Wish You’re My Love (chapter 7)

Title: Wish You’re My Love

Episode: 7

Genre: romantic, family

Main cast:

Kim So Eun

Im YoonA

Kim Sang Bum

Choi Siwon

Cast:

Kyuhyun / Goh Ara / Hongki / Shinhye

………………………………………………………………………………………………………………………………….

Saat sepulang kuliah, Soeun dan pak Min kini sudah sampai didepan rumahnya. “Pak Min, aku ke rumah Kimbum dulu sebentar. Bapak tolong kasih tau pada ibu ya”, ucap Soeun. “Ne` baik nona”, ucap Pak Min sopan.

Soeun kini sudah berdiri didepan rumah Kimbum lalu mengetuk pintu. Tak selang beberapa lama seseorang membukakan pintu dari dalam. “Oh nona Soeun, ada apa datang kesini?”, sapa pelayan Rim ramah. “Aniyo, aku hanya ingin menjenguk Kimbum. Apa dia ada didalam”, ucap Soeun sedikit berbisik. “Tuan muda Kimbum ada nona, anda masuk saja”, ucap pelayan Rim kembali. Soeun mengangguk sambil berjalan menuju kamar Kimbum.

Ia membuka pintu kamar Kimbum dengan perlahan, dilihatnya Kimbum sedang tertidur lemas diatas tempat tidurnya dengan ditutupi oleh selimut yang tebal berwarna putih. Soeun kemudian duduk disamping ranjang Kimbum, “Bum-ah kau tak apa2?”, tanya Soeun pelan. Namun Kimbum tak menjawab, lalu Soeun menyentuh kening Kimbum. Suhu badannya tinggi, Soeun mulai panik, “Omona Bum demammu tinggi”.

Perlahan Kimbum mulai membukakan matanya, “Soeun, sedang apa kau?”, tanya Kimbum dengan ekspresi muka yang sedikit kaget. “Bum kau sudah ke dokter?”, tanya Soeun dengan sigap. “Aniyo, aku….”, Soeun langsung memotong, “Hey jawablah kau sudah ke dokter belum?”. “Belum, memangnya kenapa?”, tanya balik Kimbum. “Dasar bodoh, kenapa kau tak langsung saja periksa ke dokter”, ucap Soeun sedikit menyentak. “Aku hanya sakit demam biasa…”, soeun kembali memotong, “Walaupun hanya demam tapi jgn dibiarkan. Kau ini sudahlah ayo kita ke Rumah Sakit”. “So-ah kau ini kenapa?”, tanya Kimbum heran. “Kenapa apanya maksudmu?”, tanya balik Soeun sedikit gugup. Lalu Kimbum tersenyum menggoda dan berkata, “Kenapa kau kelihatan sangat khawatir seperti itu padaku Soeun”. “Aku….hhhh…khawatir padamu yang benar saja”. Kimbum menatap Soeun sambil cengarcengir sedangkan Soeun makin gugup dibuatnya. “Hey cepat kita ke dokter malah senyum2 tak jelas”, ucap Soeunmengalihkan pembicaraan sembari menarik tangan Kimbum untuk bangun.

Kimbumpun sudah siap menuju Rumah Sakit, Soeun yang sudah berada dalam mobilnya teriak, “BUM-AH AYO MASUK”. Kimbum masih diam di teras depan rumahnya, “HEY AYOOOO”, tambah Soeun lagi. Kimbumpun dengan perlahan masuk kedalam mobil  dan duduk disamping Soeun. “Pak kita ke Rumah Sakit Seoul ya”, ucap Soeun pada pak Min. “Baik nona” balasnya mengangguk.

_______________________

Di Rumah Sakit…

“Kim Bum-ssi jangan lupa minum obatnya dengan teratur, jgn makan sembarangan dan istirahat yang cukup”, ucap sang Dokter. Kimbum mengangguk sembari tersenyum. “Terimakasih Dok, kami pamit”, ucap Soeun. “Ne` semoga lekas sembuh”, ucap sang Dokter lagi.

dalam perjalanan pulang, Kimbum terlihat kelelahan dan tanpa sadar ia tertidur lalu meletakkan kepalanya diatas pundak Soeun. Melihatnya Soeun kaget, tapi akhirnya ia pun tersenyum sembari menoleh pada Kimbum. *Cie…cieeee…*.

“Bum kau istirahat ya, aku pulang”, pamit Soeun. Kimbum hanya diam dan mengangguk lalu kembali tidur diatas ranjangnya.

_________________________

Siwon dan Yoona terlihat sedang duduk sdikit berjauhan di ruang tamu rumah Yoona. Terjadi keheningan untuk beberapa saat, namun Siwon memecahkan keheningan itu, “Chagi, kau tidak ingin memelukku”, ucap Siwon dengan menggoda. “Kau ini…”, timpal Yoona tersenyum manja. *yailah ini couple bikin gue ileran*. “Ayah dan ibumu ada dirumah?”, tanya Siwon lagi. “Ani, seperti biasa mereka selalu ada acara”, jawab Yoona. “Aku sering merasa bosan dengan keadaan seperti ini, sepi. Membosankan sekali”, tambahnya sambil menundukkan kepalanya. Lalu Siwon mendekati Yoona dan memeluknya, “Sekarang kau takkan merasa kesepian lagi, ada aku yang akan selalu menemanimu”. “Kau berjanji takkan meninggalkanku?”, tanya Yoona ragu sembari melepaskan pelukan Siwon. “Hmm aku tidak yakin”, canda Siwon. “Chagiii…”, kesal Yoona seraya mencubit kecil perut Siwon.

Tiba2 ada yang membuka pintu, “AKU PUlang”, teriak Soeun. “Hey, dari mana saja kau?”, tanya Yoona. “Aku dari Rumah Sakit”, jwb Soeun. “Soeun, kau sakit?”, tanya Siwon. “Ani oppa aku hanya mengantar Kimbum”. “Mengantar Kimbum? Aish kuperhatikan sekarang kau jadi sering bersama dgn nya, jgn2 kalian berpacaran kan?”, ledek Yoona. Pipi Soeun menjadi merah, “Unnie ini berkata apa sih? Haaa sudahlah aku ke kamar dulu, aku lelah”, ucap Soeun salah tingkah sembari berlari menuju kamarnya.

Malampun tiba, tapi Soeun tak kunjung bisa tidur. Tubuhnya tak bisa diam, matanya susah untuk dipejamkan, hatinya sungguh gelisah, ia terus memikirkan…”Kimbum? Bagaimana keadaan dia sekarang? Omona Kim Soeun kau ini berfikiran apa….haaah tapi aku tak bisa tidur!!!”, gumamnya sembari membangunkan tubuhnya dari ranjang. “Aku tak bisa diam terus seperti ini, aku harus kerumahnya….”, ucapnya lagi sambil melangkahkan kakinya keluar secara mengelinap agar tidak ketahuan kakaknya Yoona.

Tok..tok..tok.., soeun mengetuk2 pintu rumah Kimbum. Tapi tak ada seorangpun yang membukakan pintu padahal ia sudah mengedor2 pintu cukup lama. Akhirnya terngiang sebuah ide, Soeun berjalan mengelinap kearah jendela kamar Kimbum sembari membawa tangga almunium *tau kan*. Ia mulai menaiki tangga dengan perlahan dan berhati2. Lalu saat berada diatas, “Bum…Bum…buka jendelanya. Aku ingin masuk!! Kau belum tidur kan?”, ucap Soeun sambil menggedor2 jendela kamar Kimbum.

Kimbum kaget akan hal ini, dia pikir orang yangberada diluar sana adalah maling. Padahal kini ia sedang demam, tubuhnya masih lemas. Tapi apa harus Kimbum hanya diam. Ia pun ikut2an mengelinap menghampiri jendela kamarnya sambil membawa tongkat bassball. Lalu saat ia membuka tirai jendela rupa2nya,”Soeun sedang apa kau disini?”, panik Kimbum. “Sudahlah jangan banyak tanya dulu, bantu aku untuk naik”, ucap Soeun. Kimbumpun menarik tangan Soeun dan akhirnya, “Alhamdulillah [?]”, Soeun berhasil masuk kedalam kamar Kimbum.

“So-ah sebenarnya apa yang sudah kau lakukan, jika kau jatuh bagaimana? Itu sangat berbahaya”, omel Kimbum panjang lebar. “Mianheyo..aku tak bisa tidur. Aku terus terinagt padamu dan coba ku lihat? Mwo? Demammu masih belum turun. Ayo tidur kembali”, panik Soeun jadi ribut sendiri. Kimbum hanya menurut lalu kembali tidur di atas ranjangnya. “Pembantumu mana? Kenapa dia tak menemanimu disini?”, ucap Soeun lagi. “kau ini sudah aku bilang aku hanya sakit demam”. “Haaah sudahlah aku akan mengompres tubuhnya agar demamnya turun”, ucap Soeun sambil keluar kamar menuju dapur. Kimbum makin heran dengan perilaku Soeun lalu berkata, “Heuh anak itu kenapa ? mengapa dia begitu panik seperti itu atau jangan jangan……..”.

Saat Soeun kembali lagi kekamar, dilihatnya Kimbum sudah tidur nyenyak. Iapun sedikit merasa lega dan segera mengompres kening Kimbum dengan handuk kecil. Lama kelamaan sepertinya Soeun merasa lelah iapun tertidur disamping ranjang Kimbum.

_____________________

Keesokkan harinya….

“Waaaaaaa….kenapa aku bisa tidur disini?”, teriak Soeun yang langsung menggemparkan dunia. Kimbum langsung memasuki kamarnya dan berkata, “Hey, kau kenapa? Pagi2 sudah teriak2”. “Kenapa aku tidur diatas tempat tidurmu? Jangan2 semalam kau?”. “Hhh…pikiranmu ini. Semalaman kau memang tidur di tempat tidurku tapi aku tidak tidur disini, aku pindah kekamar sebelah”, jelas Kimbum. “Kau yakin? Kau tak bohong kan?”, tanya Soeun dengan curiga. “Kau ini, terserah kau saja akan percaya padaku atau tidak”, kesal Kimbum sambil keluar kamar. “Hey Bum tunggu aku”, ucap Soeun sambil  berlari menyusul Kimbum.

“Bum sepertinya udara begitu cerah. Kita keluar yuk”, ajak Soeun. “Hm….. bagaimana ya”, ucap Kimbum ragu. “Ayolah Bum”, paksa Soeun lagi. “Arasoyo, tapi kau pulang dulu sekarang. Orangtuamu panik lagi karna anak bungsu nya yang manja ini telah kabur ke rumah tetangganya”, ucap Kimbum meledek. “Haaa kau ini”, Soeun cemberut dan memajukan bibirnya sampai ke monas [?]. “Haha sudahlah cepatkau pulaaaang”, ucap Kimbum sambil mendorong tubuh kecil Soeun keluar rumah.

Kimbum dan Soeun pergi berjalan2 menyusuri kota Seoul, mulai dari mengunjungi toko mainan [?], mengunjungi arena permainan [?], makan ice cream bersama, mengelilingi setiap rumah makanan disepanjang jalan kenangan [?] *apa sih author makin strees*. Sampai akhirnya mereka berjalan2 disekitar komplek rumah mereka.

Sambil berjalan sesekali mereka bercanda , terlihat wajah yang begitu ceria diwajah keduanya. Lalu Kimbum terdiam dan didalam hatinya berkata, “Apakah harus aku nyatakan semuanya sekarang”. Soeun menoleh dan bertanya, “Hey Bum kau kenapa?”. “Ani, aku…hm…Soeun kau tunggu dulu disini ya ada sesuatu yang ingin aku ambil. Sebentar tak akan lama”, ucap Kimbum sambil berlari meninggalkan Soeun. “Aish anak itu kenapa”.

_______________________

Dirumah keluarga Kim

“Yoona, adikmu kemana?”, tanya nyonya Kim. “Tak tau ibu, tadi dia bilang akan pergi keluar sebentar, tapi sampai sekarang belum pulang juga”, jawab Yoona. “Eh keluarga Choi sudah datang”, sapa nyonya Kim. “Annyeonghaseyo nyonya Kim, Yoona-ssi”, sapa balik tuan Choi sambil tersenyum, begitupun dengan nyonya Kim dan…Siwon *aaa cakep banget [?]*. “Oh ya mari, silahkan duduk”, ucap nyonya Kim lagi. “Hmm… tuan Kim dimana?”, tanya tuan Choi. “Oh dia….”, tak sempat menyelesaikan ucapannya lalu tuan Kim datang seraya berkata, “Ah akhirnya kalian tiba juga”.

Tuan+nyonya Kim, tuan+nyonya Choi, Yoona dan Siwon terlihat begitu akrab. Mereka berbincang dengan tawa yang lebar. Lalu terjadi keheningan dan suasana sekarang menjadi lebih serius. “Kalian taukan jika keluarga Kim dan keluarga Choi telah menjodohkan kalian berdua?”, ucap tuan Kim. Siwon dan Yoona mengangguk mengerti. “Dan kurasa sekarang sudah cukup untuk kalian segera melanjutkan hubugan kalian ke jengjang yang lebih serius”.

______________________

“Kimbum kemana sih? Kenapa dia lama sekali”, kesal Soeun sambil terus mencoba menghubungi Kimbum, tapi sepertinya itu hanya sia2 handphone Kimbum ternyata tak aktif. “Grr…jangan2 dia hanya ingin mengerjaiku saja”, geram Soeun, iapun berniat untuk meninggalkan tempat itu. Tapi tiba2 langkah kaki Soeun terhenti ketika melihat seorang pria sambil membawa gitar tepat berada didepannya sambil bernyanyi…

Ajik sarange seotulleodo

Hokshi nae mami teulimyeon

Tto ni ane taheumyeon

Nal hyanghaeseo usojweo

Noyege gobaekharyeo chubihan

Bamsaewo saenggakhan maldeul

Kyeoldung ni apeseoneun

Amu maldo mothago

Wish you’re my love

Ijen naegero wayo

Nado moreugesseo waeirae

Oneuldo nan ireohke nan

Ni ape seoseongi jiman

Sarang kkong marhaeya anayo

Ireohke wonhago inneunde

Yeongwoneul yaksokhan

Tan han saram kudaejanhayo

“Kim So Eun, maukah kau menjadi kekasihku. Aku begitu berharap jika kau adalah cintaku.  Aku tak memaksamu untuk mencintaiku, tapi jika kau memiliki rasa yang sama dengan ku….”, Kimbum langsung membelakangi Soeun lalu melanjutkan perkataannya, “Aku mohon peluk aku dari belakang, tapi jika tidak kau bisa pergi sesuka hatimu dan meninggalkanku”, pasrah Kimbum sambil berdiri tegak menunggu jawaban dari Soeun.

“Apa dia menembakku? Apa yang harus aku lakukan sekarang, oh Tuhan aku masih ragu dengan hatiku ini. Tapi…..disisi lain akupun tak ingin berlarut2 dalam kesedihan dan terus mengharapkan Kyuhyun oppa. Orang yang sudah menjadi kekasih sahabatku”, batin Soeun penuh dengan keraguan.

Tapi akhirnya Soeun berlari dan langsung memeluk tubuh Kimbum dari belakang. Kimbum tak langsung loncat2 atau menari2 untuk menunjukkan kebahagiannya tapi dia malah diam, kaget, gugup dan tak percaya apa benar Soeun menerimanya. “Soeun apa ini artinya kau sekarang resmi menjadi kekasihku?”, tanya Kimbum ragu masih terdiam kaku. Soeun mengangguk di belakang dan tangannya masih memeluk Kimbum.

“KYAAAAAAAAAAAAAAA….. terima kasih tuhan”, ucap Kimbum langsung berbalik memeluk Soeun sambil berkata, “Aku janji aku tak akan melepaskanmu chagi”. Dan kini pelukan Kimbum semakin erat seperti tak ingin kehilangan Soeun. Soeun hanya tersenyum kecil melihat kekasih barunya ini.

________________________

Kimbum dan Soeun pun pulang bersama sambil berpegangan tangan, tapi saat sampai didepan rumah Soeun, “Chagi, kau lihat itu? Sepertinya dirumah ku sedang kedatangan tamu”, ucap Soeun. “Mungkin rekan kerja ayahmu, sudahlah ayo cepat masuk. Nanti malam aku ke rumahmu ya”, jawab Kimbum sambil tersenyum. “Chagi kau ini, rumah kita kan samping2an. Jadi kapanpun kau mau datang kerumahku pintu akan terbuka lebar untukmu”, jawab Soeun manja. “Hha tak pernah kebayangkan sebelumnya, kekasihku adalah tetanggaku sendiri”, ucap Kimbum lagi. “Hey kau tak suka?”, ucap Soeun sambil cemberut. “Ani… yaaaa kau jangan marah chagi aku bercanda”, Kimbum dengan muka menyesal. Lalu tiba2 Soeun mencium pipi Kimbum dan langsung berlari menuju rumahnya sambil berkata, “Hahaha kau kena”, ucap Soeun sedikit teriak. “Hey awas kau akan ku balas nanti”, ucap Kimbum tak mau kalah dan langsung mengeluarkan senyum mautnya yang bikin sesak author [?].

“Aku pulang”, ucap Soeun langsung terkejut saat melihat keluarga Choi sedang berada dirumahnya. “Aakh…ini dia. Kim Soeun-ssi apa kabarmu?”, sapa tuan Choi. “Ehehe aku baik paman”, ucap Soeun menunduk lalu duduk disamping kakaknya. “Unnie, ada acara apa ini?”, tanya Soeun berbisik pada Yoona. “Haah diamlah dulu, nanti aku jelaskan”, balas Yoona.

Keluarga Choi termasuk Siwon pun pamit pulang. Sedangkan Yoona masuk kekamarnya. Soeun mengikuti dari belakang. “Unnie sebenarnya ada apa? Ayolah ceritakan padaku?”, tanya Soeun enasaran. “Nanti akan aku jelaskan sekarang aku ingin pergi kekamar mandi. Aku sudah tak tahan”, ucap Yoona langsung berlari menuju kamar mandi di dalam kamarnya. “Grrrr…Unnieeeeeee”, kesal Soeun sembari keluar kamar dan menghampiri nyonya Kim di dapur.

“Ibu, keluarga Choi mengapa datang kerumah kita? Apa ada yang tak beres? Atau …. Aaaah ayolah beri tau aku”, ucap Soeun tak sabaran. “sebentar lagi keluarga Choi akan menjadi besan kita”, ucap nyonya Kim. “Mwo? Siwon oppa akan menikahi Unnie? Jadi tadi itu acara lamaran oppa pada unnie?”. “Ye~ Ye~ Ye~”, ucap nyonya Kim manggut2. “Kyaaaa…. Begitu indahnya hari ini pertama aku memiliki kekasih lalu? Unnie ku sebentar lagi akan menikah. Andai setiap hari seperti ini”, batin Soeun sambil senyum2 gaje yang membuat nyonya Kim heran lalu bertanya, “Anak ibu kanapa senyum2 seperti itu?”. “Ani…hhaha aku masuk kamar dulu ya bu”, ucap Soeun girang sambil loncat2 [?].

“Unnie kau ada dialam?”, tanya Soeun sambil mengelinap masuk kedalam kamar Yoona. “Ye~ ada apa?”, ucap Yoona yang sedang duduk disofa sambil memeluk kedua kakinya yang tertekuk. “Unnie selamat ya sebentar lagi kau akan menjadi nyonya Choi, hahaha pasti kau bahagia sekali kan?”. “Ani… aku….”, ucap Yoona gugup. “Unn, kenapa kau kelihatannya tak senang? Bkankah ini yang kau idamkan sedari dulu [?]”. “Aku bukannya tak senang tapi aku kurang yakin apa ini tak terlalu cepat?”. “Ya tidaklah, apa kau mau menjadi perawan tua heuh?”, ledek Soeun. “Aniyoooo”. “Ya makanya, sudahlah. Aku janji aku akan membantumu dalam menyiapkan semuanya. Eoteokke ?”. yoona hanya mengangguk masuk tak tersenyum.

___________________

Hubungan Soeun dan Kimbum sepertinya adem ayem [?] saja sampai sekarang, berita hubungan tentang merekapun sudah diketahui oleh sahabat2 Kimbum dan Soeun termasuk Kyuhyun. Tapi sepertinya hubungan Soeun dan Kyuhyun makin dingin saja, mereka jarang bertegur sapa saat bertemu. Tersenyum saja sepertinya bisa dihitung oleh jari.

Dan hari ini adalah hari kelulusan, semua tampak gugup. Apakah mereka akan lulus atau harus kembali mengulang. Itupula yang terjadi pada Soeun. Semalaman ia tak bisa tidur terus memikirkan hal ini.

Seperti biasa Soeun berangkat bersama Kimbum menuju kampus. “Eunnie?? Apa kau baik2 saja?? Pucat sekali wajahmu??”, tanya Kimbum khawatir sambil menoleh pada Soeun. “Ani oppa aku hanya takut saja. Apakah aku akan lulus atau tidak”, jawab Soeun. “Haha aku kira terjadi hal padamu”. “Oppa kenapa kau tak gugup seperti ku?”, tanya balik Soeun sambil menoleh. “Untuk apa aku gugup lagipula aku sudha tau jika aku ini lulus”, jawab Kimbum santai. “Mwo? Oppa tau dari siapa?”. “Barusan Hongki menghubungiku dan berkata bahwa aku lulus”. “lalu bagaimana dengan aku?”, tambah Soeun. “Kita lihat saja nanti, hmm…kita sudah sampai ayo keluar”, ucap Kimbum tapi Soeun masih diam. “Chagi ayolah kita keluar”. “Ani… oppa aku masih belum sanggup”. “Heuh baiklah sini tanganmu”, ucap Kimbum sambil menggemgam tangan Soeun dan menatapnya. Mereka duduk saling berhadapan sekarang. “Chagi coba pejamkan matamu lalu tarik nafas…. HUUUUU….dan hembuskan…..JHAAAA”. “HUUU…JHAAA…HUUU…JHAAAA [?]”, ucap Soeun dan Kimbum kompak. “Bagaimana sekarang kau tak gugup lagi?”, ucap Kimbum menenangkan. Soeun menggelengkan kepalanya. “Baiklah ayo kita keluar”, ucap Kimbum sambil membukakan pintu untuk Soeun. Lalu mereka berjalan sambil berpegangan tangan.

__________________

Ternyata benar saja Soeun, Goh Ara, Shinhye, dan teman yang lain lulus dengan nilai yang memuaskan. Kini mereka semua mempunyai gelar sarjana [?] *emang dikorea gitu? Bodo akh*. Tapi yang membuat sedih adalah kepergian Ara ke Jepang untuk bekerja disana *bukan jadi TKW loh :p* #digebukkin Ara shipper. Semuapun kecuali Kimbum yang mempunyai acara tampak berada di bandara untuk mengantar kepergian Ara, walaupun hanya sebentar tapi itu yang membuat amat sangat pedih untuk Soeun dan Shinhye termasuk kekasihnya Kyuhyun. Tapi merekapun tak bisa berbuat apa2.

Kini Ara sudah pergi, pesawat sudah terbang menuju jepang. Hongki dan Shinhye sudah pulang duluan dan kini tinggal Kyuhyun dan Soeun. Terjadi keheningan antara mereka berdua. Lalu Soeun dan Kyu saling menatap dingin.

***To Be Countinued***

Tinggalkan komentar

24 Komentar

  1. geillovekyusso

     /  Januari 14, 2012

    wah wah wah……..
    top deh ceritanya, q kasih dua jempol buat author dgn ffnya ini……
    next aja ya penasaran…..

    Balas
  2. chiaa

     /  Agustus 4, 2012

    min , kok lebih banyak Kimbum ama Soeun’a ? YoonWon momebt’a kurang -_-

    Balas
  3. yuyunBUMSSOlovers...

     /  Agustus 22, 2012

    lanjut bacaa…lanjut bacaaa…
    ff seru…

    Balas
  4. mutiara

     /  September 4, 2012

    yoonwonnya kuranggggg😦

    Balas
  5. deka

     /  September 7, 2012

    omo jadi penasaran sama selanjutnya, apa yg akan terjadi?????yukk baca part selanjutnya aja

    gomawo thor

    Balas
  6. wah happy ne,,,
    semua bersatu…
    tai kok ngerasa alurnya kecepatan yah???

    Balas
  7. siska

     /  Oktober 8, 2012

    ceritany bagus. .
    Tp yoonwonny kurang.😦

    Balas
  8. cucancie

     /  Oktober 19, 2012

    Akhirnya bumsso jadian ahhhh…senangnya…

    Balas
  9. miyoon

     /  Desember 22, 2012

    ara gies to japan

    Balas
  10. Huaaaa,,,YoonWon mao nikah,,??
    Chukkae…
    ^^🙂

    Balas
  11. merry-ssi

     /  April 10, 2013

    next chapter

    Balas
  12. hania

     /  April 15, 2013

    Yoonwon akhirnya bentar lagi menikah
    chukae bumsso semoga tetap bersama

    Balas
  13. Song Hye mi

     /  Juni 26, 2013

    YW mau nikah ,…. jangan lupa undang para readers yh😀
    Kyu kok berduaan sama soeunni …
    Author endingnya harus BumSo dan YW

    Balas
  14. TY

     /  Agustus 9, 2013

    Wah kyu glau tuh dtinggal ara kkk
    Trus knpa kyu ma soeun jd prang dingin gtu(?) Pnsaran, tp yg pnting bumppa ma eun udah jdian, and yw mau kawin :v hahaha girang xD yoong jgn ragu, ku ykin siwon oppa bs membuatmu bhagia🙂

    Balas
  15. Ikfina

     /  Oktober 19, 2013

    Seru..seru..seru,
    apa yg akan terjadi sama(?) ,
    nexttt

    Balas
  16. YoonWon mau nikaaaaahhh uye uye
    Tapi kok So Eun sama Kyuhyun malah perang dingin (?) sih –“

    Balas
  17. Cie yg udah jadian

    Balas
  18. Mia

     /  Juli 3, 2014

    Trus lanjut kan ea sampe’ ending

    Balas
  19. Weh , , , Kyu ama Soeun Israel Vs Palestina Wehh😀 *hahaha . Yoona eonnie ngapa bgitu sih , HAturannya kan seneng wehh -_-

    Balas
  20. Niez

     /  April 9, 2015

    Wew….makin seru….cie..yoonWon mau nikah…kkk…

    Balas
  21. Yes akhirnya yoona sm won oppa mau meninah, soeun jadian sama kimbumm….. Tapi kenapa itu kyu sama soeun? Apa dia tau soeun dlu suka sm dia?

    Balas
  22. paris

     /  November 9, 2015

    Ah akhirnyaaa yoona sama siwon mau nikah juga?
    Dan kimbum sama sso akhirnyaa mereka pacaran juga wah seneng nyaaa🙂

    Balas
  1. Wish You’re My Love | YoonG-fanfic

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: