FF BTPF Chapter 5: I Feel I’m in Love

Chapter 5:I Feel I’m in Love

“Jika bisa jangan bertunangan, nikahi langsung saja kami berdua ahjussi”, ucap Yoona ketus.

“Mwo? Apa maksudmu? Baru saja kemarin kau yang membatalkan sendiri pertunangan ini lalu sekarang apa? kau malah mengajakku menikah? Ide gila apa lagi yang akan kau lakukan heuh?”, ucap Siwon dengan nada keras.

“Sudah kau tenanglah Siwon”, perintah tn. Choi. “Jadi maksudmu kau setuju jika akan dijodohkan dengan Siwon?”, tanyanya dan kali ini mengarah pada Yoona. Yoona hanya mengangguk tanpa mengeluarkan suara.

“Apa kau?”, gumam Siwon sinis pada Yoona.

“Jadi kau serius ingin menikah dengan Siwon, Yoong?”, tanya Taeyeon.

“De eonnie”, angguk Yoona dan lagi-lagi Siwon menatap kesal.

“Ide bagus, ayo kita siapkan semuanya untuk acara besok”, ucap tn. Choi. Siwon hanya terbelalak mendengarnya.

Siwon POV

apa ini? Wanita aneh itu bisa-bisanya mengajakku menikah, dia anggap aku ini apa? menikah bukan hal untuk main-main, aku tak ingin menikahi wanita yang sama sekali tak kucintai. Keluarga yang sudah sangat gila.

Saat keluar dari ruangan appaku aku segera menarik tangan Yoona dan membawanya pergi.

“Ya! Sebenarnya apa yang terjadi padamu? Apa kau sudah gila? Kau dengar baik-baik aku tak akan pernah menikah denganmu”, ucapku seraya menghela nafas.

“Oppa mianhae, jeongmal mianhae. Aku tak ada pilihan lain selain melakukan ini”, jelasnya pelan. Dan tanpa sadar air matapun telah membanjiri pipinya.

“Kenapa kau menangis? Aku takkan tertipu olehmu, sebenarnya apa yang kau inginkan dariku? Harta? Ambil semua hartaku tapi aku tak ingin menikah denganmu”, ucapku lagi dan kini dengan nada keras.

Dia terlihat ketakutan dan terdiam sejenak, “Op…pa…kumohon kau setujui pernikahan kita. Kita menikah hanya untuk sementara waktu saja, jika waktunya sudah memungkinkan dan membaik kau ingin menceraikan aku atau membuangkupun [?] aku rela. Hanya untuk beberapa waktu saja oppa, jeballl”, pintanya terisak-isak.

“Sebenarnya apa yang terjadi? Dan menikah untuk beberapa waktu saja katamu? Kau pikir menikah itu apa? mainan…”,

“Oppa, kumohon. Aku melakukan ini demi ayahku, kau ingat dulu aku pernah mengatakan jika perusahaan ayahku sedang banyak masalah? Dan hanya perusahaan mu lah yang dapat merubah semuanya, memang takkan ada perubahan jika taka da usaha apapun, maka dari itu nanti aku akan berusaha membantu appaku. Jebal oppa, sebagai balasannya semua harta dari warisan appaku kelak akan ku berikan semuanya padamu aku berjanji”, ucap Yoona.

“Terserahmu saja, tapi aku tak tertarik”, ucapku dingin.

“Oppa tak bisakah kau membantuku? Aku berjanji akan melakukan semua yang kau mau”, ucapnya dan kali ini seraya bersujud dikakiku. Omona apa yang sebenarnya ia lakukan?

Yoona POV

Aku berjalan tertunduk menyusuri jalanan kota sendiri. Hufh apa aku tak salah memilih keputusan? Benar-benar tak enak hati pada Siwon oppa, tapi aku sendiri pun tak ada pilihan lain.

Saat berjalan aku sedikit berkaca diluar gedung yang kulewati. Aigo mataku terlihat sangat bengkak.

End of Yoona POV

“Chagi, ada apa denganmu? Akhir-akhir ini selalu saja murung, apa kau sudah mulai bosan denganku?”, tanya Kyu menatap kekasihnya Seohyun.

“Anide, mengapa kau berkata seperti itu”, timpal Seohyun.

“Lalu?”.

Saat Seohyun tak sempat menjawab seseorang memanggilnya, “SEOHYUN-AH!!”. SeoKyu berbalik kearah suara.

“Yoong? Apa yang kau lakukan disini?”, tanya Seohyun dengan begitu kaget. Yoona menatap Seohyun seraya menghela nafasnya untuk beberapa detik lalu memeluk Seohyun dengan begitu erat. “Yoona-ah apa yang terjadi padamu?”, tanya Seo mulai khawatir.

“Seohyun-a mianhae, jeongmal mianhae aku telah menuduhmu yang bukan-bukan. aku sungguh tak tahu, kumohon maafkan aku”, ucap Yoona terisak-isak.

Seohyun melepaskan pelukannya dan menatap Yoona, “Aku tak marah padamu, semua ini hanya salah paham saja. Tapi lain kali percayalah padaku, aku tak akan pernah menghianatimu Yoong, kau adalah sahabatku”, ucapnya dan Yoona kembali memeluknya. Sedangkan Kyuhyun hanya menepuk-nepuk pundak keduanya seraya tersenyum kecil.

Keesokkan Harinya ***

“Mwo? Kau akan menikah Yoong?”, teriak Kibum shock seraya menghentak meja. Yoona hanya menunduk dan tak mengeluarkan kata apapun.

Sedangkan Seohyun yang duduk disampingnya hanya mengelus pundak Yoona berusaha untuk menenangkan, “Yoong apa kau serius? Menikah itu bukan hal untuk main-main”.

“Aku tak ada pilihan lain, kumohon kalian mengertilah”, jelas Yoona singkat lalu bangkit dari duduknya, “Jika kalian mau besok datanglah ke gereja Yeonssi untuk menghadiri upacara pernikahanku”, tambahnya lagi dingin lalu pergi meninggalkan Kibum dan Seohyun.

Siwon POV

Beberapa jam lagi menuju pernikahanku dengan Yoona. Omona  apa yang harus aku lakukan sekarang? Apa yang harus aku katakan pada Fany. Aku benar2 takut jika dia akan memutuskanku, sungguh aku tak ingin berpisah dengannya.

Tiba-tiba ada yang memelukku dari belakang, aku langsung terkejut dan langsung menoleh kebelakang dan mencari tau siapa orang itu, dan ternyta, “Chagiya kau benar-benar mengagetkanku”.

“Ehehe mianhae”, jawabnya (re. Fany) cengar cengir tak jelas -_-. “Apa kau sedang tak sibuk hari ini?”.

Aku berfikir sejenak, “sepertinya tidak ada, wae?”.

“Kita pergi jalan2 yuk”, ajaknya manja seraya memeluk lenganku.

Aku menghela nafas, “Chagi sebenarnya ada yang ingin aku katakana padamu”.

Dia menatapku aneh, “Wae? Ada apa?”.

“ini masalah aku, keluargaku, dan calon anggota keluargaku”, ucapku tak jelas.

Dia tersenyum kecut, “Ya calon anggota keluargamu itu aku kan?”, candanya memelukku.

Lagi2 aku menghela nafas panjang dan melepaskan pelukannya, “Chagi aku serius”, tambahku meyakinkan. Kini dia mulai menatapku serius, aku makin gugup dibuatnya. Tapi aku harus mengatakan semuanya sekarang, sudah tak ada waktu lagi. “Chagiya, aku…aku… sebenarnya telah dijodohkan oleh orangtuaku pada anak rekan kerja ayahku”, jelasku dengan terbata2, dia masih memperhatikanku, “Dan besok aku akan segera menikah dengan wanita itu, aku tau ini mungkin akan membuatmu sangat kaget. tapii…”.

Ucapanku yang terputus langsung dipotong olehnya, “Sebenarnya aku juga sudah tau oppa”, ketusnya yang membuatku amat sangat kaget.

“Mwo? Kau sudah tau? Lalu mengapa ekspresimu biasa saja? Kau tau kan jika ini terjadi berarti kita harus berpisah”, jelasku.

Tiba2 dia memelukku, “Oppa aku percaya hatimu akan selalu untukku. Biarpun kau sudah menjadi milik oranglain tapi tak ada seorangpun yang bisa memisahkan kita. Aku sangat mencintaimu”.

Aku menatapnya tajam, “Ya hatiku ini memang hanya untukmu, dan aku juga mencintaimu tapi aku tak bisa menolak perintah appaku. Kau harus mengerti…”.

Dia menutup mulutku dengan telunjuk tangannya mengisyaratkan aku untuk diam, “Kau menikah dengan perempuan itu karna paksaan, dan aku tau itu tak akan bertahan lama. Oppa sampai kapanpun aku akan tetap menunggumu”, ucapnya lalu memelukku, aku hanya diam dan membalas pelukannya.

**********

Hari yang paling kubenci pun akhirnya datang, aku bersama keluargaku pergi menuju gereja untuk melakukan upacara pernikahanku dengan wanita menyebalkan itu -_-.

Acaranya memang lumayan tertutup. Kerabat dan orang penting saja yang di undang, dan mungkin beberapa teman dekatku dan Yoona pun yang datang.

Yoona POV

Oh tuhan aku benar-benar gugup, semua orang sudah berdatangan dan rasanya aku ingin pergi jauh dari tempat ini.

“Chagi, apa kau sudah siap?”, tanya ayahku. Aku hanya mengangguk tanpa mengeluarkan kata. Kamipun mulai memasuki gereja, dilihatnya Siwon oppa calon suamiku yang sudah berdiri tegak didepan sang pastur. Sungguh dia terlihat sangat tampan.

Janji suci pun sudah kami ucapkan, “Dengan ini pernikahan kalian sudah diteguhkan dalam nama tuhan, kalian sudah sah menjadi suami istri”, ucap sang pastur. Aku dan Siwon oppa hanya saling diam, tiba-tiba pastur berkata, “Apa kau tak ingin mencium istrimu?”. Siwon oppa terlihat sungguh kaget mendengarnya, aku hanya diam menunduk.

Tiba-tiba wajahnya mulai mendekatiku dan dia mencium bibirku pelan hanya untuk beberapa detik saja dia segera menjauh dariku. Kemudian terdengar suara sorakan dan tepuk tangan para tamu undangan. Huuh jujur saja ini adalah ciuman pertamaku.

“Ah adik iparku”, sahut Taeyeon eonnie memelukku.

Aku hanya tersenyum dan melepaskan pelukannya, “Eonnie, tubuhmu terlihat semakin membesar. Apa setelah menikah kau menjadi malas berolahraga?”, candaku.

“Anide, kau pasti tak akan menyangka. Aku sedang mengandung seorang bayi”, jelasnya.

“Mwo? Aaah eonnie sebentar lagi kau akan menjadi seorang ibu”, ucapku tersenyum renyah seraya mengelus perutnya.

“Ne, tak akan lama kau juga akan segera menyusulku”, timpalnya. Aku hanya diam dan menundukkan sedikit kepala. Apa iya aku akan mempunyai seorang bayi darinya?

Tiffany POV

Setelah latihan dance bersama teman-teman Girlband ku kami memutuskan untuk beristirahat sejenak seraya menonton acara televisi. Aku merebahkan tbuhku di sofa diikuti yang lain.

“omo, lihatlah itu. acara pernikahan Choi Siwon”, ketus Jessica sangat antusias.

“ah,diakah wanita bernama Im Yoona itu? ternyata dia sangat cantik”, balas Sunny begitu serius menyaksikan berita pernikahan Siwon dan Yoona di TV.

Aigooo…. mengapa aku harus melihat pemandangan ini. Aku merebut remote dari tangan Jessica seraya berkata, “Ya! Mengapa kalian malah menonton berita tak bermutu ini. Ayo cepat latihan”, ucapku seraya mematikan TV.

Jessica merebut remote dariku, “Fany-ah kita baru saja latihan, tunggulah sebentar lagi”, ucapnya lalu menghidupkan kembali TV.

Hhhhh menyebalkan!!!! Aku berjalan dengan kesal meninggalkan ruang istirahat.

End of Tiffany POV

Mereka kembali tertegun menatap televisi, “Mereka berdua terlihat sangat cocok ya”, ucap Sooyoung.

“Mereka memang cocok tapi kan dulu keluarga Im pernah mendapatkan skandal. Mereka berdua dijodohkan karna perusahaan Im diperkirakan akan bangkrut, dan kurasa pernikahan mereka tak akan langgeng”, ucap Hyoyeon.

“Tapi kurasa tidak. Dilihat dari keduanya begitu tumbuh chemistry yang sangat kuat *yaelaaah*”, ucap Jessica pasti diikuti anggukan sutuju dari Sunny.

(Btw ni GB satu kok tukang gossip semua ya? xD wkwkwk suka-suka author aja ya :p)

Yoona POV

Setelah selesainya acara, aku dan Siwon oppa pergi kesebuah hotel yang tentu saja sudah disiapkan oleh keluarga kami. Saat masuk…

“Mengapa hanya ada satu kamar saja?”, ucap Siwon oppa.

“Ya tentu saja, kitakan sudah menikah”, terangku seraya duduk diatas kasur.

“Kau pikir setelah kita menikah aku mau tidur denganmu?”, bentaknya seraya membawa bantal dan guling keatas sofa dan melemparkan tubuhnya disana.

“Oppa, kau akan tidur disana? Tidur saja dikasur biar aku bisa mencari tempat tidur lain”, ucapku namun tak ia anggap. “Oppa, mandilah dulu sebelum tidur”, tambahku dan lagi-lagi ia enggan menjawab.

Oh Tuhan aku tak yakin akan sanggup menjalani hidup seperti ini.

Akupun memutuskan untuk pergi mandi, tubuhku benar-benar penuh dengan keringat.

Seusainya mandi kulihat Siwon oppa yang sudah tertidur pulas diatas sofa, aku mendekatinya lalu melepaskan sepatu dan kaoskakinya lalu menutupi tubuhnya dengan selimut putih. Setelah itu akupun segera pergi tidur, huah badanku rasanya pegal sekali setelah acara tadi.

Siwon POV

TOKTOKTOK~ suara ketukan pintu yang membuatku terbangun dari tidur lelapku. “Wonnie~ Yoona-ssi~ apa kalian sudah bangun?”, ucapnya dari pintu luar.

“Omo, Taeyeon eonnie?? Gawat bisa mati aku jika ketahuan”, aku segera loncat keatas kasur dan kutaruh kepala Yoona diatas dadaku lalu kupeluk tubuhnya.

End of Siwon POV

Taeyeon berjalan dengan pelan menuju kamar Yoona dan Siwon, “Ah mereka masih tidur”, ucapnya saat melihat keduanya sedang tertidur pulas. “Mereka romantis sekali”, gumamnya lagi tersenyum tak jelas lalu berdiam sejenak disofa seraya menatap iphonenya.

‘Kyaaaa….mengapa dia tak keluar juga’, batin Siwon kesal.

Karna terlalu lama menunggu akhirnya Siwonpun tertidur kembali.

Yoona POV

Huah mengapa gulingnya menjadi sangat keras, tapi nyaman sekali aku tertidur sangat lelap. Akupun segera membuka mataku perlahan dan MWO?? Apa ini? Mengapa aku tidur diatas dadanya dan tangan Siwon oppa memegang pinggangku. Aigoooo sebenarnya apa yang terjadi tadi malam? Bukankah dia tidur di sofa?

Aku segera bangkit dari tidurku dan lari terbirit menuju kamar mandi. “ANDWEEEEEEEEE”, pekikku seraya memukul-mukul kepalaku didepan cermin.

Author POV

Yoona mendekat kearah Siwon yang tengah mengikatkan dasi dilehernya.

“Oppa jujur! Kau melakukan apa padaku semalam?”, tanya Yoona yang membuat Siwon heran seraya mengerutkan keningnya. Tapi dengan acuhnya Siwon hanya diam dan terus melanjutkan pemasangan dasinya [?] *apa bgt woy*.

“Oppa…jawablah! aku pikir semalam kau tidur di sofa tapi mengapa saat aku bangun tadi kau sedang…..itu….”, ucap Yoona lagi.

Siwon menoleh, “Wae? Karna itukah?”. Yoona mengangguk lalu Siwon tersenyum kecut, “Semalam benar-benar dingin, aku tak ada pilihan lain”, tambahnya seraya berjalan keluar kamar meninggalkan Yoona.

“Ya! Oppa apa maksudmu?”, tanyanya seraya berlari menyusul Siwon.

 

Keluarga Im dan Choi terlihat berkumpul untuk makan malam di resto hotel.

“Siwon, Yoona, bagaimana rencana kalian selanjutnya? Apa ingin tinggal bersama appa dan eomma atau menempati rumah kalian sendiri?”, tanya tn Choi.

Yoona hanya diam karna tak tahu harus menjawab apa.

“Tinggal dirumah kami sendiri saja. Lagipula aku ingin hidup mandiri”, ketus Siwon.

Yoona menoleh, “Ani…aku tak mau. Aku masih ingin tinggal bersama appa, jika tidak ada aku lalu siapa yang menjaganya”.

Siwon membalas menatap dengan sinis, “Ya! Kau istriku sekarang, jadi sudah sepantasnya kau menuruti perkataanku”, timpal Siwon tak mau kalah.

Tn Im melerai pertengkaran mereka, “Sudah…Yoona, Siwon benar. Kalian tinggalah dirumah kalian sendiri, lagipula appa masih bisa jaga diri, kau tak usah khawatir”.

Siwon menyumbarkan senyuman kemenangan sedangkan disampingnya Yoona yang tertunduk lemas tak berdaya [?].

“Bagaimana dengan honeymoon kalian?”, tanya Taeyeon yang tiba-tiba datang bersama Leeteuk.

“Eonnie?”, gumam Yoona menatapnya. Taeyeon dan Leeteuk pun bergabung sarapan bersama.

“Bagaimana simba? Heuh? Apa kalian akan pergi ke Eropa? Swiss? Prancis? Atau Indonesia? *aw*”, tanya Taeyeon dengan gaya seperti polisi sedang mengintrogasi tersangka.

“Ya! Noona ku sayang, aku terlalu sibuk untuk itu. Honeymoon dirumah pun masih bisa kan? *yaalloh mulai omes author -___-*”, jawab Siwon.

“Aigooo…adikku ini ternyata sudah dewasa”, canda Taeyeon seraya mencubit pipi adiknya itu.

**********

Yoona dan Siwon yang sedang dalam perjalanan menuju rumah baru mereka…..

“Oppa mengapa mendadak seperti ini. Kita baru saja menikah kemarin, kita masih bisa tinggal dirumah appaku”, ucap Yoona yang terlihat sangat kesal.

“Ya! Kau tak mengerti, jika kita tinggal bersama appamu pasti kita harus tidur satu kamar. Dan aku tak ingin hal itu terjadi, jika dirumah sendiri aku akan lebih leluasa melakukan hal apapun”, ujar Siwon seraya menghentikan lajuan mobilnya di depan sebuah rumah yang sangat elegant dan mewah. Ia turun dari mobil diikuti Yoona.

“Apa ini rumahnya? Bagus sekali”, ucap Yoona terkagum-kagum. “Kau ternyata sudah menyiapkan ini untukku”.

“Ya! Kau jangan geer dulu, rumah ini memang sudah aku beli jauh-jauh hari dan kecamkan rumah ini bukan aku beli untukmu”, ucap Siwon dingin seraya masuk kedalam rumah.

‘Aish menyebalkan sekali’, cibir Yoona memanyunkan bibirnya lalu segera menyusul Siwon kedalam.

“Ini kamarku dan itu adalah kamarmu”, ucap Siwon seraya menunjuk-nunjuk. “cepatlah kau bersihkan seisi rumah ini, sekarang aku ada jadwal rapat dan mungkin aku akan pulang malam”, ucap Siwon nyelonong [?] keluar begitu saja namun segera dihadang oleh Yoona.

“Ya! Choi Siwon, apa tak ada pembantukah untuk membersihkan rumah raksasa ini? Aku tak mungkin melakukan nya sendiri”, komentarnya kesal.

“Ini sudah konsekuensinya, jika kau menikah denganku berarti kau harus melakukan apa yang aku perintah, tanpa bantahan! Ara?”, ujar Siwon,”Aku tak mau tau setelah aku pulang nanti rumah ini harus sudah rapi”, tambahnya dan kali ini keluar meninggalkan Yoona.

Yoona hanya menghela nafas panjang lalu merebahkan tubuhnya dikursi seraya menatap Siwon yang mulai hilang dari tatapannya.

Yoona POV

Oh tuhan baru saja kemarin aku menikah dengannya mengapa bagaikan satu tahun? Sungguh menyebalkan tak terpikirkan olehku, mengapa nasibku sungguh malang :c.

Tapi aku tak boleh seperti ini, Siwon oppa sudah banyak menolongku. Tak terbayangkan jika ia tetap terkekeh untuk tak ingin menikahiku mungkin perusahaan ayahku sekarang….????

“Andweee…kau tak boleh bermalas-malasan Im Yoona. Ayo mulai bekerjaaaa….”. aku mulai membenahi rumah dari membereskan pakaian sampai membersihkan kaca rumah, walaupun jujur saja ini terasa sangat melelahkan untukku -___-.

Author POV

Siwon sampai disebuah restoran lalu masuk dan menemui seseorang. “Fany-a…”, sahutnya.

“Oppa”, jawab wanita itu tersenyum lebar. “Akhirnya aku bisa bertemu denganmu. Jeongmal bogoshippo”, tambahnya seraya memeluk Siwon.

“Nado…”, jawabnya membalas pelukan Fany. “Apa kau sudah makan?”.

“Ani, aku menunggumu dulu”, ucap Fany.

“Ah baiklah ayo makan”, ajak Siwon lalu mereka berdua duduk di bangku mereka.

“Oppa, saat malam pertamamu kau tak melakukan apapun kan dengan wanita itu?”, tanya Fany ketus.

Siwon menoleh, “Mwo? Hmm melakukan apa ya aku waktu itu”, candanya.

“Oppa!”, cibir Fany mencubit kecil lengan Siwon sedangkan Siwon hanya tertawa.

“Ani, kau tenang saja aku takkan macam-macam. Lagipula aku tak satu ranjang dengannya, dirumah barukupun kita tak tidur dalam satu kamar jadi kau tak usah khawatir”, jelas Siwon.

“Jinjja? Ah baguslah aku lega mendengarnya. Oppa kapan-kapan aku boleh mampir kerumahmu kan?”, tanya Fany manja meraih lengan Siwon.

“Tentu saja”, jawabnya.

Keesokkan Harinya***

“Oppa… oppa…??”, sahut Yoona mengguncang-guncangkan tubuh Siwon berniat membangunkannya. “Oppa bangunlah! Kau tak bekerja hari ini? Sudah pukul 9”.

Perlahan Siwon mulai membuka matanya dan dilihatnya Yoona yang sudah memakai pakaian yang rapi. “Seminggu ini aku diberi libur oleh appa. Dan kau akan pergi kemana?”, ucapnya.

“Sesuai janjiku aku akan mulai membantu appa bekerja”, jelas Yoona. “Kalau begitu aku berangkat sekarang, aku sudah siapkan pakaian untukmu dan menyiapkan sarapan”.

“Heuh..”, angguk Siwon mengerti. Yoona pun mulai hilang dari tatapan Siwon.

Siwon segera bangkit dari tidurnya lalu pergi untuk mandi lalu turun ke lantai bawah untuk sarapan.

Terlihat diatas meja makan yang sudah dpenuhi oleh makanan yang menggiurkan lidah [?].

Siwon mulai meraih makanan itu lalu mencicipinya, “Hm…ternyata dia pandai memasak juga”, gumamnya.

Tiba-tiba sebuah pesan masuk kedalam handphone, dengan cepat ia segera membukanya.

From: Tiffany

Oppa…hari ini kau free kan? Ayo kita pergi bersama, aku sedang tak ada acara manggung hari ini

Setelah membacanya dengan semangat Siwon segera keluar rumah lalu menghidupkan mobilnya untuk bertemu dengan Fany.

Hal seperti ini terus berulang kali terjadi, setiap hari Yoona pergi bekerja untuk membantu ayahnya di kantor sedangkan Siwon selalu pergi bersama dengan Fany selama menghabiskan liburan kerjanya.

Sebenarnya Yoona tak kuat dengan perlakuan Siwon yang selalu berbuat dingin terhadapnya dan jalan dengan wanita lain (re. Fany), tapi itu tak membuat Yoona marah, ia selalu melayani Siwon seperti layaknya seorang istri, ia tak pernah terlewat untuk membuatkan Siwon sarapan, ia pun selalu mengingatkan Siwon untuk makan siang dan malam, membangunkan nya saat bangun pagi. Dan lambat laun sepertinya rasa cintapun mulai tumbuh dihati Yoona.

Namun apakah Siwonpun akan memiliki rasa yang sama?

Dan bagaimana kehidupan mereka selanjutnya?

***To Be Continued***

Tinggalkan komentar

107 Komentar

  1. Kasian bgt yoona krn suaminya slgkh.

    Balas
  2. Smoga aja won oppa lama lama juga cinta sama yoona

    Balas
  3. paris

     /  November 2, 2015

    Yoona sama siwon akhirnyaa nikah juga, dan yoona udah mulai jatuh cinta sama siwon!!!
    Apa yang bakalan terjadi selanjutnyaa di antara mereka?

    Balas
  4. Ehmmm…cie udh mulai falling in love

    Balas
  5. park ra chan

     /  Desember 24, 2015

    Wonpa kau juga harus memiliki rasa….

    Balas
  6. melani

     /  Juli 18, 2016

    Kasihan yoonanya dia udah berusaha jadi istri yg baik tapi siwonnya tetep dingin sama dia malah selama libur kerja dia pergi sama tiffany terus..

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: