[OS] Pink Lipstick

Annyeong-HA-SE-YO‼ admin Gee bawa FF bawaan author lain lagi nih.

OS nya kali ini lebih panjang, dijamin bakalan puas bacanya ^o^ termasuk aku sendiri, malem-malem baca ini jadi ketawa2 sendiri kalo udah baca adegan Minho vs Sulli lagi pada adu mulut. THIS’S CUTE FAM^^ haha daebak buat authornya.

Oya, dan sesudah baca ingat, harus tinggalkan komentarnya. Sesingkat2nya coment kalian, setidaknya kalian sudah menghargai kami para author. My Lovely YoonWonited, please be a good reader^^

Happy reading guys →

* * *

Judul          :    Pink Lipstick

Type           :    One Shoot

Author        :    Safer Pink

Genre         :    Romance, Family, dll

Rating        :    PG 17+

MainCast    :    Yoona Snsd

Siwon Suju

Other Cast  :    Lee DongHae

Kim KiBum

Other

-Pink Lipstick-

Im Yoona seorang istri dari pemilik cabang perusahaan ternama Hyundai Group, Choi Siwon. Mereka menikah 13 tahun yang lalu dan baru di karuniai 2 orang anak kembar, Choi Minho dan Choi Sulli. Pernikahan mereka sangat baik, meskipun ada banyak konflik mereka selalu menyelesaikan dengan baik, karena mereka tahu ini lah yang harus mereka hadapi di kehidupan rumah tangga. Namun menjelang ulang tahun pernikahan mereka yang ke 13 ada beberapa masalah yang menimpa mereka, di mulai dari perusahaan yang Siwon pegang di claim pailit karena ada salah satu staf yang berkhianat, dan krisis kepercayaan Yoona terhadap suaminya.

-Pink Lipstick-

“Ah! Manager Lee, backup data penjualan bulan ini sudah terkirim?” tanya presdir Choi pada manager Lee Dong Hae

“Ne!, tapi ada sedikit yang menjanggal?”

“Jinjja? Baiklah nanti akan aku selidiki, selamat jalan manager”

“Ne! presdir” pamit manager Lee

Siwon mengecek kembali data bulan ini. Seperti kata manager Lee, memang ada yang janggal. Data ini seolah di buat-buat. Sangat tidak real. Penjualan yang targetnya meningkat 10% justru anjlok 3%, anehnya stok gudang semakin habis.

“Ya? Kenapa seperti ini?” desahnya

Drrrrr Drrrrr Drrrrr

Sebuah telepon menghentikan konsentrasi Siwon

Ternyata dari istrinya

“Yoboseyo, Chagiya??”

“Appa ini Minho, Eomma sedang sibuk mengurus si manja Sulli”

“Aniya Appa! Minho Oppa jelek?” teriak Sulli dari belakangMinho

“Kapan Appa pulang? Kami sudah lapar?” rengekMinho

“Appa masih sibuk sayang, berikan teleponnya pada Eomma” suruh Siwon

‘Tidak bisa pulang cepat ya?” sebuah suara kekecewaan menyambut Siwon

“Hmm, aku ada janji dengan tuan Jung” jawab Siwon dengan berat. Ia merasa tak enak pada istrinya. Akhir-akhir ini ia sering pulang telat karena perusahaan sedang terkena masalah aneh.

“Ara!!”

“Yeobo? Saranghae”

“Aish, Ne ne aku tahu, pergilah” usir Istrinya

“Eomma, Appa tidak ikut makan?” tanyaMinho.

“Aniya? Appa hanya akan pulang telat” jawabnya

“Ya? Appa kita sudah lapar, harusnya tadi kita tidak usah menunggu Appa!” gerutu Sulli

“Aish sudahlah, ayo kita makan” ajak Yoona

“Oppa, apa kau tahu, mereka sangat menyayangi mu, luangkanlah waktu mu sejenak” batin Yoona

Ia menatap anak-anaknya.Minho, mungkin ia yang paling kecewa dengan Siwon. Sejak kecil ia selalu ingin menjadi seperti appanya, menjadi orang yang baik, pintar dan pekerja keras. Jika Siwon terus seperti ini, Yoona takut pandangan Minho terhadap appanya akan berubah, dan Sulli ia anak yang manis, meskipun ia selalu mencari gara-gara denganMinhotapi sesungguhnya ia hanya ingin mencuri perhatian keluarganya, dia memang agak sedikit manja.

-Pink Lipstick-

“Eomma sepatu ku dimana?” teriak Sulli di pagi hari

“Bukankah kau menaruhnya di rak sepatu Oppa kemarin?”

“Jinja? Tak ada Eomma” teriak Sulli lagi

Yoona pun menghampiri anaknya yang manja itu

‘Ya? Choi Minho apa kau memindahkan sepatu adikmu?” Tanya Yoona

“Ne? sepatunya kotor sekali, aku buang ke tempat sampah” jawabMinho

“Eomma?” rengek Sulli

“Minho?”

‘Ne ne, aku taruh di belakang kulkas!” jawabMinhoakhirnya

Yoona mengambil sepatu Sulli dan tersenyum bangga

“Dasar Choi Minho” katanya

“Choi Sulli berterima kasihlah pada Oppa mu yang baik ini” suruh Yoona saat mereka hendak berangkat

“Huh? Untuk menyembunyikan sepatu ku, no way” kata Sulli

“Oppa yang telah membersihkan sepatu mu”

“Jinja? Oppa ku yang jahat ini?” tanya Sulli

“Huh? Aku juga tak ingin terima kasih dari mu” timpalMinho

“Yeobo kami berangkat dulu” pamit Siwon sembari mengecup kening Yoona

“Hati-hati”

Yoona kembali masuk ke rumah setelah mengantar kepergian keluarganya. Ia harus segera membersihkan rumah dan berangkat ke Boutique yang ia dirikan bersama teman satu angkatanya waktu kuliah dulu, Seo Joo Hyun dan Jessica Jung.

Yoona memulai aktifitasnya dari menyapu, ngepel, menyiram bunga, cuci piring dan yang terakhir mencuci baju.

“OMO? Aku hanya telat mencuci 2 hari kenapa pakaian anak-anak sebanyak ini?” desahnya saat mengetahui cuciannya menggunung

Segera ia cuci pakaian keluarganya. Tiba-tiba …

Drrr Drr Drrr

“Yoboseyo, Onnie?” jawabnya

“Yoona-ssi kau sudah dapatkan nomor telepon tuan Kim Hee Chul dan nyonya Hwang Mi Youngkan?” tanya Jessica

‘Andwe, aku hanya dapatkan tuan Kim Hee Chul, nyonya Hwang sangat jual mahal”

“Aish baiklah, kau tangani desaign yang akan kita ajukan biar Nyonya Hwang, Seo Hyun yang urus”

“Ne Onnie”

Klik telepon di tutup

“OMO? Nomor telepon tuan Kim, aku taruh dimana ya?” desahnya sembari mengingat-ingat

Salah satu kebiasaan buruk Yoona yang fatal adalah ceroboh pada barang yang penting dan pelupa

“Ah! Kalau tak salah …..

Flashback

Yoona sedang berada di sebuah gedung, ia berdiri di depan ruang konfrensi pers menunggu seseorang.

“Yeobo? Apa yang kau lakukan?” tanya Choi Siwon yang tiba-tiba ada di depan Yoona. Ia baru saja selesai rapat dengan direktur Park Jung Soo

“Oppa? aku sedang menunggu tuan Kim”

“Mwo? Kau masih mengejar orang itu?” tanya Siwon tak percaya. Hampir satu bulan ia mengejar Kim Hee Chul seorang designer yang menurut Siwon tak ada apa-apanya

“Ini yang terakhir, kalau gagal kami akan menyerah” jawab Yoona

“YA!! Itu dia?” teriak Yoona sembari mengejar Kim Hee Chul di tengah para wartawan. Siwon yang tak tega melihat istrinya terlunta-lunta pun menyeret Yoona menjauh dari kerumunan

“Oppa?” amuk Yoona

“Adacara yang lebih efisien” kata Siwon membawa Yoona ke suatu tempat

Yoona dan Siwon duduk bersandingan seolah menunggu seseorang

“Oppa? apa yang kita lakukan di sini?” tanya Yoona, ia sudah lemas karena kehilangan kesempatan mendapat investor utamanya

“Tunggu saja” suruh Siwon

“Ah! Itu dia?”

“Ng” Yoona menoleh ke arah yang di maksud Siwon

“Annyeong Kim Hee Chul”

“Annyeong Choi Siwon”

Mereka saling memberi hormat

“Apa yang membawa Choi Siwon ingin bertemu dengan ku?” tanya nya dengan dingin

“Aku sangat mengagumi karya mu, aku ingin mengajakmu menginvestasikan sedikit pemikiranmu pada Boutique kami”

“Boutique?” tanya Kim Hee Chul

“Ne? ini adalah manager Boutique kami Im Yoona, kurasa kau sudah mengenalnya?”

“Oh! Dia sering mengganguku akhir-akhir ini?”

“Kami hanya ingin mengundang anda ke boutique kami, kami yakin anda pasti mendapat inspirasi darisana” Yoona memotong pembicaraan Siwon. Selanjutnya Yoona yang meneruskan diskusi ini sampai tercapai kata “Deal”

“Senang berbisnis dengan anda, tuan Choi”

“Ne, sama-sama tuan Kim”

Mereka berpisah

“Nih?” Siwon menyerahkan nomor telepon Kim Hee Chul

“Gomapta Oppa” kata Yoona

“Ini tidak Gratis?” Siwon merebut kembali nomor telepon Kim Hee Chul

“Ng?”

“Kiss” pinta Siwon

“Ani? Aku tidak mau” tolak Yoona

“Araseo, kertas ini aku buang saja?” goda Siwon

“Andwe!!! Ara-ara” Yoona pun meng kiss pipi Siwon

“Berikan nomor teleponnya” pinta Yoona

“Ani? Akukaningin di kiss di sini?” Siwon menunjuk bibir Yoona lalu lari meninggalkan istrinya

“Oppa!!!” teriak Yoona mengejar Siwon

Flashback end

“Ah!! Di kemeja Oppa?” pekik Yoona tiba-tiba teringat. Ia merogoh saku kemeja yang Siwon pakai di hari itu

“Ah!” lega Yoona saat menemukan kertas tersebut masih utuh, tapi ia juga menemukan kertas yang lain di dalam saku Siwon beserta foto aneh. Foto dimana Siwon telanjang dada bersama seorang yeoja yang terblur gambarnya

Yoona menghela napas panjang

“Andwe ini bukan Oppa?” ia menenangkan diri.

Ia mengingat kembali hari itu. Siwon ijin tidak pulang karena ada masalah dengan direktur Kim dan perundingan dengan tuan Jung

“Omo? Andwe Oppa tak mungkin melakukan hal sebodoh ini” ia masih berusaha untuk tenang dan tidak terpengaruh.

“Ng, kertas apa ini?” pekiknya

“Gomawa Oppa! malam ini aku sangat terhibur”

Saat itu pula Yoona lemas di tempat

***Pink Lipstick***

Hari ini Yoona agak tidak bersemangat menuju Boutique. Ia masih terpikirkan oleh foto aneh tadi pagi meskipun berkali-kali ia yakinkan pada dirinya kalau Choi Siwon tak mungkin melakukan hal memalukan itu.

“Gwencana Onnie?” tanya Seohyun

“Hmm”

“Bagaimana, sudah dapat nomor telepon Nyonya Hwang?” tanya nya

Seohyun menggeleng

“Mollaseo, Jess Onnie yang turun tangan, katanya “kami sama-sama berasal dariUSAmungkin ia bisa terpengaruh dengan ku”

“Oh!” Yoona menjawab malas

“Onnie? Apa kau ada masalah?” tanya Seohyun sekali lagi untuk memastikan

“Aish, sudahlah Hyun, aku baik-baik saja” Yoona menenangkan orang yang sudah ia anggap sebagai adiknya. Kalau di ingat-ingat sebenarnya karena ia dan mantan pacarnya ChoKyu Hyun,iadan Siwon saling mengenal dan akhirnya menikah. Waktu itu Choi Siwon yang notabennya adalah kakak kelas yang sangat pupuler di kalangan kampus bahkan menjadi icon kampus, tiba-tiba menyatakan cinta pada Seohyun yang sama sekali tidak mengenalnya.

Flashback

“Saranghae Seo Joo Hyun” katanya tiba-tiba saat Yoona dan Seo Hyun tengah asyik mengobrol. Yoon Seo saling pandang seolah mengatakan

“Siapa orang ini?”

“Mollaseo Onnie”

Yoon Seo pun meninggalkan tempat mereka karena orang-orang mulai berdatangan

“Ne? tunggu Seo aku menyukaimu at first time!” kata sembari menahan tangan Yoona

“Ya? Apa yang kau lakukan? SeoHyun di sebelahsana” Yoona menarik tangannya kembali

“Mwo?” pekik Siwon.

‘Ara! Siapapun engkau maukah kau menjadi pacar ku” Siwon menyatakan Cintanya pada Yoona

“Ani, kau tak mengenalmu” tolak Yoona

‘Kajja Hyun” Yoona mengajak Seo Hyun menjauh dari TKP

“Kenapa ditolak Onnie?” tanya Seo Hyun kemudian

“Mereka hanya ingin bertaruh siapa yang bisa jadi playboy number 1’ jawab Yoona

“Lihatlah!!!”

Yoon Seo melihat ke arah TKP tadi

“HAHAHAHHA!!!” terdengar tawa keras Cho Kyu Hyun

“Ya? Kau mencoba mengerjaiku?” amuk Siwon

“Ani, Hyung saja yang bodoh?” elak Cho Kyu Hyun

“Ya? Kau!!!”

“Sudahlah, berikan uang ku 5000-won”

Siwon merogoh sakunya dan menyerahkan uang cash terakhirnya pada Cho Kyu Hyun

“Ini pertama kalinya aku di tolak” desah Siwon

Flashback end

-Pink Lipstick-

Sudah satu minggu ini sejak di temukannya foto aneh tersebut. Yoona masih belum memastikan hal tersebut pada suaminya, bukan karena tak berani tapi Siwon benar-benar jarang di rumah. Entah urusan kantor belum selesai, rapat dengan tuan Jung, keanehan direktur Kim, entahlah yang jelas alasan tersebut semakin membuat Yoona curiga

“Oppa? hari ini kita janji ajak anak-anak keWonderLand” Yoona mengingatkan Suaminya saat membantu memasang dasi

“Jinja?”

“Oppa tidak lupakan?”

“Yeobo, hari ini aku dan manager Lee berencana menyelidiki Direktur Kim, kau tahukan? Akhir-akhir ini ia bertingkah sangat aneh, selalu mengadakan rapat tertutup dengan pemegang saham, dan menghindari tatap muka dengan ku”

“Huufft” Yoona menghela napas panjang

“Yeobo?” panggil Siwon

“Bukan hanya Direktur Kim, Oppa juga aneh” jawab Yoona meninggalkan Siwon

Siwon menatap kepergian istrinya

“Ya? Bukankah kau lebih aneh Yeobo?” kata Siwon

-Pink Lipstick-

“Presdir ini data yang saya maksudkan kemarin” kata Manager Lee

“Presdir?” panggil Manager kelihatanya Choi Siwon sedang banyak pikiran

“Maaf, Presdir Choi?”

“Oh! Manager Lee?Adaapa?” pertanyaaan Siwon malah membuat Manager Lee bingung

“Anda baik-baik saja?”

‘Hyung, punya waktu malam ini?”

“Maaf?”

“Aku ingin mengajak Hyung  jalan-jalan” kata Siwon

Manager Lee mengikuti apa yang di katakan Siwon. Mereka menuju sebuah kedai kopi dan mencari tempat yang rindang untuk mengobrol

“Kalian sedang bermasalah?” tanya Manager Lee Dong Hae

“Ng?”

“Kata Sica akhir-akhir ini Yoona selalu murung, banyak pekerjaannya yang terbengkalai”

“Benarkah?” tanya Siwon

“Aku juga tidak tahu, dia tak pernah berbicara pada ku, dan selalu curiga jika aku pulang sangat larut. Ia tak pernah seperti ini sebelumnya, dia benar-benar mengerti pekerjaan ku”

“Mungkin dia kelelahan, berilah dia sedikit perhatian” Dong Hae memberi saran

“Hyung! Dia selalu menghindar”

Donghae terdiam, ia tidak tahu apa yang harus ia katakan. Ia hanya bisa berharap masalah mereka segera selesai. Jika terus seperti ini entah itu Yoona atau Siwon tak ada yang bisa berjalan dengan baik.

“Ng? Hyung bukankah itu direktur Kim?”

DongHae menoleh kearah pandang Siwon

“Ne? apa yang ia lakukan di sini?”

“Ya, Ya bukankah itu Tuan Jung?, Hyung benar dugaan mu mereka sangat mencurigakan?”

Donghae dan Siwon mendekat ke arah ke tempat direktur Kim

“Annyeong Tuan Jung” Sapa Direktur Kim

“Jangan basa-basi, bagaimana saham yang kau janjikan?” tanya Tuan Jung to the point

“Hmm anda sangat tidak sabaran tuan Jung” ledek Direktur Kim

“Kita harus membuat perusahaan itu Pailit, dan menjadikan mu investor utama dengan begitu 30% saham bisa jadi milik mu” jelas Direktur Kim

“Jadi apa rencanamu?” tanya Tuan Jung

‘Proyek pulau Jeju akan aku gagalkan”

“MWO?” pekik Siwon

-Pink Lipstick-

Siwon pulang ke rumah dengan perasaan galau plus frustasi. Ia benar-benar tidak menyangka Direktur Kim orang kepercayaanya selama ini mampu menghianatinya.

Bruk

Siwon menjatuhkan tubuhnya ke kasur dan memejamkan mata sejenak

“Aish, melelahkan sekali” desahnya

Siwon meraba-raba kasurnya, seperti ada yang ganjil

“Ng? Yeobo?” Panggilnya saat sadar kalau istrinya tidak ada di kamar. Ia bangkit dari kasur dan mencari keberadaan istrinya.

“Wae tidur disini?” tanya Siwon saat menemukan istrinya di kamar Sulli. Ia perhatikan dengan seksama wajah polos istrinya dan tersenyum geli

“Apa kau pikir aku tidak pulang, jadi kau bisa seenaknya selingkuh dengan anak manja ini?”

Ia mengangkat tubuh Yoona dan memindahkannya ke kamar

“Mianhae, aku terlalu sibuk minggu ini, ada banyak sekali masalah di kantor, aku butuh bantuan mu yeobo” kata Siwon. Ia melekatkan wajahnya pada Istrinya dan mengkiss bibir onew Yoona

“Saranghae!!! Jeongmal”

-Pink Lipstick-

“Eomma” panggil Sulli saat mereka hendak berangkat

“Baju panda ku, besok aku mau pakai di festival sekolah”

“Kenapa pakai baju itu? Kaukanpunya baju yang lain?” tanyaMinho

“Aku dan Krystal ingin memakai baju yang sama”

“Baju panda yang kau beli waktu liburan musim panas itu?” tanya Yoona

Sulli mengangguk

“Baiklah Nona Choi Sulli, saya akan mempersiapkannya”

“Ok, kalian sudah selesai, ayo kita berangkat sekarang!” kata Siwon

“Eomma kami berangkat dulu” kata Sulli dan Minho sembari mengkiss pipi Yoona

“Yeobo, kami berangkat sekarang” pamit Siwon dan seperti biasa, ciuman di kening menhantarkan kepergiannya

“Huuft” Yoona menghela napas dan kembali masuk ke rumah

“Baju panda Sulli, aku siapkan dulu itu sebelum berangkat kerja” katanya

Ia pun masuk ke kamar Sulli dan mengubra-abrik lemari pakaiannya

“Hmm kalau tak salah aku letakkan di sini” desahnya

Ia mengingat-ingat kembali dimana ia persisnya meletakkan baju tersebut

“OMO! Aku belum mencucinya!! Gawat”

Segera ia berlari menuju sumur *kalau di hallyu istilahnya apa ya?* dan memilah-milah baju yang ada

“Ya! Dimana baju itu?” desahnya karena sudah 3 kali ia mencari tak juga ditemukan

“Ng? apa ini?” pekiknya saat mendapati kemeja Siwon terdapat noda berwarna pink

“Mwo? Bukankah ini lipstick?”

“Andwe!” Yoona menggeleng-geleng kepalanya seolah tak percaya dengan apa yang ia lihat

-Pink Lipstick-

Yoona berdiam diri di kamar. Matanya sembab karena terlalu banyak mengeluarkan air mata. Ia menatap foto saat ia bersama keluarga kecilnya musim panas lalu, dan tanpa sadar air matanya mengalir lagi

Flashback

Sesaat setelah mengetahui noda lipstick di kemeja Siwon, seseorang tiba-tiba menelponnya

Ia menata hatinya kemudian menjawab telepon tersebut

“Yoboseyo?”

“Yeobo? Kau sudah berangkat?” tanya seseorang di sebrangsana.

“Opseo Oppa? Gwenchana?”

“Berkasku ada yang ketinggalan, kalau tidak salah ada di atas meja, bisa tolong kau bawakan?” pinta Siwon

“Ne! Oppa!”

“Gomapta Yeobo, cepat ya?” suruhnya

Klik telepon di tutup. Yoona segera mencari berkas yang di maksud suaminya. Sejenak ia melupakan masalah pink lipstick tersebut.

Sementara itu di kantor Siwon

“Kau ingat baik-baik apa yang aku katakan” Ucap seseorang pada seorang yeoja berparas cantik dan tinggi

“Ne! tenang saja Ahjussi”

Yeoja tersebut pun menghilang dari hadapan ahjussi tersebut dan berjalan menuju ruangan Choi Siwon. Tanpa mengetuk pintu ia langsung masuk begitu saja membuat Siwon kaget

“Yeobo?” panggil Siwon

“What’s Up Beb?”

“YA!! Siapa kau? Kenapa masuk ke ruangan ku tanpa ijin?” amuk Siwon

Tanpa menghiraukan kata-kata Siwon yeoja tersebut tiba-tiba saja memeluk Siwon dan mencium lehernya dengan paksa. Siwon berusaha melepas pelukan tersebut tapi yeoja tersebut semakin menambah kemesraan dengan mendekat bibirnya ke bibir Siwon tiba-tiba

TYAARRR setumpukkan berkas perusahaan tanpa sengaja jatuh dari tangan seseorang. Siwon menoleh ke arah suara tersebut

“Yeobo?” pekiknya

Tanpa sadar Yoona menitihkan air mata dan berlari keluar ruangan. Siwon ingin mengejar tapi di tahan oleh yoeja aneh tersebut. Karena sudah tidak tahan ia mendorong tubuh yeoja tersebut hingga terpental jauh

“Aw?” rintih yeoja tersebut tapi Siwon tak menghiraukannya. Ia berlari secepat mungkin mengejar istrinya

“Yeobo! Tunggu” teriak Siwon tapi Yoona tak menghiraukannya ia terus berlari dengan air mata yang mengalir sangat deras. Dengan susah payah akhirnya Siwon bisa mengejar istrinya

“Yeobo, ini tidak seperti kelihatannya” jelas Siwon menahan tangan istrinya. Yoona berusaha melepas cekalan Siwon tapi kekuatan Siwon terlalu kuat

“Yeobo aku …..”

Drr drrr drrr telepon milik Siwon berbunyi. Sebuah sms dari manager Lee

“Presdir, tuan Park Jung Soo sedang menunggu anda”

“Aish?” desahnya

“Yeobo? Kita bicara di rumah, percaya lah pada ku, aku tidak mungkin melakukan hal konyol tersebut” jelas Siwon ia mengecup kening istrinya tapi segera di tampik oleh Yoona

“Aku menyayangimu yeobo” kata Siwon kemudian pergi meninggalkan istrinya.

“Hiks-hiks” saat itu pula tangis Yoona pecah dan semakin menjadi

Flashback End

“Aku pulang” kata seseorang yang segera di sambut senang oleh anak-anaknya

“Appa” teriak Sulli berlari ke arah Appanya

‘Ng? Appa sudah pulang?” pekikMinho

“YA!!, kau tak senang Appa pulang cepat?” goda Siwon

‘Ani, tentu saja senang, kami tak perlu kelaparan karena menunggu Appa!” jawabMinho

“Eomma‼ Appa pulang” teriak Sulli memanggil Oemmanya

Yoona keluar dari kamar dengan mata sembabnya.

“Gwencana Eomma? Apa Eomma sakit?” tanya Sulli

“Aniya, Oemma hanya kurang tidur” jawab Yoona menenangkan anaknya

“Appa? Sedari tadi Oemma mengurung diri di kamar” kataMinho

Siwon hanya diam. Ia tahu bagaimana perasaan Yoona dan ingin segera menyelesaikan kesalah-pahaman tersebut, itulah mengapa ia pulang cepat hari ini.

Selama makan malam, Yoona hanya terdiam dan menyelesaikan makannya dengan cepat,  sementara Siwon asyik bercanda dengan Sulli. Minho yang merasakan perubahan sikap Eommanya hanya terdiam dan segera menyelesaikan makannya

“Eomma?” panggilMinhoseusai makan malam

“Aku tidak bisa menyelesaikan soal ini?” kataMinho

“Kau tanyakan saja pada Appa mu” tolak Yoona. Biasanya ia selalu bersemangat mengajari anak-anaknya pelajaran sekolah tapi tidak untuk hari ini

“Appa sudah di rebut Sulli” jelas Minho

Yoona menghela napas dan berusaha tersenyum di hadapan anaknya

“Baiklah, kemari anak Eomma?” ajak Yoona

Minho menatap wajah Eomma nya dengan seksama dan tiba-tiba saja memeluknya

“Mworago, sayang?” tanya Yoona

“Eomma? Minho sayang Eomma” Bisik Minho

“Eomma juga sayang Minho” jawab Yoona

“Eomma baik-baik ya, jangan banyak pikiran, tidur yang cukup, biar Oemma lebih yeppo” kata Minho sembari mengkiss pipi Eommanya

“Eomma, aku sudah tahu jawaban soal itu, gomapta Eomma” katanya seraya pergi meninggalkan Eommanya. Yoona hanya tersenyum dengan sikapMinho. Mungkin ia sadar akan sikap Eommnya yang agak berbeda.

“Anak itu benar-benar perhatian” Kata Yoona

Selesai menidurkan anak-anaknya Siwon segera menuju kamarnya. Terlihat Yoona sudah terbaring di ranjang, tapi Siwon tahu ia belum tidur

“Yeobo?” Panggil Siwon halus

“Ayo kita bicara?” ajaknya, tapi tak ada respons dari Yoona, ia malah menutup matanya pura-pura tidur

‘Yeobo, aku tahu kau marah, tapi tidak bisa kah kau memberi ku kesempatan untuk menjelaskan?”

SREK Yoona menutupi kepalanya dengan selimut. Siwon menghela napas kemudian menarik selimut Yoona dengan halus

“Aku lelah” kata Yoona saat selimut tersebut di buka dan kembali memejamkan matanya, tanpa sengaja airmatanya mengalir melalui hidungnya. Siwon menutup kembali selimut tersebut dan pergi beranjak tidur. Ia melingkarkan tangannya ke perut istrinya tapi sayangnya Yoona melepaskannya dan pergi keluar kamar menuju kamar Sulli

“Haaaahhhh” desah Siwon

-Pink Lipstick-

Esok harinya sesuatu yang buruk terjadi di kantor Siwon. Dua orang laki-laki bertubuh kekar tiba-tiba  menyergap Siwon

“Kami dari kepolisianSEOUL, kami mendengar anda melakukan pelecehan seksual dan KDRT” polisi tersebut menyeret paksa tubuh Siwon keluar kantor

“Mwo? Pelecehan apa?” tanya Siwon, ia meronta sekuat tenaga tapi usahanya sia-sia

“Kami akan menjelaskannya di kantor, kami mohon kerja samanya”

“Ya? Tapi kalian tak bisa memperlakukan aku seperti ini!” Amuk Siwon tapi ia malah di masukkan paksa ke dalam mobil

Manager Lee yang melihat kejadian tersebut pun segera menyusul mobil polisi tersebut, sembari terus menghubungi istrinya Jessica Jung.

“Yoboseyo?”

“Sica apa Yoona masuk kerja hari ini?” tanya Donghae

‘Opseo Oppa, gwenchana?”

“Ani, aku jelaskan nanti’

Klik

Donghae segera memacu mobilnya menuju kantor polisi

“Hyung? Bagaimana aku bisa keluar sekarang?” tanya Siwon pada manager Lee

“Mereka tidak ingin nego, kau harus di sini selama tiga bulan, atau kau punya saksi yang menyatakan dirimu tidak bersalah!”

“Aish” amuk Siwon meninju jeruji besi di depannya

“Sebenarnya apa yang terjadi?”

“Ini semua gara-gara yeoja aneh yang datang padaku kemarin siang, aku di jebak, dan gara-gara dia Yoona salah paham padaku”

“Lalu sekarang apa rencana mu?”

“Entahlah Hyung”

Drrr drrr drrr

“Yoboseyo?TuanPark!”

“Ne Ne kami segera kembali” jawab Manager Lee

“Aku harus kembali ke kantor sebelum semuanya bertambah parah”

“Ne” Siwon mengangguk paham

Manager Lee berlalu dari hadapan Siwon

-Pink Lipstick-

Yoona menghela napas panjang. Ia menatap hasil karyanya dengan tatapan kosong.

Drrr drrr drrr hape Yoona berkali-kali berdering tapi tak sekalipun ia angkat

“Kenapa tak diangkat Onnie?” Tanya Seohyun sembari melihat siapa yang menelpon

Donghae Oppa”

Yoona terdiam sejenak lalu menoleh kearah Seohyun

“Hyun? Hmm bagaimana perasaanmu saat KyuHyun Oppa meninggal?”

“Ng? kenapa Onnie? Menanyakan hal itu? Tentu saja aku sangat sedih” jawab SeoHyun

“Oh! mianhae Hyun?” sesal Yoona

“Mworago Onnie? Kau sering murung akhir-akhir ini?”

Yoona tiba-tiba memeluk Seohyun dan menangis dalam dekapannya. Seohyun yang tidak tahu apa-apa hanya bisa menenangkan Onnienya

“Ottogajo?” tanyanya di sela-sela tangisnya

“Menangislah Onnie, jika itu bisa melegakan hati Onnie” saran Seohyun

Beberapa saat kemudian setelah Yoona berhenti menangis ia menceritakan semua masalah yang ia alami pada Seohyun, sesekali isak tangis terdengar di sela-sela ceritanya. Seohyun memegang tangan Yoona memberi semangat

“Yoon” panggil Jessica

“Suami mu? ….” Jessica menggantung kalimatnya

“Choi Siwon masuk penjara karena di jebak oleh direktur Kim” kata Jessica

“Mwo?” seketika itu pula Yoona pingsan di tempat

“Onnie?” panggil Seohyun menggoyang-goyang tubuh Yoona

Dengan segera Jessica dan Seohyun memindahkan tubuh Yoona ke sofa panjang

“Onnie tahu dari mana Siwon Oppa masuk penjara?” Tanya Seohyun sembari mengoles minyak angin ke tubuh Yoona

“Hae Oppa, sebenarnya apa yang terjadi?”

Seohyun pun menceritakan kembali apa yang telah di alami Yoona

“OMO? Separah itu?” kaget Jessica. Ia menatap sahabatnya yang kini terbaring lemah di dekatnya

“Yoona Hwaiting” ucapnya

-Pink Lipstick-

Malam harinya setelah menitipkan anak-anak pada Eommanya. Yoona menuju tempat dimana Siwon di tahan. Ia tidak langsung menemuinya, ia harus mempersiapkan diri dan hatinya terlebih dahulu.

“Huufft” ia menghela napas panjang

“Yoona?” panggil manager Lee mengagetkannya

“Ah! Oppa” pekiknya

“Apa yang kau lakukan di sini?, kenapa tidak masuk?”

“Hmm, aku sudah selesai” jawab Yoona bohong

“Oh! Kalau begitu aku masuk dulu”

Yoona hanya mengangguk

“Oppa?” pangil Yoona. Manager Lee menghentikan langkahnya

“Ini, makanan kesukaan Oppa, tolong berikan padanya!” kata Yoona lalu pergi dari hadapan Donghae

“Ng? bukannya dia dari menjengguk Siwon, kenapa tidak diberikan langsung tadi” Donghae berbicara sendiri

“Waktu anda 15 menit” kata polisi penjaga

“Ne?”

“Hyung?” panggil Siwon

“Presdir …”

“Aist1 hyung panggil Siwon saja, inikantidak di kantor lagi pula, aku lebih muda dari hyung” potong Siwon

“Siapa bilang tidak di kantor, kita ada di kantor polisi, babo?” canda Donghae. Keduanya pun tertawa bersama

“Aish? Ku pikir hyung tak punya selera humor”

“Enak saja, kau pikir Sica mau menikah dengan orang datar seperti itu?”

“Hyung bagaimana rapat tadi?”

“Sepertinya kita harus bekerja extra keras untuk menyakinkantuanPark, hanya dia satu-satunya harapan kita saat ini”

“Mianhae hyung, sudah menyusahkan Hyung?”

“Bicara apa kau? Ini sudah jadi kewajiban ku”

Siwon hanya tersenyum

“Ng? apa yang Hyung bawa?”

“Oh! Tadi aku berpapasan dengan Yoona, dia lupa memberikan ini” Donghae menyerahkan trantang berisi makanan tersebut pada Siwon

“Mwo? Yoona ada di sini? Kenapa ia tidak memberikan langsung pada ku?” tanya Siwon sembari membuka trantang makanan tersebut

“Mwo? Jadi Yoona belum menemuimu?” tanya Donghae

“Aku akan sangat senang jika ia datang hyung” kata Siwon seraya melahap makanan dari Yoona

Teck teck

‘Time Out” kata polisi penjaga

“Ne! aku pergi dulu Choi Siwon” pamit Donghae

“Hyung, tolong jaga Yoona dan anak-anak ya”

“Hm…kau tak usah khawatir”

Donghae keluar dari kantor polisi dan mendapati Yoona masih berada di depan pintu

“Yoon” panggil Donghae

“Oppa? ottokeh? Apa Siwon Oppa baik-baik saja?”

Donghae hanya menghela napas

“Ikut aku” Suruh Donghae. Yoona hanya manut.

“Masuklah” kata Donghae mempersilahkan Yoona masuk ke rumahnya. Ia meletakkan trantang makanan Yoona di atas meja dan melonggarkan dasinya sedikit

“Kau ini kenapa? Ia sedang membutuhkan dukunganmu saat ini? Kenapa kau malah bersikap seperti ini?”

Yoona hanya terdiam tertunduk

“Oppa jangan memarahinya secara sepihak?” kata Jessica tiba-tiba keluar membawa secangkir teh hangat

“Minumlah Yoon” suruh Jessica

“Apa maksudmu memarahi sepihak?”

Jessica membisikkan sesuatu ke telinga Donghae lalu menarik suaminya menjauh dari Yoona

“Mwo? Apa kau bilang yeobo?” teriak Donghae tak percaya

“Ssst Oppa jangan keras-keras”

“Kenapa kau baru mengatakan ini pada ku?”

“Aku baru tahu tadi, setelah oppa mengatakan kalau Siwon masuk penjara”

“Hmm kita temui Yoona dulu”

Mereka berdua pun kembali menemui Yoona tapi tampaknya Yoona sedang tak ingin di ganggu. Ia sedang tertunduk menekuk lutut dan membukam wajahya ke dalamnya, sesekali terdengar suara sesugukkan yang sangat miris.

“Oppa, lakukan sesuatu?” kata Jessica panik

“Kau tenangkan dia dulu, aku mau mandi sembari memikirkan caranya”

Jessica pun berjalan mendekati Yoona dan mengelus-elus punggungnya, sentak Yoona pun memeluk Onnienya itu

-Pink Lipstick-

Ke esokan harinya Yoona meminta penjelasan dari Donghae perihal apa yang sebenarnya terjadi pada perusahaan suaminya. Akhirnya ia pun memutuskan untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut, meskipun berkali-kali Donghae melarang tapi ia tetap tidak bisa melawan sifat keras kepala orang sudah ia anggap sebagai adik itu

“Oppa jangan bilang pada Siwon Oppa” pinta Yoona

“Wae?”

“Aniya, aku tidak ingin dia tahu saja”

Donghae menatap adiknya iba

“Ne? Oppa, apa yang akan kita lakukan sekarang?” tanya Yoona menyadarkan Donghae

“Ne? pertama kita harus menyakinkan pada tuan Park, agar dia mau berinvestasi di perusahaan ini, kemudian mengumpulkan bukti untuk menangkap tuan Jung dan direktur Kim, dan mengeluarkan Siwon dari penjara” jelas Donghae, Yoona mengangguk seolah paham

“Gwedwe? Seperti apatuanPark?” tanya Yoona setelah membolak-balik beberapa berkas perusahaan

“Hubungan kami baru  berjalan 1 tahun yang lalu, sebenarnya ia menjadi investor di sini karena  saudara Direktur Kim teman lama istrituanPark”

“Araseo” kata Yoona

“Karena Direktur Kim yang membawanya kemari sedangkan saat ini dia adalah Investor terbesar yang kami miliki, jika Direktur Kim menghasutnya maka habislah sudah perusahaan ini”

“Aniya? Aku akan mempertahankan perusahaan ini” tegas Yoona membuat Donghae sedikit Bangga

“Aku akan menyakinkan Istri Tuan Kim”

“Ng?”

“Wae istrituanPark?”

“Bukankah Oppa bilangTuanParkada di perusahaan ini karena istrinya”

“Ne, ne Araseo! Kau pintar juga” puji Donghae, Yoona tersenyum menyombongkan diri

“Siapa namaIstriTuanPark?”

“Hmm? Kalau tidak salah Kim-Kim Tae …” Donghae mencoba mengingat-ingat

“AHA! KIM TAEYEON” teriak Donghae. Yoona memiringkan kepalanya berpikir

“Wae? Kau mengenalnya?” tanya Donghae

“Mollaseo, pernah bertemu dengannya?”

Donghae mengangguk

“Saat peresmian produk baru di Mall”

“Oppa ingat bagaimana dirinya?” Tanya Yoona antusias

“Ya? Apa maksudmu?”

“Oppa jawab saja” paksa Yoona

“Dia lebih pendek dari Sica, kulitnya putih, dia juga Yeppo …”

“Ya? Apa maksud oppa?” sebuah suara khas mengalihkan perhatian mereka berdua

“Sica”

“Onnie” pekik YoonHae bersamaan

“Aniya! Sica kau salah pengertian” Donghae mencoba menjelaskan

“Apa yang sebenarnya kalian bicarakan?” tanya Jessica

“Onnie? Onnie ingat punya teman bernama Kim Taeyeon?” tanya Yoona

“Mollaseo, sepertinya tidak, wae?”

“Aniya? Kalian lanjutkan masalah kalian aku mau menjemput Sulli dulu. Bye-bye Oppa, Onnie!” pamit Yoona meninggalkan mereka berdua dengan tanda tanya

“Dasar Yeoja aneh” celetuk Donghae

“Oppa yang aneh, Siapa yang Oppa bicarakan tadi?” Jessica mengivestigasi

“Aniya? Bukan siapa-siapa” jawab Donghae ketakutan

Jessica menatap Donghae dengan tajam seolah mengatakan

“Oppa! jangan bohong padaku”

“Andwe? Aku tidak bohong” kata Donghae

“Jinja?” goda Jessica

“Jebal Yebbo!”

“Araseo” kata Jessica akhirnya

“Awas kau Yoona” Ancam Donghae dalam hati

“ Kenapa kau ke sini?” tanya Donghae karena sepertinya ia tidak minta di jemput hari ini

“Ya? Oppa lupa hari ini kita menjemput Aiden keMokpo”

“Jinja? Aish Baboya?” Donghae melihat jam di tangannya

“Kajja, masih ada waktu sampai matahari terbenam untuk sampai keMokpo” Donghae menarik tangan istrinya

“Oppa? aku ingin lihat Sun Set di Mokpo” rengek Jessica saat perjalanan mereka keMokpo

“Andwe? Di Mokpo tak ada Sun Set” tolak Donghae.

Jessica manyun, mengalihkan perhatiannya ke arah jalanan berpura-pura tidur. Donghae memperhatikan tingkah istrinya lalu kembali fokus menyetir

“Huhf? Menyebalkan!” desah Jessica kecewa

-Pink Lipstick-

Senja Seoul yang sangat indah terlalu sayang di lewatkan, namun untuk sebagaian orang mereka lebih memilih berada dalam ruangan penat karena pekerjaan mereka terkejar deadline, seperti yang di alami Yoona dan Donghae saat ini

“Huaaaaaaaaaaah” Yoona desah lemas seraya melemaskan otot-otot tubuhnya

‘Sudahlah kalau kau lelah, istirahat saja, biar aku yang menyelesaikan semuanya” suruh Donghae

“Jinja, tapi ini sangat banyak apa Oppa bisa menyelesaikan semuanya tepat waktu?” tanya Yoona

“Tentu saja tidak” jawab Donghae dengan santai

‘Ya! Lalu kenapa kau menyuruhku istirahat!” amuk Yoona

“Tentu saja agar kau punya tenaga untuk bekerja lagi nanti”

Yoona manyun mendengar jawaban Donghae

“Huh!, kukira Oppa benar-benar peduli pada ku’

“Ya! Aku memang peduli pada mu”

“Yoon”

“Hmm”

“Malam ini aku akan mengunjungi Siwon, kau ikut?” tanya Donghae hati-hati

Yoona menghentikan aktifitasnya sejenak lalu melanjutkanya lagi

“Ya! Paling tidak temuilah dia sekali saja, ia sangat terpuruk disana”

“Hae Oppa aku sudah selesai dengan yang ini, aku pulang mau pulang dulu kasihan anak-anak terlalu lama menunggu” kata Yoona beranjak dari tempat duduknya, Donghae hanya menatap tragis kepergian Yoona

‘Haah!” desahnya seraya menutup pekerjaannya dan bersiap pergi mengunjungi Choi Siwon.

Donghae memacu mobilnya menuju kantor polisi, karena jaraknya yang tak begitu jauh dalam waktulimamenit ia pun sudah sampai pada tempat tujuan

“Annyeong Haseo”

“Hyung!” Panggil Siwon

“Hyung sendirian?” tanya Siwon membuat Donghae mengernyitkan dahi

“Kau berharap aku dengan siapa? Sica? Atau Yoona?”

Siwon manyun

“Tentu saja Yoona”

“Ya! kau masih mengharapkannya setelah apa yang kau lakukan padanya?” amuk Donghae

‘Mwo? Apa maksud Hyung?”

“Apa kau tahu kenapa Yoona bersikap seperti ini, tidak mau menemuimu sama sekali?”

Siwon hanya menggeleng

“Dia pikir kau menghianatinya”

“Mwo? Bukankah sudah aku jelaskan kalau aku di jebak oleh Kim Kibum jelek itu”

“Dia menemukan noda lipstick pada bajumu yang kau pakai saat kau tidak pulang kerumah pada hari dimana ia menemukanmu berselingkuh dengan orang gila itu” imbuh Donghae

“Noda lipstick apa? Ia tak pernah mengatakan apapun tentang noda lipstick?”

“Tentu saja tidak, karena saat ia hendak menanyakan hal tersebut, ia terlalu kasihan melihatmu pulang dengan tampang lusuhmu itu”

Siwon kembali manyun

“Hyung tahu dari mana? Jessica kah?” tebak Siwon

“Lebih tepatnya Seohyun”

“Jadi jangan sepenuhnya menyalahkan istrimu, dia juga tidak tahu apa yang harus ia lakukan”

“Lalu bagaimana denganku? Apa aku harus menderita karena kesalahpahaman ini, setidaknya bisakah  ia mengunjungiku sekali saja untuk memperjelas semuanya” desah Siwon

“Time Out” teriak pak penjaga

“Itulah masalah kalian, kau pikirkan baik-baik  bagaimana baiknya, oh ya aku membutuhkan tanda tangan mu disini” tunjuk Donghae

Tanpa melihat berkas tersebut Siwon asal menandatangi berkas yang di sodorkan Donghae padanya. Sepeninggalan Donghae Siwon pun berjalan gontai menuju selnya, ia duduk tersengkur di pojok ruangan dan membenamkan kepalanya. Ia mengeluarkan foto keluarga kecilnya saat liburan musim panas tahun lalu bersama anak dan istrinya, ia sempat meminta Donghae agar membawakan foto keluarganya ketika mengunjunginya lagi. Keluarga kecil yang sangat ia rindukan saat ini hanya bisa ia ratapi.

“Yebbo!” panggilnya

“Bogoshipta” desahnya seraya memeluk foto yang ia pegang

Tok tok tok suara ketukan petugas polisi menggangu nostalgia Siwon

“Ya! Kau! Bangun” suruh polisi tersebut. Dengan rasa malas Siwon bangkit dari tempatnya duduk dan segera menghampiri polisi tersebut

“Seseorang mencarimu” kata polisi tersebut, membuat Siwon mengernyitkan dahi

“Wae, Hyung apa ada yang ketinggalan?” Celetuk Siwon saat menemui orang tersebut namun langkahnya tiba-tiba terhenti saat ia tahu siapa orang yang menunggunya

“Annyeong Choi Siwon-Ssi atau haruskah aku memanggilmu Predir Choi?

“Kenapa Kau kesini?” tanya Siwon dengan ketus

“Kenapa Choi Siwon apa kau kecewa dengan kedatanganku, apa kau berharap orang ini adalah Manager Lee atau Im Yoona” ledeknya

“Apa yang kau inginkan sebenarnya Kim Kibum-ssi?”

“Wae, aku hanya ingin menyelamatkan atasanku”

Siwon tersenyum kecut mendengar jawaban KiBum

“Wae? Kenapa kau ingin menyelamatkanku sedangkan kau yang membawaku ke sini?” selidik Siwon yang sedari tadi mencoba menahan amarah, rasanya ia ingin meninju orang di hadapannya ini kemudian melemparnya ke  penjara bawah tanah

“Kau memang pintar Presdir Choi”

“Aku punya penawaran bagus untukmu”

Siwon hanya diam bersiap mendengarkan perkataan Kibum selanjutnya

“Aku akan menyuruh yeoja tersebut mencabut tuntutannya terhadapmu asal kau mau menceraikan istrimu dan menyerahkan perusahaan mu padaku”

Bug tiba-tiba saja Siwon meninju wajah cute Kibum

“Aww” Desah Kibum

“Huuft, pukulan mu lumayan juga” Puji Kibum seraya mengelap darah yang mengalir melalui bibirnya

“Pergilah, aku tak mau mendengar ocehan konyolmu lagi dan jangan pernah menyuruhku menyerahkan harta yang paling berharga dalam hidupku” Usir Siwon

“Aku tahu akan berakhir seperti ini” kata Kibum seraya bangkit

“Kau akan menyesal Choi Siwon, akan aku rebut kembali apa yang dulu menjadi milik ku” ancam Kibum kemudian pergi meninggalkan Siwon

“Aku tidak akan menyesal, aku tahu dengan jelas siapa dan bagaimana orang yang telah mewarnai hidupku selama 13 tahun terakhir ini, dan kau tidak mungkin berhasil mengusik kami” batin Siwon menatap tajam kepergian Kibum

-Pink Lipstick-

Yoona membolak-balik berkas perusahaan, ia sedang mempelajai apa yang akan ia sampaikan padatuanParkbesok dan kata-kata yang pas untuk mengambil hati istrinya

“Hwaah” Desahnya sembari melempar berkas tersebut

“Kenapa susah sekali?” desahnya

Tok-tok tok

“Eomma aku tidak bisa tidur?” terdengar suaraMinhomenuju ruang kerja Yoona. Yoona menghentikan aktifitasnya sejenak

“Dorawa! anak oemma yang paling pintar”

Ia memelukMinhodan memberinya kehangatan dengan mengecup keningnya

“Eomma?” Panggil Minho

“Hmm”

“Kapan Appa pulang?” tanyaMinho

“Mollaseo, berdoalah agar urusan Appa cepat selesai” kata Yoona

“Tidak bisakah kita menelpon Appa?”

“Aniya? Appa benar-benar tidak bisa di ganggu”

“Bogoshipo, Appa” kataMinhoberusaha tidur dalam dekapan hangat ibunya

“Araseo! Nado bogoshipoyo Oppa!” timpal Yoona. Ia merapikan rambutMinhodan memandangi wajah anaknya. Ia ingin menangis, tapi berusaha menahannya. Ia sudah cukup kesusahan mengatur cerita agar anak-anaknya tidak curiga karena Appa mereka tidak akan pulang selama satu bulan bahkan lebih, dan jika harus mengarang cerita kenapa ia menangis, mungkin ia akan buka mulut.

“Tidurlah anak Eomma!” Bisik Yoona.Minhopun semakin mendekat ke dalam dekapan ibunya.

-Pink Lipstick-

Yoona mengambil napas dalam-dalam dan menghembuskannya secara perlahan.

“Kau siap Yoon?” tanya Donghae

“Aniya?” jawab Yoona ragu

Ini memang bukan pertama kalinya ia presentasi, yang membuatnya gugup adalahtuanParkdan Istrinya. Ia merasa akan ada sesuatu hal yang terjadi

“Ya! Tenangkan pikiranmu, just do as usually” saran Donghae

“Oppa bagaimana kalau mereka pergi gara-gara aku?” cemas Yoona

“YA? Bicara apa kau? Mana semangat menggebu-gebu mu kemarin?”

“Aku takut Oppa?” rengek Yoona, terlihat keringat dingin mulai membasahi keningnya

“FIGHTING YEOBO”  tiba-tiba saja suara Siwon terngiang di telinga Yoona

Deg

“Oppa” desahnya, Donghae yang berada di depan Yoona pun menghentikan langkahnya

“Wae?”

“Oppa, beri aku waktu 5 menit, aku akan kembali tepat waktu aku berjanji” Pamit Yoona. Ia berlalu dari hadapan Donghae, yang masih menatap kepergian Yoona dengan tampang innocent

“MWO? Im Yoona kau mau kemana?” teriak Donghae tapi tak di gubris oleh Yoona

Akhirnya dengan berat hati Donghae menuju ke tempat meeting sendirian berharap Yoona menepati kata-katanya.

“Annyeong Haseo tuan dan nyonya Park” sapa Donghae

“Annyeong” jawabnyonyaParksedangtuanParkhanya mengangguk

“Kau sendirian?” tanyaTuanPark, dari sikapnya terlihat sekali ia tidak punya waktu banyak

Donghae hanya tersenyum, lalu melambaikan tangan memanggil pelayan

“Tuan Lee, aku tidak punya waktu banyak” tolakTuanPark

“Ini hanya makan siang tidak memakan waktu lama, benarkan nyonya Park?”

NyonyaParkhanya mengangguk

“Ne, lagi pula tuan ini juga belum makan sejak tadi pagi” belanyonyaPark

TuanParkmenatap istrinya tajam,nyonyaParkenjoy dengan sikap masa bodohnya

Beberapa menit kemudian makan siang mereka pun datang, Donghae pun mencoba memperlambat waktu dengan mengajak bicara denganNyonyaParkberharap Yoona segera datang

“Mwo? Jadi anda kenal dengantuanParkkarena teman anda?” tanya Donghae saatNyonyaParkmenceritakan kisah cintanya

“Ya! Yeobo jangan menyebar aib kepada orang lain” cegahtuanPark

“Aniya? Ini bukan aib oppa, ini namanya hmm apa ya?”NyonyaParkmencoba mencari kata-kata yang tepat

“Ah! terserah apa namanya” kataNyonyaParkakhirnya menyerah

“Kau tahu tuan Lee kupikir temanku itu akan jadi pasangan yang serasi tapi ternyata mereka tidak bertahan lama, ku dengar gara-gara si yeoja itu punya masalah yang rumit jadi ia terpaksa meninggalkan temanku”

“Jinja?” tanya Donghae

“Jinjayo, jika aku bertemu dengan mereka aku akan melakukan apapun sebagai rasa terima kasih ku”ImbuhNyonyaPark

“Ya! Bicara apa kau?” amukTuanPark

“Annyeong Haseo” sebuah suara yang di tunggu Donghae akhirnya muncul juga.

TuanParkbeserta Istrinya pun teralihkan perhatiannya pada yeoja yang berdiri di hadapan mereka, hal sama juga berlaku pada Yoona

‘Oppa, Onnie?”

“Yoona-Ssi?”  pekik Yoona Tuan danNyonyaParkbersamaan sedang Donghae hanya ternganga dengan adegan di depannya

“Mwo? Jadi Yoona adalah teman yangNyonyaParkmaksud?” teriak Donghae tak percaya, setelah mendengar cerita lengkap Kim Taeyeon istri Tuan Park Jun Soo

“Ya! Panggil aku Kim Taeyeon saja” suruh Kim Taeyeon

“Park Taeyeon” protestuanPark

Yoona hanya tersenyum simpul

“Berapa anak Onnie?” tanya Yoona

“3, Park Yeon Soo, Park Tae Jun, dan yang terakhir masih dalam proses”  jawab Park Jung Soo membuat wajah Taeyeon semu merah

“Oppa?” amuk Taeyeon

“Yoona bagaimana kalau kita jalan-jalan sebentar, biar para namja ini bisa leluasa bisnisnya” ajak Taeyeon langsung menarik tangan Yoona tanpa meminta persetujuan pihak yang bersangkutan

“Onnie? Chakkaman” teriak Yoona karena Taeyeon menarik tangannya sangat kuat

“Oh! Mianata” Ucap Taeyeon melepas tangan Yoona

“Ceritakan padaku,bagaimana kau bisa putus dengan Kim Kibum dan malah menikah dengan Choi Siwon, namja yang sama sekali tidak kau kenal” permintaan Taeyeon membuat Yoona binggung

“Onnie, itu masa lalu”

“Ara, tapi aku ingin mendengar penjelasanmu, kau tahu aku sangat terkejut mengetahui berita tersebut 13 tahun yang lalu”

“Ah! Sudahlah aku tidak ingin membahasnya Onnie” tolak Yoona

“Ah! Kau payah Yoon” ledek Taeyeon

“Apa kau tahu, sampai sekarang dia masih belum bisa menerima kau menikah dengan Choi Siwon”

“Siapa?”

“Tentu saja direktur Kim Kibum”

“Mwo? Bagaimana mungkin? Diakansudah menikah dengan seseorang dari Los Angels?”

“Pernikahan mereka hanya permainan, hati Kibum masih mengharapkan dirimu” Jelas Taeyeon

“Selama 13 tahun?” pekik Yoona tak percaya, Direktur Kim Kibum adalah bagian dari masa lalunya, karena ada sesuatu hal Yoona memutuskan hubungan secara sepihak dan menikah dengan Choi Siwon. Sebenarnya dulu Yoona menikah dengan Choi Siwon bukan atas dasar Cinta, tapi lambat laun entah apa yang dilakukan Siwon sehingga Yoona klepek-klepek di hadapannya sampai sekarang

“Apa kau tahu kenapa ia mau bekerja dengan suamimu padahal ia juga punya perusahaan yang membutuhkan dirinya?” tanya Kim Taeyeon

Yoona menggeleng lemas

“Karena ia ingin dekat dengan mu, walaupun itu sangat sakit baginya”

Yoona menatap Taeyeon tak percaya

“Dan saat dia tahu kau menikah dengan Choi Siwon karena harta, Ia memutuskan untuk bangkit dan merencanakan semua ini”

“Mwo? Jadi ia sudah merencanakan semua ini selama 13 tahun?”

“Tepatnya setahun yang lalu saat ulang tahun perusahaanmu, ia baru mengetahui semuanya, dan meminta bantuan Jun Soo Oppa dan Yunho Oppa, untuk membuat Image Siwon buruk dan menjatuhkan perusahaanya yang membuatmu berpaling darinya”

Yoona semakin mengernyitkan dahi tak percaya dengan ucapan orang yang sangat ia hormati di masa lalu

“Aku tak percaya, hanya karena harta kau menghianati cinta Kibum” Taeyeon menggeleng kepala

“Cukup Onnie, aku menikah dengan Siwon Oppa bukan karena harta” tolak Yoona tanpa sadar menitihkan air mata

“Mianeso, aku tahu kau sebenarnya punya alasan yang cukup logis kenapa kau melakukan itu” kata Taeyeon seraya memeluk Yoona

“Yoona-Ssi?” panggil seseorang membuat Yoona terkejut

“Taeyeon-ah bisa kau tinggalkan kami” pinta orang tersebut, Taeyeon mengangguk dan bersiap pergi tapi tangannya di tahan oleh Yoona

“Tidak ada alasan kau mengusir Onnie” ketus Yoona

“Aku tahu kau pasti sangat membenciku saat ini, ternyata aku salah, membuat Siwon terpuruk bukan cara yang baik untuk membuatmu kembali pada ku” sesal Kim Kibum

“13 tahun aku menderita seperti ini Yoon, kita telah menjalin cinta selama 3 tahun sebelum akhirnya Choi Siwon merebutmu dari ku” lanjutnya

“Jebal Kibum-Ssi lupakan aku, aku hanya masa lalu mu, kau masih punya masa depan dengan istrimu” pinta Yoona

‘Tidak bisakah kau kembali pada ku, aku punya perusahaan yang jauh lebih hebat dari miliknya saat ini, aku dengan istriku juga hanya main-main, hatiku masih pada mu, aku tidak seperti Choi Siwon yang telah menghianati istrinya sendiri”

“Mwo? Apa maksud mu? Bagaimana kau tahu kalau Aku dan Siwon Oppa?? ….” selidik Yoona

Setahu Yoona Siwon masuk penjara karena mendorong yeoja gila itu sampai jatuh, bukan karena pelecehan seksual. Sepertinya Yoona menyadari sesuatu

Kibum tersenyum kecut

“PLAK” tanpa sadar Yoona menampar Kibum

“Aku tidak menyangka kau yang melakukan semua ini? Bukankah kau sudah berjanji 13 tahun yang lalu untuk melepasku, dan akan menemukan kehidupanmu sendiri?”

‘Jika semudah itu, kenapa aku melakukan semua ini?” tanya Kibum

“Kau gila Kibum-Ssi, sampai kapanpun kau dan aku hanya masa lalu, aku sudah menyerahkan diriku pada Siwon Oppa, Jebal kembalilah menjadi Kibum yang kukenal 16 tahun yang lalu” Pinta Yoona lalu pergi menyeret Kim Taeyeon meninggalkan Kibum sendirian meratapi nasibnya

-Pink Lipstick-

Yoona menghela napas panjang, memandang lekat anak-anaknya yang sedang tetidur lelap. Ia masih tidak percaya dengan apa yang baru saja ia alami sehari ini, Kim Ki Bum adalah dalang di balik semua kejadian ini, dan parahnya ia bahkan tak mempercayai suaminya sendiri.

“Oppa, apa yang kau lakukan disana?, apa kau sedang memikirkan ku, atau perusahaanmu yang hampir bangkrut?”

Drr Drrr Drrr

“Yoboseyo?”

“Yoona?”

“Ah, Onnie, wae?” Yoona beranjak dari ranjang agar tak mengganggu anaknya yang terlelap

‘Bisa kau keluar sebentar, ada yang ingin aku bicarakan, aku di depan rumahmu”

“YA! Onnie Chakkaman” kata Yoona segera berlari keluar

“Onnie? Wae kenapa menyuruhku keluar malam-malam seperti ini?” tanya Yoona

“Yoona, maaf aku melakukan ini, tapi Kim KiBum jebal tolong dia” pinta Taeyeon

‘Wae? Kenapa dengan orang itu?” tanpa persetujuan Yoona, Taeyeon menarik lengan Yoona dan membawanya masuk mobil

“Mwo? Tertabrak mobil?” pekik Yoona

Taeyeon mengangguk

“Lalu kenapa Onnie membawaku, apa hubungannya dengan ku?”

“Ia terus menyebut namamu, ku mohon selamatkan dia”

“Onnie? Kau membawa ku kabur dan meninggalkan anak-anak ku sendirian dirumah untuk orang yang hampir menghancurkan pernikahanku?” amuk Yoona membuat Taeyeon menghentikan laju mobilnya

“Menghancurkan pernikahan mu?” selidik Taeyeon

“Terserahlah, aku mau turun” Yoona melepas safety belt nya

“Yoona Chakkaman?” teriak Taeyeon mengejar Yoona

‘Tolonglah dia untuk terakhir kali”

“Aniya, aku tidak bisa, aku punya suami dan dua orang anak, aku tidak ingin terjadi salah paham lagi diantara keluargaku” Tolak Yoona

“Adasesuatu yang ingin ia katakan pada mu sebelum ia pergi ke LA untuk pengobatan lebih lanjut”

Yoona menghentikan langkahnya, dan mulai mencerna kalimat Taeyeon

At Hospital

Yoona tersenyum getir melihat laki-laki yang sedang terbaring lemah di atas ranjang, tubuhnya penuh dengan alat-alat medis yang dipercaya dapat membantunya bertahan hidup

“Kau datang?” katanya dengan suara parau, Yoona tersenyum parau

“Bisa tinggalkan kami Taeyeon-Ssi?” pinta KiBum Taeyeon mengangguk tapi langkahnya di hentikan oleh Yoona

“Katakan saja apa yang ingin kau katakan” suruh Yoona, Kibum tersenyum getir

“Begitu bencikah dirimu padaku saat ini Im Yoona? Ah mungkin aku harus memanggilmu Noona Choi Yoona”

“Seharusnya kau mulai memanggil ku seperti itu 13 tahun yang lalu” ketus Yoona

“Aku hanya ingin minta maaf pada mu dan pada suamimu, dan juga pada anak-anak kalian”

“Maaf aku menjadikan kalian sebagai hiburan saat aku tak kuasa menahan rasa sakit yang aku derita” sesalnya

“Mwo? Apa maksudmu?” pekik Yoona, Kibum tersenyum riang

“Aku harus segera take off Im Yoona ani Choi Yoona semoga kalian dapat mempertahankan pernikahan kalian sampai akhir, aku menyayangi kalian” Ucapnya sebelum keluarganya mendorongnya ke ruang cek up

“Onnie?” Yoona mengalihkan pandangan ke arah Taeyeon

Taeyeon hanya menunduk lemas

-Pink Lipstick-

“Jinja Onnie?” Yoona tak percaya dengan kalimat yang baru saja keluar dari mulut Taeyeon

“Tumor darah?? Selama 5 tahun terakhir ini??” Yoona memperjelas, Taeyeon mengangguk

“Dia terlalu stress, makanya ia butuh hiburan tapi ia juga berharap kau kembali menganggapnya”

“Lalu kemana istrinya?”

“Kau tak tahu Istrinya meninggal 3 tahun yang lalu karena kecelakaan”

“OMO!” sentak Yoona menutup mulutnya

‘Mianhae, aku tahu apa yang Teuki oppa dan aku lakukan salah karena telah membantunya, tapi kami tak kuasa menolak saat ia minta tolong pada kami” jelas Taeyeon

“Aku hanya tak percaya saja”

Benar saja ia memang tak percaya dan tak ingin percaya, ternyata Kim Kibum sangat menderita

“Baiklah Onnie, kurasa aku tak bisa lama-lama di sini, anak-anak aku tinggal sendirian, sampaikan salam ku pada Kim Kibum, ku harap dia segera sembuh” pamit Yoona

“Annyeong Onnie”

Taeyeon hanya menunduk memberi hormat

“Mianhae tadi menyeret mu dengan paksa” teriak Taeyeon, Yoona hanya membalas dengan lambaian tangan, kemudian bergegas kembali ke rumahnya, namun di tengah perjalanan ia  menyuruh taksi nya untuk belok arah menuju tempat yang ia ragu untuk datangi

“Annyeong agassi, ada yang bisa saya bantu?” tanya seorang dengan seragam polisi lengkap

“Ah! Aku ingin bertemu dengan orang yang di tahan karena kesalah pahaman” pinta Yoona

‘Umm, maksud anda tuan Choi Siwon?”

Yoona mengangguk ragu, ia terus berpikir kemungkinan yang akan terjadi nantinya, siapkah ia bertemu dengan suaminya sendiri

“Mianhae Agassi, apa anda ingin turun di sini?” pertanyaan pak supir membuat Yoona tersadar dari lamunanya

“Aish, ah Mianhae, kita lurus saja” kata Yoona dengan sedikit menyesal

-Pink Lipstick-

Hampir dua minggu ini Yoona dkk sibuk dengan urusan perusahaan, bahkan ia sampai menitipkan anak-anak nya pada Seohyun yang baru saja pulang dari Jepang, jika bukan karena meluncurnya produk baru yang akan menyelamat perusahaan nya dari pailit ia tak akan bekerja sekeras itu, di bantu dengan Donghae dan Lee Teuk aka Park Jung Soo akhirnya mereka berhasil menyelesaikan persiapan comeback (?) tepat waktu

“Aaahhhh akhirnya” desah Yoona

“Tinggal menunggu hasilya” imbuh Donghae

“Semoga banyak investor yang datang” doa Park Jung Soo

“Araseo setengah jam lagi, kalian bersiap-siaplah” seru Taeyeon

Mereka semua pun bersiap menyiapkan alat presentasi dan promosi mereka

“Anyyeong Haseo semuanya” Donghae membuka acara

“Kami ucapkan terimakasih karena telah datang kemari, langsung saja kita mulai peluncuran produk baru milik, tetapi sebelumnya kami persilahkan Presdir Choi untuk memberikan sambutan seperlunya” Ucap DongHae

“Presdir? Bukan aku kan?” batin Yoona karena dalam skrip Donghae atau Teuki Oppa yang akan maju menghadapi Pers

Sentak tepuk tangan pun terdengar saat seorang pria dewasa bertubuh tegap maju mendekati mikrofon

“Oppa?” pekik Yoona tak percaya

“OMO! Appa?” teriak histeris Sulli yang duduk di dekat Jessica dan Seohyun

“Minho Oppa itu Appakan?” tanya Sulli masih tak percaya

‘Ya! Choi Sulli cobalah bersikap biasa” suruhMinhomenenangkan adik

“Choi Sulli dengarkan Appa berbicara dulu, setelah acara ini selesai kita temui Appa bersama, araseo” kata Seohyun

“Araseo Ahjumma” Sulli manut

Siwon mengembangkan senyum khasnya, lalu memulai sambutannya

“Annyeong Haseo, aku sampaikan terima kasih kepada kalian semua karena bersedia datang dan berpartisipasi dalam acara ini, terutama untuk Tuan Park Investor terbesar kita, manager Lee Donghae yang mennyelesaikan masalah ini dengan baik, dan juga seorang yang selalu mendukung kami semua istriku *imbuh Siwon dalam hati* dan kalian semua yang telah membantu dalam proses peluncuran produk kami ini, jeongmal kamsamnida”

Siwon menarik napas sejenak

“Araseo sebaiknya kita mulai saja acara ini, kami persilahkantuanParkuntuk memulainya”

Akhirnya acara pun di mulai, mereka semua berusaha mencari investor baru agar mau menanamkan modal pada perusahaan dan hasilnya cukup memuaskan

“Huuhfft” desah Jessica saat acara tersebut sudah selesai sekarang yang berada disanahanya tinggal para EO dan teman-temannya

“Appa” teriak Sulli menghampiri Siwon yang sedang kelelahan, namun demi anaknya tercinta segera ia hapus rasa lelahnya

“Bogoshipo Appa” kata Sulli sembari memeluk Appanya begitu pulaMinhoanak yang biasanya bisa menjaga image itu akhirnya runtuh juga pertahanannya saking rindunya pada Appanya

“Appa kemana saja? Sampai-sampai kami tak boleh menelepon Appa?” selidik Sulli

“Appa sedang ada urusan, sayang” Siwon menciumi anaknya satu persatu

“Minho dimana Eommamu?” tanya Siwon akhirnya karena sejauh ia mengedarkan mata ia tak menemukan sosok istrinya sedari tadi

“Eomma sedang menghirup udara segar” jawab Minho

“Katakan pada Oemma, Appa menunggu di ruang atas” kata Siwon segera bangkit meninggalkan anak-anaknya

“Choi Sulli ayo kita panggil Eomma” ajak Minho, mereka berdua pun keluar untuk mencari Eomma mereka, tak sulit mencari karena Yoona pasti berada di tempat yang semua orang mudah menebaknya, taman belakang Hotel ini

“Ah itu Eomma!” celetukMinho

“Oemma” panggil Sulli, Yoona pun segera menoleh ke arah sumber suara tersebut

‘Wae? Kenapa kalian kemari, kalian tidak menemui Appa kalian?”

“Ne? tapi Appa ingin bertemu dengan Eomma?” jelasMinho

“Aish? yang benar saja ia tak merindukan anak-anaknya” gerutu Yoona bangkit lalu menggandengMinhodan Sulli kembali masuk hotel

-Pink Lipstick-

Yoona memandang pemandangan di luar kamarnya dengan takjub, ia baru saja selesai menidurkan anak-anaknya

“Yeppota” gumam seseorang yang tiba-tiba saja memeluk Yoona dari belakang

“Hmm” Yoona hanya mengangguk

“Bukan pemandangan itu tapi dirimu” imbuhnya

“Aish” segera ia melepas pelukan orang tersebut

“Wae? Kau tak merindukan ku?” tanyanya dengan heran

“Ani, tentu saja aku sangat merindukan … Sulli?”

“Sulli?” heran laki-laki tersebut dan segera menoleh ke belakang

“Aigyo??” desahnya membiarkan Yoona menghampiri anaknya

“Wae?”

“Sulli tak bisa tidur” desahnya

“Minho juga Eomma” imbuh Minho yang sudah berada dibelakang Sulli

“Jinja?” Siwon mendesah kesal

“Seharusnya tadi aku titipkan saja pada Eomma dan Appa” sesal Siwon yang segera mendapat tatapan serius dari istrinya

“Appa, anakmu ini merindukanmu, setidaknya temanilah mereka sebentar” suruh Yoona

Siwon menghela napas panjang

“Araseo, jadi kau tak menginginkan ku nyonya Choi, araseo” ketus Siwon berjalan menuju anak-anaknya

“Baiklah jadi siapa yang ingin tidur dengan Appa?” tawar Siwon

Yoona hanya tersenyum geli melihat kekesalan suaminya

“Ku pikir ia akan sedikit merubah sikap manjanya, ternyata sama saja” gumam nya, ia terkekeh sejenak lalu kembali memandangi pusat kota Seoul

“Hoaam” ia menguap lebar

“Kurasa sudah saatnya aku tidur, mengistirahatkan semua penat yang aku rasakan akhir-akhir ini” ucapnya segera menutup jendela kamarnya dan beranjak menuju kamar tidur. Ia mengeliat panjang, meregangkan ototnya lalu menjatuhkan tubuhya ke kasur

“Aahhhh” leganya lalu memejamkan mata, tak berapa lama setelah itu ia mendegar seseorang membuka pintu kamanya dan menguncinya, dan sesaat kemudian ia rasakan seseorang tengah mengelus-elus wajahnya dan memberikan kiss night yang sudah sekian lamanya tak ia rasakan. Ia membuka matanya kembali kemudian menarik tubuh besar Siwon menuju kasur agar mendekapnya

“Aku ngantuk Oppa, kita tidur saja ya?” pintanya dengan mata tertutup

Siwon hanya tersenyum lalu mengecup punggung Yoona untuk merasakan aroma cinta yang telah sekian lama menghilang, sepertinya ia tak akan bisa tidur malam ini

Setahun kemudian Yoona mendengar berita kematian Kim Kibum bersamaan dengan lahirnya anak ke tiga mereka, ia benar-benar tak menyangka dia akan meninggal secepat itu, sebelum meninggal Kibum menyerahkan semua saham yang ada di perusahaan sebagai rasa terima kasih dan permintaan maaf dan atas usul Siwon dengan persetujuan Yoona mereka pun menamai anak mereka Choi Ki Bum.

-Pink Lipstick-

***The End***

Special Pic by restygeestory

  —

Author said: Akhirnya Ya Allah, selesai juga walau agak tidak sesuai dengan pikiran awal, dan sedikit mengecewakan, tapi tak apalah. Kamsamnida buat semuanya, Saranghae

NOTE : Ini hanya Fiksi tidak nyata dan hanya bersifat hiburan

 

YoonWonited, udah dua author nih yang mau nyumpang hasil karya FF nya kesini.

Penulis lain pada kemana? Ayo dong di share ke geeyoonwonited@yahoo.com

Dan jangan lupa, baca ketentuan2 lainnya di menu “Wanna Share FF Here?”. ^^ sangat aku tunggu partisipasi dari kalian semua‼

Tinggalkan komentar

118 Komentar

  1. lutfie

     /  Desember 10, 2013

    crta’y serru, end konflik’y pellik bgt so… i like . kcian ma kim kibum

    Balas
  2. evanda

     /  Desember 27, 2013

    kereeen, hehehehe, tapi ada yang ganjel, masak kyuhyun meninggal .-. masak seohyun nanti sendiri dong .-.
    tapi buat couple lain akhirnya happy ending kekeke~ keren pokoknya ^^

    Balas
  3. Yeona

     /  Desember 29, 2013

    Onni tolong di buat liararynya dong.
    Ak binggung liatnya gak berurut nih

    Balas
  4. isfa

     /  Januari 15, 2014

    suka ff.y…
    happy ending.

    Balas
  5. ceritanya keren eonnie
    tapi KyuHyun oppa kok meninggal,kan kasihan Seo eonnie:(

    Balas
  6. dede

     /  Februari 23, 2014

    bagus sangat menarik.

    Balas
  7. aat yoonwon

     /  Maret 1, 2014

    Keren

    Balas
  8. nyunchoiyuwon

     /  Maret 15, 2014

    daebak.. lanjut thor fithing!!

    Balas
  9. ;)(y)Mªªªn(y)t ªªªB!!(y);)… Ff nya..
    ᵗʰᵃᶰᵏ ᵧₒᵤ ⌣̈ author..

    Balas
  10. Akhirnya mereka kmblai utuh. Keren&nice, keep writing ff yoonwon y

    Balas
  11. Ros

     /  Juni 7, 2014

    Seru ceritanya, benar-benar terharu

    Balas
  12. Any

     /  Juli 3, 2014

    Ceritanya sederhana tapi aku suka banget. Konflik rumah tangga yg sudah 13th terbina bikin ff ini beda dr yg lain. Apalagi foto choy family di endingnya, suka bangeeeetttttt…

    Balas
  13. Mia

     /  Juli 4, 2014

    Mengharukan banget

    Balas
  14. Dirin panggaliningtyas

     /  September 18, 2014

    Daebak cerita.a keren bgt feel.a+konflik.a jg dapet bgt pokok.a DAEBAK:-)….
    Sblm.a slm knl ne eon:-D….

    Balas
  15. Aku suka alurnya.

    Keren pokoknya

    Balas
  16. utycoyumy

     /  November 14, 2014

    keren thor kirain akhir ceritanya gak kek gini pokoknya suka sm ceritanya😉

    Balas
  17. sayang banget byk kekurangan dr ff ini TnT aplgi alur ceritany trlu memaksa dan terkesan ga nyambung😀 hehe tapi tak apa malah aku suka dgn ff ini krn byk konflik dan cobaan YoonWon buat ttep bersatu!
    fighting ya buat Authorny ^^

    Balas
  18. Nisa starlight Mrs.Kong

     /  Desember 21, 2014

    Hebat,happy ending deh.

    Balas
  19. haha kirain sad ending dan alhamdulillah happy ending

    Balas
  20. “Kekuatan Cinta Sejati akan Mencairkan Hati yang Membeku
    *ngarang*

    Balas
  21. keren,
    cinta sejati yoonwon mampu membuat hatiku berbunga,,,
    seakan2 aq yg memiliki keluarga yg sempurnah itu

    Balas
  22. ahhh keren eon, terharu nih jadinya😀

    Balas
  23. Ica yoonwon ^^

     /  Agustus 17, 2015

    cerita nya agak loncat” jdi bingung, tpi keren beeuud, nice thor lanjut bkin ff yg bagus yaaaa semangattt ^^

    Balas
  24. nytha91

     /  September 3, 2015

    ceritanya seruuu…bikin sequelnya dong thor heheeh…oneshoot jg gpp tp msh nyambung ama ceritanya..ato cerita lain tp marriage life jg..hehehe

    Balas
  25. Wahh kereen thorr ceritanyaa konfliknta pelik banget hehe,, sukaa akhirnya happy ending 😁😁

    Balas
  26. YoonaAddicts

     /  Juni 1, 2016

    Ini bagus loh unnie, apa gak mau bikin chapter aja biar makin seru kekeke

    Balas
  27. park ra chan

     /  Juni 23, 2016

    Kya…… kibum jahat banget tega banget….

    Balas
  28. sahwa purem

     /  Agustus 5, 2016

    cerita nya asyk ..

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: