasa Yoona menangis, Donghae pun semakin mempererat dekapannya..

“Yoong, aku mencintamu..aku sangat mencintaimu…”ucap Donghae lirih…

Yoona masih menangis dalam dekapan Dongahe, namun dengan sekali hentakan Yoona berhasil keluar dari dekapannya, “Sudah ku bilang aku membencimu, jangan katakan itu lagi” ucap Yoona lalu pergi meninggalkan Donghae.

“Aku mencintaimu Im Yoona, aku sama sekali tak mencintai Jessica. Kejadian dua tahun lalu salah paham, apa yang ku katakan pada waktu itu bohong. Aku dipaksa bicara seperti itu, dan yang ayah ku katakan padamu juga bohong. Aku menjadikan mu kekasih karena aku benar-benar mencintaimu, aku tidak memanfaatkanmu. Aku dipaksa memutuskan mu dan aku dipaksa untuk mencintai Jessica. Sungguh Yoona, percayalah padaku aku masih mencintamu…”

Akhirnya pertahanan Donghae runtuh, Donghae menangis. Kaki nya tak dapat lagi menopang tubuhnya, Donghae nenunduk lesu. Sambil menahan tangisnya…Yoona hanya bisa mematung mendengar apa yang Donghae katakan, tak lama Donghae pun bangun dan beranjak mendekati Yoona, Dongahae menarik tangan Yoona. Mata mereka bertemu, saling meratapi satu sama lain.

“Perasaan mu masih sama seperti dulu, kau masih mencinta ku kan?” ucap Donghae sambil menatap Yoona lekat. Namun, Yoona tak bergeming, Yoona menunduk dan menangis sejadinya. Dongahe pun membawa Yoona kedalam pelukannya. “Maafkan aku Yoong ..maafkan aku” lirih Donghae sambil mengusap kepala Yoona sayang..

Jessica POV

Seharian ini aku hanya berdiam diri dikamar, Donghae oppa sibuk syuting. Padalah aku ingin sekali berjalan-jalan dengannya. Tapi ya sudahlah, aku harus mengerti pekerjaan Donghae oppa yang sangat padat. Lalu ku putuskan untuk mencari udara segar ditaman hotel, berjalan-jalan kecil sambil menikmati udara malam yang dingin tapi sangat segar. Saat sedang berjalan, langkah ku terhenti melihat pemandangan yang ada didepanku. “Siapa mereka, sepertinya aku mengenal mereka” gumamku lalu berjalan mendekati mereka supaya aku bisa lebih jelas melihat. Tapi, langkahku kembali terhenti saat ku lihat ternyata mereka adalah “Donghae oppa, Yoona” ucapku tak percaya.

“Aku mencintaimu Im Yoona, aku sama sekali tak mencintai Jessica. Kejadian dua tahun lalu salah paham, apa yang ku katakan pada waktu itu bohong. Aku dipaksa bicara seperti itu, dan yang ayah ku katakan padamu juga bohong. Aku menjadikan mu kekasih karena aku benar-benar mencintaimu, aku tidak memanfaatkanmu. Aku dipaksa memutuskan mu dan aku dipaksa untuk mencintai Jessica. Sungguh Yoona, percayalah padaku aku masih mencintamu…”

Dada ku terasa sesak seketika, tubuhku juga terasa lemas. Apa aku tidak salah dengar? Ucap ku lirih. Tak terasa air mataku keluar membasahi kedua pipi ku, hati ini sakit mendengar apa yang Donghae oppa katakan. Benar-benar pemandangan yang membuatku sakit hati, tak seharusnya aku disini, menyaksikan pemandangan ini. Aku berbalik lalu berjalan kembali ke hotel dengan gontai. Tangisku semakin menjadi tak bisa ku tahan, aku tak peduli orang-orang memperhatikan ku. Hati ku benar-benar hancur, ternyata selama ini Donghae oppa tidak mencitaiku sama sekali. Di hatinya hanya ada Yoona seorang. Kututup pintu kamarku perlahan, lalu ku bersandar di balik pintu. Tangis ku tak reda-reda, malah semakin pecah” Apa gara-gara aku hubungan mereka putus?”.. ucapku sambil terus menagis.

End Jessica POV

 

Yoona POV

Aku benar-benar keget apa yang Donghae Oppa katakan padaku, apa dia tidak berbohong? Batin ku dalam hati. Setelah lama dalam keadaan yang seperti ini, perlahan ku lepaskan pelukannya dan menatapnya lirih…

“Waeyo Yoong.? Ucapnya sambil membelai rambutku…

“Oppa, mianhae.” Ucapku sedikit ragu…

“Mianhae??untuk apa Yoong, kau tidak salah” lanjutnya padaku…

“Oppa,..disisiku sekarang ada Siwon, aku tak mau menyakiti perasaanya” jawabku dengan linangan air mata..

“Lagi pula sebentar lagi aku akan menikah dengannya.” Lanjutku menatapnya lekat…

“Yoong, kau tidak mencintainya kan??kau hanya mencintai ku seorang, kau dipaksa menikah dengannya..iya kan” jawabnya sambil memegang kedua bahuku,,

“Oppa, maafkan aku, aku akan belajar untuk mencintainya” ucapku parau

“Yoong….”

“Sudahlah oppa, jangan sakiti hati Sica eoni. Aku juga tidak mau menyakiti hati Siwon.”

“Apa kau yakin Siwon mencintamu” kata-kata Donghae oppa, membuatku tertegun. Apa yang harus ku katakan, selama ini Siwon tak pernah bilang kalau dia mencintaiku..

“Jawab aku Yoong…”

“D,,d,,di..dia mencintaku” ucap ku gugup..

“Hahaha….kau jangan bohong Yoong, mana mungkin dia mencintaimu, laki-laki seperti dia tidak mempunyai rasa cinta” ucapnya tertawa yang membuat ku tertegun kembali..

“Yang pasti dia lebih baik darimu oppa” jawabku menatapnya tajam…

“Yoong, apa yang kau katakan?”

Sepertinya Donghae oppa terkejut, namun aku sama sekali tak menghiraukannya dan pergi berlalu meninggalkannya…

“Yoong tunggu aku” teriaknya padaku namun segera ku percepat langkahku, agar dia tak dapat mengejarku…

Ku teguk gelas yang berisi air putih untuk sedikit memenangkan perasaanku. Lalu ku patut bayangan ku di depan cermin rias yang besar, aku mengingat kata-kata Dongahe oppa tadi..

“Apa dia tidak berbohong” gumamku dalam hati..

“Belajar mencintainya? Benarkah aku bisa mencintainya?”

Perasaanku benar-benar kacau sekarang, disatu sisi aku ingin jika seandainya aku kembali pada Donghae oppa, tapi disisi lain bagaimana dengan Siwon. Laki-laki yang selama lebih dari satu tahun ini menemaniku, dan menjagaku. Walaupun pada awalnya aku tak merasakan perasaan apapun padanya, tapi setelah aku bersamanya aku merasakan ketenangan, dan entah kenapa aku selalu melihat ketulusan di dalam matanya. Apa aku mulai menerima Siwon????

Tapi Siwon selalu bersikap dingin padaku, aku tidak tahu bagaimana perasaan Siwon yang sebenarnya.

Air mata tak dapat kutahan lagi, aku kembali menangis..

End Yoona POV

 

Siwon POV

Kupacu mobilku dengan kecepatan penuh, aku tak peduli walaupun di belakang sana banyak mobil yang protes atas sikap ku ini. Aku terus menyetir tanpa tahu tujuan ku harus kemana. Setelah beberapa saat, ku tepikan mobilku di jembatan layang, beberapa saat aku terdiam lalu ku putuskan untuk keluar menghirup udara segar. Pemandangan yang begitu menakjubkan, kerlap-kerlip lampu menghiasi malam yang dingin di pulau Maldives, ditambah dengan angin yang berhembus sedikit kecang, menambah udara dingin semakin terasa.

Sejenak ku berpikir, kejadian yang kulihat beberapa saat lalu di taman hotel. Pemandangan yang sangat aku benci, berani-beraninya dia menyentuh tunanganku. Ku kepalkan kedua tanganku menanah emosi yang sedari tadi ku tahan, sampai emosi ku tidak terkontrol lagi dan BUG…..ku pukul pembatas jempatan yang terbuat dari besi, tak terasa sakit ataupun perih di tangan ku ini, yang ada hati ku semakin sakit saat mengingat kejadian itu.

“Rencana mu gagal lagi Siwon” ucapku pada diri sendiri.

“Apa kebencianmu padanya akan hilang seketika? Apa kau akan kembali padanya? “

“Apa kau akan pergi meninggalkanku begitu saja?”

Saat sedang aku terhanyut dalam lamunanku, tiba-tiba ponselku berdering…

“Yeoboseo” ucapku dingin…

“Siwon kau dimana, ini sudah malam?” Tanya si pemanggil disebrang sana…

“Aku segera pulang” jawabku lalu memutus sambungan telpon dengannya…

End of Siwon POV

 

Author POV

“Yeoboseo” Siwon mengangkat telpon, yang ternyata adalah dari Yoona

“Siwon kau dimana, ini sudah malam?” Ucap Yoona, di sebrang sana dengan nada yang khawatir.

“Aku segera pulang” ucap Siwon dingin,  lalu memutus sambungan telpon dengannya…

“Dia kenapa,apa dia mabuk” gumam Yoona sambil memandangi layar ponselnya..

“Ahh sebaiknya aku menunggu dikamarnya saja”..Yoona pun melangkah keluar dari kamarnya dan masuk ke kamar Siwon yang ada di sebelahnya..

Setelah menunggu beberapa saat..Tiba-tiba pintu kamar Siwon terbuka…

“Kau sudah pulang” sambut Yoona yang melihat Siwon baru masuk..

“Kau, sedang apa kau disini?” ucap Siwon dingin.

“A..ak..aku..aku menunggumu, ini sudah malam tapi kau belum pulang juga” jawab Yoona dengan gugup. Karena takut Siwon tahu kalau dia mengkhawatirkannya..

Namun Siwon tak bereaksi apapun dan langsung duduk di sofa.

“Kalau begitu aku pergi dulu, istirahatlah” ucap Yoona sambil berjalan mendekati Siwon yang terduduk di sofa. Namun mata Yoona menangkap tangan kanan Siwon yang bengkak..

“Siwon, tanganmu kenapa?” Tanya Yoona dengan nada khawatir

“Aku tidak apa-apa, pergilah. Aku lelah” jawab Siwon sambil menekuk wajahnya kebawah dengan kedua tangannya.

“Tidak apa-apa bagaimana, jelas-jelas tangan mu bengkak” ucap Yoona sambil duduk di sebelah Siwon..

Siwon menoleh dan berusaha tersenyum, “Sudah ku bilang tidak apa-apa, cepat pergilah” perintah Siwon..

“Aku tidak akan pergi sebelum aku mengobati tanganmu” ucap Yoona tegas, lalu berdiri..

“Aku akan ambil kotak P3K dulu, jangan kemana-mana” lanjut Yoona, lalu pergi meninggalkan Siwon..

Dengan hati-hati Yoona mengompres tangan Siwon yang bengkak, begitu pelan. Kerena Yoona tidak mau membuat Siwon sakit.

“Sebenarnya apa yang kau lakukan Siwon, kenapa tanganmu bengkak seperti ini” ucap Yoona sambil terus mengompres tangan Siwon..

Namun Siwon tidak bergeming, dari tadi dia hanya memperhatikan Yoona yang ada dihadapannya. Merasa pertanyaannya tidak di respon, Yoona pun menoleh..

“Kenapa tidak jawab” ucap Yoona sambil menatap Siwon.

Siwon terus saja tak bergeming, dia terus memperhatikan Yoona dengan seksama, pandangan yang sulit diartikan yang membuat Yoona menjadi salah tingkah..

“Waeyo Siwon?” ucap Yoona gugup..

Siwon tetap tak bergeming, malah semakin lekat menatap Yoona. Raut wajah Yoona seketika memerah, Yoona berusaha menutupi rasa gugupnya.

“Pergilah aku ingin istirahat” ucap Siwon dingin, lalu bangkit dari duduknya.

“Kau yakin tidak apa-apa” ucap Yoona khawatir.

Siwon menghentikan langkahnya, “Aku tidak apa-apa” lalu berlalu pergi.

Yoona masih bingung apa yang terjadi pada Siwon, walaupun ini bukan pertama kalinya Siwon bersikap dingin padanya. Tapi, kali ini Yoona merasakan ada sesuatu pada tunangan nya itu.

“Ada apa dengannya” gumam Yoona. Lalu beranjak pergi dari kamar Siwon.

“Kenapa kau jadi perhatian padanya Yoona, apa jangan-jangan….ahh tidak aku tidak boleh memikirkan hal itu” pekik Yoona lalu menutup kelapanya dengan bantal.

Pagi yang begitu cerah membuat semua orang ingin segera menikmati keindahan pulau Maldives. Tapi, tidak bagi seorang yeoja yang sedang duduk di ranjang sambil menatap sebuah cincin putih yang melingkar dijari manisnya. Pertemuannya semalam dengan Donghae membuat hatinya semakin tak menentu, entah bagaimana perasaannya sekarang.

“Mungkinkah aku kembali pada mu, lalu bagaimana dengannya? aku tak mau menyakitinya.

Kembali matanya mengeluarkan cairan bening, Yoona tak dapat menahannya lagi.  Perasaannya benar-benar kalut, entah siapa yang harus di pilihnya..

To Be Countinued

Rencana Siwon Oppa gagal? Kira-kira apa rencananya?

Kamsahamnida 🙂

 

Tinggalkan komentar

271 Komentar

  1. YB

     /  Agustus 2, 2016

    Siwon oppa kya berkepribadian ganda😁 kadang romantis kdang dingin

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: