[FF] The Affair Part: 2

Author said: Gomawo udh berpartisipasi dalam ff ini,, ga nyangka dengan respon kalian yang lumayan banyak melebihi yang aku inginkan..

Aku ga tau bakal posting setiap minggunya tapi mudah2an bisa, soalnya tugas kuliahku ga nentu dan lumayan ribet jadi mohon dimaklumi ajja :)

DON’T LIKE!! DON’T READ!! DON’T BASH!!!!!

Title                       : The Affair

Author                 : Echa/Choi Kyucha

Main cast             : Choi Siwon, Im Yoon Ah

Other Cast          : Lee Donghae, Jessica Jung, Kwon Yuri, Choi Minho, etc

Rating                   : PG 17+

Type                      : Sequel

Summary             :

The Affair menceritakan tentang perselingkuhan yang dilakukan seorang yeoja dan namja yang sama-sama telah memiliki pasangan. Perasaan yang tak bisa diikendalikan membuat mereka harus menjalani hubungan terlarang itu tanpa sepengetahuan siapa pun hingga waktu yang membuktikan semuanya.

Yoona POV

Hubunganku dengannya sudah berjalan hampir sebulan, dan kami masih bisa menutupi semua ini dari siapapun. Aku tahu ini kesalahan besar dan jika semua ini terbongkar, aku tak bisa membayangkannya.

Kulangkahkan kakiku menuju apartement yang sudah tak asing lagi untukku, kutekan bel yang terdapat disamping pintu dan menunggu sang pemilik membukanya.

“Deer!! Ayo masuk” ajaknya, dan kulangkahkan kakiku memasukinya. Sudah cukup akrab aku dengan tempat ini, mengingat hubungan kami yang terjalin belakangan ini, membuatku cukup sering berkunjung ketempat ini.

“Oppa!! Apa kau sudah menyiapkan bahan semuanya?” tanyaku padanya “Tentu, kajja..” ajaknya merangkul pundakku, aku tersenyum dan mengikuti langkahnya. Ya aku dengannya telah janji untuk memasak dan makan malam bersama, dan itu di apartementnya.

Kupersiapkan bahan-bahan yang ada, aku berniat akan membuat beef steak untuk menu utama dan expresso cake dengan potongan waffle  sebagai dissert. Ini adalah kesukaannya, aku heren dengannya, ia orang korea tapi selera makanannya lebih ke barat. Tapi aku memakluminya mengingat ia lama tinggal diluar.

Kuaduk saus yang sedang kubuat  untuk steak, sambil menggoreng steak kentang dan Siwon oppa yang sedang memotong buncis dan wortel, aku hanya tersenyum melihatnya, seorang eksekutif muda sedang berbaur dengan peralatan dapur. Tak dapat dipercaya.

“Oppa coba lihat cakenya kupikir sudah jadi” seruku pada Siwon oppa yang sedang memotong sayuran itu.

“Ini tuan putri dissert yang kau pinta” ujarnya menghampiriku, setelah sebelumnya mengeluarkan loyang cake dari ovennya “taruh disana oppa” ujarku

“Emm harum sekali..” ujarnya memelukku dari belakang, aku tersenyum “Kau coba oppa” ujarku menyendok saus yang kubuat, kutiup sebentar dan menyodorkan ke mulutnya.

“Eottae?” tanyaku cemas, takut tidak enak. Siwon oppa menunjukkan ekspresi wajahnya yang tak bisa kugambarkan, membuatku harap-harap cemas menunggu jawabannya “Emm…masitta!!!” serunya yang membuatku tersenyum puas “Sudah sana, lanjutkan memotong sayurannya” ujarku “Aisssshhh baiklah” ujarnya kembali memotong sayuran.

“Aaaaaa…” teriakkan Siwon oppa menghentikan kegiatanku “Oppa, wae?” tanyaku ketika ia sedang merintih dan menggenggam jemarinya “Kau kepotong, oppa kau harus hati-hati. Sini aku lihat” ujarku dan ia menunjukkan jarinya “Mana yang luka, tak ada darah. Kau mengerjaiku” kesalku yang telah mengkhawatirkannya “Bohong..” ujarnya senyum-senyum “Aiissshhh…” kesalku dan melempar tepung yang ada didepanku “Ahahhaaaa…” kekesalanku menghilang dan tertawa melihatnya yang putih oleh tepung.

“Aissshhh..” gerutunya dan melemparku dengan tepung, membuatku putih semua dan mengundang tawanya “Oppa!!!” seruku, tapi Siwon oppa hanya tertawa.

[]

“Yoona!!” teriak Yuri ketika aku sedang sibuk dengan pekerjaanku yang menumpuk

“Waeyo Yul?” tanyaku tanpa melihatnya dan masih sibuk dengan berkas-berkasku

“Kau tahu Minho” ujarnya dan aku menaikkan alisku bingung “Minho?” gumamku

“Ne Minho, Choi Minho” ujarnya lagi “Ahh ne pacar barumu kan?” ujarku

“Ne, kau tahu apa yang membuatku seperti ini” ujarnya dan aku hanya menggelengkan kepala tanda tidak mengerti

“Dia adalah sepupu Choi Siwon sajang-nim” ujarnya yang cukup membuatku terkejut “Jinja?” seruku

“Ne, aku saja sampai tak percaya, walaupun marga mereka sama, aku tak mengiri bahwa mereka sepupuan. Hahh dunia ini kecil sekali yah. Yang awalnya aku ingin mendekati Siwon sajang-nim ehh malah dapet sepupunya tapi tak apalah sepupunya juga tampan” ujar Yuri yang sudah mulai kambuh dan aku hanya tersenyum menanggapinya.

Yoona POV END

Author POV

Terlihat seorang yeoja memasuki gedung pencangkar langit itu, langkahnya anggun menunjukan kedudukannya. Ia menekan sebuah tombol lift menuju suatu tempat, ketika sampai di tempat yang ia tuju ia menuju seseorang yang duduk disebuah kursi yang sedang serius dengan tumpukan kertas dihadapannya itu.

Ketika langkahnya terhenti di depan meja kerja orang itu, membuat seseorang yang sedang bekerja langsung menoleh kearahnya. Yang cukup membuat orang itu terkejut.

“Sicca” kagetnya “Surprice!!” seru seseorang yang dipanggil Sicca menunjukan senyum cerahnya, berbeda dengan seseorang yang sedang tertegun melihat siapa yang datang.

“Ya! Oppa kenapa diam saja seperti itu, kau tak merindukanku” serunya

Seseorang yang tertegun yang tak lain adalah Siwon hanya menapakan wajah terkejutnya, pasalnya ia tak menyangka tunangannya Jesicca itu akan menyusulnya ke Seoul.

“Ahh apa kabarmu, kenapa bisa disini?” tanya Siwon berdiri dan menghampiri jesicca, ia hanya tersenyum dan berhambur kepelukan Siwon “Bogoshipoyo” ujarnya dan Siwon hanya diam, ia terlalu terkejut dan pikirannya tertuju pada satu orang yaitu Yoona, ya Yoona. Bagaimana kalau Yoona tahu kalau tunangannya ada disini, pasti ia akan sedih dan Siwon takut Yoona akan meninggalkannya.

“Aku baik oppa” ujar Jesicca setelah melepaskan pelukkannya yang sama sekali tak dibalas Siwon, Siwon hanya tersenyum tipis, ia masih terlalu bingung dengan semua ini.

“Ahh kalau begitu kita mengobrol sambil makan siang saja, ini sudah waktunya” ujar Siwon membawa Jesicca keluar dari ruangannya, ia ingin segera pergi dari tempat ini sebelum Yoona melihatnya, ia tak mau Yoona tahu itu.

Tapi siapa sangka ketika mereka berada di lobby mereka berpapasan dan dengan pasangan masing-masing membuat Yoona bertanya-tanya siapa yeoja itu, mengaitkan tangannya dilengan Siwon yang merupakan kekasihnya belakangan ini walau dalam status kekasih gelap.

“Donghae oppa” seru Jesicca ketika melihat Donghae “Omo!! Jesicca Jang” seru Donghae tak kalah kaget membuat orang yang ada disebelah mereka berdua menatap heran

“Apa kabarmu?” tanya Donghae “Ahh aku baik oppa, oppa sendiri” Jesicca bertanya balik “Seperti yang kau lihat” ujar Donghae

“Oh ia perkenalkan ini Yoona, yeojachinguku. Yoona ini Jessica teman sekolahku dulu sebelum ia pindah ke USA” ujar Donghae mengenalkan dan Yoona membungkukkan badan sedikit memberi salam begitu pun dengan Jessica.

“Dan ini Choi Siwon, tunanganku” ujar Jessica yang tentu saja membuat Yoona menatap terkejut pada Siwon, tapi Siwon hanya diam dan membuang muka, ia tak berani menatap Yoona yang mungkin sedang menatapnya.

“Wahh jinja, chukkae” ujar Donghae “Emm kalau begitu aku akan mengikuti jejakmu, atau perlu aku langsung menikahi Yoona saja” canda Donghae dan merangkul Yoona, tentu itu membuat pandangan Siwon langsung tertuju pada Donghae setelah mengucapkan itu, dari sorot matanya ada rasa tak rela ketika Donghae mengucapkan itu.

“Ahahhaa kau tak pernah berubah oppa, tak mau mengalah” ujar Jessica tersenyum pada Donghae begitu pun sebaliknya, tak menyadari bahwa pasangan mereka mulai tak nyaman dengan itu

“Ahh Sicca sebaiknya aku harus pergi dulu, sebelum waktu makan siang Yoona habis” ujar Donghae “ahh aku juga ingin makan siang” ujar jessica

“Ini makan siang berbeda Sicca, annyeong” ujar Donghae menggenggam tangan Yoona dan membawanya pergi dari tempat itu. Siwon hanya menatap kepergian mereka dalam diam, tatapannya tak dimengerti melihat Yoona dibawa orang lain, rasanya ingin sekali ia berlari kesana dan melepaskan genggaman orang itu dari Yoona-nya, ya Yoona adalah miliknya, ia tak bisa memungkiri itu.

“Hyung” seru seseorang dari belakang mereka, membuat Siwon dan Sicca mengalihkan perhatiannya dari Yoona dan Donghae yang semakin menjauh.

“Ahh Sicca noona, kau datang kesini” ujarnya “Ne Minho, aku kan ingin bertemu tunanganku. Lalu siapa disebelahmu itu” jawab Sicca

“Ahh ne. Ini Yuri, ia yeojachingu-ku” ujar Minho “Annyeong haseyo” ujar Yuri memberi salam “Annyeong, semoga kau betah dengan tingkah manja Minho” ujar Sicca “Ya noona!!” seru Minho yang membuat Jessica dan yuri tertawa, berbeda dengan Siwon yang hanya diam.

“Ahh kalau begitu kami duluan, kajja” ujar Siwon yang tadinya hanya diam “Annyeong” seru Jessica

“Minho-ya itu tunangan Siwon sajang-nim?” tanya Yuri menatap kepergian kedua orang itu “Ne, mereka bertunangan di USA walaupun sepertinya Siwon hyung masih belum bisa membuka hatinya untuk Sicca noona” jawab Minho

“Maksudmu?” tanya Yuri lagi “Mereka dijodohkan, dan Siwon hyung tak menolak atau menerima, ia hanya diam, kalau aku jadi dia jika tak suka aku tak akan menerima” ujar Minho

“Jinja? Apa Siwon sajang-nim pernah punya masa lalu sampai ia sulit jatuh cinta lagi atau yang lain” tanya Yuri “Mollaso, untuk urusan pribadinya ia tertutup, dan mungkin terkesan disembunyikan” ujar Minho “Rumit sekali, aku yakin kalau ia tak memiliki perasaan yang khusus pada Jessica-ssi itu akan menjadi masalah dikemudian hari” ujar Yuri “itulah yang kutakutkan, kau lihat saja tadi. Siwon hyung hanya diam tanpa ekspresi. Apalagi kalau sudah menikah” ujar Minho dan Yuri hanya menganggukan kepala tanda setuju.

“Sudahlah jangan bahas urusan orang lain, lebih baik kita makan. Aku sudah lapar noona” ujar Minho manja “Ahahaa benar kata Jessica-ssi, kau memang manja” ujar Yuri

[]

Terlihat Siwon sedang duduk dipinggir sungai Han ia sudah janjian dengan Yoona untuk bertemu disana. Pandangan Siwon jauh kedepan, melihat hamparan luas dengan genangan air yang tenang menyejukkan.

“Oppa!!” seru seseorang, ketika Siwon membalikan badannya bibirnya langsung menarik senyuman luas, bangkit dari duduknya dan menghampiri sang pujaan hati dan memeluknya dalam dekapan hangatnya.

“Bogoshipoyo” ujar Siwon yang membuat Yoona tersenyum dan melepaskan pelukan Siwon itu “Oppa, kita masih bertemu di kantor. Bagaimana mungkin kau merindukanku” ujar Yoona tertawa kecil.

“Ah aku ingin melihatmu setiap detik, jadi jangan salahkan aku kalau aku merindukanmu” ujar Siwon membuat Yoona tersenyum senang

“Tadi kau kemana dengan Donghae-ssi?” tanya Siwon ketika mereka telah duduk dipinggir sungai memandang senja matahari itu, Yoona menyandarkan kepalanya dibahu bidang Siwon

“Aku pergi makan siang” jawab Yoona “Tapi sepertinya sangat berarti sekali” ujar Siwon “Emm itu dengan keluarga Donghae”, yang cukup membuat Siwon terkejut menatap Yoona

“Waeyo? Apa yang dikatakan Donghae benar kalau kau akan bertunangan dengannya atau lebih” ujar Siwon, raut wajahnya terukir jelas sebuah kekhawatiran membuat Yoona tersenyum melihatnya

“Tenang saja oppa, itu hanya makan siang biasa, tak ada yang special” ujar Yoona menenangkan Siwon “Aku hanya takut, aku takut kau akan dimiliki orang lain” ujar Siwon memandang jauh kedepan

“Lalu oppa sendiri apa? Tunanganmu datang menemuimu oppa” ujar Yoona memautkan bibirnya dan tentu itu membuat Siwon tersenyum senang, pasalnya ia melihat Yoona yang sedang cemburu dan itu sangat disukainya, dikecupnya bibir Yoona itu membuatnya diam terkejut “Hatiku milikmu Deer” ujar Siwon tersenyum membuat senyum terpatri juga diwajah cantik Yoona.

Yoona memeluk Siwon erat, ia takut semua akan berakhir. Ia menyadari Siwon telah hampir menempati seluruh ruang dihatinya ini, berbeda dengan Donghae walaupun Donghae telah lama mendampinginya melebihi Siwon, ia sadar rasa yang ada untuk Donghae hanyalah rasa sayang untuk seorang oppa tak lebih, tak seperti dengan Siwon yang membuatnya sungguh bisa melakukan hal gila, seperti saat ini berselingkuh dari pasangan masing-masing dan ia sadar ia mencintai Siwon seorang. Siwon membalas pelukan Yoona, mencium bahu Yoona sayang, ia merasa lebih berarti ketika Yoona berada disampingnya. Ia tahu ini salah dan sewaktu-waktu ini akan menghancurkan segalanya, tapi ia tak perduli, asal Yoona tetap berada disisinya dan menemaninya melewati apapun itu.

[]

Terlihat Siwon sedang sibuk dengan pekerjaannya di kantor yang menyita hampir seluruh waktunya itu. terdengar ketekukkan pintu membuat sang penghuni ruangan harus mengalihkan perhatiannya itu.

“Masuk” seru Siwon dan masuklah sekertarisnya itu.

“Permisi sajang-nim, investor kita meminta kita meeting di Macau dikarenakan ia sedang berada disana dan tak bisa kembali ke Seoul” ujar Chae Rim

“Begitukah, baiklah siapkan semuanya kita akan berangkat besok dan jangan lupa untuk memberitahu Minho, ia harus ikut meeting ini” ujar Siwon dan diangguki tanda mengerti oleh sekertarisnya itu.

Siwon kembali lagi pada pekerjaannya itu, hingga pintu terbuka lebar menunjukan siapa yang datang.

“Ya hyung!! Kenapa aku harus ikut meeting itu” seru Minho ketika memasuki ruangan itu tanpa permisi, Siwon hanya geleng kepala melihatnya. Ia berpikir jika ia sedang bersama Yoona dan dengan perilaku Minho seperti ini pasti akan membuatnya kacau.

“Minho-ya, bisakah kau mengetuk pintu dahulu sebelum masuk” ujar Siwon “Ah ne..ne mianhae. Lain kali aku akan ketuk pintu” ujar Minho

“Hyung jangan mengalihkan pembicaraan, kenapa aku harus ikut ke Macau” ujar Minho “Ini bagus untukmu sebagai permulaan mengingat kau baru terjun kedunia bisnis” ujar Siwon

“Ahh hyung aku masih betah disini, aku bisa belajar disini lebih banyak” keluh Minho “Sudah tak ada alasan, aku tahu kau ingin tetap berada disini karena kekasih barumu itu kan? Siapa namanya” ujar Siwon.

“Yuri, namanya Kwon Yuri” ujar Minho “Ya terserah siapapun namanya” balas Siwon membuat Minho mendengus kesal

“Baiklah kalau kau masih memaksa aku ikut denganmu, tapi dengan satu syarat” ujar Minho membuat Siwon menaikkan alisnya tak mengerti

“Yuri ikut juga” lanjutnya “Ya Choi Minho!! Kau pikir ini liburan” sahut Siwon kesal dengan sikap sepupunya ini.

“Yasudah aku tidak ikut, lagipula aku yakin kita akan berlibur disana dulukan sebelum kembali, biarlah aku mengajak kekasihku. Kau juga bisa mengajak Sicca noona bersamamu hyung” ujar Minho menjelaskan, Siwon terlihat berpikir dengan apa yang Minho ucapkan

“Baiklah” ujar Siwon membuat Minho memandangnya terkejut, tak disangka sepupunya ini dengan mudah menyetujui sarannya, apalagi ini soal pekerjaan.

“Jinja!! Gomawo hyung” ujar Minho “Aku pergi dulu, aku harus memberitahukan kabar bagus ini pada Yuri” lanjutnya

Siwon mendial angka 3 pada telepon kantor ‘Siapkan 5 ticket untuk besok’. Siwon tersenyum mungkin ini akan menjadi perjalanan bisnisnya yang paling menyenangkan, ia bangkit dari kursinya keluar ruangan.

[]

Terdengar pintu terbuka dan kemudian terkunci, seseorang yang sedang bekerja serius didalamnya terkejut.

“Ya oppa!! Apa yang kau lakukan disini, bagaimana kalau yang lain melihat” seru sang yeoja kepada si pelaku itu, Siwon yang merupakan si pelaku langsung memeluknya dengan suka cita.

“Ya oppa! Kau ini kenapa” ujar sang yeoja yang tak lain adalah Yoona melepaskan pelukannya, menatap bingung kepada Siwon yang sedang mengembangkan senyuman lesung pipitnya itu

“Kau harus packing kita akan pergi besok” ujar Siwon yang membuat Yoona terkejut menatapnya “Mwo!! Pergi kemana?” tanya Yoona

“Kita akan ke Macau” ujar Siwon “Untuk apa?” tanya Yoona

“Aku ada meeting disana, dan kuputuskan untuk mengajakmu sekalian liburan” ujar Siwon senang “Tapi—“ “Tak ada tapi-tapian direkturmu yang menyuruh” potong Siwon menyeringai membuat Yoona geleng-geleng kepala.

“Baiklah” ujar Yoona menurut, Siwon memeluknya lagi. Saran yang diberikan Minho berguna juga untuknya, pasalnya ia bisa mengajak Yoona untuk berlibur dengannya, walaupun Minho menyarankan Jessica, namun mendengar saran Minho yang terlintas dipikirannya hanya Yoona.

[]

“Ya oppa!! Kau akan pergi setelah aku sampai disini, bagaimana mungkin[?] aku ikut denganmu” seru Jessica ketika melihat Siwon yang sedang packing itu “Aku ada meeting Sicca bukan untuk liburan” ujar Siwon masih sibuk dengan baju-bajunya.

“Aisshh jinja!! Apa lama?” tanya Jessica “Tidak, hanya seminggu” jawab Siwon “Itu lama menurutku” gumam Jessica pelan

“Baiklah aku akan menunggumu disini” ujar Jessica dan Siwon hanya tersenyum

Dilain tempat tepatnya disebuah apartement, terlihat Yoona sedang berkemas dan seorang namja yang sedang memerhatikannya.

“Kenapa kau harus ikut Yoong?” tanya sang namja yang tak lain adalah Donghae, Yoona tersenyum kearah Donghae “Ini pekerjaan oppa” jawab Yoona

“Hahh berapa lama kau pergi?” tanyanya lagi “Mungkin seminggu” jawab Yoona “Kenapa lama sekali, aku pasti akan merindukanmu” gumam Donghae membuat Yoona tertawa kecil

“Hanya seminggu oppa” ujar Yoona “tetap saja bagiku itu seperti setahun” ujar Donghae

Malam mulai menjelang dan Donghae juga sudah pergi dari apartementnya itu, tak lama ponselnya berdering pertanda ada panggilan masuk dilihatnya nama sang pemanggil membuat Yoona tersenyum

“Yeobseyo” ujar Yoona
“Kau sudah selesai berkemas, Deer?” tanya sang lawan bicara yang tak lain adalah Siwon
“Ne oppa, bagaimana denganmu?” tanya Yoona balik
“Ne aku pun sama, yasudah istirahat. Besok aku akan menjemputmu” ujar Siwon
“Ne annyeong” jawab Yoona
“Saranghae”
“Nado saranghae”

Setelah percakapannya berakhir dihempaskan tubuhnya diranjang kesayangannya itu, dipejamkan matanya dan tertidur dengan senyum terukir diwajah manisnya menunggu esok menjelang.

[]

“Kemana Siwon sajang-nim?” tanya Yuri ketika ia, Minho dan Chae Rim sekertaris Siwon menunggunya di airport

“Entahlah” jawab Minho, mereka mengedarkan pandanganya mencari sosok Siwon yang ditunggu, sampai pandangan Minho tertuju pada seorang namja tinggi tegap bersama seorang yeoja

“Mianhae membuat kalian menunggu lama” ujar Siwon ketika menghampiri mereka

“Yoong!!” kaget Yuri dan Yoona hanya tersenyum, pasalnya ia juga tak tahu kalau Yuri akan ikut.

“Hyung bagaimana bisa?” tanya Minho menggantung, ia mencium sesuatu yang mencurigakan dari sepupunya itu.

“Aku mengajak Yoona-ssi karena ia bisa menjaga Yuri-ssi untuk tidak mengganggu Minho sewaktu kita meeting, aku lihat Yoona-ssi juga Yuri-ssi cukup akrab” jelas Siwon ketika semua mata memandang curiga padanya dan Yoona

“Alibi!!” ujar Minho “Kau curang hyung, sama saja kau menjauhkan ku dari Yuri noona” seru Minho lagi

“Setidaknya sampai tujuan utama kita selesai, setelah itu terserah kalian ingin apa” ujar Siwon

Yuri memandang curiga pada sahabatnya itu, seperti ada yang disembunyikan darinya.

“Kajja kita berangkat” ujar Siwon

‘Yoong aku merasa kau menyembunyikan sesuatu dariku’ gumam Yuri dalam hati

“Aku curiga dengan Siwon hyung, sepertinya ia menyembunyikan sesuatu” ujar Minho pada Yuri ketika mereka dipesawat

“Ne, aku juga curiga dengan Yoona, ia tak semudah itu akrab dengan orang” tanggap Yuri

“Ne pasti ada sesuatu antara Siwon hyung dan Yoona noona, tak mungkin Siwon hyung bersikap seperti itu. itu bukan sifatnya, tak akan semudah itu mereka akrab mengingat ia baru sebulan lebih di seoul” jelas Minho

“Padahal aku menyuruhnya mengajak Jessica noona” lanjutnya “Jinja!! Benar-benar mencurigakan, lihat saja mereka duduk bersebelahan dan sekertarisnya malah dibelakangnya” ujar Yuri

“Kita harus mencari tahu” ujar Minho “Kau benar, kita harus memata-matai mereka” ujar Yuri

Author POV END

Siwon POV

Aku yakin Minho akan mencurigaiku, terlebih aku tak pernah seperti ini dengan yeoja manapun.

“Oppa, kupikir Yul mencurigaiku” ujar Yoona menyadarkanku, aku memandangnya “Aku juga merasakannya pada Minho” jawabku

“Lalu kita harus bagaimana, kurasa aku harus menjaga jarak denganmu. Lagipula kenapa kau menyuruhku duduk disebelahmu, lebih baik kau dengan sekertarismu” ujarnya kesal

“Aku ingin bersamamu” ujarku mencubit dagunya “Isshh oppa nanti ada yang lihat” ujar Yoona pelan, aku tertawa kecil melihatnya

“Biarkan saja, selagi Minho dan Yuri dibelakang” ujarku dan ia memautkan bibirnya lagi, ahh kenapa kekasihku ini senang sekali memautkan bibirnya yang mengiurkan itu membuatku gemas seperti ingin memakannya.

“Ya! Berhenti melakukan itu, sebelum aku kehilangan kesadaranku dan memakan bibirmu itu” ujarku, ia menatapku “Dasar yadong” ujarnya membuatku tertawa.

[]

“Ini kunci kamar kalian, silahkan istirahat karena nanti malam kita akan meeting” ujarku menyerangkan kunci kamar hotel

“Waaww masing-masing satu kamar, kau baik sekali sajang-nim. Khamsahamnida” ujar Yuri dan aku hanya mengangguk

“Kau ingin sekamar bersamaku noona, boleh saja” ujar Minho “Yadong!!” seru Yuri mendahului kami menuju kamar “Ya!! noona wait me” seru Minho mengejar Yuri , aku melihat Yoona tertawa melihat tingkah mereka, membuatku tersenyum senang.

Siwon POV END

Yoona POV

Kulangkahkan kakiku memasuki kamar yang telah disiapkan untukku, kamarnya cukup luas dan terkesan romantic “Apakah kamar lain juga seperti ini, pasti akan sangat menyenangkan” gumamku menatap hamparan lautan luas dari jendala berkaca bening itu, Siwon oppa memang memesan hotel dekat dengan pantai.

“Kau suka?” ujar seseorang melingkarkan lengannya diperutku dan berbisik ditelingaku, membuatku geli, kutahu ini Siwon

“Ne, ini sangat indah oppa” jawabku “Apapun akan kulakukan untuk membuatmu bahagia” ujarnya, kubalikkan tubuhku menatapnya dan tangannya masih ada disekitarku, aku mengalungkan tanganku dilehernya

“Gomawoyo Simba” ujarku “Simba?” tanyanya

“Ne, kau memanggilku Deer, dan aku akan memanggilmu Simba” ujarku, membuatnya tertawa kecil

Siwon oppa mendekatkan wajahnya membuatku menahan nafas, aku masih menatap wajahnya yang semakin lama semakin dekat, ia memiringkan sedikit kepalanya dan memejamkan mata, akupun melakukannya hingga bibir ini bersatu.

Ia mengemut bibirku dengan lembut, aku pun membalasnya. Cukup lama aku terbuai dengan perlakuannya ini, ia memelukku semakin erat.

“Yoong!!” seru seseorang dari luar kamar sambil mengetuk-etuk pintu, menghilangkan suasana romantic yang kami ciptakan.

Siwon mendengus kesal, Aku tersenyum dan mencium pipi Siwon oppa“Kau tunggu disini oppa, biar aku yang keluar dan membawa Yul pergi” ujarku “Ne, jangan terlalu jauh, aku takut terjadi sesuatu denganmu” jawab Siwon mencium keningku

“Ya! Im Yoon Ah lama sekali” ujar Yuri lagi dari balik pintu, aku langsung beranjak menuju pintu “Tunggu sebentar Yul!!” seruku, membuka pintu dan langsung menutupnya kembali

“Ya kau itu melakukan apa saja didalam!!” seru Yuri padaku ‘Aku sedang dengan kekasihku’ gumam Yoona dalam hati “Tidak sedang apa-apa” jawabku “Lebih baik kita kepantai” lanjutku menyeretnya

[]

Aku dan Yuri sedang duduk disebuah cafe pinggir pantai, pemandangannya sungguh sangat menyejukkan.

“Kau sepertinya senang sekali Yoong?” tanya Yuri membuyarkanku

“Tentu, kapan lagi kita berlibur seperti ini dan tak memikirkan pekerjaan” jawabku tersenyum menatapnya

“Ne kau benar, hahh aku beruntung sekali memiliki kekasih seperti Minho, ia sungguh perhatian, berbeda sekali dengan sepupunya itu” ujar Yuri ‘Kau hanya belum mengenalnya Yul’ gumamku

“Ohh ia ada yang ingin aku tanyakan, bagaimana bisa kau menjadi begitu kenal dengan bos kita itu?” tanya Yuri menatapku tajam, aku yakin ia mulai curiga padaku

“Entahlah, mungkin karena akhir-akhir ini aku sering membantunya untuk SDM perusahaan, secara ia baru menangani perusahaan dimana kita bekerja” jelasku mencari alasan

“Jinja? Apakah tak lebih?” tanyanya

“Kau pikir apa Kwon Yuri” ujarku “Aku hanya tak ingin kau sakit nantinya, aku sahabatmu, aku takut akan terjadi sesuatu denganmu. Choi Siwon telah memiliki tunangan” ujarnya yang sudah membuatku terdiam

Choi Siwon telah memiliki tunangan..

Choi Siwon telah memiliki tunangan..

‘Kau benar Yul, aku hanya akan menimbulkan masalah dikemudian hari, tapi aku tak bisa berbuat apa-apa. Aku mencintainya Yul’ rintihku dalam hati. Aku menatap Yuri yang masih memandang jauh kehamparan lautan luas.

To Be Continued

Akhirnya part 2nya selesai juga …
puaskah dengan part 2 ini??
untuk yang nunggu NC-NC an harap bersabar yahhh,, ini masii semi NC :D kyaaaa saya ga sabar!!! xD *otakmesum*

Jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini ;) hayoooo… masih ada silent reader disini, tak sate kalian!!

RATE COMENT AND LIKE sangat memotivasi aku untuk melanjutkan part selanjutnya,, so don’t forget it :) AUTHOR ECHA… FIGHTING!!

(note: admin GEE, Author Echa)

Iklan
Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

551 Komentar

  1. anis a

     /  April 16, 2016

    Ternyata dunia itu sempit ya….
    Mereka saling kenal sicca sama donghae… Huhuhu
    Sieon oppa so sweet..
    Smoga yuri sama minho setuju ktka tau hbngn mereka..

    Balas
  2. ismitya

     /  April 18, 2016

    semoga siwon oppa gk manfaatin yoona unnie saja.. harus tanggung jawab…

    Balas
  3. Karin

     /  Mei 22, 2016

    hai i’m new reader. Chapter 2 mulai complicated tapi sisi romantisnya juga dapat. Aku suka scene romntis yoona siwon.keep writing author,

    Balas
  4. evi

     /  Juni 24, 2016

    kok jadi makin deg deg an ya bacanya

    Balas
  5. aih mulai masuk klimaks deh kayaknya,deg degan banget bacanya

    Balas
  6. Daebak CeritaX thor…..!!!!
    Yoonwon Makin Romantis Aja Dehhh…..
    Tapi Gimana Nanti Kalau HaeSica Tau Kalau Yoonwon Selingkuh Dari Mereka???

    Balas
  7. Ana

     /  Januari 22, 2017

    Ihh tambah kereenn

    Balas
  8. Kartika Choi

     /  Februari 19, 2017

    Yoonwon makin romantis aja 😍 Tapi kasian juga donghae sama jesica sebenernya, yaah tetep yoonwon lah yg pasti 😁

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: