[FF] Who Is The Beloved (Chapter 2)

Annyeong yeorobun..aku comeback nih bawa chapter 2, hehe. Chapter 1 nya pendek di sengaja, soalnya pengen tau dulu respon dari para reads bagaimana. Ternyata alhamdulilah baik. Untuk chapter 2 author udah berusaha buat lebih panjang dari chapter 1. Tapi, gak tau deh gimana menurut para reads..

Ya udah dari pada banyak ngomong, Happy Reading J

 

[FF] Who Is The Beloved (Chapter 2)

Title : Who Is The Beloved

Author : Choi Hyun Mi

Main Cast : Choi Siwon (Super Junior)

Im Yoona Ah (SNSD)

Other Cast : Lee Donghae (Super Junior)

Jessica Jung (SNSD)

Genre : Romantic

Rating : General

 

“Perubahan sikapnya yang membuat ku bingung, siapa kau sebenarnya?”

 

Donghae POV

“Ahhhh perjalanan yang melelahkan” kurebahkan tubuhku di atas kasur, lalu kupejamkan mataku..”syuting dimulai besok, jadi sekarang aku harus istirahat” gumamku sambil memijit-mijit kepalaku yang terasa pusing…

“Tok…tok..tok..”

“Siapa” tiba-tiba saja pintu kamar hotelku ada yang mengetuk, namun sama sekali tak ada jawaban.

“Tok..tok..tok..” kembali pintu kamarku ada yang mengetuk…

“Aisshh siapa sih, sudah tau aku lelah sekali. Beraninya dia mengganggu ku” ucapku seraya melangkahkan kaki menuju pintu..

“Kau tidak tau kalau aku……”

“Kejutan….”  Tiba-tiba kata-kataku terhenti saat kulihat ternyata yang datang adalah….

“Oppa, Waeyo?? Kenapa menatapku seperti itu”

“S..s..sicaa..” ucapku kaget.

“Ya oppa, kau kaget ya melihatku tiba-tiba ada disini”

“Ke..kenapa kau bisa kemari” tanyaku masih bingung, ternyata yang datang adalah Jessica.

“Oppa..beberapa hari ini kau sulit dihubungi, jadi aku hubungi saja Taemin-ssi, katanya kau ada syuting di pulau Maldives, jadi ya sudahlah aku mengikutimu..” ucapnya panjang lebar…

Sementara aku masih diam, menatapnya dengan tatapan bingung…

“Waeyo oppa??? Kau tidak suka aku mengikutimu?” tanyanya penuh selidik

“Ani …aku hanya kaget saja dengan kedatangan mu, sicaa…ahhh ayo masuk tidak enak kalau kita lama-lama di sini” ucapku pada sica yang masih memandangiku dengan penuh selidik. Namun, seketika dia tersenyum padaku…

“Ahh baiklah oppa”…

End of Donghae POV

 

Author POV

Sementara ditempat lain, Siwon dan Yoona baru saja mendarat. Dan mereka siap-siap untuk pergi ke hotel tempat mereka menginap…

“Yoong, cepat sedikit, jalan mu lambat sekali seperti siput” ucap Siwon sedikit berteriak pada tunangan nya itu…

“Ya..ya..ya..arraso”Yoona pun berjalan kearah Siwon, dan sekarang dia yang  mendahului Siwon.

“Siwon, cepat sedikit, jalan mu lambat sekali seperti siput ” ucap Yoona menirukan apa yang Siwon katakan padanya..

“Ahhh gadis ini,” Siwon tersenyum geli mendengarnya..

Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama dari bandara menuju hotel, akhirnya mereka tiba ditempat tujuan. Kedatangan Siwon disambut sangat ramah oleh semua pegawai hotel, membuat Yoona bingung..

“Tuan muda ,bagaimana perjalanan anda?” ucap seorang laki-laki berpakaian rapi.

“Sangat menyenangkan” jawab Siwon tersenyum ramah..

“Oh ya, sudah siapkan kamar untukku?”

“Ne Tuan muda, mari saya antar” jawabnya penuh hormat.

Siwon dan Yoona pun mengikuti laki-laki berpakaian rapi tersebut, akhirnya mereka bertiga sampai di kamar yang di tuju…

“Ini kamar anda tuan muda” ucapnya tepat di depan pintu kamar bernomer 407…

“Terimakasih” jawab Siwon singkat…lalu laki-laki itu pergi meninggalkan keduannya…

“Ini kamarku, dan itu kamarmu” tunjuk Siwon ke kamar bernomer 406 pada Yoona yang dari tadi tidak mengelurkan sepatah katapun..

“Ini kuncinya” ucap Siwon sambil melempar kunci kamar pada Yoona lalu masuk ke kamarnya  meningglkan Yoona yang masih mematung…

 

Yoona POV

Siwon memberikan kunci kamar, dan pergi berlalu meninggalkan ku. Yang masih mematung di depan kamarnya…

Lalu kuputuskan untuk masuk kekamarku, yang tepat berada di sebelah kamarnya.

Kurebahkan tubuhku di atas ranjang sambil memikirkan sesuatu yang dari tadi kupikirkan…

“Apa hotel ini miliknya?? Sekaya itukah dia” gumamku…

“Yahhhh Im Yoona, itu bukan urusanmu,,,jangan pedulikan dia” pekiku lalu menarik selimut berwarna putih untuk menutupi tubuhku….

End Yoona POV

 

 

 

Siwon POV

“Perjalanan yang melelahkan tapi menyenangkan” ucapku sambil duduk di sofa berwarna coklat yang ada dikamar hotel ku. Aku memijit-mijit kening ku yang terasa sangat pening, orang tua ku dan orang tua Yoona lah yang merencanakan liburan ini. Tadinya aku menolak, karena banyak pekerjaan kantor yang masih menumpuk. Tapi tanpa sepengetahuanku appa sudah menyerahkan semua pekerjaan ku pada Kakak sepupuku Taeyeon. Baiklah kalau begitu, apa salahnya kalau aku pergi walaupun harus bersama Yoona, bagaiku tidak masalah. Gumamku tersenyum penuh arti. Setelah beberapa saat duduk disofa, aku bangkit dan berjalan ke kamar mandi. Ku basuh wajahku beberapa kali dengan air supaya sedikit menghilangkan kepenatan yang kurasakan. Sejumlah rencana telah ku susun dengan rapi, telah terkonsep dalam ingatanku. Kali ini aku tidak mau gagal. “Yah Choi Siwon, kali ini kau harus berhasil” ucapku sambil menatap didiriku sendiri dicermin.

End of Siwon POV

 

Donghae POV

Setelah kupersilahkan Jessica masuk, aku pun mengambil minuman untuknya…

“Oppa, kau pasti lelah sekali, mianhae aku sudah mengganggu istirahatmu” ucap sica.

“Aniya, malah aku senang kau kemari” ujarku bohong, lalu duduk disampingnya.

“Oppa.. aku.. jeongmal bogoshipoyo…”ucap sica sambil memelukku, aku sedikit keget dengan sikap Jessica yang tak biasanya seperti ini…

“Ne, jeongmal Bogoshipo sica” ucapku sambil membalas pelukannya dan membelai rambutnya…

“Oppa kalau begitu aku pulang dulu, istirahatlah. Bukanya besok kau mulai syutingkan?”

“Ne baiklah, “jawabku dengan senyuman kaku…

“Baiklah, aku pergi dulu oppa, ohh yah oppa, kamar ku nomer 409, mampirlah nanti oppa” lanjut Jessica, sebelum dia pergi meninggalkan kamarku.

“Baiklah, nanti aku kesana” jawabku masih dengan senyuman kaku…”

Jessica pun berlalu dari kamarku, segera kututup pintu dan kurebahkan tubuhku diranjang. “Mianhae sica, aku sudah membohongimu…” gumamku sambil menatap langit-langit kamar..tiba-tiba bayangan Yoona terlintas di benak ku, tak terasa air mataku keluar, membasahi kedua pipiku…

Flash Back…….

“Kau harus buktikan, kalau kau bisa menjadi bintang top Lee Donghae” ayah Donghae menatap anaknya tajam”…

“Aku akan buktikan pada ayah kalau aku akan menjadi bintang terkenal, percayalah padaku ayah”

“Kapan??hah, sampai dunia ini berakhir…”Teriak ayah Donghae…

“Aku tidak mau tahu, apapun caranya kau harus bisa mendapatkan peran di film itu”Tegas ayah Donghae”

“Ayah aku sudah mengikuti casting” jawab Donghae dengan suara parau…

“Itu saja tidak cukup, malam ini temuai anak sutradara Jung, berkencanlah dengannya” tegas ayah Donghae kembali..

“Mwoo,,,tapi ayah aku sudah punya kekasih, aku sudah punya Yoona “ jawab Donghae tak percaya dengan apa yang ayahnya katakan”

“Ini semua demi kebaikan mu Lee Donghae, turuti saja kata ayah mu ini, dan putuskan gadis yang bernama Yoona itu, arraso”

“Tapi ayahhh…..aku mencitainya, akau sangat mencintainya”

“Kau melawanku, kau pilih aku ayah mu, atau gadis itu?hah??? suara ayah Donghae semakin keras,,,,

“Appa….kalau ini memang yang terbaik, baiklah aku akan turuti apa kata mu,,” ucap Donghae lemah dengan mata yang mulai berair..

End of Flash Back

“Benarkah ini yang terbaik untukku appa?? Gumam ku sambil terus menangis,

Sungguh aku mencintainya, aku sangat mencintainya appa, aku tak bisa melupakanya….

End of Donghae POV

 

 

 

 

Siwon POV

Hari ini aku akan mengajak Yoona kesuatu tempat. Ini adalah bagian dari rencana yang telah ku susun. Kupatut banyangan ku di depan cermin rias, “Tenangkan dirimu Choi Siwon” ucapku mencoba menenangkan diriku sendiri. Tapi melihat sikap Yoona kemarin padaku, aku yakin dia pasti masih marah, dan aku yakin dia tidak suka dengan caraku yang memperlakukannya seenaknya…tapi inilah caraku, Entahlah aku juga bingung bagaimana aku harus menghadapi nya. Lalu kulangkahkan kaki ku keluar kamar, dan saat aku akan mengetuk pintu kamarnya. Dia baru saja keluar dengan ekspresi malas, lebih tepatnya dia masih marah padaku.

“Kau sudah siap” tanyaku padanya yang baru keluar dari kamar hotel…

“Emmm” kau mau membawaku kemana lagi” jawabnya tanpa menatap wajahku..

“Ikuti saja aku, tapi kita sarapan dulu..Kajja” jawabku sambil pergi meninggalkannya..

Setelah selesai sarapan, sesuai rencanaku. Aku akan mengajaknya pergi kesuatu tempat…

“Masuklah” ucapku padanya sambil membukakan pintu mobil…

“Kau selalu bersikap seenaknya” ketusnya sambil masuk kedalam mobil..

Aku hanya tersenyum geli melihat raut wajahnya yang kesal.

Ku kendarai mobil dengan kecepatan sedang, menikmati indahnya pemandangan yang kami lalui, sesekali aku menoleh kearah Yoona yang tampaknya masih sibuk menahan rasa marahnya padaku..Sepanjang perjalanan kami tidak mengeluarkan sepatah katapun, kami sibuk dengan pikiran masing-masing, entah apa yang sedang Yoona pikirkan, dan aku juga tidak tahu apa yang sedang ku pikirkan…

Ku hentikan pacuan mobilku, dan keluar membukakan pintu untuk Yoona..

“Turulah kita sudah sampai” Pintaku padanya.

“Dimana ini” Yoona mengedarkan pandangannya untuk melihat-lihat keadaan sekitar…

“Kajja,,,ikuti aku…pintaku padanya lagi.”

Kami berdua berjalan bersamaan, namun dengan jarak yang sedikit berjauhan, menikmati hembusan angin pantai yang membuat siapa saja akan merasa tenang..air pantai yang biru bersih, cuaca yang tidak begitu panas, angin yang berhembus sepoi-sepoi membuat kami semakin larut dalam pikiran masing-masing…

Tiba-tiba Yoona menghentikan langkah kakinya, dan berbalik memandangi indahnya pantai ….

“Kau suka tempat ini,” tanyaku padanya..

“Emmm, di sini tenang sekali” jawabnya dengan masih memandang lurus kedepan…

“Ini pulau milik kelurgaku, tapi sebagian dari pulau ini milikku..termasuk pulau ini..” ucapku sambil menikmati hembusan angin yang menerpa wajahku…

“Dan sebentar lagi…..pulau ini menjadi milikmu”

End of Siwon POV

 

Yoona POV

Aku benar-benar tidak tahu Siwon akan membawaku kemana, baiklah kuturuti saja apa maunya. Rasanya energiku sudah habis untuk bertengkar dengannya. Sepanjang perjalanan aku hanya melihat kearah jendela mobil sambil menikmati pemandangan yang begitu indah. Aku tak mau mengeluarkan sepatah katamu padanya, bisa-bisa tekanan darahku naik..

“Turulah kita sudah sampai” katanya padaku, sambil membukakan pintu mobil..

“Dimana ini” aku bingung, sambil mengedarkan pandanganku melihat sekitarnya…

“Kajja,,,ikuti aku..” jawabnya sambil berjalan mendahuluiku…

Ishhh dasar kau , selalu memerintahku seenakknya….pekik ku dalam hati…

Kami berdua berjalan beriringan. Namun aku sedikit menjauh darinya, setelah ku nikmati ternyata suasana disini memang begitu tenang, angin menerpa rambutku yang tidak ku ikat, cuaca disini juga tidak terlalu panas, pemandangan nya sungguh menakjubkan.

Ku hentikan langkah kakiku, dan berbalik memandang luasnya pantai, “sungguh indah”

Batinku dalam hati……

“Kau suka tempat ini,” suara Siwon menyadarkanku……..

“Emmm, di sini tenang sekali” jawabku, tanpa memandang wajahnya.

“Ini pulau milik kelurgaku, tapi sebagian dari pulau ini milikku..termasuk pulau ini,

dan sebentar lagi…..pulau ini menjadi milikmu”

DEG…

Apa aku tidak salah dengar, ahh tidak telingaku masih normal…lalu ku tolehkan wajahku untuk menatap nya, mata kami bertemu….ya Tuhan ada apa denganku…kenapa dia berkata seperti itu padaku, dia juga tersenyum padaku….

“Kau tak percaya” ucapnya masih lekat menatapku…

“Masih banyak yang ingin ku tunjukan padamu, ini belum seberapa” lanjutnya kembali, sambil menatap lurus kedepan…

Apa aku bermimpi, bangunlah Im Yoona, kau ini kenapa….Aku memberanikan diri untuk mengeluarkan suara lagi..

“Maksudmu apa?” tanyaku mencoba menutupi rasa gugupku…

“Bukankah sebentar lagi, kau menikah denganku. Kalau kau menikah denganku, apa yang aku punya semuanya akan menjadi milikmu, tanpa terkecuali. Termasuk pulau ini, emmm aku senang kau suka tempat ini, kalau begitu setelah kita menikah nanti, kita bulan madu disini saja..”

DEG..

Kembali jantungku berdetak dengan cepat, apa aku tidak salah dengar. Menikah? Bulam Madu? Apa Siwon sudah berpikir sejauh ini, memikirkan menikah bahkan bulan madu…jangankan memikirkan bulan madu, memikirkan menikah dengannya saja tidak pernah terlintas di dalam pikiranku. Dan yang membuat ku kaget, selama hampir 1 tahun kita bersama, Siwon sama sekali tidak pernah bilang dia mencintaiku .Aku hanya bisa diam, mendengar apa yang Siwon kata kan padaku, rasanya lidahku kelu untuk bicara padanya lagi.

Apa yang harus aku lakukan….

End of Yoona POV

 

Author POV

“CUT….akting mu kurang Donghae, mana ekspresimu [?]..”teriak sutradara pada Donghae..

“Mianhae sutradara, akan ku ulangi lagi….”

“Sudahlah sebaiknya syuting hari ini sampai disini saja, kita lanjutkan besok, dan sepertinya kau kelelahan.. istirahatlah” lanjut sutradara sembari menghampiri Donghae..

“Jeongmal mianhae sutradara, gara-gara aku syuting harus berhenti..” sesal Donghae…

Tiba-tiba suara teriakan wanita, mengalihkan pandangan mereka..

“Appa, biarkan Donghae oppa istirahat”…

“Sica”..gumam Donghae..

“Jessica, kenapa kau ada disini?” Tanya sutradara Jung pada anaknya…

“Appa, maafkan aku, Donghae oppa seperti ini karena aku.” Ucap Jessica menunduk..

“Apa maksudmu” sutradara Jung menaikan alis….

“Kemarin aku menggangu istirahat Donghae oppa, sekarang… Donghae oppa jadi seperti ini” sesal sica..

“Ahh sudahlah ini bukan salahmu sica, aku memang kurang berkonsentrasi jadi aktingku buruk” bela Donghae….

“Tapi…”

“Huhhh dasar kau, ya sudah Donghae sebaiknya kau kembali ke hotel..dan kau sica jangan ganggu Donghae untuk sementara waktu..arraso” ucap sutradara Jung memperingati anaknya.

“Ne appa, mianhae,”

“Baiklah kalau begitu, sica ayo kita kembali ke hotel” potong Donghae…

“Kalian satu hote?” sutradara Jung menatap mereka berdua heran….

“Aku yang mengikuti Donghae oppa, jadi appa jangan salahkan Donghae oppa” jawab sica kembali menunduk lemas….

“Ahh dasar kau, ya sudah hati-hati di jalan ya…dan Donghae, jaga kesehatanmu…jangan sampai kau sakit.. arraso..”jelas sutradara Jung…

“Ne arraso, sutradara…

Akhirnya Donghae dan Jessica pun kembali ke hotel….

Sementara ditempat lain, Siwon dan Yoona sedang menikmati suasana yang begitu damai, mereka sama-sama terlarut dalam pikiran masing-masing. Yoona masih tidak percaya Siwon akan mengatakan hal seperti itu..

“Kau baik-baik saja” Ucap Siwon membangunkan Yoona dari lamunan.

“Ne, aku baik-baik saja” jawabnya yang sedikit gugup.

“Indah bukan??” Siwon menggantung kata-katanya.

“Apa?” ucap Yoona heran.

“Pemandangannya” lanjut Siwon sambil mengembangkan senyumannya.

“Aku suka tempat ini, ini tempat favoritku di Pulau Maldives” Ucap Siwon masih mengembangkan senyum.

“Kau pernah kemari sebelumnya?” tanya Yoona berusaha menutupi rasa gugupnya.

“Emmm, aku tidak tahu ini kedatanganku yang ke berapa, yang pasti aku sering kemari” jawab Siwon masih tak menghilangkan senyumannya.

“Sesering itukah, memangnya apa yang kau lakukan disini?” tanya Yoona heran.

“Mencari ketenangan dan kedamaian, dulu saat aku kemari aku selalu berharap aku di temani oleh seseorang, menikmati suasana seperti ini, menikmati sunset yang begitu indah. Sungguh itu cita-cita terbesarku” jawab Siwon santai.

“Eummm benarkah, lalu siapa orang pertama yang menemani mu kesini” tanya Yoona sambil menatap Siwon penuh tanya.

“Kau ingin tahu siapa dia” ucap Siwon lalu memalingkan pandangan nya kesamping dan melihat Yoona, mata mereka bertemu.

 

Yoona POV

“Eummm benarkah, lalu siapa orang pertama yang menemani mu kesini” ucap ku lalu memandangnya.

“Kau ingin tahu siapa dia” jawab Siwon lalu memalingkan wajahnya padaku.

Apa yang terjadi dengan ku? Jantung ku kembali berdetak sangat cepat, Siwon mamandangku dan dia tersenyum manis padaku. Oh Tuhan, kalau seandainya jantung ini buatan manusia, mungkin aku sudah mati karena loncat dari tempatnya. Semoga Siwon tak mendengar detak jantungku yang berdetak sangat cepat.

“Kau yang pertama menemani ku”

Reflex aku membulatkan mataku mendengar apa yang Siwon katakan, apa aku tidak salah dengar. Gumamku dalam hati sambil memandangnya penuh tanya.

“Melamun lagi?” ucap Siwon menatap ku heran.

“Euh,,aku,,aku,,Ahh kau jangan bercanda” pekik ku berusaha menyembunyikan kegugupanku.

“Hai Nona Im, coba lihatlah pipimu itu sudah seperti kepiting rebus yang siap makan”

“Mwoo…dari tadi pipi ku seperti ini” ucapku gugup..

“Hahaha….kau pikir aku buta apa” ketusnya sambil tertawa geli..

“Yah..Choi Siwon, kau mentertawakanku?” teriak ku pura-pura marah padanya.

“Kau tak bisa membohongiku” ucapnya yang semakin membuat aku gugup.

“Ahh sudahlah, aku tidak mau berdebat dengan mu” pekik ku lalu pergi meninggalkannya.

“Hai…Nona Im jangan jauh-jauh nanti kau tersesat”  ucapnya sedikit berteriak.

Ahh Yoona pabo…seharusnya kau jauh-jauh darinya. Umpatku sambil terus berjalan menjauhinya.

Setelah berjalan cukup jauh, aku memutuskan untuk berhenti sejenak dan duduk di sebuah bangku. Aku masih memikirkan apa yang Siwon katakan padaku, sungguh membuatku gila.

“Choi Siwon kau selalu berhasil membuatku marah, kau juga selalu berhasil membuatku gugup dan kau…..” kata-kata ku terhenti, lalu ku tempelkan tanganku di dada. Jantungku masih berdetak sangat cepat. Ku hela nafasku dengan berat, “Yoona dia hanya bercanda, dia membohongimu jangan percaya padanya” ucapku pada diriku sendiri. Choi Siwon siapa kau sebenarnya???

End of Yoona POV

 

Author POV

Yoona masih merasakan detak jantungnya yang sangat cepat. Dan masih memikirkan sikap Siwon yang selalu berubah tiba-tiba.

“Disini kau rupanya, aku mencarimu kemana-mana” ucap seorang namja yang berdiri di hadapan  Yoona.

“Siwon” ucap Yoona kaget.

“Wae?? Kau kaget, memangnya aku seperti hantu apa”  ucap Siwon penuh tanya.

“Ya kau memang seperti hantu, hantu yang selalu menakut-nakutiku dengan perubahan sikap mu” umpat Yoona dalam hati sambil menatap Siwon dengan seksama.

Siwon juga tak mau kalah menatap Yoona dengan seksama.

“Sepertinya kau mulai jatuh cinta padaku, akhir-akhir ini kau selalu memandangku dengan tatapan seperti itu” ucap Siwon pede sambil menyilangkan kedua tangannya didada.

Yoona pun mengerutkan kening mendengar ucapan Siwon.

“Mwo, aku jatuh cinta padamu? Euhmm omong kosong” ucapnya lalu memalingkan wajahnya.

“Semakin kau menyangkal, itu semakin terlihat Nona Im” goda Siwon yang sukses membuat Yoona tertegun.

“Ya sudah ayo kita pulang, hari sudah sore”….ucap Siwon menyadarkan Yoona dari lamunan…

“Ahhh Ne, baiklah,,” ujar Yoona yang mulai gugup lalu bangkit dari duduknya, Yoona mengikuti Siwon dari belakang sambil menatap punggungnya, banyak sekali pertanyaan di dalam benaknya. Tapi Yoona tidak menemukan jawaban sama sekali…

Siwon melajukan mobil berwarna hitamnya dengan kecepatan sedang, menikmati semilir angin yang masuk kedalam mobil, karena kaca jendela tidak tertutup. Seperti biasa, sepanjang perjalanan mereka tidak mengeluarkan sepatah katamu, mereka sibuk dengan pikiran masing-masing…

“Kita sudah sampai, ayo turun” ucap Siwon sambil melepas sabuk pengaman,,,

Yoona hanya menuruti apa kata Siwon, dan tidak menjawab..

Mereka berjalan beriringan memasuki hotel,ketika sampai di loby hotel….

Yoona melihat dua orang yang tidak asing baginya. Tiba-tiba langkah Yoona terhenti seketika,,,,

 

Yoona POV

“Kita sudah sampai, ayo turun” ucap Siwon padaku…

Aku turuti saja apa katanya, dan tidak menjawabnya. Kami berjalan beriringan memasuki hotel, ketika sampai di loby hotel aku melihat dua orang yang tidak asing bagi ku, seketika langkah ku terhenti…

DEG…….

“Donghae oppa, Jessica eoni” gumamku dalam hati….

“Apa aku tidak salah lihat?? Mereka berdua berjalan ke arah ku, mereka berdua bergandengan tangan, mereka berdua saling melempar senyum…

Siwon  yang menyadari bahwa aku tidak berjalan di sampingnya lagi menoleh padaku…

“Hai, kenapa diam, ayo “ ucapnya padaku…

“A..a..aku..”

“Ada apa” lanjut Siwon, menatapku heran…

Sepertinya Donghae oppa dan Jessica eoni menyadari keberadaanku…ini pertama kalinya setelah satu tahun tak bertemu, mataku bertemu dengan Donghae oppa, laki-laki yang paling aku benci…lidahku kelu, aku tak bisa mengeluarkan sepatah katapun, tubuh ku juga lemas, sepertinya aku tidak bisa menopang tubuhku sendiri…Siwon yang menyadari perubahan sikapku, langsung menghampiri ku…

“Apa kau sakit?? Ayo aku akan menuntunmu”

Siwon merangkul pundaku, dan memapah ku untuk berjalan, kami berdua melawati Donghae  oppa dan Jessica eoni yang masing berdiri mematung…

End of Yoona POV

 

Siwon POV

Aku dan Yoona berjalan beriringan memasuki hotel, “rencana pertama sukses, kau hebat Choi Siwon”  gumamku dalam hati sambil tersenyum penuh arti. Namun saat berjalan di loby hotel, aku menyadari Yoona tak berjalan disampingku. Dan benar saja dia malah berdiri di belakangku, dengan tatapan yang sulit diartikan.

“Hai, kenapa diam, ayo “ ucapku sedikit berteriak.

“A..a..aku..”

“Ada apa” lanjut ku menatapnya heran..

Yoona menatap lurus kedepan, sepertinya dia sedang melihat seseorang. Lalu tolehkan pandanganku kedepan dan benar saja seorang namja dan yeoja tengah berdiri di hadapan ku dengan jarak yang sedikit jauh. Aku memicingkan mataku supaya lebih jelas melihat kedua orang itu,,,dan

“Lee Donghae” gumamku dalam hati. Raut wajahku berubah menjadi tak suka, kenapa dia ada disini. Batin ku sambil terus menatapnya. Setelah beberapa saat terjadi keheningan, aku berusaha memecahkan suasana dan berbalik menghampiri Yoona.

“Apa kau sakit?? Ayo aku akan menuntunmu” ucap ku padanya.

Lalu ku rangkul pundaknya dan membantu memapahnya berjalan. Saat berjalan, kami melewati mereka berdua yang masih berdiri. Aku tahu sekarang Dongahe sedang menatapku dengan tatapan tak suka, “Kenapa kau disini Lee Donghae” gumamku dalam hati sambil berjalan melawatinya.

End of Siwon POV

 

Donghae POV

Apa aku tidak salah lihat?? Benarkah itu Yoona? Gumamku dalam hati, melihat wanita yang berdiri mematung di hadapanku. Sepertinya dia tahu ini aku, dengan sigap ku lepaskan tangan Jessica yang menggandeng tanganku..

Tapi, siapa laki-laki di sebelahnya?? Apa dia….?

Laki-laki itu menghampiri Yoona, sepertinya dia menanyakan sesuatu pada Yoona. Tapi aku tak dapat mendengar pembicaraan mereka…

Tiba-tiba laki-laki itu merangkul pundak Yoona, dan memapah Yoona untuk berjalan…

Apa dia Choi Siwon?? Gumamku dalam hati…

Siwon merangkul pundak Yoona, memapahnya berjalan melawati aku dan Jessica. Kenapa ini, kenapa hatiku begitu sakit melihatnya,..

“Oppa, bukan kah yang barusan melawati kita Yoona??” Tanya sica padaku..

“Iya…” jawabku lemas…

“Oppa , apa kita jadi makan” Tanya sica kembali…

“Tentu saja,,,” jawabku sambil meninggalkan Jessica yang masing berdiri….

End of Donghae POV

 

Jessica POV

Tiba-tiba Donghae oppa menghentikan langkah kakinya, dan melepaskan tanganku yang menggandengnya, aku pun menoleh ke depan dan “Omoo bukankah itu Yoona” gumamku dalam hati. Tapi, siapa namja yang ada disebelahnya, apa dia Choi Siwon? Untuk beberapa saat keheningan terjadi, sampai Yoona dan Siwon melewati kami berdua.

Aku menyadari bahwa Donghae oppa tak bergeming sama sekali, dan aku pun berusaha memberanikan diri untuk bertanya.

“Oppa, bukan kah yang barusan melawati kita Yoona??” Tanyaku menyadarkan Donghae oppa dari lamunan..

“Iya…”  terdengar jawaban dari Donghae oppa yang lemas,,

“Oppa , apa kita jadi makan” Tanyaku kembali…

“Tentu saja,,,” terdengar kembali jawabannya yang lemas, tapi kali ini dia pergi meninggalkan ku, ada apa dengan Donghae oppa?? Batin ku..

Saat kami berdua sedang makan, hanya suara sendok dan garpu yang beradu mewarnai makan malam kami. Aku menyadari, Donghae oppa dari tadi hanya melamun, mengaduk-ngaduk makannanya, apa jangan-jangan Donghae oppa seperti ini karena tadi bertemu dengan Yoona? Tapi segera kubuang jauh-jauh pikiranku.

“Oppa, kau tidak makan” ucapku mencairkan suasana…

“Aku tidak lapar” jawab Donghae oppa dengan senyuman yang sepertinya di paksakan…

“Sica, sepertinya aku harus kembali ke kamar, aku harus istirahat. Besok ada syuting…” lanjut Donghae oppa, lalu beranjak pergi meninggalkan ku sendirian. Aku hanya bisa meratapi kepergiannya…

Setelah kepergian Donghae oppa, ku putuskan kembali menuju kamarku, aku menuju kamar mandi lalu membasuh wajah ku. Mencoba menghilangkan sedikit kecemasan yang melanda hatiku…Ku tatap banyangan ku di cermin, benarkah Donghae oppa masih mencintai Yoona?? Ahh tidak aku tidak boleh berprasangka seperti itu pada Donghae oppa, Donghae oppa hanya mencintaiku seorang…yahh kau benar Jessica, Donghae oppa hanya mencintai mu seorang,,,kau harus percaya pada Donghae oppa…tegas ku sambil mengepalkan kedua tangan…

End of Jessica POV

 

Author POV

Siwon memapah Yoona untuk berjalan, dan mengantarkannya ke kamar. Lalu membaringkan Yoona di ranjang..

“Apa kau sakit, kau tidak enak badan?” Tanya Siwon sambil memandangi wajah Yoona…

“A..a..aku..” tiba-tiba air mata Yoona tak terbendung, Yoona tak bisa menahan tangis, pertahanan Yoona runtuh sudah. Yoona menangis di hadapan Siwon, air mata yang sedari tadi Yoona tahan,tak dapat di eleknya lagi…Hikss…Hiks..Hiks…

Siwon yang tahu Yoona menangis, mambawanya kedalam dekapannya. Menyandarkan kepala Yoona di dada bidangnya, dan mengelus rambut Yoona..

“Menangislah, kalau itu bisa membuat mu tenang” Ucap Siwon berusaha menenangkan Yoona..

“Ke..kenapa a..aku harus bertemu dengannya..” ucap Yoona di sela-sela tangisannya…

“Sudahlah jangan pikirkan dia,” ucap Siwon sedikit tegas…

“Malam ini aku akan menemanimu, istirahatlah.” Siwon melanjutkan ucapannya….

Setelah Siwon berhasil menenangkan Yoona, Siwon bersandar di kepala ranjang, sambil mengelus-ngelus rambut Yoona dan memandanginya lekat. Sementara, Yoona sudah terlelap dalam tidurnya..

“Kenapa kau kembali?? Harusnya kau sudah menghilang di hadapan Yoona?” gumam Siwon dalam hati, sambil memandangi wajah Yoona lekat.

“Aku tidak akan membiarkan mu seperti ini, sudah banyak air mata yang kau kelurkan karena laki-laki itu. Aku akan melindungimu Im Yoona, ucap Siwon sambil terus memandangi Yoona..

Malam semakin larut, Siwon pun berbaring disamping Yoona sambil terus memperhatikan setiap lekuk wajah Yoona, perlahan-lahan Siwon mendekati wajah Yoona, merasakan hembusan nafas yang keluar dari hidung Yoona, Siwon mencium kening Yoona lembut, lalu tersenyum manis dan berkata…

“Aku akan membahagiakanmu”….

Akhirnya Siwon pun terlelap, berbaring di samping Yoona sambil memeluknya.

 

 

To Be Countinued

Alhamdulilah hirobilalamin akhirnya chapter 2 nya kelar juga. Gimana readers pendapatnya?

Bagaimana Chaper 2 nya? Makin geje ya ceritanya? Hehe, Nah seperti biasa komentarnya di tunggu.

Kamsahamnida J

 

Tinggalkan komentar

286 Komentar

  1. Ff ini dari wal emang udah narik perhatianku daebak

    Next

    Balas
  2. Nur khayati

     /  Mei 18, 2015

    C0mplicated bgt. Cinta segi 4 mgkn,, Siw0n r0mantis bgt,-_-

    Balas
  3. deerYA

     /  Juni 2, 2015

    ya tuhan.. demi apa siwon kaya bngt 😀
    oh ksian juga donghae ninggalin yoona gra” karirnya.. u.u
    kyanya siwon oppa udh mulai ada rasa deh..keke

    Balas
  4. siwon oppa kaya bnget.. punya pulau sendiri… next baca kelanjutan nya

    Balas
  5. Yaya

     /  Juni 10, 2015

    ohhh jdi haeppa ninggalin yoong unni karna di suruh appanya, gimana ya jadinya kalo yoong unni tau alasan haeppa ninggalin dia??? semoga aja yoong unni tetep sama wonppa…

    Balas
  6. Ternyata wonpa menyukai yoona ya.pura2 ga peduli ternyata buat nutupi perasaannya. Jujur aja lagi oppa

    Balas
  7. yah cinta segi4,, semoga selanjutnya yoonwon bahagia.. lanjut capter selanjutnya..

    Balas
  8. selvy

     /  Juli 14, 2015

    seruuuu, ttp kurang romantis heu
    next

    Balas
  9. dhea im

     /  Juli 24, 2015

    yoona shock bgt ya melihat donghae, apa yoona masih punya rasa ama donghae ya?? andwae!! andwae!!! yoona ama siwon aja, siwon oppa kyaknya diem” suka ama yoona, ayo oppa cepetan nyatain perasaanmu ama yoongie

    Balas
  10. Desiputu16

     /  Agustus 22, 2015

    Wow wow setuju banget sma psangan yoonwon jngan smpai karena donghae yoonwon berpisah

    Balas
  11. uihhh wonie romantis ya??aigo sepertinya makin rumit nih..

    Balas
  12. ria

     /  Oktober 5, 2015

    Kyke siwon emg cinta sm yoona,
    Tp dg cara’a sendiri

    Balas
  13. Park ra chan

     /  Desember 30, 2015

    Next thor..daebak

    Balas
  14. shartika91

     /  Februari 10, 2016

    Wow wonpa kaya banget sampai” punya pulau sndiri. Enak.banget yg jd istrinya nti

    Balas
  15. wih siwon oppa kaya banget yah

    Balas
  16. YB

     /  Agustus 2, 2016

    Yoona oen bakalan ketemu lagu sma hae oppa😓

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: