FF YoonWon “The Humorous Love” part 1

 

GEE: 2nd Fanfic in today^^… check this out!!!

***

FF YoonWon “The Humorous Love” part 1

Title      : The Humorous Love

Author : Umi Khasanah Elf

Main cast : *Choi Siwon “Super Junior”

*Im Yoon Ah “SNSD”

*Chan Sung “2PM”

*SunHwa “Secret”

*Cho Kyuhyun “Super Junior”

*Kwon Yuri “SNSD”

Genre : happy,sad,romance,comedy

 

Auhtor said: Assalammualaikum…. Chinguuu oh chinnguuu..annyeong haseyoo…

Annyeong semua umi khasanah imnida, sebelumnya salam kenal ya. Aku author baru disini. FF ini dibikin secara nggak sengaja dan jujur ini terinspirasi dari salah satu episode film full house,hehe~.

 FF ini menceritakan seorang Choi siwon yang merupakan aktor terkenal dan seorang Im Yoon Ah yang berambisi untuk menjadi seorang penulis terkenal. Cerita cinta mereka sangatlah unik, bisa dibilang lucu, kalo jauh kangen,tapi kalo deket mau’a berantem terus, haha~. Dari pada penasaran mending kita baca aja ff’a. Let’s Go!!!!

 

HAPPY READING………….

Author POV

Seorang aktor terkenal yang namanya sudah mulai dikenal dimana-mana,bahkan sampai keluar negeri, dialah Choi Siwon. Selain merupakan aktor,ternyata dia juga anak dari pemilik perusahaan Hyundai,sebuah perusahaan besar yang ada diKorea. Kehidupan aslinya sangat lah tertutup, termasuk dalam masalah percintaan. Walaupun banyak yang bilang kalau dia itu seorang playboy,karena sering digosipkan oleh beberapa aktris diKorea,tapi kenyataannya tidak, justru ia sangat pemilih dalam urusan percintaan, hingga ia bertemu dengan seorang gadis dari kalangan biasa. Mereka sebenarnya sudah lama saling mengenal dan perkenalan mereka pun juga tidak disengaja, hanya saja karena perbedaan profesi diantara mereka yang membuat mereka hanya bisa berteman saja. Im Yoon Ah, dia lah gadis itu, dia seorang penulis ,dia juga sering meminta bantuan siwon untuk bisa mempertemukannya dengan para produser film supaya mau menerima ceritanya itu. Cita-cita yoona sebagai penulis sangatlah tinggi, ia sudah hobi menulis cerita sejak ia masih berumur 8 tahun. Selain itu, yoona juga sering membantu siwon dalam memahami naskah, bahkan pernah saat siwon sedang bercerita tentang cerita film yang akan dibintanginya, yoona bisa menebak kelanjutan ceritanya dan ternyata apa yang ditebak yoona benar. Itu lah yang membuat siwon mau membantu yoona.

Author POV end

Siwon POV

Hari ini aku bangun lebih siang karena hari ini aku sedang tidak ada jadwal. Aku memang sudah biasa, jika tidak ada jadwal atau job pasti aku akan bangun siang. “hoaaaam,huh sudah pagi,” ucapku sambil meregangkan otot-ototku, lalu aku menengok kearah jam “masih pukul 9 pagi.”ucapku lagi. Aku putuskan untuk bangun, lalu pergi menuju kamar mandi untuk mencuci muka. Setelah mencuci muka aku lantas kedapur, aku mengambil sebotol air mineral “haaaah, benar-benar membosankan jika tidak ada jadwal seperti ini,” ucapku lagi, lalu meneguk air mineralku. Kulangkahkan kakiku menuju halaman depan rumahku, aku menikmati hembusan angin pantai yang segar. Dirumah ini aku hanya tinggal sendirian. KRIIIIING KRIIIIIIING KRIIIIIIING telfon rumahku berbunyi, “siapa pagi-pagi seperti ini sudah menelfonku? Mengganggu saja” kesalku, lalu mengangkatnya “ne,yeoboseyo?” tanyaku “siwon ini aku manager kang,hari ini akan ada jadwal mendadak untukmu” ucap manager kang yang berhasil membuatku tersentak “mwo? Apa kau bilang jadwal mendadak? Bukankah kau bilang hari ini aku tidak ada jadwal?” tanyaku “iya,tapi barusan direktur Jung mengatakan padaku kalau hari ini kau harus membintangi salah satu iklan” jawab manager kang “andweee,aku tidak mau, lagi pula hari ini aku sedang malas untuk syuting,” tolakku “jangan seperti itu siwon-ssi,kau tahu kan direktur Jung sudah sangat baik kepada kita,buktinya dia mau mencarikanmu job,” balas manager kang “haaaah lagi-lagi kau berkata seperti itu, ya sudah kalau begitu, jam berapa syutingnya dimulai?” tanyaku “syuting dimulai pukul 11 nanti dan kau harus sudah sampai 30 menit sebelum syuting mulai,arraseo?” perintah manager kang “arra” jawabku lalu meletakkan gagang telefonku. Dengan malas aku berjalan menuju kamar mandi untuk mandi, lalu bersiap menuju lokasi syuting “fighting siwon!” ucapku berusaha semangat walaupun sesungguhnya aku malas. Aku pun selesai mandi dan segera bersiap berangkat menuju lokasi syuting, aku memilih untuk sarapan dilokasi syuting, Karena bibi kim pelayanku baru akan datang, setelah aku berangkat.

Siwon POV end

Yoona POV

Hari ini  aku akan mengajukan naskah ceritaku kepada Produser Cho. sebenarnya aku takut, tapi jika takut bagaiman aku bisa mewujudkan impianku sebagai penulis terkenal. Kini aku sudah sampai didepan sebuah gedung yang dimana nantinya nasibku akan ditentukan disini, “semangat yoona, kau harus yakin kalau kau pasti bisa,huft~” ucapku berusaha untuk menghilangkan rasa gugupku. kulangkah kakiku masuk kedalam gedung itu, hingga akhirnya aku sampai didepan sebuah ruangan yang tidak lain, tidak bukan adalah ruangan Produser Cho. Rasa gugupku semakin bertambah saat sudah berada didepan ruangannya ‘aigooo kenapa rasa gugupku ini makin bertambah? Ottokhhe?’ batinku “maaf nona, ada yang bisa saya bantu?” Tanya seorang yeoja yang nampaknya dia itu sekretaris produser cho “ah ye, aku ingin bertemu dengan produser cho” jawabku “ehm baik, tunggu sebentar ya,” balasnya dan aku hanya mengangguk “siapa namamu?” tanyanya “Im Yoon Ah, namaku Im Yoon Ah” jawabku “ah ye” angguknya, “kau sudah ditunggu oleh produser didalam silahkan masuk” ucapnya sambil tersenyum dan aku hanya mengangguk. ku buka pintu ruangan produser cho “annyeong haseyo produser…” sapaku pada produser Cho “ah yoona,silahkan masuk, aku sudah menunggumu sedari tadi, ayo silahkan duduk” perintah produser Cho “ah ye, mian kalau aku sedikit terlambat datang, aku tadi sangat gugup” ucapku sambil menundukkan kepalaku “ne, tidak apa-apa, ya sudah kalau begitu bolehkah aku langsung membaca naskahmu?” Tanya produser cho “ah ye,ini” jawabku sambil memberikan setumpuk kertas yang sudah disusun rapi. Aku masih menunggu komentar dari produser cho ‘omo! Kenapa dia lama sekali membacanya? Atau jangan-jangan ceritanya tidak bagus? Aaaah ottokhhe?’ aku masih berpikir, hingga produser cho berkomentar “naskahmu bagus,ceritanya bagus, aku suka naskah ini” komentar produse cho “nde?” tanyaku yang masih kaget dengan komentar produser cho barusan “iya kau menyukainya, aku terima naskah ini dan untuk masalah apakah naskah ini akan difilmkan atau tida, aku akan diskusikan terlebih dahulu dengan para sutradara” jelas produser cho, aku masih benar-benar belum percaya , poduser cho menerima nasakahkui, tak terasa cairan bening mulai keluar dari mataku akibat terharu atas semua ini “me,neomu khamsahanida produser,  terima kasih kau sudah mau menerima naskahku ini, aku tidak tahu harus berkata apa lagi, hiks hiks hiks sekali lahi aku ucapkan neomu khamsahamnida produser,” ucapku sambil menangis “ye, besok aku akan menghubungimu apakah naskahmu ini akan difilm kan atau tidak,arraseo?” Tanya produser cho “ne,arraseo, kalau begitu aku permisi produser,” pamitku dan produser cho mengangguk sambil tersenyum. Rasanya benar-benar menyenangkan, aku tidak menyangka kalau naskahku akan diterima. Aku ingin bergegas pulang dan menceritakan semuanya pada chansung dan sunhwa.

Yoona POV end

Author POV

Kini yoona tinggal menunggu jawaban dari produser cho, apakah naskahnya itu akan difillmkan atau tidak. Sementara iitu siwon yang baru saja sampai dilokasi syuting, langsung berjalan menuju ruangan make up “aahh siwon-ssi akhirnya kau datang juga, cepat sana masuk, manager kang sudah menunggumu,” ucap salah satu kru dan siwon hanya mengangguk lalu masuk. “annyeong semua, mianhae kalau aku datang terlambat” sapa siwon pada semua yang ada didalam ruangan make up “gwencana, oh iya siwon ini ada sedikit naskah yang harus kau hafalkan untuk iklanmu nanti” jelas manager kang “ne,aku tau” jawab siwon malas sambil mengambil naskah dari tangan manager kang “oh iya satu lagi, perkenalkan ini Kwon Yuri, dia akan menjadi pasanganmu diiklan ini,” jelas manager kang lagi “annyeong, kwon Yuri Imnida, senang bertemu denganmu” sapa yuri sambil mengulurkan tangannya “ne,aku juga, senang bertemu denganmu” jawab siwon sambil menjabat tangan yuri. “nah bagus kalau kalian cepat akrab seperti ini, ya sudah cepat siap-siap karena syuting sebentar lagi akan dimulai,” perintah manager kang, sedangkan siwon dan yuri hanya mengangguk. syuting hari ini berjalan lancar, semua bisa terselesaikan sesuai dengan jadwal, siwon yang baru saja selesai syuting langsung berjalan menuju ruangan make up “huh lelah sekali,” ucap siwon sambil membuka kancing atas bajunya “kau benar, tapi untung saja syuting hari ini berjalann lancar dan tidak ada pengulangan” tambah yuri yang baru saja datang “ah kau, ehhm kau benar” balas siwon. Siwon dan yuri mulai akrab Karena syuting hari ini, walaupun sebelumnya siwon dan yuri belum pernah bertemu.

@Yoona House

Yoona baru saja sampai dirumahnya, ia terlihat sangat senang “aku pulang! Chansung ! sunhwa ! aku pulang !” teriak yoona, namun nama yang tadi dia sebutkan tidak ada “kemana chansung dan sunhwa, kenapa mereka tidak ada?” pikir yoona, dia pun terus mencari kedua temannya itu, tapi hasilnya nihil, mereka tidak ada “mungkinkah mereka sedang pergi, tapi kenapa mereka tidak memberi tahuku?” pikir yoona lagi. Akhirnya yoona pun memustuskan untuk menghubungi chansung, setelah beberapa saat ternyata tidak ada jawaban dari jalur lain “yak! Chansung kenapa kau tidak mengangkat telfonku? Kau itu sebenarnya pergi kemana sih?” kesal yoona karena sedari tadi menelfon tetap tidak ada jawaban “apa aku telfon sunhwa  saja, aah baiklah aku akan mencoba menghubunginya,” ucap yoona. Ia menekan layar ponselnya, lalu menunggu jawaban dar jalur lain, setelah menunggu hasilnya sama saja, tidak ada jawaban juga “haaaaah! Sebenarnya mereka itu kemana sih!” kesal yoona, ia memnutuskan untuk tidak menghubungi mereka lagi. Ia pun berjalan menuju dapur, lalu ia membuka kulkasnya dan mengambil air mineral serta beberapa cemilan. Namun, saat ini matanya sedang tertuju pada secarik kertas yang ada diatas meja makan “apa ini?” pikir yoona lalu membuka kertas itu “surat dari chansung dan sunhwa?” kaget yoona, ia pun membaca surat itu

To : sahabatku Im Yoon Ah

Sahabatku yoona, sebelumnya aku ingin meminta maaf jika selama ini aku sudah merepotkanmu, aku rasa sekarang sudah waktunya aku untuk pergi dan terima kasih atas kebaikanmu kepadaku dan sunhwa selama ini. Aku pergi bukan untuk melarikan diri, tapi ini dikarenakan  sunhwa sudah mengandung anakku dan aku tidak mau membuatmu makin susah karena aku dan sekali lagi aku ucapkan terima kasih yoona.

Tertanda : Chansung & Sunhwa

“haah apa-apaan ini? Kenapa dalam keadaan sunhwa hamil, dia malah membawanya pergi! Apa lagi ini?” heran yoona sambil mengambil sebuah foto janin bayi “mereka itu benar-benar sudah gila!” tambah yoona sambil memegangi foto itu.

Author POV end

Siwon POV

Aku sedang bersiap-siap untuk pulang, tapi sebelum pulang manager kang mengumpulkan para kru dan semua yang terlibat dalam pembuatan iklan tersebut “baiklah, hari ini aku benar-benar berterimakasih kepada kalian semua, karena kalian sudah mengerjakan tugas kalian pada hari ini dengan baik” jelas manager kang “ne” jawab para kru serempak “dan kau siwon,yuri, terimakasih juga karena kalian sudah melakukannya dengan baik, terutama kau siwon ,sebelumnya aku ingin minta jika hari ini aku mengganggu waktu istirahatmu” jelas manager kang “aniyo, tidak apa-apa manager kang,asalkan semua bisa berjalan dengan lancar, aku sudah merasa senang” jawabku sambil tersenyum, “benar yang dikatakan siwon hari ini mungkin akan jadi tidak menyenangkan apabila kita tidak melakukannya sungguh-sungguh” tambah yuri “aku setuju!” ucap salah satu kru “kami juga!” tambah kru lainnya serempak  “baiklah kalau begitu sekarang kita berbenah dan segera pulang” ucap manager kang. “kau mau pulang sekarang siwon-ssi?”Tanya yuri “ah ye, aku sudah sangat lelah,” jawabku sambil tersenyum “kau sendiri? Kau pulang dengan siapa?” kali ini aku yang bertanya “aku dijemput oleh supirku, sebentar lagi juga dia datang” jawabnya “oh begitu, yasudah kalau begitu  aku duluan ya, annyeong…” pamitku padanya “ne,hati-hati dijalan ya!” balasnya dan aku hanya tersenyum. Aku memasuki mobilku lalu menyalakannya, didalam perjalanan entah kenapa perutku terasa sangat lapar, jadi kuputuskan untuk mampir kesalah satu kedai makanan yang ada disini, aku memakirkan mobilku lalu masuk “annyeong tuan, selamat datang,”sapa seorang wanita paruh baya ramah “ne,annyeong” balasku “silahkan duduk, anda mau pesan apa?” tanyanya “aku pesan kimchi dan mie ramen saja ya, untuk minumannya aku pesan soda beserta es batunya ya” ucapku “baiklah, tunggu sebentar ya,” balas wanita itu. Saat sedang menunggu pesanan entah kenapa aku ingin sekali pergi ketoilet, aku sudah tidak tahan lalu aku bertanya pada salah satu pelayan yang ada disana “permisi aggashii, kalau boleh tau dimana letak toilet ya?” tanyaku “oh toilet,kau lewat dapur saja dan nanti kau akan menemukan toilet” jawab pelayan itu “ah ye,gomawo aggashii” ucapku lalu berjalan menuju toilet. Namun, saat sedang berjalan BRUUGG aku menabrak seseorang “haaah mianhae aggashii tadi aku tidak melihatmu, kau tidak apa….” Belum sempat melanjutkan bicara yeoja itu menoleh kearahku, betapa kagetnya aku, yeoja itu yoona “ne,gwencana,aku tidak apa..” belum melanjutkan perkataannya dia juga kaget melihatku “kau?” pekiknya “kau? Apa yang kau lakukan disini?” tanyaku “aku? Tentu saja aku mau makan! Kau sendiri sedang apa kau disini?” tanyanya balik “aku juga mau makan,wae?” jawabku kali ini santai “oh, sudahlah kau mengganggu waktu makanku saja!” ucapnya beranjak pergi “gih! Sana! Dasar yeoja menyebalkan!” balasku. “padahal jelas-jelas dia yang telah mengganggu perjalananku menuju toilet!” gumamku. Akhirnya aku pun sampai ditoilet, aku masuk kedalam salah satu toilet. Setelah beberapa saat aku keluar dari toilet “haaaah benar-benar lega rasanya,”ucapku. Aku keluar dari toilet dan berjalan menuju meja makanku tadi, tapi ‘tunggu,ada yang menempati mejaku?’ batinku, aku pun langsung menghampirinya “yak! Nona ini mejaku!” omelku padanya, lalu yeoja itu menoleh kepadaku “kau lagi?” tanyaku kaget, lagi-lagi dia yoona “heh kau tidak lihat apa semua meja disini sudah penuh dan hanya menja ini yang tersisa, jadi aku tempati saja, lagian kau juga yang salah,kenapa meninggalkan mejamu!” balasnya panjang lebar “aku kan tadi sedang ketoilet, harusnya kau bertanya terlebih dahulu apakah meja ini ada yang menempatinya atau tidak!” jawabku kesal “ya sudah kalau tidak suka, kau saja sana yang pindah!” usirnya, kenapa malah jadi dia yang mengusirku. Karena aku kesal akhirnya ku putuskan untuk mencari meja lain, tapi hasilnya nihil,semua sudah terisi penuh “permisi tuan,ini pesanan anda sudah siap,” ucap salah satu pelayan, tidak ada pilihan lain aku pun harus makan satu meja dengannya “ne, gomawo” ucapku pada pelayan itu “kau bilang  mau pindah?” Tanya yoona dengan nada meledek “kalau disini masih ada meja yang tersisa, lebih baik aku pindah daripada aku harus makan satu meja denganmu!” jawabku kesal “aku kan sudah bilang tadi,kau saja yang tidak percaya,” ketusnya. ‘aissh wanita ini benar-benar menyebalkan!’ kesalku dalam hati.

Siwon POV end

Yoona POV

Hari ini benar-benar menyebalkan, bagaimana tidak hari ini aku bertemu dengan namja menyebalkan siapa lagi kalau bukan siwon. Si aktor yang sok sibuk dan lebih menyebalkannya lagi kini aku harus makan satu meja dengannya ‘aisssh benar-benar membuat moodku hilang saja,’ gumamku “lagipula kenapa kau bisa ada disini?” tanyanya disela-sela makan “aku? Aku baru saja dari rumah ajjhumma, wae? Kau sendiri  sedang apa kau disini?” tanyaku balik “aku baru saja menyelesaikan sytuing iklanku,” jawabnya “jinjjayooo?” tanyaku kaget “kenapa kau kaget seperti itu,bukankah kau sudah biasa mendengarkanku syuting,” ketusnya “aniiii,bukan begitu,tapiiii…” belum melanjutkan perkataanku dia langsung memotongnya “kau mau Tanya siapa sutradaranya,” ucapnya, ‘ternyata dia sudah tau apa yang aku tanyakan,haha’ batinku “hehe, kau tau juga,” ucapku tersenyum “jangan tersenyum seperti itu,lagipula memangnya aku tidak tau apa,” ucapnya lagi “huh! Dasar namja menyebalkan memangnya tidak boleh apa jika aku bertanya tentang itu,” balasku kesal “aku bosan mendengar pertanyaan it uterus,” jawabnya santai “aiisssh jinjaaa!” ucapku kesal dan aku pun memutuskan untuk menyudahi makanku disini dan segera pergi dari tempat ini “aku bisa gila kalau terus-terusan disini” ucapku beranjak pergi “gih! Sana!” usirnya. Aku langsung pergi ketempat kasir untuk membayar, setelah selesai membayar aku langsung keluar dari tempat itu “huft~ akhirnya terbebas juga dari namja menyebalkan itu! Aissh lagian kenapa aku harus bertemu dengan dia disini,haaah” ucapku kesal lalu berjalan menuju halte bus. Sekarang sudah pukul 08.00 malam “ehmm apakah masih ada bus jam segini?” pikirku, aku memutuskan untuk bertanya pada salah satu warga yang kebetulan lewat “permisi aggahsiiii, boleh aku bertanya, kira-kira masih adakah bis yang akan lewat ?” tanyaku “waah anada terlambat nona, bis terakhir baru saja berangkat” jawabnya “mwo? Bis terakhir? Apakah disini masih ada halte bus lainnya?” tanyaku “ada,sekitar 5 km jika nona berjalan.” Jelasnya “andwwee, aku tidak mungkin berjalan sejauh itu” ucapku “mian nona saya harus pergi, permisi” ucap orang itu lalu pergi meninggalkanku. “haaaah sekarang aku harus bagaimana,aku tidak mungkin berjalan jauh sekali seperti itu” kesalku, dengan sisa tenaga akhirnya aku berjalan menuju halte yang dimaksud orang tadi “butuh tumpangan nona Im?” Tanya seseorang tiba-tiba dari dalam mobil. “kau?” kagetku “wae? Kenapa kau kaget? Aku kan hanya menawarkan tumpangan,lagipula bukankah kau mau berjalan menuju halte bus yang lain bukan?” jawab orang itu yang tak lain adalah siwon “mwo? Heeh aniii,aku tidak butuh tumpangan darimu,” ketusku sambil membuang muka “ya sudah kalau kau tidak mau,tapi yang jelas aku sudah cukup baik masih menawarkan tumpangan untukmu,” ucapnya lalu pergi begitu saja “YAKK! Dasa namja menyebalkan! Huuuh!” teriakku saat mobilnya sudah jauh. Akhirnya aku pun kembali melanjutkan perjalananku menuju halte bus,namun saat ditengah jalan tiba-tiba saja hujan turun “mwo? Hujan? Haaah andweee! Kenapa harus hujan? Haaaa!” kesalku lalu berlari untuk mencari tempat teduh. Tapi ditempat ini sama sekali tidak ada tempat teduh “haaah aku harus berteduh dimana?” panikku. Saat sedang bingung mencari tempat teduh, aku merasa aku sudah tidak kehujanan lagi dan aku merasakan ada seseorang yang memayungiku, lalu akupun menolah kearahnya “eh??” kaget yoona.

TBC

Auhtor said: Hayooloh siapa tuh yang mayungin yoona unnie? Haha~

 

Yang udah baca mohon RCL’a ya…………….gomawo semuaa…….

Tinggalkan komentar

110 Komentar

  1. merry-ssi

     /  April 2, 2013

    pasti siwon ssi yg mayungin yoona…
    Thor seru

    Balas
  2. agatharia

     /  Mei 29, 2013

    yahhhh knp lg seruseru nya mlh tbc..
    seru ceritanya..
    next part..

    Balas
  3. Jua Zi

     /  Juni 18, 2013

    seruuu, baca ff ini jadi keinget sedikit masa2 dulu pas nonton full house. hhe

    dilanjut author,,🙂

    Balas
  4. huahauahauhauah ,, lucu banget ceritanya , disini siwon sama yoona kerjanya berantem mulu , kocakk deh , lanjut thorrr ,

    Balas
  5. hye hee

     /  Juni 30, 2013

    bagus bagus…

    Balas
  6. aat yoonwon

     /  Juli 18, 2013

    Seru seru seru

    Balas
  7. kadek

     /  Juli 19, 2013

    ceritax yoonwon seperti tom and jerry gt,pnasaran ne ma klnjutannya

    Balas
  8. wulqndari

     /  Oktober 10, 2013

    wah sapa kira2 yg memayungi yoona…tapi bukankah siwon oppa sama yoona eonnie bertman ko kya tom and jerry sih..
    lnjut thor di tunggu chapter slanjutnya…

    Balas
  9. helda

     /  November 14, 2013

    ff’a seru thor..😀

    Balas
  10. tia risjat

     /  Desember 1, 2013

    produser cho kah? ha3
    secara siwon udah bentak2 yoona, jd ga mungkin namja itu kan….

    Balas
  11. azzryia noer hayyati

     /  Maret 25, 2014

    Hai aq rugi baru baca nih ff ternyata keren bgt ya!!
    Aq mw lanjut baca lg ah…hehehe

    Balas
  12. any07

     /  Maret 27, 2014

    karna tadi aku baca yg part2nya dulu jd tau deh yg payungin sapa..hihihihi. tp g papa deh lanjutin baca yg part 2.buat authornya makasih.

    Balas
  13. Rhiiyoonah

     /  April 22, 2014

    Ahahah..lucu jga..😉
    pertemanan yg aneh,,,seru jg,,kira2 spa yg mayungin yoona?
    Wonppa?
    Next..
    Oia,annyeong aq reader bru…ijin gbung ne,thor

    Balas
  14. kependekan ya critanya? hehe😀 kok nanggung sih TBCnya -_- pfft

    Balas
  15. Wiss keren bgt minn. Lanjut yaaa, penasaran😀

    Balas
  16. Gimana mereka bisa kenal yah??
    Awal yang menarik, lanjutkan

    Balas
  17. Dwi sivi fatmawati

     /  Januari 12, 2015

    ehm itu udh pasti siwon oppa yg mayungin (hehe kepedean)
    tpi emg siapa lagi, pasti krna kasian keujanan mkany di payungin

    Balas
  18. oxygen123

     /  Januari 17, 2015

    Bagian terakhir ceritanya ud seru tuh…

    Balas
  19. Maya yuliana

     /  Januari 22, 2015

    Pasti yang payungin siwon….

    Balas
  20. azzryia noer hayyati

     /  Agustus 1, 2015

    Semakin sering dibaca makin seruuuuu… Pasti wonppa kan yg mayungin yoona!!!!!

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: