[FF] The Affair Part: 1

admin GEE bawain FF lagi (Author Freelance)…

siapa yang siap buat baca?

duduk yang rapi ya :p haha

happy reading^^

***

Author said: Annyeong chingudeul 
Kembali dengan FF-ku lainnya,, ahahhaa padhl yg kmren belom pada selesai.. ehh udh adaa FF baru..
abis gmna iiahhh,, lagii ada ide buat couple YoonWon sichhh,, jadi langsung ajja dh gag nunggu-nunggu lagii 
Buat YoonWonited coment okey,, gak coment author sumpahin kecebur di got kyk Eunhyuk oppa#evillaugh
Ohh iia ini FF lebih berunsur hubungan orang dewasa, so yang masih dibawah umur harap menjauh dari fic ini 

DON’T LIKE!! DON’T READ!! DON’T BASHING!!!!!
Author : Echa/Choi Kyucha
Title : The Affair
Main cast : Choi Siwon, Im Yoon Ah, etc
Rating : PG 15+
Ganre : Romance, Friendship
Type : Sequel
Summary :
The Affair menceritakan tentang perselingkuhan yang dilakukan seorang yeoja dan namja yang sama-sama telah memiliki pasangan. Perasaan yang tak bisa diikendalikan membuat mereka harus menjalani hubungan terlarang itu tanpa sepengetahuan siapa pun hingga waktu yang membuktikan semuanya.

Author POV
“Wahh kacau, aku bisa telat ke kantor” gerutu Yoona ketika ia melihat jam weker yang ada di meja samping ranjangnya, secepatnya ia merapikan diri dan bergegas ke kantor.
“Omo!! Atasan baruku akan diperkenalkan hari ini” gerutunya dari tadi, segera ia mengambil kunci mobil dan bergegas meninggalkan apartementnya.
———————————
“Ya! Im Yoona kau babo, bagaimana bisa hari penting ini kau hampir telat” omel teman sekantornya Yuri
“Mianhae, aku telat bangun. Lagi pula bos baru kita ini belum datang bukan?” jawab Yoona santai
“Aisshhh kau kalau diberitahu selalu saja membantah, dasar keras kepala” omel Yuri
“Direktur baru kita sudah datang” seru salah satu karyawan, menghentikan Yoona dan Yuri yang sedang berdebat.
Semua karyawan berdiri di lobby kantor untuk menyambut direktur baru mereka, direktur baru itu merupakan anak dari tuan Choi pemilik perusahaan ini yang baru pulang dari sekolahnya di Amerika dan akan menggantikan posisi ayahnya.
“Yoong kau tau, menurut karyawan-karyawan yang telah lama bekerja disini, anak tuan Choi itu sangat tampan lohh namanya Choi Siwon” bisik Yuri ketika mereka sedang berbaris di lobby kantor dan Yoona hanya memutar bola matanya jengah, ia sudah bosan dengan Yuri yang selalu membahas namja “Yahh terserah..” jawab Yoona acuh.
Akhirnya yang ditunggu-tunggu datang,, keluarlah seseorang dari mobil mewah hitam itu dan muncullah sesosok tubuh tinggi tegap atletis dengan kacamata hitamnya, membuat siapa saja yang melihatnya terpesona. Ia berjalan memasuki gedung pencakar langit itu dan membuka kacamata hitamnya, pandangannya lurus kedepan menunjukan sikap wibawanya.
Ketika ia hampir melewati Yoona dan Yuri pandangan namja itu bertemu dengan mata indah Yoona, direktur baru itu tersenyum ramah pada Yoona yang membuat Yoona mau tak mau memberikan senyum manisnya sebelum sang direktur baru itu berlalu menuju ruangannya.
“KYYAAA!!!!” teriak Yuri yang memekakan telinga “YA!! Kau itu kenapa?” omel Yoona yang telah membuat telinganya hampir tuli karena teriakan Yuri
“Aisshh kau tak lihat, si tampan tersenyum. Ahh aku meleleh, dia tersenyum untukku bukan?” tanya Yuri seperti orang bodoh. Yoona hanya memutar bola matanya dan menuju ruangannya “YA! Yoong tunggu aku” panggil Yuri sambil berlari kecil mengikuti Yoona. Yoona adalah kepala bagian HRD di kantor Hyundai crop itu sedangkan Yuri adalah kepala bagian keuangan walaupun mereka berbeda ruangan tapi mereka sangat akrab seperti teman kecil.
Author POV
Siwon POV
Akhirnya sampai juga dimana aku akan menghabiskan sebagian waktuku ditempat ini, kulangkahkan kakiku masuk kedalam kantor yang sangat dibanggakan appa-ku ini. Semua orang menyambutku dengan baik disini, aku tetap fokus berjalan kedepan menunjukan sikap wibawaku, sampai ada sesuatu yang membuatku kehilangan sifat dinginku selama ini. Ketika secara tak sengaja aku bertemu pandang pada seorang yeoja diantara barisan karyawan lainnya, kuberikan senyuman terbaikku kepadanya dan ia membalasnya dengan senyuman manisnya ahh aku sungguh tergoda. Sepertinya aku akan betah bekerja disini, aku belum mengetahui namanya dan dia berada dibagian apa, hahh aku harus mencari tahu itu, aku tak perduli dengan statusku.
TOK..TOK..TOK…
Ketukan pintu membuyarkanku dari lamunan indahku “Masuk..” ujarku, dan masuklah yeoja mungil menghampiriku
“Permisi sajang-nim, saya adalah sekertaris anda. Cheonoun Chae Rim imnida” ujarnya memperkenalkan diri dan aku hanya menganggukan kepala tanda mengerti ‘Coba yeoja tadi adalah sekertarisku’ gumamku dalam hati
“Chae Rim-ssi boleh saya minta tolong” ujarku padanya “Tentu saja sajang-nim” jawabnya
“Bisa kau serahkan data karyawan kepadaku” ujarku, ia menatapku heran namun mengangguk mengerti “Baiklah, saya akan memanggil bagian HRD” ujarnya dan aku mengangguk. Ia keluar dari ruanganku sementara aku menunggu data karyawan sampai ditanganku, aku sungguh tidak sabar ingin mengetahui namanya dan dibagian apa dia[?] atau mungkin segala tentangnya.
TOK..TOK..TOK..
Tak lama ada yang mengetuk pintu ruanganku lagi, aku segera menyuruhnya masuk. Dan ada yang membuatku terkejut, ternyata yeoja yang aku pikirkan dari tadi sekarang berada didepanku dan berjalan kearahku.
“Permisi sajang-nim, saya dari kepala bagian HRD ingin menyerahkan data karyawan yang anda minta” ujarnya kepadaku, bibirku semakin menarik sebuah senyuman “Ahh ne khamsahamnida” ujarku, aku tak ingin ia buru-buru pergi dari ruanganku ini “Emm jadi anda berada dibagian HRD?” tanyaku “Ne, saya Im Yoona kepala HRD di perusahaan ini” jawabnya yang membuatku semakin mengembangkan senyuman.
‘Ternyata namanya Im Yoona, Yoona’ gumamku dalam hati masih menatap wajah cantiknya “Emm kalau sudah tidak ada yang diperlukan lagi saya kembali keruangan saya” ujarnya kepadaku, dan aku hanya menganggukan kepala. Seperti terhipnotis oleh pesonanya, tubuhnya berbalik dan berjalan ke luar ruanganku, sungguh aku sangat tak rela.
Siwon POV END
Author POV
Yoona sedang merapikan meja ruangnya dan akan segera pulang karena waktu yang sudah semakin sore, ia tak ingin berlama-lama disini dan ingin segera mengistirahatkan tubuhnya.
“Yoong, kau ingin kemana?” tanya Yuri ketika melihat Yoona ingin memasuki lift “Tentu saja pulang Yul, ini sudah waktunya pulangkan?” jawab Yoona
“Ya! Apa kau tak tahu” ujar Yuri menggantung “Tak tau apa?” tanya Yoona “Sii tampan mengadakan pesta di kantor Yoong” jawab Yuri, Yoona memiringkan kepalanya bingung “Sii tampan[?]” gumam Yoona mengulangi kalimat Yuri “Ia sii tampan, bos baru kita itu” jelas Yuri penuh semangat “Jinja? Tapi aku sungguh lelah Yul” keluh Yoona “Aisshh sudah ayo kita ke aula kantor, jarang-jarangkan ada pesta di kantor” seru Yuri menyeret Yoona membawanya memasuki lift menuju lantai paling atas.
———————————-
Suasana di aula itu sungguh ramai dan sudah banyak yang mabuk karena terlalu banyak minum. Yoona memang minum tapi ia masih bisa mengontrol dirinya mengingat ia membawa mobil sendiri.
“Ahh kau Yoong, masa pesta hanya diam tak melakukan apapun” seru Yuri “Kan sudah kubilang aku sedang lelah” jawab Yoona “Terserahmulah..” ujar Yuri dan menyerahkan segelas wine ketangan Yoona “Agar lelahmu hilang” ujar Yuri “Gomawo..” dan mulai meneguk wine itu. Sudah hampir tengah malam dan rata-rata karyawan lain juga sudah pulang, dan tinggal beberapa disana.
“Yoong! Aku pulang duluan yahh,, see you tomorrow” ujar Yuri melambai dan menjauh, Yoona mencibir “Tadi ia yang memaksaku kesini, sekarang ia meninggalkanku” gerutunya. Yoona berjalan menelusuri lorong panjang dan memasuki pintu yang bertuliskan ‘Ladies’, dicuci mukanya itu untuk menghilangkan pusingnya karena banyak minum, walaupun ia sadar dan tak mabuk setidaknya untuk menyegarkannya.
Dilangkahkan kakinya ke tempat pesta tadi ia memutuskan untuk pulang dan melangkahkan kakinya menuju dimana lift berada. Pandangannya tertuju pada sesosok namja tinggi tegap yang membelakanginya dan menghadap lift. Ketika pintu lift terbuka ia berlalu masuk dan terlihatlah siapa sesosok namja itu ketika membalikan tubuhnya. Sosok tinggi tegap, yang selalu dipanggil dengan sebutan sii tampan oleh temannya Yuri, ya dia adalah bos barunya itu.
“Ayo masuklah” serunya kepadaku, membuyarkan dari lamunannya. Tak ada pilihan lain selain menerima ajakannya itu. Tohh tak ada larangan satu lift dengan atasan.
“Kau belum pulang Yoona-sii?” tanyanya ketika pintu lift tertutup “Ahh ne…” jawabku singkat. Cukup lama terjadi keheningan mengingat gedung ini berlantai 30 dan mereka yang baru kenal, membuat keheningan tak terelakan.
Braaakkkk …
Lift yang mereka masuki tiba-tiba saja bergoyang, menyebabkan Yoona hampir terjatuh jika Siwon tak segera menangkap pinggulnya. ‘Omo!!’ kaget Yoona diangkat wajahnya menatap wajah atasannya itu yang masih memeluk tubuhnya. Pandangan mereka bertemu, lama mereka berdiam dalam posisi itu, Siwon mendekatkan wajahnya membuat Yoona menahan nafas dengan kejadian ini. Yoona tak mengingatnya begitu jelas yang ia tahu sekarang adalah bibir mereka bersatu.
Siwon melumat habis bibir Yoona, memeluknya semakin erat. Yoona yang masih tersadar mengerjap-ngerjapkan matanya tak percaya, sedetik kemudian menikmatinya.

Author POV END
Yoona POV
Emm ciumannya sungguh memabukkan, apakah aku sudah gila berciuman dengan atasanku. Otakku menolak semua ini tapi tubuhku tak bisa diajak kompromi, apa akibat kebanyakan minum? Gumam Yoona yang masih menikmati ciuman atasannya itu, dan malah membalasnya dan mengalungkan lengannya dipundak namja yang bermarga Choi itu.
Ohh dia seperti ingin memakan bibirku, tapi aku sangat menikmatinya. Tubuhnya memelukku erat, membuatku terbuai dan membalas ciuman ganasnya itu.
Yoona POV END
Siwon POV
Ahh aku benar-benar jatuh kedalam pesona yeoja ini, kami berbagi ciuman panas di lift tak perduli jika nanti karyawan melihat kami, toh ini sudah malam. Kueratkan pelukkanku dan tetap mengeksplorasi bibirnya, kugigit bibirnya meminta akses lebih. Membuatnya mengerang menahan sakit dan memberikan jalan untukku memasuki rongga mulutnya itu. Emm sungguh memabukkan, kuabsen giginya satu persatu dan menautkan lidahku dengan lidahnya, saling berperang lidah dan bertukar saliva, cukup lama kami seperti ini dan harus dilepaskan karena kami membutuhkan udara untuk bernafas.
Untuk waktu yang lama barulah bibir kami terpisah merasakan deru nafasnya yang memburu yang masih memejamkan mata, jemarinya masih berada didadaku dan lenganku masih memeluk tubuhnya. Diangkat wajahnya menatapku cukup lama kami terdiam, kulirik angka di lift itu masih menunjukan lantai 10,, tak ingin membuang waktu kulumat lagi bibir manisnya yang membuatku semakin gila tak terkendali.
———————————
Yoona POV
“Emm pusing sekali..” gumamku “Apa aku sudah gila, bermimpi berciuman dengan atasanku” gumamku beranjak dari tidur dan berlalu ke kamar mandi, kulihat diriku dicermin dalam kamar mandiku, sepertinya aku kebanyakan minum, hingga berpikiran yang tidak-tidak.
“Ahh..” erangku merasakan perih pada bibirku, dan setelah kuteliti ternyata ada luka disana seperti gigitan “Tunggu…” gumamku mencoba mengingat-ingat kejadian semalam. Dari aku di pesta, minum, aku beranjak ke kamar kecil, dan di lift bertemu direktur sampai—“AAHHHHH” teriakku sendiri “Jadi itu bukan mimpi? Itu nyata” rutukku.
“Ohh tuhan apa yang harus aku lakukan sekarang, pasti akan sangat memalukan jika bertemu dengannya” rutukku ketika perjalanan ke kantor “Babo!! Babo!!!!” kupukul-pukul kepalaku sendiri ketika sedang menyetir “Semoga aku tak bertemu dengannya, aku belum siap” gumamku
———————————–
Kulangkahkan kakiku memasuki kantor dimana aku bekerja dan menuju lift dimana ruanganku berada. Kutekan tombol yang ada disamping lift itu dan menunggunya cukup lama aku menunggu dan menyilangkan tangan di dadaku.
“Annyeong Yoona-ssi” sapa seseorang menghampiriku, ketika kutolehkan kearah panggilan itu, aku melebarkan mataku kaget melihatnya “Sa..sajang-nim” seruku terbata dan ia hanya membalas dengan senyuman manisnya itu. Aku merutuki diri sendiri, mengingat aku ingin menghindarinya tapi malah bertemu dan itu di lift ‘Oh Tuhan’ gumamku.
Kulangkahkan kakiku memasuki lift ketika pintu telah terbuka, ku jaga jarak antaraku dan dia “Ahh ini sungguh memalukan” gumamku. Aku terus diam dan menundukkan kepala berdo’a agar cepat sampai dilantai 7, dimana ruanganku berada ‘Oh Tuhan kenapa disaat seperti ini, terasa lama sekali’ rutukku.
“Yoona-ssi” panggilnya kepadaku, ahh sungguh rasanya aku ingin meloncat saja dari sini “Ne sajang-nim” jawabku berusaha tenang dan mengalihkan pandanganku padanya.
‘Omo!’ apa-apaan ini, ia malah menyudutkanku disudut lift ini “Sa-sajang-nim” seruku berusaha keluar dari perangkapnya ini dan mencoba mendorong dadanya itu “Waeyo??” jawabnya santai masih memandangku intens, kurasa ia memperhatikanku dari ujung kaki hingga kepala.
“Ahh aku sudah sampai” ujarku dengan keberanian yang masih tersisa melepas perangkapnya dan keluar lift menuju ruanganku.
“Hahh..” kujatuhkan tubuhku dikursi meja kerjaku ‘Aku bisa mati perlahan kalau seperti ini’ gumamku. Satu-satunya yang harusku lakukan adalah menghindarinya, ya! Aku harus menghindarinya.
Yoona POV END
Author POV
Sudah seminggu lebih Yoona menghindari bertatap muka dengan bosnya itu, ia terlalu malu dengan apa yang terjadi diantara mereka, dan apa kata karyawan yang lain ketika mengetahuinya.
“Ada apa dengannya, aku tak pernah melihatnya sudah seminggu lebih” gumam Siwon diruangannya “Apa ia mencoba menghindariku?” gumamnya lagi “Aku harus membuktikannya” ditekannya angka 3 sebagai panggilan ke sekertarisnya itu dan mengatakan bahwa ia memerlukan kepala bagian HRD.
Lama Siwon menunggu dan bertopang dagu sampai terdengar ketukan pintu, Siwon langsung menyuruhnya masuk dan memandang intens kearah pintu itu. Pintu mulai terbuka dan terlihatlah seorang yeoja tinggi semampai dengan rambut terurai indah dengan mini dress dipadu blazer hitamnya, tatapan Siwon membuat sang yeoja menjadi salah tingkah.
“Anda memanggil saya sajang-nim” ujar yeoja itu yang tak lain Yoona, Siwon masih diam memandangnya dan segera beranjak menghampiri. Yoona hanya diam tak bergerak sama sekali hingga Siwon berada tepat dibelakangnya.
Yoona merasakan seseorang memeluknya dari belakang “Kau menghindariku?” Siwon langsung membuka suara berbisik ditelinga Yoona “Ssa—sajang-nim” gugup Yoona berusaha melepaskan pelukkan atasannya itu, tapi yang terjadi hanyalah pelukkannya yang semakin erat.
“Kau menghindariku?” tanya Siwon lagi masih memeluk Yoona, Yoona bingung harus menjawab apa “Aniyo…” jawabnya singkat “Jinjayo?” tanya Siwon lagi “N—ne” jawab Yoona.
Siwon melepaskan pelukkannya dan membalikan tubuh Yoona menatapnya “Jangan pernah berusaha menghindariku, arrasseo?” ujar Siwon “Huuhhh apa mak—hhump” ucapan Yoona terpotong ketika bibir Siwon sudah melumat bibirnya, Yoona berusaha melepaskankannya tapi yang terjadi hanyalah sia-sia mengingat Siwon memeluknya erat. Ia benci dirinya yang seperti ini, lemah dihadapan atasannya dan malah terbuai dengan pesonanya. Ini salah, tak seharusnya ia terpesona pada atasan mengingat statusnya.
Siwon masih melumat bibir Yoona ganas seperti merindukannya begitu banyak, Yoona hanya diam merasakannya, ia tak ingin terbuai dengan semua ini. “Ada apa?” tanya Siwon melepaskan tautannya dengan bibir Yoona “Ini salah sajang-nim, kau atasanku dan aku bawahanmu. Tak seharusnya kita melakukan ini” jawab Yoona “Apa salah aku menyukaimu, nan johayo” ujar Siwon yang membuat Yoona terdiam terkejut, tak tahu harus menjawab apa.
“Terserah dengan jabatanmu dan jabatanku disini, aku tak perduli” ujar Siwon dan menyatukan lagi bibir mereka, Yoona hanya diam dan mulai menikmatinya. Siwon menuntun meminta balasan, Yoona akhirnya membalas ciumannya dan mengalungkan lengannya di leher Siwon. Lama mereka saling berbagi ciuman dengan dipenuhi nafsu, sampai terdengar suara ketukan pintu. Membuat mereka harus menjauhkan diri dengan wajah dan bibir yang memerah.
“Ya masuk!!” seru Siwon, masuklah sekertarisnya itu
“Jongsonghamnida sajang-nim, anda memiliki rapat setengah jam lagi” ujarnya. Sebenarnya Chae Rim agak sedikit heren melihat atasannya berdiri berhadapan dengan Yoona dalam keadaan canggung dan wajah yang memerah
“Ah ne aku akan siap-siap dan kau urus semua keperluannya” jawab Siwon “Baiklah, kalau begitu saya permisi sajang-nim” ujar Chae Rim dan berlalu
“Hahh hampir saja..” gumam Siwon dan Yoona hanya diam “Emm Deer, aku harus rapat dulu, nanti siang aku akan menemuimu lagi” ujar Siwon
“Deer–?” gumam Yoona bingung “Emm itu panggillanku untukmu, kau suka?” ujar Siwon tersenyum dan membelai pipi Yoona “Deer itu rusa sajang-nim, kau menyamaiku dengan rusa” jawab Yoona mengerucutkan bibirnya membuat Siwon gemas.
“Bukan seperti itu, itu istimewa bagiku. Dan ngomong-ngomong jangan panggil aku sajang-nim jika kita sedang berdua seperti ini, panggil aku oppa” jelas Siwon “Jinja? Oppa[?] apakah harus?” tanya Yoona “Ne, dan tidak ada penolakan” ujar Siwon dan Yoona hanya tersenyum geli.
“Okey, aku kembali keruanganku dulu” ujar Yoona melangkah keluar ruangan itu tapi tangannya digenggam Siwon “Kau melupakan sesuatu” seru Siwon “Sesuatu? Kurasa tidak” jawab Yoona
“Lucky Kiss..” ujar Siwon dengan manja, Yoona melebarkan mata mendengar ucapan Siwon kekasih barunya itu, setidaknya itulah yang dianggap mereka sekarang “MWO!!!!” kaget Yoona, yang ia tahu sosok Siwon dari pegawai disini adalah seseorang yang cool dan calm down tidak seagresif dan manja seperti dihadapannya.
“Kita tak akan bertemu setelah ini, kau tak takut kalau nanti merindukanku” bujuk Siwon yang membuat Yoona geli sendiri “Anide..” jawab Yoona pasti “Mwo!! Kau tega sekali denganku” gumam Siwon yang membuat Yoona geleng-geleng kepala dibuatnya
“Emm baiklah tapi tutup matamu” seru Yoona yang membuat Siwon berbinar senang. Siwon menutup matanya mengikuti intruksi Yoona “Deer—“ panggil Siwon “Ya jangan membuka mata sebelum aku perintahkan. Arrasseo?” seru Yoona terkikik “Baiklah, tapi kenapa lama sekali” seru Siwon, Yoona melangkahkan kakinya perlahan menuju pintu keluar ruangan Siwon.
“Okey baiklah, Bye oppa” seru Yoona dan berlalu keluar ruangan tertawa kecil dengan rona bahagia meliputi wajahnya mengingat ia telah mengerjai atasan sekaligus orang yang telah mengisi hatinya saat ini.
Sedangkan Siwon yang masih berdiri dan menutup mata langsung membuka matanya saat Yoona bersuara dan suara pintu yang menutup “Aiissshh dia mengerjaiku. Baiklah kali ini kau lolos, tapi untuk selanjutnya tidak Im Yoon Ah” gerutunya sejurus kemudian raut wajah Siwon menjadi datar “Apa kau tetap akan berada disisiku setelah tau akan statusku” gumam Siwon menatap pintu dimana berlalunya Yoona.
——————————–
“Ya!! Yoong kau darimana? Aku mencarimu dari tadi” Seru Yuri “Ahh aku tadi dari ruang sajang-nim” jawab Yoona.
“Hahh jinja? Ah aku iri denganmu, kau bisa keruangan sii tampan setiap hari, andai aku bisa” seru Yuri dan dibalas dengan tawa kecil Yoona “Tidak setiap hari Yul” jawab Yoona “Yahh setidaknya kau sering dipanggil kesana, aku kan juga mau” gumam Yuri mengkhayal, Yoona hanya geleng-geleng kepala dibuatnya.
“Sudah sana kembali keruanganmu, kau ini malah keluyuran disaat jam kerja” ujar Yoona dan menyeret Yuri keluar dari ruangannya “Ya..ya.. kau pelit sekali, kau saja sering kabur-kabur dengan ikanmu itu” balas Yuri, Yoona tak menjawab melainkan tetap menyeret Yuri keluar dari ruangannya.
Author POV
———————————
Yoona POV
“Hey Yoong” sapa seseorang padaku dan kutolehkan kepala ternyata itu namjachingu-ku—mungkin kalian bingung dengan diriku ini.
“Ahh oppa, oppa kenapa ada disini?” tanyaku padanya “Ah aku kebetulan lewat dan mampir sebentar” jawabnya
“Ohh kajja, kita makan siang bersama” ujarnya mengulurkan tangan menggenggam tanganku, kulangkahkan kakiku dengannya keluar kantor itu sampai– “Deer!!” seru seseorang yang membuatku menoleh terkejut dan Donghae oppa yang menatap bingung.
Siwon oppa melangkah kearahku dengan langkah cepat, sepertinya ia sedang kesal dan kusadari aku bergenggaman tangan dengan Donghae oppa, buru-buru kulepas genggamannya.
“Anda siapa?” Siwon oppa bertanya “Ohh saya Lee Donghae, namjachingu Yoona. Lalu anda?” jawab Donghae oppa yang membuat Siwon oppa kaget melebarkan matanya menatapku, aku hanya diam dan menundukan wajahku “Ahh saya Choi Siwon, direktur perusahaan Hyundai” jelas Siwon oppa dengan nada datar “Woow jadi anda bosnya Yoona” ujar Donghae oppa dan Siwon oppa hanya diam
“Dan mungkin lebih” gumam Siwon oppa, membuatku mengangkat wajahku kearahnya “Ehh apa maksud anda?” tanya Donghae oppa, jantungku sudah berdetak tak karuan. Entah apa yang akan Siwon oppa katakan.
“Tidakk!! bukan apa-apa” jawab Siwon oppa dan berlalu begitu saja, aku yakin ia kecewa denganku.
“Hahh bosmu itu aneh, yasudah kajja” ujar Donghae dan menarik Yoona untuk mengikutinya
Yoona POV END
——————————
Siwon POV
“Jadi Yoona telah memiliki namjachingu” gumamku ketika sudah berada diruang kerjaku “Kenapa ia tak bilang, apa itu memang karma untukku” ujarku pada diri sendiri.
Kenapa ini harus terjadi padaku, aku sungguh menyukainya—aniya,, aku mencintainya tapi ia telah menjadi milik seseorang, oh Tuhan kenapa ini terjadi padaku disaat aku telah menemukan seseorang yang telah membuat hatiku bergetar. Apa ini memang karma untukku. Cukup lama aku berdiam diri memikirkan itu semua, kuputuskan untuk menemuinya dan membicarakan ini.
—————————-
Dia belum kembali ke kantor, apa dia masih bersama namja itu. Memikirkannya saja sudah membuatku gelisah dan terbakar cemburu.
Kulangkahkan kakiku keluar dari kantor, dan ketika aku sampai depan aku melihatnya keluar dari mobil putih yang kuyakini adalah namja tadi. Kulangkahkan kakiku menghampirinya, kuraih pergelangan tangannya dan langsungku bawa Yoona ke tempat dimana mobilku berada.
“Oppa..” panggilnya tapi aku hanya diam dan tetap membawanya menuju mobilku, ku bawa masuk dan berlari kecil menuju kursi pengemudi. Kulajukan mobilku keluar dari area kantor, keheningan terjadi antara ku dengannya.
“Oppa kita akan kemana?” tanyanya memecahkan keheningan “Nanti kau akan tahu” jawabku datar tetap menatap jalan tanpa memandangnya dan ia hanya diam, kulirik ia sekilas yang sedang memandang jalan diluar sana.
“Ayo, sudah sampai” seruku membuka set belt lalu membuka pintu mobil, kulangkahkan kakiku menuju pintu mobil sebelah kanan dan membukakan pintu untuknya. Aku langsung menggenggam tangannya dan membawanya.
“Oppa kita dimana?” tanyanya lagi “Apartementku” jawabku singkat
“Ayo masuk” ujarku ketika telah berada didepan pintu apartementku, membuka pintu dan mempersilahkannya masuk, ia mengedarkan pandangannya menatap apartementku dan aku mengambil minuman untuknya
“Kau tinggal sendiri oppa” tanya Yoona dan mengalihkan pandangannya menatapku yang sedang menatapnya dengan segelas jus strawberry ditanganku, aku mengangguki pertanyaannya sebagai jawaban.
“Emm mianhae, aku tak mengatakan yang sebenarnya padamu” ujarnya menjelaskan, aku menaruh jus yang kuambil di meja ruang tamu “Dia namjachinguku, seniorku, aku sudah setahun ini menjalin hubungan dengannya, mianhae telah membuatmu salah paham akan diriku. Kau ingin marah atau memecatku aku tak masalah. Aku—“ kuhampiri dirinya dan kucium bibirnya, kulepaskan ciumanku dan menatapnya
“Jangan pernah berkata seperti itu” ujarku “Tapi aku” sshhhtttt kutempelkan jari telunjukku dibibirnya.
“Aku juga ingin mengatakan sesuatu” ujarku, ia hanya diam menatapku kugenggam jemarinya, ia menunggu apa yang akan aku ucapkan kepadanya “Aku telah bertunangan” ujarku yang sudah membuatnya terkejut menatapku.
“Aku dijodohkan oleh orang tuaku, kupikir tak ada alasan aku untuk menolak mengingat aku tak punya sesuatu untukku pertahankan. Tapi ketika aku kembali ke seoul, aku bertemu denganmu yang membuatku merasa, aku harus mempertahankan sesuatu yang kuinginkan tak perduli dengan statusku” jelasku, ia hanya diam.
“Aku berniat memberitahumu keadaan ini nanti, tapi siapa sangka—“ ujarku menggantung
“Oppa, kita salah. Tak seharusnya kita seperti ini, kita telah memiliki pasangan masing-masing. Kurasa—kita harus mengak—“ kubungkam lagi bibirnya dengan bibirku, kemudian menatapnya “Jangan pernah berkata seperti itu, aku mencintaimu dan aku yakin dengan perasaanku ini. Mungkin kau pikir ini mustahil mengingat kita baru saja berkenalan tapi itu yang kurasakan saat ini. Aku ingin disisimu, ingin selalu bersamamu” ujarku, Yoona diam menatapku
“Deer!! Apa kau mencintaiku?” tanyaku padanya, ia diam menatapku. Aku masih menunggu jawabannya, cukup lama aku menunggu jawabannya.
“Nado.. nado saranghae” jawabnya membuat senyuman diwajahku mengembang. Ku peluk tubuhnya erat saling membagi kebahagiaan, Kutatap matanya dalam, kudekatkan wajahku, kuhembuskan nafas hangatku. Ia memejamkan mata dan kucium bibirnya lembut tak ada nafsu, yang ada hanya cinta yang melengkupi diri ku dan dirinya.
Siwon POV END
Yoona POV
“Deer!! Apa kau mencintaiku?” tanyanya padaku, aku diam menatapnya, mencari kejujuran lewat matanya itu dan aku hanya menemukan ketulusan disana.
“Nado.. nado saranghae” jawabku, dan seulas senyum terbentuk di bibirnya dan membentuk lesung pipit yang kusuka. Ia menarikku kepelukkannya, merasakan dekapan hangatnya yang membuatku hangat dan nyaman. Aku tau ini salah, aku tak bisa berbuat apa-apa.
Didekatkan wajahnya ke wajahku, hembusan nafasnya yang hangat menerpa wajahku. Kupejamkan mata dan kurasakan sentuhan lembut menyentuh permukaan bibirku. Sentuhan yang dilandasi cinta bukan nafsu, sungguh membuatku semakin jatuh lebih jauh akan pesonanya. Kukalungkan lenganku dibahunya dan membalas mengulum bibirnya, tangannya memeluk tubuhku erat seakan takut akan kehilangan diriku. Cukup lama kami dalam posisi ini dan harus memisahkan diri.
“Gomawoyo” ujarnya dan aku hanya tersenyum menatapnya
“Oppa!! Apa ini tak akan menimbulkan masalah” tanyaku, yang sebenarnya sudah tau jawabannya
“Aku dan kau saling mencintai, kita akan melewati ini bersama. Ne?” Ujarnya dan aku menganggukan kepala. Ia kembali memelukku, aku hanya tersenyum dalam pelukkannya dan berharap kedepannya akan mudah untuk kami.

To Be Countinued

Mian..mian semua!! part 1 harus saya stop sampai disini,, nanti kita lanjut ahahahhaa 😀
Okey coment diatas 20 part 2 lanjut 😉
Ohh iia aku ingetin nii, karena FF ini berunsur perselingkuhan dan tidak lazim dikehidupan nyata*namanya juga FF,, yahh fiksi#plaakkkkk. Mohon dimaafkan atas kata2 atau penggambaran yang kurang berkenan dan juga PG yg akan semakin meningkat disetiap partnya tidak menutup kemungkinan akan aku kasii password,, soo tinggalkanlah coment kalian di part sebelumnya karena yg mendapatkan PW adalah yg coment di part-part sebelumnya 
Untuk yg ini mengenal lebih jauh kunjungin
FB : Echa BabyKyu Everlastingfriends
Twitter : @echaGAEM407
WP : http://echaelfmates.wordpress.com
Kamu bisa liat FF YoonWon lain di blog-ku,, aku hanya suka YoonWon..jadi jgn heran klo ga adaa couple sugen lain 
DON’T BE SILENT READERS!!!!!!!!

 

tuh tuh dengeriiin, kurang dari 20 coment ga akan di lanjut loh…

jadi buat yang mau ini ada lanjutannya diwajibin coment ya, harus tanpa alasan!

ada FF lagi nih, mau di post sekarang ato besok lagi aja? FF nya dari kkezziagw…

Iklan
Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

527 Komentar

  1. putri

     /  November 13, 2015

    Ceritanya terlalu cepat sis, siwon jg agresif x, kok nyosor2 aja sm yoona, padahal bru pagi jmpa, malamnya langsung diciumnya yoona,
    Tp ceritanya bagus kok,

    Balas
  2. siska

     /  November 30, 2015

    Waaahh baguuussss bgt ceritanya tp sedikit hot ya kak,kasihan bgt haeppa

    Balas
  3. Wahhh bisa rumitt nh nantinya ckckckck cinta emang buta xD

    Balas
  4. YoonaAddicts

     /  Januari 19, 2016

    ini namanya kekuatan si bos sih kak kalo menurutku wkwk, siwon terlalu agresif si yoona juga mudah terbuai. tp gpp namanya jg cinta *eaa
    ohya penasaran sama tunangannya siwon nih kak. lanjut chap 2!!

    Balas
  5. diva

     /  Januari 31, 2016

    Wah Wonpa agresif… Tp seru juga ni ff… Lanjut ah…

    Balas
  6. songhyeseob

     /  Februari 9, 2016

    Ijin baca dan ngubek dari awal ya author. Berhubung lagi pengen baca ff yw yg “mature”, agak susah nyarinya. Aq suka dengan the affair ini, ceritanya tema perselingkuhan.

    Balas
  7. anis a

     /  April 16, 2016

    Menarik crtanya…
    Cinta pandangan pertama sekaligus cinta yg terlarang….
    Semoga baik baik saja….
    Ijin baca juga min

    Balas
  8. ismitya

     /  April 18, 2016

    Wah cerita nya cukup menarik.. percintaan yoonwon disini rumit…

    Balas
  9. deery00ng

     /  Mei 12, 2016

    Kangen jadi baca lagi deh
    Next ff mu selalu ditunggu unn
    Yoonwon couple saranghaeeeeeee . .

    Balas
  10. Risa

     /  Mei 12, 2016

    panas… sumpah panas pas adegan kissing di lift wkwk.
    aku nemu ini baru. good job thor

    Balas
  11. nina

     /  Mei 27, 2016

    aigooo,, main sosor aj tu bg won2, pdhl bru akj kenal.. aigoooo jdi mrka udh pnya pasangan masing2….. bkln rumit ni

    Balas
  12. evi

     /  Juni 24, 2016

    hggg keren kak sukak banget sama yoonwon. ff nya beda

    Balas
  13. aigoo ffnya daebakk👏👏

    Balas
  14. Hai thor Aku Reader Baru Nhe Salam Kenal ya
    Daebak Ceritax thor 🙂

    Balas
  15. Kartika Choi

     /  Februari 19, 2017

    Ga bosen2 baca ff yoonwon yg the affair nyampe dibaca berulang ulang 😁

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: